Search Articles & Publications

Showing 126 articles found for "Transaction"

Implementasi Sistem Point of Sale Pada Toko Laguna Painting Kisaran

Amara, Dinda Dwi, Helmiah, Fauriatun, Santoso, Santoso
Abstract: Abstract: The rapid development of the business world and increasingly fierce business competition encourage companies to always try to improve the quality of products and services to consumers. Today's business world requires… quires a medium to assist in managing the sales process and recording reports quickly to meet the needs of trading businesses. Laguna Painting Paint Shop is a business engaged in the sale of paint in the Kisaran area. Where in their daily life, Laguna Painting Paint Shop sells paint for both inside and outside the city. Currently the Laguna Painting Paint Shop performs transactions manually in its business processes, this can be seen from the sales transaction process which is calculated and recorded in the sales note paper. To improve the sales system at the Laguna Painting Paint Shop, it is necessary to have an application as a fighter, namely a cashier application or commonly called a POS that can simplify the process of sales transactions and preparing reports. With this POS program, it is hoped that transaction activities will be more effective and efficient at the Laguna Painting Paint Shop.             Keywords: point of sale; sale; paint shop     Abstrak: Perkembangan dunia bisnis yang semakin pesat dan persaingan usaha yang kian ketat mendorong perusahaan untuk selalu berusaha meningkatkan kualitas produk dan pelayanan kepada konsumen. dunia bisnis saat sekarang ini membutuhkan suatu media untuk membantu dalam mengelola proses penjualan dan pencatatan laporan yang cepat untuk memenuhi kebutuhan usaha dagang. Toko Cat Laguna Painting merupakan suatu usaha yang bergerak di bidang penjualan cat di daerah Kisaran.  Dimana dalam kesehariannya, Toko Cat Laguna Painting melakukan penjualan cat untuk dalam kota maupun luar kota. Saat ini Toko Cat Laguna Painting melakukan transaksi secara manual di dalam proses bisnisnya, hal tersebut terlihat dari proses transaksi penjualan dihitung dan dicatat dalam kertas nota penjualan. Untuk memperbaiki sistem penjualan pada Toko Cat Laguna Painting maka perlunya suatu aplikasi sebagai penjuang yaitu aplikasi kasir atau biasa disebut dengan POS yang dapat mempermudah dalam proses transaksi penjualan dan penyusunan laporan. Dengan adanya program POS ini, diharapkan kegiatan transaksi menjadi lebih efektif dan efisien pada Toko Cat Laguna Painting.   Kata kunci: point of sale; penjualan; toko cat

Penerapan CRM dalam Sistem Informasi Penjualan dan Pemasaran Berbasis Web Pada Toko Bintang Kaca Tanjungbalai

Dayanti, Ririn, Nofriadi, Nofriadi, Putri, Pristiyanilicia
Abstract: Abstract : Bintang Kaca Tanjungbalai Store measures the readiness of the application in designing a web-based Customer Relationship Management (CRM) at the Bintang Kaca Tanjungbalai Store, including, the sales process is… still carried out by installing banners in front of the store and recommendations from person to person. Thus resulting in a lack of information known by customers about the product at the Bintang Kaca Tanjungbalai Store. Then in the ordering process, the customer is still very difficult to order a product because the ordering process is still manual, namely by coming directly to the Bintang Kaca Shop Tanjungbalai. As for other problems, namely in the customer service process there are no facilities that help them to get information about products, and interact with the Bintang Kaca Tanjungbalai Store to submit suggestions, criticisms and questions (faq). As well as experiencing difficulties in the process of managing and storing customer data who have made transactions, so that Bintang Kaca Tanjungbalai Store cannot analyze customer complaints, customer wishes, customer impressions. Along with the times, Toko Bintang Kaca Tanjungbalai wants its business to grow and be able to beat its competitors, by using one of the customer-oriented business strategies or what is known as CRM (Customer Relationship Management).   Keywords: Furniture; Customer Relationship Management; PHP; Sublime Text.    Abstrak: Toko Bintang Kaca Tanjungbalai mengukur kesiapan dari penerapan dalam perancangan Customer Relationship Management (CRM) berbasis web pada Toko Bintang Kaca Tanjungbalai ini diantaranya yaitu, pada proses penjualan masih dilakukan dengan memasang banner di depan toko dan rekomendasi dari orang ke orang. Sehingga mengakibatkan kurangnya informasi yang diketahui oleh pelanggan mengenai produk pada Toko Bintang Kaca Tanjungbalai. Kemudian pada proses pemesanan pihak pelanggan masih sangat kesulitan dalam memesan suatu produk karena proses pemesanannya masih manual, yaitu dengan datang langsung ke Toko Bintang Kaca Tanjungbalai. Adapun permasalahan lainnya, yaitu pada proses pelayanan pelanggan tidak ada fasilitas yang membantu mereka untuk mendapatkan informasi mengenai produk, dan melakukan interaksi dengan pihak Toko Bintang Kaca Tanjungbalai untuk menyampaikan saran, kritik dan pertanyaan (faq). Serta mengalami kesulitan dalam proses mengelola dan menyimpan data pelanggan yang telah melakukan transaksi, sehingga Toko Bintang Kaca Tanjungbalai tidak bisa menganalisa keluhan pelanggan, keinginan pelanggan, kesan pelanggan. Seiring perkembangan zaman Toko Bintang Kaca Tanjungbalai ingin bisnisnya dapat berkembang dan dapat mengalahkan pesaing-pesaingnya, dengan menggunakan salah satu strategi bisnis berorientasi pada pelanggan atau disebut dengan istilah CRM (Customer Relationship Management).   Kata Kunci: Furniture; Customer Relationship Management; PHP; Sublime Text.

