Search Articles & Publications

Showing 1731 articles found for "Antar"

Pengaruh Budaya Kerja Dan Sistem Keputusan Terhadap Kinerja Organisasi Dengan Mediasi Pengembangan SDM Dan Rekayasa Industri

Prasetiyo, Luky, Gunawan Nst, M Arif, Prakarsa, Bagas, Hasibuan, Abdurrozaq
Abstract: Kinerja organisasi merupakan faktor penting dalam menentukan keberhasilan pencapaian tujuan organisasi. Budaya kerja yang kuat serta sistem keputusan yang efektif diyakini mampu meningkatkan kinerja organisasi secara langsung… gsung maupun tidak langsung. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh budaya kerja dan sistem pengambilan keputusan terhadap kinerja organisasi dengan pengembangan sumber daya manusia (SDM) dan rekayasa industri sebagai variabel mediasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada karyawan dan pimpinan organisasi. Data dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) untuk menguji pengaruh langsung dan tidak langsung antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya kerja dan sistem keputusan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja organisasi. Selain itu, pengembangan SDM dan rekayasa industri terbukti berperan sebagai variabel mediasi yang memperkuat hubungan tersebut. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teoritis dan praktis dalam meningkatkan kinerja organisasi secara berkelanjutan.

Analisis Pengaruh Inovasi Proses Dan Pengembangan SDM Terhadap Kinerja Organisasi Di Era Revolusi Industri 5.0

Malik, Zulfi, Aldillah, M Fariz, Wahyudi, Hasibuan, Abdurrozaq
Abstract: Revolusi Industri 5.0 menekankan kolaborasi antara manusia dan teknologi untuk mencapai keberlanjutan serta ketahanan organisasi. Fokus utama terletak pada inovasi proses dan pengembangan sumber daya manusia (SDM) agar organisasi… rganisasi mampu beradaptasi dengan perubahan yang cepat. Penelitian ini menganalisis pengaruh inovasi proses dan pengembangan SDM terhadap kinerja organisasi dengan pendekatan kuantitatif melalui survei dan uji regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inovasi proses memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan kinerja organisasi. Hal ini memperlihatkan bahwa penerapan teknologi dan perbaikan proses kerja dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas operasional. Selain itu, pengembangan SDM juga memberikan dampak positif yang signifikan terhadap kinerja, karena peningkatan kompetensi dan kemampuan adaptif karyawan mendorong produktivitas dan inovasi. Secara keseluruhan, sinergi antara inovasi proses dan pengembangan SDM menjadi faktor kunci bagi organisasi untuk mempertahankan daya saing dan mencapai keberlanjutan kinerja di era Revolusi Industri 5.0.

Membangun Generasi Muda di Indonesia Yang Berintegritas

Jemina Samosir
Abstract: Integritas merupakan nilai dasar yang membentuk karakter dan fondasi moral generasi muda di Indonesia. Sebagai calon pemimpin masa depan bangsa, generasi muda harus memiliki prinsip etika yang kuat, rasa tanggung jawab,… serta konsistensi dalam sikap dan perilaku. Artikel ini membahas pentingnya integritas dalam pengembangan generasi muda, tantangan yang muncul akibat globalisasi dan digitalisasi, serta peran keluarga, sekolah, dan masyarakat dalam memperkuat pembentukan karakter berbasis integritas. Melalui tinjauan pustaka dari sumber-sumber ilmiah nasional dan internasional, penelitian ini menunjukkan bahwa pendidikan karakter, keteladanan, dan lingkungan sosial yang berlandaskan nilai berkontribusi secara signifikan dalam membangun generasi muda Indonesia yang berintegritas. Penguatan kolaborasi antarpemangku kepentingan menjadi hal penting agar integritas dapat melekat dalam jati diri generasi muda dan berkontribusi terhadap kemajuan bangsa.

