Search Articles & Publications

Showing 644 articles found for "Seluruh"

Gaya Kepemimpinan Kepala Sekolah Terhadap Efektivitas Administrasi Dan Supervisi Pendidikan Di Sekolah

Lismayana, Herawati Syamsul, Nurhikmah
Abstract: Kualitas Pendidikan dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk kepemimpinan kepala sekolah, kurikulum, metode pengajaran, sumber daya, dukungan orang tua, dan kompetensi guru. Penting untuk memiliki lingkungan belajar yang… ng memadai dan mendorong siswa untuk berkembang secara holistik, termasuk dalam aspek kognitif, emosional, Gaya atau cara seorang Kepala sekolah dalam kapasitasnya sebagai pemimpin sangat menentukan keberhasilan administrasi dan supervisi Pendidikan dibawah Kepemimpinannya. Penelitian ini merupakan jenis penelitian Kualitatif dilakukan dengan pendekatan fenomenologi. Penelitian fenomenologi yaitu jenis penelitian kualitatif yang melihat dan mendengar lebih dekat dan terperinci penjelasan dan pemahaman individual tentang pengalaman-pengalamannya.merupakan metode penelitian yang menggunakan sumber literatur sebagai data utama. Gaya kepemimpinan seorang kepala sekolah dapat memiliki dampak yang signifikan terhadap efektivitas administrasi dan supervisi pendidikan di sekolah yaitu: kepemimpinan Transformatif, kepemimpinan Transaksional, Kepemimpinan Situasional, Kepemimpinan Servant, Kepemimpinan Otoriter. Dan Supervisi adalah suatu program yang berencana untuk memperbaiki pengajaran. Supervisi pendidikan yang efektif membutuhkan kerjasama antara para pengawas, pimpinan sekolah, dan guru untuk menciptakan lingkungan pembelajaran yang kondusif dan meningkatkan profesionalisme guru serta mutu pendidikan secara keseluruhan.

Pengaruh Manajemen Kesiswaan Terhadap Tingkat Disiplin Belajar Siswa Kelas 6 TMI Di Pesantren Darunnajah 2 Cipining

Fairuz Nurulita Azhar, Muhammad Mukhlis Nasrullah, Nailil Muna Sholihah, Anjaludin
Abstract: Manajemen kesiswaan merupakan pengendali dari berbagai kegiatan siswa salah satunya adalah mengenai pembinaan kedisiplinan. Ketika manajemen kesiswaan di tiap lembaga pendidikan dikatakan baik maka kondisi disiplin pada… lembaga tersebut akan baik pula. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Adapun populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas 6 TMI yaitu 163 siswa. Adapun sample yang digunakan adalah random sampling dengan 50% dari jumlah populasi yaitu 82 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner/angket dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu koefisien korelasi dan regresi berganda. Diketaui hasil penelitian bahwa terdapat pengaruh antara manajemen kesiswaan (X) dengan tingkat kedisiplinan siswa (Y) kelas 6 TMI di Pesantren Darunnajah 2 Cipining, terbukti dengan hasil analisis data yang menunjukan bahwa pengaruh manajemen kesiswaan sebesar 58,1% terhadap tingkat disiplin siswa. Sedangkan 41,9% dipengaruhi oleh faktor lain.

Pengaruh Pengelolaan Kelas Belajar Homogen Terhadap Motivasi Belajar Siswa Di MTS Darunnajah 2 Cipining Bogor

Suci Pitriyani
Abstract: Pengelolaan Kelas yang baik adalah pengelolaan yang menyangkut siswa mauoun pengelola fisik kelas itu sangat harus dilakukan dan di perhatikan oleh setiap pelaksana pendidikan terutama guru, karena lingkungan belajar yang… g tertata rapi akan memberikan dampak semangat dan inspirasi berfikir yang cermat dan kekuatan belajar yang tak terhitung besarnya bagi siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pengelolaan kelas belajar homogen di Mts Daarunnajah 2 Cipining Bogor, dan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh pengelolaan kelas belajar homogen siswa terhadap motivasi belajar siswa di MTs Darunnajah 2 Cipining Bogor. Metode penelitian yang digunakan adalah pendektan kuantitatif. adapun yang menjadi populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa di Mts Darunnajah 2 Cipining Bogor sebanyak 33 siswa. Adapun sampel yang di gunakan adalah sampel acak sederhana, sebanyak 33 siswa. Teknik pengumpulan yang digunakan adalah kuesioner/angket dan dokumentasi. Teknik analisis data ynag digunkan yaitu normalitas, linearitas, dan uji hipotesis. Diketahui hasil perhitungan statistik dengan mneggunakan SPSS 22 menunjukan hasil penelitian bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara pengelolaan kelas belajar homogen (X) dengan motivasi belajar siswa (Y) MTs Darunnnajah 2 Cipining Bogor. terbukti dengan hasil determinasi tabel Model Summary pada bagian ini di tampilkan nilai R2 =0,235, dari ouput tersebut diperoleh nilai R square sebesar 0,055 maka bisa di simpulkan bahwa besaran pengaruh antara pengelolaan kelas belajar homogen dengan motivasi belajar siswa besaran pengaruh variabel (X) terhadap Variabel (Y) sebesar R 2 (0,235) x 100% = 23,5%. hasil koefisien determinasi menunjukkan bahwa 23,5% pengelolaan iii kelas belajar homogen terhadap motivasi belajar siswa, sedangkan sisanya yaitu 100% - 23,5% = 76,5% lainnya dipengaruhi oleh faktor lain.

