Search Articles & Publications

Showing 1937 articles found for "Awan"

SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENERIMAAN PEGAWAI DI STMIK ROYAL METODE SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING

Afrisawati, Afrisawati
Abstract: Abstrack: New Employee Recruitment on campus STMIK ROYAL. In the selection usually the campus will provide several series of tests to determine the ability and personal of the prospective employee. Data test results will… be stored in an archive or computer in the form of tables that create data and value of each test participant. Based on the current employee recruitment system HR has difficulty in selecting and evaluating the competent employees. To overcome this made a decision support system of new employee acceptance especially part of laboratory assistant. For determine employees who will be accepted, then built a computerized decision-making system that is able to facilitate the process of receiving new employees. the determination and identification of labor by using SAW method (Simple additive weighting) is a method that can find a best alternative from various alternatives based on predetermined criteria. The point is that the method determines the weight value for each criterion. The best alternatives are those who are eligible to be employees based on predetermined criteria. Assessment is done by finding the value of weight for each criterion, then conducted the ranking process that will determine the optimal alternative that is the employee who will be considered by the decision maker to become employees at the company. This decision support system will be able to assist the human resources in determining the recruitment of new employees, especially the assistant laboratory at STMIK ROYAL.   Keywords: assessment criteria, SAW method, decision support system.   Abstrak: Penerimaan Karyawan baru pada kampus STMIK ROYAL. Dalam penyeleksian biasanya pihak kampus akan memberikan beberapa rangkaian tes untuk mengetahui kemampuan serta pribadi dari calon pegawai tersebut. Data hasil tes tersebut nantinya akan disimpan dalam suatu arsip ataupun komputer yang berupa tabel yang membuat data dan nilai masing-masing peserta tes. Berdasarkan system penerimaan pegawai yang berjalan saat ini SDM mengalami kesulitan dalam menyeleksi dan mengevaluasi pegawai yang berkompeten. Untuk mengatasinya dibuat suatu sistem pendukung keputusan penerimaan pegawai baru khususnya bagian asisten laboraturium.Untuk menentukan pegawai yang akan diterima, maka dibangun sebuah sistem pengambilan keputusan terkomputerisasi yang mampu memudahkan proses penerimaan pegawai baru. penentuan dan identifikasi tenaga kerja dengan menggunakan metode SAW (Simple additive weighting) adalah metode yang dapat mencari suatu alternatif terbaik dari berbagai alternatif berdasarkan kriteria – kriteria yang telah ditentukan. Intinya bahwa metode tersebut menentukan nilai bobot pada setiap kriteria. Alternatif terbaik yang dimaksud adalah yang berhak menjadi pegawai berdasarkan kriteria yang telah ditentukan. Penilaian dilakukan dengan mencari nilai bobot untuk setiap kriteria, kemudian dilakukan proses perangkingan yang akan menentukan alternatif optimal yaitu para pegawai yang akan dipertimbangkan oleh pengambil keputusan untuk menjadi pegawai pada perusahaan tersebut. Sistem pendukung keputusan ini nantinya dapat mambantu pihak SDM dalam menentukan perekrutan karyawan baru khususnya asisten laboraturium di STMIK ROYAL.   Kata Kunci     : kriteria penilaian, metode SAW, sistem pendukung keputusan.

PENERAPAN METODE SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING PADA SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN UNTUK MENENTUKAN KENAIKAN GAJI KARYAWAN

Marpaung, Nasrun
Abstract: Penentuan kenaikan gaji karyawan pada sebuah instansi maupun perusahaan banyak terdapat kendala terhadap penilaian karyawan sehingga hasil keputusan yang diperoleh tidak sesuai kriteria yang ditentukan. Pemanfaatan teknologi pada sebuah sistem pendukung keputusan mampu memberikan solusi untuk membantu manajer pengambil keputusan. Sistem pendukung keputusan yang dibuat untuk membantu menentukan kenaikan gaji karyawan AKBID As-Syifa Kisaran memanfaatkan FMADM (Fuzzy Multiple Atribute Decission Making) dengan salah satu metodenya yaitu SAW (Simple Additive Weighting) yang menghasilkan alternatif keputusan terbaik dari beberapa alternatif. Dimana alternatif terbaik diperoleh melalui penjumlahan terbobot dari rating kinerja  pada setiap alternatif. Metode ini dipilih karena mampu memilih alternatif terbaik berdasarkan kriteria yang sudah dihitung dengan nilai bobot dari setiap atributnya. Alternatif keputusan terbaik diperoleh sebanyak 2 karyawan atau 14% dari 14 data karyawan yang telah diolah.… tukan. Pemanfaatan teknologi pada sebuah sistem pendukung keputusan mampu memberikan solusi untuk membantu manajer pengambil keputusan. Sistem pendukung keputusan yang dibuat untuk membantu menentukan kenaikan gaji karyawan AKBID As-Syifa Kisaran memanfaatkan FMADM (Fuzzy Multiple Atribute Decission Making) dengan salah satu metodenya yaitu SAW (Simple Additive Weighting) yang menghasilkan alternatif keputusan terbaik dari beberapa alternatif. Dimana alternatif terbaik diperoleh melalui penjumlahan terbobot dari rating kinerja  pada setiap alternatif. Metode ini dipilih karena mampu memilih alternatif terbaik berdasarkan kriteria yang sudah dihitung dengan nilai bobot dari setiap atributnya. Alternatif keputusan terbaik diperoleh sebanyak 2 karyawan atau 14% dari 14 data karyawan yang telah diolah.

SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN DALAM MENENTUKAN PENEMPATAN KARYAWAN BARU DI PDAM KISARAN DENGAN METODE SMART

Azhar, Zulfi
Abstract: PDAM Kisaran merupakan salah satu perusahaan daerah di kota Kisaran yang bergerak dalam bidang proses pengelolaan air bersih. Untuk pelaksanaan  penempatan karyawan baru pada  perusahaan daerah ini dilakukan dengan cara… a pengolahan data secara manual  yang belum menggunakan penggunaan sistem pengambilan keputusan yang bersifat  yang lebih objektif. Penempatan karyawan barui di suatu instansi  adalah kebijaksanaan dari Departemen sumber daya manusia dalam menetukan posisisi atau jabatan seseorang. Dengan semakin berkembangnya  ilmu pengetahuan dan teknologi komputerisasi maka diperlukan suatu sistem pendukung keputusan dalam menentukan  penempatan karyawan baru pada  perusahaan daerah  ini. Dengan menggunakan metode SMART (Simple Multi Attribute Rating Technique) pada sistem pendukung ini maka  akan lebih efektif  dalam penentuan penempatan karyawan baru serta membantu Departemen sumber daya manusia  dalam mengambil keputusannya.   Kata kunci: karyawan baru, PDAM Kisaran, sistem pendukung keputusan, SMART

PENERAPAN METODE BACKPROPAGATION UNTUK MEMPREDIKSI JUMLAH KUNJUNGAN WISATAWAN BERDASARKAN TINGKAT HUNIAN HOTEL

Aulia, Romy
Abstract: Tourism is one of the most important factors for the revenue of an area. To attract the interest of tourists takes some supporting factors, one of which is the hotel or the guesthouse. In the process of prediction of tourists… rists visit, required data the number of tourists staying in order to predict for the next time. The prediction method used in this system is a method of Backpropagation Neural Network based on time series data forecasting component variansi random or random process beginning with autocorrelation for determination of input variables. Method of Backpropagation itself is known quite well used in the forecasting of time series data. The result of the method of Backpropagation is a number of predictions that tourists visit can be a reference for related officials in taking decisions for the period ahead.  

PEMANFAATAN RAPID MINER STUDIO 8.2 UNTUK PENGELOMPOKAN DATA PENJUALAN AKSESORIS MENGGUNAKAN ALGORITMA K-MEANS

Mardalius, Mardalius
Abstract: Pada toko Rafadel Acc menjual berbagai jenis aksesoris yang tersedia yang dijual di tok tersebut. Dari berbagai jenis aksesoris yang dijual tentu tidak semuanya yang laku terjual dan juga ada yang kurang laku serta ada juga… uga yang tidak pernah terjual sama sekali. Dengan adanya masalah ini maka kita perlu melakukan perhitungan untuk menentukan atau mengelompokkan mana kategori aksesoris yang laku, kurang laku dan tidak laku terjual, dalam proses pengelompokan maka akan digunakan sebuah metode pengelompokan menggunakan Algoritma K-Means Clustering sebagai metode perhitungan secara manual dan dalam implementasinya maka digunakan sebuah software Data Mining menggunakan RapidMiner Studio versi 8.2. Dengan adanya aplikasi RapidMiner Studio ini pemilik toko dapat melihat hasil pengelompokan aksesoris mana yang paling laku, laku dan kurang laku. Maka, bila terdapat produk yang tidak laku, pemilik toko dapat mencari alternative lain agar aksesoris yang tidak laku dapat menjadi laku. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalah observasi dan wawancara kepada pemilik toko Rafadel Acc.

