Abstract:Kinematika adalah cabang ilmu fisika yang fokus pada pemahaman gerakan benda, tanpa mempertimbangkan gaya yang berpengaruh padanya. Hal ini sering menjadi materi yang rumit bagi siswa di tingkat SMA, karena memerlukan pemahaman…
mahaman tentang konsep-konsep seperti kecepatan, percepatan, waktu, jarak, dan hubungan antara mereka. Universitas Andalas memiliki Program Studi S1 Fisika di bawah Departemen Fisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. Setiap semster Departemen Fisika selalu mengadakan pengabdian kepada masyarakat sesuai dengan salah satu Tri Dharma Perguruan Tinggi. Salah satu pengabdian yang rutin dilakukan Departemen Fisika setiap semester adalah membina SMA di lingkungan Sumatera Barat. Pengabdian tentang pengayaan konsep kinematika di SMA dapat menjadi salah satu upaya yang sangat penting untuk membantu siswa mengatasi kesulitan dalam memahami konsep kinematika. Pengabdian ini melibatkan mitra SMA N 1 Gunung Talang yang berada di Kabupaten Solok, Provinsi Sumatera Barat bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang Konsep Kinematika di SMAN 1 Gunung Talang. Pengabdian ini dilakukan dalam tiga tahap yaitu persiapan, kegiatan inti yaitu penyampaian materi dan evaluasi proses pengabdian. Hasil menunjukkan terjadi peningkatan pengetahuan tentang materi kinematika berdasarkan pembandingan hasil pre-test dan post test yaitu sebesar 33,3 %.
Abstract:This village is famous as Kampung Pancasila Village. However, the problem in this village is the low level of awareness about how important education is in the future. This is because parents have busy activities all day…
long and when they get home they are tired, causing them to pay less attention to their children, so they sometimes ask their children to work together to earn additional income for the family. So to solve this problem, the PPK ORMAWA UNA service team provides knowledge and information services on non-formal learning based on community needs in the form of books and non-books in literacy corners, equipped with information technology devices, providing information services from sources. access to information to the public related to 6 basic literacies. The methods used in community service activities are conducting initial surveys, identifying regional potential and problems, analyzing community needs, forming programs with the community, determining target audiences, formulating indicators of program success, implementing programs, socializing and publishing them to the community, providing library materials and corners. literacy and providing non-formal education service facilities. The results of this activity resulted in 9 literacy corners in Air Genting Village which developed non-formal learning based on community needs and the operation of literacy corners with different programs and management.
Keywords: reading corner, literacy, Air Genting
Abstrak: Desa ini terkenal dengan Desa Kampung Pancasila. Namun yang menjadi permasalahan di Desa ini adalah rendahnya tingkat kesadaran tentang betapa pentingnya pendidikan di masa depan. Hal ini disebabkan karena padatnya aktivitas orang tua sehari penuh dan setiba di rumah sudah kelelahan membuat kurangnya perhatian terhadap anaknya sehingga terkadang meminta anaknya untuk bekerja bersama mencari penghasilan tambahan keluarga. Maka untuk menyelesaikan permasalahan tersebut, Tim pengabdi PPK Ormawa UNA menyediakan layanan pengetahuan serta informasi pada pembelajaran non-formal berbasis kebutuhan masyarakat berbentuk buku ataupun non- buku yang ada di pojok- pojok literasi, yang dilengkapi dengan perangkat teknologi informasi, menyediakan layanan informasi dari sumber akses informasi kepada masyarakat yang berkaitan dengan 6 literasi dasar. Metode yang digunakan pada kegiatan pengabdian masyarakat adalah melakukan survei awal, mengidentifikasi potensi daerah dan masalah, menganalisis kebutuhan masyarakat, pembentukan program bersama masyarakat, menetapkan khalayak sasaran, merumuskan indikator keberhasilan program, melaksanakan program, mensosialisasikan dan mempublikasi kepada masyarakat, menyediakan bahan pustaka dan pojok literasi dan mengadakan perlengkapan fasilitas layanan pendidikan non-formal. Hasil dari kegiatan ini menghasilkan 9 pojok literasi di Desa Air Genting yang mengembangkan pembelajaran non-formal berbasis kebutuhan masyarakat serta beroperasinya pojok-pojok literasi dengan program dan kepengurusan yang berbeda-beda.
