Abstract:Abstract: This tofu business has just been initiated since January 1997 in Hesa Perlompongan, Kec. Air Batu, Kab. Asahan, North Sumatra. The basic reason for implementing supply chain management is because this program involves…
nvolves several related parties such as suppliers, distributors and consumers. The main activity carried out is the production of tofu within the scope of the home industry. The need for raw materials at Helen's Tofu Factory every day and this can increase depending on customer orders. Some of the obstacles experienced by Helen's Tofu Factory are that they often run out of stock of materials because sometimes there are many sudden orders from customers. The material data collection process is still done by recording manually so that errors can occur in determining the amount of material inventory. When observed in depth, there are still many obstacles that can be seen since this effort was implemented. From here, it is important to examine the scope of the application of supply chain management as a manifestation of efforts to advance business players, especially the home industry. The programming language used is PHP and MySQL database. The research method uses a qualitative research approach which is a research that only collects data and explains descriptively/narratively without having to be processed with calculations. This research will only utilize the data obtained from the research site and input it without changing anything.
Keywords : supply chain management; tofu production; helen's tofu factory
Abstrak: Usaha tahu ini baru saja mulai di rintis sejak Januari 1997 di Hesa Perlompongan, Kec.Air Batu, Kab.Asahan Sumatera Utara. Alasan mendasar penerapan supply chain management ini karena program ini melibatkan beberapa pihak yang terkait seperti suplier, distributor dan konsumen. Adapun kegiatan utama yang dilakukan yaitu produksi tahu dalam lingkup industri rumah tangga. Kebutuhan bahan baku di Pabrik Tahu Helen setiap hari dan hal ini bisa meningkat tergatung pesanan pelanggan. Beberapa kendala yang dialami oleh Pabrik Tahu Helen adalah sering mengalami kehabisan stok bahan dikarenakan terkadang banyak pesanan mendadak dari pelanggan. Proses pendataan bahan masih dilakukan dengan cara pencatatan secara manual sehingga dapat terjadi kesalahan dalam menentukan jumlah persediaan bahan. Bila diamati secara mendalam, masih banyak kendala yang terlihat sejak usaha ini dilaksanakan. Dari sini penting untuk dikaji ruang lingkup dari penerapan supply chain managemen sebagai wujud dari usaha memajukan pelaku bisnis khususnya industri rumah tangga. Bahasa pemrograman yang digunakan adalah PHP dan database MySQL. Adapun metode penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif yang merupakan penelitian yang hanya mengumpulkan data dan menjelaskan secara deskripstif/narasi tanpa harus diolah dengan perhitungan. Penelitian ini hanya akan memanfaatkan data yang diperoleh dari tempat riset dan menginputkannya tanpa mengubah apapun.
Kata Kunci : supply chain management, produksi tahu, pabrik tahu helen
Abstract:Abstract: Plastic waste and plastic bottles are also waste that have a very long dissolving period or break down period. Like a cafe or a place to eat on Merbo Bagan Asahan village Tanjung Balai sub-district Asahan district…
ict which has about 5 cafes and does not include street vendors. The Asahan area has a population of 118,750 people, assuming the waste product ranges from 356,250 l/day, and the amount of waste is 160m3/day. Based on the above problem conditions, making a garbage robot can increase the interest of cafe visitors to dispose of garbage in its place, by utilizing a type of qualitative research method and the results of research testing on the electronics module in the design of a garbage robot found that the interface system between Android and the robot utilizes a 5VDC voltage, with pins RX-TX and TX-RX, as well as all outputs in the form of SG90 servo using 5VDC supply and IC L298 mini supplied with 7.4 VDC voltage. So that one of the advantages of the garbage robot design is that it is able to operate both remotely and in a stopped condition.
Keywords: Garbage Robot; Android Control System; Controller Based.
