Search Articles & Publications

Showing 379 articles found for "Aging"

IMPLEMENTATION OF DRUG SUPPLY CHAIN MANAGEMENT IN THE PRACTICE OF THT-KL SPECIALISTS

Putra, Ragil Andika, Syafwan, Havid, Nasution, Akmal
Abstract: Abstract: THT-KL Specialist Practice Dr. Julius Dariar is a practice that provides medical services and sells medicines for ear, nose, throat and head and neck surgery. The problem experienced is that drug preparation is… still done manually, so it requires time, effort and a high level of accuracy and precision. This study aims to design an information system that can process incoming and outgoing drug supply data at the THT Specialist Practice-KL Dr. Julius Dariar by implementing Supply Chain Management. The result of his research is the design of a website-based Supply Chain Management application that can be used by users in managing drug stocks in the practice of THT-KL specialist Dr. Julius Dariar.             Keywords: Practice; SCM; Specialist; THT-KL     Abstrak: Praktek Spesialis THT-KL Dr. Julius Dariar merupakan salah satu praktek yang melayani jasa pengobatan dan penjualan obat mengenai telinga, hidung, tenggorokan, dan bedah kepala leher. Adapun masalah yang dialami ialah penyiapan obat masih dilakukan dengan manual, sehingga memerlukan waktu, tenaga serta tingkat ketelitian dan kecermatan yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem informasi yang dapat mengolah data persediaan obat masuk dan keluar di Praktek Spesialis THT-KL Dr. Julius Dariar dengan menerapkan Supply Chain Management. Hasil penelitiannya adalah rancangan aplikasi Supply Chain Management berbasis website yang dapat digunakan oleh user dalam pengelolaan stok obat-obatan pada praktik spesialis THT-KL dr.Julius Dariar.   Kata kunci: Praktik; SCM; Spesialis; THT-KL  

SMS GATEWAY IMPLEMENTATION FOR CAR SPARE PARTS INVENTORY AT CV. MOL JAYA

Purnama, Laila, Helmiah, Fauriatun, Dermawan, Ari
Abstract: Abstract : CV. MOL JAYA is one of the CVs engaged in providing car spare parts. In terms of spare parts inventory processing in CV. Mol Jaya is still experiencing difficulties, such as not being able to find out the amount… nt of spare parts stock and sales reports that are not optimal, so the cause of work is delayed because they have to wait for parts orders from suppliers. This study aims to manage inventory and speed up the work of employees in overcoming spare parts supply problems in the Warehouse. The method in this study applies Supply Chain Management as for the stages, namely by managing raw materials, production, to distribution to end consumers in the most economical and effective way. The results of this research are in the form of a web-based goods inventory gateway sms application that has been successfully built and running well, as an information system that can assist in inventory management, quantity of spare parts stock and sales reports. The application of Supply Chain Management in a web-based application is very effective for coordinating the relationship between suppliers and CV. Mol Jaya. Keywords : Inventory; Supply Chain Management; SMS gateway Abstrak : CV. MOL JAYA merupakan salah satu CV yang bergerak dibidang menyediakan barang sperepart mobil . Dalam hal pengolahan persedian sparepart di CV. Mol Jaya masih mengalami kesulitan , seperti tidak dapat mengetahui jumlah stok onderdil dan laporan penjualan kurang maksimal , sehingga penyebab pekerjaan tertunda karena harus menunggu pemesanan onderdil dari pemasok. Penelitian ini bertujuan untuk mengelola persedian barang atau inventory dan mempercepat pekerjaan karyawan dalam mengatasi permasalahan persedian sparepart di Gudang. Metode dalam penelitian ini menerapan Supply Chain Management adapun tahapannya yaitu dengan melakukan manajemen terhadap bahan baku, produksi, sampai distribusi kepada konsumen akhir dengan cara yang paling hemat dan efektif. Hasil dari penelitian ini berupa aplikasi sms gateway inventory barang berbasis web yang berhasil dibangun dan berjalan dengan baik, sebagai sistem informasi yang dapat membantu dalam pengelolaan inventory , kuantitas stock suku cadang dan laporan penjualan. Penerapan Supply Chain Management pada aplikasi berbasis web sangat efektif untuk mengkoordinasikan hubungan antara pemasok dan CV. Mol Jaya. Kata Kunci : Persediaan; Manajemen Rantai Pasokan; Gerbang SMS

