Abstract:In today's rapidly developing digital era, there is a positive impact on business actors in running a business. In the context of marketing, promotion is one way to increase product or service sales which is usually done…
through advertising or social media. The problem being faced by Karya Utama Vocational School teachers is the lack of knowledge in designing products. At present teachers design their products which are still very simple and unattractive, resulting in a lack of consumer interest in buying these products, the result is that sales are decreasing and profits are getting smaller. To increase the attractiveness and popularity of the products being marketed, it is necessary to use a design application such as Canva, which allows for the easy creation of promotional materials such as posters, flyers and social media posts. This community service activity aims to provide knowledge and understanding to Karya Utama Vocational School Teachers regarding the role of the Canva application in an effort to increase product sales by designing posters in the form of animated videos to promote their independent businesses through social media. The stages of this community service activity are starting with lectures and discussions and then practicing product design with the Canva application. The results of the activities using this application, it is hoped that the use of information technology can increase profits and expand market share in promoting independent teacher products through social media.
Keyword : the canva application; teachers; product; promotion
Abstrak : Dalam era digital yang berkembang pesat saat ini, terdapat dampak positif bagi pelaku usaha dalam menjalankan bisnis. Dalam konteks marketing, promosi salah satu untuk meningkatkan penjualan produk atau jasa yang biasanya dilakukan melalui iklan maupun media sosial. Permasalahan yang sedang dihadapi oleh Guru-guru SMK Karya Utama yaitu kurangnya pengetahun dalam mendesain produk. Saat ini guru-guru mendesain produknya masih sangat sederhana sekali dan kurang menarik, sehingga mengakibatkan kurangya ketertarikan konsumen dalam membeli produk tersebut, akibatnya adalah penjualan semakin menurun dan keuntungan semakin sedikit. Untuk meningkatkan daya tarik dan popularitas produk yang dipasarkan, diperlukan penggunaan aplikasi desain seperti Canva, yang memungkinkan pembuatan materi promosi seperti poster, pamflet, dan postingan media sosial dengan mudah. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada Guru-Guru SMK Karya Utama mengenai peran aplikasi canva dalam upaya meningkatkan penjualan produk dengan cara mendesain poster dalam bentuk video animasi untuk mempromosikan usaha mandiri mereka melalui media sosial. Tahapan kegiatan pengabdian ini yaitu dimulai dari ceramah serta diskusi dan selanjutnya dilakuakn praktek desain produk denan aplikasi canva. Hasil dari kegiatan penggunaan aplikasi ini, diharapkan dengan adanya pemanfaatan teknologi informasi dapat meningkatkan keuntungan dan memperluas pangsa pasar dalam mempromosikan produk usaha mandiri guru-guru melalui media sosial.
Kata Kunci : aplikasi canva; guru-guru; produk; promosi.
Abstract:Abstract: The purpose of this service activity is to educate students about coloring agents and harmful preservatives used in food. It is expected that students can know in detail about the dangers of dyes and preservatives…
ves so that students' awareness of food vigilance can increase. The target to be achieved in this community service activity is that students can gain knowledge and information about coloring agents and preservatives found in food. The strategy used in providing knowledge about the dangers of coloring agents and preservatives in food is by directly giving direct lectures on various kinds of coloring agents and preservatives used in food, the potential dangers that will be caused if consuming foods with excessive coloring agents and preservatives along with characteristics of food with coloring agents and preservatives as well. Students are expected to be able to avoid foods that are indicated to use coloring agents and preservatives and to find safe food solutions using natural coloring agents and preservatives.
