Abstract:Pembentukan karakter siswa yang berbudi pekerti luhur menjadi salah satu tujuan utama dalam pendidikan, khususnya dalam pendidikan agama Hindu. Ajaran Tri Kaya Parisudha, yang mencakup berpikir yang baik (manacika), berkata…
ata yang baik (wacika), dan berbuat yang baik (kayika), memiliki peran penting dalam membentuk karakter siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan ajaran Tri Kaya Parisudha dalam kehidupan sehari-hari siswa di SD Inpres 4 Birobuli serta dampaknya terhadap perkembangan sikap dan perilaku mereka.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan ajaran Tri Kaya Parisudha di sekolah dilakukan melalui pembiasaan kegiatan positif, seperti berdoa sebelum dan sesudah pelajaran, berbicara sopan kepada guru dan teman, serta berpartisipasi dalam kegiatan sosial di lingkungan sekolah. Guru berperan sebagai teladan utama dalam mengajarkan nilai-nilai kebaikan ini kepada siswa melalui metode pembelajaran yang interaktif dan berbasis praktik langsung.
Dengan diterapkannya ajaran Tri Kaya Parisudha secara konsisten, siswa menunjukkan perubahan positif dalam sikap dan perilaku mereka, seperti meningkatnya rasa hormat kepada guru, teman, dan orang tua, serta kesadaran untuk selalu berbuat baik dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini membuktikan bahwa ajaran Tri Kaya Parisudha dapat menjadi landasan yang kuat dalam membentuk karakter siswa yang berbudi pekerti luhur.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan Hasil Belajar Agama Hindu Siswa Kelas VII SMP Negeri Satu Atap 3 Sausu penerapan Model pembelajaran Kooperatif Type STAD tahun pelajaran 2023/2024. Penelitian ini adalah Penelitian…
tian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas VII SMP Negeri Satu Atap 3 Sausu tahun pelajaran 2023/2024 sebanyak 11 orang. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan lembar tes. Data yang didapatkan dari metode tes hasil belajar dianalisis dengan teknik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian dengan menerapkan Model pembelajaran Kooperatif Type STAD ini menunjukkan bahwa (1) rata-rata nilai tes hasil belajar adalah 77.24 Dengan rincian 7 siswa atau 63,63 % kategori bisa memenuhi target KKM yang di tetapkan sekolah standarnya adalah 75,sedangkan 4 orang siswa atau 36,36 % berada di bawah standar KKM ,jadi terdapat 4 orang siswa yang belum tuntas. Daya serap siswa 77.24 %, ,sedangkan pada siklus II rata-rata nilai tes hasil belajar adalah 78.19 dengan daya serap siswa adalah 85.71%. Tedapat 3 siswa atau 27,27% katagori di bawah KKM yang ditetapkan KKM Pendidikan Agama Hindu untuk kelas IV adalah 75,dan 8 orang 85.71% katagori diatas KKM bidang study. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran Kooperatif Type STAD dapat Meningkatkan Hasil Belajar Pendidikan Agama Hindu Siswa Kelas VII SMP Negeri Satu Atap 3 Sausu tahun pelajaran 2023/2024. Oleh karena itu peneliti menyarankan kepada guru untuk menerapkan Metode Kooperatif Type STAD dalam proses pembelajaran di kelas demi peningkatan kualitas proses dan hasil pembelajaran.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya perbandingan hasil belajar matematika siswa yang menggunakan media audio visual dan media audio pada kelas VII MTs Nurul Hikmah Aek Gerger. Penelitian ini merupakan…
jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan penelitian eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII MTs Nurul Hikmah Aek Gerger yang terdiri dari 6 kelas. Dari 6 kelas tersebut dipilih secara acak 2 kelas yaitu kelas VII-1 dengan jumlah 36 siswa sebagai kelas eksperimen A dengan media audio visual dan kelas VII-2 dengan jumlah 34 siswa sebagai kelas eksperimen B dengan media audio, dimana kedua kelas tersebut dijadikan sampel dalam penelitian. Instrumen pengumpulan data dalam penelitian ini adalah tes. Sebelum tes ini ditetapkan sebagai alat pengumpul data, terlebih dahulu dilakukan uji coba pada kelas IX SMANSA Ujung Padang untuk melihat validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran dan daya beda soal. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari dua bagian yaitu analisis deskriptif dan analisis inferensial. Setelah dilakukan pengujian hipotesis dengan menggunakan uji-t diperoleh nilai thitung > ttabel yaitu 1,896 > 1,671. Kemudian dilakukan perbandingan hasil belajar matematika siswa yang menggunakan media audio visual dan media audio..
