Abstract:Alternatif sumber pendapatan negara dengan fokus pada kritik terhadap gagasan Program Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) di Indonesia. Tapera, yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2016 tentang Tabungan Perumahan…
Rakyat, dirancang untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap perumahan melalui mekanisme tabungan wajib yang dikelola oleh lembaga khusus. Meskipun Tapera bertujuan untuk menjadi solusi dalam pembiayaan perumahan, terdapat berbagai kritik terkait efektivitas dan implementasinya. Penelitian ini mengevaluasi kelebihan dan kekurangan dari Tapera sebagai sumber pendapatan negara, membandingkannya dengan alternatif lain seperti pajak, retribusi, dan pembiayaan berbasis investasi. Analisis dilakukan dengan pendekatan kualitatif yang menggabungkan tinjauan literatur, analisis kebijakan, dan wawancara dengan ahli ekonomi serta praktisi kebijakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun Tapera memiliki potensi untuk meningkatkan tabungan masyarakat dan memperbaiki akses perumahan, ada tantangan signifikan terkait dengan pelaksanaannya yang memerlukan perhatian lebih lanjut untuk memastikan keberhasilannya sebagai alternatif sumber pendapatan negara.
Abstract:Inklusi keuangan menjadi isu global yang mendesak, terutama bagi masyarakat tanpa akses ke layanan perbankan formal. Agen bank berperan sebagai solusi inovatif dalam memperluas akses keuangan, baik di perkotaan maupun di…
daerah terpencil. Penelitian ini mengevaluasi peran agen bank dalam inklusi keuangan, mengidentifikasi tantangan yang dihadapi, serta menganalisis faktor sosial dan budaya yang memengaruhi adopsi layanan mereka. Menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini mengumpulkan data melalui wawancara dengan agen bank, nasabah, dan pemangku kepentingan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa agen bank mempermudah akses ke layanan keuangan dasar, meningkatkan literasi keuangan, serta memberdayakan kelompok masyarakat yang kurang terjangkau sistem perbankan konvensional. Namun, tantangan seperti keterbatasan infrastruktur digital, modal, kurangnya pelatihan, dan tingkat kepercayaan masyarakat masih menghambat efektivitas layanan ini. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan dukungan kebijakan, peningkatan infrastruktur digital, serta pelatihan berkelanjutan untuk meningkatkan efektivitas agen bank dalam inklusi keuangan.
Abstract:Penelitian ini mengeksplorasi efektivitas Program Tapera dalam memenuhi kebutuhan perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah di Indonesia. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini menggunakan metode…
studi kasus untuk menganalisis dampak program dan implementasinya sebagai kebijakan publik. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi untuk memberikan pemahaman yang komprehensif mengenai manajemen dan hasil program.Studi ini menggunakan purposive sampling dengan teknik bola salju untuk memilih informan, termasuk administrator program, pembuat kebijakan, penerima manfaat berpenghasilan rendah, pejabat pemerintah daerah, dan lembaga keuangan. Analisis data mengikuti model interaktif, yang meliputi pengumpulan, reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan data, dengan triangulasi yang digunakan untuk memastikan validitas dan reliabilitas. Temuan-temuan tersebut mengungkapkan bahwa meskipun Program Tapera telah membuat langkah signifikan dalam mendorong pemerataan dan keberlanjutan perumahan, masih ada tantangan dalam hal keterjangkauan, kesenjangan antar wilayah, dan transparansi. Isu-isu ini menyoroti perlunya reformasi strategis, seperti mekanisme keuangan yang lebih baik, perluasan jangkauan, dan peningkatan tata kelola.Penelitian ini menyimpulkan bahwa Program Tapera memiliki potensi untuk secara signifikan mengurangi ketimpangan perumahan dan mendorong kesetaraan sosial, asalkan tantangan-tantangan utama dapat diatasi melalui inovasi dan kolaborasi.Penelitian ini berkontribusi pada wacana evaluasi kebijakan publik, dengan menawarkan rekomendasi praktis untuk meningkatkan aksesibilitas perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
