Abstract:Penelitian ini mengkaji transformasi Human Resource Development (HRD) dalam meningkatkan efisiensi proses industri manufaktur. Metode yang digunakan adalah kualitatif literature review dengan data dari jurnal nasional terkait…
rkait HRD, digitalisasi HR, pengembangan kompetensi, dan budaya kerja adaptif. Hasil menunjukkan bahwa implementasi Human Resource Information System (HRIS) mempercepat administrasi, mengurangi kesalahan manusia, dan meningkatkan pengelolaan tenaga kerja. Program upskilling, reskilling, dan workplace learning meningkatkan kompetensi karyawan dan mendukung kualitas produksi. Budaya organisasi yang adaptif dan kolaboratif memperkuat kesiapan tenaga kerja menghadapi perubahan teknologi. Sintesis literatur menegaskan bahwa kombinasi digitalisasi HR, pengembangan kompetensi, dan budaya kerja adaptif berkontribusi signifikan terhadap efisiensi operasional manufaktur. Transformasi HRD menjadi faktor strategis untuk mendukung keberhasilan produksi modern.
Abstract:Perkembangan teknologi dalam industri manufaktur menuntut perusahaan untuk terus menyesuaikan kemampuan sumber daya manusia dengan kebutuhan proses produksi yang semakin modern. Penelitian ini membahas bagaimana peningkatan…
tan keterampilan pekerja dan pemahaman terhadap sistem digital dapat mendukung kelancaran operasional pabrik. Hasil kajian menunjukkan bahwa pelatihan yang tepat, kesiapan karyawan dalam menghadapi perubahan, serta kemampuan memahami alur kerja berbasis teknologi memiliki peran penting dalam menjaga kualitas dan efisiensi produksi. Integrasi antara pengembangan SDM dan proses manufaktur membantu perusahaan mengurangi kesalahan, mempercepat penyelesaian pekerjaan, dan meningkatkan produktivitas secara keseluruhan. Temuan ini menegaskan bahwa teknologi dan manusia harus berkembang sejalan agar industri mampu bertahan dalam persaingan yang terus berubah.
Abstract:Fotografi dalam perspektif komunikasi ialah media untuk penyampaian pesan melalui gambar yang mengandung banyak makna. Laki-laki serta perempuan memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi fotografer. Dari era dulu hingga…
a kini, perempuan selalu berada pada posisi inferior dalam masyarakat. Perempuan kerap kali dianggap sebagai "orang lain", dan di dalam status menjalani hubungan selalu menanti untuk didefinisikan dan dijelaskan. Pada penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk memahami fenomena apa yang dialami oleh subjek penelitian, sedangkan sumber data penelitian yang digunakan adalah metode observasi, dan wawancara. Dari hasil analisa setiap individu memiliki pandangan terhadap perempuan yang bekerja sebagai fotografer tentunya memiliki pendapat yang berbeda-beda setiap individu. Namun justru semakin membuktikan bahwa perempuan dapat bekerja sama seperti laki-laki, bahkan mereka dapat bersaing
Abstract:Penelitian ini membahas pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam smart manufacturing serta perubahan peran Human Resource Development (HRD) di era Industri 4.0. Melalui studi pustaka dari berbagai jurnal nasional,…
penelitian ini menemukan bahwa AI memiliki pengaruh besar terhadap peningkatan efisiensi produksi, mulai dari predictive maintenance yang mampu mengurangi gangguan mesin hingga sistem quality inspection berbasis computer vision yang membuat proses pengecekan lebih cepat dan akurat. Di sisi lain, perkembangan teknologi ini membuat HRD harus menyesuaikan cara kerja mereka, terutama dalam hal rekrutmen, pelatihan, dan pengembangan kompetensi karyawan. HRD kini dituntut lebih memahami teknologi digital agar mampu menyiapkan tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhan industri modern. Hasil kajian menunjukkan bahwa peran teknologi dan HRD saling melengkapi karena penerapan AI tidak akan berjalan optimal tanpa kesiapan karyawan. Dengan demikian, perusahaan perlu mengatur strategi yang seimbang antara pemanfaatan teknologi dan penguatan kemampuan SDM.
Abstract:Human Resource Development (HRD) memiliki peran strategis sebagai penggerak inovasi proses pada industri manufaktur modern. HRD tidak hanya meningkatkan kompetensi teknis karyawan, tetapi juga membangun kemampuan adaptasi…
i terhadap perubahan teknologi, alur kerja baru, dan dinamika pasar. Strategi HRD yang mencakup pelatihan berbasis digital, workplace learning, mentoring, serta pengembangan kreativitas karyawan mampu menciptakan tenaga kerja yang adaptif, kompeten, dan proaktif dalam meningkatkan efisiensi serta kualitas proses produksi. Kajian literatur ini menunjukkan bahwa HRD berkontribusi pada penciptaan budaya kerja yang mendukung kolaborasi, kreativitas, dan pembelajaran berkelanjutan, sehingga inovasi proses dapat terwujud secara efektif.
