Search Articles & Publications

Showing 1937 articles found for "Awan"

Peran Organisasi Santri Darunnajah Cipining (OSDC) Dalam Membentuk Karakter Kepemimpinan Santri Di Pondok Pesantren Darunnajah 2 Cipining Bogor

Ridwan, Muhammad, Arizqi Ihsann Pratama, M. Irfanudin Kurniawan
Abstract: Peran Organisasi Santri Darunnajah Cipining Dalam Membentuk Karakter Kepemimpinan Santri Di Pesantren Darunnajah 2 Cipining". Skripsi: Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (Tarbiyah), Sekolah Tinggi Agama Islam Darunnajah,… najah, Bogor, 2022, xii+ 79 halaman, dan lampiran. Untuk mengetahui Organisasi Santri Darunnajah Cipining Dalam Membentuk Karakter Kepemimpinan Santri Darunnajah 2 Cipining menurut para ahli. Metode Penelitian kualitatif, data primer dan sekunder. Observasi, Wawancara, dokumentasi. Hasil Penelitian ditemukan bahwa Dalam membentuk karakter kepemimpinan santri ialah karakter diri yang belum terbiasa menyesuaikan atau belum mampu beradaptasi dengan lingkungan pesantren dan juga faktor pertemanan yang tidak bisa di jadikan pemacu semangat. Faktor penghambat dalam membentuk karakter santri dalam hal kepemimpinan, santri kurang aktif dalam melakukan kegiatan OSDC yang seharusnya santri itu ikut dalam kegiatan yang direncanakan dan dilaksanakan. Faktor penghambat dalam sarana dan prasarana untuk membentuk karakter santri di pondok pesantren Darunnajah 2 Cipining dalam kegiatan OSDC tidak ada yang kurang meliputi: Peran dan faktor pendukung dan penghambat.

Komunikasi Pejabat Publik di Tengah Krisis: Analisis Gaya Bicara dan Dampaknya pada Aksi Demo 29–31 Agustus 2025

Fajar Satriyawan Wahyudi
Abstract: Penelitian ini menganalisis gaya komunikasi pejabat publik dalam merespons krisis politik dan sosial yang terjadi pada 29–31 Agustus 2025 di Indonesia, ketika aksi demonstrasi besar-besaran pecah akibat kontroversi kenaikan… aikan tunjangan DPR dan menimbulkan eskalasi berupa kerusuhan, penyerbuan gedung DPRD, serta pembakaran fasilitas publik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi gaya komunikasi pejabat—baik defensif, teknokratis, maupun akomodatif—serta mengkaji dampaknya terhadap persepsi publik dan mobilisasi aksi massa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode analisis wacana kritis (Critical Discourse Analysis), berdasarkan pernyataan pejabat di media, konferensi pers, dan unggahan media sosial, yang kemudian dipadukan dengan respons publik melalui media digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya komunikasi defensif dan teknokratis memperparah ketidakpercayaan publik, sementara respons akomodatif pemerintah datang terlambat dan gagal meredam eskalasi. Media sosial terbukti memainkan peran strategis sebagai arena counter-narrative yang mempercepat delegitimasi komunikasi elit, dengan memobilisasi solidaritas digital menjadi aksi nyata di jalanan. Nilai kebaruan penelitian ini terletak pada analisis integratif antara gaya komunikasi pejabat, dinamika digital, dan eskalasi demonstrasi kontemporer. Implikasi penelitian menunjukkan perlunya model komunikasi pejabat publik yang lebih transparan, empatik, dan partisipatif dalam menghadapi krisis demi menjaga legitimasi politik dan stabilitas sosial.

Profil Program Latihan Federasi Arung Jeram Indonesia Kabupaten Cilacap Tahun 2025

