Abstract:Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Banyuwangi saat ini mengelola arsip secara manual menggunakan Excel, yang berdampak pada lambatnya proses pencarian dan pelaporan arsip. Oleh karena itu, penelitian ini merancang…
erancang sistem informasi pengelolaan arsip berbasis web untuk mendukung efisiensi, aksesibilitas, dan pengawasan arsip. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pengelolaan arsip berbasis web yang dikembangkan mampu mempercepat pencarian arsip, mempermudah pelaporan, dan mengurangi kesalahan administrasi. Sistem ini diharapkan dapat meningkatkan kinerja pengelolaan arsip pada instansi pemerintah dan memenuhi kebutuhan pengguna dalam mengelola informasi kependudukan secara optimal.
Abstract:Sistem informasi adalah intergrasi dari komponen-komponen yang telah dianalisis dan diproses sehingga menghasilkan infromasi yang diperlukan untuk dapat membantu manajer dalam pengambilan suatu keputusan GIS dalam peran…
yang krusial di berbagai bidang, termasuk pemetaan lingkungan, pengelolaan sumber daya alam, dan pemantauan perubahan lingkungan. GIS memungkingkan pemetaan dan analisis data spasial, sehingga sangat berguna untuk memvisualisasi pola, hubungan dan tren yang terdapat dalam data geigrafis Perpustakaan adalah sebuah ruangan atau gedung yang digunakan untuk menyimpan buku dan terbitan lainnya yang biasanya disimpan menurut tata susunan tertentu yang digunakan pembaca bukan untuk dijual perpustakaan secara teoritis merupakan jantung suatu lembaga pendidikan atau lembaga negara. Perpustakaan secara memiliki peran vital dalam membantu pengguna memperoleh, mengevaluasi, dan menggunakan informasi secara efektif, yang merupakan dasar dari literasi informasi. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa perancangan sistem informasi geografis Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Banyuwangi yang berbasis website dapat dibuat dengan sangat baik dan kolektif. Sistem informasi geografis diharapkan bisa memberikan kemudahan dalam sektor pemetaan perpustakaan di kabupaten banyuwangi. Keuntungan dari pembuatan sistem ini adalah untuk meningkatkan kinerja dan kelancaran dalam pencarian perpustakaan dan juga mempermudah kepada masyarakat awam yang tidak paham dalam menemukan lokasi yang tepat desain sistem informasi geografis yang dirancang menggunakan metode SDLC(Software Development Life Cycle) telah melalui tahapan pengujian dan evaluasi yang bahwa sistem ini dapat memberikan dampak positif baik pada pihak dinas perpustakaan dan kearsipan banyuwangi atau masyarakat banyuwangi.
Abstract:Merancang sistem integrasi galeri, perpustakaan, arsip, dan museum (GLAM) di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Banyuwangi merupakan solusi terahadap terbatasnya informasi secara publik. Sistem GLAM memiliki kemampuan menyediakan…
nyediakan data yang efektif dalam mengatasi keterpisahan pengelolaan informasi di antara berbagai sektor yang berdampak pada rendahnya akses informasi dan kunjungan publik. Sstem GLAM menyediakan informasi dari perpustakaan berupa buku, galeri, arsip, dan museum, serta memperkaya pengalaman pengguna. Integrasi ini juga diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pelestarian budaya lokal. Sistem ini juga berkontribusi dalam meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menjaga budaya lokal serta meningkatkan kunjungan
Abstract:Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa, solusi pemecahan masalah tersebut adalah penggunaan model Project Based Learning (PjBL) dalam proses pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan…
deskripsikan peningkatan hasil belajar matematika pada siswa kelas IV UPT SD Negeri 11 Lubuk Jaya Kecamatan Sungai Pagu Kabupaten Solok Selatan. Jenis Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Pelaksanaan penelitian dilaksanakan pada siswa kelas IV UPT SD Negeri 11 Lubuk Jaya yang peneliti lakukan dari tanggal 22 Juli s/d 1 Agustus 2024 dalam dua siklus, masing-masing siklus 2 pertemuan yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Penilaian hasil belajar siswa pada kondisi awal mata pelajaran matematika memperoleh persentase 36,84%, pada siklus I memperoleh persentase sebesar 40% dan siklus II 90%. Proses pembelajaran siklus I pada aspek guru memperoleh persentase 84,84% dan aspek siswa 77%, pada siklus II aspek guru memperoleh persentase sebesar 95% dan pada aspek siswa sebesar 93,93%. Berdasarkan pesentase pembelajaran tersebut, sudah terjadi peningkatan proses pembelajaran dan sudah mencapai indikator keberhasilan. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa penggunaan model Project Based Learning (PjBL) dapat meningkatkan hasil belajar matematika pada siswa kelas IV UPT SD Negeri 11 Lubuk Jaya Kecamatan Sungai Pagu Kabupaten Solok Selatan.
