Abstract:Filariasis atau penyakit kaki gajah masih menjadi penyakit tropis terabaikan yang dapat menimbulkan kecacatan kronis, stigma, dan kerugian sosial. Penyuluhan berbasis sekolah penting dilakukan karena infeksi dapat terjadi…
i sejak usia anak, sedangkan remaja berpotensi menjadi agen pencegahan di keluarga dan kelompok sebaya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan siswa Madrasah Aliyah Al-Fath Kendari mengenai pencegahan penyakit filariasis. Kegiatan dilaksanakan pada bulan Desember 2025 di Madrasah Aliyah Al-Fath Kendari dengan peserta 30 siswa. Tahapan kegiatan pengabdian meliputi tahap perencanaan (koordinasi dengan sekolah, penyusunan leafleat yang memuat materi edukasi), pelaksananaan dan evaluasi (membandikan skor pengetahuan sebelum dan sesudah menyuluhan dengan menggunakan kuesioner pre test dan post test. Hasil kegiatan menunjukkan kategori pengetahuan baik meningkat dari 24 siswa (80,0%) sebelum penyuluhan menjadi 29 siswa (96,7%) sesudah penyuluhan, sedangkan kategori pengetahuan kurang menurun dari 6 siswa (20,0%) menjadi 1 siswa (3,3%). Hasil tersebut menunjukkan bahwa penyuluhan berbasis leaflet yang disertai diskusi mampu meningkatkan pengetahuan awal siswa tentang pencegahan filariasis. Implikasi kegiatan adalah perlunya edukasi berulang di sekolah, penguatan perilaku menghindari gigitan nyamuk, kebersihan lingkungan, dan kolaborasi sekolah, puskesmas, serta perguruan tinggi.
Abstract:Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan salah satu upaya promotif dan preventif yang penting diterapkan sejak usia sekolah dasar. Anak usia sekolah merupakan kelompok yang rentan terhadap penyakit infeksi akibat…
kurangnya kebiasaan menjaga kebersihan diri dan lingkungan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan memberikan edukasi mengenai PHBS kepada siswa SDN 100 Kendari, khususnya tentang cara mencuci tangan menggunakan sabun dan menggosok gigi dengan benar. Kegiatan dilaksanakan pada Mei 2026 dengan melibatkan siswa kelas IV A. Metode pelaksanaan meliputi persiapan kegiatan, koordinasi dengan pihak sekolah, penyampaian materi menggunakan media PowerPoint dan video edukatif, demonstrasi, praktik langsung, serta diskusi interaktif. Materi disampaikan dengan bahasa sederhana dan media visual agar mudah dipahami oleh siswa sekolah dasar. Selama kegiatan berlangsung, siswa menunjukkan antusiasme melalui keaktifan dalam menjawab pertanyaan, mengikuti simulasi, serta mempraktikkan cara mencuci tangan dan menggosok gigi yang benar. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran siswa dalam menerapkan kebiasaan hidup bersih dan sehat di lingkungan sekolah maupun di rumah.
