Search Articles & Publications

Showing 1731 articles found for "Antar"

ISLAM TANPA PENAKLUKAN: MEMBACA ULANG PROSES ISLAMISASI NUSANTARA

Karyadi, Jusni Ramadhani, Idrus L
Abstract: Alih-alih menggunakan kekerasan untuk menaklukkan kepulauan Indonesia, bukti sejarah menunjukkan bahwa Islam tiba di sana secara damai dan melalui proses akulturasi. Dengan menggunakan metode sejarah sosio-religius, penelitian… litian ini berupaya menelaah kembali proses Islamisasi di kepulauan Indonesia dengan penekanan pada jalur-jalur yang berkelanjutan, adaptif, dan damai. Analisis literatur kualitatif terhadap karya sastra, publikasi ilmiah, dan penelitian terkini mengenai Islam di Nusantara merupakan metodologi yang digunakan. Kesimpulan utama membuktikan bahwa Islamisasi Nusantara terjadi melalui perdagangan, perkawinan, pendidikan, tasawuf, seni, dan lembaga keagamaan yang berfokus pada akulturasi budaya; penyebarannya berlangsung secara bertahap, damai, adaptif, dan terhubung melalui pusat-pusat peradaban seperti pelabuhan, kerajaan pesisir, pesantren, dan jaringan ulama. Dengan implikasi bagi studi peradaban Islam yang lebih inklusif dan kontekstual, kontribusi tematik artikel ini adalah mengemukakan kembali kerangka konseptual “Islam Tanpa Penaklukan” sebagai narasi global alternatif mengenai penyebaran agama. Kesimpulannya, mengingat dinamika pluralitas sosial-keagamaan, pendekatan damai dan akulturatif tidak hanya memudahkan penerimaan awal tetapi juga mengubah wajah Islam Nusantara, menjadikannya moderat, toleran, dan berkelanjutan.

ALAT-ALAT DIAGNOSIS PERUBAHAN ORGANISASI

Fauziyatul Iffah, Sheila Olga Lydia Ferani, Putri Dewi Sartika, Achmad Balya’ Haidar Ali Al Fayyad
Abstract: Perubahan organisasi merupakan hal yang tidak dapat dihindari, terutama dalam organisasi pendidikan yang berurusan dengan kemajuan teknologi, standar kualitas, dan lingkungan yang terus berubah. Oleh karena itu, organisasi… si memerlukan proses untuk mendiagnosis perubahan guna mengidentifikasi masalah dan menentukan langkah yang tepat. Tujuan penulisan makalah ini adalah untuk mengkaji konsep mendiagnosis perubahan organisasi serta beberapa alat yang dapat digunakan untuk menganalisis kondisi organisasi sebelum melakukan perubahan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode tinjauan pustaka (literature review) dengan memanfaatkan berbagai ringkasan buku dan artikel jurnal yang relevan. Temuan studi menunjukkan bahwa diagnosis perubahan organisasi membantu pemimpin memahami kondisi organisasi secara keseluruhan, termasuk strukturnya, proses kerja, hubungan antar karyawan, dan sistem manajemen. Berbagai alat diagnosis seperti Six-Box Model, McKinsey 7-S Framework, Star Model, Congruence Model, Burke-Litwin Model, dan Four-Frame Model. Melalui penggunaan alat diagnosis yang tepat, organisasi dapat menerapkan strategi manajemen perubahan yang lebih efektif, efisien, dan berkelanjutan untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas organisasi, terutama di lembaga pendidikan.