OPERATIONAL RISK ANALYSIS FOR MANPOWER (DRIVER) ON POSTAL NETWORK

Maniah, Maniah, Mulyati, Erna, Hamidin, Dini
Abstract: Abstract: PT. Indonesian logistics posts have cooperation in the postal network field, namely cooperation in sending goods or shipments at a certain time, a certain amount from one point to another in accordance with a warrant… arrant from the partner. Components of the postal network include Manpower, vehicles, postal operational control, and operational costs. This study aims to examine the problems and roots of problems that cause risk potential for the risk of postal network components, especially in the manpower component (driver), and know how high the impact of the risk. The research method used in this study is qualitative and semi-quantitative methods by conducting case studies. Data collection was carried out by interview/FGD, and the distribution of questionnaires. The results showed that the risk of manpower is at high and very high levels. The results of the study will provide recommendations to the manpower component (driver) in the form of risk mitigation and can be used by companies in managing operational risk on postal networks, especially in the manpower component (driver).             Keywords: manpower; operational risk; postal network; risk mitigation.     Abstrak: PT. Pos Logistik Indonesia memiliki kerjasama dalam bidang Jaringan Postal, yaitu kerjasama dalam mengirimkan barang atau kiriman pada waktu tertentu, jumlah tertentu dari satu titik ke titik lain sesuai dengan surat perintah dari mitra. Komponen pada jaringan Postal meliputi: Man Power, Kendaraan, Pengendalian Operasional Postal, dan Biaya Operasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji permasalahan dan akar masalah yang menimbulkan potensi kejadian risiko pada komponen Jaringan Postal khususnya pada komponen manpower (driver) dan mengetahui seberapa tinggi dampak risikonya. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dan semi kuantitatif dengan melakukan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara/FGD, dan penyebaran kuesioner. Hasil penelitian menunjukan bahwa risiko pada manpower berada pada level high dan very high. Hasil penelitian akan memberikan rekomendasi terhadap komponen manpower (driver) berupa mitigasi risiko dan dapat digunakan perusahaan dalam pengelolaan risiko operasional pada jaringan Postal khususnya pada komponen manpower (driver).   Kata kunci: jaringan postal; manpower; mitigasi risiko; risiko operasional.  

SISTEM PENUNJANG KEPUTUSAN PEMILIHAN SUPPLIER DI TIA PET SHOP DENGAN METODE (SAW)

Rani, Maha, Ardiansyah, Ricki, Agusti, Anatia, Erdriani, Deby, Husna, Nikmatul
Abstract: Abstract: The goal to be achieved in this research is a decision support system that can provide support to decision makers in determining the supplier to be selected. The decision support system made using the Simple Additive… ditive Weighting (SAW) method in processing the data. Based on the results of data processing and information obtained, the decision support system made was successful in giving preference and ranking of suppliers in accordance with the criteria given by the decision maker. In selecting suppliers at Tia Pet Shop, the criteria used are quality, average price, packaging and speed of delivery.             Keywords: Decision Support System; Simple Additive Weighting; Supplier;     Abstrak: Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini yaitu sebuah sistem penunjang keputusan yang dapat memberikan dukungan kepada pembuat keputusan dalam menentukan supplier yang akan dipilih. Sistem penunjang keputusan yang dibuat menggunakan metode Simple Additive Weighting (SAW) dalam melakukan pemprosesan datanya. Berdasarkan hasil pengolahan data dan informasi yang didapat sistem penunjang keputusan yang dibuat berhasil memberikan preferensi dan perangkingan supplier sesuai dengan kriteria yang diberikan oleh pembuat keputusan. Dalam pemilihan supplier di Tia Pet Shop kriteria yang digunakan yaitu kualitas, harga rata-rata, pengemasan dan kecepatan pengiriman.     Kata kunci: Simple Additive Weighting; Supplier; Sistem Penunjang Keputusan

