Search Articles & Publications

Showing 1170 articles found for "Asin"

PEMBERDAYAAN IBU RUMAH TANGGA DALAM PENANGANAN AWAL KEGAWATDARURATAN ANAK TERSEDAK DAN KEJANG DEMAM DI DESA TIMBUSENG KAB. TAKALAR

Samsir, Samsir, Alamsyah, Alamsyah, Tuhuri, Asri, Rosmini, Rosmini, Fitranur, Anisa, Ramadani, Suci
Abstract: Anak usia balita rentan mengalami kondisi kegawatdaruratan medis di lingkungan rumah, di mana insiden yang paling sering dijumpai adalah tersedak benda asing dan kejang demam. Keterlambatan atau kesalahan dalam penanganan… n awal di masa golden period (4-6 menit) dapat berakibat fatal, seperti kerusakan otak hingga kematian. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan melatih keterampilan praktis ibu rumah tangga di RW 01 Desa Timbuseng, Kabupaten Takalar, dalam melakukan pertolongan pertama secara mandiri. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif yang terbagi dalam tahap edukasi kognitif dan pelatihan simulasi (hands-on training) menggunakan alat peraga. Kegiatan ini diikuti oleh 15 ibu rumah tangga. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan dengan rata-rata nilai pre-test 45/100 meningkat menjadi 88/100 pada post-test. Pada capaian psikomotorik, 87% peserta berhasil melakukan manuver back blow, 80% menguasai Heimlich maneuver, serta 100% peserta mampu mempraktikkan posisi miring mantap dan kompres yang tepat. Edukasi dan simulasi terbukti efektif dalam mendekonstruksi mitos penanganan yang keliru dan meningkatkan kesiapsiagaan ibu rumah tangga sebagai first responder kegawatdaruratan anak di rumah.

PENERAPAN E-KINERJA DALAM PENINGKATAN AKUNTABILITAS DI DINAS LINGKUNGAN HIDUP KABUPATEN POHUWATO

Malik, Siti Anisa, Aneta, Asna, Nan, Yacob Noho
Abstract: Penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) mendorong instansi pemerintah untuk mengadopsi teknologi digital dalam pengelolaan kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN). Salah satu implementasinya adalah penggunaan… n aplikasi E-Kinerja yang bertujuan meningkatkan efektivitas, transparansi, dan akuntabilitas kinerja pegawai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan E-Kinerja dalam peningkatan akuntabilitas di Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pohuwato yang ditinjau dari aspek akuntabilitas waktu, akuntabilitas hasil, dan akuntabilitas finansial. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap lima informan yang terdiri atas pejabat struktural, operator sistem, dan staf pelaksana. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan teknik triangulasi sumber untuk menjamin keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan E-Kinerja mampu meningkatkan akuntabilitas kinerja pegawai di Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pohuwato. Pada aspek akuntabilitas waktu, sistem E-Kinerja mendorong kedisiplinan pegawai dalam melaporkan aktivitas kerja secara tepat waktu melalui kewajiban penginputan kinerja harian. Pada aspek akuntabilitas hasil, setiap aktivitas kerja harus sesuai dengan Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) dan didukung oleh bukti fisik yang diverifikasi oleh atasan sehingga hasil kerja menjadi lebih terukur dan dapat dipertanggungjawabkan. Pada aspek akuntabilitas finansial, E-Kinerja meningkatkan transparansi dan objektivitas dalam pemberian Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) yang didasarkan pada capaian kinerja. Dengan demikian, penerapan E-Kinerja berkontribusi dalam menciptakan sistem penilaian kinerja yang lebih akuntabel, transparan, dan berbasis kinerja di lingkungan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pohuwato.