Abstract:Stunting pada balita merupakan permasalahan kesehatan masyarakat yang serius dan memerlukan penanganan segera melalui deteksi dini yang akurat. CNN (Convolutional Neural Network) merupakan metode yang akurat, efektif dan…
tepat sasaran dalam memberikan hasil yang akurat dan presisi. Implementasi metode CNN dapat mengklasifikasikan status stunting pada balita berdasarkan parameter antropometri dan karakteristik kesehatan. Dataset yang digunakan terdiri dari 6.500 sampel data balita dengan 8 variabel meliputi jenis kelamin, usia, berat lahir, panjang lahir, berat badan, panjang badan, riwayat ASI eksklusif, dan status stunting. Metodologi yang digunakan melibatkan serangkaian tahapan preprocessing data termasuk standardisasi fitur menggunakan StandardScaler, pemisahan data training (80%) dan testing (20%), serta penggunaan arsitektur CNN yang terdiri dari layer konvolusi 1D dengan 32 filter, max pooling, dan dense layer. Model dilatih menggunakan optimizer Adam dengan fungsi loss categorical crossentropy selama 10 epoch dan batch size 32. Evaluasi performa model dilakukan menggunakan berbagai metrik termasuk accuracy, precision, recall, dan F1-score.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa model CNN yang dikembangkan mencapai performa yang sangat baik dengan akurasi 90%, precision 89%, recall 92%, dan F1-score 91%. Analisis confusion matrix mengkonfirmasi kemampuan model dalam mengklasifikasikan kedua kelas yaitu pada stunting dan non-stunting secara seimbang. Temuan ini mengindikasikan bahwa implementasi CNN efektif dalam mengidentifikasi status stunting pada balita dan berpotensi menjadi alat bantu yang berharga dalam screening stunting di fasilitas kesehatan.
Abstract:Sistem informasi dapat menyajikan data akurat, efektif dan efesian. Pengajuan beasiswa merupakan hal penting dalam meningkatkan akses pendidikan bagi masyarakat. Namun, proses pengajuan yang masih manual sering kali menyebabkan…
ebabkan kendala dalam efisiensi dan transparansi. Penelitian ini bertujuan untuk membuat sistem informasi pengajuan beasiswa berbasis web yang dapat memudahkan masyarakat kabupaten Bondowoso dalam mengakses informasi dan mengajukan permohonan beasiswa. Metode yang digunakan dalam sistem informasi menggunakan waterfall, yang mencakup analisis kebutuhan, desain, pengembangan, dan pengujian. Sistem yang dibuat dilengkapi dengan fitur registrasi pengguna, pengisian formulir pengajuan, dan pelacakan status permohonan. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi pengelolaan beasiswa, mempercepat proses pengajuan, serta memberikan transparansi dalam penyaluran beasiswa kepada masyarakat yang membutuhkan. Dengan adanya sistem ini, diharapkan pada Bagian Kesejahteraan Rakyat di Kabupaten Bondowoso dapat meningkat, sehingga memberikan dampak positif bagi pengembangan sumber daya manusia di daerah tersebut.
Abstract:Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya hasil belajar Bahasa Indonesia dikarenakan kurangnya penggunaan model dan proses pembelajaran belum optimal. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan peningkatan hasil…
pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas II.
Jenis penelitian yaitu Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan menggunakan model induktif kata bergambar berbasis TPACK. Subjek penelitian yaitu peserta didik kelas II SD Negeri 16/III Pondok Siguang Kabupaten Kerinci pada semester 1 tahun pelajaran 2024/2025. Penelitian ini menghasilkan data kuantitatif dan kualitatif. Data kuantitatif berupa hasil belajar peserta didik dan data kualitatif berupa hasil lembar observasi guru dan peserta didik.
Penelitian ini dilakukan sebanyak dua siklus dan terdiri dari 3 kali pertemuan. Peningkatan hasil belajar ditandai oleh peningkatan ketuntasan belajar peserta didik. Pada siklus I didapatkan hasil belajar Bahasa Indonesia 40%, sedangkan pada siklus II 93,33%, maka terjadi peningkatan 53,33%. Pada pengamatan aktivitas guru juga mengalami peningkatan dari siklus I yaitu 81,03%, lalu meningkat pada siklus II yaitu 94,82%. Sedangkan pada aspek peserta didik siklus I yaitu 62,15%, lalu meningkat pada siklus II yaitu 92,91%. Maka dapat disimpulkan bahwa penelitian tindakan kelas menggunakan model induktif kata bergambar berbasis TPACK dapat meningkat proses dan hasil belajar peserta didik.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi masalah perancangan sistem informasi pada aplikasi E-arsip di instansi Badan Kesatuan Bangsa dan Politik kabupaten Banyuwangi. Sebelumnya, proses aplikasi E-arsip ini dilakukan secara…
cara manual oleh pegawai, yang rentan menimbulkan konflik seperti kesalahan dalam pembagian arsip. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan studi pustaka.
