Search Articles & Publications

Showing 1475 articles found for "Menganalisis"

KEUANGAN PUBLIK DAN SOSIAL ISLAM DI BERBAGAI NEGARA:ANALISIS KOMPARATIF ZAKAT, WAKAF, DAN KESEJAHTERAANSOSIAL

Ratih Yulia Permana, Elsa Yentika, Nadine Talitha Filia, Veni Nopianti
Abstract: Keuangan publik dan sosial Islam merupakan instrumen penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui mekanisme distribusi kekayaan yang adil. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis praktik pengelolaan zakat… dan wakaf di beberapa negara, yaitu Arab Saudi, Inggris, Mesir, Turki, Kuwait, dan Australia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan pengelolaan keuangan sosial Islam sangat dipengaruhi oleh sistem kelembagaan, regulasi, serta integrasi dengan kebijakan negara. Negara dengan sistem terpusat cenderung lebih efektif dalam distribusi, sementara negara minoritas Muslim menunjukkan inovasi dalam pengelolaan berbasis komunitas. Studi ini menegaskan bahwa optimalisasi zakat dan wakaf dapat menjadi solusi strategis dalam mengatasi kemiskinan dan ketimpangan sosial secara berkelanjutan.

Strategi Entrepreneurial Leadership Kalapas dalam Menumbuhkan Ekosistem Industri di Lapas Kelas IIA Karawang

Sahidin, Muhammad Dhavin
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran gaya kepemimpinan kewirausahaan (entrepreneurial leadership) Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) dalam menumbuhkan ekosistem industri di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas… las IIA Karawang. Sebagai salah satu wilayah pusat industri terbesar di Indonesia, Lapas Karawang memiliki tantangan sekaligus peluang besar untuk menyelaraskan program pembinaan kemandirian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dengan kebutuhan pasar eksternal. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi literatur, penelitian ini menganalisis bagaimana orientasi kewirausahaan pemimpin yang mencakup inovasi, keberanian mengambil risiko proaktif, dan kemampuan membangun jejaring kemitraan dapat mengoptimalkan fungsi bengkel kerja (bengker) menjadi unit produksi yang produktif. Hasil kajian menunjukkan bahwa strategi kepemimpinan kewirausahaan Kalapas berhasil mentransformasi paradigma pembinaan konvensional menjadi ekosistem industri yang mandiri, yang dibuktikan dengan kontribusi nyata terhadap Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) serta pemberian premi (upah) kerja yang konsisten bagi WBP sebagai modal reintegrasi sosial.

PERAN LEMBAGA PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA DALAM TATA KELOLA PEMERINTAHAN DESA YANG PARTISIPATIF

Ema Novithania, Yahnu Wiguno Sanyoto, Eva Susanti
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang partisipatif di Desa Tanjung Besar Kecamatan Mekakau Ilir Kabupaten Ogan Komering… Ulu Selatan. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan ilmu pemerintahan (Pendekatan Pembangun), dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap pemerintah desa, LPM, kepala dusun, masyarakat, dan akademisi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran LPM telah berjalan, ditinjau dari indikator harapan sebagai penghubung antara pemerintah desa dan masyarakat dalam mendorong partisipasi, indikator norma yang didasarkan pada aturan yang berlaku meskipun penerapannya masih fleksibel, serta indikator wujud perilaku yang terlihat dalam keterlibatan LPM pada musyawarah, pembangunan, dan gotong royong. Namun, pelaksanaan peran tersebut belum optimal karena belum merata di seluruh wilayah desa. Pada indikator penilaian dan sanksi, evaluasi telah dilakukan oleh pemerintah desa dan masyarakat, tetapi sanksi masih bersifat informal. Kondisi ini menunjukkan bahwa peran LPM perlu ditingkatkan agar partisipasi masyarakat dalam tata kelola pemerintahan desa dapat berjalan lebih optimal dan merata.