Analytical Study of Information Systems In Fish Auction Production

Zulkifli
Abstract: Sistem informasi dalam produksi pelelangan ikan memiliki peran penting dalam mengelola seluruh proses dari mulai pengumpulan ikan dari nelayan, penyimpanan, hingga pelelangan kepada pembeli. Penelitian ini dilakukan dengan… an menggunakan penelitian pustaka (library research) merupakan penelitian yang objeknya dicari dengan berbagai informasi pustaka seperti buku, jurnal ilmiah, majalah, koran, dan dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, komponen pada sistem informasi dalam produksi pelelangan ikan, yaitu: 1). Pengumpulan Data: Sistem informasi dapat memuat fitur untuk mencatat data ikan yang diperoleh dari nelayan, seperti jenis ikan, berat, waktu dan lokasi penangkapan, dan kondisi umum ikan. 2). Pemantauan Stok: Sistem dapat memberikan pemantauan langsung terhadap stok ikan yang tersedia dalam penyimpanan. 3). Manajemen Penyimpanan: Sistem dapat membantu dalam mengatur penyimpanan ikan 4). Perencanaan Pelelangan: Berdasarkan data stok dan permintaan pasar, sistem dapat membantu dalam merencanakan pelelangan ikan secara optimal. 5). Pelelangan Online: di era digital saat ini, sistem informasi dapat menyediakan platform untuk melakukan pelelangan secara online. 6). Pelacakan Pengiriman: Sistem dapat memberikan fitur pelacakan untuk mengikuti pengiriman ikan kepada pembeli, sehingga memastikan keamanan dan kualitas ikan yang terjaga selama proses pengiriman. 7). Analisis Data: Data yang terkumpul dari seluruh proses produksi dan pelelangan dapat dianalisis untuk memberikan wawasan yang berharga dan 8). Manajemen Pembayaran: Sistem dapat memudahkan proses pembayaran bagi pembeli dan nelayan, termasuk pencatatan transaksi dan pembayaran secara online.

Peran Pemimpin Transformasional Dalam Meningkatkan Kinerja Organisasi : Studi Kasus Pada Industri Manufaktur

Didik Hadiyatno
Abstract: Penelitian ini mengeksplorasi pengaruh gaya kepemimpinan transformasional terhadap kinerja organisasi dalam konteks industri manufaktur, serta faktor-faktor kontekstual yang memoderasi hubungan tersebut. Melalui analisis… literatur dan studi kasus, temuan menunjukkan bahwa pemimpin transformasional memiliki peran yang signifikan dalam menciptakan lingkungan kerja yang dinamis dan memotivasi karyawan untuk mencapai tujuan organisasi. Dalam industri manufaktur, di mana efisiensi operasional dan inovasi menjadi kunci keberhasilan, gaya kepemimpinan transformasional dapat meningkatkan motivasi, komunikasi, dan kinerja keseluruhan perusahaan. Faktor-faktor kontekstual seperti struktur organisasi, budaya perusahaan, dan kondisi pasar dapat memoderasi hubungan antara pemimpin transformasional dan kinerja organisasi. Dengan memahami faktor-faktor ini, pemimpin transformasional dapat mengembangkan strategi kepemimpinan yang lebih efektif dan relevan dengan karakteristik industri manufaktur di mana mereka beroperasi. Penelitian ini memberikan wawasan yang berharga bagi pemimpin dan manajer dalam industri manufaktur untuk meningkatkan kinerja organisasi dan mencapai keunggulan kompetitif dalam pasar yang kompetitif.