Keywords: Dye; dangerous food; preservatives
Abstrak: Produsen makanan sering menambahkan pewarna pada makanan untuk meningkatkan warna makanan, namun kini semakin banyak makanan yang mengandung pewarna sintetis yang ditambahkan. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah memberikan edukasi kepada para siswa mengenai zat pewarna dan zat pengawet berbahaya yang digunakan pada makanan. Diharapkan para siswa dapat mengetahui secara terperinci mengenai bahaya zat pewarna dan pengawet sehingga kesadaran siswa dalam menerapkan kewaspadaan terhadap makanan dapat meningkat. Target yang ingin dicapat pada kegiatan pengabdian ini adalah para siswa dapat memperoleh pengetahuan dan infomasi mengenai zat pewarna dan zat pengawet yang terdapat pada makanan. Strategi yang digunakan dalam memberikan pengetahuan mengenai bahaya zat pewarna dan pengawet pada makanan yaitu dengan langsung memberikan ceramah langsung mengenai berbagai macam zat pewarna dan zat pengawet yang digunakan pada makanan, potensi bahaya yang akan ditimbulkan apabila mengkonsumsi makanan dengan zat pewarna dan zat pengawet yang berlebihan beserta ciri-ciri makanan dengan zat pewarna dan zat pengawet serta. Para siswa diharapkan dapat menghindari makanan yang terindikasi menggunakan zat pewarna dan zat pengawet serta mendapatkan solusi makanan yang aman dengan menggunakan zat pewarna dan pengawet yang alami.
Kata kunci: makanan berbahaya; zat pewarna; zat pengawet
Abstract:Character education is one of the mental revolution efforts made to instill character in students. Teachers play an important role in producing generations of noble character and morality, including elementary school teachers.…
chers. Instilling character from an early age is expected to be able to strengthen the foundation in building the nation. The process of cultivating character must be adapted to the stages of student development and the times, so that integrating it into interactive teaching materials will be preferred by students, students can more easily understand the material and have skills that are balanced between science and technology and IMTAQ. To realize this, teachers are required to be able to integrate it into PBM such as teaching materials. However, the facts on the ground show that teachers in partner schools do not really understand the context of character building and apply it to teaching materials. The purpose of this activity is to increase teacher knowledge and skills in designing and integrating character education in digital teaching materials. This service activity is carried out through lecture methods, outreach, training, and discussions involving approximately 17 elementary school teachers. The results of the activity show that in general the teacher already knows the concept of character education, examples of assistive applications in making teaching materials and teachers have been able to design and integrate character education into teaching materials in accordance with the subjects being taught which are then ready to be made into digital teaching materials
Keywords: socialization; digital teaching materials; character education
Abstrak: Pendidikan karakter merupakan salah satu upaya revolusi mental yang dilakukan untuk menanamkan karakter pada siswa. Guru memegang peranan penting dalam menghasilkan generasi yang berkarakter dan berakhlak mulia, tidak terkecuali guru SD. Penanaman karakter sejak usia dini diharapkan mampu memperkuat pondasi dalam membangun bangsa. Proses penanaman karakter harus disesuaikan dengan tahap perkembangan siswa dan perkembangan zaman, sehingga mengintegrasikannya ke dalam bahan ajar interaktif akan lebih disukai siswa, siswa lebih mudah memahami materi dan memiliki keterampilan yang seimbang antara IPTEK dan IMTAQ. Untuk mewujudkan hal ini guru dituntut mampu mengintergasikannya ke dalam PBM seperti bahan ajar. Namun, fakta dilapangan menunjukkan bahwa guru-guru di sekolah mitra belum terlalu memahami konteks pendidikan karakter serta menerapkannya ke dalam bahan ajar. Tujuan kegiatan ini yaitu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru dalam mendesain serta mengintegrasikan pendidikan karakter dalam bahan ajar digital. Kegiatan pengabdian ini dilakukan melalui metode ceramah, sosialisasi, pelatihan, dan diskusi dengan melibatkan lebih kurang 17 orang guru SD. Adapun hasil kegiatan menunjukkan secara garis besar guru sudah mengetahui konsep pendidikan karakter, contoh aplikasi bantu dalam membuat bahan ajar dan guru telah mampu mendesain serta mengintegrasikan pendidikan karakter ke dalam bahan ajar sesuai dengan mata pelajaran yang diampu yang kemudian siap untuk dibuat ke dalam bahan ajar digital.
