Search Articles & Publications

Showing 8857 articles found

Pelatihan Dan Pemberdayaan Penyuluh Petani Di Kecamatan Suwawa Timur Da-lam Analisis Usahatani Sorghum

Arsyad, Karlena, Sirajuddin, Zulham
Abstract: Sorghum is an extraordinary commodity because of its waste-free characteristics. Almost all parts of the plant can be used, including leaves, fruit stems, and wilt. Unfortunately, the personnel at the East Suwawa BPP partners… tners and the farmers they support still lack experience in sorghum farming, especially in profit analysis. This is an obstacle in spreading sorghum as an agricultural potential, because extension workers have difficulty providing farmers with an understanding of the benefits of sorghum farming. Therefore, knowledge is needed in carrying out farming analysis, as well as organizing human resources in farmer groups so that they can produce maximum quality and quantity. Through this knowledge and ability, it is hoped that partners can further optimize the dissemination of sorghum farming to the farmers they support so that they can produce sustainably. The methods used in this service activity are training and mentoring. For training activities, farming business analysis and farmer group management were carried out for one day, where the implementing team facilitated training to partners, namely BPP East Suwawa. After the training activities, students in the implementing team provided regular assistance for two weeks to optimize the results obtained in the training. The results of the activity showed that the activity participants were very enthusiastic during the mentoring activity, and gave positive responses, so that activities like this could be routine, especially in assisting with sorghum farming analysis.       Keywords: farming analysis; sorghum; training; mentoring

Pemberdayaan Masyarakat Dengan Budidaya Maggot Dan Pupuk Kasgot Untuk Meningkatkan Nilai Guna Sampah Organik Rumah Tangga

Siregar, Dini Julia Sari, Warisman, Warisman, Zamriyetti, Zamriyetti
Abstract: The purpose of this Community Partnership Empowerment (PKM) activity is to increase partner knowledge in reducing household organic waste by cultivating maggot as an alternative feed and the application of kasgot which can… an be used as planting media and organic fertilizer. The partner's problem is that the partner's knowledge is low in processing organic waste; poultry feed and fertilizers commonly used by partners are very expensive. The method used in overcoming the problem is socialization with lectures and discussions to increase understanding of the role of maggot in reducing household organic waste, can be used as animal feed and kasgot as a planting medium and organic fertilizer; as well as direct practice of maggot cultivation and making organic fertilizer with kasgot raw materials. The conclusion from the results of these activities is that the PKM activity partner participants have seen an increase in partner understanding of the role of maggot in reducing household organic waste and other benefits it produces after socialization (with lectures and question and answer discussions) and partners understand how to cultivate maggot and make organic fertilizer with kasgot raw materials. Keywords: kasgot; maggot; household organic waste.   Abstrak: Tujuan dari kegiatan kegiatan Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) ini yaitu untuk menambah pengetahuan mitra dalam mengurangi sampah organik rumah tangga dengan budidaya maggot sebagai pakan alternatif serta aplikasi kasgot yang dapat dijadikan media tanam dan pupuk organik. Permasalahan mitra adalah pengetahuan mitra rendah dalam pengolahan sampah organik; pakan ternak unggas dan pupuk yang biasa digunakan mitra harganya sangat mahal. Metode yang dilakukan dalam mengatasi masalah yaitu dengan sosialisasi dengan ceramah dan diskusi untuk meningkatkan pemahaman tentang peran maggot dalam mengurangi sampah organik rumah tangga, dapat dijadikan pakan ternak serta kasgot sebagai media tanam dan pupuk organik; serta praktek langsung budidaya maggot dan pembuatan pupuk organik dengan bahan baku kasgot. Kesimpulan dari hasil kegiatan tersebut bahwa peserta mitra kegiatan PKM terlihat adanya peningkatan pemahaman mitra tentang peran maggot dalam mengurangi sampah organik rumah tangga serta manfaat lain yang dihasilkannya setelah dilakukan sosialisasi (dengan ceramah dan diskusi tanya jawab) dan mitra memahami cara budidaya maggot serta pembuatan pupuk organik dengan bahan baku kasgot. Kata kunci: kasgot; maggot; sampah organik rumah tangga.