Sistem Pendukung Keputusan Penerimaan Pegawai di STMIK Royal Menggunakan Metode Simple Additive Weighting

afrisawati, Afrisawati
Abstract: Abstract: Based on the current employee recruitment system HR STMIK Royal has difficulty in selecting and evaluating the competent employees. To overcome this made a decision support system of new employee acceptance especially… ecially part of laboratory assistant. For determine employees who will be accepted, then built a computerized decision-making system that is able to facilitate the process of receiving new employees. the determination and identification of labor by using SAW method (Simple additive weighting) is a method that can find a best alternative from various alternatives based on predetermined criteria. The point is that the method determines the weight value for each criterion. The best alternatives are those who are eligible to be employees based on predetermined criteria. Assessment is done by finding the value of weight for each criterion, then conducted the ranking process that will determine the optimal alternative that is the employee who will be considered by the decision maker to become employees at the company. This decision support system will be able to assist the human resources in determining the recruitment of new employees, especially the assistant laboratory at STMIK Royal.   Keywords: assessment criteria, SAW method, decision support system.     Abstrak: Berdasarkan sistem penerimaan pegawai yang berjalan saat ini SDM mengalami kesulitan dalam menyeleksi dan mengevaluasi pegawai yang berkompeten. Untuk mengatasinya dibuat suatu sistem pendukung keputusan penerimaan pegawai baru khususnya bagian asisten laboraturium.Untuk menentukan pegawai yang akan diterima, maka dibangun sebuah sistem pengambilan keputusan terkomputerisasi yang mampu memudahkan proses penerimaan pegawai baru. penentuan dan identifikasi tenaga kerja dengan menggunakan metode SAW (Simple additive weighting) adalah metode yang dapat mencari suatu alternatif terbaik dari berbagai alternatif berdasarkan kriteria – kriteria yang telah ditentukan. Intinya bahwa metode tersebut menentukan nilai bobot pada setiap kriteria. Alternatif terbaik yang dimaksud adalah yang berhak menjadi pegawai berdasarkan kriteria yang telah ditentukan. Penilaian dilakukan dengan mencari nilai bobot untuk setiap kriteria, kemudian dilakukan proses perangkingan yang akan menentukan alternatif optimal yaitu para pegawai yang akan dipertimbangkan oleh pengambil keputusan untuk menjadi pegawai pada perusahaan tersebut. Sistem pendukung keputusan ini nantinya dapat mambantu pihak SDM dalam menentukan perekrutan karyawan baru khususnya asisten laboraturium di STMIK Royal.   Kata kunci: kriteria penilaian, metode SAW, sistem pendukung keputusan.

Analisis Pemahaman Konsep Pecahan Pada Siswa Kelas IV SD Negeri 010091 Kisaran Baru

Fiqih Andrian Nasution, Sakila Azria Fitri, Khairunisa, Resi Azzahra Natasya Asmadita, Juliyani Safika Dewi, Elfira Rahmadani
Abstract: Pecahan merupakan salah satu materi matematika yang penerapannya sering dijumpai dalam kegiatan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan mengukur sejauh mana siswa kelas IV SD Negeri 010091 Kisaran Baru memahami konsep pecahan.… han. Metode yang digunakan berbentuk deskriptif kualitatif dengan melibatkan 26 siswa sebagai subjek kajian. Data dihimpun melalui empat cara, yakni tes, pengamatan, wawancara, dan penelusuran dokumen. Hasil kajian memperlihatkan bahwa pemahaman siswa atas konsep pecahan tergolong masih rendah, dibuktikan oleh angka ketuntasan belajar yang hanya menyentuh 23,07%. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh sejumlah hal, di antaranya lemahnya penguasaan dasar pecahan, rendahnya keterlibatan siswa saat belajar, serta metode pengajaran yang belum diterapkan secara maksimal. Mengacu pada hasil tersebut, diperlukan strategi pembelajaran yang lebih interaktif untuk mendorong peningkatan pemahaman siswa terhadap pecahan. Fraction is a fundamental mathematical topic that frequently appears in everyday situations. This study set out to examine how well fourth-grade students at SD Negeri 010091 Kisaran Baru grasp the concept of fractions. A qualitative descriptive design was employed, with 26 students taking part as participants. Four data-gathering techniques were used: testing, observation, interviews, and document review. Findings revealed that students’ grasp of fraction concepts was still limited, shown by a completion rate of only 23,07%. Several factors contributed to this outcome, among them a weak foundation in basic fraction concepts, low student involvement during lessons, and teaching methods that had not been optimally applied. Based on these findings, more interactive learning strategies are needed to help strengthen students’ conceptual grasp of fractions.