Implementasi Algoritma Apriori Pada Toko Mitashop

siagian, Lesita khairuni, Eska, Juna, Ellyany Sinaga, Hommy Dorthy
Abstract: Abstract: MitaShop shop is a shop that sells various kinds of cosmetic products. Currently, the MitaShop Store records sales transactions with a notebook, the fulfillment of cosmetic supplies is still in the estimate, so… there is often a buildup of products that rarely sell and there is no daily report data so that store owners cannot quickly refill products. From these problems, a Data Mining system was created which aims to minimize and maximize the supply of cosmetic products. By using the Apriori Algorithm method, which is to calculate the highest frequency value to be able to find out the results of selling cosmetic products. So the results of this study can provide an overview to store owners in managing and controlling the pattern of inventory of cosmetic products at MitaShop Stores better.   Keywords: Apriori Algorithm; Data Mining; Inventory     Abstrak: Toko MitaShop adalah toko yang menjual berbagai macam produk kosmetik. Saat ini Toko MitaShop melakukan pencatatan transaksi penjualan dengan buku catatan, pemenuhan persediaan kosmetik masih dalam perkiraan sehingga sering terjadi penumpukan produk yang jarang laku dan belum adanya data laporan harian sehingga pemilik Toko tidak bisa dengan cepat melakukan pengisian produk kembali. Dari permasalahan tersebut maka dibuatlah sistem Data Mining yang bertujuan untuk meminimal dan maksimalkan persediaan produk kosmetik. Dengan menggunakan metode Algoritma Apriori yaitu menghitung nilai frekuensi tertinggi untuk dapat mengetahui hasil penjualan produk kosmetik. Maka hasil dari penelitian ini dapat memberikan gambaran kepada pemilik toko dalam mengatur dan mengontrol pola persediaan produk kosmetik di Toko MitaShop dengan lebih baik lagi. Kata kunci: Algoritma apriori; Data mining; Persediaan  

Perancangan ATM Raskin Berbasis RFID dan Internet of Things (IoT) untuk Masyarakat Tidak Mampu