ANALISIS KELAYAKAN SALURAN DRAINASE PRACETAK JENIS U-DITCH PADA TANAH GAMBUT DI DESA WONOSARI, KABUPATEN BENGKALIS

Utami, Anggi Adhelia, Febrian, Oni, Syarimah, Marita
Abstract: Tanah gambut memiliki karakteristik kompresibilitas yang tinggi sehingga berpotensi mengalami penurunan apabila menerima pembebanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik tanah gambut, menganalisis besarnya… rnya penurunan akibat pembebanan saluran drainase pracetak jenis U-Ditch, serta memberikan rekomendasi penerapannya pada tanah gambut di Desa Wonosari Barat, Kabupaten Bengkalis. Penelitian dilakukan menggunakan metode kuantitatif berdasarkan hasil pengujian laboratorium terhadap enam sampel tanah dari dua titik pengujian. Parameter yang dianalisis meliputi Liquid Limit (LL), Plastic Limit (PL), Plasticity Index (PI), angka pori awal (e0), dan Compression Index (Cc). Analisis settlement dilakukan secara teoritis menggunakan persamaan konsolidasi primer Terzaghi pada tiga kondisi pembebanan. Hasil penelitianmenunjukkan rata-rata penurunan meningkat seiring bertambahnya beban, dengan nilai masing-masing 0,0384 m (3,84 cm), 0,0472 m (4,72 cm), dan 0,0572 m (5,51–5,72 cm) untuk kondisi U-Ditch kosong, terisi sebagian, dan terisi penuh. Hasil ini dapat menjadi dasar dalam perencanaan penerapan saluran drainase pracetak jenis U-Ditch pada tanah gambut.

PEMBERDAYAAN UMKM MELALUI INOVASI PRODUK DAN PENGUATAN IDENTITAS PRODUK PANGAN LOKAL DI DESA KETANDAN

Pradana, Azaria Eda, Kamil, Rafli Zulfa, Putra, Hega Bintang Pratama, Fauziyyah, Shellin Ghaisani Nuur, Hidayati, Dwi Isma, Shobriyani, Raihana, Syata, Siti Afifah, Inasari, Damaira, Prasetyo, Dzaki Maulana Putra
Abstract: Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) pangan di Desa Ketandan memiliki potensi untuk dikembangkan melalui pemanfaatan komoditas lokal, namun masih menghadapi keterbatasan dalam inovasi produk, pengemasan, identitas produk,… duk, pemasaran, serta pemahaman mengenai standardisasi dan legalitas pangan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kapasitas pelaku UMKM melalui inovasi produk dan penguatan identitas produk pangan lokal. Kegiatan dilaksanakan pada Juli–Agustus 2026 di Desa Ketandan, Kecamatan Klaten Utara, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, dengan melibatkan empat UMKM pangan, yaitu UMKM nastar, kroket, karak, dan roti Kit Kut. Metode yang digunakan meliputi observasi, wawancara dan diskusi, edukasi, demonstrasi, praktik langsung, pengembangan produk, serta pendampingan kemasan dan identitas produk. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test yang diikuti oleh 30 peserta serta dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Kegiatan menghasilkan pengembangan identitas produk pada UMKM nastar, inovasi isian jagung dan pengemasan vakum pada UMKM kroket, inovasi rasa serta perbaikan kemasan pada UMKM karak, dan pengembangan media pemasaran pada UMKM roti Kit Kut. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan rata-rata pemahaman peserta sebesar 23,70%, dari 70,3 pada pre-test menjadi 87,0 pada post-test. Program ini menunjukkan bahwa pendampingan yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing UMKM dapat meningkatkan pemahaman peserta sekaligus menghasilkan alternatif pengembangan produk dan pemasaran yang aplikatif untuk mendukung peningkatan daya saing UMKM pangan lokal.