Abstract:Membangun karakter manusia yang seutuhnya tidak terlepas dari pembentukan sumber daya manusia daya manusia yang dibangun dengan bertolak pada pembangunan sikap iman, ahlak moral, tanggung jawab, demokrasi dan toleransi adalah…
dalah hal mutlak yang harus dilakukan sejak dini. Peran mata pelajaran Agama Hindu yang dibelajarkan di sekolah berlandaskan atas prinsip bahwa Ajaran Hindu adalah sebagai pandangan hidup pribadi pemeluknya dalam hubungannya dengan Ida Sanghyang Widhi Wasa (Tuhan Yang Maha Esa). Pada pembelajaran pendidikan Agama Hindu di sekolah SD Inpres 2 sausu hasil belajarnya belum mencapai kriteria ketuntasan pada tahun ajaran 2023/2024. Hal ini membuat guru harus melaksanakan penelitian tindakan kelas dengan menerapkan suatu metode pembelajaran yaitu Problem Based Learning. Pada kondisi awal sebelum penerapan siklus diketahui bahwa ketuntasan belajar hanya mencapai 20 %. Setelah penerapan metode pembelajaran Problem Based Learning pada siklus I didapatkan hasil ketuntasan belajar 30 %. Pencapaian tersebut belum maksimal sehingga dilaksanakanlah siklus II dan mendapatkan ketuntasan belajar 95 % dengan penerapan model pembelajaran Problem Based Learning. Dan dapat disimpulkan bahwa penerapan metode pembelajaran problem based learning pada siswa kelas V SD Inpres 2 Sausu tahun pelajaran 2023 – 2024 berhasil dapat menigkatkan hasil belajar siswa.
Abstract:Sistem Informasi Arsip Surat Masuk adalah suatu rekaman informasi berupa surat yang sangat berguna bagi suatu instansi, ada juga yang belum menggunakan sistem informasi sebagai pengelolaan surat masuk, di dalam pegarsipan…
n surat masih menggunakan cara manual dan disimpan dalam suatu map besar/stanbook, Namun saat ini dalam pelaksanaannya pengelolaan arsip surat banyak mengalami kendala, seperti pada saat pengagendaan surat masuk yang diterima, penomoran surat sulit dilakukan karena surat dicatat pada buku agenda konvensional faktor lain yang bisa menyebabkan kerusakan bahkan kehilangan surat yang berharga. Penelitian ini guna merancang sistem informasi pengarsipan surat masuk secara terkomputriasi di Kantor Fakultas Sain & Tekhnologi. Penelitian ini memakai dua metode ialah metode pengumpulan data juga metode Waterfall. Berdasarkan hasil penelitian ini didapatkan sistem informasi arsip surat msuk berbasis web, meliputi halaman login, halaman beranda, halaman tampilan surat masuk, halaman tambah surat masuk. Mengingat pentingnya peranan pengelolaan arsip surat, sudah seharusnya surat tersebut dikelola dengan baik sejak surat itu diterima. Oleh karena itu diperlukan adanya sebuah sistem yang dapat digunakan untuk mengelola kegitan surat menyurat secara terpadu. Diharapkan sistem ini bisa membantu khususnya pada Kantor Fakultas Sains & Tekhnologi
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan Hasil Belajar Agama Hindu Siswa SMK Negeri 2 Sukawati melalui penerapan Model pembelajaran Kooperatif Type STAD tahun pelajaran 2022/2023 Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan…
kan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa SMK N 2 Sukawati tahun pelajaran 2022/2023 sebanyak 11 orang Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan lembar tes. Data yang didapatkan dari metode tes hasil belajar dianalisis dengan teknik deskriptif kuantitatif Hasil penelitian dengan menerapkan Model pembelajaran STAD ini menunjukkan bahwa (1) rata-rata nilai tes hasil belajar adalah 77 24 Dengan rincian 7 siswa atau 63,63 % kategori bisa memenuhi target KKM yang di tetapkan sekolah standarnya adalah 75,sedangkan 4 orang siswa atau 36,36 % berada di bawah standar KKM ,jadi terdapat 4 orang siswa yang belum tuntas Daya serap siswa 77 24 %, ,sedangkan pada siklus II rata-rata nilai tes hasil belajar adalah 78.19 dengan daya serap siswa adalah 85 71% Tedapat 3 siswa atau 27,27% katagori di bawah KKM yang ditetapkan KKM Pendidikan Agama adalah 75,dan 8 orang 85.71% katagori diatas KKM bidang study. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran Kooperatif Type STAD dapat Meningkatkan Hasil Belajar Pendidikan Agama Hindu Siswa SMK Negeri 2 Sukawati tahun pelajaran 2022/2023 Oleh karena itu peneliti menyarankan kepada guru untuk menerapkan Metode Kooperatif Type STAD dalam proses pembelajaran di kelas demi peningkatan kualitas proses dan hasil pembelajaran