Abstrak: Sampah plastik dan botol plastik juga merupakan sampah yang memiliki masa larut atau masa terurai yang sangat lama. Seperti cafe atau tempat makan yang berada di jalan Merbo Desa Bagan Asahan Kecamatan Tanjung Balai Kabupaten Asahan yang memiliki sekitar 5 cafe dan tidak termasuk pedagang kaki lima. Untuk wilayah Asahan memiliki jumlah penduduk 118.750 jiwa, dengn asumsi produk sampah berkisar 356.250 l/hr, dan jumlah sampah 160m3/hr. Berdasarkan kondisi masalah diatas pembuatan robot sampah bisa menambah minat para pengunjung cafe untk membuang sampah pada tempatnya, dengan memanfaatkan jenis metode penelitian kualitatif dan hasil pengujian penelitian pada modul elektronika pada perancangan robot sampah mendapati bahwa sistem interface antara android dengan robot memanfaatkan tegangan 5VDC, dengan pin RX-TX dan TX-RX, serta seluruh output berupa servo SG90 menggunakan supply 5VDC dan IC l298 mini disupply tegangan 7.4 VDC. Sehingga salah satu kelebihan dari rancangan robot sampah yaitu mampu beroperasi baik dikendalikan jarak jauh ataupun dalam kondisi berhenti.
Kata kunci : Robot Sampah;System Kendali Android;Berbasis Controller.
Abstract:Abstract: Erwin Ponsel which distribute handphone spare parts is facing problem of managing the handphone spare part inventory that is often out of stock and inventory orders from suppliers not deliver on time that make…
Erwin Ponsel could not fullfill the customer demand at time. This study aims to help provide solutions for this problem is to implement the SCM application web base to the inventory and distribution of handphone spare parts. The research method used is a qualitative method and performs system design with the waterfall method. The research data taken includes supplier data, handphone spare part purchases data, distribution data and customer data. This application is built using the PHP programming and MySQL database. With the implementation of this application, a relationship that is interconnected between suppliers and Erwin Ponsel has been built in a timely manner so as to facilitate stock management and distribution of handphone spare part at Erwin Ponsel.
Keywords: Distribution Spare Part Handphone , Stock Spare Part Handphone, SCM
Abstrak: Erwin Ponsel yang bergerak pada bidang pendistribusian spare part handphone memiliki permasalahan pada penanganan persediaan spare part handphone dimana sering terjadi kehabisan persediaan dan pemesanan persediaan dari pemasok tidak tiba pada waktunya sehingga mengakibatkan Erwin Ponsel tidak dapat memenuhi permintaan pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk membantu memberikan solusi terhadap permasalahan tersebut dengan menerapkan aplikasi SCM berbasis web pada sistem persediaan dan distribusi spare part handphone. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dan melakukan perancangan sistem dengan metode waterfall. Data penelitian yang diambil meliputi data supplier, data pembelian spare part handphone, data distribusi dan data pelanggan. Aplikasi ini dibangun menggunakan bahasa pemrograman PHP dan database MySQL. Dengan adanya implementasi dari aplikasi ini, maka telah terbangun satu hubungan yang saling terkoneksi antara supplier dengan Erwin Ponsel secara tepat waktu sehingga memudahkan pengelolaan stok dan distribusi spare part handphone di Erwin Ponsel.
Kata kunci :Distribusi Spare Part Handphone, Stok Spare Part Handphone, SCM
Abstract:Abstract: Bullying in Indonesian elementary schools continues to pose a significant threat to students' safety and well-being. In order to improve anti-bullying literacy, increase social awareness, and promote a secure…
and welcoming school environment, the "Building a Child-Friendly School Climate: Bullying Prevention Program in Elementary Schools" program was put into place. Thirty-two pupils in grades IV–VI participated in the one-day participatory activity at SDN 010029 Perkebunan Sukaraja Village, Asahan Regency. Ice-breaking, conversation, role-playing, storytelling, poster-making, and introspection were among the techniques employed. A Likert-scale questionnaire evaluation revealed an average overall score of 3.75 (very good category), with material understanding (3.81) and applicability to school life (3.78) showing the greatest signs.Students' awareness, empathy, and bravery in confronting bullying increased, according to qualitative data. The activity's outcomes show that a practical, experience-based approach is successful in fostering a school climate that is kid-friendly and establishing anti-bullying ideals. From a scientific perspective, this program helps primary schools create models of violence prevention and character education that align with the national PPKSP and Child-Friendly Schools regulations. It is hoped that this program will be adopted as a routine school activity.
