Search Articles & Publications

Showing 1475 articles found for "Menganalisis"

لَا يَجوزُ الافْتِياتُ على الأئِمَّةِ وأصْحَابِ الوِلاياتِ فيما يَخُصُّهُم  “Tidak boleh mendahului (mengambil alih wewenang) para pemimpin dan pemegang otoritas dalam perkara-perkara yang menjadi kekhususan mereka”

Ardiansyah, Ricky, Rustiani, Annisa
Abstract: Kaidah fiqh "لَا يَجوزُ الافْتِياتُ على الأئِمَّةِ وأصْحَابِ الوِلاياتِ فيما يَخُصُّهُم" (tidak boleh mendahului/mengambil alih wewenang para pemimpin dan pemegang otoritas dalam perkara-perkara yang menjadi kekhususan mereka)… pemegang otoritas dalam perkara-perkara yang menjadi kekhususan mereka) merupakan salah satu kaidah fiqh yang fundamental dalam menjaga keteraturan sosial dan persatuan umat Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna, penjelasan, dalil, dan aplikasi praktis dari kaidah ini dalam konteks hukum Islam kontemporer. Melalui pendekatan analisis kualitatif terhadap literatur fiqh dan pendapat para ulama klasik maupun kontemporer seperti Al-Mawardi, Ibn Taymiyyah, dan Ibn Rajab, artikel ini menunjukkan bahwa kaidah tersebut bukan untuk memberikan kekuasaan mutlak kepada pemimpin, melainkan sebagai mekanisme untuk menjaga sistem hukum dan mencegah anarki sosial (fawda). Hasil pembahasan menunjukkan bahwa kaidah ini didasarkan pada prinsip-prinsip Sadd adz-Dzari'ah (menutup celah kerusakan) dan Jam'iyyah (kepentingan bersama), dengan pengecualian yang jelas ketika pemimpin memerintahkan kemaksiatan. Kesimpulannya, kaidah ini memiliki relevansi signifikan dalam menjamin ketertiban negara dan pencegahan perpecahan umat di era modern.

PENERAPAN KEBIJAKAN PAJAK PARKIR DALAM MENINGKATKAN PAD DI KOTA PEKANBARU STUDY KASUS: KEC. SUKAJADI

Eva Witari Hutauruk, Marsanda Elisabet Napitupulu, Elly Nielwaty
Abstract: Pendapatan Asli Daerah (PAD) merupakan pilar pembiayaan utama bagi pemerintah daerah, dan di Kota Pekanbaru, penerimaan dari pajak daerah dan retribusi masih menjadi kontributor terbesarnya. Sektor perparkiran, baik di tepi… epi jalan umum maupun area komersial, adalah salah satu sumber yang berpotensi besar untuk meningkatkan PAD melalui pemungutan pajak parkir. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan pajak parkir di Kota Pekanbaru, mengidentifikasi hambatan-hambatan yang muncul, dan merumuskan strategi optimalisasi pelaksanaannya untuk meningkatkan kontribusi terhadap PAD. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan lokasi penelitian di Kota Pekanbaru, melibatkan Kantor Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), pengelola parkir resmi, dan kawasan ramai tempat praktik parkir berada.

Integrasi Pendidikan Audy Joinaldy dengan Praktik Kepemimpinan Politik dalam Membentuk Orientasi Pembangunan Daerah Berkelanjutan

Firnanda, Rizky, Noni Yuanda
Abstract: Pembangunan daerah berkelanjutan membutuhkan kepemimpinan politik yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memperhatikan keberlanjutan sosial dan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis… analisis integrasi latar belakang pendidikan Audy Joinaldy dengan praktik kepemimpinan politiknya dalam membentuk orientasi pembangunan daerah berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, studi dokumentasi, dan penelusuran kebijakan publik yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa latar belakang pendidikan Audy Joinaldy berperan dalam membentuk kepemimpinan yang adaptif, transformasional, dan berbasis kolaborasi, yang tercermin dalam kebijakan pembangunan daerah yang menekankan prinsip keberlanjutan, partisipasi masyarakat, penguatan sumber daya manusia, dan ekonomi lokal. Integrasi antara pendidikan dan praktik kepemimpinan politik tersebut mendorong terbentuknya orientasi pembangunan daerah yang inklusif dan berjangka panjang. Penelitian ini memberikan kontribusi akademik dalam kajian kepemimpinan politik daerah dengan menegaskan peran pendidikan sebagai faktor strategis dalam mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Kontribusi Pasar Modal Indonesia Terhadap Pertumbuhan dan Stabilitas Perekonomian Nasional