Strategi Cerdas Pemilih Pemula dan Praktik Pemilihan Umun dalam Menghadapi Pemilihan Umum Serentak Tahun 2024 di Tanjung Bonai Aur

Mardiansyah, Dedi, Fridayanti, Alyah, Syarip, Nabilla Fauziyah, Fikri, Ikhlasul, Andini, Putri, Arrahman, Berki
Abstract: Politik sebagai aktivitas yang lekat dalam kehidupan masyarakat merupakan kegiatan dalam sistem politik atau negara yang menyangkut proses menentukan arah dan tujuan dari sistem tersebut. Guna melaksanakan kegiatan perpolitikan… litikan yang baik, dibutuhkan arahan dan bimbingan dari orang yang memiliki kapabilitas di bidang tersebut. Sehingga, peran pendidikan mutlak dibutuhkan untuk mencapai tujuan-tujuan atas cita-cita sistem pemerintahan. Pada pengabdian ini dilakukan edukasi mengenai Pemilihan Umum Serentak Tahun 2024 kepada pemilihPemula di Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 8 Kabupaten Sijunjung. Metode yang digunakan ceramah-diskusi, Forum Group Discussion (FGD), Discovery Learning dan Simulasi. Pada akhir sesi dilakukan evaluasi yang berguna mengetahui pemahaman siswa mengenai Politik dan Pemilu Serentak 2024.

Workshop Penggunaan Aplikasi Evaluasi Kinerja Guru Dalam Supervisi Pembelajaran Pada SMK PPM Shadr El-Islam

Hambali, Hambali, Maulana, Cecep, Hidayatullah, Hidayatullah
Abstract: PPM Shadr El-Islam Vocational School is in the Lake Sijabut District. Air Batu District. Asahan North Sumatra Province in evaluating teacher performance in learning supervision does not yet have a computerized system. This… is is still done manually by filling in the instrument file. So the assessment results seem more subjective. So this community service activity aims to guide the use and exploitation of the features of the teacher performance evaluation application for teacher performance ratings in learning supervision. This aims to ensure that principals, teachers, and students at SMK PPM Shadr El-Islam can understand the objective teacher rating system, which in turn will facilitate effective decision-making. The methods applied in this activity are description and practice. The speaker will explain the features of the Teacher Performance Evaluation Application in Learning Supervision and then involve participants in direct practice. In this way, teachers and students can better understand how to use the teacher performance evaluation application, and understand the material and concepts presented, so that training objectives can be achieved better.             Keywords: Workshops, Applications, Teacher Performance, Decision Support Systems     Abstrak: SMK PPM Shadr El-Islam berada di Danau Sijabut Kec. Air Batu Kab. Asahan Provinsi Sumatera Utara dalam melakukan evaluasi kinerja guru pada supervisi pembelajaran belum memiliki sistem terkomputerisasi. Hal tersebut masih dilakukan secara manual dengan mengisi berkas instrument. Sehingga hasil penilaian terkesan lebih subjektif. Maka Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan panduan tentang penggunaan dan eksploitasi fitur-fitur dari aplikasi evaluasi kinerja guru atas peringkat kinerja guru pada supervisi pembelajaran. Hal ini bertujuan agar kepala sekolah, guru, dan siswa di SMK PPM Shadr El-Islam dapat memahami sistem peringkat guru yang objektif, yang pada gilirannya akan memudahkan pengambilan keputusan yang efektif. Metode yang diterapkan dalam kegiatan ini adalah deskripsi dan praktik. Pemateri akan memberikan penjelasan tentang fitur-fitur Aplikasi Evaluasi Kinerja Guru dalam Supervisi Pembelajaran, dan selanjutnya melibatkan peserta dalam praktik langsung. Dengan cara ini, para guru dan siswa dapat lebih paham menggunakan aplikasi evaluasi kinerja guru, paham atas materi dan konsep yang disampaikan, sehingga tujuan pelatihan dapat tercapai dengan lebih baik.   Kata kunci: Workshop, Aplikasi, Kinerja Guru, Sitem Pendukung Keputusan

Edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di SDN 08 Tanjung Bonai Aur