KEPEMIMPINAN KOLABORASI (COLLABORATIVE LEADERSHIP) DAN KEPEMIMPINAN AGILE (AGILE LEADERSHIP) DALAM LEMBAGA PENDIDIKAN

Fauziyatul Iffah, Sheila Olga Lydia Ferani, Putri Dewi Sartika
Abstract: Kepemimpinan memainkan peran penting dalam menentukan kesuksesan suatu organisasi, seperti lembaga pendidikan. Penting untuk memiliki gaya kepemimpinan yang dapat mendorong kerja sama tim dan beradaptasi dengan cepat terhadap… hadap perubahan. Penulisan ini bertujuan untuk membahas konsep kepemimpinan secara umum dan menjelaskan kepemimpinan kolaborasi (collaborative leadership) dan kepemimpinan agile (agile leadership) dalam konteks implementasinya beserta faktor pendukung dan penghambat di lembaga pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode tinjauan pustaka (literature review) dengan menganalisis berbagai sumber literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun kepemimpinan agile mendorong fleksibilitas, kreativitas, dan kemampuan beradaptasi terhadap perubahan, kepemimpinan kolaboratif mendorong partisipasi dan kerja sama di antara anggota organisasi. Kedua strategi ini dapat mendorong strategi pembelajaran yang lebih efektif, fleksibel, dan terfokus.

PERAN PESANTREN DALAM MENGEMBANGKAN LITERASI DIGITAL SANTRI SEBAGAI UPAYA TRANSFORMASI PENDIDIKAN ISLAM DI INDONESIA

Majdah Ahmad, Muh. Yusuf Mansur, Idrus L
Abstract: Pesatnya kemajuan teknologi digital menempatkan pesantren di Indonesia pada persimpangan kritis: beradaptasi dan memanfaatkan potensi era digital, atau tetap berada di pinggiran transformasi pendidikan nasional yang tengah… ah berlangsung. Penelitian ini menggunakan metode kajian pustaka sistematis (systematic literature review) untuk mengkaji peran pesantren dalam mengembangkan literasi digital santri sebagai bagian dari transformasi pendidikan Islam di Indonesia yang lebih luas. Masalah penelitian yang diangkat adalah kesenjangan konseptual dan praktis antara kerangka literasi digital yang dikembangkan dalam konteks pendidikan sekuler dengan karakteristik pedagogis, teologis, dan kultural pesantren yang unik. Dengan mengandalkan 25 sumber primer dari jurnal nasional dan internasional terakreditasi, buku, serta dokumen kebijakan yang terbit antara tahun 2015 hingga 2025, penelitian ini menemukan: (1) pesantren memiliki karakteristik institusional yang khas integrasi tafaqquh ft al-din dengan kehidupan komunal yang dapat dimanfaatkan sebagai aset, bukan hambatan, dalam pengembangan literasi digital; (2) kerangka etika Islam, khususnya prinsip tabayyun, amanah, dan mas’uliyyah, memberikan landasan normatif yang kuat bagi kewarganegaraan digital yang bertanggung jawab; dan (3) pesantren yang berhasil mengintegrasikan program literasi digital secara konsisten menunjukkan model yang tidak semata-mata tradisionalis maupun modernis tanpa kritik, melainkan bersifat integratif dan kontekstual. Penelitian ini ditutup dengan mengusulkan kerangka konseptual Literasi Digital Berbasis Pesantren (LDBP) yang dapat menginformasikan penelitian akademis maupun pengembangan kebijakan pendidikan Islam.

Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Rendahnya Konsentrasi Belajar Anak Usia Dini di PAUD Rolina

Anggi Erna Pratiwi, Yosinda Naberti, Vena Febiola Risdianto, Karolin Stevani, Miranda Afriza, Fauzi Kurniawan, Jubaidah Hasibuan
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor penyebab rendahnya konsentrasi belajar anak usia dini pada kegiatan pembelajaran di PAUD Rolina. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan… ngumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah anak-anak serta guru di PAUD Rolina. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rendahnya konsentrasi belajar anak dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu metode pembelajaran yang kurang variatif, lingkungan belajar yang kurang kondusif, penggunaan media pembelajaran yang terbatas, serta karakteristik perkembangan anak usia dini yang masih memiliki rentang perhatian pendek. Upaya yang dilakukan guru dalam meningkatkan konsentrasi anak antara lain melalui pembelajaran berbasis bermain, penggunaan media visual, serta pemberian aktivitas ice breaking. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di PAUD.