Abstract:Eco-print adalah teknik cetak daun yang diimplementasikan ke atas permukaan kain. Teknik yang dipergunakan dalam kasus ini adalah teknik pounding. Permasalahan dalam penelitian ini bagaimana proses penciptaan eco-print dengan…
engan menggunakan teknik pounding. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi potensi batik eco print sebagai bentuk kegiatan kreatif dalam dunia pendidikan. Desain penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Adapun pengumpulan data dilakukan dengan observasi, eksperimen dan dokumentasi. Sampel dari penciptaan adalah hasil karya penciptaan dengan metode eksperimen yang dilakukan oleh lima orang perupa yang menggunakan berbagai macam daun dan bunga. Hasil dari penelitian penciptaan menunjukan karya yang dibuat diatas kain katun yang menghasilkan cetak daun berwarna hijau kontras adalah daun pepaya jepang. Sedangkan hasil karya cetak bunga yang berwarna terang adalah bunga telang. Batik eco-print ini dapat dilakukan oleh semua kalangan masyarakat, dapat dilakukan dengan mudah, aman, menyenangkan, dan ramah lingkungan karena hanya membutuhkan alat dan bahan yang sederhana, tanpa melibatkan bahan kimia berbahaya. Batik kreatif dapat di implementasikan menjadi alternatif media pembelajaran seni rupa yang menarik dan efektif. Bidang pendidikan menggunakan batik eco-print ini sebagai jembatan dalam mengembangkan kreativitas dan imajinasi siswa dengan mengeksplorasi variasi motif, warna dan juga segi estetika. Tingkat kegagalan yang rendah akan membuat masyarakat lebih percaya diri untuk mengeksplor design yang diinginkan. Batik eco print ini juga memiliki potensi menjadi produk UMKM berbasis masyarakat yang mudah dilakukan.
Abstract:Banyak objek-objek di sekitar kita yang luput dari mata publik, padahal jika diamati lebih lanjut, banyak nilai estetika yang dapat diusung dalam karya seni lukis. Permasalahan dalam penelitian ini, bagaimana cara mengeksplorasi…
splorasi still life dari komposisi yang terdiri atas susunan benda pakai dan flora. Tujuan penulisan artikel ini untuk mengetahui konsep dari karya seni lukis yang digagas dari tema musim semi; mendokumentasikan gagasan visual dari objek tiga dimensi menjadi dua dimensi di media kanvas. Untuk mencapai sasaran dari tujuan penulisan artikel ini, maka dibutuhkan strategi penelitian dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sampel dalam pembahasan ini adalah lima karya seni lukis yang dibuat di atas kanvas. Hasil dari penulisan ini adalah karya seni lukis yang dibuat didominasi dengan komposisi asimetris sedangkan warna yang digunakan adalah cool tone atau ‘warna dingin’ seperti biru tosca, hijau kebiruan, gradasi ungu, dan kuning oranye. Kelima lukisan ini menarik untuk diteliti karena teknik-teknik yang digunakan beragam dan autentik. Keragaman teknik ini mencerminkan keterampilan artistik dan kepribadian senimannya melalui penggunaan medium, gaya lukis, dan tekstur yang bervariasi. Salah satu teknik yang banyak digunakan dalam karya-karya lukis ini adalah teknik impasto yang mengaplikasikan cat secara tebal pada permukaan kanvas. Oleh karena itu, penelitian ini bermanfaat untuk memberikan wawasan yang luas mengenai teknik-teknik dan gaya lukis yang bervariasi dan inovatif serta kreativitas yang digunakan untuk menciptakan karya-karya lukis ini.
