Search Articles & Publications

Showing 1157 articles found for "Belum"

Peningkatan Hasil Belajar Matematika Menggunakan Model Problem Based Learning (PBL) di Kelas IV SD Negeri 24 Lundang Kecamatan Sungai Pagu Kabupaten Solok Selatan

Rosa Sari Ningrum, Erna Warnelis, Dian Sarmita, Esa Yulimarta, Desmaneni
Abstract: Rendahnya hasil belajar peserta didik dalam proses pembelajaran mata pelajaran Matematika yaitu dengan presentase ketuntasan sebesar 42% dan yang belum tuntas 58%. Dikarenakan kurangnya pemahaman peserta didik terhadap pembelajaran… embelajaran Matematika kelas IV SD Negeri 24 Lundang. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Pelaksanaan penelitian dilaksanakan pada peserta didik kelas IV SD Negeri 24 Lundang yang peneliti lakukan dari tanggal 22 Juli 2024 s/d 31 Juli 2024 dalam 2 siklus, masing-masing siklus terdiri dari 2 pertemuan yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Penilaian hasil belajar peserta didik pada kondisi awal mata pelajaran Matematika memperoleh persentase 42% pada siklus I memperoleh persentase sebesar 43,5%, karena tingkat keberhasilan peserta didik belum mencapai indikator keberhasilan maka penelitian dilanjutkan ke siklus II. Pada siklus II diperoleh 80%, maka terjadi peningkatakan 36,5%. Pada pengamatan aktivitas guru dan peserta didik juga mengalami peningkatan dari siklus I ke siklus II. Dilihat pada siklus I aspek guru sebesar 68,5% dan siklus II 80% sehingga terjadi peningkatan pada aspek guru sebesar 11,5%, sedangkan pada aspek peserta didik siklus I sebesar 68,5% dan siklus II sebesar 80% sehingga terjadi peningkatan sebesar 11,5%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penggunaan model problem based learning (PBL) dapat meningkatkan hasil belajar Matematika pada peserta didik kelas IV SD Negeri 24 Lundang Kecamatan Sungai Pagu Kabupaten Solok Selatan.

Meningkatkan Hasil Belajar Bahasa Indonesia Menggunakan Model Pembelajaran Think Pair Share (TPS) Di Kelas III UPT SD Negeri 24 Lundang Kecamatan Sungai Pagu Kabupaten Solok Selatan

Rozalia Marlina, Zulmi Aryani, Dian Sarmita, Afrimon, Yosi Lara Jenita
Abstract: Peserta didik UPT SD Negeri 24 Lundang masih kesulitan dalam memahami pembelajaran Bahasa Indonesia khususnya dikelas III. Kesulitan tersebut disebabkan oleh beberapa faktor. Salah satunya, belum menggunakan model pembelajaran… ajaran yang bervariasi. Solusi dari permasalahan tersebut adalah dengan menggunakan model pembelajaran think pair share dalam proses pembelajaran. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek dari penelitian ini adalah peserta didik kelas III UPT SD Negeri 24 Lundang Kecamatan Sungai Pagu pada semester 1 tahun ajaran 2024/2025. Penelitian ini dilakukan selama dua siklus, yang setiap siklus terdiri dari dua pertemuan.Tujuan dari penelitian ini untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan hasil belajar pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Aktivititas guru persentase pada siklus I, yaitu 75,75% meningkat pada siklus II menjadi 93,93%. Aktivitas pesesrta didik persentase ketuntasan siklus I, yakni 60,60% meningkat pada siklus II menjadi 90,90%. Peningkatan hasil belajar ditandai oleh peningkatan ketuntasan belajar Bahasa Indonesia siklus I persentase ketuntasan 61,54% meningkat pada siklus II menjadi 81,6%. Bedasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran think pair share (TPS) dapat meningkatkan hasil belajar Bahasa Indonesia di kelas III UPT SD Negeri 24 Lundang Kecamatan Sungai Pagu Kabupaten Solok Selatan.