Mardiansyah, Dedi, Akmal, Elfi Fauzana, Chairunnisa, Syifa, Kurniawan, Dedi, Salsabila, Amanda, Maulana, Vyola, Dias, Ummi Hajra
Abstract: Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) yang belum diterapkan dalam kehidupan siswa di Sekolah Dasar Negeri 08 Tanjung Bonai Aur, dapat menghasilkan permasalahan kesehatan, seperti masalah diare, cacingan, dan Saluran Pernafasan… nafasan Akut (ISPA). Tim Mahasiswa Universitas Andalas melaksanakan kegiatan edukasi PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat). Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah menumbuhkan kesadaran siswa terhadap manfaat menjaga Kesehatan dengan mencuci tangan menggunakan sabun. Tim pengabdian melakukan penjelasan kepada siswa mengenai pembiasaan dalam mencuci tangan yang benar. Seluruh peserta diajak untuk mencuci tangan menggunakan sabun dengan benar dan membilasnya hingga bersih. Materi diberikan dengan cara komunikatif sehingga siswa merasa tidak bosan. Setelah pemaparan materi, kegiatan selanjutnya melakukan praktek cuci tangan secara bersama. Semua siswa selain pesrta diajak ikut serta malakukan cuci tangan yang benar berdasarkan aturan yang sudah disampaikan. Semua proses dalam rangkaian pengabdian ini telah berjalan dengan baik. Para guru dan Kepala Sekolah mendukung penuh kegiatan pengabdian ini, diharapkan semua peserta akan mampu menerapkan perilaku hidup bersih baik di sekolah maupun di rumah.

Kemampuan Interaksi Sosial Dan Kemampuan Komunikasi Anak Berkebutuhan Khusus Di Pelita Bunda Education Centre Samarinda

Humaira, Nabila Apsari, Mawardah, Mutia
Abstract: Ada begitu banyak anak yang terlahir di dunia ini dengan keadaan sehat, namun ada beberapa anak yang terlahir istimewa. Anak-anak yang terlahir istimewa ini biasanya disebut dengan ABK (Anak Berkebutuhan Khusus). Anak-anak… ak berkebutuhan khusus ini memiliki keterbatasan fisik, intelektual, emosi, dan sosialnya. Karena adanya keterbatasan tersebut yang pada akhirnya menciptakan jarak antara mereka dengan lingkungan sosialnya. Besar kecilnya lingkup sosial akan berdampak pada cara mereka berkomunikasi dengan sekitar. Tujuan dari permasalahan ini untuk mengetahui bagaimana kemampuan interaksi sosial dan kemampuan komunikasi Anak Berkebutuhan Khusus di Pelita Bunda Education Centre Samarinda. Dengan metode observasi terhadap kegiatan aktivitas di luar lingkungan sekolah dan lingkungan dalam sekolah. Hasilnya menunjukkan bahwa beberapa Anak Berkebutuhan Khusus ini dapat berinteraksi dan berkomunikasi dengan lingkungan sekitarnya. Dalam pengkomunikasiannya dapat dilakukan dengan metode verbal dan nonverbal.