Kata Kunci: Pojok Baca, Literasi, Air Genting
Abstract:Stunting is a health problem currently the government's primary concern because it affects the quality of human resources. One of the areas that is still being targeted for handling stunting is Maskuning Wetan Village, Pujer…
ujer District, Bondowoso Regency, East Java, with 14.36% of stunting cases. Diet, including the food type, is important in managing stunting. Most mothers in this area have lack knowledge in healthy food processing. Therefore, in this service program, several steps to handle stunting related to healthy food processing were carried out through counselling and training activities. The main ingredient used is the Moringa plant, which is known in many countries to overcome malnutrition because it is rich in nutrients, obtained easily, and affordable. The activity program is hoped to support the government's efforts in reducing the prevalence of stunting in Maskuning Wetan Village.
Keywords: healthy food; moringa; stunting
Abstrak: Stunting merupakan masalah kesehatan yang menjadi perhatian utama pemerintah hingga saat ini karena berpengaruh pada kualitas sumber daya manusia. Salah satu daerah yang masih menjadi sasaran penanganan stunting adalah Desa Maskuning Wetan, Kecamatan Pujer, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur dengan kasus stunting sebanyak 14,36%. Pola makan termasuk jenis makanan berperan penting dalam penanganan stunting. Sebagian besar ibu di daerah tersebut masih banyak yang belum mengetahui cara pengolahan makanan sehat. Oleh karena itu, pada program pengabdian ini dilakukan beberapa langkah penanganan stunting terkait pengolahan makanan sehat berupa kegiatan penyuluhan dan pelatihan. Bahan utama yang digunakan adalah tanaman kelor yang telah dikenal di berbagai negara untuk mengatasi malnutrisi karena kaya akan kandungan nutrisi, mudah diperoleh, dan terjangkau. Dengan adanya program kegiatan ini diharapkan dapat mendukung upaya pemerintah dalam menurunkan prevalensi stunting di Desa Maskuning Wetan.
Kata kunci: kelor; makanan sehat; stunting
Abstract:Service activities at the Indonesian Women Entrepreneurs Cooperative Organization or usually abbreviated as KOWAPI are continuous service activities from previous service activities in 2022. The 2022 service focuses on creating…
reating a web profile for the KOWAPI organization. Based on the problems that partners are currently experiencing, namely a lack of understanding regarding digitalization and website literacy, the KOWAPI organization requested that the Shanti Bhuana Institute lecturers return to carrying out service that focuses on assistance in managing the existing web profile. Mentoring activities are carried out so that the KOWAPI organization's web profile can continue to be updated, so that it can help the development of the organization. The assistance provided focuses on creating news content, managing the website dashboard, and updating the home dashboard by including video content and photos of KOWAPI organizational activities.
Keywords: mentoring; web managing; kowapi; service.
Abstrak: Kegiatan pengabdian di Organisasi Koperasi Wanita Pengusaha Indonesia atau biasa disingkat KOWAPI merupakan kegiatan pengabdian berkelanjutan dari kegiatan pengabdian sebelumnya di tahun 2022. Pada pengabdian tahun 2022 berfokus pada pembuatan web profile untuk organisasi KOWAPI. Berdasarkan permasalahan yang mitra alami saat ini, yaitu kurangnya pemahaman berkaitan dengan digitalisasi dan literasi website, organisasi KOWAPI meminta agar pihak Dosen Institut Shanti Bhuana kembali melakukan pengabdian yang berfokus pada pendampingan dalam pengelolaan web profile yang sudah ada saat ini. Kegiatan pendampingan dilakukan agar web profile organisasi KOWAPI dapat terus diupdate, sehingga dapat membantu untuk perkembangan organisasi tersebut. Pendampingan yang dilakukan berfokus pada pembuatan konten berita, pengelolaan dashboard website, dan update dashboard beranda dengan memasukkan konten video dan foto-foto kegiatan organisai KOWAPI.
Kata kunci: pendampingan; pengelolaan web; kowapi; pengabdian.
Abstract:NAM Al-Mulk Vocational School is one of the Islamic-based vocational schools. In this school, there is learning about making appropriate products that can be used as entrepreneurial learning. However, there is still no education…
ducation on product creation that can be used as an entrepreneurial object that can be utilized for everyday economic needs. This service activity aims to provide training for NAM Al-Mulk Vocational School students in making solid soap that is safe for health and environmentally friendly. Solid soap is made by adding seaweed extract which has a multitude of benefits, one of which is to help moisturize the skin and treat irritation. The methods used are lectures, discussions, and direct practice during training. The results of the service received a good response from the participants based on the questionnaire results after the training, 75% of the training participants were satisfied with the soap-making training with the addition of seaweed extract because it met the participants' expectations. The results of ANOVA with Sig support this. equal to 0.000 < 0.05, it means that there is a difference in the average understanding of service participants before and after being given training in making solid soap with seaweed extract.