Lubis, Namira Hamni, Syahinda, T. Razita, Adrio, Edo, Hasibuan, Reni Ria Armayani
Abstract: Pasar modal merupakan salah satu pilar penting dalam sistem keuangan nasional yang berperan dalam mendukung pertumbuhan dan stabilitas ekonomi. Di Indonesia, pasar modal berkembang sebagai sarana penghimpunan dana jangka… panjang yang mempertemukan pihak yang memiliki kelebihan dana dengan pihak yang membutuhkan pembiayaan untuk kegiatan produktif. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi pasar modal Indonesia terhadap pertumbuhan ekonomi serta perannya dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (library research) dengan menelaah berbagai buku teks ekonomi dan pasar modal, jurnal ilmiah nasional terakreditasi, serta publikasi resmi lembaga terkait. Hasil kajian menunjukkan bahwa pasar modal Indonesia berkontribusi positif terhadap pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan investasi, perluasan akses pendanaan bagi perusahaan, dan efisiensi alokasi sumber daya. Selain itu, pasar modal juga berperan dalam menjaga stabilitas ekonomi dengan meningkatkan ketahanan sistem keuangan, memperkuat kepercayaan investor, serta menyediakan alternatif pembiayaan selain sektor perbankan. Namun demikian, pasar modal Indonesia juga menghadapi tantangan seperti volatilitas pasar global dan ketergantungan pada aliran modal asing. Oleh karena itu, penguatan regulasi, peningkatan literasi keuangan, serta pengembangan investor domestik menjadi faktor penting dalam mengoptimalkan peran pasar modal. Secara keseluruhan, pasar modal Indonesia memiliki potensi besar sebagai motor penggerak pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan sekaligus sebagai penopang stabilitas ekonomi nasional.

Pengaruh Kemiskinan Terhadap Stabilitas Pangan di Indonesia: Analisis Dampak Ekonomi dan Sosial

Zain, Fandi Ahmad, Fathiha, Herly Febri, Nurkomaria, Hasibuan, Reni Ria Armayani
Abstract: Kemiskinan dan stabilitas pangan merupakan persoalan struktural yang saling berkaitan dan masih menjadi tantangan utama pembangunan di Indonesia. Meskipun angka kemiskinan nasional menunjukkan tren penurunan, ketidakstabilan… ilan akses pangan yang berkelanjutan masih dialami oleh rumah tangga berpendapatan rendah, terutama akibat keterbatasan daya beli, fluktuasi harga pangan, dan ketimpangan wilayah. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kemiskinan terhadap stabilitas pangan di Indonesia dengan meninjau dampak ekonomi dan sosial yang menyertainya. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini menelaah studi empiris mengenai dampak kemiskinan terhadap stabilitas pangan di Indonesia dalam kerangka ekonomi dan sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemiskinan berpengaruh signifikan terhadap stabilitas pangan melalui keterbatasan pendapatan, tingginya proporsi pengeluaran pangan, serta rendahnya kapasitas adaptasi rumah tangga miskin dalam menghadapi guncangan ekonomi, sosial, dan lingkungan. Faktor sosial, seperti tingkat pendidikan, literasi pangan dan gizi, serta karakteristik rumah tangga, berperan sebagai faktor mediasi yang memperkuat kerentanan stabilitas pangan. Selain itu, terdapat perbedaan pola kerentanan antara wilayah perkotaan dan perdesaan, namun keduanya sama-sama rentan terhadap ketidakstabilan pangan akibat kemiskinan dan ketimpangan wilayah. Penelitian ini menegaskan bahwa stabilitas pangan tidak dapat dicapai secara berkelanjutan tanpa integrasi kebijakan pengentasan kemiskinan, penguatan daya beli, dan pembangunan sistem pangan yang inklusif. Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi perumusan kebijakan publik yang lebih komprehensif dan berorientasi jangka panjang dalam mewujudkan stabilitas pangan dan keadilan sosial di Indonesia.