ANALISIS PERBANDINGAN MENGGUNAKAN METODE MOORA DAN WASPAS PEMILIHAN BIBIT SAPI POTONG TERBAIK

Afrisawati, Afrisawati, Sahren, Sahren
Abstract: Abstract: The need for fulfilling the quantity and quality of beef in Indonesia is still very less than the supply of beef in Indonesia, for 2020 alone the demand for beef in Indonesia is around 700,000 tons while the domestic… mestic supply is only 400,000 tons, from that Indonesia is still 300,000 tons less. Therefore, to meet the beef needs, an additional supply of beef is needed by importing beef from abroad in the form of processed meat and prospective beef breeders. The problem experienced by independent local breeders is the selection of the best cattle breeds The process of selecting cattle breeds conducted so far by farmers is still manual and traditional. They did this because of the lack of qualified knowledge to choose the best beef breed based on certain criteria and which alternative cow options are suitable for beef cattle. So that the process of enlarging cattle breeds becomes shorter in time with maximum results. The technology used is using the MOORA and WASPAS methods as a comparison in determining the best beef cattle breeds. The method is expected to produce a comparison so that the results obtained from a more accurate method in selecting the best beef breeders in order to advance the local independent livestock business in particular and become self-sufficient beef in general.   Keywords: Beef Cattle; decision support system; MOORA; WASPAS   Abstrak: Kebutuhan akan pemenuhan kuantitas dan kualitas daging sapi di indonesi sangat masih kurang dari persedian sapi yang ada di Indonesia, untuk tahun 2020 ini sendiri kebutuhan akan daging sapi di Indonesia sekitar 700.000 ton sementara persedian dalam negeri hanya mencapai 400.000 ton, dari itu Indonesia masih kurang 300.000 ton lagi. Oleh karena itu, untuk mencukupi kebutuhan daging sapi tersebut diperlukan tambahan suplai daging sapi dengan melakukan impor daging sapi dari luar negeri baik berupa daging olahan maupun bakalan calon bibit sapi. Masalah yang dialami oleh para peternak lokal mandiri yaitu pemilihan bibit sapi terbaik Proses pemilihan bibit sapi yang dilakukan selama ini oleh peternak masih dengan cara manual dan tradisional. Hal tersebut mereka lakukan Karena kurangnya pengetahuan yang mumpuni untuk memilih bibit sapi terbaik berdasarkan kriteria-kriteria tertentu dan beberapa pilihan alternatif sapi mana yang cocok untuk dijadikan sapi potong. Sehingga dengan demikian proses pembesaran bibit sapi menjadi lebih singkat waktunya dengan hasil yang maksimal. Teknologi yang digunakan yaitu menggunakan metode MOORA dan WASPAS sebagai pembanding dalam menetukan bibit sapi potong terbaik. Dari metode tersebut diharapkan menghasilkan perbandingan sehingga didapat hasil dari metode yang lebih akurat dalam pemilihan bibit sapi terbaik demi memajukan usaha peternakan mandiri lokal secara khusus dan menjadi swasembada daging sapi secara umum.   Kata Kunci: bibit sapi; sistem penunjang keputusan; MOORA; WASPAS  

