Search Articles & Publications

Showing 1137 articles found for "Vice"

Implementasi Metode Vikor untuk Pemilihan Lansia yang Menerima Bantuan Sosial

Novriani, Nisa, Irianto, Irianto, Rohminatin, Rohminatin
Abstract: Abstrak: Isu demografi tentang usia harapan hidup bagi lanjut usia di Indonesia sangat berpengaruh terhadap permasalahan yang timbul, hal ini tidak hanya secara kuantitas jumlah lanjut usia bertambah, tetapi juga karena… kerentanannya lansia (lanjut usia) perlu diperhatikan dan dilindungi. Berdasarkan kenyataan tersebut, pemerintah mengambil peran yang sangat diperlukan dalam upaya mengurangi kemiskinan para lanjut usia terlantar dalam bentuk bantuan sosial. Pemberian bantuan sosial yang dilakukan oleh Dinas Sosial Kota Tanjungbalai. Instansi tersebut memberikan bantuan sosial kepada lansia berupa uang tunai. Permasalahan yang muncul adalah ketika kuota pemberian bantuan sosial yang diberikan lebih sedikit dibandingkan dengan calon penerima bantuan. Sehingga sulitnya Dinas Sosial Kota Tanjungbalai menyeleksi proposal untuk menentukan lansia yang akan diberikan bantuan sosial. Mengatasi tersebut maka dibutuhkan suatu sistem pendukung keputusan yang membantu pihak Dinas Sosial Kota Tanjungbalai dalam memberikan keputusan. Adapun metode sistem pendukung keputusan yang digunakan adalah metode VIKOR (Vise Kriterijumska Optimizacija I Kompromisno Resenje).   Kata kunci: Metode Vikor; Pemilihan Lansia; Penerima Bantuan Sosial     Abstract:Demographic issues regarding life expectancy for the elderly in Indonesia are very influential on the problems that arise, this is not only quantitatively the number of elderly people increases, but also because the vulnerability of the elderly (elderly) needs to be considered and protected. Based on this fact, the government takes an indispensable role in efforts to reduce the poverty of neglected elderly people in the form of social assistance. Social assistance provided by the Tanjungbalai City Social Service. The agency provides social assistance to the elderly in the form of cash. The problem that arises is when the quota for social assistance provided is less than the potential beneficiaries. So that it is difficult for the Tanjungbalai City Social Service to select proposals to determine the elderly who will be given social assistance. To overcome this, a decision support system is needed that helps the Tanjungbalai City Social Service in making decisions. The decision support system method used is the VIKOR method ((Vise Kriterijumska Optimizacija I Kompromisno Resenje) Keywords: Vikor Method; Selection of Elderly; Recipients of Social Assistance  

Perancangan Sistem Keamanan File Transfer Protocol Dengan Secure Socket Layer Pada Server Centos 7