Digitalisasi Penjualan Produk Keripik Selasih Dalam Menciptakan Smart UMKM

Marpaung, Nasrun, Yesputra, Rolly, Kurniawan, Edi, Dalimunthe, Roni, Chan, Zulfira Elisa
Abstract: The COVID-19 pandemic has had a significant impact on many business sectors throughout the world, both large businesses and MSMEs. Mr. Selamat owns the Asahan Selasih Chips business, a souvenir business in the city of Kisaran… saran that sells various types of processed chips, such as sweet potatoes, bananas, and other tubers. This company relies on direct sales from its production house and retailing at kiosks, minimarkets, and supermarkets in Kisaran, Asahan Regency. Also, they have to face the impact of the pandemic by surviving and trying to continue producing their products. One of the causes of declining sales during the post-COVID-19 pandemic is the need for promotional media to expand the market. Just expecting regular customers significantly influences declining sales because the economic turnover of the people in Asahan Regency is limited due to the impact of COVID-19. Apart from that, digital business competition is also a challenge for the Kisaran souvenir chips business. Using observation methods and providing direct training to partner locations, implementing a website and e-catalog is essential for the Selasih Chips business in facing business challenges after the COVID-19 pandemic. Technology can help companies to improve operational efficiency, increase customer trust, and expand their markets in this digital era. Implementing a website and e-catalog can also help Pak Selamat expand its customer reach.             Keywords: website; e-catalog; umkm   Abstrak: Pandemi COVID-19 telah membawa dampak besar bagi banyak sektor bisnis di seluruh dunia, baik bisnis besar maupun UMKM. Bapak Selamat adalah pemilik usaha Keripik Selasih Asahan yaitu usaha oleh-oleh kota Kisaran contohnya yang menjual berbagai jenis olahan keripik seperti ubi, pisang, dan umbi-umbian lainnya, usaha yang mengandalkan penjualan langsung dari rumah produksinya dan mengecer ke kios-kios maupun minimarket dan supermarket yang ada di kota Kisaran Kabupaten Asahan, juga harus menghadapi dampak pandemi dengan bertahan dan berusaha untuk tetap memproduksi produknya. Salah satu penyebab menurunnya penjualan dimasa pasca pandemi COVID-19 dipengaruhi kurangnya media promosi untuk memperluas pasar. Hanya dengan mengharapkan pelanggan tetap, menjadi pengaruh besar terhadap menurunnya penjualan disebabkan perputaran ekonomi masyarakat di Kabupaten Asahan menjadi terbatas akibat dampak COVID-19. Selain itu persaingan bisnis secara digital juga menjadi tantangan tersendiri bagi usaha keripik oleh-oleh Kisaran. Dengan metode observasi dan memberikan pelatihan langsung ke lokasi mitra maka penerapan website dan e-katalog merupakan langkah penting bagi usaha Keripik Selasih dalam menghadapi tantangan bisnis pasca pandemi COVID-19. Dalam era digital ini, teknologi dapat membantu bisnis meningkatkan efisiensi operasional, meningkatkan kepercayaan pelanggan, dan memperluas pasar mereka. Penerapan website dan e-katalog juga dapat membantu Pak Selamat untuk memperluas jangkauan pelanggan mereka. Kata kunci: website; e-katalog; umkm

Pemberdayaan Ibu-Ibu Kader Surabaya Hebat Dalam Pemilahan Sampah Anorganik Bernilai Ekonomis Di Kampung Pulosari

Iramani, Rr., Puspitaningrum, Titis, Suprianto, Gaguk
Abstract: Plastic waste can cause pollution. Plastic pollution can contaminate land, waterways and oceans. This condition is also a problem in one of the Pulosari villages located in the South Surabaya area. Lack of knowledge and… awareness to sort waste makes this village a problem to be solved in the Community Partnership Program conducted in this village. The implementation of the community partnership program is carried out using training methods to increase partners' knowledge and mentoring methods to improve skills in inorganic waste segregation. The result of implementing the Community Partnership Program is community knowledge and understanding of the importance of waste segregation. Another result is the increase in partners' skills in sorting inorganic waste so that it has economic value which in the end is able to provide additional family income and PKK cash sourced from selling the results of inorganic waste sorting.            Keywords: great Surabaya cadre; waste sorting; inorganic waste    Abstrak: Sampah plastik dapat menimbulkan polusi. Polusi plastik dapat mencemari tanah, saluran air dan lautan.  Kondisi ini juga menjadi permasalahan di salah satu kampung Pulosari yang terletak di wilayah Surabaya Selatan. Kurangnya  pengetahuan dan  kesadaran untuk melakukan pemilahan sampah, membuat kampung tersebut merupakan permasalahan yang akan diselesaikan dalam Program Kemitraan Masyarakat yang dilakukan di kampung ini. Pelaksanaan program kemitraan masyarakat dilakukan dengan menggunakan metode pelatihan untuk meningkatkan pengetahuan mitra dan metode pendampingan untuk meningkatkan ketrampilan dalam pemilahan sampah anorganik. Hasil dari pelaksanaan Program Kemitraan Masyarakat adalah pengetahuan dan pemahaman ma-syarakat akan pentingnya pemilahan sampah. Hasil yang lainnya adalah meningkatnya ketrampilan mitra dalam memilah sampah an-organik sehingga bernilai ekonomis yang pada akhirnya mampu memberikan tambahan pendapatan keluarga dan kas PKK yang bersumber dari penjualan hasil pemilahan sampah anorganik Kata kunci: kader surabaya hebat; pemilahan sampah; sampah anorganik

