Abstract:Abstract: The development of information technology has brought significant transformation in the field of education, particularly in academic decision-making. This study aims to develop a Decision Support System (DSS) based…
ased on the PROMETHEE method (Preference Ranking Organization Method for Enrichment Evaluation) to assist prospective students in objectively and systematically selecting the best university in Asahan Regency. The main issue addressed is the lack of integrated information regarding the strengths of each educational institution, as well as the absence of a recommendation system that considers various important criteria such as accreditation, facilities, tuition fees, achievements, and study programs. This research uses a quantitative approach with data collection techniques including observation, interviews, questionnaires, and documentation. The implementation results of the PROMETHEE method show that Royal University achieved the highest ranking, followed by Asahan University and STIKES As Syifa Kisaran. This method has proven effective in producing rational and transparent campus rankings based on multi-criteria preferences. The findings are expected to serve as a reference for prospective students and educational institutions in improving the quality and competitiveness of higher education in the Asahan region.
Keywords: decision support system promethea; campus selection; multi-criteria; asahan.
Abstrak: Perkembangan teknologi informasi telah membawa transformasi signifikan dalam dunia pendidikan, khususnya dalam pengambilan keputusan akademik. Penelitian ini bertujuan untuk membangun sistem pendukung keputusan (SPK) berbasis metode PROMETHEE (Preference Ranking Organization Method for Enrichment Evaluation) guna membantu calon mahasiswa dalam memilih kampus terbaik di Kabupaten Asahan secara objektif dan terstruktur. Permasalahan yang diangkat adalah kurangnya informasi terintegrasi mengenai keunggulan masing-masing institusi pendidikan serta belum tersedianya sistem rekomendasi yang mempertimbangkan berbagai kriteria penting seperti akreditasi, fasilitas, biaya pendidikan, prestasi, dan program studi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi. Hasil implementasi metode PROMETHEE menunjukkan bahwa Universitas Royal memperoleh peringkat tertinggi diikuti oleh Universitas Asahan dan STIKES As Syifa Kisaran. Metode ini terbukti mampu menghasilkan peringkat kampus secara rasional dan transparan berdasarkan preferensi multikriteria. Temuan ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi calon mahasiswa dan pihak institusi dalam meningkatkan kualitas dan daya saing perguruan tinggi di wilayah Asahan.
Kata kunci: sistem pendukung keputusa; promethee; pemilihan kampus; multi kriteria; asahan
Abstract:Abstract: (GIS) application to map the locations of gambier warehouses in Koto XI Tarusan District, Pesisir Selatan Regency. The background of this study is the absence of a reliable information system that can provide accurate…
ccurate spatial data and details about the locations of gambier warehouses. This lack of information often hinders farmers, consumers, and local authorities in accessing and managing data effectively. The application was developed using ArcGIS technology, Java programming language, and Android Studio. Data collection was conducted through field observation and interviews with warehouse owners. The result of this study is an interactive map-based application that simplifies the process of locating gambier warehouses and presents visual data to support strategic decision-making. This application is expected to enhance distribution efficiency and contribute positively to the economic welfare of the local community.
Keywords: geographic information systems; arcgis; kotlin
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk membangun sebuah aplikasi Sistem Informasi Geografis (SIG) berbasis Android yang dapat memetakan lokasi gudang gambir di Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan. Latar belakang dari penelitian ini adalah belum tersedianya sistem informasi yang mampu memberikan data spasial dan informasi yang akurat mengenai letak gudang gambir, sehingga menyulitkan petani, konsumen, maupun pihak pemerintah dalam mengakses dan mengelola informasi tersebut. Dalam proses pengembangan aplikasi ini digunakan teknologi ArcGIS, bahasa pemrograman Java, dan Android Studio. Metode pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung dan wawancara dengan pemilik gudang. Hasil dari penelitian ini adalah sebuah aplikasi yang mampu menampilkan peta interaktif lokasi gudang gambir, mempermudah pengguna dalam pencarian informasi lokasi, dan memberikan data visual yang mendukung pengambilan keputusan strategis. Aplikasi ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi distribusi gambir serta memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat lokal.
