Abstract: Kopi buah mengkudu merupakan salah satu inovasi pangan fungsional yang berpotensi dikembangkan sebagai alternatif minuman bagi penderita hipertensi karena mengandung kalium dan vitamin C. Penelitian ini bertujuan mengetahui…
ngetahui pengaruh variasi waktu dan suhu oven terhadap daya terima serta kandungan vitamin C, kalium, dan kafein kopi buah mengkudu ( Morinda citrifolia L. ) bagi penderita hipertensi. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial 3×2 dengan suhu oven 80°C, 100°C, dan 120°C serta waktu pengovenan 10 dan 15 menit, sehingga diperoleh enam formula. Uji daya terima dilakukan pada 30 panel konsumen berdasarkan warna, aroma, dan rasa menggunakan skala hedonik enam tingkat. Data dianalisis menggunakan uji Kruskal-Wallis dan Mann-Whitney , sedangkan rumus terbaik ditentukan melalui metode De Garmo, nilai rata-rata, dan Metode Perbandingan Eksponensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi waktu dan suhu oven berpengaruh signifikan terhadap daya terima warna (p<0,001), tetapi tidak berpengaruh signifikan terhadap aroma (p=0,061) dan rasa (p=0,117). Formula terbaik adalah F6 pada suhu 120°C selama 15 menit dengan rata-rata keseluruhan 4,46. Hasil laboratorium menunjukkan vitamin C 0,6818±0,03 g/100 mL, kalium 4.400,53 mg/100 g, dan kafein tidak terdeteksi. Kopi buah mengkudu berpotensi menjadi alternatif minuman bagi penderita hipertensi.
Kata Kunci: kopi buah mengkudu, hipertensi, daya terima, vitamin C, kalium, kafein
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran layanan Bimbingan dan Konseling (BK) dalam menunjang perkembangan peserta didik di SMP Negeri 1 Telagasari. Fokus penelitian diarahkan pada bentuk layanan yang diterapkan,…
, peran guru BK, serta faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaan layanan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa layanan BK di SMP Negeri 1 Telagasari terlaksana dengan baik dan terintegrasi dengan kegiatan sekolah. Layanan yang diberikan meliputi bimbingan klasikal, konseling individu, konseling kelompok, serta advokasi terhadap siswa. Faktor pendukung pelaksanaan layanan BK meliputi dukungan kepala sekolah, fasilitas ruang BK yang memadai, serta kolaborasi antara guru BK, wali kelas, dan orang tua. Sementara itu, faktor penghambat yang ditemukan adalah karakter siswa yang masih labil, keterbatasan waktu guru BK, dan pengaruh penggunaan gawai di lingkungan sekolah. Secara keseluruhan, layanan BK berperan signifikan dalam membantu siswa mengembangkan potensi diri, memperbaiki perilaku, serta menumbuhkan kedisiplinan dan tanggung jawab di lingkungan sekolah.
Abstract:Permasalahan sampah menjadi tantangan besar di Desa Buduan, Kecamatan Suboh, Kabupaten Situbondo, terutama di wilayah pesisir yang belum memiliki fasilitas TPS maupun TPA. Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 73 UIN…
KHAS Jember dilaksanakan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat melalui sosialisasi, edukasi, dan penerapan teknologi sederhana. Kegiatan meliputi penyuluhan pengelolaan sampah berbasis 3R, kerja bakti, pembuatan plang edukasi tentang lama waktu sampah terurai, serta pengadaan alat pembakar sampah minim asap. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan prinsip participatory action research, melibatkan masyarakat secara aktif dalam setiap tahapan. Hasil program menunjukkan peningkatan pemahaman warga terhadap dampak sampah dan penerimaan positif terhadap inovasi pengelolaan sampah. Meskipun partisipasi warga belum optimal, kegiatan ini menjadi langkah awal yang potensial untuk membangun budaya peduli lingkungan secara berkelanjutan.
Abstract:Artikel ini bertujuan untuk mengkaji sejauh mana sistem pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sudah mencerminkan dan mengimplementasikan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila. Sebagai dasar negara,…
Pancasila diharapkan dapat menjadi pedoman utama dalam setiap aspek kehidupan berbangsa dan bernegara. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif-analitis dengan menilai keselarasan antara prinsip-prinsip Pancasila dan kebijakan serta praktik pemerintahan yang ada, melalui analisis konstitusi, undang-undang, dan dinamika politik di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun sistem pemerintahan Indonesia secara teoretis mengadopsi nilai-nilai Pancasila, dalam praktiknya masih terdapat sejumlah ketidaksesuaian, terutama dalam hal implementasi
demokrasi, keadilan sosial, dan pengelolaan kekuasaan. Oleh karena itu, meskipun dasar negara telah jelas, penguatan pengamalan Pancasila dalam sistem pemerintahan masih perlu dilakukan agar tujuan nasional dapat tercapai secara maksimal.