Syahriel, Syafrie, Lubis, Adi Prijuna, Fauziah, Rizky
Abstract: Abstract: Raskin is a government subsidy program in the form of food assistance, distribution of rice given to poor households. For the management or implementation of the distribution of Raskin, it has been determined according… ccording to the data obtained from the village. However, for the distribution of Raskin, the village has difficulties in weighing rice and re-collecting data on the people who get Raskin and must also distribute the community in each hamlet, so to make it easier for the distribution of Raskin rice, the researchers designed a Raskin ATM to help the village and the underprivileged, and to make the distribution easier. young to take the rice. Raskin ATM designed using Radio Frequency Identification (RFID) and Internet of things (IOT). Rice ATM which will be placed in the village office or village hall office. This tool makes it easier to create reports that are already stored in the system that was created. Every transaction on an ATM machine will send information to the person in charge of the ATM machine, namely the Lurah or Village Head        Keywords: Rice ATM; radio frequency identification; raskin; atm at the Balai's office village.     Abstrak: Raskin merupakan program subsidi pemerintah berupa bantuan pangan, penyaluran beras yang diberikan kepada rumah tangga yang tidak mampu. Untuk pengelolaan atau pelaksanan dalam pembagian raskin sudah ditentukan sesuai dengan data yang di dapat dari desa. Namun untuk pembagian raskin tersebut desa  kerepotan dalam penimbangan beras dan pendataan ulang masyarakat yang mendapatkan raskin dan juga  harus membagikan masyarakat di setiap dusun,  jadi untuk mempermudah dalam pembagian beras raskin peneliti merancang sebuah ATM Raskin untuk membantu pihak desa dan  masyarakat kurang mampu, dan untuk lebih muda untuk pengambilan beras tersebut. ATM Raskin yang dirancang menggunakan Radio Frekuensi Identifikasi (RFID) dan Internet of things (IOT). ATM beras yang nantinya ditempatkan di kantor kelurahan atau kantor balai desa. Dengan adanya alat ini mempermuda untuk membuat laporan yang sudah tersimpan didalam sistem yang dibuat. Setiap transaksi pada mesin ATM akan mengirimkan informasi kepenanggung jawab mesin ATM yaitu Lurah atau Kepala Desa.   Kata kunci: ATM Beras; Radio Frekuensi Identifikasi; Raskin; ATM Kantor Balai Desa.  

Optimalisasi Teknologi Informasi Sebagai Media Komunikasi Bisnis Untuk Peningkatan Kesadaran Hukum Desa Silo Bonto

Nirda Julianda, Syahputra Tarigan, Hikmat, Affandi, Adi Mas, intan nabila, Stella Natasya Lumban Toruan
Abstract: Abstract: The utilization of information technology in business communication plays a strategic role in improving business effectiveness while also serving as a medium for legal education in the community. However, rural… communities still face limitations in digital literacy and low levels of legal awareness in business activities. This article aims to analyze the implementation of a Community Service Program (Pengabdian kepada Masyarakat/PKM) focused on optimizing the use of information technology as a business communication medium to enhance legal awareness among the community of Silo Bonto Village. The method employed was a participatory approach through training, mentoring, and evaluation using pre- and post-training questionnaires. The results indicate an improvement in participants’ understanding of the use of information technology for business communication, as well as an increase in legal awareness related to rights and obligations in digital transactions. This program demonstrates that integrating information technology training with legal education can serve as an effective strategy for empowering rural communities. Keywords: business communication; community service; information technology; legal awareness; village.   Abstrak: Pemanfaatan teknologi informasi dalam komunikasi bisnis memiliki peran strategis dalam meningkatkan efektivitas usaha sekaligus sebagai sarana edukasi hukum bagi masyarakat. Namun, pada masyarakat desa masih ditemukan keterbatasan literasi digital dan rendahnya kesadaran hukum dalam aktivitas bisnis. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) dalam mengoptimalkan pemanfaatan teknologi informasi sebagai media komunikasi bisnis guna meningkatkan kesadaran hukum masyarakat Desa Silo Bonto. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui pelatihan, pendampingan, dan evaluasi berbasis kuesioner pra dan pascapelatihan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap penggunaan teknologi informasi dalam komunikasi bisnis serta peningkatan kesadaran hukum terkait hak dan kewajiban dalam transaksi digital. Kegiatan ini membuktikan bahwa integrasi pelatihan teknologi informasi dengan edukasi hukum mampu menjadi strategi efektif dalam pemberdayaan masyarakat desa. Kata kunci: desa; kesadaran hukum; komunikasi bisnis; pengabdian kepada masyarakat; teknologi informasi

Implementasi Layanan Donasi Cashless Berbasis Qris Bagi Jemaah Masjid Hidayatul Islamiyah Kampung Madong