Kata kunci: sistem informasi geografis; arcgis; kotlin
Abstract:Abstract: Education is only one area that has felt the effects of the exponential growth in computing power. Data processing and decision-making have grown more dependent on the use of information technology systems. Manually…
ually selecting extracurricular activities at Panti Budaya Private High School causes kids to lose sight of what interests them and what they're good at. Because of this, kids may stop participating in extracurricular activities and never discover their true passions. Hence, it is necessary to have a decision-support system that can appropriately suggest extracurricular activities to kids according to their abilities. The purpose of this study is to develop and construct a recommendation system that makes use of the MCDM technique, more especially the ELCTRE method, which stands for the Elimination and Choice Translation Reality. By applying predefined criteria to a set of alternatives, this approach can choose the optimal one. The goal of this approach is to help students reach their full potential by recommending extracurricular activities that are both relevant and accurate.
Keywords: decision support system; extracurricular activities; student potential; MCDM; ELECTRE
Abstrak: Pendidikan merupakan salah satu bidang yang merasakan dampak dari pertumbuhan eksponensial dalam daya komputasi. Pemrosesan data dan pengambilan keputusan semakin bergantung pada penggunaan sistem teknologi informasi. Memilih kegiatan ekstrakurikuler secara manual di SMA Swasta Panti Budaya menyebabkan anak-anak kehilangan minat pada apa yang mereka sukai dan apa yang mereka kuasai. Karena hal ini, anak-anak mungkin berhenti berpartisipasi dalam kegiatan ekstrakurikuler dan tidak pernah menemukan gairah sejati mereka. Oleh karena itu, diperlukan sistem pendukung keputusan yang dapat secara tepat menyarankan kegiatan ekstrakurikuler kepada anak-anak sesuai dengan kemampuan mereka. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan dan membangun sistem rekomendasi yang memanfaatkan teknik MCDM, khususnya metode ELCTRE, yang merupakan singkatan dari Elimination and Choice Translation Reality. Dengan menerapkan kriteria yang telah ditentukan sebelumnya pada serangkaian alternatif, pendekatan ini dapat memilih yang optimal. Tujuan dari pendekatan ini adalah untuk membantu siswa mencapai potensi penuh mereka dengan merekomendasikan kegiatan ekstrakurikuler yang relevan dan akurat.
Kata kunci: sistem pendukung keputusan; kegiatan ekstrakurikuler; potensi siswa; MCDM; metode ELECTRE
Abstract:Abstract: In an increasingly competitive business era, information technology is key to managing data and information. E-SCM emerges as a strategic solution to integrate partners and manage inventory efficiently. This study…
udy focuses on the application of the Lean Software Development method to design an E-SCM system in the Banana Chips industry, which faces challenges in managing inventory and production processes. The main problems faced include the inability to manage raw material inventory and non-computerized records, resulting in inefficient use of time and costs. By applying Lean principles, such as eliminating unnecessary features, fast delivery, and team collaboration, the E-SCM Website is designed to be responsive to market needs and easy to understand by users. Before the E-SCM system is applied by users, developers test the system by measuring how well the system is understood by users. Before being implemented, the system was tested using the Usability Scale System (SUS) and prototype testing. The results of the questionnaire filled out by 5 respondents showed an average SUS score of 78, which was categorized as "Acceptable" and "Good".
