Search Articles & Publications

Showing 78 articles found for "Transfer"

Model-Model Penelitian Kualitatif

Yasukma Amanda, Meyniar Albina
Abstract: Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian konseptual (conceptual research). Penelitian konseptual adalah jenis penelitian non-empiris yang bertujuan untuk mengembangkan dan memperluas pemahaman terhadap suatu konsep… ep atau teori melalui kajian literatur dan analisis pemikiran para ahli, bukan melalui pengumpulan data lapangan secara langsungArtikel Ini Membahas Secara Khusus Model-Model Penelitian Kualitatif, Dengan Fokus Pada Fenomenologi, Termasuk Tujuan, Fokus Kajian, Metode Yang Digunakan, Dan Contoh Penerapannya. Selain Itu, Dibahas Pula AlatAlat Pengumpulan Data Yang Umum Digunakan Dalam Penelitian Kualitatif Seperti Wawancara, Observasi, Dan Dokumentasi, Serta Analisis Data Yang Meliputi Naratif, Tematik, Hingga Grounded Theory Dan Etnografi. Validitas Data Dalam Penelitian Ini Dibangun Melalui Kredibilitas, Transferabilitas, Dependabilitas, Dan Konfirmabilitas. Kajian Ini Menunjukkan Bahwa Model-Model Penelitian Kualitatif Sangat Berguna Untuk Menggali Kompleksitas Sosial Yang Tidak Dapat Dijelaskan Secara Statistik, Serta Memberikan Wawasan Yang Kaya Dan Mendalam Bagi Dunia Akademik Dan Praktis.

Mengenal Perbedaan Bank Garansi, Letter Of Credit, Wali Amanat, & Kliring

Risma Aini Wulandari, Nadhilah Syarafina, Ervina Eka Sari, Rini Puji Astuti
Abstract: Artikel ini mengeksplorasi perbedaan mendasar antara empat instrumen keuangan yang sering digunakan dalam transaksi perbankan dan perdagangan internasional: bank garansi, letter of credit (LoC), wali amanat, dan kliring.… Bank garansi berfungsi sebagai jaminan dari bank atas kewajiban debitur, memberikan perlindungan kepada pihak ketiga dalam hal gagal bayar. Letter of credit adalah instrumen yang menjamin pembayaran kepada penjual, sehingga meminimalkan risiko bagi kedua belah pihak dalam transaksi internasional. Wali amanat berfungsi sebagai perwakilan untuk menjaga dan mengelola aset pihak ketiga, sering digunakan dalam konteks investasi dan pengelolaan dana. Kliring, di sisi lain, adalah proses penyelesaian transaksi antara bank, yang memungkinkan transfer dana dan penyelesaian kewajiban secara efisien. Dengan memahami karakteristik, fungsi, dan konteks penggunaan dari masing-masing instrumen ini, pelaku usaha dan investor dapat mengambil keputusan yang lebih cerdas dalam pengelolaan risiko dan optimalisasi transaksi keuangan.

Nilai-Nilai Kearifan Lokal Rumah Bongkar Pasang Desa Tanjung Batu Seberang Sebagai Sumber Pembelajaran IPS

Rahman, Andri
Abstract: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai kearifan lokal pada rumah bongkar pasang di Desa Tanjung Batu Seberang Kecamatan Tanjung Batu untuk dijadikan sebagai sumber pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS).… Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik non-probability sampling dengan  purposive sampling, sehingga informan dalam penelitian ini berjumlah empat orang informan utama dan lima orang informan pendukung. Teknik pengumpulan data dilakukan peneliti melalui dokumentasi dan wawancara. Teknik analisis data dilakukan dengan cara mereduksi data, menyajikan data, dan menarik kesimpulan. Uji keabsahan data yang digunakan adalah uji kredibilitas, uji transferabilitas, uji defendabilitas, dan uji konfirmabilitas. Berdasarkan analisis data disimpulkan bahwa nilai kearifan lokal dari rumah bongkar pasang di desa Tanjung Batu Seberang Kecamatan Tanjung Batu yang dapat dijadikan sebagai sumber pembelajaran IPS adalah nilai ekonomis, nilai estetis dan nilai intelektual yang sangat relevan   dalam   mendukung pembelajaran  IPS  secara kontekstual  sesuai  ketentuan  dalam  kurikulum  merdeka belajar. Salah   satu   cara   untuk mengintegrasikan nilai-nilai kearifan lokal dari rumah bongkar pasang di Desa Tanjung Batu Seberang sebagai  sumber  belajar  kontekstual  dalam  pembelajaran IPS adalah menggunakan model pengintegrasian berdasarkan tema.