Abstract:Perkembangan teknologi informasi (TI) telah membawa dampak yang signifikan terhadap tata kelola pemerintahan, terutama dalam mendukung pembangunan kapasitas di tingkat kota. Kota Bekasi, sebagai salah satu kota besar di…
Jawa Barat, terus berupaya mengimplementasikan berbagai inisiatif berbasis TI untuk meningkatkan efisiensi administrasi, kualitas pelayanan publik, transparansi, serta keterlibatan komunitas lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan tata kelola TI dalam mendukung pembangunan kapasitas di Kota Bekasi dengan menyoroti aspek kebijakan, infrastruktur, literasi digital masyarakat, keterlibatan perangkat lokal seperti RT/RW, dan kolaborasi lintas sektor. Dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif, penelitian ini mengumpulkan data melalui studi literatur, wawancara, survei kebutuhan, dan observasi terhadap program TI, termasuk analisis peran smart city dalam mendukung tata kelola berbasis teknologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kota Bekasi telah menunjukkan kemajuan dalam beberapa aspek, seperti implementasi aplikasi e-government dan peningkatan partisipasi perangkat RT/RW dalam pelayanan publik. Namun, tantangan utama yang dihadapi meliputi keterbatasan infrastruktur digital di beberapa wilayah, rendahnya tingkat literasi digital masyarakat, dan kurangnya kolaborasi strategis antara pemerintah, sektor swasta, dan komunitas lokal. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan penguatan infrastruktur TI, penyelenggaraan pelatihan berkelanjutan bagi aparat pemerintahan dan perangkat RT/RW, serta perluasan kerja sama lintas sektor untuk mempercepat transformasi digital dan pembangunan kapasitas secara berkelanjutan.
Abstract:Fakta menunjukan setiap tempat pasti ada perbuatan melawan hukum. Khususnya para pejabat daerah yang melanggar asas transparasi dan akuntabilitas. Serta melanggar etika dan hukum, berpotensi merugikan masyarakat dan menciptakan…
iptakan ketidakpercayaan masyarakat terhadap instunsi pemerintah. Penegakan hukum harus tegas menangani tindak gratifikasi. Perbuatan melawan hukumnya yaitu gratifikasi masalah yang sering terjadi berupa memberikan hadiah untuk niat yang tidak baik. Penerima gratifikasi dapat dikenai sanksi pidana berdasarkan UU Tipikor serta menuntut pengembalian kerugian yang dialami negara. Pertanggungjawaban hukum bagi pejabat daerah yang menerima gratifikasi dalam pelayanan publik sanagt penting. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pertanggungjawaban pejabat daerah yang terlibat gratifikasi serta peran penegak hukum dalam meminimalisir adanya gratifikasi. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan (Actual Approve). Hasil penelitian menunjukkan gratifikasi sudah dianggap sebagai bentuk suap. Lemahnya pengawasan secara internal juga menjadi faktor utama gratifikasi terjadi. Pelanggaran seperti ini mengakibatkan prinsip good governance menjadi tercoreng. Dapat ditarik menjadi kesimpulan bahwa peraturan yang sudah ada terkait gratifikasi masih terdapat kelemahan atau celah yang dimanfaatkan pelaku. Reformasi hukum dan peningkatan kesadaran menjadi kunci untuk mencipatakan penegakan hukum yang lebih adil dan efektif. Dalam penelitian ini untuk mengatasi gratifikasi dalam pelayanan publik dengan memperkuat sitem pengawasan di setiap instansi pemerintah serta meningkatkan pelatihan bagi pejabat daerah mengenai hukum antikorupsi.
Abstract:Sate Taichan adalah sebuah inovasi dalam dunia kuliner yang berasal dari hidangan sate tradisional Indonesia, namun memiliki karakteristik yang membedakannya dari jenis sate lainnya. Hidangan ini menggunakan daging ayam…
yang dipanggang tanpa tambahan bumbu kacang, kecap manis, atau rempah-rempah yang berat seperti pada sate tradisional. Sebagai alternatif, Sate Taichan disajikan dengan sambal pedas, perasan jeruk nipis, dan taburan garam, yang menghasilkan cita rasa pedas, gurih, dan segar yang khas. Proses pembuatannya melibatkan marinasi yang minimal pada daging, umumnya hanya dengan garam dan merica, untuk mempertahankan rasa asli dan menciptakan tekstur yang empuk. Salah satu ciri khas dari Sate Taichan adalah warna dagingnya yang putih bersih, yang dihasilkan dari proses pemanggangan tanpa menggunakan kecap atau rempah yang pekat. Sate Taichan pertama kali menjadi populer di Jakarta dan dengan cepat menyebar ke berbagai kota besar di Indonesia, menjadi fenomena kuliner yang digemari oleh berbagai kalangan, terutama generasi muda. Daya tarik Sate Taichan tidak hanya terletak pada rasanya, tetapi juga pada kesederhanaan bahan, penyajiannya yang modern, serta kesesuaian dengan tren makanan yang lebih ringan dan sehat. Popularitasnya juga didukung oleh kemudahan dalam penyajian dan fleksibilitas untuk berinovasi, seperti penambahan variasi rasa, pelengkap, dan teknik memasak. Dalam konteks hubungan antara manusia dan budaya, Sate Taichan mencerminkan perubahan preferensi masyarakat Indonesia terhadap makanan yang lebih praktis, estetis, dan memiliki cita rasa global, sambil tetap mempertahankan unsur lokal. Kehadirannya membuka peluang baru dalam bisnis kuliner, baik dalam skala restoran, gerai kaki lima, maupun usaha rumahan. Dengan kombinasi rasa pedas, segar, dan penampilan yang menarik, Sate Taichan tidak hanya sekadar makanan, tetapi juga simbol kreativitas dan adaptasi kuliner Indonesia di era modern.
