Search Articles & Publications

Showing 8 articles found for "Bungku"

Implementation of Farm Animal Control Policy in Bungku Tengah District, Morowali Regency

Sanjaya, Rahmat, Mangngasing, Nasi, Nuraisyah, Nuraisyah
Abstract: This research aims to analyze the implementation of livestock control policies in Bungku Tengah District, Morowali Regency. The focus is to evaluate aspects of communication, disposition, resources and bureaucratic structure… ture in implementing the policy. This research uses a qualitative method with a descriptive approach. Data collection was carried out through observation, direct interviews and documentation. The selection of informants used purposive techniques. The research results show that Regional Regulation number 6 of 2009 concerning Livestock Control has made a positive contribution in reducing the number of wild livestock. However, its implementation still faces several obstacles. The government's consistency in law enforcement needs to be improved, resource support, especially in terms of finance, is still lacking, and public awareness in the Bungku Tengah District area needs to be increased. In implementing livestock control policies, it is necessary to increase government consistency, increase resource support, and increase public awareness. Without optimal handling of these obstacles, livestock control cannot be implemented effectively.

Ecobrick: Solusi Inovatif Pemanfaatan Limbah Plastik Anorganik Dan Membangun Kebiasaan Hidup Siswa Zero Waste Di Jakarta

Arum Sanjayanti, Ferry Fauzi
Abstract: Sampah plastik anorganik menjadi permasalahan serius di Indonesia yang sedang terus menerus diupayakan akan kebermanfaatannya, secara signifikan berkontribusi terhadap pencemaran lingkungan dan kesehatan masyarakat. Metode… de yang digunakan dalam pengabdian masyarakat (PKM) berupa penyuluhan dalam bentuk sosialisasi ecobrick di wilayah sekolah Kelurahan Lubang Buaya, Jakarta Timur. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Tujuan penelitian untuk memanfaatkan sampah plastik dengan cara mendaur ulang botol plastik melalui ecobrick melalui program sosialisasi disekolah, siswa diperkenalkan pada konsep 3R (Reduce, Reuse, Recycle) dan lebih spesifik pada recycle yaitu mendaur ulang. Proses ini melibatkan pemadatan plastik bekas dan bungkus makanan/minuman ringan ke dalam botol plastik kosong, sehingga menghasilkan "brik" atau bata plastik yang dapat digunakan dalam berbagai aplikasi kehidupan sehari-hari. Pada kesempatan ini siswa dilatih membuat ecobrick, yang tidak hanya mengurangi sampah plastik tetapi juga membentuk kebiasaan hidup siswa menjadi zero waste. Penerapan kebiasaan hidup zero waste berarti melakukan dan membuat keputusan sehari-hari dengan meminimalkan sampah dan dampak lingkungan yang signifikan. Hasil yang diperoleh adalah siswa dapat memahami pemanfaatan limbah sampah plastik dengan baik, meningkatkan kesadaran hidup zero waste serta mampu membuat produk bermanfaat dari ecobrick seperti hasil kreativitas siswa dengan membuat pot tanaman dan kursi. Peran ecobrick tidak hanya untuk menghancurkan sampah plastik melainkan memberi kesempatan sampah untuk tetap ada namun dikelola menjadi suatu barang berguna yang bertujuan untuk mengurangi sampah plastik yang dibuang ke lingkungan

Penerapan E-CRM Dan Analisis BEP Untuk Meningkatkan Daya Saing Produk Nugget Lele Di Pokdakan Tani Makmur