Jufri, Muhammad, Dwipananda, Rizki Fadhel, Elvira, Mita, Maulina, Mutiara, Angraini, Nadia, Karlina, Karlina
Abstract: Abstract: This Community Service Program (PKM) activity aims to provide socialization and practical implementation of QRIS-based cashless donation services for the administrators and congregation of the Hidayatul Islamiyah… ah Mosque in Madong Village. In the current digital era, there has been a change in congregation behavior, and people are increasingly accustomed to conducting non-cash transactions through digital platforms such as mobile banking. However, the donation system in mosques is still dominated by conventional methods, such as using cash donation boxes, so congregations that do not carry physical cash experience obstacles in distributing donations. Furthermore, BKM also does not have an adequate understanding and infrastructure to manage the digital donation system optimally. This PKM activity was attended BKM administrators and congregation representatives. The methods used were participatory socialization, mentoring, and direct implementation. The activity results showed a knowledge transfer from the implementation team to the mosque management regarding the benefits and governance of digital donations. The main output of this activity is the realization of the implementation of digital donation services through the provision of QRIS codes connected to mosque accounts, equipped with standing banners placed in strategic areas of the mosque to facilitate the congregation in making donations practically and efficiently. Keywords: digitalization; cashless donations; mosques; improved donation services; QRIS.   Abstrak: Kegiatan PKM ini bertujuan untuk memberikan sosialisasi dan implementasi praktis mengenai layanan donasi cashless berbasis QRIS bagi pengurus dan jemaah masjid Hidayatul Islamiyah Kampung Madong. Di era digital saat ini, terjadi perubahan perilaku jemaah yang semakin terbiasa melakukan transaksi non-tunai melalui platform digital seperti mobile banking. Namun demikian, sistem donasi di masjid masih didominasi oleh metode konvensional menggunakan kotak amal tunai, sehingga jemaah yang tidak membawa uang fisik mengalami kendala dalam menyalurkan donasi. Selain itu, pengurus masjid (BKM) juga belum memiliki pemahaman dan infrastruktur yang memadai untuk mengelola sistem donasi digital secara optimal. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan teknis bagaimana donasi digital mampu meningkatkan kemudahan dan partisipasi jemaah. Kegiatan PkM ini dihadiri oleh para pengurus Badan Kemakmuran Masjid (BKM) dan perwakilan jemaah. Metode yang digunakan adalah sosialisasi-partisipatif, pendampingan, dan implementasi langsung. Hasil kegiatan menunjukkan adanya transfer pengetahuan dari tim pelaksana kepada pengurus masjid terkait manfaat dan tata kelola donasi digital. Output utama dari kegiatan ini adalah terwujudnya implementasi layanan donasi digital melalui penyediaan kode QRIS yang terhubung dengan rekening masjid, dilengkapi dengan standing banner yang ditempatkan di area strategis masjid untuk memfasilitasi jemaah dalam melakukan donasi secara praktis dan efisien. Kata kunci: digitalisasi; donasi cashless; masjid; peningkatan layanan donasi; QRIS.

Pemberdayaan CV Dazry Harapan Melalui Digitalisasi Stok Dan Standar Produksi

Muhammad Hadi Saputra, Sigit Kurniawan, Johandri Iqbal
Abstract: Abstract: This community service program was carried out to empower the Dazry Harapan Household Industry, a laundry perfume MSME in Jambi City. The partner faced two main problems: business management that was still manual… al and unstructured production processes. The proposed solutions included the digitalization of transaction and stock recording through a web-based system, the preparation of Standard Operating Procedures (SOP) for production, and digital literacy training. The implementation method consisted of planning, training, mentoring, and evaluation, involving lecturers and students. The results showed that the program targets were achieved: 100% of transactions and stock were recorded digitally, production capacity increased by at least 50%, production cycle time was reduced by 30%, and there were indications of increased revenue and partner satisfaction. This program not only improved business efficiency and product quality consistency but also created a social impact by enhancing the digital literacy of the partner. Furthermore, the program contributes to the achievement of the SDGs (Goal 8: Decent Work and Economic Growth) and university performance indicators. In the future, the developed system is recommended to be integrated with e-commerce platforms to expand market access. Keywords: community empowerment; digitalization; jambi city; sop production; stock management   Abstrak: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan untuk memberdayakan UMKM parfum laundry Dazry Harapan di Kota Jambi. Mitra menghadapi dua permasalahan utama, yaitu manajemen usaha yang masih manual dan proses produksi yang belum terstruktur. Solusi yang ditawarkan adalah digitalisasi pencatatan transaksi dan stok berbasis web, penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) produksi, serta pelatihan literasi digital. Metode pelaksanaan meliputi perencanaan, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi dengan melibatkan dosen dan mahasiswa. Hasil kegiatan menunjukkan tercapainya target program, yakni 100% pencatatan transaksi dan stok dilakukan secara digital, peningkatan kapasitas produksi minimal 50%, penurunan waktu siklus produksi sebesar 30%, serta adanya indikasi peningkatan omzet dan kepuasan mitra. Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan efisiensi usaha dan konsistensi kualitas produk, tetapi juga memberikan dampak sosial berupa peningkatan literasi digital mitra. Selain itu, program ini berkontribusi pada pencapaian SDGs (Tujuan 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) dan IKU perguruan tinggi. Ke depan, sistem digital ini direkomendasikan untuk dikembangkan lebih lanjut melalui integrasi dengan e-commerce guna memperluas akses pasar. Kata kunci: digitalisasi; kota jambi; manajemen stok; pemberdayaan masyarakat; sop produksi