Mengenalkan Inovasi Pembelajaran Ecoprint Dalam Rangka Mengurangi Resiko Plant Blindess Di SD Negeri Jerukagung 1

Fandika Al Khairi, Dini Renati, Fanisa Mufathonah, Devan Nurstyo, Dian Prastiwi, Adila Candra Kusuma Risky, Muammila Chusnil Mala, Marciano Arya Pratama, Lintang Zufar Satyanagama
Abstract: Tumbuhan sebagai produsen memiliki peranan yang sangat penting dalam ekosistem. Beragamnya jenis-jenis tanaman yang tersebar di seluruh negeri ini membuat manusia kerap kali salah membedakan antara tanaman satu dengan yang… ng lain. Namun, dengan berkembangnya kemajuan zaman banyak manusia mulai mengabaikan keberadaannya. Dengan begitu, penulis mengambil langkah inovatif untuk mengenalkan tumbuhan-tumbuhan yang ada disekitar melalui produk ecoprint. Ecoprint sendiri didefinisikan sebagai suatu proses transfer warna dan bentuk ke kain melalui kontak langsung dengan memanfaatkan bagian tumbuhan yang mengandung pigmen warna atau zat antosianin. Tujuan percobaan ini adalah untuk membuat batik ecoprint bermotif tumbuhan untuk mempelajari keanekaragaman dan juga menjelaskan taksonomi terkait tumbuhan-tumbuhan yang dimanfatkan. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 25 Juli 2024 bertempat di SD Negeri Jerukagung 1. Metode percobaan yang dilakukan ini adalah metode praktikum secara langsung dengan teknik pounding. Percobaan ini didasari oleh beberapa permasalahan yang ditemui penulis seperti peristiwa Plant Blindness. Istilah tersebut digunakan untuk merujuk orang-orang yang tidak peduli atau memiliki minim pengetahuan mengenai tumbuh-tumbuhan sehingga disebut sebagai seorang buta tanaman. Berdasarkan data percobaan yang diperoleh penulis dapat disimpulkan bahwa ecoprint mampu menjadi alternatif sebagai upaya preventif dalam mengatasi permasalahan Plant Blindness. Selain itu, produk ecoprint juga mampu menjadi salah satu upaya konservatif keanekaragaman hayati yang ada khususnya untuk peserta didik di SD Negeri Jerukagung 1.

Sistem Pembayaran Di Indonesia

Al Karimatus Sa’idah, Rini Puji Astuti, Bahrur Rosi, Selvina Risqi Nurhasanah
Abstract: Sistem pembayaran adalah sebuah sistem yang di dalamnya terdapat seperangkat aturan kontrak perjanjian fasilitas dan mekanisme operasional yang digunakan untuk mengirim dan menerima pembayaran serta memenuhi kewajiban pembayaran… pembayaran di mana melalui pertukaran antar individu, bank dan institusi lainnya baik domestik maupun lintas batas antar negara.Alat pembayaran berkembang sangat pesat dan maju saat ini jika kita melihat kebelakang awal mula alat pembayaran dikenal dengan sistem barter atau antar barang yang diperjualbelikan di era pra moderen. Dalam perkembangannya mulai dikenal satuan tertentu yang berfungsi sebagai alat pembayaran yang disebut uang hingga saat ini uang masih menjadi salah satu alat pembayaran utama yang berlaku di masyarakat.selanjutnya alat pembayaran terus berkembang dari alat pembayaran tunai alat pembayaran non tunai Seperti alat pembayaran berbasis kertas misalnya cek dan bilyet Giro Selain itu dikenal juga alat pembayaran paperless seperti transfer dana elektronik dan alat pembayaran memakai kartu.