Strategi Promosi Dalam Mendorong Jumlah Konsumen Di Pasar Seni To'pao Kabupaten Toraja Utara

Nolan Kadang, Isak Pasulu, Dwibin Kannapadang
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi Pasar Seni To'Pao yang dapat dijadikan sebagai daya tarik promosi, menganalisis hambatan yang dihadapi dalam pelaksanaan promosi, serta merumuskan strategi promosi… yang tepat untuk mendorong peningkatan jumlah konsumen di Pasar Seni To'Pao Kabupaten Toraja Utara. Pasar seni berbasis budaya memiliki peran strategis dalam mendukung pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif daerah, namun banyak di antaranya menghadapi tantangan dalam menarik konsumen akibat promosi yang belum optimal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Informan penelitian terdiri atas empat pelaku UMKM dan empat pengunjung Pasar Seni To'Pao yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pasar Seni To'Pao memiliki potensi besar untuk dikembangkan melalui strategi promosi, antara lain keunikan produk kerajinan khas Toraja, lokasi yang strategis di jalur utama Rantepao-Makale, identitas budaya yang kuat, serta keberadaan pelaku UMKM yang menghasilkan produk berkualitas. Namun, kegiatan promosi masih menghadapi berbagai hambatan, yaitu belum optimalnya pemanfaatan media digital, terbatasnya penyebaran informasi kepada masyarakat, berkurangnya jumlah kios yang aktif beroperasi, tingginya persaingan dengan pusat oleh-oleh lainnya, serta jumlah kunjungan yang belum stabil. Berdasarkan kondisi tersebut, strategi promosi yang direkomendasikan meliputi optimalisasi promosi digital melalui media sosial, penguatan promosi berbasis budaya Toraja, peningkatan kerja sama dengan pemerintah dan pelaku industri pariwisata, penyelenggaraan kegiatan promosi secara berkala, serta peningkatan kualitas pelayanan dan kenyamanan kawasan. Penerapan strategi tersebut diharapkan mampu meningkatkan jumlah konsumen sekaligus memperkuat posisi Pasar Seni To'Pao sebagai destinasi wisata belanja berbasis budaya di Kabupaten Toraja Utara. This study aims to identify the potential of To'Pao Art Market that can be utilized as a promotional attraction, analyze the obstacles encountered in implementing promotional activities, and formulate appropriate promotion strategies to increase the number of consumers at To'Pao Art Market in North Toraja Regency. Culture-based art markets have a strategic role in supporting the development of regional tourism and the creative economy, yet many face challenges in attracting consumers due to suboptimal promotion. This study employed a qualitative approach with a descriptive research design. The research informants consisted of four MSME actors and four visitors to To'Pao Art Market, who were selected using purposive sampling. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation, and were analyzed using the interactive model of Miles, Huberman, and Saldaña, which includes data collection, data condensation, data display, and conclusion drawing. The findings indicate that To'Pao Art Market possesses considerable potential to support promotional activities, including the uniqueness of Torajan handicraft products, its strategic location on the main Rantepao-Makale route, a strong cultural identity, and the presence of local MSMEs producing high-quality products. However, promotional activities are constrained by several factors, including the limited utilization of digital media, inadequate dissemination of information to the public, the decreasing number of active kiosks, intense competition with other souvenir centers, and unstable visitor numbers. Based on these findings, the recommended promotion strategies include optimizing digital promotion through social media, strengthening culture-based promotional content highlighting Torajan heritage, enhancing collaboration with the government and tourism stakeholders, organizing promotional and cultural events on a regular basis, and improving service quality and visitor convenience. The implementation of these strategies is expected to increase the number of consumers while strengthening the position of To'Pao Art Market as a cultural shopping destination in North Toraja Regency. 

Analisis Perilaku Konsumen Dalam Memutuskan Pembelian Cinderamata Di Objek Wisata Ke'te Kesu'