PERAN UMKM DALAM PENGEMBANGAN EKONOMI LOKAL DI KELURAHAN PALAS, KECAMATAN RUMBAI

Ramadona Hardiani, Jihan Amelia Fatiqa, Elly Nielwati
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam pengembangan ekonomi lokal di Kelurahan Palas, Kecamatan Rumbai Barat, Kota Pekanbaru, menggunakan kerangka Teori Pemberdayaan… an Masyarakat Ife dan Tesoriero (2006). Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam terhadap 15 pelaku UMKM, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa UMKM berbasis keluarga—seperti pedagang makanan ringan, usaha rumahan kuliner, kios kelontong, dan jasa pencucian motor—memiliki kontribusi signifikan terhadap peningkatan pendapatan masyarakat (Rp2–5 juta/bulan pelaku utama; Rp500.000–Rp1 juta/bulan pekerja paruh waktu), penyediaan lapangan kerja informal (remaja, ibu rumah tangga: 15–20 jam/minggu), penguatan aktivitas perekonomian lokal melalui cash flow harian Rp150.000–Rp300.000 dan efek multiplier 20–30% terhadap PDB lokal, serta mendorong kemandirian ekonomi rumah tangga tanpa ketergantungan total pada bantuan eksternal.UMKM ini meningkatkan perputaran ekonomi melalui transaksi harian dan rantai pasok lokal, konsisten dengan peningkatan penyerapan tenaga kerja 25% di Riau (Suharno & Khamal, 2025). Namun, penelitian juga menemukan hambatan struktural seperti keterbatasan modal (akses bantuan hanya 15–20% pelaku), rendahnya pemanfaatan teknologi pemasaran digital, minimnya pelatihan manajerial, dan tingginya persaingan informal serta shock eksternal.Temuan ini menegaskan UMKM sebagai pilar pemberdayaan bottom-up, namun memerlukan dukungan berkelanjutan melalui pelatihan wajib, akses kredit mikro (KUR), literasi digital, dan inkubator kelurahan untuk daya saing dan keberlanjutan usaha.

Peran Kyai dan Kultur Pesantren dalam Pembentukan Karakter Santri

Amri, Muhammad Khairul, Yoga Erlangga, Daru Julian
Abstract: Pendidikan karakter merupakan isu strategis dalam pendidikan Islam kontemporer, khususnya dalam merespons krisis moral dan sosial generasi muda. Pondok pesantren dipandang sebagai institusi pendidikan yang memiliki kekhasan… san dalam pembentukan karakter santri melalui peran kyai dan kultur pesantren. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara sistematis peran kyai dan kultur pesantren dalam pembentukan karakter santri berdasarkan temuan literatur ilmiah. Penelitian ini menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR) dengan pedoman PRISMA. Penelusuran literatur dilakukan pada beberapa basis data nasional dan internasional dengan rentang publikasi 2014–2024. Dari hasil seleksi, diperoleh 89 artikel jurnal yang dianalisis menggunakan pendekatan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kyai berperan sebagai aktor sentral dalam pembentukan karakter santri melalui keteladanan moral, otoritas spiritual, dan kepemimpinan nilai. Sementara itu, kultur pesantren berfungsi sebagai hidden curriculum yang menginternalisasi nilai-nilai karakter melalui tradisi keilmuan, kehidupan komunal, dan sistem disiplin. Nilai karakter yang dominan dibentuk meliputi religiusitas, disiplin, tanggung jawab, kemandirian, dan kepedulian sosial. Penelitian ini menegaskan bahwa pembentukan karakter santri di pesantren merupakan proses kultural yang holistik dan berkelanjutan, serta relevan sebagai model alternatif pendidikan karakter di Indonesia.

Peningkatkan Ekonomi Petani Diera Urban Farming Study Kasus: Jl. Kembang Sari, Kelurahan Umban Sari (Pekanbaru)

Usna khotimah, Rospita Triani, Elly Nielwati
Abstract: tantangan urbanisasi, kelangkaan lahan, serta ketahanan rantai pasok makanan di wilayah perkotaan Indonesia, khususnya Pekanbaru.  Dalam penelitian ini, peneliti mengkaji praktik pertanian perkotaan sebagai sarana untuk… meningkatkan pendapatan petani melalui studi kasus di Jalan Kembang Sari, Kelurahan Umban Sari, Kecamatan Rumbai. Peneliti ini menggunakan metode deskriptif kualitatif cara pengumpulkan data dalam penelitian ini melalui wawancara mendalam dengan petani berpengalaman, melakukan pengamatan langsung di lokasi, serta menganalisis dokumen yang berkaitan dengan produktivitas dan kebijakan lokal. Hasil penelitian ini mengungkap bahwa pertanian perkotaan menyediakan pendapatan lebih stabil.. Petani memanfaatkan kedekatan lokasi produksi dengan konsumen untuk mengurangi risiko kerugian dan fluktuasi harga pasar. Mereka mengatur jadwal kerja secara fleksibel, memvariasikan jenis tanaman, serta menyesuaikan skala produksi berdasarkan kebutuhan lokal, yang pada akhirnya meningkatkan efisiensi tenaga kerja dan keuntungan. Diskusi menekankan bagaimana petani membangun ekosistem ekonomi kecil melalui kemitraan dengan pedagang kecil dan masyarakat sekitar. Kerjasama ini memungkinkan mereka mengakumulasi modal secara bertahap untuk memperluas bisnis dan melakukan investasi jangka panjang. Namun, petani terus menghadapi tantangan struktural, seperti kenaikan biaya bahan baku, dampak perubahan iklim, serta keterbatasan akses terhadap modal dan regulasi. Petani secara umum memandang pertanian perkotaan sebagai model ekonomi inklusif. Model ini memperkuat keamanan pangan keluarga dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal di tengah laju urbanisasi yang pesat. Temuan penelitian ini menegaskan potensi pertanian perkotaan sebagai solusi berkelanjutan bagi diversifikasi ekonomi di Pekanbaru.