Tambunan, Alexander Theo Philus, Lubis, Adi Prijuna, Anggraini, Syartika
Abstract: Abstract: An advancement in communication technology currently has an influence on developments in data management in the joints of life, making the need for a media center something a must in digital archive storage. Data… ta will not always be stored in personal computers, but it would be better if there was a centralized data container to be a solution in storage media, in order to prevent data loss or data backup. The term network (network) is used when there are at least two or more devices that are connected to one another. To carry out data exchange in this network, a protocol is used that specifies how data is exchanged, and one of the most widely used protocols is the File Transfer Protocol (FTP). FTP  is generally useful as a means of exchanging files or data in a network. The FTP protocol is not secure enough, because when data transfer there is no security to protect it. Therefore the FTP protocol is necessary for additional security, by implementing the SSL security protocol or Secure Socket Layer Security protecting the FTP protocol during data transfer. SSL certificates are used for the purpose of handling the security of data packets transmitted over the network system. When SSL is activated, the server and client when the connection occurs will be encrypted so that the data cannot be seen by others.   Keywords: FTP; Network; Server; SSL     Abstrak: Suatu Kemajuan teknologi komunikasi saat ini memiliki pengaruh terhadap perkembangan didalam pengelolaan data didalam sendi kehidupan, membuat kebutuhan akan media center menjadi sesuatu yang harus dalam penyimpanan arsip digital. Data tidak selamanya akan tersimpan di dalam personal computer saja tetapi akan lebih baik jika ada wadah data terpusat menjadi solusi dalam media penyimpanan, agar menjaga dari kehilangan data atau cadangan data. Istilah jaringan (network) dipakai apabila terdapat minimal dua atau lebih perangkat yang terhubungkan satu dengan yang lainnya. Untuk melaksanakn pertukaran data didalam jaringan ini, digunakan protocol yang menspesifikasikan bagaimana data dipertukarkan, dan salah satu protocol yang banyak digunakan adalah File Transfer Protocol (FTP). FTP umumnya bermanfaat sebagai sarana pertukaran file atau data dalam suatu network. Protokol FTP tidaklah cukup aman, dikarenakan ketika transfer data tidak ada keamanan untuk melindunginya. Maka dari itu protokol FTP perlu untuk penambahan keamanan, dengan menerapkan protokol keamanan SSL atau  Secure Socket Layer Security melindungi protokol FTP pada saat transfer data. Sertifikat SSL dimanfaatkan  untuk keperluan menangani keamanan paket data yang ditransmisikan melalui sistem jaringan. Ketika SSL diakatifkan, maka server dan client ketika terjadi koneksi akan ter enkripsi sehingga data yang ada tidak dapat untuk dilihat oleh orang lain.   Kata kunci: FTP;Network;  Server; SSL  

Metode Customer Relationship Management untuk Stokis Luxor Cabang Kisaran Berbasis Web

Panjaitan, Cici Paramita, Siregar, Iqbal Kamil, Santoso, Santoso
Abstract: Abstract : Customer relationship management is a facility to strengthen relationship between companies and customers. CRM also establishes sales programs to build and manage close ties with customers so as not to move to… other competitors. This thesis presents an increase in web-based CRM in Stockist Luxor Kisaran. Luxor Stockist is a business entity engaged in marketing herbal products, the system used is still with a manual system. The results of the fundamental method on the web obtained are managing customer data, product improvement, product sales, and consumer consultation facilities to respond to questions and suggestions from customers. This application uses the PHP and MYSQL programming language for the media to make it easier for customers to interact with the company. This application is expected to help companies strengthen the good word with customers in retaining customers and to get new customers.   Keyword :Customer Relationship Management, Marketing, Services, PHP language and  MYSQL database     Abstrak : Manajemen hubungan pada pelanggan ialah suatu fasilitas guna  mempererat jalinan baik perusahaan dan pelanggan. CRM juga membentuk program penjualan guna membangun serta mengatur ikatan yang erat pada pelanggan agar tidak berpindah ke pesaing lain. Skripsi ini menyajikan peningkatan CRM berbasis web di Stokis Luxor Kisaran. Stokis Luxor merupakan badan usaha yang bergerak dalan pemasaran produk herbal, sistem yang digunakan masih dengan sistem manual. Hasil metode mendasar pada web yang didapat adalah mengatur data konsumen, peningkatan produk, penjualan produk, dan fasilitas konsultasi konsumen guna menanggapi pertanyaan maupun saran dari pelanggan. Aplikasi ini memakai bahasa program PHP dan MYSQL untuk media agar memudahkan pelanggan untuk berinteraksi dengan perusahaan.. Aplikasi ini diharap dapat membantu perusahaan dalam mempererat ikataan baik dengan pelanggan dalam mempertahankan pelanggan dan untuk mendapatkan pelanggan baru. Kata Kunci:Customer Relationship Management,Pemasaran ,Pelayanan, bahasa PHP dan database MYSQL