Jeticia Lolotoding, Isak Pasulu, Dwibin Kannapadang
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perilaku konsumen dalam keputusan pembelian cinderamata di kawasan Wisata Ke'te Kesu' Kabupaten Toraja Utara. Industri pariwisata budaya telah bertransformasi menjadi industri… berbasis pengalaman yang mengedepankan nilai emosional, simbolik, dan kultural. Dalam konteks ini, pembelian cinderamata tidak hanya berfungsi sebagai barang konsumsi, tetapi juga sebagai simbol kenangan, identitas budaya, dan representasi pengalaman wisata. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap lima wisatawan sebagai informan kunci dan lima pelaku UMKM sebagai informan pendukung. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keputusan pembelian cinderamata di kawasan Wisata Ke'te Kesu' dipengaruhi oleh empat faktor utama, yaitu faktor budaya, sosial, pribadi, dan psikologis. Faktor budaya dan psikologis merupakan faktor yang paling dominan karena wisatawan memandang cinderamata sebagai representasi budaya Toraja yang autentik dan memiliki makna simbolik. Proses keputusan pembelian berlangsung melalui lima tahapan: pengenalan kebutuhan, pencarian informasi, evaluasi alternatif, keputusan pembelian, dan perilaku pasca pembelian. Wisatawan melakukan pertimbangan terhadap harga, kualitas, keunikan, dan nilai budaya produk sebelum memutuskan membeli. Pengalaman wisata yang positif memberikan pengaruh terhadap kepuasan wisatawan dan mendorong niat membeli ulang serta rekomendasi kepada orang lain. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keputusan pembelian cinderamata di kawasan Wisata Ke'te Kesu' tidak hanya dipengaruhi oleh kebutuhan fungsional, tetapi juga oleh nilai budaya, pengalaman emosional, dan persepsi wisatawan terhadap keaslian produk budaya Toraja. Abstract is a brief summary of the paper to help readers quickly determine the main research problem, solutions to solving This study aims to analyze consumer behavior in purchasing decisions of souvenirs at the Ke'te Kesu' Tourism Area in North Toraja Regency. The cultural tourism industry has transformed into an experience-based industry that prioritizes emotional, symbolic, and cultural values. In this context, souvenir purchases serve not only as consumer goods but also as symbols of memories, cultural identity, and representations of tourist experiences. This research employs a qualitative descriptive approach with data collection techniques through in-depth interviews, observation, and documentation involving five tourists as key informants and five MSME actors as supporting informants. Data analysis was conducted through data reduction, data display, and conclusion drawing. The results show that souvenir purchasing decisions at the Ke'te Kesu' Tourism Area are influenced by four main factors: cultural, social, personal, and psychological factors. Cultural and psychological factors are the most dominant because tourists perceive souvenirs as authentic representations of Toraja culture with symbolic meaning. The purchase decision process occurs through five stages: need recognition, information search, alternative evaluation, purchase decision, and post-purchase behavior. Tourists consider price, quality, uniqueness, and cultural value before deciding to purchase a product. Positive tourism experiences influence tourist satisfaction and encourage repeat purchase intentions and recommendations to others. This study concludes that souvenir purchasing decisions at the Ke'te Kesu' Tourism Area are not only influenced by functional needs but also by cultural values, emotional experiences, and tourists' perceptions of the authenticity of Toraja cultural products.

TikTok Shop Live Streaming and Gen Z’s Repurchase Intention in Fashion Retail: The Mediating Role of Customer Experience

Sandira, Nur Fadilah Ayu, Sarah, Nulthazam, Ridha, Achmad, Rostina, Sachrir, Muh. Irshan
Abstract: Fashion sellers on TikTok Shop increasingly rely on live streaming marketing to engage Generation Z consumers, although how well this approach translates into repeat purchases remains underexplored, particularly the extent… nt to which customer experience functions as a psychological link between the two. This study examines how live streaming marketing influences repurchase intention through customer experience as a mediating variable, focusing on Generation Z fashion consumers who use TikTok Shop in Makassar City. A quantitative design was applied, drawing on a purposive sample of 280 respondents, with data analyzed through SEM-PLS using SmartPLS 4. Findings reveal that live streaming marketing has a positive and significant influence on customer experience, whereas its direct effect on repurchase intention is not significant. Customer experience, in turn, positively and significantly affects repurchase intention and fully mediates the link between live streaming marketing and repurchase intention. These patterns suggest that Generation Z consumers remain skeptical of direct marketing cues and instead give greater weight to personal experience quality when deciding to repurchase. The study extends the Stimulus-Organism-Response framework to the live commerce setting and offers practical guidance for sellers to redirect marketing efforts from promotional intensity toward building immersive, personalized shopping experiences.

