Search Articles & Publications

Showing 86 articles found for "Demonstrasi"

Penyuluhan Pencegahan Stunting Berbasis Edukasi Gizi dan Pola Asuh di Kampung Kwell

Fahmi, Muhammad Saiful, Klau , Ricardo Goncalves, Majid , Ilham, Jaya, Andi Ervin Novara
Abstract: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat mengenai Pencegahan Stunting Berbasis Edukasi Gizi dan Pola Asuh di Kampung Kwell dilaksanakan sebagai respons terhadap tingginya risiko stunting di Papua Selatan yang dipengaruhi oleh… eh keterbatasan pengetahuan gizi, pola asuh, sanitasi, serta rendahnya pemanfaatan pangan lokal. Program ini menggunakan metode partisipatif melalui empat tahapan, yaitu: persiapan, pelaksanaan penyuluhan, pendampingan keluarga sasaran, dan evaluasi akhir. Penyuluhan dilakukan melalui ceramah interaktif, diskusi kelompok, dan demonstrasi pengolahan makanan berbahan pangan lokal. Hasil pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan signifikan pengetahuan peserta mengenai stunting, 1.000 HPK, pemenuhan gizi seimbang, dan pola asuh responsif, dengan kenaikan skor lebih dari 50 poin. Pendampingan intensif memperlihatkan perubahan perilaku keluarga dalam menerapkan variasi menu, pengolahan pangan lokal, praktik kebersihan, serta stimulasi tumbuh kembang anak. Evaluasi tahap akhir menunjukkan terbentuknya jejaring sosial baru melalui kader posyandu dan kelompok ibu gizi yang memperkuat komitmen kolektif masyarakat dalam pencegahan stunting. Kegiatan ini membuktikan bahwa pendekatan edukatif berbasis budaya lokal mampu meningkatkan kapasitas keluarga sekaligus membangun kemandirian komunitas dalam menjaga kesehatan anak.

Pemaanfaatan Batang Pisang Sebagai Pakan Alternatif Untuk Ternak

Baru, Stevanus
Abstract: Program kerja KKN ini bertujuan untuk mengimplementasikan pemanfaatan batang pisang sebagai pakan alternatif ternak di Kampung Seed Agung, Distrik Muting. Permasalahan keterbatasan pakan dan melimpahnya limbah batang pisang… ang menjadi latar belakang pelaksanaan program ini. Metode yang digunakan adalah participatory rural appraisal (PRA) dengan melibatkan 5 peternak sebagai peserta. Tahapan pelaksanaan meliputi survei pendahuluan, koordinasi dengan tokoh masyarakat, diskusi intensif, demonstrasi, dan pendampingan selama satu minggu. Materi yang disampaikan mencakup kandungan nutrisi batang pisang, teknik pengolahan, dan metode pemberian pakan. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta dari rata-rata nilai 45,6 menjadi 82,3. Implementasi program berhasil menurunkan biaya pakan sebesar 35% dengan penghematan sekitar Rp 450.000 per peternak per bulan. Pengamatan terhadap ternak menunjukkan tingkat konsumsi pakan yang signifikan, tidak adanya efek negatif terhadap kesehatan, dan peningkatan bobot badan yang stabil. Program ini memberikan manfaat ganda, yaitu mengatasi permasalahan pakan ternak sekaligus mengurangi limbah pertanian, sehingga berkontribusi positif terhadap lingkungan. 

Efektivitas Metode Demonstrasi dalam Meningkatkan Pemahaman Siswa

Nor Habibah, Muhammad Yasin
Abstract: The success of a lesson is inseparable from the selection of methods presented, one of which is using the demonstration method, where students and teachers must be actively involved in the learning process. The author describes… scribes the demonstration method in fiqh learning. 1) How is the effectiveness of the demonstration method in fiqh learning at MTs Negeri Insan Cendekia. 2) How is the effectiveness of the use of demonstration methods in student understanding of fiqh learning by using descriptive analysis so as to determine the effectiveness of the use of demonstration methods in Fiqh subjects. The findings in this study are that students show proficiency because they are able to analyse the material presented by the teacher, but there are obstacles encountered is the presence of inattentive students who are unable to answer questions because of lack of focus.