Manajemen Kurikulum Pendidikan Islam Berbasis Teknologi Digital Menuju Pendidikan Islam Abad ke-21

Amri, Muhammad Khairul, Hidayat, Ferdian Manshur
Abstract: Perkembangan teknologi digital yang pesat pada abad ke-21 telah memberikan dampak signifikan terhadap sistem pendidikan, termasuk pendidikan Islam. Lembaga pendidikan Islam dituntut untuk mampu beradaptasi dengan perkembangan… angan teknologi tanpa mengabaikan nilai-nilai Islam sebagai landasan utama pendidikan. Namun, berbagai kajian menunjukkan bahwa manajemen kurikulum pendidikan Islam masih cenderung bersifat konvensional dan belum terintegrasi secara sistematis dengan teknologi digital serta kompetensi abad ke-21. Kondisi ini menunjukkan adanya celah konseptual dalam pengembangan manajemen kurikulum pendidikan Islam berbasis teknologi digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan merumuskan model konseptual manajemen kurikulum pendidikan Islam berbasis teknologi digital yang berorientasi pada pendidikan Islam abad ke-21. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka bersifat konseptual-teoretis. Data diperoleh dari literatur nasional dan internasional berupa buku, artikel jurnal ilmiah, serta laporan yang relevan dengan manajemen kurikulum, pendidikan Islam, teknologi digital, dan pendidikan abad ke-21. Analisis data dilakukan melalui teknik analisis isi dan sintesis konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen kurikulum pendidikan Islam berbasis teknologi digital perlu dilaksanakan melalui sistem integratif yang mencakup perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi kurikulum yang didukung oleh teknologi digital serta berlandaskan nilai-nilai Islam. Model konseptual yang dihasilkan menekankan integrasi nilai-nilai Islam dengan kompetensi abad ke-21, seperti berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, komunikasi, dan literasi digital. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis berupa kerangka konseptual yang dapat menjadi landasan pengembangan kurikulum pendidikan Islam di era digital.

Manajemen Berbasis Pesantren dalam Pembentukan Karakter Santri

Amri, Muhammad Khairul, Prastika, Mufti Dahlia
Abstract: Pendidikan karakter menjadi fokus utama dalam sistem pendidikan, khususnya di pesantren yang memiliki peran strategis dalam membentuk karakter santri. Berbagai penelitian telah membahas manajemen pesantren dan pendidikan… karakter, namun kajian tersebut masih bersifat parsial dan belum disintesis secara sistematis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mensintesis hasil-hasil penelitian terdahulu terkait implementasi manajemen berbasis pesantren dalam pembentukan karakter santri. Penelitian ini menggunakan pendekatan Systematic Literature Review dengan protokol PRISMA. Sumber data diperoleh dari basis data Google Scholar dan SINTA dengan rentang publikasi tahun 2015–2024. Sebanyak 15 artikel yang memenuhi kriteria inklusi dianalisis secara kualitatif melalui sintesis tematik. Hasil kajian menunjukkan bahwa implementasi manajemen berbasis pesantren dilakukan melalui manajemen kurikulum berbasis nilai keislaman, keteladanan kiai dan ustaz, sistem disiplin dan pembiasaan melalui asrama, serta penguatan budaya pesantren. Nilai karakter santri yang dominan meliputi religiusitas, disiplin, kemandirian, tanggung jawab, kepedulian sosial, dan kepemimpinan. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa manajemen berbasis pesantren berperan penting dalam pembentukan karakter santri secara holistik dan berkelanjutan.