Abstract:Kemajuan Teknologi Informasi Komunikasi (TIK) telah menghasilkan inovasi dalam fungsi teknologi yang memudahkan kehidupan manusia, terutama dalam globalisasi pendidikan. Sistem informasi akademik dapat dipahami sebagai suatu…
uatu sistem yang dirancang melalui perangkat lunak atau perangkat keras dalam kegiatan akademik, dikelola dengan baik untuk mengolah data akademik. Pengabdian Masyarakat ini dilaksanakan melalui kegiatan pelatihan Manajemen Administrasi Pendidikan dan Sistem Informasi Akademik Tenaga Kependidikan di Politeknik Tanjungbalai Sumatera Utara. Pelatihan ini dilaksanakan dengan latar belakang penggunaan sistem informasi di lingkungan tenaga kependidikan untuk menghadapi perkembangan teknologi informasi. Selain itu, dilakukan pelatihan bagi pengguna sistem informasi dalam rangka manajemen administrasi pendidikan untuk mempersiapkan masa depan yang selalu berubah. Hasil dari pelatihan ini bermanfaat dan mendukung pelaksanaan administrasi di lingkungan yang lebih baik. Keinginan untuk menerapkan Sistem Informasi Akademik berbasis teknologi informasi untuk segera diimplementasikan di lingkungan institusi pendidikan untuk memaksimalkan pelayanan kepada stakeholders. Para Tenaga Kependidikan di Politeknik Tanjungbalai Sumatera Utara. antusias dan senang mengikuti pelatihan Manajemen Administrasi Pendidikan dan Sistem Informasi Akademik
Abstract:Paparan debu dan polusi udara di lingkungan pertambangan menjadi faktor risiko penting terjadinya gangguan pernapasan, termasuk Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), pada pekerja tambang. Desa Lambuluo, Kecamatan Motui,…
, Kabupaten Konawe Utara merupakan wilayah yang berada di sekitar aktivitas pertambangan sehingga pekerja berpotensi mengalami pajanan debu secara terus-menerus. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kesadaran pekerja tambang tentang bahaya polusi udara di tempat kerja serta mendorong perilaku pencegahan ISPA melalui pembagian masker dan media edukasi leaflet. Sasaran kegiatan adalah 40 pekerja tambang yang berdomisili di Desa Lambuluo. Kegiatan dilaksanakan pada 24–25 Juli 2025 dengan pendekatan door to door. Tahapan kegiatan meliputi koordinasi dengan pemerintah desa, penyusunan dan pencetakan leaflet, penyiapan masker percontohan, distribusi paket masker dan leaflet, serta edukasi singkat mengenai bahaya debu tambang, dampaknya terhadap kesehatan pernapasan, cara penggunaan masker yang benar, dan pentingnya mengganti masker apabila kotor atau rusak. Evaluasi dilakukan secara deskriptif berdasarkan cakupan penerima masker dan leaflet, dengan indikator keberhasilan minimal 80% dari sasaran. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 38 dari 40 pekerja tambang menerima masker dan leaflet, dengan capaian sebesar 95%. Capaian ini menunjukkan bahwa pendekatan door to door efektif menjangkau pekerja dan memungkinkan penyampaian pesan kesehatan secara lebih personal. Kegiatan ini menjadi langkah awal promotif-preventif dalam pencegahan ISPA, namun perlu dilanjutkan dengan edukasi berkala, pemantauan kepatuhan penggunaan masker, dan pengendalian debu yang lebih komprehensif di lingkungan kerja tambang secara berkelanjutan oleh pihak terkait.
Abstract:Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mendampingi UMKM Kue Balok Boga Rasa dalam menyusun strategi peningkatan daya saing melalui pendekatan analisis SWOT dan Matriks QSPM. UMKM Kue Balok Boga Rasa merupakan…
salah satu pelaku usaha oleh-oleh khas Bandung yang membutuhkan pendampingan strategis agar mampu menghadapi dinamika persaingan industri kuliner yang semakin ketat. Metode pengabdian dilaksanakan melalui pendampingan langsung berupa observasi lapangan, wawancara mendalam dengan pemilik usaha, serta penyusunan analisis strategis. Hasil pendampingan menunjukkan bahwa Kue Balok Boga Rasa memiliki kekuatan pada kualitas produk premium, variasi rasa lebih dari 20 varian, dan citra sebagai oleh-oleh khas Bandung. Nilai Matriks IFE sebesar 3,04 dan Matriks EFE sebesar 3,00 mengindikasikan kondisi internal dan eksternal yang kuat. Berdasarkan Matriks IE, usaha berada pada posisi pertumbuhan intensif. Melalui analisis QSPM, strategi penetrasi pasar direkomendasikan sebagai prioritas utama dengan Total Attractiveness Score (TAS) tertinggi sebesar 6,47. Pendampingan ini menghasilkan rekomendasi strategis yang siap diterapkan untuk memperluas pangsa pasar, mengoptimalkan pemasaran digital, dan memperkuat branding sebagai oleh-oleh khas Bandung.
Abstract:Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan pada UMKM Kedai Tahu Bakso Batununggal (Kedai TBB) di Kota Bandung yang menghadapi beberapa permasalahan, antara lain pelayanan yang belum optimal, branding yang masih…
asih fokus pada produk tahu bakso, serta perlunya strategi pengembangan usaha untuk meningkatkan daya saing.