Peran Pembina Dalam Membentuk Karakter Santri Kelas VIII Mts Pondok Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah Punnia Kab. Pinrang

Muhammad Aprianto Sikki, Aliman, Syahruddin, Muhammad
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran pembina dalam membentuk karakter santri kelas VIII MTs Pondok Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah Punnia, untuk mengetahui sejauh mana peran pembina dalam membentuk karakter… santri kelas VIII, serta apa saja faktor pendukung dan penghambat dari proses pembentukan karakter santri. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Karakter santri kelas VIII MTs Pondok Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah Punnia dibimbing melalui metode pembiasaan sehingga santri akan memiliki komitmen yang hebat. Pembiasaan dalam penanaman karakter merupakan tahapan yang paling penting. Adapun faktor pendukung pembinaan karakter santri kelas VIII MTs. Pondok Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah Punnia adalah fasilitas yang memadai, kualifikasi pendidik telah memadai serta seluruh tenaga pendidik telah menjadi figur contoh yang baik terhadap pembinaan karakter santri. Selain itu, faktor penghambat pembinaan karakter santri kelas VIII MTs. Pondok Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah Punnia adalah beberapa santri tinggal di luar (non-mondok), karakter santri yang berbeda, santri yang mempunyai karakter yang keras dan susah diatur, orang tua wali santri, serta karakter bawaan santri dari rumah yang masih melekat.

Evaluasi Program Imunisasi Anak di Wilayah Pedesaan Tantangan dan Solusi

Darsal Zulfakar Dafid, Wa Ode Nadziyran Urufia, Wa Ode Nurhidayati, Muhamad Subhan, Eky Endriana Amiruddin
Abstract: Program imunisasi anak di wilayah pedesaan menghadapi berbagai tantangan yang kompleks, termasuk akses terbatas terhadap layanan kesehatan, kurangnya tenaga kesehatan yang terlatih, dan faktor sosial-budaya. Penelitian ini… ni bertujuan untuk mengevaluasi tantangan utama dalam implementasi program imunisasi anak di wilayah pedesaan serta untuk mengidentifikasi solusi yang memungkinkan untuk meningkatkan cakupan imunisasi. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis kualitatif berdasarkan studi pustaka yang relevan dengan topik ini. Hasil analisis menunjukkan bahwa akses terbatas terhadap layanan kesehatan merupakan hambatan utama dalam program imunisasi anak di pedesaan. Jarak yang jauh antara pemukiman penduduk dengan fasilitas kesehatan, kurangnya infrastruktur kesehatan, dan transportasi yang tidak memadai mempersulit orang tua untuk membawa anak-anak mereka untuk divaksinasi secara teratur. Kurangnya tenaga kesehatan yang terlatih juga menjadi tantangan serius dalam implementasi program imunisasi. Banyak desa yang tidak memiliki jumlah petugas kesehatan yang memadai untuk memberikan layanan imunisasi kepada masyarakat. Kurangnya pengetahuan dan keterampilan petugas kesehatan tentang imunisasi juga dapat mempengaruhi kualitas pelayanan yang diberikan kepada masyarakat. Faktor sosial dan budaya juga memengaruhi partisipasi masyarakat dalam program imunisasi. Kepercayaan, mitos, dan praktek budaya lokal seringkali memengaruhi keputusan orang tua dalam mengimunisasi anak-anak mereka. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan komunikasi yang sensitif dan berbasis budaya dalam mensosialisasikan program imunisasi. Berbagai solusi yang memungkinkan telah diidentifikasi, termasuk memperkuat infrastruktur kesehatan, meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan, dan melibatkan komunitas secara aktif dalam program imunisasi. Dengan mengatasi tantangan-tantangan ini secara holistik dan berkelanjutan, diharapkan dapat meningkatkan cakupan imunisasi anak di wilayah pedesaan dan meningkatkan kesehatan anak-anak secara keseluruhan.

Pengaruh Tata Usaha Sekolah Terhadap Layanan Siswa Di MA Darunnajah 2 Cipining Bogor

Annida Nurul Awwalia, M Yogi Saputra, Mahmun Nurudin
Abstract: Administrasi sekolah atau lebih sering disebut dengan Tata usaha sekolah merupakan suatu kegiatan pengelolaan organisasi yang dilakukan oleh seseorang atau kelompok secara sistematik dan teratur untuk mencapai tujuan suatu… tu organisasi selain itu ketatausahaan juga melakukan pencatatan untuk segala sesuatu yang terjadi dalam organisasi sekolah untuk digunakan sebagai bahan keterangan informasi dalam pengambilan keputusan bagi pemimpin. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran Layanan Siswa di MA Darunnajah 2 Cipining Bogor, dan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh Tata usaha terhadap Layanan Siswa di MA Darunnajah 2 Cipining Bogor. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif. Adapun yang menjadi populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa/i di MA Darunnajah 2 Cipining Bogor sebanyak 30 siswa/i. Adapun sampel yang digunakan adalah sampel jennuh, sebanyak 60 siswa/i. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner/angket dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu koefisien korelasi dan regresi berganda. Diketahui hasil perhitungan statistik dengan menggunakan SPSS 22 menunjukkan hasil penelitian bahwa terdapat pengaruh antara Tata Usaha (X) dengan Layanan Siswa (Y) MA Darunnajah 2 Cipining Bogor, terbukti dengan hasil determinasi tabel Model Summary pada bagian ini ditampilkan nilai  = 0,004, untuk menentukan koefisien determinasi pengaruh antara Tata Usaha dengan Layanan Siswa dapat dihitung dengan  (0,04) x 100% = 4%. Jadi hasil koefisien determinasi menunjukkan bahwa 4% Tata Usaha berkontribusi terhadap Layanan Siswa, sedangkan sisanya yaitu 100% - 4% = 96% lainnya dipengaruhi oleh faktor lain.  