Abstract:Membangun karakter manusia yang seutuhnya tidak terlepas dari pembentukan sumber daya manusia daya manusia yang dibangun dengan bertolak pada pembangunan sikap iman, ahlak moral, tanggung jawab, demokrasi dan toleransi adalah…
dalah hal mutlak yang harus dilakukan sejak dini. Peran mata pelajaran Agama Hindu yang dibelajarkan di sekolah berlandaskan atas prinsip bahwa Ajaran Hindu adalah sebagai pandangan hidup pribadi pemeluknya dalam hubungannya dengan Ida Sanghyang Widhi Wasa (Tuhan Yang Maha Esa). Pada pembelajaran pendidikan Agama Hindu di sekolah Barat hasil belajarnya belum mencapai kriteria ketuntasan pada tahun ajaran 2023/2024. Hal ini membuat guru harus melaksanakan penelitian tindakan kelas dengan menerapkan suatu metode pembelajaran yaitu Problem Based Learning. Pada kondisi awal sebelum penerapan siklus diketahui bahwa ketuntasan belajar hanya mencapai 20 %. Setelah penerapan metode pembelajaran Problem Based Learning pada siklus I didapatkan hasil ketuntasan belajar 30 %. Pencapaian tersebut belum maksimal sehingga dilaksanakanlah siklus II dan mendapatkan ketuntasan belajar 95 % dengan penerapan model pembelajaran Problem Based Learning. Dan dapat disimpulkan bahwa penerapan metode pembelajaran problem based learning pada siswa kelas V SD Inpres 5 Balinggi tahun pelajaran 2023 – 2024 berhasil dapat menigkatkan hasil belajar siswa.
Abstract:Rendahnya hasil belajar siswa dalam proses pembelajaran mata pelajaran Pendidikan Pancasila pada observasi awal sebesar 33% siswa yang tuntas dan siswa yang belum tuntas sebesar 67%, hal tersebut terjadi dikarenakan rendahnya…
ahnya hasil belajar siswa, kurangnya penggunaan pendekatan yang menarik, materi pembelajaran hanya berpusat pada guru, dan siswa menjadi cepat jenuh dalam proses pembelajaran. Oleh karena itu penelitian ini bermaksud untuk mengatasi kesulitan belajar siswa dan memperbaiki tindakan pembelajaran di kelas melalui pendekatan saintifik. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian ini siswa kelas II SD Negeri 14/III Punai Merindu Kecamatan Danau Kerinci Barat Kabupaten Kerinci pada semester I tahun pelajaran 2024/2025. Penelitian ini menghasilkan data kuantitatif dan kualitatif. Data kuantitatif berupa hasil belajar siswa dan data kualitatif berupa hasil observasi guru dan siswa. Penelitian ini dilakukan sebanyak dua siklus, masing-masing siklus dua pertemuan. Peningkatan hasil belajar ditandai oleh peningkatan ketuntasan belajar dan nilai rata-rata kelas. Pada siklus I pertemuan 1 didapatkan ketuntasan mata pelajaran Pendidikan Pancasila 30% dan pada pertemuan 2 didapatkan ketuntasan mata pelajaran Pendidikan Pancasila 50%, karena tingkat keberhasilan siswa belum mencapai indikator keberhasilan maka penelitian dilanjutkan pada siklus II, pada siklus II pertemuan 1 diperoleh 80% dan pertemuan 2 diperoleh 90%. Pada pengamatan aspek guru dan aspek siswa juga mengalami peningkatan dari siklus I ke siklus II. Dilihat pada siklus I aspek guru sebesar 52% dan siklus II 82% sehingga terjadi peningkatan pada aspek guru sebesar 30%, sedangkan pada aspek siswa siklus I sebesar 40% dan siklus II 95% sehingga terjadi peningkatan aspek siswa sebesar 55%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa pendekatan saintifik dapat meningkatkan proses dan hasil belajar mata pelajaran Pendidikan Pancasila di kelas II SD Negeri 14/III Punai Merindu Kecamatan Danau Kerinci Barat Kabupaten Kerinci.
