Search Articles & Publications

Showing 5905 articles found for "Akan"

Hubungan Pola Asuh Orang Tua Dan Gadget Dengan Perkembangan Anak Usia 4-6 Tahun Di TK Mepanga

Aisyah Fitriany Nur, Ni Nyoman Udiani, Vidya Urbaningrum, Waode Fitrah Sari
Abstract: Usia 4-6 tahun dapat disebut sebagai anak usia prasekolah dan termasuk dalam masa kanak-kanak. Pada masa ini merupakan masa yang sangat penting dan berarti karena anak akan memasuki lingkungan yang baru dan belum dikenal.&#8230; . Perkembangan anak dapat dipengaruhi oleh dua faktor yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal misalnya kondisi fisiologi dan kondisi psikologi, dan faktor eksternal yaitu lingkungan, pola asuh orang tua, pengalaman. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan pola asuh orang tua dan gadget dengan perkembangan anak usia 4-6 tahun di TK Negeri 1 Mepanga. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif obsevasional analitik, dengan rancangan penelitian Cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunaan porpusive sampiling dengan jumlah sebanyak 46 sampel. Pengumpulan data menggunakan kuesioner pola asuh orang tua penggunaan gadget dan Format DDST.  Hasil penelitian ini menggunaan uji Chi-squeare, diperoleh nilai pengetahuan dan sikap p = 0,000 (p =<0,005). Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan pola asuh orang tua dan gadget pada perkembangan anak usia 4-6 tahun. Saran dalam penelitian ini dapat digunakan sebagai informasi dan dapat mengembangkan pola asuh yang diberikan kepada anak-anak, dan selalu mengawasi penggunaan gadget yang tepat pada anak-anak.

Peningkatan Hasil Belajar IPAS Menggunakan Model Pembelajaran Inquiry Berbasis TPACK pada Peserta Didik Kelas IV SDN 25 Koto Kaciak Kabupaten Solok Selatan

Rocki Elan Saputra, Ade Marlia, Lili Ratnasari, Esa Yulimarta, Desmaneni
Abstract: Rocki Elan Saputra. 2024. Peningkatan Hasil Belajar IPAS Menggunakan Model Pembelajaran Inquiry Berbasis TPACK pada Peserta Didik Kelas IV SDN 25 Koto Kaciak Kabupaten Solok Selatan. Pembimbing Ade Marlia, M.Pd. dan Lili&#8230; Ratnasari, S.Hum., M.Pd. Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya hasil belajar IPAS Kelas IV SDN 25 Koto Kaciak Kabupaten Solok Selatan. Solusi dari pemecahan tersebut adalah menggunakan model pembelajaran Inquiry Berbasis TPACK. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan peningkatan hasil belajar peserta didik. Jenis penelitan ini adalah Penelitian Tindakakan Kelas (PTK). Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas IV SDN 25 Koto Kaciak Kabupaten Solok Selatan pada semester 1 tahun pelajaran 2024/2025. Penelitian ini dilaksanakan selama II siklus, masing masing siklus terdiri dari 3 kali pertemuan, yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Hasil penelitian silkus I terdapat peningkatan hasil belajar IPAS Pertemuan 1 adalah 30%, pertemuan 2 sebanyak 20%, meningkat pertemuan 3 sebanyak 40%. Pada siklus II pertemuan I adalah 60%, meningkat pertemuan 2 sebanyak 80% meningkat pertemuan 3 sebanyak 90%. Penelitian aktivitas guru siklus 1 pertemuan 1 adalah 71,0%, pertemuan 2 sebanyak 71,0%, meningkat pertemuan 3 sebanyak 73,3%. Pada silkus II pertemuan 1 adalah 76,3%, pertemuan 2 sebanyak 84,2%, meningkat pertemuan 3 sebanyak 90,7%. Selanjutnya pada aktivitas peserta didik siklus I pertemuan 1 43,7%, dan pertemuan 2 sebanyak 47,5%, meningkat pada pertemuan 3 sebanyak 58,7%. Pada siklus II pertemuan 1 sebanyak 71,2% meningkat pertemuan 2 sebanyak 82,5% meningkat pada pertemuan 3 sebanyak 90,6%. Dapat disimpulkan bahwa PTK dengan menerapkan model pembelajaran Inquiry berbasis TPACK berhasil meningkatkan hasil belajar IPAS Kelas IV SDN 25 Koto Kaciak Kabupaten Solok Selatan.