Pengaruh Pembelajaran Aqidah Akhlak Terhadap Perilaku Peserta Didik Kelas V MIS Darunnajah 2 Cipining

Siti Khodijah Ummul Mukminin
Abstract: Pembelajaran aqidah akhlak adalah materi yang bersumber dan dikembangkan dari ajaran dasar agama Islam dengan Al-Quran dan Al-Hadits sebagai sumbernya. Untuk dijadikan pondasi dalam berperilaku dan panduan berakhlak mulia… a sesuai dengan Al-Qurann dan Al-Hadits. Pendekatan penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan metode observasi, dokumentasi, angket, dan juga teknik regresi linier sederhana. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas V yang berjumlah 72 peserta didik. Sampel penelitian ini menggunakan sebagian dari peserta didik kelas V yang berjumlah 30 Peserta didik. Instrumen penelitian ini berupa kuisioner pembelajaran aqidah akhlak dan perilaku peserta didik, yang berjumlah 20 pada masing-masing variabel, kemudian diuji kepada 20 peserta didik. Setelah dilakukan uji coba, dinyatakan valid 15 butir pernyataan untuk variabel pembelajaran aqidah akhlak, dan 15 butir pernyataan untuk variabel perilaku peserta didik, kemudian digunakan untuk pengambilan data. Selanjutnya dilakukan uji normalitas, dan uji regresi sederhana. hasil perhitungan diperoleh persamaan Ý = 13,383 + 0,783X persamaan tersebut diketahui bahwa β > 0, berarti H0 ditolak, dan H1 diterima berarti terdapat pengaruh yang signifikan terhadap pembelajaran aqidah akhlak terhadap perilaku peserta didik kelas V. Hasil koefisien diperoleh Fhitung = 44,3362 lebih besar daripada Ftabel = ? ini berarti H0 ditolak pada taraf signifikasi α= 0,05 ini berarti sangat signifikan. Nilai koefisien korelasi sederhana dari ryx 0,783 koefisien mengandung makna bahwa 59,9% pembelajaran aqidah akhlak mempunyai pengaruh terhadap perilaku peserta didik dan 40,1% dipengaruhi oleh faktor lain.

Kesehatan Mental dan Kesejahteraan pada Remaja Sekolah Menengah Atas di Indonesia (Tinjauan Literature)

Ulfi Santi Yuhanas, Desty Endrawati Subroto
Abstract: Periode remaja adalah tahap kehidupan yang ditandai oleh ketidakstabilan pikiran dan penuh tekanan, tuntutan, dan tantangan. Kesehatan mental dan kesejahteraan remaja SMA memiliki implikasi signifikan terhadap perkembangan… an individu dan kualitas kehidupan di masa depan. Tinjauan literatur ini bertujuan untuk menyajikan temuan-temuan penting dari penelitian-penelitian terdahulu tentang kesehatan mental dan kesejahteraan remaja SMA di Indonesia. Metode penelitian ini melibatkan penggunaan basis data ilmiah dan akademik yang relevan, pengembangan strategi pencarian, penentuan kriteria inklusi dan eksklusi, serta proses pencarian dan seleksi literatur yang cermat. Hasil tinjauan literatur mengungkapkan bahwa faktor-faktor seperti stimulasi perkembangan psikososial, bullying, tekanan akademik, dan peran pola asuh, disiplin, dan motivasi memiliki dampak yang signifikan terhadap kesehatan mental remaja SMA di Indonesia. Implikasi dari temuan-temuan ini menunjukkan perlunya pelayanan kesehatan mental yang dini, pendidikan kesehatan yang menyeluruh, dukungan institusi pendidikan, serta intervensi yang efektif untuk meningkatkan kesejahteraan remaja SMA. Dengan demikian, upaya preventif dan intervensi yang tepat diharapkan dapat mengurangi tingkat depresi pada remaja SMA dan meningkatkan kesejahteraan mereka secara keseluruhan di masa mendatang.