Search Articles & Publications

Showing 2927 articles found for "Meningkat"

Analisis Kinerja Pegawai Bagian Administrasi Pimpinan Pada Biro Umum Sekretariat Daerah

Ronald Petrus Mahuze, Teturan, Yohanis, Fitriani
Abstract: Bagian Administrasi Pimpinan dalam melaksanakan tugas pokok: Protokol, serta penyiapan materi dan Administrasi Pimpinan; Menyiapkan  pelaksanaan pemantauan dan evaluasi di bindang Komunikasi Pimpinan, Protokol, serta Materi… teri dan Administrasi Pimpinan dan; Melaksanakan tugas lainnya yang diberikan oleh Pimpinan yang berkaitan dengan tugas pokok dan fungsinya; Melaksanakan tugas lain sesuai dengan bidang tugas dan tanggung jawabnya. Kurangnya pemahaman pegawai terhadap tupoksi, banyak pegawai yang bekerja tanpa panduan yang memadai, sehingga tugas yang seharusnya dikerjakan dengan baik sering kali mengalami keterlambatan atau kesalahan. Minimnya supervisi dari atasan memperburuk kondisi belum ada evaluasi yang jelas terhadap kinerja pegawai. Tujuan penelitian menganalisis Kinerja Bagian Administrasi Pimpinan. Dan Faktor mempengaruhi Kinerja Pegawai Bagian Administrasi Pimpinan Pada Biro Umum Setda Provinsi Papua Selatan. Metode penelitian deskripstif kualitatif, Teknik analisis data merupakan langkah strategis dalam penelitian, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian Kinerja pegawai Bagian Administrasi Pimpinan secara signifikan ditentukan oleh efektivitas komunikasi internal, terutama kejelasan informasi, ketepatan disposisi pimpinan, dan kecepatan penyelesaian tugas administratif, yang secara langsung memengaruhi mutu layanan. Pola komunikasi terbuka meningkatkan organizational trust dan konsistensi kinerja, namun masih terhambat oleh kompleksitas birokrasi, rendahnya komunikasi informal, serta perbedaan persepsi lintas unit. Kepatuhan tinggi terhadap SOP berperan sebagai instrumen performance control yang menekan kesalahan kerja, meskipun berpotensi mengurangi fleksibilitas apabila tidak diimbangi ruang diskresi. Pemanfaatan teknologi meningkatkan efisiensi, tetapi belum optimal akibat kesenjangan kompetensi digital dan keterbatasan pelatihan. Selain itu, motivasi kerja dan ketahanan psikologis menjadi determinan utama keberlanjutan kinerja, sehingga penguatan aspek komunikasi, kapasitas teknologi, dan pembinaan mental kerja merupakan prasyarat strategis bagi peningkatan kualitas layanan administrasi pimpinan secara berkelanjutan.

Peran Komunitas Penangulangan AIDS (KOMPAS) dalam Pencegahan HIV/AIDS pada Remaja Di SMA Negri 1 Merauke

Cahyati, Muhammad Faisal, Salza Rezky Amelia, Melya Eka Putri, Raphija Assidiq, Putri Simatupang
Abstract: Kasus HIV/AIDS pada remaja menunjukkan tren peningkatan setiap tahun, sementara tingkat pengetahuan dan kesadaran mengenai perilaku berisiko masih tergolong rendah. Lingkungan sekolah memiliki peran strategis dalam membentuk… ntuk perilaku kesehatan remaja, termasuk melalui peran Komunitas Penangulangan AIDS Sekolah (KOMPAS).sebagai agen sebaya (peer educator). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran komunitas Penangulangan AIDS Sekolah (KOMPAS) di lingkungan sekolah, faktor pendukung dan penghambat pelaksanaannya, serta dampaknya terhadap peningkatan kesadaran siswa. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap anggota komunitas P3, guru pembina, dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KOMPAS berperan sebagai edukator, fasilitator, konselor teman sebaya, dan penggerak kegiatan kampanye kesehatan. Faktor pendukung meliputi dukungan sekolah dan mitra kesehatan, sedangkan hambatannya adalah keterbatasan sumber daya, kurangnya pelatihan lanjutan, dan stigma terkait HIV/AIDS. Secara keseluruhan, keberadaan KOMPAS mampu meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan sikap positif siswa terhadap pencegahan HIV/AIDS.

Implementasi Kebijakan Food Estate Dalam Meningkatkan Partisipasi Masyarakat Lokal di Kabupaten Merauke

samosir, Novita, Rohanah, Putri Handayani, Frisca Astriana Zubaidi, Dorkas Ludia Warkor, Alexander K. Erro
Abstract: The abstracts submitted to PJHP : Papsel Journal of Humanities and Policy should be clear, concise, and descriptive, using English and Indonesian, which consists of 150-250 words. The abstract contains the scope of the study,… tudy, objectives, methods, research results, and conclusions. This section is separate from articles, using single space, Bookman Old Style 10, single space.