Strategi Content Marketing Unihouse Melalui Media Sosial untuk Meningkatkan Brand Image

Wicaksono, Oktanessa Gracia, Vanel, Zon
Abstract: Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi content marketing Unihouse dalam membangun dan memperkuat brand image di tengah persaingan hunian mahasiswa di Salatiga. Permasalahan utama penelitian ini adalah rendahnya citra… itra merek Unihouse dibandingkan kompetitor, yang tercermin dari ulasan pelanggan dan penurunan persepsi publik di media digital. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara semi-terstruktur, observasi aktivitas media sosial, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Unihouse menerapkan strategi content marketing yang terstruktur melalui delapan tahapan utama, yaitu goal setting, audience mapping, content ideation and planning, content creation, content distribution, content amplification, content marketing evaluation, dan content marketing improvement. Strategi ini diimplementasikan melalui pemanfaatan media sosial (Instagram dan Facebook), integrasi paid, owned, dan earned media, serta evaluasi berbasis data (reach, engagement, conversion, dan sentimen audiens). Konten visual yang autentik, storytelling, penggunaan hashtag, call to action, serta optimalisasi electronic word of mouth (e-WOM) berkontribusi dalam membangun asosiasi merek yang modern, profesional, dan relevan dengan gaya hidup mahasiswa. Temuan penelitian menegaskan bahwa content marketing yang adaptif dan berkelanjutan, didukung pengalaman layanan yang konsisten, menjadi determinan utama dalam pembentukan brand image yang kredibel dan berdaya saing pada bisnis jasa hunian berbasis lokal.

ANALISIS TUGAS DAN FUNGSI BADAN PERMUSYAWARATAN DESA (BPD) DESA PENGUJAN, KECAMATAN TELUK BINTAN, KABUPATEN BINTAN

Fauzan Lidra Ramadhani, Nabil Daffa Rizky
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan tugas dan fungsi Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Pengujan dalam penyelenggaraan pemerintahan desa berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 110 Tahun 2016.… 016. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi dengan melibatkan kepala desa, anggota BPD, perangkat desa, serta perwakilan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BPD Desa Pengujan secara normatif telah menjalankan fungsi-fungsi utamanya, seperti penyerapan aspirasi masyarakat, penyelenggaraan musyawarah desa, pembahasan peraturan desa, serta pengawasan terhadap kinerja pemerintah desa. Namun, efektivitas pelaksanaan fungsi tersebut masih menghadapi berbagai kendala, antara lain keterbatasan kapasitas sumber daya manusia, ketimpangan partisipasi masyarakat, serta kesenjangan antara prosedur formal dan praktik substantif. Pengawasan BPD cenderung bersifat administratif, sementara partisipasi masyarakat dalam proses legislasi desa belum sepenuhnya inklusif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan peran BPD tidak hanya memerlukan kepatuhan terhadap regulasi, tetapi juga peningkatan kapasitas kelembagaan, transparansi, dan mekanisme partisipasi masyarakat yang lebih substantif.

An Analysis of Semantics: Denotative and Connotative Meaning in the Song “Exile” by Taylor Swift

Jeyola Josevine Pangaribuan, Bernieke Anggita Ristia Damanik
Abstract: Penelitian ini dirancang untuk menguji bagaimana kita memahami makna denotatif dan konotatif dalam lirik lagu "Exile" karya Taylor Swift. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengeksplorasi dan menganalisis penggunaan makna… na denotatif dan konotatif yang terdapat dalam lagu "Exile" karya Taylor Swift. Semantik, sebagai cabang linguistik, memiliki peran penting dalam menjelaskan bagaimana makna terbentuk dalam bahasa dan memainkan peran penting dalam memahami bagaimana makna dibangun dalam bahasa, baik secara harfiah maupun kiasan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan memeriksa lirik lagu untuk mengidentifikasi kata, frasa, dan ekspresi yang mengandung makna denotatif (harfiah) dan konotatif (tersirat). Temuan menunjukkan bahwa meskipun beberapa lirik menyampaikan makna denotatif yang jelas, sejumlah besar ekspresi kaya akan makna konotatif yang mencerminkan kedalaman emosional. Aspek konotatif ini memperkaya interpretasi lirik, memungkinkan pendengar untuk memahami makna di balik permukaan dan terhubung lebih dalam dengan alur cerita emosional lagu, seperti perasaan patah hati, kesalahpahaman, dan perpisahan. Unsur-unsur konotatif dalam lagu berkontribusi pada interpretasi yang lebih dalam di luar makna literal, memungkinkan pendengar untuk terhubung dengan narasi emosional. Oleh karena itu, studi ini menyoroti pentingnya analisis semantik dalam memahami lirik lagu dan menunjukkan bagaimana makna denotatif dan konotatif bekerja bersama untuk meningkatkan pesan keseluruhan sebuah lagu. Kesimpulannya, studi ini menggarisbawahi pentingnya analisis semantik dalam menafsirkan lirik lagu dan menggambarkan bagaimana kombinasi makna denotatif dan konotatif membantu mengkomunikasikan pesan keseluruhan secara lebih efektif.  