Kuat Leksono
Abstract: Olahraga Prestasi adalah Olahraga yang membina dan mengembangkan olahragawan secara terencana, berjenjang, dan berkelanjutan melalui kompetisi untuk mencapai prestasi dengan dukungan ilmu pengetahuan dan teknologi keolahragaan.… ragaan. Pembinaan olahraga prestasi memerlukan perencanaan yang sistematis dan berkelanjutan untuk mencapai hasil yang maksimal. Arung jeram merupakan olahraga prestasi dan olahraga rekreasi yang biasa dilakukan di sungai-sungai yang memiliki arus deras ataupun air tenang dengan menggunakan perahu karet yang dikendalikan atau diarahkan oleh awak perahu. International Rafting Federation. Faktor yang memberikan dukungan agar tercapai prestasi olahra adalah dari pembinaan dan pembangunan olahraga itu sendiri. Hal tersebut dikarenakan adanya persaingan yang ketat untuk mendapatkan prestasi olahraga yang masimal. Bersaingan ketat tersebut terjalin dalam kanca nasional maupun internasional. Ketertinggalan prestasi olahraga nasional merupakan masalah besar bagi sebuah bangsa. Inti dari tujuan olahraga itu sendiri merupakan pengembangan keharmonisan umat manusia secara paripuna. Kabupaten Cilacap terletak di ujung barat Jawa Tengah, kabupaten Cilacap sebagai Kabupaten yang memiliki FAJI menjadi salah satu kabupaten yang di aliri air sungai serayu yang berhilir dilaut selatan tepatnya dikabupaten Cilacap. Walaupun kabupaten cilacap merupakan daerah pinggir laut yang dimana tidak memiliki sungai yang berjeram tidak mengurangi potensi kabupaten cilacap untuk tidak bisa berprestasi di olahraga arung jeram, banyak mahasiswa dari kabupaten cilacap yang mencari ilmu diluar kabupaten cilacap seperti di purwokerto kabupaten banyumas, mahasiswa tersebut dapat belajar di pencinta alam ataupun di unit kegiatan mahasiswa cabang olahraga arung jeram misalnya, sehingga menjadi potensi untuk pembinaan prestasi arung jeram untuk kabupaten Cilacap. Perkembangan prestasi Federasi arung jeram FAJI Cilacap dalam pelaksanaan program latihan sudah cukup bagus, dibuktikan dengan adanya program latihan. namun dalam aspek sarana prasarana harus perlu di optimalkan karena sarana prasarana adalah faktor penunjang untuk meraih prestasi yang bagus.  

Analisis Penilaian Kinerja Karyawan Menggunakan Metode 360 Degree Feedback  Pada Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta

Erma Dwi Oktavia, Alan Budi Kusuma
Abstract: Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta. Selama ini, penilaian kinerja yang hanya dilakukan oleh atasan kerap dianggap kurang objektif, sehingga berisiko menimbulkan rasa ketidakpuasan dan menurunnya motivasi kerja. Untuk mengatasi… atasi hal tersebut, diperlukan sistem penilaian yang lebih menyeluruh dan adil. Metode 360 Degree Feedback dipilih karena melibatkan berbagai pihak sebagai penilai, termasuk atasan langsung, rekan sejawat, serta penilaian diri, sehingga dapat memberikan potret kinerja yang lebih menyeluruh. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kuantitatif non-statistik dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan telaah pustaka. Responden yang dilibatkan adalah enam karyawan yang dipilih berdasarkan kriteria purposive sampling. Penilaian kinerja difokuskan pada tiga indikator utama, yaitu tingkat kedisiplinan, kompetensi teknis, dan aspek kepribadian, masing-masing dengan subkriteria serta bobot penilaian yang telah ditetapkan. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa seluruh responden memperoleh kategori kinerja “Baik”. Temuan ini menunjukkan bahwa pegawai telah memenuhi standar yang ditetapkan, namun tetap direkomendasikan untuk mengikuti pelatihan lanjutan serta mendapatkan apresiasi berupa bonus guna meningkatkan motivasi dan kualitas kerja di masa mendatang.

Analisis Pengaruh Kompensasi Dan Beban Kerja Terhadap Kinerja Yang Dimediasi Oleh Motivasi Kerja Karyawan Pada Lembaga Sertifikasi Profesi Permodalan Nasional Madani