Kesadaran Tanggung Jawab Mahasiswa Dalam Organisasi Menurut Teori Hirarki Kebutuhan Abraham Maslow Perspektif Bimbingan Dan Konseling

Amaladini, Muhammad Ishlah, Roikhatul Jannah, Moh. Wifaqul Idaini
Abstract: Penelitian ini mengkaji kesadaran tanggung jawab mahasiswa dalam organisasi Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) di Kampus IBN Tegal berdasarkan teori hierarki kebutuhan Abraham Maslow. Penelitian juga menganalisis faktor-faktor… ktor yang memengaruhi kesadaran tersebut serta peran bimbingan dan konseling dalam meningkatkannya. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi kasus pada anggota DEMA, melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesadaran tanggung jawab mahasiswa sangat dipengaruhi oleh pemenuhan kebutuhan dasar menurut Maslow, mulai dari fisiologis hingga aktualisasi diri. Mahasiswa yang kebutuhannya terpenuhi cenderung lebih aktif dan bertanggung jawab dalam menjalankan tugas organisasi. Faktor-faktor yang memengaruhi antara lain lingkungan organisasi, sistem manajemen, komunikasi antaranggota, serta dukungan layanan bimbingan dan konseling. Layanan ini membantu mahasiswa mengenali potensi diri, meningkatkan motivasi, dan membentuk sikap tanggung jawab. Penelitian ini memberikan kontribusi teoritis dalam pengembangan ilmu bimbingan dan konseling di konteks organisasi mahasiswa, serta rekomendasi praktis bagi lembaga pendidikan untuk memperkuat program pembentukan karakter dan kepemimpinan melalui pemenuhan kebutuhan dasar dan layanan konseling yang efektif.

Pengaruh Penggunaan Aplikasi Dolen terhadap Peningkatan Kesejahteraan Pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah di Kabupaten Humbang Hasundutan

Silaban, Thirza Eunike, Ritonga, Fajar Utama
Abstract: Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan pilar penting dalam perekonomian Indonesia, yang memiliki kontriubuasi besar terhadap Produk Domestik Bruto serta penciptaan lapangan kerja. Namun, di tengah perkembangan… ekonomi digital dan pesatnya transformasi teknologi, masih banyak pelaku UMKM yang menghadapi tantangan mengadopsi digitalisasi, terutama dalam aspek pemasaran untuk mempertahankan keberlangsungan usahanya. Terkait hal tersebut, terdapat aplikasi yakni Aplikasi Dolen (Doloksanggul Online) yang dikembangkan oleh putera daerah sebagai platform digital yang memiliki tujuan untuk membantu UMKM dalam meningkatkan akses pasar, meningkatkan pendapatan demi peningkatan kesejahteraan pelaku UMKM dan masyarakat pada umumnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan Aplikasi Dolen terhadap peningkatan kesejahteraan Pelaku UMKM di Kabupaten Humbang Hasundutan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis regresi linear sederhana untuk mengukur hubungan antar dua variabel. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner terhadap 30 responden dan juga observasi oleh peneliti. Indikator kesejahteraan yang diteliti meliputi peningkatan pendapatan, akses terhadap pendidikan, kesehatan serta kondisi perumahan. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa penggunaan aplikasi Dolen memiliki dampak positif terhadap peningkatan kesejahteraan pelaku UMKM di Kabupaten Humbang Hasundutan. Berdasarkan uji signifikansi korelasi maka ditemukan bahwa besar pengaruh penggunaan aplikasi Dolen terhadap peningkatan kesejahteraan pelaku UMKM di Kabupaten Humbang Hasundutan adalah sebesar 76,2% .

Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi UMKM dalam Menggunakan Pembiayaan Syariah

Najla, Qanita, Listiana Putri, Neysa, Ria Armayani Hasibuan, Reni
Abstract: UMKM memiliki peran strategis dalam perekonomian Indonesia namun terus menghadapi keterbatasan modal. Pembiayaan syariah hadir sebagai alternatif yang adil dan transparan, tetapi pemanfaatannya dipengaruhi oleh berbagai… faktor multi-dimensi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor internal dan eksternal yang memengaruhi UMKM dalam menggunakan pembiayaan syariah. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain systematic literature review, penelitian ini mensintesis temuan empiris dari berbagai jurnal akademik dan laporan penelitian sejak tahun 2015 ke atas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keputusan UMKM dalam mengadopsi pembiayaan syariah didorong secara signifikan oleh literasi keuangan syariah, persepsi kemudahan prosedur, kualitas pelayanan, religiusitas, serta dukungan sosial. Sebaliknya, hambatan struktural seperti rendahnya pemahaman mendalam tentang akad, kerumitan prosedur administratif, dan persyaratan agunan fisik yang kaku masih menjadi kendala utama, terutama bagi usaha skala mikro. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perluasan akses UMKM terhadap pembiayaan syariah memerlukan kombinasi antara intervensi edukasi yang intensif, inovasi produk dan skema penjaminan, serta peningkatan kualitas pelayanan dari lembaga keuangan syariah.

