Search Articles & Publications

Showing 1157 articles found for "Belum"

TRANSFORMASI KURIKULUM: EKSPLORASI STRATEGIS PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM DINAMIKA KURIKULUM MERDEKA DI SETIAP PASE

Ahmad Muktamar, Alfina Damayanti, Husnul Khatimah, Asmawati Tahang
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam struktur Kurikulum Merdeka dalam perspektif Pendidikan Agama Islam pada setiap fase. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang memungkinkan analisis… nalisis yang mendalam terhadap konsep-konsep yang terlibat. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah penelitian kepustakaan, dengan fokus pada berbagai jenis literatur seperti buku, catatan, artikel jurnal nasional dan internasional, dan laporan penelitian sebelumnya yang relevan. Sumber utama informasi dalam penelitian ini adalah kebijakan Kurikulum Merdeka Belajar yang dikeluarkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur Kurikulum Merdeka pada setiap fase memberikan kesempatan bagi pendidik untuk mengimplementasikan kegiatan pembelajaran yang sesuai dengan tahapan perkembangan dan pencapaian para peserta didik. Struktur tersebut didasarkan pada tiga prinsip utama, yaitu berbasis kompetensi, fleksibilitas dalam pembelajaran, dan penguatan karakter Pancasila. Secara khusus, struktur Kurikulum Merdeka untuk pendidikan agama Islam mencakup beberapa komponen esensial, seperti pembelajaran ajaran Islam, pemahaman nilai-nilai Islam, pengembangan keterampilan praktis, integrasi dengan konteks lokal, serta metode penilaian dan evaluasi yang relevan.

MERDEKA BELAJAR DALAM PERSPEKTIF PENDIDIKAN AGAMA ISLAM

Alias, Ambo Tuo, Ahmad Muktamar
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk membahas pelaksanaan Merdeka Belajar dalam Perspektif Pendidikan Agama Islam. Peneltian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Adapun pengumpulan data dengan menggunakan metode studi… tudi pustaka. Di mana penulis mengkajinya dengan menelusuri dan mencari bahan serta mengumpulkan informasi yang yang bersumber dari buku, jurnal, tulisan dan laporan peneltian sebelumnya yang menjelaskan pelaksanaan merdeka belajar. Referensi utama dalam penelitian ini ialah : Rangkaian kebijakan Pendidikan terbaru Kemendimbud RI, tentang Kurikulum Merdeka. Selain itu, peneltian ini juga memanfaatkan sumber data berupa peraturan perundang-undangan negara dan sumber-sumber lain yang relevan. Hasil peneltian menunjukkan bahwa gagasan merdeka belajar oleh Kemendikbud adalah bentuk reformasi di bidang pendidikan, yang arahnya untuk memberikan kebebasan bagi siswa, guru dan satuan pendidikan dalam berinovasi dan pengembangan kualitas pendidikan. Sebagai mata pelajaran, Pendidikan Agama Islam dapat diimplementasikan dan sejalan dengan merdeka belajar, yang memberikan ruang serta keleluasaan pada peserta didik agar dapat berkeksplorasi sesuai dengan bakat dan minatnya. Karena itu diperlukan pembentukan peserta didik yang produktif, kreatif dan inovatif serta mempunyai keterampilan yang menunjang terhadap bidang yang diminati. Meskipun demikian kebebasan dalam arti harus konsisten menjaga agar tidak melanggar etika, norma serta nilai-nilai yang telah ditentukan oleh ajaran Islam.

MEMBANGUN TANGGUNG JAWAB KOLEKTIF DALAM PENDIDIKAN MODERN

Rahmah
Abstract: Keberhasilan dan kegagalan suatu proses pendidikan Islam secara umum dapat dinilai dari out-put-nya, yakni orang-orang sebagai produk pendidikan Islam. Jika Pendidikan Islam mengalami kegagalan dalam mengantarkan manusia… kearah cita-cita manusiawi yang bersandar pada nilai-nilai ke-Tuhanan, maka yang akan terjadi adalah tumbuhnya prilaku-prilaku negatif dan destruktif, seperti kekerasan, ketidakpedulian sosial, dan lain sebagainya, yang semuanya itu mengakibatkan penderitaan semesta. Berbagai prilaku-prilaku destruktif tersebut, yang sering muncul dinegara Indonesia, merupakan akibat dari belum munculnya memiliki kesadaran. Pihak-pihak yang yang paling memegang kunci dan mempunyai peran utama dalam memupuk dan membangun kesadaran generasi penerus bangsa adalah; orang tua melalui lembaga keluarga,masyarakat dengan pengawasannya, sekolah dengan seluruh elemenya dan pemerintah dengan kebijakan dan keteladannya.Pihak-pihak ini harus mempunyai kesamaan dasar pandang, koordinasi, singkronisasi serta saling bahu membahu dalam membangun kesadaran generasi penerus bangsa.