EFEKTIVITAS IMPLEMENTASI BARCODE PERTAMINA UNTUK BBM SUBSIDI DI KABUPATEN MERAUKE

lestari, dewi, Cindy Wulan Juni Astuti, Ami Lintang Damayanti, Ratna Wulandari, Putri Mardini Sianturi, Novita Pindan Madika, Dimas Ardiansyah
Abstract: Penelitian ini menganalisis efektivitas implementasi barcode MyPertamina dalam distribusi BBM subsidi di Kabupaten Merauke dengan menggunakan pendekatan studi literatur dan kerangka Mazmanian & Sabatier. Digitalisasi melalui… alui QR Code diterapkan sebagai upaya menertibkan pendataan dan meningkatkan pengawasan transaksi BBM subsidi, namun pelaksanaannya masih menghadapi sejumlah kendala. Temuan penelitian menunjukkan bahwa ketidakteraturan administrasi kendaraan, rendahnya literasi digital masyarakat, dan keterbatasan akses teknologi menjadi faktor yang menghambat proses pendaftaran dan verifikasi. Selain itu, kapasitas kelembagaan daerah serta pengawasan di lapangan belum sebanding dengan kompleksitas distribusi energi di wilayah yang luas dan terpencar. Kondisi ini membuat kebijakan berjalan parsial dan belum sepenuhnya memenuhi tujuan ketepatan sasaran subsidi. Penelitian ini menekankan pentingnya dukungan struktural, peningkatan literasi teknologi, serta koordinasi antar lembaga agar digitalisasi BBM subsidi dapat berjalan lebih efektif dan inklusif di tingkat daerah. Kata kunci: BBM subsidi, QR Code, MyPertamina, implementasi kebijakan, Merauke, Mazmanian & Sabatier.  

Penerapan Good Corporate Governance di PT. Telkom Indonesia (Persero) Tbk

Andini Ayuharwati, Ilham, Kartika Rini Ayuningtias, Mardina Zachri Dwiyani Ilham, Dilla Rahmawati, Husnul Khatima, Moni Lapaan
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran manajemen perkantoran modern dalam mendukung penerapan Good Corporate Governance (GCG) pada PT Telkom Pusat Indonesia. Latar belakang penelitian ini adalah keluarnya Surat… t Keputusan Menteri BUMN Nomor 117 Tahun 2002 yang mewajibkan seluruh BUMN menerapkan prinsip GCG dalam tata kelola perusahaan untuk menciptakan transparansi, akuntabilitas, dan tanggung jawab yang tinggi dalam manajemen perusahaan. Manajemen perkantoran modern dinilai sebagai unsur penting yang memfasilitasi pelaksanaan prinsip- prinsip tersebut secara efektif dan terpadu. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif dengan jenis literatur riview yang difokuskan pada yang difokuskan pada analisis mendalam terhadap literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT Telkom telah menjalankan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan responsibilitas dengan baik melalui pengelolaan administrasi dan pengawasan internal yang didukung oleh manajemen perkantoran modern. Studi ini menegaskan pentingnya manajemen perkantoran modern sebagai pilar utama dalam meningkatkan kualitas pelaksanaan GCG di PT Telkom Pusat Indonesia. Kata Kunci: Manajemen Perkantoran Modern, Good Corporate Governance, PT Telkom, BUMN, Tata Kelola Perusahaan.

PENGGUNAAN DAN PENGALOKASIAN ANGGARAN DAN BELANJA KAMPUNG HARAPAN MAKMUR DISTRIK KURIK

Oja, Hubertus, Ardani, Novia Eka, Mugi Rahayu, Adit Miftahudin Nugraha, Jeswanti, Hasnawati Limpo, Roberthus Ndiken
Abstract: Penelitian ini menganalisis bagaimana penggunaan dan pengalokasian serta belanja di Desa Harapan Makmur, Distrik Kurik, Kabupaten Merauke. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah tinjauan pustaka, yang meneliti… liti publikasi dan sumber yang berkaitan dengan administrasi keuangan desa. Distribusi dana desa didasarkan pada formula pemerintah yang memperhitungkan ukuran populasi, faktor geografis, dan tingkat kemiskinan. Anggaran tersebut digunakan untuk administrasi desa, pembangunan infrastruktur, dan pemberdayaan masyarakat. Papan informasi yang menampilkan alokasi dan realisasi dana yang diletakkan di depan balai desa merupakan cara yang efektif untuk mengomunikasikan transparansi dalam pengelolaan dana desa, untuk memastikan bahwa publik mendapat informasi. Namun demikian, penelitian ini menemukan kesulitan dengan kompetensi manajer keuangan masyarakat dan cara terbaik untuk memanfaatkan sumber daya. Peningkatan efisiensi pengeluaran desa bergantung pada partisipasi proaktif kepala desa dan personel, serta kemajuan seperti pembentukan koperasi desa. Studi ini menyarankan peningkatan kemampuan manajer keuangan dan keterlibatan masyarakat untuk mempromosikan pembangunan berkelanjutan dan meningkatkan tata kelola