IMPLEMENTASI APLIKASI PENGELOLAAN SURAT MASUK DAN KELUAR BERBASIS WEB DI PRODI SISTEM INFORMASI

Nurdiana, Dian
Abstract: Abstract: The Information Systems Study Program is one of the study programs at the Open University. The duties and responsibilities of the study program are managing academic and non-academic services. Management of incoming… oming and outgoing mail is one of the tasks that must be carried out so that the service process is maximized. But the management is still manually so that problems occur such as difficulty in finding incoming or outgoing mail because it is still stored in folders, can only be accessed by one person because it is still stored on a computer and it is difficult to classify incoming mail. Therefore there must be a web-based incoming and outgoing mail management application. The purpose of this research is to implement a web-based incoming and outgoing mail application in the Information Systems Study Program. The model used for its development uses the waterfall model, while the testing model uses a black box. The results of this study are knowing the usability of implementing incoming and outgoing letters in the Information Systems Study Program.                    Keywords: Black Boxes; Outgoing Letters; Incoming Letters; Waterfalls; Web Applications.     Abstrak: Program Studi Sistem Informasi merupakan salah satu program studi yang ada di Universitas Terbuka. Tugas dan tanggung jawab program studi adalah mengelola layanan akademik maupun non akademik. Pengelolaan surat masuk dan surat keluar merupakan salah satu tugas yang harus dijalankan agar proses layanan menjadi maksimal. Namun pengelolaannya masih secara manual sehingga terjadi permasalahan seperti sulitnya mencari surat yang masuk atau surat yang keluar karena masih di simpan dalam folder-folder, hanya bisa di akses oleh satu orang karena masih disimpan dalam sebuah komputer dan sulit mengklasifikasikan surat yang masuk. Oleh sebab itu harus ada sebuah aplikasi pengelolaan surat masuk dan surat keluar berbasis web. Tujuan dari penelitian ini adalah mengimplementasikan aplikasi surat masuk dan surat keluar berbasis web di Program Studi Sistem Informasi. Model yang digunakan untuk pengembangannya menggunakan model watelfall, sedangkan model pengujiannya menggunakan black box. Hasil dari penelitian ini adalah mengetahui usability dari implementasi surat masuk dan surat keluar di Program Studi Sistem Informasi   Kata kunci: Aplikasi Web; Black Box; Surat Keluar; Surat Masuk; Waterfall.

SISTEM INFORMASI INVENTORY P.O.S (POINT OF SALES) BERBASIS WEB PADA COUNTER CELLULAR

Afrianto, Yuggo, Br Ginting, Novita, Suratun, Suratun, Nelawati, Yashintya
Abstract: Abstract: Data from the National Socio-Economic Survey of the National Central Bureau of Statistic (Susenas, BPS) 2016 shows that the average amount of national top up the balance spending per month in 2016 reaches Rp 22,182… ,182 per capita. It is becoming a business opportunity for top up the balance of retail entrepreneurs. However, in the process of managing the process of input, output and reporting of goods that are done manually (still using paper) are not monitored properly, often there are outgoing or incoming goods whose data is not recorded. This, in the long run, will cause large losses. The purpose of this study is to build applications that function to help provide information that makes it easy to control the process of entry and exit of goods. The system development methodology used is object-oriented system development using the Unified Modeling Language (UML). The results obtained from this research are the design and construction of Inventory Information System POS (Point of Sales) in the form of Context Diagrams and UML Diagrams (Use Case Diagrams, Activity Diagrams, Class Diagrams, and Sequence Diagrams), with the results of black box testing conducted already in operation properly according to the needs of the retail owner.           Keywords: Point of Sales, Retail, UML     Abstrak: Data Survei Sosial Ekonomi Nasional Badan Pusat Statistik (Susenas, BPS) 2016 menunjukkan, jumlah rata-rata pengeluaran pulsa secara nasional per bulan pada 2016 mencapai Rp 22.182 per kapita [1]. Tentu saja hal ini menjadi peluang usaha untuk para pengusaha retail counter. Namun, dalam proses pengelolaannya proses input, output dan pelaporan barang yang dilakukan secara manual (masih menggunakan kertas) tidak termonitoring dengan baik, seringkali terjadi adanya barang keluar ataupun barang masuk yang tidak tercatat datanya. Hal ini dalam jangka panjang akan menimbulkan kerugian yang besar. Tujuan penelitian ini adalah membangun aplikasi yang berfungsi dalam membantu memberikan informasi yang memudahkan dalam pengontrolan proses keluar masuknya barang. Metodologi pengembangan sistem yang digunakan adalah pengembangan sistem berorientasi objek menggunakan Unified Modeling Language (UML). Hasil yang didapat dari penelitian ini adalah perancangan dan pembangunan Sistem Informasi Inventory P.O.S (Point of Sales) berupa Diagram Konteks dan UML Diagram (Use Case Diagram, Activity Diagram, Class Diagram, dan Sequence Diagram), dengan hasil pengujian black box yang dilakukan telah beroperasi dengan baik sesuai kebutuhan owner retail.   Kata kunci: Point of Sales, Retail, UML