Perancangan Sistem Informasi Absensi Magang Berbasis Web HADIR.in Pada Sekretariat DPRD Provinsi Jambi

Yayan Agusdi, Intan Rhamadani, Rifqi Ziyad Fulvian.H, Nova Wijaya, Achmad Reza Dzurryyatul Asy’ari, Naila Zuhrotul Hapsari, Soli Amalia Rahmadhani
Abstract: Pecahan merupakan salah satu materi matematika yang penerapannya sering dijumpai dalam kegiatan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan mengukur sejauh mana siswa kelas IV SD Negeri 010091 Kisaran Baru memahami konsep pecahan.… han. Metode yang digunakan berbentuk deskriptif kualitatif dengan melibatkan 26 siswa sebagai subjek kajian. Data dihimpun melalui empat cara, yakni tes, pengamatan, wawancara, dan penelusuran dokumen. Hasil kajian memperlihatkan bahwa pemahaman siswa atas konsep pecahan tergolong masih rendah, dibuktikan oleh angka ketuntasan belajar yang hanya menyentuh 23,07%. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh sejumlah hal, di antaranya lemahnya penguasaan dasar pecahan, rendahnya keterlibatan siswa saat belajar, serta metode pengajaran yang belum diterapkan secara maksimal. Mengacu pada hasil tersebut, diperlukan strategi pembelajaran yang lebih interaktif untuk mendorong peningkatan pemahaman siswa terhadap pecahan. Fraction is a fundamental mathematical topic that frequently appears in everyday situations. This study set out to examine how well fourth-grade students at SD Negeri 010091 Kisaran Baru grasp the concept of fractions. A qualitative descriptive design was employed, with 26 students taking part as participants. Four data-gathering techniques were used: testing, observation, interviews, and document review. Findings revealed that students’ grasp of fraction concepts was still limited, shown by a completion rate of only 23,07%. Several factors contributed to this outcome, among them a weak foundation in basic fraction concepts, low student involvement during lessons, and teaching methods that had not been optimally applied. Based on these findings, more interactive learning strategies are needed to help strengthen students’ conceptual grasp of fractions. 

Perancangan Sistem Informasi Pendaftaran Dan Pengelolaan Data Konsumen Berbasis Aplikasi Pada PT. Almabrur Nadia Insani Kota Jambi

Siti Fatufoh, Dwi Astina, Suci Ramadani, Muhammad Farhan Chablullah
Abstract: PT. Almabrur Nadia Insani Kota Jambi masih menghadapi kendala dalam proses pendaftaran dan pengelolaan data konsumen yang dilakukan secara manual, sehingga menyebabkan pencarian data kurang efektif dan berisiko terjadi kesalahan… esalahan maupun duplikasi data. Kegiatan magang ini bertujuan untuk menganalisis proses yang berjalan serta merancang sistem informasi pengelolaan data konsumen yang lebih efektif. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi pustaka. Perancangan sistem dilakukan menggunakan flowchart dan UML. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sistem yang dirancang mampu membantu pengelolaan data konsumen secara lebih terstruktur, mempercepat pencarian data, serta mendukung pembuatan laporan dengan lebih mudah. PT. Almabrur Nadia Insani Jambi City still faces challenges in the consumer registration and data management processes, which are carried out manually, resulting in inefficient data retrieval and increasing the risk of errors and data duplication. This internship aimed to analyze the existing processes and design a more effective consumer data management information system. The study employed a descriptive method with a qualitative approach through observation, interviews, documentation, and literature review. The system was designed using Unified Modeling Language (UML). The results indicate that the proposed system can support more structured consumer data management, accelerate data retrieval, and facilitate report generation more efficiently.

Fiscal Decentralization and Regional Financial Independence in Indonesia: A Systematic Literature Review

Selly Swandari, Andriawan Kustiawan, Imelda Veronica Gea, Akbar Lufi Zulfikar
Abstract: This study examines the development of fiscal decentralization and its relationship to regional financial independence in Indonesia through a systematic literature review. The objective is to synthesize empirical and conceptual… ceptual findings published between 2017 and 2026 concerning the determinants, measurement, and consequences of regional financial independence, particularly the role of local own-source revenue (PAD), intergovernmental transfers, and capital expenditure. Using a systematic search of Scopus, Google Scholar, and Garuda databases, 30 relevant articles were screened, selected, and analyzed following defined inclusion and exclusion criteria. The review finds that fiscal decentralization consistently strengthens local revenue mobilization and administrative accountability when accompanied by adequate institutional capacity, transparent governance, and effective management of natural and economic resources. However, the effectiveness of decentralization varies considerably across regions due to disparities in economic potential, human resources, and political commitment. The synthesis further shows that financial independence positively affects the quality of public services and regional economic growth, although the relationship is moderated by expenditure efficiency and governance quality. The novelty of this review lies in its integrative framework linking revenue-side determinants, expenditure behavior, and governance mechanisms within a single analytical narrative, an integration rarely addressed jointly in prior single-country studies. The findings offer practical implications for policymakers designing fiscal transfer formulas and for future researchers seeking to test moderating variables such as digitalization and institutional quality in the fiscal decentralization–financial independence nexus.