Search Articles & Publications

Showing 8 articles found for "Lawang"

KULIAH KERJA NYATA: IMPLEMENTASI SOSIALISASI ANTI BULLYING SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN DI SMP NEGERI 2 LISABATA KECAMATAN TANIWEL KABUPATEN SERAM BAGIAN BARAT

Rolobessy, Mike J., Miru, Rikha, Christina, Susanto, Liau Kevin, Kelarat, Moh Yusran, Lesilawang, Robo, Ulath, Abd Majid, Jamrud, Rifai A, Bantam, Abdil Maulana, Mohammad, Faruq Ali, Gaspersz, Juan Alberth, Attamimi, Unarya, Umaha, Afdalin, Upuy, Doni
Abstract: Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini dilaksanakan dengan judul “Implementasi Sosialisasi Anti-Bullying sebagai Upaya Pencegahan Kekerasan di SMP Negeri 2 Kecamatan Taniwel, Kabupaten Seram Bagian Barat”. Kegiatan ini bertujuan untuk… an untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai bahaya bullying serta menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari kekerasan. Metode pelaksanaan yang digunakan adalah sosialisasi interaktif melalui pemaparan materi, diskusi, tanya jawab, serta permainan edukatif yang melibatkan partisipasi aktif siswa dari kelas VII hingga kelas IX. Materi yang disampaikan mencakup pengertian bullying, bentuk-bentuk bullying, dampak yang ditimbulkan, serta cara mencegah dan menghadapi tindakan perundungan di lingkungan sekolah.Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa memiliki antusiasme yang tinggi selama proses sosialisasi berlangsung. Meskipun sebagian besar siswa telah mengenal istilah bullying, pemahaman mereka masih terbatas pada bentuk-bentuk tertentu saja dan belum sepenuhnya menyadari bahwa tindakan sehari-hari seperti mengejek, memberi julukan negatif, dan pengucilan juga termasuk dalam kategori bullying. Setelah kegiatan dilaksanakan, terjadi peningkatan kesadaran siswa mengenai pentingnya sikap saling menghargai dan menghindari segala bentuk kekerasan, baik verbal maupun non-verbal. Dengan demikian, kegiatan sosialisasi anti-bullying ini dinilai efektif dalam memberikan edukasi serta mendorong perubahan sikap siswa ke arah yang lebih positif. Program ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membangun budaya sekolah yang bebas dari bullying serta mendukung terciptanya lingkungan belajar yang kondusif dan harmonisess.

Komunikasi Ritual Balian Bawo dalam Pengobatan Tradisonal Masyarakat Dayak Dusmala Kalimantan Tengah

Aquarini, Ella Febriani
Abstract: The Balian Bawo ritual is a healing ritual carried out by men and is believed by the Dayak community of Dusun Maanyan and Lawangan (Dusmala). In ritual processions, it is closely related to asking for help from ancestors… to get healing instructions. This research aims to uncover the ritual communication contained in Balian Bawo, which is communication between ancestors and the Balian Bawo. Researchers used hermeneutical phenomenology methodology by taking 6 people as sources. The data collection techniques used were observation, interviews, and documentation. The results of the research show that Balian Bawo ritual communication is seen in three ways, namely 1. Communication is with communicators, namely Balian and ancestors as communicants to convey messages about healing instructions through the intermediary of sowing rice which then includes dance and the sounds of bracelets as a connecting frequency amplifier; 2. Communion in the Balian Bawo Ritual in traditional medicine occurs not because of periodic activities every year, but is present when people need treatment; and 3. Common means that the local community can help the family prepare for the Balian Bawo Ritual activities and the Balian Bawo ritual procession can be followed by the local community as long as they comply with the existing regulations during the activity procession which is a form of community awareness of the existence of the Balian Bawo healing ritual.

Penguatan Peran Aparatur Desa Dalam Perencanaan Strategis Untuk Pembangunan Desa Berkelanjutan di Desa Kurungkambing