Kata kunci: sosialisasi; bahan ajar digital; pendidikan karakter
Abstract:The purpose of this community service is to provide a solution in the form of training and assistance to teachers and students in using the tool display. Widiatmika Middle School is a private school with its address on Jalan…
alan Raya Udayana Campus, Pondok Taman Nusantara No.01, Jimbaran. From the results of interviews with partners, it was found that the school was still limited in using visual aids, especially in learning mathematics. The use of this teaching aid in learning is very important in supporting learning process. Visual aids that are utilized optimally can provide better and systematic learning, directly or indirectly, and can provide convenience for the teaching and learning process in schools. Community service activities in the form of training on the use of circle props at Widiatmika Middle School have been running smoothly. This one-day activity has been carried out offline. The enthusiasm of the lecturers and students in providing assistance as well as the enthusiasm of the training teachers and students made this activity run smoothly
Keywords: learning; teaching aids; mathematics
Abstrak: Tujuan pengabdian masyarakat ini yaitu memberikan solusi berupa
pelatihan serta pendampingan kepada guru dan siswa-siswi dalam menggunakan alat peraga. SMP Widiatmika merupakan sekolah swasta beralamat di Jalan Raya Kampus Udayana, Pondok Taman Nusantara No.01, Jimbaran. Dari hasil wawancara dengan mitra diperoleh permasalahan bahwa pihak sekolah masih terbatas dalam memanfaatkan alat peraga khususnya dalam pembelajaran matematika. Penggunaan alat peraga ini dalam pembelajaran sangat penting dalam menunjang proses pembelajaran. Alat peraga yang dimanfaatkan secara maksimal dapat memberikan pembelajaran yang lebih baik dan sistematis, secara langsung atau tidak langsung, serta dapat memberikan kemudahan bagi proses belajar mengajar di sekolah. Kegiatan pengabdian masyarakat berupa pelatihan pemanfaatan alat peraga lingkaran di SMP Widiatmika telah berjalan lancar. Kegiatan yang berlangsung selama satu hari ini telah dilaksanakan secara luring. Semangat para dosen dan mahasiswa dalam melakukan pendampingan begitu juga dengan antusias guru dan siswa pelatihan membuat kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar.
Kata kunci: alat peraga, pembelajaran; matematika
Abstract:Abstract: Politeknik Wilmar Bisnis Indonesia is a tertiary institution that has a Tax Center and works closely with the Direktorat Jenderal Pajak to assist taxpayers in calculating, depositing, and reporting their tax obligations.…
ligations. On March 03 2023 and March 07 2023, training and assistance for taxpayers were conducted in filling out the Annual Individual Tax Return at the Politeknik Wilmar Bisnis Indonesia Tax Center by the Tax Volunteers. The method used is direct assistance to individual taxpayers in updating NPWP-NIK, and KLU data, also reporting annual tax returns via e-filing. The activity participants are all taxpayers including lecturers and educational staff at the Politeknik Wilmar Bisnis Indonesia and STIKes Murni Teguh. This activity resulted in an increase in understanding for participants in reporting Annual SPT Individuals, while the Tax Volunteer gained knowledge about taxation based on the latest regulations and was able to put into practice the knowledge learned during lectures which can be used as practical experience. Meanwhile, the results for the Politeknik Wilmar Bisnis Indonesia are an increase in taxpayer compliance within the Politeknik Wilmar Bisnis Indonesia, including lecturers and education staff society who are aware of their obligations and always report their income to the state.