Kegiatan ini bertujuan membantu mitra dalam mengidentifikasi kondisi internal dan eksternal usaha serta merumuskan
strategi pengembangan yang sesuai. Metode yang digunakan adalah pendampingan partisipatif melalui observasi,
wawancara, dokumentasi, serta analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats) dan Quantitative
Strategic Planning Matrix (QSPM). Hasil analisis menunjukkan bahwa Kedai TBB memiliki skor Internal Factor
Evaluation (IFE) sebesar 2,93 dan External Factor Evaluation (EFE) sebesar 2,90 sehingga berada pada posisi Growth
Stability dalam Matriks Internal-External. Berdasarkan hasil QSPM, strategi penetrasi pasar memperoleh nilai Total
Attractiveness Score (TAS) tertinggi sebesar 6,99 dibandingkan strategi pengembangan pasar (5,32) dan
pengembangan produk (4,91). Oleh karena itu, strategi penetrasi pasar direkomendasikan melalui penguatan pemasaran
digital, optimalisasi platform online, serta peningkatan kualitas pelayanan guna mendukung pertumbuhan usaha yang
berkelanjutan.
Abstract:Stunting masih menjadi masalah gizi kronis di Indonesia, termasuk di Kota Kendari, yang salah satunya disebabkan oleh kurangnya pengetahuan ibu tentang pemberian makanan pendamping ASI (MP-ASI) bergizi dan berbahan lokal.…
. Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan serta menilai tingkat penerimaan produk bola-bola ubi ungu sebagai alternatif MP-ASI lokal bergizi di Kelurahan Korumba. Produk dibuat dari bahan utama ubi jalar ungu, tahu, wortel, dan telur yang kaya akan gizi. Metode kegiatan meliputi pembuatan produk, pengenalan bahan, proses pembuatan, dan kandungan gizi kepada masyarakat, serta uji organoleptik terhadap warna, aroma, rasa, dan tekstur oleh ibu balita di Posyandu Mustika. Hasil uji menunjukkan nilai rata-rata warna 3,93; aroma 4,07; rasa 4,13; dan tekstur 3,87, dengan seluruh parameter >3,5 yang menandakan produk disukai panelis. Kegiatan ini juga memberikan wawasan baru kepada masyarakat tentang potensi pengembangan ubi sebagai bahan pangan alternatif yang bergizi dan bernilai ekonomi. Dengan demikian, bola-bola ubi ungu berpotensi menjadi inovasi MP-ASI lokal yang dapat diterima masyarakat dan berkontribusi dalam upaya pencegahan stunting melalui peningkatan konsumsi pangan bergizi pada anak balita.
Abstract:Pelayanan prima merupakan faktor penting dalam meningkatkan kepuasan pelanggan pada industri jasa, termasuk agen perjalanan umrah. Namun, karyawan PT Haramainku Palembang belum memiliki pemahaman yang sistematis mengenai…
nilai-nilai perusahaan terkait pelayanan kepada jamaah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan service excellence awareness karyawan melalui pelatihan berbasis Appreciative Inquiry. Pelatihan dilaksanakan selama satu hari dengan menggunakan metode 4D Appreciative Inquiry yang meliputi tahap Discovery, Dream, Design, dan Destiny. Metode ini dipilih karena berfokus pada identifikasi kekuatan, pengalaman positif, serta perumusan visi bersama untuk pengembangan organisasi. Hasil pelatihan menunjukkan adanya peningkatan kesadaran karyawan terhadap pentingnya pelayanan prima. Pada setiap tahapan 4D, peserta mampu mengidentifikasi praktik pelayanan terbaik yang telah dimiliki perusahaan, merumuskan harapan pelayanan di masa depan, menyusun strategi penguatan budaya layanan, serta berkomitmen untuk menerapkannya dalam pekerjaan sehari-hari. Luaran utama kegiatan ini adalah tercapainya kesepakatan bersama mengenai nilai pelayanan prima perusahaan, yaitu menjadi perusahaan yang melayani jamaah sepenuh hati dan sesuai sunnah. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan Appreciative Inquiry efektif dalam membangun kesadaran dan komitmen karyawan terhadap budaya pelayanan prima.