The Effect of Digital Leadership, Learning Agility, and Employee Engagement on Employee Performance

Puspitosari, Arien Anjar, Graha, Andi Nu
Abstract: The rapid development of digital technologies has transformed organizational work environments and created new demands for leadership, employee adaptability, and engagement. This study aims to examine the effect of digital&#8230; al leadership, learning agility, and employee engagement on employee performance. A quantitative approach with a cross-sectional survey design was employed. Data were collected from 250 employees using a structured questionnaire measured on a five-point Likert scale. The data were analyzed using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) to evaluate the measurement and structural models. The results demonstrate that digital leadership has a positive and significant effect on employee performance (β = 0.247; t = 4.218; p < 0.001). Learning agility also has a positive and significant effect on employee performance (β = 0.286; t = 5.037; p < 0.001). Furthermore, employee engagement has the strongest positive and significant effect on employee performance (β = 0.411; t = 7.126; p < 0.001). The model explains 68.4% of the variance in employee performance, indicating substantial explanatory power. These findings highlight the importance of integrating digitally capable leadership, continuous employee learning, and strong employee engagement to improve performance in an increasingly dynamic and technology-driven work environment. The study contributes to the understanding of how organizational and individual factors jointly support employee performance in the digital era

Digital Experience and Customer Loyalty: The Mediating Roles of Impulsive Buying and Purchasing Decisions

Azhari, Azlan, Yulia Angraini, Devita, Amrial, Amrial
Abstract: This study aims to analyze the influence of E-Service Quality and Brand Image on Customer Loyalty in e-commerce through Impulsive Buying and Purchasing Decisions s on the Erigo fashion brand. This study uses a quantitative&#8230; ve approach with an accidental sampling method, where respondents are consumers who have purchased Erigo fashion products through the e-commerce platform. The number of respondents in this study was 100 people. Data were collected through an online questionnaire and analyzed using the Partial Least Squares (PLS) method with the help of SmartPLS 3 software. The results show that E-Service Quality and Brand Image have a positive and significant effect on Impulsive Buying and Purchasing Decisions s. In addition, Impulsive Buying and Purchasing Decisions s have a positive and significant effect on Customer Loyalty. E-Service Quality and Brand Image also have a positive and significant effect on Customer Loyalty through Impulsive Buying and Purchasing Decisions s. These findings confirm that improving digital service quality and a strong brand image strategically contribute to the formation of impulsive buying behavior and Purchasing Decisions s that ultimately drive Erigo customer loyalty on the e-commerce platform.

Market Image, TikTok Promotion, and Visit Intention: The Mediating Role of Perceived Shopping Accessibility in a Traditional Market

Yusuf, Muh. Arsyad, Budiyanti, Hety, Riu, Isma Azis, Hasnidar, Azhari, Azlan
Abstract: Traditional markets face increasing competition from modern retail and digital commerce, requiring effective strategies to sustain consumers' visit intention despite physical accessibility constraints. This study investigates&#8230; gates the effects of market image and TikTok promotion on consumers' visit intention, with perceived shopping accessibility serving as a mediating variable in the context of Pasar Cidu Makassar. A quantitative approach was employed using survey data collected from 130 consumers who had visited Pasar Cidu Makassar. The data were analyzed using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). The findings reveal that market image and TikTok promotion have positive and significant effects on both perceived shopping accessibility and visit intention. Perceived shopping accessibility also has a positive and significant effect on visit intention. However, it does not mediate the relationships between market image and visit intention or between TikTok promotion and visit intention. These findings suggest that consumers' intention to visit a traditional market is influenced more by favorable market image and effective digital promotion than by perceived shopping accessibility. Traditional market managers can utilize TikTok to promote market products, atmosphere, and activities through engaging and informative content to strengthen consumers' intention to visit. Consistent TikTok promotion can also serve as a practical digital marketing strategy to increase the market's visibility among potential visitors. This study contributes to the literature on traditional market marketing by demonstrating the importance of integrating market image and social media promotion to strengthen consumers' visit intention despite physical accessibility limitations.