Keywords: lean software development method; e-scm; banana chips; inventory management; usability testing
Abstrak: Dalam era bisnis yang semakin kompetitif, teknologi informasi menjadi kunci dalam pengelolaan data dan informasi. E-SCM muncul sebagai solusi strategis untuk mengintegrasikan mitra kerja dan mengelola stok barang secara efisien. Penelitian ini fokus pada penerapan metode Lean Software Development untuk merancang sistem E-SCM di industri Banana Chips, yang menghadapi tantangan dalam pengelolaan persediaan dan proses produksi. Masalah utama yang dihadapi mencakup ketidakmampuan dalam mengatur persediaan bahan baku dan pencatatan yang belum terkomputerisasi, mengakibatkan inefisiensi penggunaan waktu dan biaya. Dengan menerapkan prinsip-prinsip Lean, seperti menghilangkan fitur-fitur yang tidak perlu, pengiriman cepat, dan kolaborasi tim, Website E-SCM dirancang agar responsif terhadap kebutuhan pasar dan mudah dipahami oleh pengguna. Sebelum sistem E-SCM diaplikasikan oleh pengguna, pengembang melakukan pengujian terhadap sistem tersebut dengan mengukur seberapa baik sistem dimengeri oleh pengguna. Sebelum diterapkan, sistem diuji menggunakan Sistem Usability Scale (SUS) dan pengujian prototype. Hasil dari kuesioner yang diisi oleh 5 responden menunjukkan skor rata-rata SUS sebesar 78, yang dikategorikan sebagai “Acceptable” dan “Good”.
Kata kunci: metode lean software development; e-scm; banana chips; pengelolaan persediaan; usability testing
Abstract:Abstract: Vinta Manullang Store is a business engaged in the sale of clothing for men, women, and children. In today's digital era, the implementation of Customer Relationship Management (CRM) strategies plays an important…
nt role in building and increasing customer loyalty. Along with the development of technology, the implementation of Electronic Customer Relationship Management (E-CRM) is increasingly needed to manage customer interactions more effectively. This study aims to implement the application of E-CRM in terms of increasing the efficiency of customer data management and strengthening relationships with customers. This study uses a case study method with a qualitative approach, which is carried out through interview techniques and observations of the system being run. Based on the results of the study, it can be seen that the implementation of E-CRM allows faster and more accurate product information synchronization, facilitates online transactions, and increases customer interaction through review features and direct communication. Thus, this system contributes to increasing customer satisfaction, loyalty, and the effectiveness of vinta manullang store operations.
Keywords: customer relationship management (CRM); sales; customer loyalty; clothing; toko vinta manullang
Abstrak: Toko Vinta Manullang merupakan bisnis yang bergerak di bidang penjualan pakaian untuk pria, wanita, dan anak-anak. Di era digital saat ini, penerapan strategi Customer Relationship Management (CRM) memainkan peran krusial dalam membangun dan meningkatkan kesetiaan pelanggan. Seiring dengan perkembangan teknologi, implementasi Electronic Customer Relationship Management (E-CRM) semakin diperlukan untuk mengelola interaksi pelanggan secara lebih efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan E-CRM dalam hal meningkatkan efisiensi pengelolaan data pelanggan serta memperkuat hubungan dengan pelanggan. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan kualitatif, yang dilaksanakan melalui teknik wawancara dan observasi terhadap sistem yang sedang dijalankan. Berdasarkan hasil penelitian, dapat diketahui bahwa penerapan E-CRM memungkinkan penyampaian informasi produk lebih cepat dan akurat, mempermudah transaksi online, serta meningkatkan interaksi pelanggan melalui fitur ulasan dan komunikasi langsung. Dengan demikian, sistem ini berkontribusi terhadap peningkatan kepuasan pelanggan, loyalitas, serta efektivitas operasional toko vinta manullang.
Kata kunci: customer relationship management (CRM); penjualan; loyalitas pelanggan; pakaian; toko vinta manullang
Abstract:Abstract: In today’s digital age, social media has become a primary medium for social interactions, particularly among teenagers. While digital advancements bring various advantages, they also introduce challenges, such…
, such as the growing issue of cyberbullying, a harmful online behavior impacting teens' mental health and social relationships. This study focuses on developing an educational animation aimed at raising awareness about the effects and prevention of cyberbullying by employing the Multimedia Development Life Cycle (MDLC) approach. The MDLC method provides a structured, step-by-step process for creating multimedia-based animations, involving concept, design, material collection, assembly, testing, and distribution stages. Assets were created in Adobe Illustrator, while animation development used Adobe Animate to effectively communicate cyberbullying risks and preventive strategies to teenagers. Distributed through social media to assess audience feedback, the animation received initial positive responses, indicating an increased understanding of cyberbullying prevention. This study serves as a useful basis for further research into digital media’s role as a preventive tool against cyberbullying among youth.
