Search Articles & Publications

Showing 6 articles found for "Bandwidth"

INOVASI PELAYANAN PUBLIK BERBASIS E-GOVERNMENT PADA APLIKASI IARPUSGORONTALO DI DINAS KEARSIPAN DAN PERPUSTAKAAN PROVINSI GORONTALO

Daimun, Faisal, Abdussamad, Juriko, Nani, Yacob Noho
Abstract: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan penelitian berjumlah 7 orang… ang yang terdiri dari Kepala Dinas, Kepala Bidang Perpustakaan, Pustakawan Ahli Madya, Admin/Staf IT, dan Pemustaka/Pengguna Masyarakat. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang mencakup pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji melalui uji kredibilitas, transferabilitas, dependabilitas, dan konfirmabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan aplikasi iArPusGorontalo sebagai inovasi layanan publik berbasis e-government secara keseluruhan belum berjalan secara optimal. Dari sisi persepsi kegunaan, fitur-fitur aplikasi dinilai memadai secara fungsional, namun kesenjangan besar antara koleksi digital yang tersedia sekitar 2.000 judul dengan kebutuhan ideal 40.000 judul menyebabkan manfaat aplikasi belum dirasakan secara penuh oleh pemustaka, yang tercermin dari penurunan jumlah pengguna aktif dari 215 pengguna pada tahun 2024 menjadi 172 pengguna pada tahun 2025. Dari sisi persepsi kemudahan penggunaan, pustakawan menilai aplikasi mudah dipelajari, namun pemustaka masih menghadapi hambatan pada proses login, pendaftaran akun, pemuatan konten, serta keterbatasan infrastruktur jaringan internet dengan kapasitas bandwidth hanya sekitar 50 Mbps dari kebutuhan ideal 100 Mbps dan hanya tersedianya 6 unit komputer untuk pemustaka. Berdasarkan temuan tersebut, disarankan agar Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Gorontalo segera memprioritaskan penambahan koleksi digital secara terencana, meningkatkan kapasitas bandwidth minimal hingga 100 Mbps, menambah perangkat komputer bagi pemustaka, mengembangkan media pembelajaran seperti tutorial video, memperluas jangkauan sosialisasi hingga ke sekolah-sekolah dan komunitas masyarakat, serta mengintegrasikan fitur bantuan teknis langsung ke dalam aplikasi agar seluruh lapisan masyarakat dapat memanfaatkan layanan perpustakaan digital secara optimal dan inklusif.

Penerapan RT/RW Net Berbasis Mikrotik dengan Memanfaatkan Kabel FO dan Router di Desa Aek Nagali

Ihsan, Mhd, Efendi, Bachtiar, Siddik, Mohd
Abstract: The advancement of information technology has influenced human perspectives and lifestyles, as well as organizational operations. RT/RW Net provides a cost-effective solution for delivering internet network services, especially… ecially in areas that are difficult to reach by conventional internet networks, such as Dusun VI Persaguan, Desa Aek Nagali. The development of RT/RW Net networks involves underlying factors and methods used for its implementation. This network development employs Mikrotik for network access and bandwidth management, requiring equipment such as FO cables for network transmission, routers as network transmitters, and towers as supports for devices capturing the central network. The stages of developing the RT/RW Net network in Dusun VI Persaguan, Desa Aek Nagali include: determining the network access area from the RT Net server location, identifying the necessary equipment, configuring Mikrotik, and testing the implemented network.

Pengenalan Teknologi OLT Dalam Optimasi Manajemen Jaringan Bagi Siswa SMK N 1 BP Mandoge

Jalsa Marpaung, Hari, Ramadhani, Andrew, Andri Agus, Raja Tama, Almeina Lubis, Iin
Abstract: Abstract: This community service activity aims to introduce Optical Line Terminal (OLT) technology as the main device in GPON-based Fiber to the Home (FTTH) access networks to students of SMK Negeri 1 BP Mandoge in order… to improve their technical understanding regarding fiber optic network management. The main problem faced is the limited knowledge of students regarding optical access network architecture, OLT-ONU communication mechanisms, and service and bandwidth management. The methods used include observation, interviews, direct practice, and question and answer sessions. The practical activities focused on introducing OLT device architecture, basic GPON concepts, logical port configuration, service VLAN management, and network performance monitoring. The results of the activity showed an increase in students' technical understanding of fiber optic network operation and management. This activity supports the improvement of student competencies according to the needs of the telecommunications industry. Keywords: GPON; network management; OLT; vocational education; fiber optic   Abstrak: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengenalkan teknologi Optical Line Terminal (OLT) sebagai perangkat utama dalam jaringan akses Fiber to the Home (FTTH) berbasis GPON kepada siswa SMK Negeri 1 BP Mandoge guna meningkatkan pemahaman teknis mereka terkait manajemen jaringan serat optik. Permasalahan utama yang dihadapi adalah keterbatasan pengetahuan siswa mengenai arsitektur jaringan akses optik, mekanisme komunikasi OLT–ONU, serta pengelolaan layanan dan bandwidth. Metode yang digunakan meliputi observasi, wawancara, praktik langsung, dan sesi tanya jawab. Kegiatan praktik difokuskan pada pengenalan arsitektur perangkat OLT, konsep dasar GPON, konfigurasi logis port, pengelolaan VLAN layanan, serta monitoring kinerja jaringan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman teknis siswa terhadap pengoperasian dan manajemen jaringan serat optik. Kegiatan ini mendukung peningkatan kompetensi siswa sesuai kebutuhan industri telekomunikasi. Kata kunci: GPON; manajemen jaringan; OLT; pendidikan vokasi; serat optik