Peran Media Sosial dalam Meningkatkan Kesadaran Wakaf Uang di Kalangan Mahasiswa UINSU

Khairiah Saragih, Assifa, Zahratun Husna, Dini, Rusdi Hasibuan, Mhd., Samri Julianti Nasution, Yenni
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mendalami dan menganalisis peran media sosial dalam meningkatkan kesadaran wakaf uang di kalangan mahasiswa Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU), khususnya pada Fakultas Ekonomi… dan Bisnis Islam (FEBI). Di era transformasi digital, instrumen filantropi Islam seperti wakaf uang memerlukan pendekatan komunikasi yang adaptif untuk menjangkau generasi Z sebagai digital natives. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi lapangan (field research). Data primer dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dengan empat orang mahasiswa FEBI UINSU yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling, didukung oleh dokumentasi konten media sosial terkait. Analisis data menerapkan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial (seperti Instagram, YouTube, dan WhatsApp) memiliki peran strategis yang signifikan dalam memperluas literasi wakaf uang melalui penyajian konten visual yang menarik, kreatif, dan informatif seperti video pendek serta infografis. Namun, efektivitas sosialisasi ini masih menghadapi kendala, di antaranya konten yang terlalu umum dan kurangnya keterbukaan informasi. Mahasiswa mengharapkan adanya transparansi pelaporan penyaluran dana secara berkala serta pembuatan video tutorial teknis yang jelas. Selain itu, keterlibatan aktif organisasi kemahasiswaan dan gerakan kolektif teman sebaya di media sosial terbukti efektif dalam memicu minat dan membangun kepercayaan mahasiswa untuk berwakaf uang secara digital.

PENGELOLAAN MEDIA SOSIAL SEBAGAI STRATEGI PEMASARAN PENDIDIKAN DI SD NEGERI 158 PALEMBANG

Leni Maryati, Ade Akhmad Saputra
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengelolaan media sosial sebagai strategi pemasaran pendidikan di SD Negeri 158 Palembang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif dan desain studi… udi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari kepala sekolah, guru, serta pihak yang terlibat dalam pengelolaan media sosial sekolah. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan media sosial di SD Negeri 158 Palembang dilakukan secara sistematis melalui tahapan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan. Pada tahap perencanaan, sekolah menentukan jenis informasi, jadwal publikasi, serta dokumentasi yang akan digunakan dalam media sosial sekolah. Pada tahap pengorganisasian, pengelolaan media sosial dilakukan melalui kerja sama antar guru dan pihak sekolah dalam proses dokumentasi, penyusunan konten, dan publikasi informasi sekolah. Pada tahap pelaksanaan, media sosial dimanfaatkan untuk mempublikasikan kegiatan pembelajaran, prestasi siswa, kegiatan ekstrakurikuler, serta informasi akademik sekolah sebagai sarana promosi pendidikan dan komunikasi publik. Sedangkan pada tahap pengawasan, sekolah melakukan pengecekan konten sebelum dipublikasikan serta memantau respon masyarakat terhadap unggahan sekolah. Penelitian ini menunjukkan bahwa media sosial memiliki peran penting sebagai strategi pemasaran pendidikan dalam membangun citra positif sekolah, memperluas penyebaran informasi, serta meningkatkan komunikasi antara sekolah dan masyarakat. Dengan pengelolaan yang terencana dan terstruktur, media sosial dapat dimanfaatkan secara optimal sebagai sarana promosi pendidikan di era digital.