Keywords: cyberbullying; animation; multimedia development life cycle
Abstrak: Di era digital saat ini, media sosial telah menjadi media utama untuk interaksi sosial, terutama di kalangan remaja. Sementara kemajuan digital membawa berbagai keuntungan, mereka juga menimbulkan tantangan, seperti masalah cyberbullying yang berkembang, perilaku online berbahaya yang memengaruhi kesehatan mental dan hubungan sosial remaja. Penelitian ini berfokus pada pengembangan animasi edukasi yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran tentang efek dan pencegahan cyberbullying dengan menggunakan pendekatan Multimedia Development Life Cycle (MDLC). Metode MDLC menyediakan proses langkah demi langkah yang terstruktur untuk membuat animasi berbasis multimedia, yang melibatkan konsep, desain, pengumpulan material, perakitan, pengujian, dan tahap distribusi. Aset dibuat di Adobe Illustrator, sedangkan pengembangan animasi menggunakan Adobe Animate untuk mengomunikasikan risiko cyberbullying dan strategi pencegahan secara efektif kepada remaja. Didistribusikan melalui media sosial untuk menilai umpan balik audiens, animasi tersebut menerima tanggapan positif awal, yang menunjukkan peningkatan pemahaman tentang pencegahan cyberbullying. Penelitian ini menjadi dasar yang berguna untuk penelitian lebih lanjut tentang peran media digital sebagai alat pencegahan terhadap cyberbullying di kalangan remaja.
Kata kunci: cyberbullying; animasi; multimedia developmet life cycle
Abstract:Abstract: SMK Negeri 3 Perhotelan dan Tata Boga in Tanjung Balai, North Sumatra, under the Ministry of Education and Culture, aims to provide quality education through Industrial Work Practice (PRAKERIN). However, the school…
hool faces challenges in selecting PRAKERIN locations related to costs, distance, and the imbalance between the number of available placements and students. To address this, the study uses the Simple Additive Weighting (SAW) method to design a decision support system. This method assigns weights based on specific criteria for each alternative, through steps such as determining criteria, assigning weights, rating suitability, normalization, and final normalization. The goal of the study is to assist SMK Negeri 3 Tanjungbalai in selecting PRAKERIN locations that meet the established criteria and ranking the alternatives based on those criteria. This way, the school can choose the most suitable PRAKERIN placements for its students. The results of system testing using the SAW method show the top 10 alternatives out of 16 available options, with the highest values as recommendations: A15 (1,000), A14 (0,896), A16 (0,813), A10 (0.718), A13 (0.729), A3 (0.708), A11 (0.698), A4 (0.25), A2 (0.604) dan A10 (0,594).The alternatives with the highest values are considered the most suitable and are prioritized as recommended PRAKERIN locations.
Keywords: industrial practice; saw; spk; smk
Abstrak: SMK Negeri 3 Perhotelan dan Tata Boga di Tanjung Balai, Sumatera Utara, yang berada di bawah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, bertujuan memberikan pendidikan berkualitas melalui Praktek Kerja Industri (PRAKERIN). Namun, sekolah menghadapi tantangan dalam pemilihan tempat PRAKERIN terkait biaya, jarak, dan ketidakseimbangan antara jumlah tempat dan siswa. Untuk mengatasi hal ini, penelitian menggunakan metode Simple Additive Weighting (SAW) untuk merancang sistem pendukung keputusan. Metode ini memberikan bobot berdasarkan kriteria tertentu pada setiap alternatif, melalui langkah-langkah penentuan kriteria, pemberian bobot, penilaian kecocokan, normalisasi, dan normalisasi akhir. Tujuan penelitian adalah untuk membantu SMK Negeri 3 Tanjungbalai dalam memilih tempat PRAKERIN yang sesuai dengan kriteria yang ditetapkan dan meranking alternatif berdasarkan kriteria tersebut. Dengan demikian, sekolah dapat memilih tempat PRAKERIN yang paling sesuai dengan kebutuhan siswa. Hasil uji sistem menggunakan metode SAW menunjukkan 10 alternatif teratas dari 16 yang tersedia, dengan nilai tertinggi sebagai rekomendasi: A15 (1,000), A14 (0,896), A16 (0,813), A10 (0.718), A13 (0.729), A3 (0.708), A11 (0.698), A4 (0.25), A2 (0.604) dan A10 (0,594). Alternatif dengan nilai tertinggi dianggap paling sesuai dan diprioritaskan sebagai rekomendasi tempat PRAKERIN.