Keywords: e-filing; SPT; Tax Volunteers
Abstrak: Politeknik Wilmar Bisnis Indonesia merupakan perguruan tinggi yang memiliki Tax Center dan berkolaborasi dengan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) untuk membantu Wajib Pajak dalam menghitung, menyetor, dan melaporkan kewajiban perpajakan mereka. Pada tanggal 03 Maret 2023 dan 07 Maret 2023, telah dilakukan pelatihan serta pendampingan Wajib Pajak dalam mengisi Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Orang Pribadi di Tax Center Politeknik Wilmar Bisnis Indonesia oleh tim Relawan Pajak. Metode yang digunakan adalah pendampingan secara langsung kepada Wajib Pajak Orang Pribadi dalam melakukan pemutakhiran data NPWP-NIK, KLU, dan pelaporan SPT Tahunan melalui e-filing. Peserta kegiatan adalah seluruh Wajib Pajak termasuk dosen dan tenaga pendidik di lingkungan Politeknik Wilmar Bisnis Indonesia serta STIKes Murni Teguh. Kegiatan ini menghasilkan peningkatan pemahaman bagi peserta dalam melaporkan SPT Tahunan Orang Pribadi, sedangkan tim Relawan Pajak memperoleh pengetahuan tentang perpajakan berdasarkan peraturan terbaru dan dapat mempraktikkan secara langsung pengetahuan yang dipelajari selama kuliah serta dapat dijadikan sebagai pengalaman praktis. Sedangkan hasil bagi Politeknik Wilmar Bisnis Indonesia adalah peningkatan ketaatan wajib pajak di lingkungan Politeknik Wilmar Bisnis Indonesia termasuk dosen dan tenaga pendidik sebagai masyarakat yang sadar akan kewajiban dan senantiasa melaporkan penghasilan mereka kepada negara.
Kata kunci: e-filing; Relawan Pajak; SPT
Abstract:Abstrak : Teachers as educators are required not only to convey subject matter to students but also to be able to choose the right learning strategies and media. Many English teachers, including in the city of South Tangerang,…
erang, still lack understanding of how to integrate technology into their teaching practice to optimize student learning outcomes. The purpose of this community service activity is to provide knowledge, skills and awareness to English as a Foreign Language (EFL) teachers about digital learning resources that can be utilized optimally to improve their learning outcomes and integrate technology into lesson plans. The method of implementing these activities is mainly through lectures, exercises, and giving assignments. The results showed that the participants experienced an increase in knowledge, skills and awareness in using digital learning resources with a creative common license. Results also indicated that EFL teachers' understanding of integrating technology into their lesson plans improved.
Keywords: EFL teacher; general creative license; study plans; technology integration
Abstrak: Guru sebagai pendidik dituntut tidak hanya menyampaikan materi pelajaran kepada siswa tetapi juga harus mampu memilih strategi dan media pembelajaran yang tepat. Banyak guru bahasa Inggris, termasuk di kota Tangerang Selatan, masih kurang memahami bagaimana mengintegrasikan teknologi ke dalam praktik mengajar mereka untuk mengoptimalkan hasil belajar siswa. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan pengetahuan, keterampilan, dan kesadaran kepada guru Bahasa Inggris sebagai Bahasa Asing (EFL) tentang sumber belajar digital yang dapat dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan hasil belajar mereka serta mengintegrasikan teknologi ke dalam RPP. Metode pelaksanaan kegiatan tersebut terutama melalui ceramah, latihan, dan pemberian tugas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta mengalami peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan kesadaran dalam menggunakan sumber belajar digital dengan creative common license. Hasil juga menunjukkan bahwa pemahaman guru EFL tentang mengintegrasikan teknologi ke dalam rencana pelajaran mereka meningkat.
Kata kunci : guru EFL; lisensi kreatif umum; rencana belajar; integrasi teknologi
Abstract:Abstract: Community empowerment can be interpreted as an efficient process that is carried out so that it can change certain communities for the better in the future with the competencies and abilities they have. This service…
rvice was carried out in the East Selatpanjang Village, which is located in Tebing Tinggi District, Meranti Islands Regency. The East Selatpanjang Village has various MSMEs engaged in developing regional potentials made from sago, which is a typical plant of peatlands. This service activity was carried out at one of the MSMEs, namely Gerai Seroja. Community service activities were carried out by a team of lecturers and the East Selatpanjang Kukerta team in collaboration with the Kelurahan and the community to provide benefits through promotional activities for the area's superior products. The method used in this service is a qualitative method using the Rapid Rural Appraisal (RRA) technique with assistance from the village administration and the local community.