Keywords: solid soap; seaweed extract; enterpreneurship
Abstrak: Sekolah SMK NAM Al-Mulk merupakan salah satu sekolah SMK yang berbasis islam. Di sekolah ini terdapat pembelajaran mengenai pembuatan produk tepat guna yang dapat digunakan sebagai pembelajaran wirausaha. Namun, masih belum ada edukasi pembuatan pruduk yang bisa dijadikan sebagai objek berwirausaha yang dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan sehari-hari yang bernilai ekonomi. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberikan pelatihan bagi siswa SMK NAM Al-Mulk dalam pembuatan sabun padat yang aman bagi kesehatan dan ramah lingkungan. Sabun padat yang dibuat dengan menambahkan ekstrak rumput laut yang memiliki segudang manfaat salah satunya untuk membantu melembabkan kulit dan mengatasi iritasi. Metode yang digunakan yakni ceramah, diskusi dan melakukan praktek langsung saat pelatihan. Hasil dari pengabdian mendapatkan tanggapan yang baik dari peserta berdasarkan hasil kuesioner setelah pelatihan sebesar 75% yaitu peserta pelatihan merasa puas dengan pelatihan pembuatan sabun dengan penambahan ekstrak rumput laut karena sesuai dengan harapan peserta. Hal ini didukung dengan hasil ANOVA dengan Sig. sebesar 0.000 < 0.05 maka dapat diartikan terdapat perbedaan rata-rata pemahaman peserta pengabdi sebelum dan sesudah diberikan pelatihan pembuatan sabun padat dengan ekstrak rumput laut.
Kata kunci: ekstrak rumput laut; produk tepat guna; sabun padat
Abstract:Artikel ini membahas pengembangan branding dan identitas bisnis untuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Petanang. Masalah utama yang diidentifikasi adalah kurangnya kesadaran merek dan pengenalan produk UMKM…
M Desa Petanang di pasar yang lebih luas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode observasi dan analisis serta pelatihan berupa penyuluhan untuk merancang strategi branding yang sesuai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menggali potensi lokal, mengidentifikasi kekuatan dan peluang yang dimiliki oleh UMKM Desa Petanang, serta merumuskan pesan branding yang kuat, UMKM dapat meningkatkan daya tarik mereka. Dengan menerapkan elemen branding seperti logo, slogan, dan desain kemasan yang mencerminkan budaya dan kualitas produk mereka, UMKM dapat membangun identitas bisnis yang lebih kuat. Dengan menerapkan strategi branding yang sesuai, UMKM Desa Petanang dapat meningkatkan daya saing mereka, menarik lebih banyak pelanggan, dan memperluas pangsa pasar mereka. Penelitian ini menggarisbawahi pentingnya pengembangan branding dan identitas bisnis dalam mendukung pertumbuhan UMKM di wilayah pedesaan terutama di desa Petanang.
Abstract:Urban farming is a gardening activity that uses the home yard and can still be done even if the land is small/limited. RW 06 Galur Subdistrict is in an area of Central Jakarta which is relatively densely populated, where…
it is not possible to carry out gardening activities. Hydroponics and aquaponics are solutions to the problem of limited land. This activity aims to introduce, train and assist the public about hydroponic and aquaponic technology. This activity was carried out centrally at the Ceria Command RPTRA, RW 06 Galur Village in collaboration with Working Group 3 Galur Village from August – October 2023. The equipment used included 2 sets of hydroponic frames with a total of 196 holes and 1 set of aquaponic frames with 156 holes. The activity stages start with introducing tools and vegetable seeds, sowing together, monitoring, harvesting with residents, and evaluation. During the activity, vegetables were successfully harvested 3 times with yields of 12 kg per cycle, and 7 kg of catfish were successfully harvested. Some of the harvest is given to residents and stunted toddlers, and the other part is sold to be managed again by the RPTRA.