Edukasi Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat Pada Siswa SDN 100 Kendari Melalui Kegiatan Pengabdian Masyarakat

Rifa'atul Mahmudah, Irnawati, Aplifa Masra Mushawira, Fiony Lesty Datuyanan, Novi Fitriandini, Selvi Ambarwati, Wandri, Rifa’atus Shalihah
Abstract: Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan salah satu upaya promotif dan preventif yang penting diterapkan sejak usia sekolah dasar. Anak usia sekolah merupakan kelompok yang rentan terhadap penyakit infeksi akibat… kurangnya kebiasaan menjaga kebersihan diri dan lingkungan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan memberikan edukasi mengenai PHBS kepada siswa SDN 100 Kendari, khususnya tentang cara mencuci tangan menggunakan sabun dan menggosok gigi dengan benar. Kegiatan dilaksanakan pada Mei 2026 dengan melibatkan siswa kelas IV A. Metode pelaksanaan meliputi persiapan kegiatan, koordinasi dengan pihak sekolah, penyampaian materi menggunakan media PowerPoint dan video edukatif, demonstrasi, praktik langsung, serta diskusi interaktif. Materi disampaikan dengan bahasa sederhana dan media visual agar mudah dipahami oleh siswa sekolah dasar. Selama kegiatan berlangsung, siswa menunjukkan antusiasme melalui keaktifan dalam menjawab pertanyaan, mengikuti simulasi, serta mempraktikkan cara mencuci tangan dan menggosok gigi yang benar. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran siswa dalam menerapkan kebiasaan hidup bersih dan sehat di lingkungan sekolah maupun di rumah.

Pemberdayaan Masyarakat Desa Silau Dunia Melalui Penanaman Apotek Hidup Meningkatan Kesehatan Masyarakat

Adhitya Pradana Pakpahan, Adisty Garandina, Imelda, Eka Khairani Hasibuan
Abstract: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan warga Desa Silau Dunia melalui penanaman apotek hidup sebagai upaya peningkatan kesehatan, pemanfaatan lahan pekarangan, serta penguatan kemandirian… herbal masyarakat. Program dilaksanakan melalui tiga tahapan, yaitu survei, sosialisasi, dan demonstrasi penanaman tanaman obat. Pada tahap sosialisasi, masyarakat diberikan pemahaman mengenai manfaat, jenis, dan teknik budidaya tanaman herbal, sedangkan tahap demonstrasi dilakukan melalui praktik langsung penanaman bibit jahe, kunyit, kencur, lidah buaya, sereh, dan temulawak. Hasil kegiatan menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat, khususnya ibu-ibu PKK, dalam mengikuti seluruh rangkaian program. Program ini berhasil meningkatkan literasi masyarakat mengenai tanaman obat, memberikan keterampilan budidaya herbal, serta mendorong pemanfaatan pekarangan rumah sebagai ruang hijau produktif. Secara keseluruhan, kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap kesehatan, lingkungan, dan potensi ekonomi rumah tangga di Desa Silau Dunia.

Edukasi Cerdas Memilih Obat Herbal untuk Meningkatkan Literasi Keamanan Produk Herbal

Rifa'atul Mahmudah, Nurramadhani A.Sida, Nur Hijrianti Akib, Nur Illiyyin Akib, Halik, Rifa’atus Shalihah
Abstract: Peningkatan penggunaan obat herbal di masyarakat tidak selalu diikuti pemahaman yang memadai mengenai aspek keamanan, mutu, dan potensi interaksi dengan obat medis. Kondisi ini menyebabkan masyarakat rentan mengonsumsi produk… roduk yang tidak memiliki izin edar, mengandung klaim berlebihan, atau bahkan berisiko secara kesehatan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan literasi masyarakat mengenai pemilihan obat herbal yang aman melalui penyuluhan langsung dan distribusi leaflet edukatif. Kegiatan dilaksanakan kepada pasien dan keluarga pasien di Apotek rawat jalan RSUD Bahteramas kota Kendari. Edukasi diberikan melalui ceramah, diskusi interaktif, dan demonstrasi cara memverifikasi izin edar BPOM. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kesadaran peserta dalam menilai legalitas, keamanan, dan klaim produk herbal, termasuk pemahaman terhadap potensi interaksi dengan obat medis. Kegiatan ini memberikan kontribusi dalam meningkatkan kemampuan masyarakat melakukan swamedikasi secara lebih bijak dan bertanggung jawab.