Keywords: anti-bullying literacy; school climate; bullying; child-friendly schools; elementary education
Abstrak: Perundungan (bullying) di sekolah dasar masih menjadi tantangan serius bagi kesejahteraan dan rasa aman peserta didik di Indonesia. Program Membangun Iklim Sekolah Ramah Anak: Program Pencegahan Perundungan di Sekolah Dasar dilaksanakan untuk memperkuat literasi anti-perundungan, meningkatkan kesadaran sosial, dan menumbuhkan budaya sekolah yang aman serta inklusif. Kegiatan dilaksanakan secara partisipatif selama satu hari di SDN 010029 Desa Perkebunan Sukaraja, Kabupaten Asahan, dengan melibatkan 32 siswa kelas IV–VI. Metode yang digunakan mencakup ice-breaking, diskusi, storytelling, permainan peran, pembuatan poster, dan refleksi. Evaluasi melalui angket skala Likert menunjukkan rata-rata skor keseluruhan sebesar 3,75 (kategori sangat baik), dengan indikator tertinggi pada keterpahaman materi (3,81) dan relevansi dengan kehidupan sekolah (3,78). Data kualitatif memperlihatkan peningkatan kesadaran, empati, dan keberanian siswa menolak perundungan. Hasil kegiatan ini membuktikan bahwa pendekatan berbasis pengalaman langsung efektif dalam menanamkan nilai-nilai anti-perundungan dan memperkuat iklim sekolah yang ramah anak. Secara ilmiah, program ini berkontribusi pada pengembangan model pendidikan karakter dan pencegahan kekerasan di sekolah dasar yang sejalan dengan kebijakan nasional PPKSP dan Sekolah Ramah Anak. Program ini diharapkan diadopsi sebagai kegiatan rutin sekolah. Keterbatasan kegiatan yang dilaksanakan satu hari masih menyisakan ruang untuk penguatan program secara berkelanjutan melalui aktivasi Satgas PPKSP.
Kata kunci: Perundungan; Iklim Sekolah; Sekolah Ramah Anak; Literasi Anti-Perundungan; Pendidikan Dasar
Abstract:SMPN 3 Slahung Ponorogo has been facing major challenges in character implementation, especially regarding integrating moral values with interesting learning methods for students. The continuous loss of innovation in character…
racter learning approaches can lead to a lack of effectiveness in the formation of students' personalities to think logically, critically and innovatively. Therefore, the implementation of creative-educative programmes as an effort to strengthen students' character through innovative and enjoyable activities. This study aims to analyse the effectiveness of the creative-educative program in strengthening student character at SMPN 3 Slahung, Ponorogo. The research method employed is qualitative research with a post-positivism paradigm on students. The approach in this research employs an interpersonal approach to be able to meet face-to-face directly with students. Data collection techniques were carried out through observation, interviews and documentation to obtain an in-depth description of the implementation of the programme. The findings of this study show that the creative-educative program at SMPN 3 Slahung, Ponorogo is able to significantly improve students' discipline, responsibility and literacy attitude to be able to internalise moral values, especially in the fields of fiqh and tahfidz al-Qur'an. This confirms that the creative-educative approach can be an effective model for character learning in junior secondary schools.
Keywords: character; creative-educative; educational technology; student training
Abstrak: SMPN 3 Slahung Ponorogo menghadapi tantangan utama dalam penerapan karakter, terutama terkait mengintegrasikan nilai-nilai moral dengan metode pembelajaran yang menarik bagi siswa. Kurangnya inovasi dalam pendekatan pembelajaran karakter dapat menyebabkan kurangnya efektivitas dalam pembentukan kepribadian siswa untuk berpikir secara logis, kritis dan inovatif. Oleh karena itu, penerapan program kreatif-edukatif sebagai upaya untuk memperkuat karakter siswa melalui kegiatan yang inovatif dan menyenangkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas program kreatif-edukatif dalam penguatan karakter siswa di SMPN 3 Slahung, Ponorogo. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan paradigma post-positivisme pada siswa. Adapun pendekatan pada penelitian ini menggunakan pendekatan interpersonal untuk dapat bertatap muka secara langsung bersama siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi guna memperoleh gambaran mendalam mengenai implementasi program tersebut. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa program kreatif-edukatif di SMPN 3 Slahung, Ponorogo mampu meningkatkan disiplin,tanggung jawab dan sikap berliterasi siswa secara signifikan untuk dapat menginternalisasi nilai-nilai moral khususnya bidang fiqh dan tahfidz al-Qur’an.