Pengembangan Media Wayang Karakter Untuk Meningkatkan Kepercayaan Diri Siswa Sekolah Dasar

Achmad Shandika AlHaj Hendari, Putri Dian Dia Conia, Lenny Wahyuningsih
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media Wayang Karakter untuk meningkatkan kepercayaan diri pada siswa sekolah. Metode yang digunakan ialah Research and Development (R&D) dengan pengembangan model ADDIE. Hasil&#8230; uji kelayakan produk mendapatkan nilai rata-rata 86,06% yang artinya “sangat layak” untuk diimplementasikan. Teknik pengumpulan data dilakukan menggunakan instrumen angket. Subjek uji coba penelitian ini yaitu 16 peserta didik kelas V di SDN Cilandak 1 Serang yang memiliki tingkat kepercayaan diri sedang. selamjutnya, berdasarkan respon siswa terhadap media wayang karakter kepercayaan diri, mendapatkan hasil 88,02%, atau mendapat katagori "sangat layak". Dengan demikian, Dapat disimpulkan media wayang karakter kepercayaan diri sangat layak untuk digunakan.

Pengaruh Kompetensi Personal Religius Guru Agama Terhadap Akhlak Siswa Di SMP Negeri 1 Tinggi Raja

Mhd Ihsan, Indra Ramadona Harahap
Abstract: Karakteristik keperibadian  yang berkaitan dengan keberhasilan guru dalam menggeluti profesinya adalah meliputi fleksibilitas kognitif dan keterbukaan psikologis. Fleksibilitas  kognitif atau keluwesan ranah cipta merupakan&#8230; pakan kemampuan berpikir yang diikuti dengan tindakan secara simultan dan memadai dalam situasi tertentu. Guru yang fleksibel pada umumnya ditandai dengan adanya keterbukaan berpikir dan beradaptasi. Pendidikan pada hakikatnya adalah usaha untuk memperbaiki anak didik untuk melakukan suatu perubahan ke arah yang lebih baik untuk membangun kemandirian bagi kehidupannya. Perubahan tersebut adalah pembentukna jati diri dalam kehidupan anak, melalui bimbingan dan pengarahan yang sifatnya kontinyu agar terbentuk akhlak yang baik dalam setiap perilakunya, baik pendidikan agama dari orang tua dalam lingkungan keluarga maupun didikan guru dalam lingkungan sekolah serta masyarakat dimana ia hidup.Kita sering menemukan di sekolah anak-anak yang suka berkelahi, merokok, menjahili kawannya, tidak hadir ke sekolah, serta tindakan-tindakan negatif lainnya. Hal ini merupakan kerja keras yang harus difikirkan bagi seorang guru dalam melakukan pembinaan moral terhadap anak-anak tersebut. Untuk itu setiap guru harus memiliki strategi-strategi yang tepat dalam mengajak dan memberikan pemahaman kepada anak didiknya untuk mau berbuat baik di setiap aktivitas yang dikerjakannya.

Tinjauan Fiqih Muamalat Dalam Transaksi Bitcoin Di Aplikasi Pintu

Muhammad Sang Cadas Nursyam Putra, Rifky Deris Alfarizi, Muhibban
Abstract: Begitu meningkatnya popularitas transaksi cryptocurrency, khususnya bitcoin ,di mana harga Bitcoin yang sangat tinggi di pasar dunia, maka banyak peminat dari kalangan  elit hingga rakyat biasa di dunia yang ingin bertransaksi&#8230; ansaksi atau berinvestasi dengan Bitcoin, tidak terkecuali di Indonesia. Sementara di Indonesia, mayoritas penduduknya adalah Muslim, dan perlunya pemahaman fiqh muamalat dalam konteks tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kesesuaian transaksi bitcoin yang dilakukan melalui aplikasi Pintu dengan prinsip-prinsip fiqh muamalat. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi literatur dan wawancara dengan para ahli fiqh dan pengguna aplikasi Pintu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transaksi bitcoin di aplikasi Pintu dapat memenuhi kriteria fiqh muamalat, asalkan memenuhi syarat kejelasan dan tidak mengandung unsur gharar (ketidakpastian) yang berlebihan. Simpulan penelitian ini menegaskan pentingnya pemahaman fiqh muamalat dalam bertransaksi bitcoin untuk memastikan kepatuhan terhadap nilai-nilai syariah dan mengurangi risiko yang mungkin timbul dalam praktik investasi digital.