Iqbal, Muhammad, Febby Madonna Yuma, Nurhasanah, Kevin Alfarer Ginting, Zuriah Br Saragih
Abstract: Abstract: Pokdakan Tani Makmur in Asahan Regency faced low sales of fresh catfish due to intense price competition in the local market. This community service program aimed to increase the economic value of catfish farming… ing through product diversification into catfish nuggets and the application of Electronic Customer Relationship Management (E-CRM) as a supporting tool for digital marketing. The activities included socialization, production and packaging training, implementation of social media–based E-CRM, and Break Even Point (BEP) analysis to assess business feasibility. The results showed an improvement in partners’ skills in processing and marketing catfish products. With a monthly production capacity of 30 kg, where 1 kg yields 40 pieces or 10 packs of nuggets priced at IDR 5,000 per pack, partners achieved a monthly turnover of approximately IDR 1,500,000. The BEP analysis indicated an equilibrium point at 100 kg or around three months of operation with fixed costs of IDR 1,500,000. The E-CRM system served as a supporting medium to promote products and expand market visibility, while the main factors driving sales growth were product diversification and improved quality. This activity has implications for enhancing competitiveness and economic independence among small-scale fish farming groups. Keywords: BEP; catfish nugget; diversification; E-CRM; Pokdakan Tani Makmur   Abstrak: Pokdakan Tani Makmur di Kabupaten Asahan menghadapi permasalahan rendahnya penjualan lele segar akibat tingginya persaingan harga di pasar lokal. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan nilai ekonomi hasil budidaya melalui diversifikasi produk olahan menjadi nugget lele serta penerapan Electronic Customer Relationship Management (E-CRM) sebagai pendukung strategi pemasaran digital. Tahapan pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan produksi dan pengemasan, penerapan E-CRM berbasis media sosial, serta analisis Break Even Point (BEP) untuk menilai kelayakan usaha. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan keterampilan mitra dalam produksi dan pemasaran produk olahan. Dengan kapasitas produksi 30 kg per bulan, di mana 1 kg menghasilkan 40 potong atau 10 bungkus nugget dengan harga Rp5.000 per bungkus, mitra memperoleh omzet sekitar Rp1.500.000 per bulan. Analisis BEP menunjukkan titik impas pada 100 kg produksi atau sekitar tiga bulan operasional dengan biaya tetap Rp1.500.000. Penerapan E-CRM berperan mendukung promosi dan memperluas informasi produk, sementara faktor utama peningkatan penjualan berasal dari diversifikasi dan kualitas produk olahan. Kegiatan ini berimplikasi pada peningkatan daya saing dan kemandirian ekonomi kelompok pembudidaya ikan di daerah. Kata kunci: BEP; diversifikasi; E-CRM; nugget lele; Pokdakan Tani Makmur

Strategi Pengembangan Produk Kerupuk Opak Minang Yolanda

Agustini, Fauzia, Amanah, Dita, Harahap, Dedy Ansari
Abstract: Abstract: This activity was carried out on SMEs producing snacks from sweet potatoes, namely opaque located in Medan under the name UD. Opak Minang Yolanda. Based on the observations, several problems were found, namely… the texture is too fragile so it breaks easily, the taste has only one taste (original taste), the size is too large and the packaging is too simple. This activity is intended to assist UD. Opak Minang Yolanda in solving the main problems as described previously.The specific target in this activity is to improve product by diversifying products including texture, taste, size, packaging. The methods used in this activity are observations, interviews and seeking information from various literatures in the form of books, articles in journals, newspapers, relevant magazines and searching online. This activity also used a coaching pattern. The achievement of this study is the idea of opaque diversification for improvement in the sustainability of UD. Opak Minang Yolanda is an improvement in texture by thickening the volume of the opaque when formed, flavors made into various variants that are tailored to consumer tastes, sizes are made into two variants, namely large and small, making the packaging more attractive. Keywords: observation; opaque; snacks   Abstrak: Studi ini dilakukan pada UMKM di Medan yang menghasilkan opak yaitu makanan ringan dari ubi dengan nama UD. Opak Minang Yolanda. Berdasarkan hasil observasi ditemukan beberapa permasalahan yaitu tekstur (permukaan) yang terlalu rapuh sehingga mudah pecah, hanya satu rasa yaitu original, ukuran (bentuk) yang terlalu besar dan kemasan (bungkus) yang terlalu sederhana. Kegiatan ini bertujuan untuk membimbing UD. Opak Minang Yolanda dalam menyelesaikan kesulitan utamanya seperti yang diuraikan sebelumnya. Sasaran utama kegiatan ini adalah membenahi produk dengan diversifikasi produk meliputi tekstur, cita rasa, ukuran, kemasan. Metode yang dilakukan pada kegiatan ini adalah melangsungkan pengamatan, tanya jawab, dan menggali fakta-fakta dari berbagai referensi seperti buku, artikel pada jurnal, surat kabar, majalah yang relevan dan juga pencarian informasi secara online. Selain itu dilakukan pembinaan untuk merubah kualitas produk UD. Opak Minang Yolanda. Capaian luaran kegiatan ini adalah buah pikiran melalui diversifikasi opak untuk memperbaharui dan keberlanjutan UD. Opak Minang Yolanda yaitu pada tekstur dengan cara lebih menambah volume opak ketika dibentuk, cita rasa yang lebih bervarian yang disesuaikan dengan selera konsumen, ukuran menjadi 2 (dua) varian yaitu besar dan kecil serta menciptakan kemasan menjadi lebih menarik. Kata kunci: makanan ringan; observasi; opak  