Keywords: Aquaponics; Hydroponics; Urban Agriculture
Abstrak: Pertanian perkotaan atau dikenal sebagai urban farming merupakan kegiatan berkebun dengan memanfaatkan pekarangan rumah dan tetap bisa dilakukan walaupun lahan sempit/terbatas. RW 06 Kelurahan Galur berada di daerah Jakarta Pusat yang tergolong padat penduduk, dimana tidak memungkinkan untuk melakukan kegiatan berkebun. Hidroponik dan akuaponik merupakan solusi untuk permasalah keterbatasan lahan. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan, melatih dan mendampigi masyarakat tentang teknologi hidroponik dan akuaponik. Kegiatan ini dilakukan secara terpusat di RPTRA Komando Ceria, RW 06 Kelurahan Galur bekerja sama dengan Pokja 3 Kelurahan Galur dari bulan Agustus – Oktober 2023. Alat yang digunakan meliputi 2 set rangka hidroponik dengan total 196 lubang dan 1 set rangka akuaponik dengan 156 lubang. Tahapan kegiatan dimulai dari pengenalan alat dan bibit sayur, menyemai bersama, monitoring, panen bersama warga, dan evaluasi. Selama kegiatan berlangsung sayuran berhasil di panen sebanyak 3 kali dengan hasil panen menghasilkan 12 kg per siklus, dan ikan lele berhasil di panen sebanyak 7 kg. Sebagian hasil panen diberikan untuk warga dan balita stunting, dan sebagian lainnnya dijual untuk dikelola kembali oleh RPTRA.
Kata kunci: akuaponik; hidroponik; pertanian perkotaan
Abstract:Stunting was a problem of chronic malnutrition for a long time and interferes with growth especially in early childhood. PKM activities conducted in PAUD and Kindergarten of Ihsanul Hasanah and Al-Hidayah East Sukadamai…
Village. The partner problems were the PAUD and Kindergarten in East Sukadamai Village never given education on the importance of consuming livestock products (eggs, meat and milk) and selecting that's products with the ASUH concept (Safe, Healthy, Whole, Halal) for stunting prevention in early childhood. The aim of PKM was to understanding teachers, parents and children about the importance of preventing stunting through the consumption of ASUH livestock products. The PKM method was lectures to parents and teachers. Telling story and socialization on eating livestock products to children. The PKM results show that increased understanding of parents and teachers of the importance of consuming livestock products and choosing ASUH livestock products to prevent stunting. PAUD and Kindergarten children enthusiastically listen to stories about stunting and begin to know that eggs, meat and milk were important for stunting prevention. Giving livestock products to children every two weeks. The conclusion of PKM was PKM activities increase the understanding of parents, teachers, and early childhood about stunting prevention with ASUH livestock products.
Keywords: early childhood; livestock products; stunting
Abstrak: Stunting merupakan masalah kurang gizi kronis yang terjadi dalam waktu cukup lama dan mengganggu pertumbuhan terutama anak usia dini. Kegiatan PKM dilakukan PAUD dan TK Ihsanul Hasanah dan TK Al-Hidayah Desa Sukadamai Timur. Permasalahan mitra yaitu PAUD dan TK di Desa Sukadamai Timur belum pernah diberikan edukasi pentingnya mengonsumsi produk ternak (telur, daging, dan susu) dan pemilihan produk hasil ternak dengan konsep ASUH (Aman, Sehat, Utuh, Halal) untuk pencegahan stunting pada anak usia dini. Tujuan PKM yaitu memberikan pemahaman kepada guru, orang tua, dan anak tentang pentingnya pencegahan stunting melalui konsumsi produk ternak yang ASUH. Metode PKM adalah ceramah terhadap orang tua dan guru. Dongeng pada anak-anak serta sosialisasi makan produk peternakan. Hasil PKM menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pemahaman orang tua dan guru akan pentingnya mengonsumsi produk ternak dan pemilihan produk ternak yang ASUH untuk mencegah stunting. Anak-anak PAUD dan TK antusias mendengarkan dongeng tentang stunting sehingga mulai mengetahui bahwa telur, daging, dan susu sangat penting untuk pencegahan stunting. Pemberian produk ternak pada anak-anak setiap dua minggu. Kesimpulan PKM adalah kegiatan PKM meningkatkan pemahaman orang tua, guru, serta anak usia dini tentang pencegahan stunting dengan produk ternak yang ASUH.
Kata Kunci: anak usia dini; produk ternak asuh; stunting
Abstract:The Balinese spice "NePaon" is produced by the Suka Wirang group which is in Bukit Tibulaka Village. The main problems faced by partners are (1) in the production sector, production capacity is less than optimal and packaging…
aging leaks, causing labels to become damaged. (2) in the marketing sector, there are limitations to marketing carried out conventionally. The final problem (3) is in the legal sector, where the partner product does not yet have a production permit as a legality and security aspect in expanding marketing. The solution to the problem provided is by offering donations for production equipment and some training. The method of implementing the service is by adopting the PALS (participatory learning system) method. The results of the service obtained are an increase in production capacity in the last two months, increased knowledge of partners in packaging with new designs. Partners already have social media as digital marketing. Partners have knowledge in certification and electronic transactions. Partner responses to the implementation of activities with results were 31% satisfactory and 69% very satisfactory. Meanwhile, in training, partner responses were 37.5% satisfactory and 62.5% very satisfactory.
