Abstract:Latar Belakang : Diabetes Melitus (DM) merupakan penyakit gangguan metabolisme yang diakibatkan oleh hiperglikemia yaitu gangguan sekresi insulin. Tingkat pengetahuan merupakan faktor penting dalam membentuk perilaku dan…
karakter manusia. Pengetahuan yang rendah mengakibatkan pola makan yang salah. Pola makan di kota -kota telah bergeser dari pola makan tradisional yang mengandung banyak karbohidrat dan serat dari sayuran, ke pola makan kebarat - baratan, dengan komposisi makanan yang terlalu banyak mengandung protein, lemak, gula, garam dan mengandung sedikit serat. Tujuan : untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan pola makan dengan kejadian penyakit diabetes melitus di RW03 Pasar Baru. Metode Penelitian : Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan menggunakan cross sectional dengan teknik pengambilan sampling purposive sampling yaitu dengan teknik pengambilan sampel dengan cara menetapkan ciri – ciri khusus sesuai dengan penelitian. populasi penelitian ini adalah masyarakat RW03 pasar baru yang berjumlah 106 responden. Teknik analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat. Hasil : berdasarkan analisis bivariate dengan menggunakan uji chic-square bahwa p-value 0,031 < 0,05 maka dapat disimpulkan Ha diterima dan Ho ditolak sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang sidnifikan antara tingkat pengetahuan pola makan dengan kejadian penyakit diabetes melitus di RW03 pasar baru. Kesimpulan : Bahwa adanya pengetahuan seseorang sangat di dukung oleh tingkat pengetahuan yang baik. Baik dalam memiliki pengetahuan pola makan, life style seperti olahraga baik dalam kejadian penyakit atau kadar gula darah. Maka dari itu kita perlu mengetahui pentingnya pengetahuan pola makan agar terciptanya kesadaran masyarakat untuk menjaga pola makan. Oleh karena itu di harapkan pengetahuan pola makan diabetes melitus menjadi salah satu Upaya untuk menurunkan angka penderita diabetes melitus.
Abstract:Banjir bandang adalah aliran massa sedimen (pasir, kerikil, batu dan air ) dalam satu unit dengan kecepatan tinggi. Terjadi karena keseimbangan statik antara gaya geser yang ditimbulkan oleh aliran lebih besar dari gaya…
geser massa sedimen yang menahan. Karena massa yang mengalir ini mempunyai percepatan maka ketinggian dan kecepatannya akan selalu bertambah, dan pada tingkat batas tertentu keadaan menjadi tidak stabil sehingga massa sedimen terangkat dengan cepat yang menimbulkan banjir bandang. Data curah hujan di Kota Padang mengalami peningkatan dari tahun 2019 hingga tahun 2021 yaitu 2.756,4 menjadi 4.124,2. Hal ini menunjukkan semakin tingginya potensi bencana banjir di wilayah Kota Padang akibat curah hujan yang tinggi. Distribusi spasial inundasi banjir bandang terdapat pada daerah zonasi bahaya tinggi di kawasan sepanjang Batang Kuranji yakni di Kecamatan Koto Tangah, Kecamatan Kuranji, Kecamatan Nanggalo, Kecamatan Padang Utara, dan Kecamatan Pauh. Langkah mitigasi yang dilakukan untuk menanggulangi bencana banjir bandang ini telah dilakukan melalui pembangunan checkdam batu busuk dan melalui normalisasi sungai.
Abstract:Pembentukan undang-undang merupakan rangkaian kegiatan ilmiah dan tindakan politik yang menuntut kemampuan analitis, kecakapan teknis, serta pemahaman terhadap asas dan teori pembentukan peraturan. Realitas kelembagaan di…
i DPRD Sumatera Barat menunjukkan adanya kesenjangan besar antara tuntutan normatif tersebut dan kapasitas legislator yang menjalankannya. Dominasi tim ahli dalam perancangan peraturan muncul akibat rendahnya kemampuan legislator dalam memahami kerangka teori, teknik penyusunan norma hukum, identifikasi masalah, serta metodologi penyusunan naskah akademik. Sebagian besar anggota DPRD tidak memiliki kemampuan teknis dalam legal drafting dan hanya terlibat pada tahap pembahasan akhir, sementara penyusunan substansi dilakukan oleh tenaga ahli dari luar lembaga. Latar belakang pendidikan yang tidak merata semakin memperkuat ketergantungan terhadap akademisi, konsultan, dan staf ahli. Kondisi ini menyebabkan proses legislasi bergeser dari wakil rakyat kepada tenaga teknokrat, kualitas regulasi tidak sepenuhnya mencerminkan aspirasi masyarakat, dan akuntabilitas politik menjadi lemah. Ketidaksiapan DPRD Sumatera Barat dalam merancang undang-undang merupakan persoalan struktural yang berpengaruh terhadap legitimasi demokrasi, efektivitas regulasi, serta kualitas kinerja lembaga perwakilan rakyat.
Abstract:Asas legalitas merupakan asas yang sangat mendasar dalam pembentukan dan pemberlakuan hukum pidana. Asas legalitas merupakan asas yang menjadi asas legitimasi dalam dilaksanakannnya ketentuan hukum pidana Indonesia. Semula…
la asas legalitas yang berlaku di Indonesia ialah asas legalitas formal yang bersifat kaku oleh karena berasal dari hukum pidana warisan kolonial. Upaya pembaruan hukum pidana Indonesia telah menggeser asas legalitas dari asas legalitas formal menuju ke asas legalitas materiil yang lebih fleksibel. Pergeseran asas legalitas merupakan usaha untuk meng-Indonesiakan ketentuan hukum pidana dan memberikan penghormatan terhadap hukum yang hidup (hukum pidana adat).