Penerapan Business Intelligence Sebagai Solusi Manajemen Bisnis Pada UMKM di Desa Silo Baru

Rahmadani, Nurul, Nurwati, Nurwati, Nurhasanah, Nurhasanah, Ghifari, Ghazi Al
Abstract: MSMEs have a major contribution to the national economy, but the use of information technology in this sector is still low. This community service activity aims to empower MSMEs in Silo Baru Village through the application… on of the Business Intelligence (BI) concept to improve the effectiveness of business management. The program is implemented in the form of training and technical assistance, which includes a basic understanding of BI, the use of simple accounting applications, digital marketing strategies, and data analysis and visualization techniques. This activity involves MSME actors directly in practice and simulations based on case studies of their respective businesses. Through a participatory and application approach, participants are equipped with the skills to record transactions digitally, monitor business performance, and make data-based decisions. Evaluation is carried out through pre-tests and post-tests, interviews, and observations, where the results show an increase in participants' digital literacy of up to 70% and technical skills of up to 60%. As many as 65% of participants have also implemented BI in daily business processes. This program is expected to be an effective collaborative model in encouraging the sustainable digital transformation of village MSMEs towards increasing competitiveness in the digital economy era. Keywords: MSME; data analysis; business intelligence; business management; digital    marketing    Abstrak: UMKM memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian nasional, namun pemanfaatan teknologi informasi di sektor ini masih rendah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberdayakan UMKM di Desa Silo Baru melalui penerapan konsep Business Intelligence (BI) guna meningkatkan efektivitas manajemen usaha. Program dilaksanakan dalam bentuk pelatihan dan pendampingan teknis, yang mencakup pemahaman dasar BI, penggunaan aplikasi akuntansi sederhana, strategi pemasaran digital, serta teknik analisis dan visualisasi data. Kegiatan ini melibatkan pelaku UMKM secara langsung dalam praktik dan simulasi berbasis studi kasus usaha masing-masing. Melalui pendekatan partisipatif dan aplikatif, peserta dibekali keterampilan untuk mencatat transaksi secara digital, memantau kinerja usaha, serta mengambil keputusan berbasis data. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test, wawancara, serta observasi, dimana hasilnya menunjukkan peningkatan literasi digital peserta hingga 70% dan keterampilan teknis hingga 60%. Sebanyak 65% peserta juga telah mengimplementasikan BI dalam proses bisnis sehari-hari. Program ini diharapkan dapat menjadi model kolaboratif yang efektif dalam mendorong transformasi digital UMKM desa secara berkelanjutan menuju peningkatan daya saing di era ekonomi digital. Kata kunci: UMKM; analisis data; business intelligence; manajemen bisnis; pemasaran digital

Implementasi Sistem Informasi Zis Berbasis Web Untuk Transparansi Di Masjid Al-Ikhlas Bandung