Kelembagaan dan Model Kolaborasi Multi-Pihak dalam Pengelolaan Sawit Swadaya di papua Selatan

Enala, Syahrabudin Husein, Nur Jalal, Antonius Nggewaka, Frederikus Antonius Mana
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk kelembagaan dan model kolaborasi multi-pihak dalam pengelolaan sawit swadaya di Papua Selatan. Pengelolaan sawit swadaya memiliki potensi besar dalam meningkatkan kesejahteraan… hteraan masyarakat lokal, namun dihadapkan pada tantangan kelembagaan yang lemah, rendahnya kapasitas petani, serta keterbatasan akses terhadap rantai pasok berkelanjutan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelembagaan lokal memiliki peran penting sebagai penghubung antara petani, pemerintah daerah, dan pihak swasta. Model kolaborasi multi-pihak yang efektif ditandai oleh kejelasan peran, kepercayaan antar-aktor, serta komitmen terhadap prinsip keberlanjutan dan inklusivitas. Kajian ini merekomendasikan pembentukan kelembagaan koperasi berbasis digital (smart cooperative) yang mampu menjamin transparansi dan ketertelusuran (traceability) rantai nilai sawit swadaya di Papua Selatan.

Pengaruh Konten Media Sosial terhadap Perilaku Fear of Missing Out (FOMO) untuk meningkatkan Konsumerisme pada Generasi Z

Zaki Rahman Putra, Nur Hayati
Abstract: This research discusses the influence of social media content on the emergence of Fear of Missing Out (FOMO) behavior and its connection to increasing consumerism in Generation Z. This generation grew up in a digital ecosystem… system saturated with visualizations of ideal lifestyles disseminated through platforms like TikTok, Instagram, and Twitter. Constant exposure to such content creates anxiety about missing out on seemingly important social experiences. FOMO then triggers consumptive actions, not due to functional needs, but because of symbolic impulses and social pressure to remain relevant within digital communities. This study employs a descriptive qualitative method with in-depth interviews of informants aged 20–26 years. The analysis results show that content such as unboxing, product reviews, and personal lifestyles have a significant impact on creating social pressure and shaping consumption-based identity. These findings underscore the importance of digital literacy and critical awareness so that Generation Z does not get trapped in a cycle of impulsive consumption, which poses risks to both mental and financial health. As an alternative, the Joy of Missing Out (JOMO) approach is introduced to build healthier and more authentic digital relationships.

INOVASI ORGANISASI DALAM PELAYANAN PUBLIK (SEBUAH KAJIAN TEORI)

Atbar, Samuel
Abstract: Setiap organisasi terus bersaing dan berkompetisi serta berproses bersama semua sumberdaya yang ada pada dirinya untuk mengembangkan dan membesarkan organisasi tersebut. Salah satu strategi pengembangan organisasi yang dilakukan… ilakukan adalah dengan berbasis pada kompetensi kinerja dengan harapan dapat tetap bersaing dan mengembangkan organisasinya mencapai tujuan organisasi tersebut. Dengan demikian tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tentang bagaimana desain inovasi organisasi dalam meningkatkan pelayanan publik. Metode yang digunakan dalam penulisan artikel ini adalah literature review atau tinjauan pustaka. Hasil dari penelitian ini adalah dalam prakterknya pengembangan organisasi kompetensi dilakukan dalam rangka menanta dan memperbaiki kembal organsiasi untuk berkerja sesuai dengan harapan demi pencapaian tujuan organisasi.   Kata Kunci: Inovasi, Organisasi, Pelayanan Publik

Pemberdayaan Masyarakat Sebagai Basis Perubahan Sosial

Jasmin, Putri Ramadhani, Sonya Mabel, Alfredo Mowainop, Ferdinan Watkuk, Hubertus Oja
Abstract: Pemberdayaan masyarakat adalah konsep penting dalam mencapai perubahan sosial yang adil, inklusif, dan berkelanjutan. Proses pemberdayaan melibatkan peningkatan akses terhadap sumber daya dan informasi, serta memperkuat… kapasitas masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam pengambilan keputusan yang memengaruhi kehidupan mereka. Hal ini berkontribusi pada pengurangan ketimpangan, peningkatan kemandirian ekonomi, dan penguatan nilai-nilai demokrasi serta hak asasi manusia. Artikel ini mengkaji berbagai program pemberdayaan di Indonesia yang berhasil mendorong perubahan dalam struktur kekuasaan, meningkatkan kualitas hidup, dan meruntuhkan norma sosial yang menindas. Meskipun memiliki potensi besar, pemberdayaan masyarakat menghadapi tantangan seperti ketergantungan pada bantuan eksternal dan ketidaksetaraan akses terhadap sumber daya. Untuk mencapai hasil maksimal, tantangan ini perlu diatasi. Secara keseluruhan, pemberdayaan masyarakat merupakan kunci untuk menciptakan perubahan sosial yang lebih merata dan berkelanjutan. Kata Kunci: Pemberdayaan Masyarakat, perubahan sosial, partisipasi, Pembangunan berkelanjutan, ketimpangan sosial.