Transformasi Kompetensi Guru PAI Dalam Era Kurikulum Merdeka Ke Kurikulum KBC

Amelia, Jasiah
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi kompetensi guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam era Kurikulum Merdeka menuju Kurikulum Berbasis Cinta (KBC). Perubahan paradigma pendidikan menuntut guru tidak… hanya memiliki kompetensi pedagogik dan profesional, tetapi juga mampu mengintegrasikan nilai-nilai karakter, empati, dan kasih sayang dalam proses pembelajaran. Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) hadir sebagai pendekatan yang menekankan dimensi afektif dan humanistik dalam pendidikan, yang diperkenalkan dalam berbagai sosialisasi kebijakan pendidikan keagamaan di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis kajian pustaka (library research). Data diperoleh dari buku, jurnal ilmiah, dan dokumen kebijakan yang relevan, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis isi (content analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi kompetensi guru PAI mencakup penguatan kompetensi pedagogik berbasis nilai, kompetensi sosial yang empatik, serta kompetensi kepribadian yang berlandaskan akhlak. Selain itu, guru dituntut untuk mampu mengintegrasikan pendekatan Kurikulum Merdeka dengan nilai-nilai KBC guna menciptakan pembelajaran yang bermakna dan berorientasi pada pembentukan karakter peserta didik. Dengan demikian, penerapan Kurikulum Berbasis Cinta menjadi langkah strategis dalam memperkuat peran guru PAI sebagai pendidik yang tidak hanya mentransfer ilmu, tetapi juga membentuk karakter dan kepribadian peserta didik secara holistik.     This study aims to analyze the transformation of Islamic Religious Education (PAI) teachers’ competencies in the era of the Merdeka Curriculum toward the Love-Based Curriculum (Kurikulum Berbasis Cinta/KBC). The shift in the educational paradigm requires teachers not only to possess pedagogical and professional competencies, but also to be capable of integrating character values, empathy, and compassion into the learning process. The Love-Based Curriculum (KBC) emerges as an approach that emphasizes the affective and humanistic dimensions of education, which has been introduced through various socialization programs of religious education policies in Indonesia. This study employs a qualitative approach using a library research method. The data were obtained from books, scientific journals, and relevant policy documents, and were analyzed using content analysis techniques. The findings reveal that the transformation of PAI teachers’ competencies includes the strengthening of value-based pedagogical competence, empathetic social competence, and personality competence grounded in moral values (akhlak). In addition, teachers are required to integrate the Merdeka Curriculum approach with the values of KBC in order to create meaningful learning experiences oriented toward the holistic character development of students. Therefore, the implementation of the Love-Based Curriculum becomes a strategic step in strengthening the role of PAI teachers as educators who not only transfer knowledge, but also shape the character and personality of students holistically.

Workshop Mengajarkan Anak Tentang Tanggung Jawab Dan Konsekuensi Di Panti Asuhan ‘Aisyiyah

Isra Rafika Sihombing, Deliyanti Simbolon
Abstract: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berfokus pada pelaksanaan workshop dengan tema “Tanggung Jawab dan Konsekuensi” yang ditujukan kepada anak-anak di Panti Asuhan ‘Aisyiyah, Kota Medan. Workshop ini dilatarbelakangi… elakangi oleh pentingnya pembentukan karakter sejak dini, khususnya dalam hal pemahaman terhadap dampak dan konsekuensi dari setiap tindakan. Hasil observasi awal menunjukkan bahwa sebagian anak masih memiliki pemahaman yang rendah mengenai tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini bertujuan untuk mentransfer nilai-nilai tanggung jawab, membentuk pola pikir yang lebih dewasa, serta meningkatkan kesadaran anak dalam menghadapi konsekuensi secara positif. Metode pelaksanaan meliputi wawancara dengan pengasuh, studi literatur, penyusunan materi, pelaksanaan workshop secara interaktif, serta evaluasi melalui observasi dan umpan balik. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman anak-anak terhadap pentingnya tanggung jawab, ditandai dengan perubahan perilaku seperti lebih disiplin, mandiri, serta adanya keinginan memperbaiki diri setelah melakukan kesalahan. Workshop ini juga mendukung pengasuh dalam membina karakter anak secara berkelanjutan. Diharapkan kegiatan ini dapat menjadi langkah awal pembentukan pribadi yang bertanggung jawab dan siap menghadapi tantangan sosial di masa depan.

Sosialisasi Penerapan Layanan Digital Melalui Webform Studi Kasus BSI KCP Jember Balung

Siti Alfiyah, Fajar Haris Abadi, Risalatul Rohmadhina, Belgis Almaida Wahyu Winegar
Abstract: Perkembangan teknologi menjadi salah satu akses kemudahan untuk kepentingan nasabah dalam melakukan transaksi  sehingga mengakibatkan perkembangan masyarakat dalam bertransaksi menjadi lebih fleksibel. Bagi perusahaan yang… ang bergerak dibidang perbankan, memberikan kepuasan kepada nasabah adalah hal yang tidak dapat diabaikan. Oleh karena itu perbankan harus meningkatkan kualitas layanan dan memiliki inovasi layanan berbasis digital. Seperti Bank Syariah Indonesia yang terus menerus menghadirkan inovasi baru dengan layanan transaksi secara digital. Salah satu bukti nyatanya adalah Bank Syariah Indonesia telah melakukan transformasi dengan melakukan transaksi setor tunai, tarik tunai, transfer sesama BSI atau bank lain tanpa perlu menulis slip transaksi dengan menggunakan kertas. Dengan dilaksaanakannya pengabdian kepada masyarakat yang berisi kegiatan pemberian informasi dan pengalaman bertransaksi menggunakan webform dengan berbasis digital pada Bank Syariah Indonesia Kcp Jember Balung. Ada 2 metode yang digunakan dalam pelaksanaan  pengabdian ini yaitu: metode pemapaaran dan metode tutorial.