Edukasi Penggunaan Media Penyebaran Pupuk Terhadap Efisiensi Waktu Pada Petani Masyarakat Lombok Wetan Kecamatan Wonosari Kabupaten Bondowoso

Darian Fahris Ghofur, Ainan Salsabila, Ayu Mafifah Sahila, Inayatul Fadiyah, Muhammad Zainur Roziqin, Alfiah Nuril Hidayah, Dinda Qurratul A’yuni, Shefi Anggraini, Shevira Tiara Pertiwi, Rosita Ali Nasiroh, Aulia Dewi Awwalina, Muhammad An’im Maulana, Madinatul Munawarah, Muslimatul Afiyah, Nor Hendra Safutra Bin Nuratim, Moh Syafri Ramdana
Abstract: Pertanian merupakan sektor penting dalam perekonomian masyarakat di daerah pedesaan, termasuk di Lombok Wetan, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Bondowoso. Penggunaan pupuk yang tepat dan efisien menjadi salah satu faktor kunci… nci dalam meningkatkan produktivitas pertanian. Namun, dalam praktiknya, proses pemupukan seringkali memakan waktu lama dan kurang efektif akibat keterbatasan pengetahuan serta metode penyebaran pupuk yang kurang optimal. Oleh karena itu, sosialisasi dan edukasi mengenai penggunaan media penyebaran pupuk menjadi langkah strategis untuk membantu masyarakat petani mengoptimalkan waktu dan tenaga dalam proses pemupukan. Adapun tujuan dari adanya pengabdian ini ialah untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat Lombok Wetan mengenai pentingnya efisiensi dalam proses pemupukan tanaman melalui pemanfaatan media penyebar pupuk, mensosialisasikan jenis dan cara kerja media penyebaran pupuk sederhana yang dapat membantu petani menghemat waktu dan tenaga dalam kegiatan pemupukan dan memberikan pelatihan atau demonstrasi langsung tentang penggunaan alat/media penyebaran pupuk yang praktis, efisien, dan sesuai dengan kondisi pertanian lokal. Metode pengabdian yang diterapkan ialah menggunakan metode PAR atau yang biasa disebut dengan Participatory Action Research. Metode PAR merupakan pendekatan penelitian dan pengabdian yang melibatkan langsung masyarakat sebagai subjek aktif dalam proses identifikasi masalah, perencanaan, pelaksanaan tindakan, hingga evaluasi dan refleksi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk mengkaji bagaimana proses sosialisasi dan edukasi tersebut dilakukan serta pengaruhnya terhadap efisiensi waktu masyarakat dalam kegiatan pertanian. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan diskusi kelompok fokus dengan petani di Lombok Wetan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sosialisasi yang efektif dan edukasi yang berkelanjutan  mampu  meningkatkan  pemahaman  dan  keterampilan  masyarakat  dalam menggunakan media penyebaran pupuk sehingga proses pemupukan menjadi lebih efisien. Penelitian ini menyimpulkan bahwa intervensi komunikasi yang tepat sangat penting dalam mendukung peningkatan produktivitas pertanian dan pengelolaan waktu bagi masyarakat petani Lombok Wetan.

Edukasi Kesehatan dalam Upaya Meningkatkan Pengetahuan Masyarakat Tentang Penanganan Pertama Keracunan Makanan Di Huta III Kabupaten Simalungun

Nabilah Siregar, Julianto, Lismawati, Yohanna Adelina Pasaribu
Abstract: Keracunan merupakan suatu kejadian kegawatdaruratan yang umum terjadi di masyarakat terutama dalam rumah tangga.  Keracunan yang paling sering terjadi di masyarakat khususnya pada anak-anak adalah keracunan makanan. Keracunan… acunan makanan adalah suatu penyakit yang dialami seseorang akibat mengonsumsi makanan yang mengandung kontaminasi biologis ataupun kimiawi sehingga menyebabkan gejala seperti demam, mual, muntah dan diare. Data World Health Organization menunjukkan bahwa sebanyak dua juta orang di dunia meninggal setiap tahun, sedangkan di Indonesia terdapat 200 kasus keracunan setiap tahun akibat keracunan makanan dan minuman. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang penanganan pertama pada kasus keracunan. Kegiatan ini dilakukan di Huta III Desa Tanjung Pasir Kabupaten Simalungun pada tanggal 30 Oktober 2024, dan dihadiri oleh 50 orang anggota masyarakat. Kegiatan pengabdian ini menerapkan edukasi kesehatan dengan metode ceramah, tanya jawab dan demonstrasi tentang penanganan pertama keracunan. Hasil kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat tentang penanganan pertama keracunan makanan yaitu sebelum edukasi pengetahuan kurang sebanyak 21 orang (42%) dan pengetahuan cukup sebanyak 17 orang (34%) meningkat menjadi pengetahuan cukup sebanyak 4 orang (8%) dan pengetahuan baik sebanyak 46 orang (92%) sesudah edukasi kesehatan. Edukasi kesehatan mampu meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang penanganan pertama keracunan makanan. Penulis menyarankan agar petugas kesehatan termasuk pihak pendidikan senantiasa meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang penanganan pertama kasus-kasus kegawatdaruratan.