Kata kunci: karakter; kreatif-edukatif; teknologi pendidikan; pelatihan siswa
Abstract:This study aims to analyze the implementation of information technology in digital marketing in urban farming, especially in improving hydroponic vegetable marketing in Asahan Regency. The development of information technology…
nology has opened up new opportunities for urban farming actors to expand market reach through digital marketing strategies. The research method used is a case study with a qualitative approach, involving in-depth interviews and observations of urban farming actors as well as analysis of the use of digital platforms such as social media, e-commerce, and websites. The results of the study show that the implementation of digital marketing has proven effective in increasing sales and expanding the market, as well as supporting the sustainability of urban farming businesses by increasing product visibility, ease of transactions, and interaction with consumers. However, there are challenges such as limited technological knowledge for some business actors and uneven digital infrastructure. Therefore, training and technological support are needed for hydroponic farmers in order to maximize the potential of digital marketing in improving economic welfare in the urban agricultural sector.
Keywords: digital marketing; hydroponics; information technology; urban farming.
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi teknologi informasi dalam digital marketing pada urban farming, khususnya dalam meningkatkan pemasaran sayur hidroponik di Kabupaten Asahan. Perkembangan teknologi informasi telah membuka peluang baru bagi pelaku urban farming untuk memperluas jangkauan pasar melalui strategi pemasaran digital. Masalah yang terjadi di Sigit Hidroponik memerlukan pemanfaatan teknologi dibidang pemasaran produk agar produk dapat terjual dengan baik dan terus mengalami peningkatan agar siklus atau perputaran penamaan dan panen dapat berjalan lebih efekti dan efisien dengan waktu yang lebih produktif. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif, melibatkan wawancara mendalam dan observasi terhadap pelaku urban farming serta analisis penggunaan platform digital seperti media sosial, e-commerce, dan website. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan digital marketing terbukti efektif dalam meningkatkan penjualan dan memperluas pasar, serta mendukung keberlanjutan usaha urban farming melalui peningkatan visibilitas produk, kemudahan transaksi, dan interaksi dengan konsumen. Namun, terdapat tantangan seperti keterbatasan pengetahuan teknologi bagi sebagian pelaku usaha dan infrastruktur digital yang belum merata. Oleh karena itu, dibutuhkan pelatihan dan dukungan teknologi bagi petani hidroponik agar dapat memaksimalkan potensi digital marketing dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi di sektor pertanian perkotaan.
Kata kunci: digital marketing; hidroponik; teknologi informasi; urban farming.