Abstract:Artikel ini membahas pentingnya integrasi antara ilmu pengetahuan dan nilai-nilai agama dalam konteks kesehatan. Konsep Wahdatul Ulum, yang berakar pada prinsip tauhid, menekankan bahwa semua pengetahuan, termasuk ilmu kesehatan,…
esehatan, harus dipandang sebagai kesatuan yang harmonis, di mana sains dan agama saling melengkapi dan tidak terpisahkan.Penerapan nilai Wahdatul Ulum dalam etika kesehatan bertujuan untuk menciptakan praktik kesehatan yang tidak hanya fokus pada aspek fisik, tetapi juga memperhatikan dimensi spiritual dan moral. Hal ini diharapkan dapat menghasilkan pendekatan yang lebih holistik dalam pelayanan kesehatan, di mana pasien tidak hanya disembuhkan secara fisik tetapi juga mendapatkan kesejahteraan spiritual. Melalui pendidikan yang berbasis pada nilai-nilai Wahdatul Ulum, diharapkan para profesional kesehatan dapat mengembangkan karakter yang berakhlak mulia dan berwawasan luas. Ini penting untuk memastikan bahwa kemajuan dalam bidang kesehatan sejalan dengan prinsip moral dan etika yang diajarkan oleh agama Islam. Dengan demikian, Wahdatul Ulum berperan sebagai fondasi dalam membangun etika kesehatan yang komprehensif dan berkelanjutan, memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan umat manusia secara keseluruhan.
Abstract:Latar belakang : Penyakit Ginjal Kronik (PGK) merupakan salah satu penyakit kronis yang tidak dapat melular namun menjadi salah satu masalah kesehatan di dunia dengan persentase penderita dan kejadian gagal ginjal yang kian…
ian meningkat, prognosis yang buruk dan biaya pengobatan yang tinggi juga menjadi salah satu alasan kenapa penderita gagal ginjal kronik di dunia semakin meningkat Tujuan : penelitian ini bertujuan untukmengidentifikasi hubungan koping individu dengan tingkat kepatuhan pasien penderita gagal ginjal kronik yang menjalani terapi hemodialisa di RSUD Kabupaten Tangerang. Metode : penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain penelitian deskriptif korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 74 pasien responden. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah nonprobability sampling atau total sampling dimana seluruh populasi digunakan sebagai sampel penelitian, yaitu 74 sampel. Hasil : berdasarkan uji statistik chi-square adalah 0,001 < 0,05, maka dapat dinyatakan H0 ditolak artinya ada Hubungan Koping Individu dengan Tingkat Kepatuhan Menjalani Program Terapi Hemodialisis di RSUD Kabupaten Tangerang Tahun 2024. Kesimpulan : hal ini dapat disimpulkan bahwa terdapat Hubungan Koping Indivdu dengan Tingkat Kepatuhan Menjalani Program Terapi Hemodialisis di RSUD Kabupaten Tangerang Tahun 2024.
Abstract:Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa efektif penggunaan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) dalam meningkatkan aktivitas peserta didik pada pembelajaran IPA di SMPN 1 Ciruas. Pengumpulan data dilakukan…
an melalui observasi langsung selama proses pembelajaran berlangsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKPD sangat membantu meningkatkan partisipasi peserta didik dalam kegiatan individu maupun kelompok. LKPD juga mampu memotivasi peserta didik untuk belajar, melatih kemampuan berpikir kritis, dan mendorong kreativitas melalui aktivitas seperti eksperimen dan diskusi. Namun, penelitian ini menemukan beberapa kendala, seperti keterbatasan teknologi di sekolah dan ketidakmerataan partisipasi dalam kelompok. Solusi yang dilakukan adalah memanfaatkan perangkat ajar seperti proyektor dan membagi tugas kelompok secara adil. Secara keseluruhan, penggunaan LKPD memberikan dampak positif pada keaktifan dan pemahaman peserta didik, sehingga dapat menjadi strategi pembelajaran yang inovatif dan efektif.