Pendidikan Kesehatan Dalam Meningkatkan Dukungan Keluarga Dalam Proses Penyembuhan Luka Pada Pasien Di Bangsal Marwah RS PKU Muhammadiyah Karanganyar

Bunga Alviana, Nanda Gita Pratiwi, Nelas Anjassari, Ratna Kinasih, Antony Alip Untomo
Abstract: Artikel ini membahas pentingnya pendidikan kesehatan dalam meningkatkan dukungan keluarga selama proses penyembuhan luka pada pasien di Bangsal Marwah RS PKU Muhammadiyah Karanganyar. Penelitian menunjukkan bahwa banyak… pasien dan keluarga yang belum memahami peran dukungan keluarga dalam penyembuhan luka. Melalui kegiatan pendidikan kesehatan yang dilaksanakan pada 22 November 2024, terjadi peningkatan pengetahuan peserta secara signifikan, di mana 87,5% peserta menunjukkan pemahaman yang baik setelah edukasi. Dukungan emosional dan instrumental dari keluarga terbukti penting dalam mempercepat proses penyembuhan luka. Penulis merekomendasikan agar kegiatan serupa dilanjutkan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam memberikan dukungan kepada pasien.

Analisis Kesesuaian Shopee Pay Later Dengan Prinsip Syari’ah

Lilis Holisoh, Muhibban
Abstract: Shopee Pay Later merupakan salah satu layanan keuangan digital yang memungkinkan pengguna melakukan pembelian secara cicilan. Meskipun layanan ini populer di kalangan masyarakat, penting untuk mengevaluasi kesesuaiannya… dengan prinsip-prinsip syariah yang menjadi panduan dalam sistem keuangan Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sejauh mana Shopee Pay Later memenuhi prinsip syariah, dengan fokus pada identifikasi potensi riba, gharar, dan maslahah dalam mekanisme operasionalnya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan normatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa aspek pada Shopee Pay Later yang berpotensi tidak sesuai dengan prinsip syariah, terutama terkait dengan adanya unsur riba dalam bentuk bunga cicilan. Selain itu, ditemukan pula potensi gharar karena kurangnya transparansi informasi mengenai biaya tambahan. Namun, layanan ini memiliki sisi positif dalam mempermudah akses pembiayaan bagi masyarakat, yang dapat menciptakan maslahah jika dikelola sesuai prinsip syariah.Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa Shopee Pay Later belum sepenuhnya sesuai dengan prinsip syariah. Oleh karena itu, diperlukan modifikasi pada mekanisme operasionalnya, seperti penghapusan bunga dan penerapan skema pembiayaan berbasis akad syariah, agar dapat memenuhi standar keuangan Islam dan memberikan manfaat yang lebih luas kepada masyarakat.   

Pelatihan Manajemen Pariwisata untuk Masyarakat Desa Pameutingan dalam Mendukung Ekonomi Kreatif

Ujang Eri Jaenudin, Sahrona Harahap, Taupik Akbar, Pery Jayanto, Devita Savitri, Anisa Solehah Nurwendah
Abstract: Desa Pameutingan memiliki potensi wisata alam, kuliner, dan budaya yang melimpah, namun belum mampu dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung perekonomian masyarakat. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan memberikan… kan pelatihan manajemen pariwisata kepada masyarakat setempat guna mengembangkan potensi desa menjadi destinasi wisata unggulan. Metodologi yang digunakan kualitatif dengan pendekatan deskriptif dengan mencakup analisis SWOT, seminar, dan pelatihan langsung untuk membentuk kelompok sadar wisata (Pokdarwis) serta menyusun strategi pengelolaan wisata. Hasil menunjukkan bahwa setiap potensi, seperti Goa Pongpet dan Cadas Ngampar, memiliki keunggulan yang dapat dioptimalkan melalui promosi digital, peningkatan infrastruktur, dan pelatihan SDM. Kesimpulannya, pelatihan ini mampu memberikan panduan praktis dan strategi berkelanjutan bagi masyarakat dalam mengelola potensi wisata desa secara mandiri.