Keywords: Balinese spices; PALS; production training; increased production
Abstrak: Bumbu Bali “NePaon†di produksi oleh kelompok Suka Wirang yang terletak di Desa Bukit Tibulaka. Permasalahan utama yang dihadapi mitra yaitu (1) bidang produksi, kapasitas produksi kurang maksimal dan pengemasan mengalami kebocoran sehingga menyebabkan label menjadi rusak. (2) bidang pemasaran, adanya keterbatasan pemasaran yang dilakukan secara konvesional. Permasalahan terakhir (3) bidang hukum, dimana produk mitra belum memiliki izin produksi sebagai aspek legalitas dan standar keamanan dalam memperluas pemasaran. Pemecahan masalah yang diberikan yaitu dengan menawarkan sumbangan alat – alat produksi dan beberapa pelatihan. Metode pelakasanaan pengabdian dengan mengadopsi metode PALS (participatory learning system). Hasil pengabdian diperoleh yaitu adanya peningkatan kapasitas produksi dalam dua bulan terakhir, meningkatnya pengetahuan mitra dalam melakukan pengemasan dengan desain yang baru. Mitra sudah memiliki media sosial sebagai pemasaran digital marketing. Mitra memiliki pengatahuan dalam sertifikasi dan transaksi elektronik. Respon mitra terhadap pelaksanaan kegiatan dengan hasil 31% memuaskan dan 69% sangat memuaskan. Sedangkan pada pelatihan, respon mitra 37,5% memuaskan dan 62,5% sangat memuaskan.
Kata kunci: bumbu bali; PALS; pelatihan produksi; peningkatan produksi
Abstract:The purpose of this Community Partnership Empowerment (PKM) activity is to increase partner knowledge in reducing household organic waste by cultivating maggot as an alternative feed and the application of kasgot which can…
an be used as planting media and organic fertilizer. The partner's problem is that the partner's knowledge is low in processing organic waste; poultry feed and fertilizers commonly used by partners are very expensive. The method used in overcoming the problem is socialization with lectures and discussions to increase understanding of the role of maggot in reducing household organic waste, can be used as animal feed and kasgot as a planting medium and organic fertilizer; as well as direct practice of maggot cultivation and making organic fertilizer with kasgot raw materials. The conclusion from the results of these activities is that the PKM activity partner participants have seen an increase in partner understanding of the role of maggot in reducing household organic waste and other benefits it produces after socialization (with lectures and question and answer discussions) and partners understand how to cultivate maggot and make organic fertilizer with kasgot raw materials.
Keywords: kasgot; maggot; household organic waste.
Abstrak: Tujuan dari kegiatan kegiatan Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) ini yaitu untuk menambah pengetahuan mitra dalam mengurangi sampah organik rumah tangga dengan budidaya maggot sebagai pakan alternatif serta aplikasi kasgot yang dapat dijadikan media tanam dan pupuk organik. Permasalahan mitra adalah pengetahuan mitra rendah dalam pengolahan sampah organik; pakan ternak unggas dan pupuk yang biasa digunakan mitra harganya sangat mahal. Metode yang dilakukan dalam mengatasi masalah yaitu dengan sosialisasi dengan ceramah dan diskusi untuk meningkatkan pemahaman tentang peran maggot dalam mengurangi sampah organik rumah tangga, dapat dijadikan pakan ternak serta kasgot sebagai media tanam dan pupuk organik; serta praktek langsung budidaya maggot dan pembuatan pupuk organik dengan bahan baku kasgot. Kesimpulan dari hasil kegiatan tersebut bahwa peserta mitra kegiatan PKM terlihat adanya peningkatan pemahaman mitra tentang peran maggot dalam mengurangi sampah organik rumah tangga serta manfaat lain yang dihasilkannya setelah dilakukan sosialisasi (dengan ceramah dan diskusi tanya jawab) dan mitra memahami cara budidaya maggot serta pembuatan pupuk organik dengan bahan baku kasgot.
Kata kunci: kasgot; maggot; sampah organik rumah tangga.