Hypnoparenting: Pola Asuh Anak Dan Remaja Di Era Digital

Ninies Eryadini, Yayuk Chayatun Machsunah, Ety Youhanita
Abstract: Peran orang tua sangat penting dalam membimbing anak dan remaja di era digital ini. Era digital tidak mungkin dihindari sehingga penting bagi orang tua untuk beradaptasi. Orang tua harus menerapkan pola asuh anak dan remaja… aja yang tepat agar terhindar dari permasalahan dan konflik. Penyuluhan mengenai hypnoparenting dan pola asuh anak dan remaja di era digital (PAAREDI) ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman peserta terhadap pentingnya pola asuh yang tepat sehingga dapat menjadi support system bagi keluarga. Penyuluhan ini diadakan di desa Plosowahyu hasil kerjasama Tim Pengabdian Masyarakat Universitas PGRI Adi Buana dengan Pemerintahan Desa Plosowahyu Kecamatan Lamongan. Penyuluhan dilaksanakan secara klasikal tatap muka, dengan metode ceramah, diskusi dan demonstrasi hypnoparenting. Dengan demikian peserta tidak hanya memperoleh teori pengasuhan anak, akan tetapi juga pengalaman langsung mengenai hypnoparenting. Peserta merespon positif dan antusias mengikuti kegiatan, Diharapkan setelah mengikuti penyuluhan ini peserta dapat menerapkan pola asuh yang tepat bagi keluarganya serta menyebarluaskan informasi penting ini kepada masyarakat di wilayahnya masing-masing

Pelatihan Canva Untuk Media Pembelajaran Audio Visual Guru SMK Negeri 1 Rambah Samo

Muslim, Chandra, Detri Amelia, Dwiana, Ari Aprilia, Wahyudi, Sri, Santosa, Firman, Ridwan
Abstract: Abstract: The rapid development of digital technology has encouraged teachers to adapt learning practices through the use of innovative and engaging instructional media. However, many teachers still experience limitations… s in developing audio-visual learning media that are pedagogically appropriate and easy to produce. This community service activity aimed to improve teachers’ digital competence in developing audio-visual learning media using Canva at SMK Negeri 1 Rambah Samo. The activity was conducted from August to December 2025 through a training and mentoring approach. The implementation stages consisted of needs identification, material delivery, demonstration, guided practice, product review, and evaluation. Evaluation was carried out through pre-test and post-test questionnaires, observation of participants’ practice, and assessment of the learning media products developed by teachers. The results showed an increase in teachers’ understanding from 46% before the training to 84% after the training, indicating an improvement of 38%. In addition, 88% of participants were able to produce audio-visual learning media adapted to their respective subjects. The training also encouraged collaboration among teachers and increased their confidence in applying digital media in classroom instruction. This program demonstrates that practical and continuous Canva-based training can support teachers in creating more interactive, relevant, and meaningful learning experiences in vocational schools. Keywords: canva; audio visual; teacher training; digital competence; learning media.   Abstrak: Perkembangan teknologi digital menuntut guru untuk mampu menghadirkan pembelajaran yang lebih inovatif melalui pemanfaatan media pembelajaran yang menarik dan relevan. Namun, masih banyak guru yang menghadapi keterbatasan dalam mengembangkan media pembelajaran audio visual yang mudah dibuat dan sesuai dengan kebutuhan pedagogis. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kompetensi digital guru dalam membuat media pembelajaran audio visual berbasis Canva di SMK Negeri 1 Rambah Samo. Kegiatan dilaksanakan pada Agustus sampai Desember 2025 melalui pendekatan pelatihan dan pendampingan. Tahapan kegiatan mencakup identifikasi kebutuhan, penyampaian materi, demonstrasi, praktik terbimbing, review produk, dan evaluasi. Evaluasi dilakukan melalui angket pre-test dan post-test, observasi praktik, serta penilaian produk media pembelajaran yang dihasilkan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman guru dari 46% sebelum pelatihan menjadi 84% setelah pelatihan, dengan peningkatan sebesar 38%. Selain itu, sebanyak 88% peserta berhasil menghasilkan media pembelajaran audio visual sesuai dengan mata pelajaran masing-masing. Kegiatan ini juga mendorong kolaborasi antarguru dan meningkatkan kepercayaan diri dalam menerapkan media digital di kelas. Dengan demikian, pelatihan berbasis praktik dan pendampingan terbukti efektif dalam mendukung inovasi pembelajaran dan penguatan kompetensi digital guru di sekolah kejuruan. Kata kunci: canva; media audio visual; pelatihan guru; kompetensi digital; pembelajaran.