Rahman, Atep Aulia, Purnama, Adi, Indriani, Prasetyo, Bagus Alit, Fauzi, Esa, Kusramdani, Rizky, Candimadam, Tumaruk, Andry Septian Syahputra
Abstract: Abstract: This community service activity aims to improve the transparency and efficiency of zakat, infaq, and shadaqah (ZIS) management at Al-Ikhlas Mosque, Bandung Regency, through the implementation of a web-based information… ormation system. The main problem faced by the partner was the manual and unstructured recording and reporting process, as well as the low accessibility of information for congregants. The methods used included consultation to identify needs, science and technology substitution to implement modern systems, and technical training for mosque administrators. The results showed that the administrators were able to operate the system independently, with a level of understanding reaching 93.5% with an average evaluation score of 3.74 out of 4. The developed information system supports transaction recording, financial reporting, and transparent ZIS fund distribution. Additionally, the activity produced outputs in the form of a web application, digital training modules, and technical documentation that can be used sustainably. This program contributes significantly to strengthening accountability and congregational engagement in religious social fund management. Keywords: accountability; information system; training; web application; zakat   Abstrak: Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan transparansi dan efisiensi pengelolaan zakat, infaq, dan shadaqah (ZIS) di Masjid Al-Ikhlas Kab. Bandung melalui implementasi sistem informasi berbasis website. Masalah utama yang dihadapi mitra adalah proses pencatatan dan pelaporan manual yang tidak terstruktur serta rendahnya akses informasi bagi jamaah. Metode yang digunakan meliputi konsultasi untuk identifikasi kebutuhan, substitusi ipteks untuk penerapan teknologi, serta pelatihan teknis untuk pengurus masjid. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pengurus masjid mampu mengoperasikan sistem secara mandiri dengan tingkat pemahaman mencapai 93.5% dengan skor rata-rata evaluasi sebesar 3.74 dari 4. Sistem informasi yang dikembangkan mendukung pencatatan transaksi, pelaporan keuangan, serta transparansi distribusi dana ZIS. Selain itu, kegiatan ini menghasilkan luaran berupa aplikasi web, modul pelatihan digital, dan dokumentasi teknis yang dapat digunakan secara berkelanjutan. Kegiatan ini memberikan kontribusi nyata dalam memperkuat akuntabilitas dan keterlibatan jamaah dalam pengelolaan dana sosial keagamaan. Kata kunci: akuntabilitas; aplikasi web; pelatihan; sistem informasi; zakat

Workshop Aplikasi Manajemen Arsip Data Untuk UMKM Kreatif Di Desa Silo Bonto

Risnawati, Risnawati, Sena, Maulana Dwi, Julianda, Nirda, Rahmadani, Putri
Abstract: In Silau Bonto Village, the most affected MSMEs are in the culinary and handicraft sectors, which have a high volume of daily transactions but still operate without adequate digital systems. Through this program, the community… munity service team introduced and trained MSME actors to use a digital-based archive management application that is easy to operate. This application enables MSMEs to store and manage archives in a systematic, secure, and efficient manner. The implementation method of this community service consisted of training activities using approaches such as socialization, technical training, and direct field assistance. Silau Bonto Village, located in Asahan Regency, has a significant number of MSME practitioners, many of whom have never used digital data archiving systems. To address this issue, an archive management application that utilizes a database system was introduced, specifically using a Macro VBA-based application aimed at helping MSMEs manage their archives more quickly and neatly. Keywords: creative UMKM;  data archive; VBA macro application    Abstrak: Di Desa Silo Bonto, UMKM yang paling terdampak adalah sektor kuliner dan kerajinan tangan, yang memiliki intensitas transaksi harian cukup tinggi namun masih dilakukan tanpa sistem digital yang memadai. Melalui kegiatan ini, tim pengabdian memperkenalkan dan melatih pelaku UMKM menggunakan aplikasi manajemen arsip berbasis digital yang mudah dioperasikan. Aplikasi ini memungkinkan pelaku UMKM untuk meyimpan, dan mengelola arsip secara sistematis, aman, dan efisien. Metode pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini adalah dalam bentuk pelatihan dan pendekatan yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan teknis, dan pendampingan langsung di lapangan. Desa Silau Bonto adalah desa yang ada di Kabupaten Asahan yang saat ini masyarakatnya sudah banyak sebagai pelaku UMKM, namun tidak sedikit masyarakat pelaku UMKM yang sama sekali belum menggunakan arsip data secara digital. Untuk mengatasi masalah tersebut diperlukan aplikasi manajemen arsip data yang proses penyimpanannya menggunakan database yaitu dengan menggunakan aplikasi macro VBA dengan tujuan dapat membantu para pelaku UMKM dalam pengelolaan arsip menjadi lebih cepat dan rapi. Kata kunci: aplikasi macro VBA; arsip data; UMKM kreatif