Keywords: empowerment; potency; villager; optimization
Abstrak: Pemberdayaan masyarakat dapat diartikan sebagai proses berdayaguna yang dilakukan sehingga dapat mengubah masyarakat tertentu menjadi lebih baik kedepannya dengan kompetensi serta kemampuan yang dimilikinya. Pengabdian ini dilakukan di Kelurahan Selatpanjang Timur yang berlokasi pada Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti. Kelurahan Selatpanjang Timur memiliki berbagai UMKM yang bergerak untuk mengembangkan potensi daerah yang berbahan dasar sagu yang merupakan tanaman khas lahan gambut. Kegiatan pengabdian ini dilakukan pada salah satu UMKM yaitu Gerai Seroja. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan oleh tim dosen dan tim Kukerta Selatpanjang Timur yang bekerjasama dengan pihak Kelurahan serta masyarakat memberikan kemanfaatan dalam kegiatan promosi produk unggulan daerah tersebut. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah metode kualitatif dengan menggunakan teknik Rapid Rural Appraisal (RRA) dengan adanya bantuan dari pihak kelurahan dan masyarakat setempat.
Kata Kunci: masyarakat; optimalisasi; pemberdayaan; potensi
Abstract:Students' Community service activities are a form of UNG in supporting government development programs for the realization of SDGs in the villages of Gorontalo Province. One of the villages where KKNT activities are located…
ted is Molonggota Village. This activity was carried out for 50 days in September-November 2021 involving 30 students and 2 lecturers as field assistants. The purpose of implementing this KKN build village program was to encourage and help the community to contribute to the development and foster a responsive attitude of the village government to the potential opportunities and problems in the village. This activity succeeded in increasing the awareness of the people and also succeeded in facilitating the village government achieves the Village SDGs.
Keywords: Molonggota; SDGs; UNG; village
Abstrak: Kegiatan KKN Desa Membangun menjadi wujud Universitas Negeri Gorontalo dalam mendukung program pembangunan pemerintah demi terwujudnya Sustainable Development Goals (SDGs) di desa-desa Provinsi Gorontalo. Salah satu Desa yang menjadi lokasi kegiatan KKNT adalah Desa Molonggota. Kegiatan ini dilaksanakan selama 50 hari di bulan September-November 2021 dengan melibatkan 30 orang mahasiswa dan 2 orang dosen sebagai pendamping lapangan. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan dalam bentuk pelatihan, pendampingan, pengajaran dan praktik partisifatif. Program pengabdian ini bertujuan untuk mendorong dan membantu masyarakat agar dapat berkontribusi langsung dalam pembangunan desa dan dapat bersikap tanggap terhadap potensi dan permasalahan di desa. Kegiatan KKN ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dan juga berhasil memfasilitasi pemerintah desa mencapai SDGs Desa.
Kata kunci: Molonggota; SDGs; UNG; desa
Abstract:Abstract: The community service activity entitled "Fiberoptic Introduction Workshop for Triyadikayasa Aek Songsongan Vocational School Students" aims to provide information to Triyadikayasa Aek Songsongan Vocational High…
School students, provide education on technological developments in the world of education. The method used in this activity is direct observation to Triyadi-kayas Aek Songsongan Vocational School by observing analyzing and introducing fiber optic technology and how to install and apply it. Optical fiber is a technology of transmission media that is being developed and is widely used to connect computer networks. In addition, information on technological developments in the introduction of optical fiber is carried out by a team of lecturers and participates in bringing students to provide technology education to the community. The end result of this service is how students of Triyadikayasa Aek Songsongan Private Vocational School can understand and install build and apply fiber optic technology which is growing rapidly and developing.