Solusi yang ditawarkan aladah pengembangan sistem informasi pengarsipan berbasis web, yang dirancang menggunakan metode Software Development Life Cycle (SDLC) dengan model waterfall. Metode ini melibatkan tahapan analisis, perancangan, dan desain sistem secara bertahap. Sistem ini memungkinkan pegawai dan staf untuk mengakses dan mengelola arsip secara real-time, sehingga meningkatkan efisien dan fleksibilitas dalam pengelolaan arsip. Diharpkan, implementasi sistem ini dapat meminimalisir konflik pengarsipan serta meningkatkan efektifitas dalam penggunaan waktu, ruang, dan sumber daya manusia di instansi BAKESBANGPOL Banyuwangi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sistem yang dikembangkan dapat mempermudah proses pengarsipan dan mudah di akses.
Abstract:Perkembangan teknologi yang pesat mendorong masyarakat untuk beradaptasi dalam aktivitas sehari-hari dengan cara yang lebih mudah, cepat, dan efektif. Salah satu inovasi di bidang administrasi adalah Sistem Informasi Administrasi…
inistrasi Kependudukan (SIAK), yang memungkinkan pembuatan data kependudukan secara cepat dan akurat di seluruh wilayah Indonesia. Pemerintah pusat, melalui Dukcapil Kementerian Dalam Negeri, meluncurkan identitas kependudukan digital sebagai bentuk digitalisasi dokumen kependudukan yang dapat diakses melalui aplikasi di ponsel. Meskipun aplikasi ini memudahkan masyarakat, beberapa pengguna masih menghadapi kendala, terutama terkait keamanan data. Sebagai solusi keamanan, teknologi pengenalan wajah berbasis machine learning menjadi opsi potensial dalam memastikan identitas digital yang lebih aman. Teknik seperti Convolutional Neural Networks (CNN) terbukti efektif dalam mengenali fitur wajah, memungkinkan sistem untuk mengidentifikasi individu dengan akurasi tinggi, terutama dalam konteks keamanan. Namun teknologi ini menghadapi tantangan, seperti variasi pose, pencahayaan, dan ekspresi wajah, yang mempengaruhi kinerja sistem pengenalan wajah. Studi ini mengkaji pentingnya evaluasi model pembelajaran mesin, seperti akurasi dan recall, untuk memastikan efektivitas sistem dalam mendeteksi dan mencegah akses yang tidak sah. Dalam masyarakat, pemerintah memiliki tanggung jawab memberikan layanan optimal sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik. Optimalisasi informasi teknologi diharapkan memberikan manfaat luas bagi masyarakat, memperkuat peran aparat
Abstract:Rendahnya hasil belajar siswa kondisi awal dalam proses pembelajaran mata pelajaran Bahasa Indonesia yaitu dengan persentase ketuntasan sebesar 33% dan yang belum tuntas 77%. Dikarenakan kurangnya pemahaman siswa terhadap…
p pembelajaran Bahasa Indonesia kelas II SDN 15/III Tanjung Pauh Mudik Kabupaten Kerinci. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Pelaksanaan penelitian dilaksanakan pada siswa kelas II SDN 15/III Tanjung Pauh Mudik yang peneliti lakukan dari tanggal 22 Juli 2024 s/d 2 Agustus 2024 dalam 2 siklus, masing-masing siklus terdiri dari 3 pertemuan yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Penilaian hasil belajar siswa pada kondisi awal mata pelajaran Bahasa Indonesia memperoleh persentase 33% pada siklus I memperoleh persentase sebesar 36,6% karena tingkat keberhasilan siswa belum mencapai keberhasilan maka penelitian dilanjutkan ke siklus II. Pada siklus II di peroleh 86,6%, maka terjadi peningkatan 50%. Pada observasi aktivitas guru siklus I mendapatkan persentase sebesar 50%, siklus II mendapatkan persentase 88%, terjadi peningkatan 38%. Pada observasi siswa siklus I mendapatkan persentase 55%, siklus II mendapatkan persentase 70,67%, terjadi peningkatan sebesar 15,67%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat di simpulkan bahwa penggunaan model Role Playing dapat meningkatkan hasil belajar siswa di kelas II SDN 15/III Tanjung Pauh Mudik.