Ahmad Rida, Ovalia Rukmana
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompensasi dan beban kerja terhadap kinerja karyawan yang dimediasi oleh motivasi kerja pada Lembaga Sertifikasi Profesi Permodalan Nasional Madani (LSP PNM). Metode penelitian… enelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan pengumpulan data melalui survei kepada karyawan LSP PNM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompensasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi kerja serta kinerja karyawan. Beban kerja juga berpengaruh positif signifikan terhadap motivasi kerja, namun pengaruh langsung beban kerja terhadap kinerja tidak signifikan. Motivasi kerja terbukti memegang peranan penting sebagai mediator dalam hubungan antara kompensasi dan beban kerja terhadap kinerja karyawan. Secara khusus, motivasi kerja memediasi pengaruh kompensasi terhadap kinerja secara parsial, sedangkan mediasi motivasi kerja pada hubungan beban kerja dan kinerja bersifat penuh. Temuan ini menegaskan pentingnya pemberian kompensasi yang adil dan pengelolaan beban kerja yang proporsional guna meningkatkan motivasi dan kinerja karyawan. Penelitian ini memberikan rekomendasi bagi manajemen untuk terus mengoptimalkan sistem kompensasi dan beban kerja yang seimbang serta mendorong komunikasi terbuka dengan karyawan demi peningkatan kinerja organisasi. Selain itu, penelitian selanjutnya disarankan untuk mengkaji variabel lain yang berpotensi memengaruhi kinerja serta memperluas cakupan responden.    

Mobile Learning Applications for Islamic Studies: A Systematic Review of Design Principles and Learning Outcomes

Ibadurrahman, Muhammad, Asep Supriyadi, Muhamad Nizan Solahudin, Wawan Ridwan, Lina Nuraini, Aas Solihat, Andriyana Andriyana
Abstract: The advancement of digital technology has paved the way for the emergence of various mobile learning applications increasingly used within the context of Islamic education. This phenomenon not only reflects the trend of… integrating technology into modern learning systems but also raises fundamental questions about how these applications are designed and how far they impact learners’ experiences and learning outcomes. This article presents a systematic review of scholarly studies discussing the use of mobile applications in Islamic studies education. The review focuses on two key aspects: the design principles employed in application development and the learning outcomes achieved following their use. The review involved selecting literature from the past six years using specific inclusion criteria, including content relevance, source credibility, and its connection to mobile learning practices in Islamic education. Analysis reveals that designs considering cultural appropriateness, user interface interactivity, and integration of Islamic values positively influence students' emotional engagement, motivation, and content comprehension. Learning outcomes also extend into affective and spiritual domains, not merely cognitive. These findings serve as an initial foundation for developers and educators to build an adaptive, meaningful, and value-based Islamic mobile learning ecosystem.

Implementasi Kompetisi Inovasi (KOMVAS) Dalam Meningkatkan Indeks Inovasi Daerah Kota Banjarmasin

Maya Floria Yasmin
Abstract: Indeks Inovasi Daerah Kota Banjarmasin belum pernah mendapat predikat Kota terinovatif. Padahal inovasi daerah merupakan salah satu komponen daya saing daerah. Jumlah inovasi daerah yang dimiliki juga belum memiliki bobot… t yang tinggi sesuai harapan. Dalam rangka peningkatan indeks inovasi daerah sekaligus sebagai ajang untuk memberikan penghargaan bagi inovator, Kota Banjarmasin mengadakan kompetisi inovasi (KOMVAS). Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui, mendeskripsikan serta menganalisa implementasi Kompetisi Inovasi (KOMVAS) dalam meningkatkan indeks inovasi daerah Kota Banjarmasin. Serta untuk mengetahui, mendeskripsikan serta menganalisa faktor yang mempengaruhi Implementasi Kompetisi Inovasi (KOMVAS) dalam meningkatkan indeks inovasi daerah Kota Banjarmasin. Jenis penelitian menggunakan pendekatan kualitatif. Metode pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi dengan empat informan. Analisis data menggunakan analisis data kualitatif yaitu kondensasi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menujukkan bahwa Implementasi Kompetisi Inovasi (KOMVAS) Dalam Meningkatkan Indeks Inovasi Daerah Kota Banjarmasin terdiri dari penjaringan inovasi daerah, memberikan penghargaan pada tingkat Kota Banjarmasin, pelaporan inovasi daerah melalui SAPIDa, membuat regulasi terkait inovasi daerah dan coaching clinic inovasi daerah. Faktor penghambat yaitu kurangnya minat dalam mengikuti kompetisi inovasi, keterbatasan anggaran daerah, kurangnya kebijakan terkait inovasi daerah. Adapun faktor pendukung yaitu adanya aplikasi sistem analisis pelaporan inovasi daerah (SAPIDa).