SKIN DISEASE DETECTION EXPERT SYSTEM USING NAIVE BAYES CLASSIFIER METHOD

Putri, Cici Santika, Sembiring, Muhammad Ardiansyah, Sinaga, Hommy Dorthy Ellyany
Abstract: • Abstract: The skin is an elastic wrapping that protects the body from environmental influences, the skin is the organ that is located on the outside and limits it from the human environment. Skin diseases can be caused… ed by fungi, viruses, germs, animal parasites, bacterial infections and others. To identify skin diseases, we usually have to see a doctor, but we still experience problems in dealing with disease identification. This is sometimes influenced by the community, sometimes they feel embarrassed to consult their skin disease to a doctor because the signs of skin disease have started to appear, consultation fees and drugs are relatively expensive. Current technological developments are able to process knowledge with artificial intelligence techniques. Due to the many symptoms of disease nowadays, it is necessary to make a system application with artificial intelligence that can diagnose skin diseases and provide solutions for skin diseases using one of the methods, namely the Naïve Bayes Classifier. Naïve Bayes is a simple classification algorithm where each attribute is independent and may contribute to the final decision. The goal is to produce an expert system website that helps the general public in diagnosing skin diseases and providing solutions for detected skin diseases. The results of this study concluded that based on the application of skin cancer diagnosis can display the results of skin cancer diagnosis decisions.    Keywords: expert system; naïve bayes; skin disease  Abstrak: Kulit merupakan pembungkus yang elastis yang melindungi tubuh dari pengaruh lingkungan, kulit merupakan organ tubuh yang terletak paling luar dan membatasinya dari lingkungan hidup manusia. Penyakit kulit dapat disebabkan oleh jamur, virus, kuman, parasit hewani, infeksi bakteri dan lain-lain. Mengidentifikasi penyakit kulit biasanya kita harus ke dokter, namun masih mengalami kendala dalam menangani pengidentifikasi penyakit hal itu terkadang dipengarui oleh masyarakat terkadang merasa malu untuk mengkonsultasikan penyakit kulitnya ke dokter karena tanda-tanda penyakit kulit sudah mulai tampak, biaya konsultasi dan obat yang tergolong mahal. Perkembangan teknologi saat ini mampu mengolah pengetahuan dengan teknik kecerdasan buatan. Karena banyaknya gejala penyakit pada masa sekarang ini perlu dibuat aplikasi sistem dengan kecerdasan buatan yang dapat mendiagnosa penyakit kulit dan memberikan solusi dari penyakit kulit dengan salah satu metode yaitu Naïve Bayes Classifier. Naïve bayes merupakan algoritma klasifikasi yang sederhana dimana setiap atribut bersifat berdiri sendiri dan memungkinkan berkontribusi terhadap keputusan akhir. Tujuannya adalah menghasilkan website sistem pakar yang dan membantu masyarakat luas dalam mendiagnosa penyakit kulit dan memberikan solusi dari penyakit kulit yang terdeteksi. Hasil dari penelitian ini menyimpulkan bahwa berdasarkan aplikasi diagnosa penyakit kanker kulit dapat menampilkan hasil keputusan diagnosa penyakit kanker kulit.   Kata kunci: Naïve Bayes; Penyakit Kulit; sistem pakar