Abstract:Batik ikat celup adalah salah satu teknik pembuatan batik yang memiliki ciri khas tersendiri, dimana proses pengikatan kain diikuti dengan pencelupan warna untuk menciptakan motif yang unik dan penuh ekspresi. Meskipun teknik…
eknik ini tidak se-populer batik tulis atau cap, batik ikat celup memiliki nilai estetika yang tinggi dan menyimpan kekayaan budaya yang mendalam. Teknik ini melibatkan pengikatan kain pada bagian-bagian tertentu yang ingin dipertahankan warnanya, diikuti dengan pencelupan dalam pewarna alami atau sintetis untuk menciptakan pola-pola yang bervariasi. Proses pengikatan ini memungkinkan terciptanya motif dengan gradasi warna yang indah, yang sering kali memiliki makna filosofis dan simbolis dalam budaya Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang batik ikat celup, baik dari segi teknik pembuatan, karakteristik motif, serta relevansinya dalam konteks budaya dan ekonomi kreatif Indonesia. Melalui studi literatur, wawancara dengan pengrajin batik, dan observasi langsung terhadap proses pembuatan batik ikat celup, penelitian ini mencoba mengungkap bagaimana teknik ini berperan dalam pelestarian warisan budaya Indonesia, serta tantangan dan peluang yang dihadapi oleh para pengrajin batik. Selain itu, penelitian ini juga mengeksplorasi kontribusi batik ikat celup terhadap industri tekstil dan pasar global, mengingat semakin meningkatnya permintaan akan produk-produk tekstil yang bernilai seni dan budaya tinggi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa batik ikat celup memiliki kekayaan simbolik yang mencerminkan hubungan manusia dengan alam, kehidupan sosial, dan spiritualitas. Meskipun teknik ini menghadapi tantangan dari perkembangan teknologi dan perubahan pasar, batik ikat celup masih tetap memiliki tempat penting dalam budaya dan industri kreatif Indonesia. Pelestarian teknik ini sangat penting untuk menjaga keberlanjutannya, baik melalui pendidikan, promosi, maupun dukungan terhadap pengrajin lokal. Dengan demikian, batik ikat celup tidak hanya menjadi bagian dari warisan budaya, tetapi juga memiliki potensi besar dalam pengembangan ekonomi kreatif yang berkelanjutan.
Abstract:Penelitian ini dilakukan untuk menjelaskan lebih lanjut mengenai teori dan teknik heat transfer printing menggunakan pewarna dispersi pada tekstil untuk memperoleh hasil superlatif yang diharapkan. Dengan referensi dan produk…
roduk buatan pribadi menggunakan heat transfer printing, metode penelitian deskriptif kualitatif digunakan untuk menjelaskan topik yang dibahas. Sumber data yang dirujuk berasal dari banyak artikel dan jurnal online di internet oleh orang-orang yang telah menyentuh subjek yang dibahas dalam penelitian ini. Pengumpulan dan analisis data menghasilkan temuan teknik tertentu yang sangat dibutuhkan untuk berkontribusi pada keberhasilan penggunaan pencetakan perpindahan panas ke tekstil, ditemukan bahwa alat pemanas tertentu seperti setrika yang tepat berfungsi paling baik, sementara subjek kesukaan yang dicetak pada tekstil secara khusus bersifat pribadi dan bergantung pada setiap individu. Temuan kecil ini akan digunakan jika diperlukan dalam sebuah proyek untuk membantu masyarakat dengan lebih baik.