Abstract:The construction and development of the port at PT. Pelabuhan Indonesia Subregional Bali Nusra Benoa Port cannot be separated from various impacts, one of which is the environmental impact, especially since the location…
of the development and port is close to settlements, companies and other ecosystems. This makes PT. Pelabuhan Indonesia Subregional Bali Nusra to hold the Implementation of Environmental Management and Monitoring (RKL-RPL) PT. Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 3 Subregional Bali Nusra is a form of Pelindo's contribution in preserving and maintaining the health of the environment around the company and the environment affected by the company's operational and construction activities. Environmental preservation activities are of course supported by the budget or environmental costs provided by the company. Environmental accounting is one way to record environmental costs within the company. The method used is the descriptive qualitative method. The results obtained are that Environmental Management and Monitoring are greatly influenced by the amount of the existing budget, Pelindo has implemented environmental accounting reporting which contains environmental costs, fuel costs, electricity costs, water costs, costs for the use of raw material emissions, B3 waste handling costs, and biodiversity
Kata kunci: environmental costs; environmental accounting
Abstract: Pembangunan dan pengembangan pelabuhan di PT. Pelabuhan Indonesia Subregional Bali Nusra Pelabuhan Benoa tidak lepas dari berbagai dampak, salah satunya adalah dampak lingkungan, terlebih lagi lokasi pengembangan dan pelabuhan berada dekat dengan pemukiman, perusahaan dan ekosistem lainnya. Hal itu, membuat PT. Pelabuhan Indonesia Subregional Bali Nusra untuk mengadakan Pelaksanaan Pengelolaan dan Pemantauan Lingkungan (RKL-RPL) PT. Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 3 Subregional Bali Nusra merupakan bentuk kontribusi Pelindo dalam melestarikan dan menjaga kesehatan lingkungan di sekitar perusahaan dan lingkungan yang terkena dampak dari kegiatan operasional dan konstruksi perusahan. Kegiatan pelestarian lingkungan tentunya didukung oleh anggaran atau biaya lingkungan yang diberikan oleh perusahaan. Akuntansi lingkungan merupakan salah satu cara pencatatan biaya lingkungan di dalam perusahaan. Metode yang digunakan yaitu metode kualitatif deskriptif. Hasil yang didapat yaitu Pengelolaan dan Pemantauan Lingkungan sangat dipengaruhi oleh besarnya anggaran yang ada, Pelindo sudah menerapkan pelaporan akuntansi lingkungan yang berisi biaya lingkungan, biaya bahan bakar, biaya listrik, biaya air, biaya penggunaan emisi bahan baku, biaya penanganan limbah B3, dan keanekaragaman hayati
Keywords: biaya lingkungan; akuntansi lingkungan
Abstract:Digitalization has become an important element in this modern era, especially for companies that want to remain competitive amidst increasingly fierce competition in various industrial sectors. However, many companies still…
ill face major challenges due to their reliance on manual methods in managing various operational aspects, including warehouse administration. Problems such as delays, recording errors and data inaccuracies often arise as a result of using traditional methods. This research method uses a qualitative descriptive approach with a focus on observation and interviews . The main goal of digitalization is to overcome these challenges by utilizing technology that can increase the effectiveness of employee performance and optimize various business processes, so that companies can operate more efficiently and accurately. The results of this research are that the effect of the effectiveness of digitalization implementation on employee performance has a very positive influence on employee performance, where the implementation of digitalization is obtained through training carried out by management. Likewise, with the role of administrative digitization in warehouse reception management, managers create barcodes on each product to make it easier to record incoming and outgoing goods at the warehouse.
Keywords: Administration; Digitalization; Employee Performance; Tiara Dewata Yeh Aya
Digitalisasi telah menjadi elemen penting dalam era modern ini, terutama bagi perusahaan yang ingin tetap kompetitif di tengah persaingan yang semakin ketat di berbagai sektor industri. Namun, banyak perusahaan masih menghadapi tantangan besar karena ketergantungan pada metode manual dalam mengelola berbagai aspek operasional, termasuk administrasi gudang. Masalah-masalah seperti keterlambatan, kesalahan pencatatan, dan ketidakakuratan data sering kali muncul akibat dari penggunaan metode tradisional tersebut. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan fokus pada observasi dan wawancara. Tujuan utama dari digitalisasi adalah untuk mengatasi tantangan-tantangan ini dengan memanfaatkan teknologi yang dapat meningkatkan efektivitas kinerja karyawan serta mengoptimalkan berbagai proses bisnis, sehingga perusahaan dapat beroperasi dengan lebih efisien dan akurat. Hasil dari penelitian ini adalah pengaruh efektifitas implementasi digitalisasi terhadap kinerja karyawan sangat berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan yang mana implementasi digitalisasi ini didapat melalui pelatihan yang dilakukan oleh pihak management. Begitu pula dengan peran digitalisasi administrasi dalam manajemen gudang penerimaan, pengelola membuat barcode pada setiap produk untuk mempermudah pencatatan barang masuk dan barang kaluar pada gudang
Kata Kunci: Adminisrasi; Digitalisasi; Kinerja Karyawan; Tiara Dewata Yeh Aya
Abstract:Hessa Perlompongan Village is one of the Law Aware Villages with certain criteria, including regular payment of land and building taxes, low crime rates, and low drug use rates. Apart from that, Hessa Perlompongan Village…
e is a rural area with a typology of agricultural village and industrial village communities. Due to the large potential of Hessa Perlompongan Natural Resources (SDA), it is necessary to increase the capacity of Human Resources (HR) who have the ability Literacy SMART People in the modern era and has high competitiveness in facing industry 5.0. This research uses qualitative research methods or research methods that emphasize analysis or descriptiveness. Education problems in Hessa Perlompongan Village are very low because people are more likely to choose to work and marry early rather than continue higher education. One of the solutions offered by the PPKO HMPS Pend. Matematika UNA 2024 implementation team is to create a program concept Literacy SMART People (LSP). In this discussion it can be concluded that the aim of Community Empowerment in Hessa Perlompongan Village is to make it happen Sustainable Development Goals (SDGs) Quality Village Education through the LSP Program from PPKO HMPS Pend. Matematika UNA 2024 to transform the human resources of Hessa Perlompongan Village into a community with character and high competitiveness.