Keywords: fiberoptic; network; technology
Abstrak: Fiber Optik merupakan teknologi dari media transmisi yang sedang berkembang dan banyak digunakan untuk menghubungkan jaringan komputer. Selain itu, Informasi perkembangan teknologi dalam pengenalan fiber optik dilaksanakan tim dosen dan turut serta membawa mahasiswa guna memberikan edukasi teknologi kepada masyarakat. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan informasi kepada siswa siswi SMK Triyadikayasa Aek Songsongan, memberikan edukasi perkembangan teknologi dalam dunia pendidikan. Metode observasi langsung ke SMK Triyadikayasa Aek Songsongan dengan melihat serta menganalisa dan memperkenalkan teknologi fiber optik serta bagaimana cara pemasangan dan pengaplikasiannya. Hasil akhir dari pengabdian ini adalah bagaimana siswa siswi SMK Swasta Triyadikayasa Aek Songsongan bisa memahami dan memasang serta membangun dan menerapkan teknologi fiber optik yang pertumbuhannya semakin pesat dan berkembang.
Kata kunci: serat optik; jaringan; teknologi
Abstract:Abstract: Community service-themed events Applying Eco Print is Making Eco-Friendly Batik in the midst of the Dharma Wanita Persada (DWP) monthly routine activity of the PUPR Office of Asahan Regency. The monthly routine…
meetings that have been held by DWP members so far have been limited to routine activities. There has never been the empowerment of members through skill improvement to producing products that have economic value. This prompted the head of the DWP of the PUPR Service to decide to make activities that have more economic value in order to improve the welfare of DWP members. This activity lasts for one day using the community education method through lectures, discussions questions, and answers as well as the practice of making eco prints. Attended by as many as 25 participants Dharma Wanita and the STMIK Royal Lecturer Team. The purpose of this activity is to provide new knowledge and insights to participants on how to use simple materials that are environmentally friendly around us which can be used as creative endeavors during the pandemic. The implementation of the activity is divided into two sessions; The first is an exposure session about the meaning and benefits of eco print, the materials and tools used, and the techniques/methods for making eco prints. The second session is practice. Of the two methods of making eco prints, the steam/steam method was chosen to be practiced directly by the women of the DWP of the PUPR Office of Asahan Regency. This activity went well and got a good response from the participants, this can be seen from the activeness of the participants during the activity. The result is an increase in participants' knowledge and skills.
Keywords: eco print; pounding; steaming
Abstrak: Ditengah kegiatan rutin bulanan Darmawanita Persada (DWP) Dinas PUPR kabupaten Asahan yang telah dilakukan anggota DWP selama ini hanya terbatas pada kegiatan yang bersifat rutinitas biasa dan pengajian. Belum pernah dilakukan pemberdayaan anggota melalui peningkatan ketrampilan untuk menghasilkan produk yang bernilai ekonomis. Hal ini yang mendorong ketua DWP Dinas PUPR memutuskan untuk membuat kegiatan yang lebih bernilai ekonomis guna meningkatkan kesejahteraan anggota DWP. Metode dalam kegiatan ini yaitu pendidikan masyarakat melalui kegiatan ceramah, diskusi dan tanya jawab serta praktek pembuatan eco print. peserta dalam kegiatan ini adalahan ibu-ibu darmawanita yang dihadiri sebanyak 25 orang dan Tim dosen STMIK Royal. Tujuan dari kegiatan ini memberikan pengetahuan dan wawasan baru kepada peserta bagaimana memanfaatkan bahan-bahan yang sederhana ramah lingkungan disekitar kita yang bisa dijadikan sebagai usaha kreatif dimasa pandemi. Pelaksanaan kegaiatan terbagi dalam dua sesi; pertama sesi paparan tentang pengertian, dan manfaat dari eco print, bahan dan alat yang digunakan serta tehnik/metode pembuatan eco print. Sesi kedua adalah praktek pembuatan eco print. Kegiatan ini berjalan baik dan mendapatkan respon yang baik dari peserta, hal ini dilihat dari keaktifan peserta selama berlangsungnya kegiatan. Hasilnya adalah peningkatan pengetahuan dan keahlian peserta.
Kata kunci: eco print; pounding; steaming