Perancangan Desain Ekowisata Dengan Pengunaan PVC Sebagai Wahana Wisata Dan Kafe Apung Di Embung Kelurahan Gunung Sekar

lungiding, anauta, Choirul, Mohamad, Kusuma Hadi, Nely Handayani, Putra, Prayudha Sukmana, Sofiana, Asma
Abstract: Gunung Sekar Village possesses three embungs which have not been utilized optimally by the community. The largest of these ponds, located on Jalan Aji Gunung, has an area of around 900m² with a depth of 0.5-1m. The current… ent suboptimal usage and management of the embungs has resulted in their poor appearance, with water plants, weeds, and mud further exacerbating the situation. It is imperative to find a solution to incentivise the community to care for the embung. Our service offers a range of ecotourism programmes for the purpose of promoting the development of tourist areas, with the aim of driving the local economy.  Within our ecotourism programme, we offer rides such as bumper boats and floating cafes. Our main material of choice for ecotourism is PVC due to its affordable price and simple manufacturing process. In this service, we provide training and assistance to the community to enable them to manage their affairs independently in the future.   Keywords: embung; PVC;economy; tourism.     Abstrak: Kelurahan Gunung Sekar memiliki 3 embung yang belum dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat,dengan ukuran yang terbesar di Jl. Aji Gunung dengan luas kurang lebih 900 m2 dengan kedalaman 0,5 – 1 m. Tidak adanya pemanfaatan dan pengelolaan mengakibatkan embung terkesan kumuh. Ditambah dengan tumbuhan air,ilalang serta lumpur yang semakin membuat kondisi embung memprihatinkan. Dari kondisi tersebut perlu adanya solusi untuk merangsang masyarakat agar peduli terhadap embung. Pada pengadian ini kami memberikan solusi untuk pengembangan daerah wisata,berupa program ekowisata. Kami berharap program ini mampu sebagai penggerak perekonomian masyarakat. Pada program ekowisata terdapat bumper boat dan kafe apung sebagai wahana wisatanya. Bahan utama yang digunakan untuk ekowisata adalah PVC,karena harga lebih murah serta proses pembuatan lebih mudah. Pada pengabdian ini kami juga melatih dan mendampingi masyarakat agar mampu mandiri dalam manajemen pengelolaan nantinya.   Kata Kunci : ekonomi; embung; PVC; wisata.

Pemberdayaan Masyarakat Melalui Bimbingan Teknis Pengembangan Budidaya Ikan Lokal Sumatera Selatan di Indralaya Raya, Kabupaten Ogan Ilir

Yonarta, Danang, Muslim, Muslim, Desiani, Anita, Syaifudin, Mochamad, Taqwa, Ferdinand Hukama
Abstract: Indralaya Raya memiliki jumlah penduduk laki-laki sebanyak 7.079 jiwa dan perempuan 3.617 jiwa. Masyarakat Indralaya Raya sebagian besar berprofesi sebagai pedagang. Hal ini berdasarkan lokasi Indralaya Raya yang dekat dengan… engan Pasar Indralaya yang hanya berjarak 3 km dengan waktu tempuh ± 5 menit. Indralaya Raya dialiri oleh Sungai Kelekar. Sungai Kelekar banyak dihuni oleh ikan-ikan lokal salah satunya ikan tambakan. Produksi ikan tambakan dari kegiatan budidaya masih sangat terbatas sehingga perlu dorongan agar masyarakat dapat membudidayakan ikan ini. Salah satu solusi yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan pendampingan terhadap masyarakat mengenai teknis budidaya ikan tambakan mulai dari pemeliharaan induk hingga pemeliharaan larva hingga ukuran benih. Kegiatan pengabdian terhadap masyarakat dapat menjadi jembatan yang menghubungkan dengan masyarakat. Melalui kegiatan penyuluhan dan pendampingan mengenai produksi ikan tambakan masyarakat dapat mandiri secara ekonomi.