PERAN MEDIA SOSIAL DALAM PENGEMBANGAN DAKWAH ISLAM MODERAT DI KALANGAN GENERASI MUDA

April Yanti Ananda, Febria Sri Rezeqi Fadillah, Gizalsa Syabilla, Hasna Nisrina, Muhammad Rizalul Zidan Akbar, Islaeda Yushan Dini, Edi Suresman
Abstract: Perkembangan media sosial telah mengubah dakwah Islam dari pendekatan konvensional menjadi praktik digital yang interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran media sosial dalam mengembangkan dan menyebarkan… an nilai-nilai Islam moderat di kalangan generasi muda, dengan mengkaji pengaruh algoritma, pergeseran otoritas keagamaan, dan komodifikasi konten religius. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur terhadap 17 artikel ilmiah yang dipublikasikan dalam rentang tahun 2021–2026 yang dianalisis menggunakan teknik analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa platform seperti Instagram, YouTube, TikTok, dan X berfungsi sebagai ekosistem yang efektif dalam menyebarkan nilai-nilai moderasi (wasathiyyah), toleransi, dan inklusivitas. Namun, sistem berbasis algoritma cenderung memprioritaskan konten yang viral dan emosional dibandingkan pesan keagamaan yang substantif, sehingga berpotensi mengurangi kedalaman pemahaman. Selain itu, pergeseran otoritas keagamaan dari ulama tradisional ke influencer digital menimbulkan kekhawatiran terkait kredibilitas. Praktik monetisasi dan personal branding juga menunjukkan adanya kecenderungan komodifikasi konten keagamaan di ruang digital. Oleh karena itu, penguatan literasi digital keagamaan serta integrasi antara otoritas keilmuan dan kompetensi digital menjadi hal yang penting untuk memastikan keberlanjutan dakwah Islam moderat di era digital.

Implementasi Kebijakan Kolaborasi Riset dan Inovasi di Pusat Riset Mikrobiologi Terapan, Organisasi Riset Hayati dan Lingkungan, Badan Riset Inovasi dan Nasional

Risdawati, Muhammad Husein Maruapay, Saprudin
Abstract: Integrasi lembaga riset ke dalam Badan Riset dan Inovasi Nasional memperkuat kebutuhan tata kelola kolaborasi riset, namun Perjanjian Kerja Sama sering masih dipahami sebagai dokumen administratif, bukan arena tata kelola.… a. Penelitian ini menganalisis bagaimana Perjanjian Kerja Sama berfungsi sebagai instrumen kolaborasi riset dan inovasi di Pusat Riset Mikrobiologi Terapan, BRIN. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus instrumental. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi terbatas, serta telaah regulasi, dokumen kerja sama, laporan monitoring, dan rekapitulasi kerja sama 2022-2026. Temuan menunjukkan bahwa Perjanjian Kerja Sama telah bergeser dari kewajiban legal-administratif menjadi akselerator inovasi, tercermin dari sekitar 70 perjanjian aktif, 50% kemitraan industri, tujuh perjanjian lisensi, kasus hilirisasi Xanthan Gum, dan capaian dana eksternal Rp1,758 miliar pada triwulan I 2026. Implementasi didukung jejaring peneliti yang bersifat bottom-up, kepemimpinan fasilitatif, berbagi sumber daya, serta sistem SILARI dan SIBAHRI. Hambatan utama meliputi perbedaan aturan hukum, keterbatasan transparansi pelacakan dokumen, kekurangan tenaga teknis, antrean alat, keterbatasan pembiayaan mitra, dan risiko cuaca. Kontribusi penelitian terletak pada pemaknaan Perjanjian Kerja Sama sebagai arena mikro-administratif tempat kelincahan riset dan kepatuhan hukum dinegosiasikan.