Pemanfaatan Limbah Tongkol Jagung Sebagai Briket Arang : Potensi Energi Alternatif Dan Ekonomi Di SMAN 10 Solok Selatan

Zulazhari, Hamdi, Pakhrur Razi
Abstract: Karena ketersediaan sumber energi utama yang terbatas, pengembangan sumber energi alternatif diperlukan untuk pemenuhan konsumsi energi yang sangat tinggi dan untuk mengurangi penggunaan bahan bakar fosil dalam aktivitas&#8230; rumah tangga dan bisnis. Biomassa dan bahan limbah organik adalah dua dari banyak sumber energi alternatif yang dapat diperbaharui yang tersedia di Indonesia (Putro, 2014). Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi krisis ini adalah dengan mengembangkan briket. Sebaliknya, untuk menjaga kelestarian lingkungan pertanian, masalah produksi sampah, terutama sampah pertanian seperti tongkol jagung, harus ditangani. Salah satu cara untuk memecahkan masalah ini adalah dengan mengolah sampah dari produksi pertanian menjadi briket. Program Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5), yang berfokus pada gaya hidup berkelanjutan, meminta sekolah untuk mengambil bagian dalam upaya pemenuhan energi dengan mempertimbangkan potensi lokal. Salah satu kegiatan program P5 itu adalah "Pemanfaatan limbah tongkol jagunng sebagai briket arang: potensi energi alternatif dan ekonomi di SMAN 10 Solok Selatan". Hasil penelitian menunjukkan bahwa limbah tongkol jagung dapat digunakan sebagai bahan dasar untuk membuat produk arang briket. Ciri-ciri fisik arang briket yang dihasilkan membuatnya ideal untuk digunakan sebagai bahan bakar alternatif. Briket arang yang dihasilkan berbentuk silinder berdiameter lima sentimeter dan tinggi tiga sentimeter. Uji fisik menunjukkan bahwa briket memiliki kekuatan yang cukup keras dengan jenis perekat tepung kanji dengan persentase masing-masing 5%, 10%, dan 15%. Hasil uji nyala menunjukkan bahwa briket hanya membutuhkan satu menit untuk menyala menjadi bara api yang siap digunakan

Studi Kasus: Anak Berkebutuhan Khusus Tunarungu, dan Tunagrahita

Qariy Diana, Ahmad Al Akbar, Yeliza, Danil Putra, Dina Putri, Anisa Nusma, Siska Widyawati
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengenal dan mengetahui anak berkebutuhan khusus seperti tunarungu, dan tunagrahita dengan cara-cara terbaik dalam memberikan dukungan kepada anak-anak dengan kebutuhan khusus ini. Masalah&#8230; utama yang dihadapi anak tunarungu, dan tunagrahita adalah keterbatasan dalam aspek komunikasi, perkembangan kognitif, serta mobilitas yang dapat memengaruhi kualitas hidup mereka. Dalam kegiatan ini, metode yang digunakan observasi, wawancara dan dokumentasi dengan melibatkan orang tua dari anak penderita tunarungu, dan tunagrahita. Data dikumpulkan melalui hasil observasi dan wawancara. Hasil analisis menunjukkan bahwa faktor penyebab kelainan anak tunarungu, dan tunagrahita ini disebabkan oleh berbagai faktor, diantaranya sebagai berikut: 1) Faktor genetik, 2) Lingkungan, 3) Infeksi, 4) Cedera, 5) Masalah kesehatan selama kehamilan. Treatment yang dilakukan untuk menyembuhkan penderita tunarungu dan tunagrahita adalah dengan cara melakukan terapi. Adapun faktor penghambat terhadap proses penyembuhan adalah tingginya biaya pengobatan, dan biaya berkelanjutan ini memberikan beban finansial bagi orang tua si anak.