PENERAPAN FUZZY MULTI CRITERIA DECISION MAKING UNTUK KELINCI PEDAGING UNGGUL

Lubis, Adi Prijuna
Abstract: Abstrak: Menerapkan Sistem pendukung keputusan dengan metode Fuzzy Multi Criteria Decision Making dapat membantu dan mempermudah untuk mempercepat menentukan jenis kelinci pedaging unggul  untuk di kembangkan. Metode ini… i dipilih karena mampu menyeleksi alternatif terbaik dari sejumlah alternatif dan beberapa  kriteria  yang  menjadi bahan  pertimbangan  untuk  mendapatkan  keputusan. Menerapkan Fuzzy Multi Criteria Decision Making dapat dipermuda dengan adanya software yang sudah dirancang untuk sistem pendukung keputusan. Untuk mencari indeks kecocokan fuzzy, dengan mengambil derajat keoptimisan. Hingga diperoleh nilai integral untuk setiap alternatif  terbaik.  

Penentuan Jenis Kelinci Pedaging Terbaik Dengan Menggunakan Metode Fuzzy Muti Criteria Decision Making

Lubis, Adi Prijuna
Abstract: Abstract: This decision support system is an alternative to helping rabbit breeders to determine which broiler rabbit is feasible to develop. Along with the increasing public demand for rabbit production. Rabbit breeders… are eager to choose the type of rabbit that really qualified and can grow fast. For that decision support system is helping the farmers to choose the type of quality broiler rabbit or feasible to be developed. To facilitate rabbit breeders in developing rabbit prodution in determining the best types of broiler rabbit and To get more accurate results in the process of determining the types of broiler rabbits. Also Applying Decision Support System with Fuzzy Multi Criteria Decision Making method can simplify and accelerate to determine the best types of broiler rabbit to be developed Keywords: broiler rabbit, fuzzy multi criteria decision making     Abstrak: Sistem Pendukung keputusan ini merupakan alternatif untuk membantu peternak kelinci untuk menentukan kelinci pedaging yang layak untuk di kembangkan. Seiring dengan meningkatnya permintaan masyarakat akan produksi kelinci. Peternak kelinci berkeinginan untuk memilih jenis kelinci yang benar benar berkualitas dan dapat berkembang cepat.  Untuk itu sistem pendukung keputusan ini membantu pihak peternak untuk memilih jenis kelinci pedaging yang berkualitas atau layak untuk di kembangkan. Untuk memudahkan pihak peternak kelinci dalam mengembangkan produsi kelinci dalam menentukan jenis kelinci pedaging terbaik dan Untuk mendapatkan hasil yang lebih akurat dalam proses penentuan jenis kelinci pedaging. Juga Menerapkan Sistem pendukung keputusan dengan metode Fuzzy Multi Criteria Decision Making dapat mempermudah dan mempercepat  untuk menentukan jenis kelinci pedaging terbaik untuk dikembangkan.   Kata kunci:   kelinci pedaging, fuzzy multi criteria decision making

Legal Review of Local Government Institutions in Papua under Government Regulation No. 106/2021

Billy Muskitta Bastian Erlando, Vieta Imelda Cornelis, Noenik Soekorini, Sri Astutik, Hartoyo Hartoyo
Abstract: The Province of Papua holds a special constitutional status under Law No. 2 of 2021, implemented through Government Regulation (PP) No. 106 of 2021, which assigns 23 governmental functions to regional authorities. The regulation… gulation embodies asymmetric decentralization intended to protect the rights of Indigenous Papuans (OAP) and address local needs. However, it raises legal concerns regarding ambiguous authority distribution between central, provincial, and municipal levels, as well as the unclear operational role of the Papuan People’s Assembly (MRP). The main research problem is whether PP No. 106/2021 provides a coherent and constitutionally consistent governance framework. This study applies doctrinal legal research using normative-analytical methods, including statutory interpretation, constitutional tests, and comparative perspectives. The findings indicate weak accountability mechanisms in managing Special Autonomy Funds, limited integration of customary law, and institutional fragility in newly established bodies such as BP-DOP and UPAP. The study concludes that PP No. 106/2021 does not fully align with the constitutional principles of legal certainty and decentralization. It recommends substantial revisions, strengthening MRP’s legal status, formal recognition of customary law through Perdasus, and an institutional blueprint with clear performance indicators to ensure effective, inclusive, and adaptive governance in Papua