Abstract:Inflasi merupakan tantangan besar bagi perekonomian Indonesia karena dampaknya yang signifikan terhadap daya beli masyarakat, stabilitas harga dan kesejahteraan ekonomi, terutama di negara berkembang. Ketidakstabilan inflasi…
lasi seperti lonjakan dari 1,87% pada 2021 menjadi 5,51% pada 2022, meskipun sempat turun pada 2023, menunjukkan perlunya identifikasi faktor-faktor penyebab inflasi. Inflasi yang tinggi dapat memicu kenaikan harga barang dan jasa, kemiskinan dan menekan stabilitas ekonomi. Oleh karena itu, perlu dilakukan analisis terhadap faktor-faktor yang memengaruhi tingkat inflasi di Indonesia tahun 2022-2023 menggunakan metode analisis faktor. Hasil analisis menunjukkan karakteristik data faktor-faktor yang memengaruhi tingkat inflasi di Indonesia tahun 2022-2023 memiliki keragaman data yang besar. Adapun hasil pemeriksaan dan pengujian asumsi menunjukkan bahwa data berdistribusi normal multivariat, antar variabel dependen, kecukupan data terpenuhi dan terdapat korelasi antar variabel. Berdasarkan hasil analisis faktor terbentuk 2 faktor yang memengaruhi tingkat inflasi. Faktor pertama adalah kebijakan moneter dan perdagangan global yang meliputi BI Rate, nilai neraca perdagangan dan harga minyak mentah. Faktor kedua adalah stabilitas ekonomi dan pasar modal yang meliputi nilai ekspor, tingkat inflasi harga konsumen (TIHK) dan indeks harga saham gabungan (IHSG).
Abstract:Pengembangan sumber daya manusia (SDM) merupakan aspek penting dalam meningkatkan kinerja organisasi dan mencapai tujuan bisnis. Penelitian ini membahas strategi profesionalisme SDM untuk meningkatkan profesionalisme dalam…
am lingkungan kerja, dengan fokus pada faktor-faktor kunci yang mendorong pertumbuhan individu dan organisasi. Penelitian ini akan mengeksplorasi berbagai pendekatan, metode, dan program yang efektif dalam meningkatkan kompetensi, keahlian, dan etika profesional SDM. Tujuannya adalah untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang bagaimana organisasi dapat menciptakan lingkungan kerja yang mendukung pengembangan SDM, serta mengidentifikasi strategi yang optimal untuk mencapai hasil yang positif bagi individu dan organisasi. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi panduan bagi para pemimpin dan praktisi SDM dalam merancang dan menerapkan strategi pengembangan profesionalisme yang efektif dan berkelanjutan.
Abstract:Limbah kulit kopi yang selama ini dianggap sebagai sampah memiliki potensi besar sebagai sumber pupuk organik cair. Pupuk cair ogranik merupakan salah satu solusi penanganan limbah kulit kopi yang dapat dilakukan untuk memberikan…
emberikan nilai tambah pada limbah. Pengabdian ini dilakukan untuk meningkatkan pehamanan petani tentang pembuatan pupuk organik serta menemukan bahwa tanaman kopi dari produksi lokal dapat diubah menjadi pupuk tanah yang kaya nutrisi, meningkatkan kualitas tanah dalam berbagai aspek seperti pertumbuhan tanaman, kesehatan tanah, dan kualitas panganMetode yang digunakan kegiatan pengabdian ini merupakan kombinasi antara metode ceramah (penyuluhan), dan praktik/pelatihan pembuatan pupuk organik cair dari limbah kulit kopi langsung di masyarakat petani kopi. Tujuan dilakukannya pengabdian ini diantaranya untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat Jambesari sehingga dapat mengurangi serta memanfaatkan limbah kulit kopi secara efektif dan untuk meningkatkan nilai ekonomis kulit kopi sebagai alternatif pilihan pemanfaatan kulit kopi. Kegiatan pengabdian ini di lakukan dengan cara pelatihan kepada masyarakat tentang pembuatan pembuatan Pupuk Organik Cair dari limbah kulit kopi. Hasil dari pelatihan Hasil dari pelatihan ini menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai teknik pembuatan POC dan manfaatnya bagi pertanian. Peserta pelatihan menunjukkan antusiasme yang tinggi terhadap materi yang disampaikan, dan banyak di antara peserta pelatihan berhasil menerapkan teknik yang dipelajari dalam praktik sehari-hari. Keterampilan yang diperoleh tidak hanya meningkatkan kualitas tanah, tetapi juga berpotensi meningkatkan hasil pertanian di desa tersebut, Selain itu, pelatihan ini juga berkontribusi pada pemberdayaan ekonomi masyarakat, karena dengan memanfaatkan limbah yang sebelumnya dianggap tidak berguna, mereka dapat menghasilkan pupuk organik yang dapat digunakan sendiri atau dijual. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya bermanfaat untuk lingkungan, tetapi juga untuk kesejahteraan ekonomi masyarakat setempat.