MEMBANGUN KESADARAN SOSIAL DALAM PENDIDIKAN

Badruddin, Rezki Akbar Norrahman
Abstract: Keberhasilan dan kegagalan suatu proses pendidikan Islam secara umum dapat dinilai dari out-put-nya, yakni orang-orang sebagai produk pendidikan Islam. Jika Pendidikan Islam mengalami kegagalan dalam mengantarkan manusia… kearah cita-cita manusiawi yang bersandar pada nilai-nilai ke-Tuhanan, maka yang akan terjadi adalah tumbuhnya prilaku-prilaku negatif dan destruktif, seperti kekerasan, ketidakpedulian sosial, dan lain sebagainya, yang semuanya itu mengakibatkan penderitaan semesta. Berbagai prilaku-prilaku destruktif tersebut, yang sering muncul dinegara Indonesia, merupakan akibat dari belum munculnya memiliki kesadaran. Pihak-pihak yang yang paling memegang kunci dan mempunyai peran utama dalam memupuk dan membangun kesadaran generasi penerus bangsa adalah; orang tua melalui lembaga keluarga,masyarakat dengan pengawasannya, sekolah dengan seluruh elemenya dan pemerintah dengan kebijakan dan keteladannya.Pihak-pihak ini harus mempunyai kesamaan dasar pandang, koordinasi, singkronisasi serta saling bahu membahu dalam membangun kesadaran generasi penerus bangsa.

EVALUASI KEBIJAKAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI INDONESIA

Normilawati
Abstract: Tujuan pendidikan agama Islam dalam menanamkan nilai-nilai karakter masih belum seluruhnya terpenuhi. Rumusan masalah dalam artikel ini adalah bagaimana evaluasi kebijakan pendidikan agama Islam di Indonesia? Oleh karena… itu, tujuan penulisan artikel ini adalah untuk menyajikan paparan tentang problem dan isu dalam evaluasi kebijakan pendidikan agama Islam di Indonesia. Artikel ini dibuat dengan penelitian kualitatif yang bersifat studi pustaka (library research). Hasil penelitian memperlihatkan adanya isu-isu tentang dikotomi dan diskriminasi pesantren.

PENDIDIKAN DALAM MEMBENTUK SOSIAL DAN TANGGUNG JAWAB SECARA PROPOSIONAL

Yuniati
Abstract: Keberhasilan dan kegagalan suatu proses pendidikan Islam secara umum dapat dinilai dari out-put-nya, yakni orang-orang sebagai produk pendidikan Islam. Jika Pendidikan Islam mengalami kegagalan dalam mengantarkan manusia… kearah cita-cita manusiawi yang bersandar pada nilai-nilai ke-Tuhanan, maka yang akan terjadi adalah tumbuhnya prilaku-prilaku negatif dan destruktif, seperti kekerasan, ketidakpedulian sosial, dan lain sebagainya, yang semuanya itu mengakibatkan penderitaan semesta. Berbagai prilaku-prilaku destruktif tersebut, yang sering muncul dinegara Indonesia, merupakan akibat dari belum munculnya memiliki kesadaran. Pihak-pihak yang yang paling memegang kunci dan mempunyai peran utama dalam memupuk dan membangun kesadaran generasi penerus bangsa adalah; orang tua melalui lembaga keluarga,masyarakat dengan pengawasannya, sekolah dengan seluruh elemenya dan pemerintah dengan kebijakan dan keteladannya.Pihak-pihak ini harus mempunyai kesamaan dasar pandang, koordinasi, singkronisasi serta saling bahu membahu dalam membangun kesadaran generasi penerus bangsa

Dialektika Pendidikan Islam dan Humanisasi: Telaah Kompartif atas Pemikiran Al-Ghazali dan Fazlurrahman

Roihan, Muhammad, Firdaus Mamad, Urwatul Wusqa
Abstract: Seiring dengan kemajuan ilmu pengetahuan, dan transformasi digital, pendidikan Islam diharapkan tidak hanya mengajarkan tentang agama, tetapi juga mampu membentuk peserta didik yang memiliki pemikiran kritis. Dalam hal ini,… ni, pemikiran Al-Ghazali dan Fazlurrahman memiliki kesamaan fokus pada manusia dalam hal pendidikan, meskipun pendekatannya berbeda. Namun, penelitian yang ada cenderung membahas keduanya secara terpisah, sehingga dialog antara konsep dan gagasan mereka belum sepenuhnya dieksplorasi. Penelitian ini menganalisis persinggungan dan perbedaan pemikiran mereka untuk kontribusi pada humanisasi pendidikan islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif jenis kepustakaan ( Library Research). Semua data diperoleh dari karya-karya ilmiah terkait dan terbaru, lalu dijelaskan secara komaparatif. Hasilnya menunjukkan bahwa keduanya memandang Pendidikan sebagai proses pembentukan manusia, dengan tekanan Al-Ghazali pada pelatihan moral dan spiritual, sedangkan Fazlurrahman fokus pada integrasi ilmu dan pengembangan nalar kritis. Kedua pradigma saling melengkapi dan dapat diintegrasikan dalam kerangka humanisasi pendidikan Islam, menghubungkan dimensi etis, spiritual, intelektual, serta tanggung jawab sosial.