Kata kunci: prakerin; saw; spk; smk
Abstract:Abstract: This research focuses on the analysis and design of a cattle disease detection system using the Forward Chaining technique. This system aims to help farmers identify various diseases in cattle quickly and accurately,…
ately, which can ultimately improve livestock health and livestock productivity. In developing this system, the Forward Chaining technique is used as the main inference method. This method was chosen because of its ability to produce conclusions based on available facts in stages, so it is very suitable for expert system applications that require repeated and complex decision-making processes. This research begins with a system requirements analysis that includes identification of common types of cattle diseases, associated symptoms, as well as the knowledge and rules required for the diagnosis process. Next, system design is carried out which includes creating a knowledge base, inference engine, and user interface. The result of this research is a prototype expert system for diagnosing cattle diseases which has been tested and shows satisfactory performance in detecting various cattle diseases based on the symptoms entered. With this system, it is hoped that farmers can more quickly take appropriate action against diseases that attack their livestock, so that they can minimize losses and increase the efficiency of livestock businesses.
Keywords: analysis; expert system; forward chaining; cattle disease; website.
Abstrak: Penelitian ini berfokus pada analisis dan perancangan sistem deteksi penyakit sapi menggunakan teknik Forward Chaining. Sistem ini bertujuan untuk membantu peternak dalam mengidentifikasi berbagai penyakit pada sapi secara cepat dan akurat, yang pada akhirnya dapat meningkatkan kesehatan ternak dan produktivitas peternakan. Dalam pengembangan sistem ini, teknik Forward Chaining digunakan sebagai metode inferensi utama. Metode ini dipilih karena kemampuannya dalam menghasilkan kesimpulan berdasarkan fakta-fakta yang tersedia secara bertahap, sehingga sangat cocok untuk aplikasi sistem pakar yang memerlukan proses pengambilan keputusan berulang dan kompleks. Penelitian ini dimulai dengan analisis kebutuhan sistem yang mencakup identifikasi jenis-jenis penyakit sapi yang umum, gejala-gejala yang terkait, serta pengetahuan dan aturan yang diperlukan untuk proses deteksi. Selanjutnya, dilakukan perancangan sistem yang mencakup pembuatan basis pengetahuan, mesin inferensi, dan antarmuka pengguna. Hasil dari penelitian ini adalah sebuah prototipe sistem pakar deteksi penyakit sapi yang telah diuji dan menunjukkan kinerja yang memuaskan dalam mendeteksi berbagai penyakit sapi berdasarkan gejala-gejala yang dimasukkan. Dengan sistem ini, diharapkan peternak dapat lebih cepat dalam mengambil tindakan yang tepat terhadap penyakit yang menyerang ternaknya, sehingga dapat meminimalisir kerugian dan meningkatkan efisiensi usaha peternakan.
Kata kunci: analisis; sistem pakar; forward chaining; penyakit sapi; website
Abstract:Abstract: The development of Information and Communication Technology has transformed various aspects of life, including business. Amid increasing competition, maintaining customer loyalty has become a top priority. Customer…
stomer Relationship Management (CRM) is a strategy that
focuses on maintaining good relationships with customers. This study examines the
implementation of CRM in the sales of pesticides and vegetable seeds at UD. Bersama, located
in Punggulan Village, Asahan Regency. UD. Bersama faces challenges such as manual
promotion, error-prone transaction recording, and limited customer reach. Product sales are
unstable each month. To address these issues, a web-based sales system was designed at
https://udbersamatani.online/, enabling online purchases, discounts, live chat, and free shipping
services. The implementation results show that this system facilitates data processing and report
generation for the admin. Consumers can quickly order products, interact via live chat, and obtain
real-time product information. The application of CRM at UD. Together has proven effective in
managing and analyzing data, meeting customer needs, and increasing sales. This system
improves service and eases transactions for customers, potentially enhancing customer loyalty
and satisfaction.