Pengaruh Beban Kerja Dan Kompensasi Terhadap Kepuasan Kerja Karyawan PT Haleyora Power Unit Layanan Pelanggan (ULP) Muaralabuh Di Lingkungan PT PLN Unit Pusat Pelayanan Pelanggan (UP3) Solok

Eva Suryani, Emelda Andika Putri, Tri Yanti, Mandra Adrika Putra
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Beban Kerja dan Kompensasi Terhadap Kepuasan Kerja Karyawan PT Haleyora Power ULP Muaralabuh di Lingkungan PT PLN UP3 Solok. Penelitian ini berbentuk deskripsif kausatif&#8230; dengan menggunakan data primer yang diperoleh dari penyebaran kuesioner. Popolasi penelitian meliputi karyawan PT Haleyora Power di Lingkungan PT PLN UP3 Solok. Data populasi penelitian dan sampel sebanyak 74 responden. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Total sampling. Metode analisis data yang digunakan adalah regresi linear berganda dengan program komputer SPSS four windows 25. Secara parsial variabel Beban Kerja berpengaruh tidak signifikan terhadap Kepuasan Kerja dan variabel Kompensasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kepuasan Kerja. Secara simultan Beban Kerja dan Kompensasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kepuasan Kerja karyawan PT Haleyora Power di Lingkungan PT PLN UP3 Solok

Hubungan Koping Individu Dengan Tingkat Kepatuhan Pasien Penyakit Gagal Ginjal Kronik Yang Menjalani Program Terapi Hemodialisis

Aisah Nur Azizah Wulandari, Solihati, Zahrah Maulidia Septima
Abstract: Latar belakang : Penyakit Ginjal Kronik (PGK) merupakan salah satu penyakit kronis yang tidak dapat melular namun menjadi salah satu masalah kesehatan di dunia dengan persentase penderita dan kejadian gagal ginjal yang kian&#8230; ian meningkat, prognosis yang buruk dan biaya pengobatan yang tinggi juga menjadi salah satu alasan kenapa penderita gagal ginjal kronik di dunia semakin meningkat Tujuan : penelitian ini bertujuan untukmengidentifikasi hubungan koping individu dengan tingkat kepatuhan pasien penderita gagal ginjal kronik yang menjalani terapi hemodialisa di RSUD Kabupaten Tangerang. Metode : penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain penelitian deskriptif korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 74 pasien responden. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah nonprobability sampling atau total sampling dimana seluruh populasi digunakan sebagai sampel penelitian, yaitu 74 sampel. Hasil : berdasarkan uji statistik chi-square adalah 0,001 < 0,05, maka dapat dinyatakan H0 ditolak artinya ada Hubungan Koping Individu dengan Tingkat Kepatuhan Menjalani Program Terapi Hemodialisis di RSUD Kabupaten Tangerang Tahun 2024. Kesimpulan : hal ini dapat disimpulkan bahwa terdapat Hubungan Koping Indivdu dengan Tingkat Kepatuhan Menjalani Program Terapi Hemodialisis di RSUD Kabupaten Tangerang Tahun 2024.

Analisis Activity Based Costing System Dalam Penentuan Harga Pokok Produksi Guna Menentukan Harga Jual Piscok Lumer

Annisa Fitri Mardhatilla, Putri Yulita Siregar
Abstract: Penelitian ini menganalisis penerapan Activity Based Costing (ABC) System dalam menentukan harga pokok produksi (HPP) Piscok Lumer.  Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan sistem ABC yang diterapkan, menganalisis&#8230; lisis pengaruhnya terhadap penentuan HPP, mengevaluasi keefektifannya dalam menentukan harga jual yang kompetitif, dan memberikan rekomendasi terkait penerapan sistem ABC dan strategi penetapan harga jual yang optimal (Aulia, 2024). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif, mengumpulkan data melalui dokumentasi dan wawancara, dan menganalisis data dengan menggunakan teknik analisis deskriptif dan perhitungan HPP dengan metode ABC (Mahardika & Lantang, 2021). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan sistem ABC memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang struktur biaya produksi Piscok Lumer, membantu dalam menentukan HPP yang lebih akurat, dan memungkinkan penetapan harga jual yang lebih kompetitif dan menguntungkan.  Penelitian ini memberikan rekomendasi bagi pengusaha Piscok Lumer untuk mengoptimalkan penerapan sistem ABC dan strategi penetapan harga jual untuk mencapai keberhasilan dan pertumbuhan usaha yang berkelanjutan.