Hubungan Pola Asuh Orang Tua Dan Gadget Dengan Perkembangan Anak Usia 4-6 Tahun Di TK Mepanga

Aisyah Fitriany Nur, Ni Nyoman Udiani, Vidya Urbaningrum, Waode Fitrah Sari
Abstract: Usia 4-6 tahun dapat disebut sebagai anak usia prasekolah dan termasuk dalam masa kanak-kanak. Pada masa ini merupakan masa yang sangat penting dan berarti karena anak akan memasuki lingkungan yang baru dan belum dikenal.&#8230; . Perkembangan anak dapat dipengaruhi oleh dua faktor yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal misalnya kondisi fisiologi dan kondisi psikologi, dan faktor eksternal yaitu lingkungan, pola asuh orang tua, pengalaman. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan pola asuh orang tua dan gadget dengan perkembangan anak usia 4-6 tahun di TK Negeri 1 Mepanga. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif obsevasional analitik, dengan rancangan penelitian Cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunaan porpusive sampiling dengan jumlah sebanyak 46 sampel. Pengumpulan data menggunakan kuesioner pola asuh orang tua penggunaan gadget dan Format DDST.  Hasil penelitian ini menggunaan uji Chi-squeare, diperoleh nilai pengetahuan dan sikap p = 0,000 (p =<0,005). Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan pola asuh orang tua dan gadget pada perkembangan anak usia 4-6 tahun. Saran dalam penelitian ini dapat digunakan sebagai informasi dan dapat mengembangkan pola asuh yang diberikan kepada anak-anak, dan selalu mengawasi penggunaan gadget yang tepat pada anak-anak.

Hadis Hukum Dan Keutamaan Dalam Kitab Sunan Tirmidzi

Muhammad Idris, Idris Siregar, Kholijah Siregar, Raihan Ramadhansyah
Abstract: Hadis sumber hukum kedua dalam islam setelah Al-Qur’an. Pada zaman Nabi tidaklah semua hadis dicatat oleh para sahabat, pencatatan dan penghimpunan hadis secara resmi barul terjadi pada zaman Umar bin Abdul Azis kemudian&#8230; an Jenis data pada penelitian ini ialah data kualitatif dengan menerapkan metode deskriptif-analitis. Sumber data pada penelitian ini menggunakan sumber data primer dari kitab sunan at-Tirmidzi Nama lengkap At-Tirmidzi adalah Abu Isa Muhammad bin Isa bin Tsurah bin Musa bin Ad-Dahhak As-Sulamy Ad-Daris Al-Biqhi at-Tirmidzi Ad-Dariri Penjelasan dari hadis di atas Sebagai manusia kita harus memperbanyak ibadah, apapun bentuknya. Tidak harus menunggu moment-moment tertentu, seperti di bulan Ramadhan atau Muharram.  Salah satunya ibadah tambahan yang dapat kita lakukan sehari-hari adalah dengan melaksanakan shalat malam. Shalat malam adalah shalat sunnah yang dilakukan pada malam hari yang dimulai sejak selesai dilaksanakannya shalat isya’ walaupun belum tidur.0 6+

Perancangan Aplikasi E-Rapor Berbasis Web Untuk Mendukung Evaluasi Pembelajaran Di Madrasah Ibtidai’yah Ibrahimy Secang Kalipuro

Daniel As’ad Amrullah, Syarif Aminul Khoiri
Abstract: Kemajuan teknologi informasi telah memberikan peluang besar untuk meningkatkan efisiensi berbagai aspek, termasuk evaluasi pembelajaran di dunia pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan aplikasi&#8230; kasi E-Rapor berbasis web guna mendukung pengelolaan nilai siswa di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Ibrahimy Secang Kalipuro. Proses evaluasi yang sebelumnya dilakukan secara manual menghadirkan berbagai tantangan, seperti risiko kesalahan data, keterlambatan proses, dan minimnya transparansi. Aplikasi ini dirancang menggunakan metode Waterfall, dengan memanfaatkan teknologi PHP dan MySQL untuk mengelola data secara terpusat dan efisien. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi E-Rapor mampu meningkatkan efisiensi pengelolaan nilai, mempermudah guru dalam melakukan rekapitulasi data, dan menyediakan akses online yang transparan bagi siswa dan wali murid. Implementasi ini mendukung kebijakan Kurikulum Merdeka dalam mengadopsi teknologi digital di lingkungan pendidikan. Aplikasi ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif terhadap proses evaluasi pembelajaran yang lebih efektif, serta menjadi inspirasi bagi lembaga pendidikan lainnya untuk menerapkan inovasi serupa.

