Search Articles & Publications

Showing 1475 articles found for "Menganalisis"

Implementasi Kebijakan Stunting untuk Perlindungan Kesehatan Masyarakat

Meifta Fitria Kuntary, Endeh Suhartini, Rusliandy
Abstract: Stunting tetap merupakan masalah kesehatan masyarakat yang multidimensional dan penurunannya sangat ditentukan oleh efektivitas implementasi kebijakan di tingkat lokal. Studi-studi sebelumnya lebih banyak menyoroti koordinasi… inasi atau layanan, tetapi jarang menempatkan kebijakan stunting sebagai instrumen perlindungan kesehatan masyarakat di wilayah perkotaan. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi kebijakan penanggulangan dan pencegahan stunting di Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, dengan menggunakan kerangka George C. Edward III. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif sejak November 2025 pada perangkat daerah, kecamatan, dan kelurahan terpilih. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, lalu dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan telah berjalan melalui koordinasi lintas sektor, pendampingan keluarga, dan intervensi berbasis siklus kehidupan. Namun, implementasi belum sepenuhnya optimal karena pesan kebijakan belum dipahami merata oleh keluarga, sumber daya dan kader terbatas, komitmen pelaksana bervariasi, dan koordinasi antarlembaga masih tumpang tindih. Kebaruan penelitian ini terletak pada penegasan bahwa kebijakan stunting di wilayah perkotaan bekerja sebagai sistem perlindungan kesehatan masyarakat, tetapi efektivitasnya bergantung pada sinergi kapasitas birokrasi dan partisipasi keluarga.

Pengaruh Manajemen SDM terhadap Kualitas Layanan Puskesmas Kabupaten Bogor

Nina Marlina, Husein Maruapey, Saprudin
Abstract: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum optimalnya kualitas layanan puskesmas yang diduga berkaitan dengan pengelolaan sumber daya manusia. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis kondisi MSDM dan kualitas layanan,… mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi MSDM, serta menguji pengaruh MSDM terhadap kualitas layanan pada puskesmas di Kabupaten Bogor. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional terhadap 31 tenaga kesehatan yang dipilih melalui total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis secara deskriptif serta regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan 61,3% responden menilai MSDM efektif dan 67,7% menilai kualitas layanan baik. Budaya organisasi, kepemimpinan, perubahan teknologi, serta peraturan dan kebijakan pemerintah berpengaruh signifikan terhadap MSDM, sedangkan MSDM berpengaruh signifikan terhadap kualitas layanan (p=0,001; OR=0,019).

Pemetaan Pola Persebaran Destinasi Wisata Budaya Di Kabupaten Karo Berbasis Sistem Informasi Geografis

Ahmad Fauzi Sinuraya, Joey Athana Sembiring, Widya Ningsih, Elsa Kardiana, Rusniatri Hasugian, Rud Sahanaiya Sari Nona
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola persebaran destinasi wisata budaya di Kabupaten Karo menggunakan pendekatan Sistem Informasi Geografis (SIG). Latar belakang penelitian ini didasarkan pada belum meratanya… persebaran objek wisata budaya serta belum tersedianya pemetaan spasial yang terintegrasi untuk mendukung perencanaan pengembangan pariwisata. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan analisis spasial melalui Average Nearest Neighbor (ANN) untuk mengetahui pola distribusi titik destinasi wisata. Data yang digunakan berupa data sekunder, yaitu koordinat lokasi objek wisata budaya dan batas administrasi wilayah yang diolah menggunakan perangkat lunak ArcGIS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat sembilan destinasi wisata budaya yang sebagian besar terkonsentrasi di wilayah timur dan tenggara Kabupaten Karo, khususnya di Kecamatan Berastagi, Kabanjahe, Simpang Empat, dan Tigapanah. Berdasarkan hasil analisis ANN, diperoleh nilai Observed Mean Distance sebesar 2,79 km dan Expected Mean Distance sebesar 2,12 km, dengan nilai Nearest Neighbor Ratio (NNR) > 1, z-score sebesar 1,814, dan p-value sebesar 0,069. Hasil ini menunjukkan bahwa pola persebaran destinasi wisata budaya cenderung tersebar (dispersed pattern).

Kajian Peran Budaya Etnis Tamil dalam Membentuk Karakter Multikultural Kota Medan

Vita Nurliana, Farhan Fauzan Ahdaputra, Ipantri Naibaho, Melani Astika Dotulung, Rohani, Elsa Kardiana
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran budaya etnis Tamil serta kontribusi Kuil Shri Mariamman dalam membentuk karakter multikultural masyarakat Kota Medan. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan… ekatan deskriptif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya etnis Tamil tetap lestari melalui praktik keagamaan seperti perayaan besar umat Hindu, penggunaan bahasa Tamil, serta internalisasi nilai toleransi, solidaritas, dan penghormatan. Kuil Shri Mariamman berfungsi sebagai pusat ibadah sekaligus ruang interaksi sosial lintas agama dan etnis serta menjadi tempat  wisata budaya di kota Medan. Peran Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) memperkuat hubungan antarumat melalui dialog dan kunjungan ke tempat ibadah. Selain itu, bazar makanan khas Tamil pada perayaan keagamaan menjadi media pengenalan budaya dan interaksi sosial masyarakat. Interaksi tersebut menunjukkan proses akulturasi yang mendukung keharmonisan dalam masyarakat multikultural Kota Medan.