Penguatan Profil Pelajar Rahmatan Lil Alamin Melalui Moderasi Beragama di Mas Hidayatul Muslimin

Agung Wibosono
Abstract: Implementasi moderasi beragama dalam membentuk profil pelajar rahmatan lil alamin di MAS Hidayatul Muslimin 2 menghadapi tantangan serius akibat belum adanya regulasi institusional yang ajek. Penelitian ini bertujuan untuk… uk mengeksplorasi strategi penguatan karakter tersebut, mengidentifikasi kendala sistemik, serta merumuskan rekomendasi kebijakan yang aplikatif. Menggunakan metode studi kasus kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumen untuk mendapatkan gambaran menyeluruh mengenai praktik pembelajaran di madrasah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiadaan kebijakan resmi menyebabkan internalisasi nilai moderasi berjalan sporadis dan sangat bergantung pada inisiatif personal guru, sehingga aspek afektif siswa seringkali terabaikan oleh dominasi orientasi kognitif. Secara kontribusi teoritis, penelitian ini memperluas penerapan teori moral kolektif Emile Durkheim dengan memosisikan moderasi beragama sebagai fakta sosial yang harus dilembagakan untuk menciptakan integrasi sosial di lingkungan pendidikan. Sementara itu, secara kontribusi kebijakan, penelitian ini merekomendasikan perlunya formalisasi moderasi beragama ke dalam standar operasional prosedur madrasah serta restrukturisasi sistem penilaian karakter yang lebih autentik guna memastikan keberlanjutan program. Dengan demikian, sinergi antara otoritas kebijakan dan peningkatan kompetensi pedagogis guru menjadi fondasi utama dalam melahirkan generasi muslim yang inklusif dan responsif terhadap keberagaman plural.

Budaya Digital dan Tantangan Mewujudkan Masyarakat Madani di Kalangan Generasi Z

Sati, Lara, Gerin Anggreini, Girl Febby Rapyta Marpaung, Muhammad Rifai Harahap
Abstract: Perkembangan teknologi digital membawa perubahan besar dalam kehidupan generasi Z. Budaya digital memengaruhi cara mereka berpikir, berkomunikasi, dan berperilaku setiap hari. Sebaliknya, masyarakat yang beragam membutuhkan… kan masyarakat madani yang menjunjung tinggi keadilan, kemanusiaan, dan toleransi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh budaya digital terhadap Generasi Z dan tantangan dalam membangun masyarakat madani. Penelitian ini menggunakan metode tinjauan pustaka dengan menganalisis berbagai sumber ilmiah yang relevan. Data dianalisis secara deskriptif untuk memahami hubungan antara budaya digital dan kehidupan generasi Z. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya digital memiliki dampak positif dan negatif, dengan dampak positifnya termasuk ketergantungan pada teknologi, penyebaran informasi, dan peningkatan kreativitas. Dampak negatifnya termasuk menjadi ketergantungan pada teknologi dan meningkatkan kreativitas. Jadi dapat disimpulkan generasi Z harus menggunakan teknologi dengan hati-hati dan memiliki literasi digital yang baik agar mereka dapat membantu membangun masyarakat madani.