Peningkatan Hasil Belajar Peserta Didik Pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Menggunakan Model Pembelajaran Role Playing di Kelas V UPT SD Negeri 24 Lundang Kecamatan Sungai Pagu Kabupaten Solok Selatan

Nabela Ayu, Erna Warnelis, Yelly Martaliza, Esa Yulimarta, Yunadil Husni
Abstract: Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya hasil belajar Bahasa Indonesia di karenakan kurangnya penggunaan model dan proses pembelajaran belum optimal. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan peningkatan hasil&#8230; pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas V. Jenis penelitian yaitu Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan menggunakan model role playing. Subjek penelitian peserta didik kelas V UPT SD Negeri 24 Lundang Kecamatan Sungai Pagu Kabupaten Solok Selatan pada semester 1 tahun pelajaran 2024/2025. Penelitian ini menghasilkan data kuantitatif dan kualitatif. Data kuantitatif berupa hasil belajar peserta didik dan data kualitatif berupa hasil lembar observasi guru dan peserta didik. Penelitian ini dilakukan sebanyak dua siklus dan terdiri dari empat kali pertemuan. Peningkatan hasil belajar ditandai oleh peningkatan ketuntasan belajar peserta didik. Pada siklus I didapatkan hasil belajar Bahasa Indonesia 33,33%, sedangkan pada siklus II 79,16%, maka terjadi peningkatan 45,83%. Pada hasil pengamatan aktivitas guru juga mengalami peningkatan dari siklus I yaitu 80,62%, lalu meningkat pada siklus II yaitu 95,31%, maka terjadi peningkatan 14,69%. Sedangkan pada pengamatan aktivitas peserta didik siklus I yaitu 62,49%, lalu meningkat pada siklus II yaitu 89,37%, maka terjadi peningkatan 26,88%. Maka dapat disimpulkan bahwa penelitian tindakan kelas menggunakan model Role Playing dapat meningkat proses dan hasil belajar peserta didik.

Peningkatan Hasil Belajar IPAS Menggunakan Model Pembelajaran Inquiri Pada Siswa Kelas IV SD Negeri 14/III Punai Merindu Kecamatan Danau Kerinci Barat Kabupaten Kerinci

Mirza Adila, Zulmi Aryani, Yelly Martaliza, Esa Yulimarta, Rosma Diana
Abstract: Penelitian ini dilakukan karena rendahnya hasil belajar siswa dalam proses pembelajaran mata pelajaran IPAS, dikarenakan pembelajaran masih berpusat pada guru, belum optimalnya penerapan kurikulum merdeka, belum diterapkan&#8230; an model pembelajaran inquiri. Oleh karena itu penelitian ini bermaksud untuk mengatasi kesulitan belajar siswa dan memperbaiki tindakan pembelajaran di kelas melalui model pembelajaran inquiri. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian ini siswa kelas IV SD Negeri 14/III Punai Merindu Kecamatan Danau Kerinci Barat Kabupaten Kerinci pada semester II tahun pelajaran 2023/2024. Penelitian ini menghasilkan data kuantitatif dan kualitatif berupa hasil lembar observasi guru dan siswa. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa aktivitas belajar siswa pada siklus I pertemuan 1 diperoleh tingkat ketuntasan 30%, pertemuan 2 meningkat menjadi 40%, karena tingkat keberhasilan siswa belum mencapai indikator keberhasilan maka penelitian dilanjutkan pada siklus II pertemuan 1 diperoleh tingkat ketuntasan 60%, sedangkan pelaksanaan pertemuan 2 meningkat menjadi 90%.  Hasil pelaksanaan pengamatan aktivitas guru dan siswa siklus I pertemuan 1 aspek guru diperoleh tingkat ketuntasan 59% dan aspek siswa 59%. Begitu juga dengan peningkatan pada siklus II pengamatan aktivitas guru dan siswa pertemuan 1 pada aspek guru yaitu sebesar 70% dan aspek siswa 70%, dan pelaksanaan pertemuan 2 aspek guru diperoleh 90% dan aspek siswa 90%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran inquiri dapat meningkatkan proses dan hasil belajar mata pelajaran IPAS di kelas IV SD Negeri 14/III Punai Merindu Kecamatan Danau Kerinci Barat Kabupaten Kerinci.