Penerapan Model Scrum dalam Perancangan Sistem Informasi Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Kurniawan, Edi, Imtihan, Khairul, Tantoni, Ahmad
Abstract: Abstract:Application of the Scrum model in the design of research and community service information systems (Case study at STMIK Lombok), the Institute for Research and Community Service (LPPM) is an activity unit that functions… unctions to manage all research and community service activities carried out by lecturers in connection with the lecturer improving the quality of the lecturer. The formulation of the problem is how to design and build a research and community service information system so as to facilitate the process of submitting proposals, accepting, selecting, reviewing, approving, controlling implementation and facilitating reporting. This study uses data collection methods namely observation and interviews, while the system development method uses the Scrum method, the following is a description of the stages of software development using the Scrum method, namely: Produck Backlog, Sprint Backlog, Sprint and Working Increment of the Software. Based on the data analysis, it was concluded that the research and community service information system was designed to facilitate the submission of research proposals as well as the dedication and reporting of research and service activities being carried out by lecturers. Presentation of information in this system includes lecturer data input, input of research proposal, dedication proposal input, print decision letter and report data input.             Keywords:Information Systems Research and Community Service, SCRUM Method     Abstrak:Penerapan model Scrum dalam perancangan sistem informasi penelititan dan pengabdian kepada masyarakat (Studi kasus di STMIK Lombok), Lembaga Penelititan dan Pengabdian pada Masyarakat (LPPM) adalah sebuah unit kegiatan yang berfungsi mengelola semua kegiatan penelititan dan pengabdian kepada masyarakat yang dilakasanakan oleh dosen dalam kaitan dengan peningkatan kualitas dosen tersebut. Adapun perumusan masalahnya bagaimana merancang dan membangun sistem informasi penelitian dan pengabdian kepada masyarakat sehingga mempermudah dalam proses pengajuan proposal, penerimaan, seleksi, review, persetujuan, pengontrolan pelaksanaan dan mempermudah pelaporan. metode pengembangan sistemnnya menggunakan metode Scrum, uraian dari tahap-tahap pengembangan perangkat lunak menggunakan metode Scrum yaitu : Produck Backlog, Sprint Backlog, Sprint dan Working Increment Of The Software. Berdasarkan analisa data yang dilakukan diperoleh kesimpulan bahwa Sistem informasi penelitian dan pengabdian kepada masyarakat ini dirancang untuk melakukan kemudahan dalam pengajuan usulan proposal penelitian maupun pengabdian dan pelaporan kegiatan penelitian dan pengabdian yang sedang dilakukan oleh dosen. Penyajian informasi dalam sistem ini meliputi input data dosen, input proposal penelitian, input proposal pengabdian, mencetak surat keputusan dan input data laporan.   Kata kunci:Sistem Informasi Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Metode SCRUM.

Cultivating Intercultural Communication Through The Indonesian Language and Cultural Understanding for Misamis University Students

Turistiati, Ade Tuti, Intan Saputri, Apik Anitasari, Saputra , Farrel Ega, Pratama, Dimas Rizky
Abstract: Abstract: This community service aimed to improve participants from Misamis University, Philippines' understanding of Indonesian culture, the Indonesian language and the position of English used in Indonesia. The program… was conducted through two online training sessions via Zoom meetings. The implementation followed five stages: Training Needs Analysis, Planning, Training Implementation, Evaluation, and Documentation. The Training Needs Analysis identified participants’ needs related to Indonesian cultural knowledge. Based on the findings, training materials and learning activities were designed during the planning stage. The implementation stage consisted of interactive sessions introducing Indonesian cultural diversity, traditions, and values. Evaluation was conducted through participant feedback and assessment of learning outcomes, while documentation recorded the entire process and results. The findings demonstrated that the program effectively enhanced participants’ understanding of Indonesian culture. Evaluation results revealed that 92% of participants indicated that they were motivated, felt confident, and developed a positive self-image regarding their understanding and appreciation of Indonesian culture. These results suggest that online cultural training can be an effective way to promote cultural awareness and empower participants to engage more confidently with Indonesian cultural values. Keywords: cultural understanding; indonesian language; intercultural communication; misamis university; philippines.   Abstrak: Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman peserta dari Misamis University mengenai budaya Indonesia, bahasa Indonesia, serta posisi bahasa Inggris yang digunakan di Indonesia. Program ini dilaksanakan melalui dua sesi pelatihan daring menggunakan Zoom Meeting. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui lima tahapan, yaitu: Analisis Kebutuhan Pelatihan (Training Needs Analysis), Perencanaan, Pelaksanaan Pelatihan, Evaluasi, dan Dokumentasi. Tahap Analisis Kebutuhan Pelatihan dilakukan untuk mengidentifikasi kebutuhan peserta terkait pengetahuan tentang budaya Indonesia. Berdasarkan hasil analisis tersebut, materi pelatihan dan aktivitas pembelajaran dirancang pada tahap perencanaan. Tahap pelaksanaan terdiri atas sesi-sesi interaktif yang memperkenalkan keberagaman budaya, tradisi, dan nilai-nilai yang dimiliki Indonesia serta bahasa Indonesia. Selanjutnya, evaluasi dilakukan melalui umpan balik peserta dan penilaian hasil belajar, sedangkan dokumentasi digunakan untuk merekam seluruh proses dan hasil kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa program ini berhasil meningkatkan pemahaman peserta mengenai budaya Indonesia. Hasil evaluasi mengungkapkan bahwa 92% peserta menyatakan termotivasi, merasa lebih percaya diri, serta mengembangkan citra diri yang positif terkait pemahaman dan apresiasi mereka terhadap budaya Indonesia. Temuan ini menunjukkan bahwa pelatihan budaya secara daring dapat menjadi metode yang efektif untuk meningkatkan kesadaran budaya serta memberdayakan peserta agar lebih percaya diri dalam memahami dan mengaplikasikan nilai-nilai budaya Indonesia. Kata Kunci: bahasa indonesia; komunikasi antarbudaya; misamis university; pemahaman budaya; philippines