Keywords: hessa perlompongan; literacy; SDM
Abstrak: Desa Hessa Perlompongan adalah salah satu Desa Sadar Hukum dengan kriteria tertentu, termasuk pembayaran pajak bumi dan bangunan yang teratur, tingkat kriminalitas yang rendah, dan tingkat penggunaan narkoba yang rendah. Selain itu, Desa Hessa Perlompongan adalah wilayah perdesaan dengan tipologi masyarakat desa pertanian dan desa industri. Karena besarnya potensi Sumber Daya Alam (SDA) Hessa Perlompongan, diperlukan peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang memiliki kemampuan Literacy SMART People di era modern dan memiliki daya saing yang tinggi dalam menghadapi industri 5.0. Penelitian ini menggunakan Metode penelitian kualitatif atau metode penelitian yang lebih menekankan analisis atau deskriptif. Masalah pendidikan di Desa Hessa Perlompongan sangat rendah karena masyarakat lebih cenderung memilih bekerja dan menikah dini daripada melanjutkan pendidikan tinggi. Salah satu solusi yang ditawarkan oleh tim pelaksana PPKO HMPS Pend. Matematika UNA 2024 adalah membuat konsep program Literacy SMART People (LSP). Dalam pembahasan ini dapat disimpulkan Tujuan dari Pemberdayaan Masyarakat Desa Hessa Perlompongan adalah untuk Mewujudkan Sustainable Development Goals (SDGs) Pendidikan Desa Berkualitas melalui Program LSP dari PPKO HMPS Pend. Matematika UNA 2024 untuk mengubah SDM Desa Hessa Perlompongan menjadi masyarakat yang berkarakter dan berdaya saing tinggi.
Kata Kunci: hessa perlompongan; Literasi; SDM
Abstract:Artikel ini membahas pengembangan branding dan identitas bisnis untuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Petanang. Masalah utama yang diidentifikasi adalah kurangnya kesadaran merek dan pengenalan produk UMKM…
M Desa Petanang di pasar yang lebih luas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode observasi dan analisis serta pelatihan berupa penyuluhan untuk merancang strategi branding yang sesuai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menggali potensi lokal, mengidentifikasi kekuatan dan peluang yang dimiliki oleh UMKM Desa Petanang, serta merumuskan pesan branding yang kuat, UMKM dapat meningkatkan daya tarik mereka. Dengan menerapkan elemen branding seperti logo, slogan, dan desain kemasan yang mencerminkan budaya dan kualitas produk mereka, UMKM dapat membangun identitas bisnis yang lebih kuat. Dengan menerapkan strategi branding yang sesuai, UMKM Desa Petanang dapat meningkatkan daya saing mereka, menarik lebih banyak pelanggan, dan memperluas pangsa pasar mereka. Penelitian ini menggarisbawahi pentingnya pengembangan branding dan identitas bisnis dalam mendukung pertumbuhan UMKM di wilayah pedesaan terutama di desa Petanang.