Efektivitas Pemeriksaan Pajak Daerah untuk Kepatuhan PBJT Makanan dan Minuman

Rina Melliza, Sri Harini, Saprudin
Abstract: Penelitian ini menganalisis efektivitas pemeriksaan pajak daerah dalam meningkatkan kepatuhan wajib pajak Pajak Barang dan Jasa Tertentu atas makanan dan minuman di Kabupaten Bogor. Kajian ini berangkat dari kesenjangan… antara meningkatnya potensi penerimaan dan menurunnya indikator kepatuhan pelaporan. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap sepuluh informan yang dipilih secara purposive, terdiri atas unsur BAPPENDA, petugas pemeriksa, tim pemeriksa, dan wajib pajak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemeriksaan pajak daerah mampu meningkatkan kepatuhan formal dan material, tetapi efektivitasnya belum optimal. Realisasi penerimaan melampaui target pada 2022-2024, namun persentase realisasi menurun dari 115,06% menjadi 102,63%, sementara rata-rata wajib pajak yang melaporkan omzet turun dari 93,06% menjadi 90,63%. Efektivitas pemeriksaan terkendala oleh implementasi standar operasional yang belum konsisten, keterbatasan pemeriksa, pemanfaatan teknologi yang belum optimal, frekuensi pemeriksaan yang belum merata, serta penegakan sanksi yang belum konsisten. Strategi yang ditawarkan adalah pemeriksaan berbasis risiko yang diperkuat kapasitas sumber daya manusia, sistem digital terintegrasi, komunikasi transparan, frekuensi pemeriksaan yang konsisten, dan tindak lanjut yang tegas.

Hubungan Pola Konsumsi Minuman Berkafein dengan Kejadian Gangguan Gastrointestinal pada Mahasiswa di Kota Jember

Ahmad Robi Faro'id, Anggun Nanda Pamungkas, Dimas Syihab Azzuhri
Abstract: Latar Belakang: Pertumbuhan coffeeshop yang pesat di kota-kota pelajar Indonesia mendorong peningkatan konsumsi minuman berkafein di kalangan mahasiswa. Kafein diketahui dapat merangsang sekresi asam lambung dan melemahkan&#8230; an sfingter esofagus bawah sehingga berpotensi menimbulkan gangguan gastrointestinal. Tujuan: Menganalisis hubungan antara pola konsumsi minuman berkafein dengan kejadian gangguan gastrointestinal pada mahasiswa di Kota Jember. Metode: Penelitian cross-sectional dengan 150 mahasiswa di Kota Jember yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data meliputi uji korelasi Spearman dan regresi logistik biner. Hasil: Mayoritas responden memiliki pola konsumsi kafein kategori sedang (89,3%) dan mengalami gangguan gastrointestinal kategori sedang (62,7%). Terdapat hubungan positif signifikan antara pola konsumsi kafein dengan kejadian gangguan gastrointestinal (r = 0,434; p < 0,001). Analisis multivariat menunjukkan pola konsumsi kafein (OR = 1,139; 95% CI: 1,063–1,220) dan riwayat penyakit lambung (OR = 9,354; 95% CI: 2,821–31,022) sebagai prediktor independen yang signifikan. Simpulan: Pola konsumsi minuman berkafein berhubungan secara positif dan signifikan dengan kejadian gangguan gastrointestinal pada mahasiswa di Kota Jember. Mahasiswa dengan riwayat penyakit lambung memiliki risiko hampir sembilan kali lebih besar mengalami gangguan gastrointestinal sedang-berat.