Peningkatan Kualitas Air Mata Untuk Mendukung Sekolah Adiwiyata di SMPN 1 Cangkringan

Putri, Yandhia Febrina, Adilasana, Rahmad Setya, Anggreani, Della, Puspita Dewi, Miftasyafani Winda, Ariyati, Dwi, Bhakty, Tania Edna
Abstract: Abstract: Clean water availability plays an important role in supporting sanitation, environmental health, and educational activities in schools. SMP Negeri 1 Cangkringan has a natural spring water source containing iron… (Fe) levels of 1–2 mg/L, exceeding the water quality standard stipulated in Indonesian Ministry of Health Regulation No. 32 of 2017. This community service program aimed to improve water quality through the implementation of a simple treatment system based on aeration, sedimentation, and filtration, while also supporting the Adiwiyata School Program. The implementation method applied a participatory approach involving teachers, students, and educational staff through several stages, including identification of water quality problems, initial water quality testing, design of aeration and filtration systems, installation of the water treatment unit, post-treatment water quality testing, as well as monitoring and evaluation of program sustainability. The filtration system utilized gravel, silica sand, activated carbon, and zeolite stone as filter media. Water quality testing was conducted before and after treatment to evaluate the effectiveness of Fe reduction. The results showed that the aeration and filtration system successfully reduced Fe concentrations from 1–2 mg/L to 0.5–1 mg/L with an efficiency of 50–75%, thereby meeting the hygiene and sanitation water quality standards. In addition, the program enhanced environmental awareness among school members through practice-based learning activities.             Keywords: aeration; community service; filtration; iron (Fe); spring water quality; sustainability education.   Abstrak: Ketersediaan air bersih memiliki peran penting dalam mendukung sanitasi, kesehatan lingkungan, dan aktivitas pendidikan di sekolah. SMP Negeri 1 Cangkringan, Yogyakarta memiliki sumber mata air alami dengan kandungan zat besi (Fe) sebesar 1–2 mg/L yang melebihi baku mutu berdasarkan Permenkes RI No. 32 Tahun 2017. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kualitas air melalui penerapan sistem pengolahan sederhana berbasis aerasi, sedimentasi, dan filtrasi sekaligus mendukung program Sekolah Adiwiyata. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif dengan melibatkan guru, siswa, dan tenaga kependidikan melalui tahapan identifikasi permasalahan kualitas air, pengujian awal kualitas air, perancangan sistem aerasi dan filtrasi, implementasi instalasi pengolahan air, pengujian kualitas air pasca pengolahan, serta monitoring dan evaluasi keberlanjutan program. Sistem filtrasi menggunakan media kerikil, pasir silika, arang aktif, dan batu zeolit. Pengujian kualitas air dilakukan sebelum dan sesudah pengolahan untuk mengetahui efektivitas penurunan kadar Fe. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sistem aerasi dan filtrasi mampu menurunkan kadar Fe dari 1–2 mg/L menjadi 0,5–1 mg/L dengan efisiensi sebesar 50–75%, sehingga memenuhi baku mutu air higiene sanitasi. Program ini juga meningkatkan kesadaran lingkungan warga sekolah melalui pembelajaran berbasis praktik. Kata kunci: aerasi; filtrasi; pengabdian kepada masyarakat; peningkatan kualitas air; Sekolah Adiwiyata; zat besi (Fe).

