Abstract:Work engagement menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang produktif dan bermakna. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara di Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan (BBGTK) Provinsi Sulawesi…
awesi Selatan, ditemukan bahwa beberapa pegawai masih menunjukkan tingkat keterlibatan kerja yang rendah, seperti kurangnya pemahaman terhadap tugas, rendahnya semangat kerja, dan etos kerja yang belum optimal. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterlibatan kerja pegawai melalui kegiatan psikoedukasi yang disampaikan oleh psikolog industri dan organisasi. Kegiatan dilakukan dalam bentuk seminar interaktif dengan pre-test dan post-test kepada 50 dari 67 peserta yang hadir. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara skor pre-test dan post-test (p = 0.038), yang mengindikasikan peningkatan tingkat work engagement setelah mengikuti seminar. Selain itu, hasil evaluasi menunjukkan bahwa 100% peserta memahami materi yang diberikan, dengan 42.6% menyatakan sangat paham dan 57.4% menyatakan paham. Temuan ini menunjukkan bahwa psikoedukasi dapat menjadi strategi efektif dalam meningkatkan work engagement pegawai.
Abstract:Program ini bertujuan untuk mengukur perubahan pemahaman dan penerapan self boundaries pada remaja melalui program psikoedukasi. Self boundaries merujuk pada kemampuan individu untuk menetapkan batasan yang sehat dalam hubungan…
ubungan sosial mereka. Untuk melihat perubahan pemahaman siswa terhadap self boundaries dilakukan pre dan post test kepada 25 siswa. Dengan menggunakan instrumen pre-test dan post-test, program ini mengukur perubahan dalam tingkat pemahaman remaja mengenai batasan diri mereka. Hasil dari program psikoedukasi ini menunjukkan pemahaman yang lebih baik bagi remaja tentang pentingnya self boundaries dan dampaknya terhadap hubungan sosial mereka.
Abstract:Perempuan yang bekerja sering dihadapkan pada tantangan peran ganda, yaitu sebagai pencari nafkah sekaligus pengelola rumah tangga, yang dapat memicu konflik antara tuntutan pekerjaan dan keluarga atau dikenal sebagai Work-Family…
rk-Family Conflict. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi efektivitas seminar bertema "Memimpin dengan Seimbang: Strategi Efektif di Tengah Work-Family Conflict" dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan manajemen konflik peran ganda pada perempuan pekerja. Peserta seminar ini melibatkan 19 kepala cabang mikro dan UKM PT Esta Dana Ventura di Sulawesi Selatan. Metode pelaksanaan mencakup wawancara dengan pihak Human Capital Business Partner dan observasi langsung terhadap aktivitas kepala cabang di PT Esta Dana Ventura. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran pre-test dan post-test menggunakan Google Form. Analisis data menggunakan Uji Wilcoxon menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta setelah mengikuti seminar (Z = -3,738, p < 0,05). Dengan demikian, seminar ini terbukti sebagai intervensi edukatif yang efektif dalam meningkatkan kemampuan perempuan dalam menghadapi Work-Family Conflict.
Abstract:Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi kelayakan perencanaan usaha koperasi di lingkungan pondok pesantren sebagai langkah untuk memperkuat kemandirian ekonomi dan kesejahteraan para santri. Koperasi di pondok pesantren…
memiliki peranan penting dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari santri serta memberikan pelatihan dalam bidang kewirausahaan. Metodologi yang diterapkan dalam penelitian ini melibatkan analisis SWOT yang bertujuan untuk menemukan kekuatan, kelemahan, kesempatan, dan ancaman yang dihadapi oleh koperasi, serta penilaian kelayakan finansial untuk mengukur potensi keuntungan. Pengumpulan data dilakukan melalui survei dan wawancara dengan pengurus koperasi dan para santri. Temuan dari penelitian menunjukkan bahwa koperasi memiliki prospek yang baik untuk berkembang, dengan adanya dukungan dari komunitas pondok pesantren. Analisis keuangan mengindikasikan bahwa koperasi mampu mencapai titik impas dalam waktu yang cukup singkat dan memberikan dampak positif terhadap pendapatan pondok pesantren.
Abstract:Saat ini kasus kekerasan yang terjadi pada anak di bawah umur sudah sangat memprihatinkan. Anak dianggap lemah dan tidak berdaya, yang membuat mereka rentan terhadap pemahaman seksual. Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan…
atkan pemahaman siswa terkait keamanan diri dan tubuh mereka melalui psikoedukasi dengan prinsip Active Joyful Effective Learning (AJEL). Subjek penelitian berjumlah 34 yang merupakan siswa kelas 3A di SD Inpres karema. Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimen the one-group pretest-posttest design . Instrumen dari penelitian ini berupa tes tertulis yang diberikan sebelum dan sesudah dilakukan pemberian psikoedukasi. Kegiatan ini menggunakan teknik analisis data deskriptif kuantitatif dengan teknik persentase. Penelitian yang diberikan meliputi bagian tubuh, area sentuhan aman, tipe-tipe sentuhan, dan cara melindungi diri. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa siswa mengalami peningkatan dalam pemahaman mengenai batasan-batasan sentuhan tubuh, siapa yang boleh dan tidak boleh menyentuh area tubuh pribadi, dan tindakan dalam menjaga atau melindungi diri dari perbuatan kekerasan seksual.