Abstract:Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya pemeriksaan langsung oleh UPT Parkir terkait pembagian karcis retribusi parkir resmi. Misalnya, kurangnya ketegasan UPTD bidang parkir di Dinas Perhubungan dalam mendistribusikan…
sikan dan menindak tilang retribusi parkir. Di beberapa tempat parkir di kawasan pasar Wetan, dipastikan pengelola tempat parkir masih belum menggunakan karcis dari kantornya, sehingga banyak pengguna jasa parkir yang dikenakan tarif sesuai ketentuan setempat. tidak dibayarkan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan, menganalisis dan menjelaskan mekanisme pengawasan lapangan yang dilakukan Kementerian Perhubungan dalam pengelolaan retribusi parkir pinggir jalan umum di Kecamatan Pasarwetan Kota Tasikmalaya. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan teori supervisi yang terdiri dari supervisi langsung dan supervisi tidak langsung yang dikemukakan oleh Siagian. Penelitian ini akan menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan teknik wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Metode pengumpulan data dengan mewawancarai beberapa informan. Dari hasil kajian dapat disimpulkan bahwa dalam pelaksanaan pengawasan langsung dan tidak langsung, penetapan target retribusi tahunan dalam hal ini masih kurang optimal karena tidak didukung data parkir yang akurat. Bisa. Pengawasan dilakukan oleh atasan. Dalam hal ini, UPTD Pengawas Parkir masih kekurangan tenaga dan mengandalkan fungsi pelaporan dan pengawasan dari hasil penerimaan iuran bulanan. Tidak ada sanksi yang keras bagi pemungut parkir yang melakukan atau tidak melakukan pelanggaran. Memenuhi kewajiban dengan baik berupa pungutan jasa parkir pinggir jalan, seperti tidak memberikan tilang kepada pengguna jasa parkir pinggir jalan. Sanksi yang diterapkan masih sebatas peringatan.
Abstract:Studi ini terinspirasi oleh fenomena pengembangan organisasi yang bertujuan untuk mendorong kemajuan dan pertumbuhan usaha desa. (BUMDes). Studi ini bertujuan untuk memahami perkembangan badan usaha milik desa (BUMDes) di…
i desa Bojonggambir, wilayah Tasikmalaya. Dalam studi ini, penulis menggunakan teori Seattle. Studi ini adalah penelitian teknis yang menggunakan metode kualitatif, dan seiring dengan kemajuan penelitian, deskripsi tentang objek-objek tertentu sedang dibuat. Studi teknis ini bertujuan untuk memformalkan, mendokumentasikan, menganalisis, menjelaskan, atau menginterpretasikan situasi terkini yang sedang terjadi. Ini juga mencakup personel yang menyediakan informasi penelitian, teknik pengumpulan data, teknik analisis data, dan teknik validasi data. Kelompok subjek dan sampel dalam penelitian ini terdiri dari karyawan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di wilayah Bojonggambir, pejabat desa, dan perwakilan warga setempat. Berdasarkan diskusi mengenai pengembangan BUMDes di desa Bojonggambir dan sekitarnya, dapat disimpulkan bahwa tujuan utama telah tercapai secara fundamental. Namun, kerjasama (jaringan) antara organisasi belum sepenuhnya terjalin, dan kolaborasi dengan "Belt and Road" hanya dibangun sebagai agen Brilink, yang bertujuan untuk mengembangkan program yang komprehensif.