Digital Report Dalam Upaya Peningkatan Mutu Pendidikan Pada Bimbingan Belajar Bright Education Kisaran

Dalimunthe, Ruri Ashari, Loebis, Iin Almeina, Gusti Rivaldi, Muhammad
Abstract: Abstrak: Digital reports are technology-based reporting systems that function to record, process, and present information on students’ learning progress in a structured and real-time manner. This study aims to analyze the… the implementation of digital reports in improving the quality of educational services at the Bright Education tutoring institution in Kisaran. The method used is a descriptive approach by examining the utilization of digital systems in the students’ academic reporting process. The results of the study indicate that the use of digital reports is able to enhance transparency, administrative efficiency, and learning effectiveness. Through this system, data such as attendance, practice scores, evaluation results, and students’ learning progress can be well documented and accessed by various parties, including administrators, tutors, students, and parents. The implementation of the program at Bright Education Tutoring Institution has shown positive results and provided a significant impact on improving the quality of educational services. After the implementation of mentoring programs and the utilization of digital reports, the institution experienced improvements in academic data management, learning administration, and monitoring of student development in a more effective and structured manner. The activities carried out at Bright Education Tutoring Institution have successfully supported the transformation of educational administration toward a more modern, effective, and efficient system, thereby improving the quality of educational services within the tutoring environment. The activities carried out at Bright Education Tutoring successfully supported the transformation of educational administration into a more modern, effective, and efficient system through the implementation of digital reports. This innovation improved service quality, transparency, and students’ learning outcomes sustainably. Kata kunci: tutoring institution; digital report; information System   Abstract: Digital report merupakan sistem pelaporan berbasis teknologi yang berfungsi untuk merekam, mengolah, dan menyajikan informasi perkembangan belajar siswa secara terstruktur dan real-time. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan digital report dalam meningkatkan mutu layanan pendidikan pada lembaga bimbingan belajar Bright Education Kisaran. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif dengan mengkaji pemanfaatan sistem digital dalam proses pelaporan akademik siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan digital report mampu meningkatkan transparansi, efisiensi administrasi, serta efektivitas pembelajaran. Melalui sistem ini, data seperti kehadiran, nilai latihan, hasil evaluasi, dan progres pemahaman siswa dapat terdokumentasi dengan baik dan diakses oleh berbagai pihak, termasuk pengelola, tutor, siswa, dan orang tua. Pelaksanaan program pada mitra Bimbingan Belajar Bright Education menunjukkan hasil yang positif dan memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan mutu layanan pendidikan. Setelah diterapkannya program pendampingan dan pemanfaatan digital report, mitra mengalami peningkatan dalam pengelolaan data akademik, administrasi pembelajaran, serta monitoring perkembangan siswa secara lebih efektif dan terstruktur. Kegiatan pada mitra Bimbingan Belajar Bright Education berhasil mendukung transformasi administrasi pendidikan menjadi lebih modern, efektif, dan efisien melalui penerapan digital report. Inovasi ini meningkatkan kualitas layanan, transparansi, dan hasil belajar siswa secara berkelanjutan. Keywords: bimbingan belajar; rapor digital; sistem informasi