TAM’s Influence on Behavioral Intention to Use M-Din Mobile Banking Usage in West Java

Erick Ermawan, Ronny Samsul Bahri
Abstract: This study examines the influence of the Technology Acceptance Model (TAM), focusing on Perceived Ease of Use (PEOU) and Perceived Usefulness (PU), on users’ Behavioral Intention (BI) to adopt and continue using M-Din, a… a Sharia-based mobile banking application at Bank Muamalat in West Java. Employing a quantitative survey of 100 active M-Din users, data were analyzed using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). The results show that PEOU significantly affects PU, and both PEOU and PU significantly influence BI; additionally, PU partially mediates the effect of PEOU on BI. This research contributes to the digital banking literature by reaffirming TAM constructs within an Islamic finance context and offers practical recommendations for optimizing Sharia-compliant mobile banking strategies. Implications for enhancing user interface design and promoting key features to boost adoption are discussed.

When Words Become Weapons: Volunteer Communication Tactics to Combat Drugs at The Grassroots

Victor Maruli Tua L Tobing, Anita Asnawi, Mochammad Arfani, Garry Brumadyadisty, Dedi Setyawan, Siska Armawati Sufa
Abstract: This study investigates the communicative practices of youth volunteers involved in Surabaya’s Kelurahan Bersinar anti-drug initiative, highlighting the role of grassroots messaging in shaping public health discourse. Grounded… Grounded in framing theory, narrative theory, and social capital theory, the research explores how volunteers construct persuasive anti-drug messages through culturally rooted storytelling, emotional framing, and symbolic communication. Using a qualitative case study approach, data were gathered through interviews, focus groups, observations, and campaign materials with 18 youth volunteers. The findings reveal that volunteers effectively used personal experiences and local narratives to foster trust and collective identity, transforming individual challenges into shared stories of hope and resistance. Emotional strategies, such as gain-framed and fear-based appeals, were deliberately crafted to trigger empathy and promote behavioral change. Volunteers also capitalized on their deep integration within community networks to enhance message credibility and reach, cultivating both bonding and bridging social capital. The study challenges top-down approaches in health campaigns, illustrating the power of peer-led, culturally resonant communication. It contributes a layered communication model for grassroots health advocacy and underscores the transformative impact of narrative-driven volunteer engagement. The study recommends integrating cultural framing in training programs and exploring digital channels to scale grassroots messaging in future research.

Implementasi Program Beasiswa Sekolah Di Pondok Pesantren Darunnajah 2 Cipining Bogor

Benny Candra Prasetyo
Abstract: Program beasiswa ini merujuk pada wasiat pendiri Pesantren Darunnajah, yaitu almarhum KH. Abdul Manaf Mukhayyar, yang dalam salah satu pernyataan reflektifnya menuliskan: "Kalau saya jadi orang kaya, saya akan membuka sekolah… kolah gratis untuk kaum fakir dan miskin." Ungkapan tersebut tercantum pada sampul buku catatan pribadinya semasa beliau menempuh pendidikan di Jami’at Khair. Pernyataan ini merepresentasikan nilai-nilai filantropi dan misi sosial dalam pendirian lembaga pendidikan Darunnajah, khususnya dalam komitmennya terhadap kelompok masyarakat kurang mampu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Secara umum, program beasiswa yang dilaksanakan di Pondok Pesantren Darunnajah 2 Cipining Bogor ditujukan kepada santri dari kalangan dhuafa serta peserta didik yang memiliki prestasi akademik maupun non-akademik. Beasiswa tersebut meliputi beberapa jenjang dan program, yaitu beasiswa untuk jenjang SMP, MTs, MA, dan SMK, serta program beasiswa khusus seperti Tholabul Minhah dan Beasiswa Tahfizh, yang masing-masing memiliki persyaratan dan mekanisme seleksi yang berbeda. Implementasi program ini sepenuhnya merupakan inisiatif internal lembaga tanpa adanya intervensi atau dukungan pendanaan dari pihak luar. Kemandirian ini mencerminkan integritas dan komitmen pesantren dalam menyelenggarakan pendidikan berbasis sosial dan berorientasi pada kemaslahatan umat. Dampak positif dari pelaksanaan beasiswa ini terlihat dari tingginya apresiasi serta dukungan dari keluarga peserta didik penerima beasiswa. Tidak hanya meringankan beban ekonomi keluarga, tetapi juga memperkuat motivasi peserta didik dalam belajar. Di samping itu, keberadaan program ini turut merealisasikan amanah dan cita-cita para muwakif dalam mewujudkan pendidikan yang inklusif dan berkeadilan.