REKONSTRUKSI SISTEM PENDIDIKAN ISLAM PADA MASA KERAJAAN KLASIK DI SUMATERA

Mifta Nurjanna, Musdalipa, Idrus L
Abstract: Penelitian ini bertujuan mengkaji rekonstruksi historis kebijakan, institusi, dan praktik pendidikan Islam pada masa kerajaan-kerajaan klasik di Sumatera, khususnya Perlak, Samudra Pasai, Aceh, Minangkabau, dan Siak. Kajian… ian ini menempatkan perkembangan pendidikan Islam dalam konteks penyebaran dan pendalaman ilmu keislaman di Nusantara. Metode yang digunakan adalah pendekatan historis-komparatif dengan memanfaatkan sumber-sumber seperti naskah klasik, inskripsi, serta literatur sejarah.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan Islam mengalami institusionalisasi melalui lembaga tradisional seperti dayah, surau, dan madrasah, serta jalur pendidikan informal seperti majelis taklim dan halaqah. Terdapat tiga dimensi utama dalam perkembangan tersebut, yaitu: (1) pembentukan institusi pendidikan Islam, (2) pengembangan materi ajaran, kurikulum, dan metode, serta (3) peran jaringan ulama dalam transformasi sosial-keagamaan.Selain itu, penelitian ini menemukan adanya kesinambungan antara sistem pendidikan Islam pada masa kerajaan klasik dengan perkembangan pendidikan Islam modern, yang tercermin dari integrasi antara tradisi lokal dan ajaran Islam.

Membongkar Periodesasi Pendidikan Islam di Indonesia: Antara Fakta Sejarah dan Konstruksi Akademik

Muhammad Asriansyah, Ina, Idrus L
Abstract: Masalah dan tujuan penelitian ini adalah membongkar periodesasi pendidikan Islam di Indonesia serta mengkaji bagaimana narasi sejarah keislaman dibentuk melalui kebijakan kurikulum, PSPB, Sejarah Nasional Indonesia, dan… praktik historiografi. Metode yang digunakan menggabungkan kajian historiografi kritis berbasis studi pustaka-kritis dan analisis wacana terhadap dokumen kebijakan, buku teks sejarah, serta literatur keislaman nasional, dengan fokus pada era Pra-Kemerdekaan hingga Reformasi. Hasil menunjukkan adanya kontinuitas motif literasi keislaman yang direkonstruksi melalui kebijakan negara dan kurikulum, meskipun isi materi serta tokoh yang disorot berubah sesuai dinamika politik nasional. Narasi sejarah tidak netral; konstruksi akademi dipengaruhi oleh posisi penulis, institusi penerbitan, dan konteks ideologis masa tertentu, sehingga narasi masa lampau sering dipengaruhi tujuan politik dan budaya akademik yang dominan pada tiap periode. Analisis narasi kurikulum mengungkap bagaimana identitas nasional dibentuk melalui literasi keagamaan dan nilai patriotik; dekonstruksi narasi masa Orde Baru menyoroti potensi bias ideologis dan fragmentasi naratif yang memengaruhi pemahaman masa lampau. Secara global, kerangka wacana kritis menyediakan alat untuk menilai bahasa, metafora, dan framing teks serta membuka peluang narasi alternatif yang lebih inklusif. Celah metodologis utama meliputi keterbatasan integrasi antara analisis periodesasi dengan historiografi kritis serta keterbatasan basis data sumber primer; rekomendasi untuk masa depan adalah desain studi pustaka-kritis dengan analisis wacana terstruktur dan triangulasi sumber. Kontribusi teoretis utama adalah kerangka integratif yang memadukan revisionisme historis, dekonstruksi naratif, dan analisis wacana terhadap teks sejarah dan kurikulum nasional; secara empiris basis data sumber primer (arsip kebijakan, dokumen kurikulum, teks sejarah) memungkinkan rekontruksi periodesasi secara holistik. Implikasi kebijakan menekankan penyajian narasi sejarah Islam yang seimbang dengan konteks budaya lokal dan dinamika historiografi yang beragam, untuk meningkatkan literasi sejarah yang akurat; saran praktis meliputi penguatan arsip digital, akses terbuka terhadap dokumen kebijakan/kurikulum, serta penyelenggaraan forum ilmiah lintas disiplin untuk validasi temuan sebelum publikasi akhir.