Optimalisasi Bank Sampah Sebagai Upaya Penguatan Ekonomi Sirkular di Desa Waru

Septiani, Triana, Vidriza, Ullya
Abstract: Abstract: Household waste management in Waru Village is still dominated by conventional practices without sorting, so it has the potential to cause environmental problems and has not been used as a source of economic value.… ue. This community service activity aims to optimize waste banks as an instrument for implementing the circular economy at the household level. The method used is a participatory approach with a quantitative descriptive design through socialization, training, and mentoring to farmer group mothers, as well as evaluation using pre-test and post-test questionnaires. The results of the activity showed an increase in community capacity in all variables measured, with an average score increasing from 3.67 to 4.19 or by 14.2%. The highest increase occurred in the aspect of perception and impact of the program, while behavior changes showed a tendency to increase gradually. In addition, this activity also encouraged the formation of more structured waste bank management at the group level. These findings show that participatory approaches are effective in driving changes in waste management understanding and practices, as well as supporting the implementation of a household-based circular economy. Keywords: waste banks; waru villages; circular economy; community service; waste management   Abstrak: Pengelolaan sampah rumah tangga di Desa Waru masih didominasi oleh praktik konvensional tanpa pemilahan, sehingga berpotensi menimbulkan permasalahan lingkungan sekaligus belum dimanfaatkan sebagai sumber nilai ekonomi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan bank sampah sebagai instrumen penerapan ekonomi sirkular di tingkat rumah tangga. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dengan desain deskriptif kuantitatif melalui sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan kepada ibu-ibu kelompok tani, serta evaluasi menggunakan kuesioner pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kapasitas masyarakat pada seluruh variabel yang diukur, dengan rata-rata skor meningkat dari 3,67 menjadi 4,19 atau sebesar 14,2%. Peningkatan tertinggi terjadi pada aspek persepsi dan dampak program, sementara perubahan perilaku menunjukkan kecenderungan meningkat secara bertahap. Selain itu, kegiatan ini juga mendorong terbentuknya pengelolaan bank sampah yang lebih terstruktur di tingkat kelompok. Hasil ini menunjukkan bahwa pendekatan partisipatif efektif untuk tranformasi perilaku dalam mendorong perubahan pemahaman dan praktik pengelolaan sampah, serta mendukung penerapan ekonomi sirkular berbasis rumah tangga. Kata kunci: bank sampah; desa waru; ekonomi sirkular; pengabdian masyarakat; pengelolaan sampah

Pelatihan Canva Untuk Media Pembelajaran Audio Visual Guru SMK Negeri 1 Rambah Samo

Muslim, Chandra, Detri Amelia, Dwiana, Ari Aprilia, Wahyudi, Sri, Santosa, Firman, Ridwan
Abstract: Abstract: The rapid development of digital technology has encouraged teachers to adapt learning practices through the use of innovative and engaging instructional media. However, many teachers still experience limitations… s in developing audio-visual learning media that are pedagogically appropriate and easy to produce. This community service activity aimed to improve teachers’ digital competence in developing audio-visual learning media using Canva at SMK Negeri 1 Rambah Samo. The activity was conducted from August to December 2025 through a training and mentoring approach. The implementation stages consisted of needs identification, material delivery, demonstration, guided practice, product review, and evaluation. Evaluation was carried out through pre-test and post-test questionnaires, observation of participants’ practice, and assessment of the learning media products developed by teachers. The results showed an increase in teachers’ understanding from 46% before the training to 84% after the training, indicating an improvement of 38%. In addition, 88% of participants were able to produce audio-visual learning media adapted to their respective subjects. The training also encouraged collaboration among teachers and increased their confidence in applying digital media in classroom instruction. This program demonstrates that practical and continuous Canva-based training can support teachers in creating more interactive, relevant, and meaningful learning experiences in vocational schools. Keywords: canva; audio visual; teacher training; digital competence; learning media.   Abstrak: Perkembangan teknologi digital menuntut guru untuk mampu menghadirkan pembelajaran yang lebih inovatif melalui pemanfaatan media pembelajaran yang menarik dan relevan. Namun, masih banyak guru yang menghadapi keterbatasan dalam mengembangkan media pembelajaran audio visual yang mudah dibuat dan sesuai dengan kebutuhan pedagogis. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kompetensi digital guru dalam membuat media pembelajaran audio visual berbasis Canva di SMK Negeri 1 Rambah Samo. Kegiatan dilaksanakan pada Agustus sampai Desember 2025 melalui pendekatan pelatihan dan pendampingan. Tahapan kegiatan mencakup identifikasi kebutuhan, penyampaian materi, demonstrasi, praktik terbimbing, review produk, dan evaluasi. Evaluasi dilakukan melalui angket pre-test dan post-test, observasi praktik, serta penilaian produk media pembelajaran yang dihasilkan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman guru dari 46% sebelum pelatihan menjadi 84% setelah pelatihan, dengan peningkatan sebesar 38%. Selain itu, sebanyak 88% peserta berhasil menghasilkan media pembelajaran audio visual sesuai dengan mata pelajaran masing-masing. Kegiatan ini juga mendorong kolaborasi antarguru dan meningkatkan kepercayaan diri dalam menerapkan media digital di kelas. Dengan demikian, pelatihan berbasis praktik dan pendampingan terbukti efektif dalam mendukung inovasi pembelajaran dan penguatan kompetensi digital guru di sekolah kejuruan. Kata kunci: canva; media audio visual; pelatihan guru; kompetensi digital; pembelajaran.