Abstract:Perencanaan anggaran dan pengelolaan keuangan yang efektif dan akuntabel menjadi aspek krusial dalam menunjang tugas Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dalam mengawasi jalannya pemilihan umum. Penelitian ini bertujuan untuk…
mengevaluasi efektivitas sistem pengelolaan anggaran Bawaslu dengan menyoroti aspek transparansi dan akuntabilitas keuangan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif untuk memahami fenomena pengelolaan anggaran di Bawaslu. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan observasi langsung terhadap proses perencanaan serta penggunaan anggaran guna menilai transparansi dan akuntabilitas keuangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan anggaran Bawaslu mengacu pada berbagai regulasi. Untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas, Bawaslu menerapkan instrumen pertanggungjawaban keuangan, seperti Surat Pernyataan Tanggung Jawab Belanja (SPTB) dan Surat Pertanggungjawaban (SPJ) yang berperan dalam mengontrol penggunaan dana agar sesuai dengan prinsip good governance.
Abstract:Pengelolaan arsip pada PT TASPEN (Persero) Kantor Cabang Jember dilakukan secara manual dan digital untuk meningkatkan efisiensi dalam penyimpanan dan pencarian data pensiun. Arsip fisik disimpan secara terorganisir di ruang…
uang arsip, sedangkan arsip digital dikelola melalui aplikasi ELO. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik observasi partisipatif dan dokumentasi selama 40 hari kerja di PT TASPEN Jember. Namun dalam pelaksanaannya terdapat beberapa kendala seperti kesalahan pada sistem ELO yang menghambat proses pengarsipan serta potensi kesalahan input data. Selain itu, peminjaman arsip fisik yang tidak terkendali seringkali menyebabkan keterlambatan pengembalian dokumen, sehingga menghambat akses bagi karyawan lain dan berpotensi kehilangan arsip. Hasil dari pengabdian ini menunjukkan bahwa solusi yang dapat diterapkan untuk mengatasi kendala tersebut antara lain perbaikan system IT agar lebih stabil, penerapan verifikasi ganda dalam input data, serta pengawasan yang lebih ketat terhadap peminjaman arsip fisik. Dengan langkah-langkah tersebut diharapkan sistem kearsipan di PT TASPEN (Persero) Kantor Cabang Jember menjadi lebih efektif dan terstruktur.
Abstract:Penelitian ini menganalisis penerapan produk Multiguna Tanpa Agunan (MTA) di BMT UGT Capem Tanggul serta dampaknya terhadap usaha mikro. MTA memberikan akses pembiayaan tanpa jaminan, membantu pelaku usaha meningkatkan modal,…
odal, memperluas bisnis, dan menghindari pinjaman berbunga tinggi. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan observasi, wawancara, diskusi kelompok terfokus (FGD), dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa MTA meningkatkan kepercayaan diri dan kemandirian ekonomi nasabah. Namun, terdapat kendala seperti keterbatasan manajerial, minimnya pendampingan teknis, serta faktor eksternal seperti fluktuasi pasar. Oleh karena itu, peningkatan literasi keuangan dan pendampingan yang lebih komprehensif diperlukan agar manfaat MTA optimal. Strategi yang lebih efektif diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan pelaku usaha mikro serta mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif.
Abstract:Peningkatan penggunaan gawai digital di kalangan siswa sekolah dasar telah berkontribusi pada meningkatnya risiko gangguan penglihatan. Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di SDTQ Al Wafi dengan tujuan melakukan skrining…
ing kesehatan mata dan implementasi program intervensi komprehensif. Metode pelaksanaan mencakup pemeriksaan mata dengan snellen chart, trial frame, dan autoref pada seluruh siswa, dilanjutkan dengan edukasi kesehatan visual dan pendampingan intensif. Dari total siswa yang diperiksa, teridentifikasi 4 kasus gangguan penglihatan yang memerlukan penanganan khusus, dengan karakteristik utama berupa kesulitan penglihatan jarak jauh. Program intervensi yang diterapkan meliputi modifikasi lingkungan belajar, pendampingan psikososial, dan edukasi komunitas sekolah. Hasil evaluasi menunjukkan perbaikan signifikan dalam perilaku penggunaan gawai dan postur belajar siswa, serta peningkatan kapasitas sekolah dalam deteksi dini gangguan penglihatan. Program ini menghasilkan model intervensi berbasis komunitas yang dapat diadaptasi untuk penanganan kesehatan mata siswa di sekolah dasar lainnya.
Abstract:Laporan ini merupakan hasil dari kegiatan Pemantapan Kemampuan Mengajar mahasiswa Strata 1 Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, yang bertujuan untuk mengukur perkembangan dan keterampilan mahasiswa dalam mengajar…
ar disekolah dasar selama waktu yang telah ditentukan. Program ini juga bertujuan untuk melatih siswa agar memiliki kemampuan menggunakan ilmu yang dipelajari dalam situasi nyata baik kegiatan mengajar maupun tugas non mengajar, seperti kunjungan ke perpustakaan, menjalankan adaptasi teknologi, kegiatan ekstrakurikuler, dan pengembangan kreativitas. Pemantapan Kemampuan Mengajar (PKM) memberikan pengalaman yang sangat berharga bagi mahasiswa tentang bagaimana menjadi seorang pendidik yang baik dan memiliki 4 (empat) kompetensi guru yaitu, pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional, yang semua itu akan sangat berguna saat mahasiswa sudah memasuki dunia kerja sebagai tenaga pendidik.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif yaitu dengan cara mengamati secara langsung keadaan lingkungan sekolah serta tingkah laku siswa dan minat belajar siswa. Hasil kegiatan ini menunjukan bahwa pemantapan kemampuan mengajar mahasiswa adalah proses yang efektif untuk meningkatkan kompetensi mereka dalam mengelola kelas, merancang materi pembelajaran yang menarik, dan berinteraksi dengan siswa. Dari program yang sudah terjalankan tercapai hasil yang sudah direncanakan dan dapat memberikan perubahan terhadap UPT SD Negeri 13 Bangko.