Adaptasi Sosial Etnis India di Kawasan Little India Kota Medan

Naila Elfira Sari, Asih Ester E.G Harahap, Desty Novry Lianty, Grace Indah Situmeang
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis adaptasi sosial etnis India dalam interaksi lintas etnis di kawasan Little India Kota Medan, serta mengidentifikasi adanya diskriminasi dan dinamika identitas sosial. Penelitian… n menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian berjumlah lima orang yang dipilih secara purposive. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi sosial antara etnis India dengan kelompok etnis lain berlangsung harmonis, terbuka, dan tidak menunjukkan adanya hambatan sosial yang signifikan. Dalam bidang pekerjaan, etnis India terlibat dalam berbagai sektor seperti perdagangan, jasa, dan pekerjaan formal, yang menunjukkan adanya adaptasi ekonomi yang baik. Meskipun terdapat pengalaman diskriminasi individual yang berkaitan dengan perbedaan fisik, hal tersebut tidak bersifat dominan. Identitas sosial tetap dipertahankan melalui bahasa, agama, dan tradisi budaya. Dengan demikian, adaptasi sosial etnis India di kawasan Little India menunjukkan pola integrasi dalam masyarakat multikultural tanpa kehilangan identitas budaya.

Implementasi Kebijakan Pemerintah melalui Badan Kesatuan Bangsa Dan Politik Dalam Menanggulangi Penyalahgunaan Narkoba di Kabupaten Bogor

Selfiany Goretty, Endeh Suhartini, Muhamad Husein Maruapey
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan pemerintah melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) dalam menanggulangi penyalahgunaan narkoba di Kabupaten Bogor. Penyalahgunaan narkoba… di Kabupaten Bogor menjadi masalah serius yang mempengaruhi kesehatan masyarakat dan stabilitas sosial. Melalui berbagai program dan kegiatan, Bakesbangpol berupaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, mencegah penyalahgunaan narkoba, serta memberdayakan komunitas lokal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara dan observasi untuk menggali data dari pelaksana kebijakan serta masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun terdapat berbagai upaya yang telah dilakukan, masih ada tantangan dalam implementasi kebijakan, seperti kurangnya sumber daya dan koordinasi antar instansi. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi untuk perbaikan strategi penanggulangan narkoba di masa depan.

Analisis Pinjaman Online dalam Mazhab Tafsir Reformatif fiqih: Kajian Riba Islam Kontemporer

Raihannur, Muhammad, Siti Sa’adatul Rizkyah, Akhmad Dasuki
Abstract: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya praktik pinjaman online sebagai bagian dari keuangan digital kontemporer yang menimbulkan hukum dalam Islam, terutama terkait riba, keadilan akad, dan perlindungan terhadap… ap pihak pemberi pinjaman. Rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimana hukum pinjaman online dalam Islam kontemporer dan bagaimana tafsir serta fikih memandang syarat-syarat yang harus dipenuhi agar praktik tersebut tidak bergeser dari boleh menjadi haram. Penelitian ini bertujuan menganalisis status hukum pinjaman online serta menjelaskan batas-batas fikih muamalah yang menentukan kebolehannya. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif berbasis perpustakaan penelitian dengan sumber data berupa jurnal ilmiah, buku, fatwa, dan pendapat ulama tahun 2020–2025. Pendekatan teori yang digunakan adalah mazhab tafsir fikih reformatif untuk membaca ulang konsep riba dalam konteks transaksi digital modern. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pinjaman online pada dasarnya boleh sebagai bentuk muamalah, tetapi menjadi haram apabila mengandung riba, gharar, tadlis, dharar, zhulm, biaya tersembunyi, dan pengumpulan yang eksploitatif. Oleh karena itu, kebolehan pinjaman online bersifat bersyarat, yakni mensyaratkan akad yang jelas, transparansi biaya, proporsionalitas, dan perlindungan terhadap martabat peminjaman dalam transaksi digital modern.

IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENGELOLAAN INFORMASI PUBLIK PADA SEKRETARIAT DAERAH KABUPATEN BOGOR

Meyti Yuniarti, Rusliandy, Agus Suarman Sudarsa
Abstract: Penelitian ini mengkaji implementasi kebijakan pengelolaan informasi publik di Sekretariat Daerah Kabupaten Bogor. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya kesenjangan antara regulasi yang telah ditetapkan dengan tingkat… kat pemanfaatan layanan informasi publik oleh masyarakat yang masih rendah. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis implementasi kebijakan, mengidentifikasi kendala, serta merumuskan strategi perbaikan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus melalui teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan telah dilakukan melalui penyusunan regulasi internal, pemanfaatan platform digital, serta pelibatan pemangku kepentingan. Namun demikian, masih terdapat kendala seperti keterbatasan sumber daya manusia, lemahnya koordinasi antar unit kerja, serta rendahnya partisipasi masyarakat. Kebaruan penelitian ini terletak pada integrasi strategi digital, peningkatan kapasitas SDM, dan penguatan komunikasi publik sebagai solusi implementasi kebijakan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa efektivitas kebijakan sangat bergantung pada strategi adaptif dan kolaborasi antar pihak. Penelitian ini memberikan kontribusi teoritis dalam kajian implementasi kebijakan publik serta implikasi praktis bagi peningkatan transparansi dan partisipasi masyarakat.

Analisis Penanganan Daerah Rawan Kecelakaan Lalu Lintas pada Jalan Trans Kalimantan Kabupaten Pulang Pisau

Rindiani, Desriantomy, Robby
Abstract: Jalan Trans Kalimantan merupakan jalan nasional yang berfungsi sebagai arteri primer dan berperan penting sebagai penghubung antarwilayah di Kalimantan. Salah satu segmen yang memiliki aktivitas lalu lintas tinggi berada… pada KM 17+000 sampai KM 25+000 di Desa Mintin, Kecamatan Kahayan Hilir, Kabupaten Pulang Pisau. Ruas jalan ini menjadi akses utama menuju Pelabuhan Feri Mintin serta kawasan permukiman di sekitarnya sehingga menimbulkan potensi konflik lalu lintas yang cukup tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kondisi eksisting jalan, menganalisis tingkat kecelakaan lalu lintas, menentukan lokasi rawan kecelakaan (black site), serta memberikan rekomendasi penanganan untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan eksploratif melalui pengumpulan data primer berupa survei kondisi geometrik jalan, marka, rambu, penerangan, serta volume lalu lintas, dan data sekunder berupa data kecelakaan lalu lintas periode 2021–2025 yang diperoleh dari Polres Pulang Pisau. Hasil penelitian menunjukkan bahwa selama periode tersebut tercatat 30 kejadian kecelakaan yang didominasi oleh sepeda motor dan kendaraan ringan. Berdasarkan analisis Angka Ekivalen Kecelakaan (AEK) dan Upper Control Limit (UCL), segmen KM 23+500 sampai KM 24+000 teridentifikasi sebagai lokasi dengan tingkat kecelakaan tertinggi dan menjadi prioritas penanganan. Faktor dominan penyebab kecelakaan meliputi tingginya volume lalu lintas, aktivitas keluar-masuk kendaraan, kondisi geometrik jalan yang bervariasi, serta fasilitas keselamatan jalan yang belum optimal.

Studi Kapasitas Jalan Yos Sudarso Dikawasan Taman Kuliner Tuggal Sangomang Akibat Penggunaan Badan Jalan Untuk Parkir

Maryanti, Dwi, Desriantomy, Sutan Parasian Silitonga
Abstract: Perkembangan Kota Palangka Raya pada sektor pendidikan, perdagangan, dan pariwisata meningkatkan mobilitas lalu lintas perkotaan. Jalan Yos Sudarso merupakan salah satu ruas jalan utama yang menjadi akses menuju kawasan… Taman Kuliner Tunggal Sangomang sehingga memiliki volume lalu lintas yang relatif tinggi, khususnya pada malam hari. Tingginya aktivitas kawasan menyebabkan meningkatnya permintaan parkir yang sebagian besar dilayani melalui parkir pada badan jalan (On-Street parking), meskipun tersedia fasilitas parkir di luar badan jalan. Kondisi tersebut menimbulkan hambatan samping yang dapat mengurangi lebar efektif jalan dan berpotensi menurunkan kinerja lalu lintas. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh parkir di bahu jalan terhadap kinerja ruas Jalan Yos Sudarso segmen Taman Kuliner Tunggal Sangomang. Data penelitian diperoleh melalui survei lapangan meliputi kondisi geometrik jalan, volume lalu lintas, komposisi kendaraan, dan hambatan samping selama satu minggu pada pukul 15.00–17.00 dan 19.00–21.00 WIB. Analisis dilakukan berdasarkan Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) 2023 dengan menghitung kapasitas jalan, kecepatan arus bebas, derajat kejenuhan, kecepatan tempuh, dan waktu tempuh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa parkir di bahu jalan menurunkan kapasitas jalan sebesar 50,6% dari 3205,66 smp/jam menjadi 1582,30 smp/jam serta meningkatkan derajat kejenuhan dari 0,21 menjadi 0,72 sehingga tingkat pelayanan jalan menurun dari B menjadi C.