Edukasi Perawatan Kaki Dan Skrining Kaki Pada Peserta Prolanis Sebagai Upaya Pencegahan Ulkus Diabetik

Lisum, Kristina, Suryani, Diah, Melin, Sesela, Sabila, Vika
Abstract: Abstract : Diabetes Mellitus (DM) is a chronic metabolic disorder characterized by hyperglycemia due to impaired insulin production and/or function. The prevalence of DM in Indonesia continues to rise, posing a significant… nt public health concern, particularly due to its complications such as peripheral neuropathy, which may lead to diabetic foot ulcers. This community service activity aimed to improve patients’ knowledge and preventive practices through an educational and participatory approach focusing on diabetic foot care and screening. A total of 21 participants enrolled in the Prolanis program at St. Carolus Paseban Primary Clinic were involved in this activity. Data analysis showed that most participants were male (52.4%), aged 65–74 years (57.1%), and had a duration of DM of less than 4 years (57.1%). The majority had no history of foot ulcers (81%) and did not perform regular physical exercise (57.1%). The results of diabetic foot screening indicated that most participants were categorized as very low risk (57.1%). Based on these findings, recommendations and follow-up actions were provided according to the screening protocol. It is expected that participants will be able to regularly monitor their blood glucose levels and implement appropriate foot care practices to prevent the occurrence of diabetic foot ulcers Keywords: Diabetes Mellitus; health education; foot screening   Abstrak : Diabetes Mellitus (DM) adalah penyakit kronis yang ditandai dengan kadar gula darah tinggi akibat gangguan produksi atau kerja insulin. Penyakit ini semakin meningkat di Indonesia dan menjadi salah satu masalah kesehatan utama karena dapat menimbulkan  salah satu komplikasi serius yaitu neuropati perifer yang menyebabkan timbulnya ulkus diabetes pada kaki. Oleh karena itu perlu dilakukan upaya promotif dan preventif untuk meningkatkan kesehatan  pasien DM dengan pendekatan edukatif dan partisipatif. Adapun tindakan yang dilakukan adalah pemberian edukasi kesehatan terkait perawatan kaki  dan pemeriksaan atau skrining kaki DM.  Peserta dalam kegiatan ini adalah pasien yang tergabung dalam Prolanis di Klinik Pratama St. Carolus Paseban sejumlah 21  peserta. Hasil analisis data pada kegiatan  tersebut adalah mayoritas peserta laki laki (52,4 %), berusia 65 s.d 74 thn (57,1)dengan lama sakit DM adalah kurang dari 4 tahun (57,1 %). Selain itu mayoritas peserta tidak memiliki riwayat luka pada kaki (81%) dan tidak melakukan olahraga (57,1 %). Dari hasil skrining kaki DM yang dilakukan oleh tim Pengabdian Masyarakat didapatkan bahwa mayoritas peserta memiliki risiko sangat rendah yaitu sejumlah 57,1 %.  Hasil yang diperoleh pada kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah pemahaman  peserta Prolanis  yang meningkat tentang cara perawatan kaki dan pencegahan ulkus kaki diabetic. Selain itu juga terjadinya perubahan perilaku peserta Prolanis untuk melakukan pemantauan gula darah dan  skrining ulang ke klinik pratama sebagai upaya pemeliharaan kesehatan. Kata Kunci:  diabetes Mellitus; edukasi kesehatan; skrining kaki