Analisis Hak Konstitusional Kesehatan dan Tanggung Jawab Pemerintah dalam Program Makan Bergizi Gratis

Muliana
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan tanggung jawab konstitusional pemerintah dalam pemenuhan hak atas kesehatan melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang mulai dilaksanakan pada tahun 2024. Program… ram ini merupakan bagian dari kebijakan nasional untuk menurunkan angka stunting dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan pangan bergizi. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan , pendekatan konseptual, dan pendekatan kebijakan. Data yang digunakan bersumber dari bahan hukum primer, sekunder, dan tersier yang dianalisis secara kualitatif normatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hak atas kesehatan telah diatur secara jelas dalam Pasal 28H dan Pasal 34 Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, serta dalam Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan dan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan. Tetapi  pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis masih menghadapi berbagai kendala, antara lain ketimpangan distribusi, kualitas pangan yang belum seragam, dan lemahnya koordinasi antar lembaga pelaksana. Berdasarkan teori hak konstitusional dan teori tanggung jawab negara, kegagalan dalam implementasi kebijakan dapat dikategorikan sebagai bentuk pelanggaran tanggung jawab konstitusional karena negara lalai menjalankan kewajiban positifnya terhadap rakyat.

Gambaran Penggunaan Media Boneka Tangan Dalam Mengatasi Rasa Takut Anak

Sidabutar, Manginar, Ferdinan Fankari, Helena Faustina Muko Hayon
Abstract: Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan efektivitas penggunaan media boneka tangan sebagai strategi edukasi untuk mengurangi rasa takut anak terhadap perawatan gigi dengan desain quasi experiment yang membagi responden… ke dalam kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Mekanisme penelitian dilakukan melalui observasi langsung sebelum dan sesudah intervensi, menggunakan daftar tilik berisi lima indikator ketakutan, dengan sumber data primer berupa hasil pengamatan terhadap 38 siswa SD Inpres Naimata yang ditentukan melalui purposive sampling. Intervensi diberikan selama enam hari melalui aktivitas bermain peran menggunakan boneka tangan, sedangkan kelompok kontrol tidak menerima perlakuan apa pun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi, 68% anak berada pada kategori takut dan 32% sangat takut; setelah intervensi terjadi penurunan ketakutan dengan 37% anak tidak takut dan tidak ada lagi kategori sangat takut, sedangkan pada kelompok kontrol tidak ditemukan perubahan tingkat ketakutan. Temuan ini menunjukkan bahwa boneka tangan efektif sebagai media distraksi dan edukasi yang mampu menciptakan suasana aman, menyenangkan, serta membantu anak memahami prosedur perawatan gigi tanpa rasa cemas. Nilai kebaruan penelitian ini terletak pada penerapan media boneka tangan sebagai intervensi perilaku yang sederhana, murah, dan sesuai karakteristik psikologis anak sekolah dasar untuk mengatasi ketakutan pada konteks pelayanan kesehatan gigi. Implikasi penelitian ini menegaskan bahwa media boneka tangan dapat menjadi alternatif metode promosi kesehatan yang aplikatif bagi guru, orang tua, dan tenaga kesehatan dalam mendukung keberhasilan pendidikan kesehatan gigi di lingkungan sekolah dan fasilitas pelayanan kesehatan.

Pengaruh Return On Asset (ROA), Current Ratio Dan Sales Growth Terhadap Harga Saham (Studi Empiris Pada Perusahaan Indeks LQ45 Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2020- 2024)

Arifka Nurul Auria, Eka Dyah Setyaningsih, Vina Islami
Abstract: Studi ini dilatarbelakangi oleh fluktuasi harga saham pasca-pandemi COVID-19 dan inkonsistensi hasil penelitian sebelumnya. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder dari 15 perusahaan LQ45 (52 observasi).… Hasil penelitian menunjukkan bahwa ROA berpengaruh negatif dan signifikan terhadap harga saham, mengindikasikan bahwa peningkatan efisiensi aset belum tentu direspons positif pasar. Sebaliknya, Current Ratio berpengaruh positif dan signifikan, menunjukkan bahwa likuiditas perusahaan yang tinggi dianggap positif oleh investor. Sementara itu, Sales Growth tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap harga saham, menyiratkan bahwa pertumbuhan penjualan saja tidak selalu menjadi faktor utama bagi investor. Namun, secara simultan, ketiga variabel (ROA, CR, dan Sales Growth) secara signifikan memengaruhi harga saham, menjelaskan 38% dari variasi harga saham. Temuan ini menekankan pentingnya keseimbangan antara efisiensi, likuiditas, dan pertumbuhan berkelanjutan bagi manajemen, serta penilaian komprehensif bagi investor.