Kontribusi Rasa Percaya Diri Siswa Generasi Z Terhadap Efektivitas Pembelajaran

Astuti, Bunga Sri Dewi, Munali, Munali, Sumiati, Sumiati, Masruri, Ahmad, Masruri, Ahmad, Nurmala, Nurmala
Abstract: Rasa percaya diri merupakan aspek psikologis penting dalam proses pembelajaran, terutama bagi peserta didik Generasi Z yang tumbuh di era digital. Meskipun dikenal adaptif dan ekspresif, masih terdapat peserta didik yang&#8230; kurang berani menyampaikan pendapat dan berpartisipasi aktif di kelas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh rasa percaya diri terhadap efektivitas pembelajaran. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode regresi linier sederhana. Sampel penelitian berjumlah 60 responden yang dipilih melalui teknik probability sampling dengan metode simple random sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner yang disusun berdasarkan dimensi rasa percaya diri dan efektivitas pembelajaran, dengan analisis data menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang kuat antara rasa percaya diri dan efektivitas pembelajaran (R = 0,788). Koefisien determinasi (R² = 0,621) menunjukkan bahwa rasa percaya diri berkontribusi sebesar 62,1%, sedangkan sisanya dipengaruhi faktor lain. Uji signifikansi menunjukkan pengaruh positif dan signifikan (p < 0,05) dengan persamaan regresi Y = 5,436 + 0,812X. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan rasa percaya diri untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran.

Pengaruh Keberadaan Pengurus Terhadap Kedisiplinan Santri Pondok Pesantren Jam’iyyah Islamiyyah

Arrabbani, Mochamad Nauval, Munali, Munali, Sumiati, Sumiati, Masruri, Ahmad, Nurmala, Nurmala
Abstract: Keterlibatan aktif pengurus dalam kegiatan Pondok Pesantren merupakan faktor penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan mendukung kedisiplinan santri. Keterlibatan ini memerlukan sistem pengorganisasian yang terstruktur&#8230; ruktur agar tercipta kerja sama yang efektif dan sinergis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pengurus melalui kualitas hubungan interpersonal dalam meningkatkan kedisiplinan santri di Pondok Pesantren Jam’iyyah Islamiyyah. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik simple random sampling terhadap 60 santri. Instrumen berupa kuesioner yang mencakup dimensi kedekatan sosial, komunikasi terbuka, dukungan sosial, dan kenyamanan berinteraksi, dengan analisis menggunakan SPSS versi 27. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang cukup kuat antara peran pengurus dan disiplin santri (R = 0,760). Koefisien determinasi sebesar 0,577 menunjukkan kontribusi 57,7%, sedangkan 42,3% dipengaruhi faktor lain. Uji signifikansi menunjukkan pengaruh signifikan (p < 0,05) dengan persamaan regresi Y = 9,904 + 0,739X. Penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan peran pengurus dalam membentuk kedisiplinan santri.

Konsep Habis Dibagi Menjadi Konsep dan Aplikasinya Bilangan Prima

Dwi Andini, Safrida Napitupulu, Nurjannah, Putri Juwita, Sutarini
Abstract: Konsep habis dibagi dan bilangan prima merupakan elemen dasar dalam teori bilangan matematika. Habis dibagi berarti suatu bilangan a dapat dibagi oleh bilangan b tanpa sisa, ditulis a mod b = 0. Konsep ini menjadi fondasi&#8230; i untuk memahami kelipatan, faktor, dan hubungan antar bilangan. Bilangan prima adalah bilangan asli lebih dari 1 yang hanya memiliki dua faktor positif, yaitu 1 dan dirinya sendiri. Bilangan prima terkecil adalah 2 (satu-satunya prima genap), sedangkan lainnya bersifat ganjil. Sifat unik ini menjadikannya sangat penting dalam matematika murni dan terapan. Artikel ini menjelaskan definisi serta sifat kedua konsep tersebut, beserta aplikasinya dalam kehidupan nyata. Di antaranya kriptografi melalui algoritma RSA yang mengandalkan perkalian bilangan prima besar untuk keamanan data digital, transaksi online, dan perbankan. Selain itu, diterapkan dalam pemrograman (misalnya Sieve of Eratosthenes), analisis keuangan, kompresi data, serta pengembangan teori bilangan. Pemahaman mendalam terhadap konsep ini mendukung kemajuan teknologi informasi dan keamanan siber di era digital.