Abstract:Artikel ini membahas bagaimana pendidikan keluarga merupakan bagian terpenting dari pertumbuhan anak. Keluarga adalah tempat pertama yang memiliki pengaruh besar terhadap perasaan, interaksi, perilaku moral, dan cara berpikir…
pikir anak. Cara orang tua berinteraksi dengan anak-anak mereka, pola asuh yang mereka terapkan, teladan yang mereka berikan, dan nilai-nilai yang mereka anut, semuanya membantu membentuk karakter dan kepribadian anak sejak usia dini. Keluarga yang peduli, suportif, dan memiliki aturan yang jelas membantu anak-anak tumbuh menjadi disiplin, mandiri, percaya diri, dan memiliki nilai-nilai yang baik. Tulisan ini memberikan gambaran tentang bagaimana pendidikan keluarga menjadi dasar bagi perkembangan masa depan anak.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pengajaran penulisan karya ilmiah (variabel X) dengan kemampuan menulis pembahasan penelitian mahasiswa (variabel Y) kelas E. Metode penelitian menggunakan pendekatan…
ekatan kuantitatif dengan analisis korelasi Product Moment (rxy), di mana indikator variabel X disusun berdasarkan langkah-langkah pengajaran dari Maryadi (2002) seperti pemilihan topik relevan, penyusunan fakta sistematis, kajian kritis; Irwan (2021) meliputi pembelajaran kontekstual (CTL) dan evaluasi berkelanjutan; serta Jurnal Linguistik (2022) mencakup validasi bahan ajar. Instrumen berupa angket 10 butir per variabel disebarkan kepada 20 mahasiswa kelas E. Hasil angket menunjukkan 90% (18 responden) sangat setuju pengajaran efektif mengembangkan berpikir kritis dan kemampuan akademik, sementara 10% (2 responden) menyatakan biasa saja. Perhitungan korelasi menghasilkan rxy = 0.811 dan koefisien determinasi (KD) = 65.8%, menunjukkan kontribusi pengajaran sebesar 65.8% terhadap kemampuan menulis pembahasan, dengan 34.2% dipengaruhi faktor lain seperti subjektivitas analisis.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran interaktif berbasis minat belajar siswa menggunakan Articulate Storyline. Masalah yang dihadapi adalah rendahnya minat belajar siswa yang disebabkan oleh terbatasnya…
rbatasnya media pembelajaran dan kurangnya kompetensi guru dalam memanfaatkan teknologi. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (R&D) dengan analisis berdasarkan model Borg & Gall. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media yang dikembangkan berhasil meningkatkan minat belajar siswa, membuat mereka lebih aktif dan bersemangat dalam proses pembelajaran. Selain itu, penggunaan media interaktif dapat mengurangi kecemasan belajar dan memudahkan pemahaman materi. Kesimpulannya, pengembangan media pembelajaran interaktif berbasis minat merupakan pendekatan efektif untuk memberdayakan siswa dan meningkatkan kualitas pembelajaran.
Abstract:Implementasi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam proses produksi telah mendorong peningkatan efisiensi dan produktivitas organisasi. Namun, penerapan AI juga membawa dampak terhadap pengembangan sumber daya…
aya manusia (SDM), terutama terkait perubahan kompetensi dan pola kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi AI dalam proses produksi serta dampaknya terhadap transformasi pengembangan SDM. Metode yang digunakan adalah literature review dengan menganalisis berbagai sumber literatur ilmiah yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan AI dalam produksi menuntut penyesuaian strategi pengembangan SDM melalui pelatihan, upskilling, dan reskilling agar tenaga kerja mampu beradaptasi dengan teknologi. Dengan demikian, kesiapan SDM menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan implementasi AI di organisasi.
Abstract:Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) membawa perubahan besar dalam industri manufaktur, terutama dalam efisiensi, kualitas, dan kecepatan produksi. Namun, keberhasilan implementasi AI tidak…
ak hanya ditentukan oleh teknologi, tetapi juga oleh kesiapan sumber daya manusia (SDM). Karena itu, penguatan pengembangan SDM (HRD) menjadi kunci optimalisasi pemanfaatan AI. Penelitian ini menganalisis hubungan antara implementasi AI dan penguatan HRD terhadap produktivitas industri manufaktur menggunakan metode kualitatif-deskriptif melalui studi literatur. Hasil kajian menunjukkan bahwa AI meningkatkan produktivitas melalui otomatisasi, pengurangan kesalahan, pemeliharaan prediktif, dan pengambilan keputusan berbasis data. Namun, hasil maksimal hanya dicapai bila didukung oleh HRD yang kuat melalui peningkatan kompetensi digital, pelatihan teknologi, pengembangan keterampilan analitis, serta adaptasi budaya kerja inovatif. Sinergi AI dan HRD menciptakan tenaga kerja adaptif, kreatif, dan kolaboratif, sekaligus mengurangi resistensi terhadap perubahan. Dengan demikian, implementasi AI dan penguatan HRD saling melengkapi serta berpengaruh positif terhadap peningkatan produktivitas dan keberlanjutan transformasi digital di industri manufaktur.