Keywords: information technology; crm; pesticides; vegetable seeds; customer loyalty
Abstrak: Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi telah mengubah berbagai aspek
kehidupan, termasuk bisnis. Di tengah persaingan yang semakin ketat, menjaga loyalitas
pelanggan menjadi prioritas utama. Customer Relationship Management (CRM) adalah strategi
yang fokus pada hubungan baik dengan pelanggan. Penelitian ini mengkaji implementasi CRM
dalam penjualan pestisida dan bibit sayuran di UD. Bersama, Desa Punggulan, Kabupaten
Asahan. UD. Bersama menghadapi kendala promosi manual, pencatatan transaksi yang rentan
kesalahan, dan jangkauan pelanggan terbatas. Penjualan produk tidak stabil setiap bulan. Untuk
mengatasi masalah ini, dirancang sistem penjualan berbasis web di https://udbersamatani.online/,
yang memungkinkan pembelian online, diskon, live chat, dan layanan pengiriman gratis. Hasil
implementasi menunjukkan sistem ini memudahkan admin dalam pengolahan data dan
penyusunan laporan. Konsumen dapat memesan produk dengan cepat, berinteraksi melalui live
chat, dan mendapatkan informasi produk secara real-time. Penerapan CRM di UD. Bersama
terbukti efektif dalam mengelola dan menganalisis data, memenuhi kebutuhan pelanggan, serta
meningkatkan penjualan. Sistem ini meningkatkan pelayanan dan mempermudah transaksi bagi
pelanggan, sehingga berpotensi meningkatkan loyalitas dan kepuasan pelanggan.
Kata kunci: teknologi informasi; crm; pestisida; bibit sayuran; loyalitas pelanggan
Abstract:industry. PT. Agro Putra Lestari experienced problems in the process of recording incoming and outgoing goods as well as checking stock of goods which was still done manually. This manual process is prone to errors and data…
ata redundancy which can cause major problems in inventory management. Therefore, it is necessary to develop a web-based inventory system to overcome this problem. This inventory system was designed using the CodeIgniter 3 framework to build dynamic, fast and easy web applications, and uses MySQL as the data storage medium. Data collection techniques through direct observation and interviews. The result of this design is an inventory system that is effective and efficient in the process of recording incoming and outgoing goods as well as stock management at PT. Agro Putra Lestari. This system is expected to help increase efficiency and accuracy in inventory management and make it easier for owners to monitor stock reports in real-time.
Keywords: Information Systems, Inventory, Incoming and Outgoing Goods, CodeIgniter, PHP
Abstrak: PT. Agro Putra Lestari merupakan perusahaan yang bergerak di bidang industri pertanian kelapa sawit. PT. Agro Putra Lestari tersebut menghadapi masalah dalam proses pencatatan barang masuk dan keluar serta pengecekan stok barang yang masih dilakukan secara manual. Proses manual ini rentan terhadap kesalahan dan redundansi data, yang dapat menyebabkan masalah besar dalam pengelolaan persediaan barang. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan sistem inventori berbasis web untuk mengatasi masalah tersebut. Sistem inventori ini dirancangan menggunakan framework CodeIgniter 3 untuk membangun aplikasi web yang dinamis, cepat, dan mudah, serta menggunakan MySQL sebagai media penyimpanan datanya. Teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara langsung. Hasil dari rancangan tersebut adalah sebuah sistem inventori yang efektif dan efisien dalam proses pencatatan barang masuk dan keluar serta pengelolaan stok baang di PT. Agro Putra Lestari. Sistem ini diharapkan dapat membantu meningkatkan efisiensi dan akurasi dalam pengelolaan persediaan barang serta memudahkan pemilik dalam memantau laporan stok barang secara real-time.
Kata kunci: Sistem Informasi, Inventory, Barang Masuk dan Barang Keluar, CodeIgniter, PHP