PENERAPAN FUZZY TSUKAMOTO UNTUK MENENTUKAN JUMLAH PRODUKSI RAKIK

Mandala, Eka Praja Wiyata, Putri, Dewi Eka
Abstract: Abstract: The home industry, especially in the culinary sector, has grown in recent years. Many business actors produce the same products as other business actors, so competition often occurs. One of them is the Usaha Rakik… kik Julidar which since 25 years ago made and sold rakik. There are so many types of rakik that there are minimarkets with different business actors. This makes the rakik not sold out at the convenience store and has an effect on the amount of production. This research was conducted to assist the Usaha Rakik Julidar in predicting the amount of production using Fuzzy Tsukamoto inference method. This research creates a web-based application to help predict the amount of production by looking at incoming demand and the number of workers available. From the prediction results with Fuzzy Tsukamoto, if the demand is 125 packs and the number of workers is 35 people, then the total production to be done is 140 packs. By obtaining a clear amount of production, this application really helps Usaha Rakik Julidar in maximizing production.             Keywords: fuzzy tsukamoto; prediction; production; rakik     Abstrak: Industri rumah tangga khususnya di sektor kuliner banyak tumbuh dalam beberapa tahun terakhir. Banyak pelaku usaha menghasilkan produk yang sama dengan pelaku usaha lainnya, sehingga sering terjadi persaingan. Salah satunya adalah Usaha Rakik Julidar yang sejak 25 tahun yang lalu membuat dan menjual rakik. Banyak sekali jenis Rakik yang ada minimarket dengan pelaku usaha yang berbeda. Hal ini membuat rakik tidak terjual habis di minimarket dan berpengaruh pada jumlah produksi. Penelitian ini dilakukan untuk membantu Usaha Rakik Julidar dalam melakukan prediksi jumlah produksi dengan menggunakan metode inferensi fuzzy Tsukamoto. Penelitian ini membuat aplikasi berbasis web untuk membantu melakukan prediksi jumlah produksi dengan melihat permintaan yang masuk dan jumlah pekerja yang tersedia. Dari hasil prediksi dengan fuzzy Tsukamoto, jika permintaan sebanyak 125 bungkus dan jumlah tenaga kerja 35 orang, maka jumlah produksi yang harus dilakukan adalah 140 bungkus. Dengan diperolehnya jumlah produksi yang jelas, aplikasi ini sangat membantu Usaha Rakik Julidar dalam memaksimalkan produksi.   Kata kunci: fuzzy tsukamoto; prediksi; produksi; rakik

Analisis Terhadap Inovasi Produk Es Pisang Ijo Dalam Industri Kuliner Indonesia

Candra, Meina, Siska, Siska, Hadinata, Hana Sherilyn, Wati, Melsana, Siga, Grisia
Abstract: Es pisang ijo merupakan salah satu kuliner tradisional Indonesia yang berasal dari Makassar, yang kini semakin populer di berbagai daerah, termasuk Bandung. Hidangan ini terdiri atas pisang yang dibungkus dengan adonan tepung… epung beras berwarna hijau, yang disajikan dengan santan kental dan sirup gula merah. Permasalahan dalam penelitian ini bagaimana sebuah restoran menjadikan tampilan es pisang ijo menjadi menarik dan diminati oleh pembeli. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tampilan es pisang ijo yang menarik dan diminati oleh pembeli. Tujuan tersebut dapat dicapai dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan studi literatur dan observasi lapangan. Sampel penelitian ini adalah es pisang ijo yang dijual oleh pedagang keliling dan es pisang ijo yang dijual di restoran atau cafe. Hasil penelitian menunjukkan bahwa es pisang ijo memiliki cita rasa yang khas dan unik, menjadikannya favorit di berbagai kalangan masyarakat. Inovasi dalam penyajian, seperti penambahan topping buah, es serut, dan variasi rasa, berkontribusi pada daya tarik hidangan ini di kalangan generasi muda.

Analisis Sikap Konsumen Terhadap Atribut BeeClo Pembungkus Ramah Lingkungan Menggunakan Pendekatan Multiatribut Fishbein

Najwa Anandita Fatimah, Marsya Nur Shaqinah, Naqiyya Najla Ibrahim, Pramudia Aqsa Azizi, Dewi Puspitasari
Abstract: Penggunaan pembungkus sekali pakai seperti plastik telah menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari masyarakat modern, namun menimbulkan dampak serius terhadap lingkungan. BeeClo, sebagai pembungkus ramah lingkungan, hadir… r sebagai solusi atas permasalahan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sikap konsumen terhadap atribut produk BeeClo dengan menggunakan pendekatan Multiatribut Fishbein, melalui penilaian tingkat kepentingan (eᵢ) dan kepercayaan (bᵢ) pada atribut aroma, daya rekat, ramah lingkungan, estetika, dan harga. Data diperoleh melalui survei terhadap 80 responden yang merupakan konsumen potensial produk BeeClo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa atribut ramah lingkungan memiliki pengaruh terbesar terhadap sikap konsumen dengan skor tertinggi, diikuti oleh estetika, aroma, harga, dan daya rekat. Secara keseluruhan, konsumen menunjukkan sikap positif terhadap BeeClo, terutama karena nilai keberlanjutan dan tampilan visualnya. Oleh karena itu, strategi pengembangan BeeClo perlu difokuskan pada penguatan nilai keberlanjutan, inovasi pada aspek estetika, serta peningkatan edukasi konsumen terhadap fungsi dan manfaat produk BeeClo yang masih belum banyak diketahui masyarakat.