ANALISIS QUALITY OF SERVICE JARINGAN LOCAL AREA NETWORK MENGGUNAKAN MIKROTIK ROUTERBOARD750 (Studi Kasus: STMIK Royal Kisaran)

Siddik, Mohd.
Abstract: Abstract: The use of computer networks at this time has proven to be a very reliable means of communication and source of information. Government agencies, offices are now using the network as a medium for disseminating… information. At present, in the implementation of computer networks, it is very necessary for management to optimize the network itself. Therefore it is necessary to do QoS (Quality of Service) Analysis, in order to get optimal network. QoS (Quality of Service) is a technology that can be applied in computer networks to provide optimal services for network users. With the existence of QoS (Quality of Service) allows network administrators to be able to perform bandwidth management to handle various effects due to congestion (congestion) in packet flow traffic in the network. In performing QoS (Quality of Service), a device that can do bandwidth management to the network is built. Mikrotik Routerboard750 is a network device using Linux-based MicroticOS that can be used in the application of QoS (Quality of Service).   Keywords: Computer Network, QoS (Quality of Service), Mikrotik Routerboard750     Abstrak: Penggunaan Jaringan komputer pada saat ini telah terbukti sebagai sarana komunikasi dan sumber informasi yang sangat diandalkan. Seluruh instansi pemerintahan, perkantoran saat ini sudah memanfaatkan jaringan sebagai media sarana penyebaran informasi. Saat ini dalam implementasinya jaringan komputer sangat butuh dilakukan manajemen guna optimalimalisasi jaringan itu sendiri. Maka dari itu perlu dilakukan Analasis QoS (Quality of Service), guna mendapatkan jaringan yang optimal. QoS (Quality of Service) merupakan teknologi yang dapat diterapkan dalam jaringan komputer guna memberikan layanan yang optimal bagi para pengguna jaringan. Dengan adanya QoS (Quality of Service) memungkinkan administrator jaringan untuk dapat melakukan manajemen bandwidth guna menangani berbagai efek akibat terjadinya kemacetan (congestion) pada lalu lintas aliran paket di dalam jaringan. Dalam melakukan QoS (Quality of Service) dibutauhan sebuah perangkat yang dapat melakukan manajemen bandwidth terhadap jaringan. Mikrotik Routerboard750 adalah perangkat jaringan menggunakana  MikrotikOS berbasis Linux yang dapat digunakan dalam penerapan QoS (Quality of Service) ini.   Kata Kunci: Jaringan Komputer, QoS (Quality of Service), Mikrotik Routerboard750

Connectivism Practice in English Language Teaching (ELT): Teachers' Perception on Benefits and Challenges

Azizah, Rizki, Shinta, Aninda, Endang Fauziati, Koesoemo Ratih
Abstract: Connectivism provides abundant enchanting experiences in ELT context due to the benefits that it offers. However, as the practice requires technology integration, physical, and psychological readiness, teachers discover… challenges upon the implementation. This study aims at investigating the benefits and challenges of the practice in ELT context. Through content analysis qualitative study, the study attains the targeted exploration. 5 experienced English teachers are selected to conduct semi-structured interviews. The data were analyzed and reviewed by the researchers and experts for affording the valid results. The results provide valuable insights towards the issues that are raised. This study sheds a light on the essence of digital environment in ELT which assists the feasible various sources of learning to be attained. Findings revealed that Connectivism can definitely foster learners’ language skills, such as speaking, listening, and pronunciation through the various digital platforms that are provided. Interestingly, connectivism is advantageous for strengthening learners' 21st century skills, namely critical thinking, collaboration, communication skills, and creativity in learning English. On the other hand, the challenges encountered by teachers in integrating connectivism are 1) inadequate facilities and infrastructure, 2) lack of training and development in educator resources, and 3) low internet network access or the bandwidth.

Implementasi Fitur Queue Tree, Nat, Mangle Dan Hotspot Pada Router Mikrotik RB1100AHX4 Untuk Mengatur Bandwidth Internet Pada Kampus AMIK Polibisnis Perdagangan

Ahmad Imam Santoso, Joko Eriyanto
Abstract: Akses Internet pada zaman saat ini merupakan kebutuhan yang krusial, dimana Internet banyak digunakan dalam segala hal, baik untuk pekerjaan, pendidikan, bisnis, serta kebutuhan yang lainnya. Khususnya pada dunia pendidikan,… kan, peranan konektivitas internet memegang peranan penting, dimana pada saat ini kegiatan belajar dan mengajar dilakukan dengan bantuan konektivitas internet. Atas dasar tersebut, keberadaan akses internet pada kampus merupakan hal yang wajib. Namun, kualitas koneksi internet pada kampus dipengaruhi oleh banyak faktor, khususnya pada pengaturan lalu lintas internet. Tanpa pengaturan yang sesuai dengan kebutuhan, maka kualitas koneksi internet dapat menurun serta mengganggu aktifitas pembelajaran pada kampus.