Abstract:Konflik merupakan bagian dari interaksi sosial yang dapat muncul akibat perbedaan pandangan, nilai, kebutuhan, dan tujuan, termasuk dalam lingkungan pendidikan. Di sekolah, konflik yang tidak dikelola dengan baik dapat menghambat…
enghambat kerja sama, menurunkan kualitas komunikasi, dan berdampak pada kinerja guru maupun pegawai. Oleh karena itu, pemahaman mengenai manajemen konflik penting diberikan agar konflik tidak hanya dipandang sebagai masalah yang harus dihindari, tetapi sebagai situasi yang perlu dikelola secara bijak dan konstruktif. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman guru dan pegawai mengenai manajemen konflik melalui seminar psikoedukasi. Kegiatan diikuti oleh 19 peserta dari berbagai tingkatan jabatan di lingkungan sekolah. Materi yang diberikan mencakup faktor penyebab konflik, dampak konflik dalam organisasi, serta strategi manajemen konflik yang meliputi menghindari, mengakomodasi, mengkompromikan, berkompetisi, dan mengkolaborasikan. Evaluasi kegiatan menunjukkan bahwa seminar psikoedukasi memberikan manfaat bagi peserta, terutama dalam meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya mengelola perbedaan dan memilih strategi penyelesaian konflik yang sesuai dengan situasi. Dengan demikian, psikoedukasi melalui seminar dapat menjadi salah satu upaya untuk membantu guru dan pegawai mengembangkan keterampilan dasar dalam mengelola konflik di lingkungan pendidikan.
Harun, Hilda, Ruslan Majid, Rizkita Nur Ainun, Yasrul, Wa Ode Siti Aisyah Nur Cahyani, Sitti Nur Afridasari, Siti Nurfadilah, Paridah, Fifi Nirmala, Rastika Dwiyanti Liaran
Abstract:Latar Belakang: Mahasiswa perantauan merupakan kelompok rentan yang menghadapi berbagai risiko kesehatan, termasuk pergaulan bebas dan masalah kesehatan reproduksi akibat minimnya pengawasan orang tua dan tekanan adaptasi…
i sosial di lingkungan baru. Jauh dari keluarga, mahasiswa perantauan sering kali menghadapi krisis identitas, pengaruh negatif teman sebaya, serta paparan konten digital yang tidak tersaring, sehingga meningkatkan risiko perilaku seksual berisiko. Tujuan: Meningkatkan pengetahuan mahasiswa mengenai pergaulan bebas, kesehatan reproduksi, dan strategi adaptasi sehat di perantauan melalui kegiatan penyuluhan kesehatan yang partisipatif dan berbasis media PowerPoint dan e-leaflet. Metode: Kegiatan pengabdian masyarakat ini menggunakan desain kuasi-eksperimen pre-test post-test tanpa kelompok kontrol (one-group pre-test post-test design). Peserta berjumlah 54 mahasiswa Program Studi Gizi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Halu Oleo (FKM UHO) Angkatan 2025, dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Intervensi berupa penyuluhan kesehatan interaktif menggunakan media PowerPoint, e-leaflet berbasis barcode yang dapat diakses melalui smartphone, serta sesi tanya jawab dan diskusi kelompok. Evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner 15 item pilihan ganda melalui Google Form sebelum dan sesudah intervensi. Analisis data menggunakan statistik deskriptif dan uji Wilcoxon Signed-Rank Test dengan batas kemaknaan p < 0,05. Hasil: Rata-rata skor pengetahuan meningkat dari 13,63 pada pre-test menjadi 13,88 pada post-test, disertai peningkatan nilai median dari 14 menjadi 15 dari total skor maksimal 15. Uji Wilcoxon Signed-Rank Test menunjukkan perbedaan yang bermakna secara statistik antara skor sebelum dan sesudah intervensi (Z = -2,536; p = 0,011). Peserta menunjukkan antusiasme tinggi selama sesi diskusi, dengan pertanyaan-pertanyaan yang kritis dan relevan dengan pengalaman nyata di lingkungan perantauan. Kesimpulan: Penyuluhan kesehatan partisipatif berbasis media PowerPoint, dan e-leaflet terbukti efektif meningkatkan pengetahuan mahasiswa perantauan tentang adaptasi sehat, pergaulan bebas, dan kesehatan reproduksi. Pendekatan ini direkomendasikan sebagai strategi promosi kesehatan yang aplikatif di lingkungan perguruan tinggi.