Purwanto, Agus Joko, Nasution, Vivi Indra Amelia, Hakim, Nong Ayu Triyanti Utami, Budiman, Rahmat, Akadira, Tora, Rachman, Ace Sriati, Wiradharma, Gunawan
Abstract: Kurungkambing Village, located in Mandalawangi District, Banten, has significant local potential that remains underutilized due to the lack of structured data and limited village planning capacity. The gap between local… resource mapping and strategic planning poses a major challenge in achieving sustainable development. To address this issue, the Community Service Program (PkM) of Universitas Terbuka was designed to strengthen the capacity of village officials through training and mentoring in village potential mapping based on village planning worksheets. This approach follows four key stages: input, process, output, and impact, aimed at establishing a more systematic, data-driven, and sustainable village development plan. The PkM activities include field surveys, socialization, technical training, mentoring, and monitoring and evaluation. The primary objective of this program is to develop a village potential database as a foundation for formulating more accurate policies and development strategies. Village officials can create more effective and strategic data-driven policies with this database. The program's sustainability requires synergy between academics, local government, and the village community to ensure data-driven development that enhances community welfare. Keywords: database, planning capacity, strategic planning, sustainable development, village potential.   Abstrak: Desa Kurungkambing, Kecamatan Mandalawangi, Banten, memiliki potensi lokal yang belum optimal karena keterbatasan data terstruktur dan kapasitas perencanaan desa. Untuk mengatasi permasalahan ini, Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Universitas Terbuka dirancang untuk memperkuat kapasitas aparatur desa melalui pelatihan dan pendampingan dalam pemetaan potensi desa berbasis lembar perencanaan desa. Pendekatan ini mengacu pada empat alur utama: masukan, proses, hasil, dan dampak, yang bertujuan untuk mewujudkan perencanaan pembangunan desa yang lebih sistematis, berbasis data, dan berkelanjutan. Kegiatan PkM ini melibatkan serangkaian tahapan, termasuk survei lapangan, sosialisasi, pelatihan teknis, pendampingan, serta monitoring dan evaluasi. Tujuan utama program ini adalah mengembangkan database potensi desa sebagai dasar dalam penyusunan kebijakan dan strategi pembangunan yang lebih akurat. Dengan adanya database ini, aparatur desa dapat merumuskan kebijakan berbasis data yang lebih efektif dan strategis. Keberlanjutan program membutuhkan sinergi antara akademisi, pemerintah daerah, dan masyarakat desa guna memastikan pembangunan berbasis data yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Kata kunci: database, kapasitas perencanaan, perencanaan strategis, pembangunan  berkelanjutan, dan potensi desa.

ANALYSIS OF THE ACCEPTANCE OF THE SINAGA ATTENDANCE APPLICATION AT SMA NEGERI 1 JATILAWANG USING THE TECHNOLOGY ACCEPTANCE MODEL (TAM)

Sabaniyah, Arbangi Puput, Yunita, Ika Romadhoni, Subarkah, Pungkas
Abstract: This study analyzes the acceptance of teachers and ASN employees of the SINAGA (Sistem Informasi Layanan Kepegawaian) attendance application at SMA Negeri 1 Jatilawang using a modified Technology Acceptance Model (TAM).… The model was extended by incorporating two external variables: Information Quality and Complexity. This explanatory quantitative research employed the Structural Equation Modeling–Partial Least Square (SEM-PLS) method involving 60 respondents who are civil servants, consisting of teachers and administrative staff. The results reveal that Information Quality has a positive and significant influence on both Perceived Usefulness (PU) and Perceived Ease of Use (PEOU), while Complexity does not show a significant effect on either variable. Furthermore, PEOU and PU have a positive impact on Attitude Toward Use (ATU), which subsequently affects Behavioral Intention to Use (BIU). Behavioral intention, in turn, strongly influences Actual Use (AU). These findings indicate that teachers’ acceptance of the SINAGA digital attendance system in educational settings is primarily driven by information quality and users’ positive attitudes rather than by system complexity. Theoretically, this study contributes to the expansion of TAM application in the educational context. Practically, it provides valuable insights for improving the effectiveness of SINAGA implementation through better information quality and enhanced user experience.         

Analisis Praktik Pemberian Zakat Fitrah Kepada Kiai Di Desa Mlawang Kabupaten Lumajang: Tinjauan Al-Qur’an Surat At-Taubah Ayat 60

Moch Rizki Fadlillah, Nasrulloh Nasrulloh
Abstract: Penelitian ini menganalisis persepsi masyarakat Desa Mlawang Kecamatan Klakah Kabupaten Lumajang, terhadap tradisi pemberian zakat fitrah kepada kiai dan mengkajinya berdasarkan Surah At-Taubah ayat 60. Dalam masyarakat… Madura yang mayoritas menganut Islam, kiai dihormati sebagai tokoh agama, sehingga zakat fitrah sering diberikan kepada mereka meskipun dianggap cukup secara ekonomi, berbeda dari delapan golongan mustahiq yang disebutkan dalam Al-Qur'an. Penelitian ini menggunakan metode lapangan dengan wawancara, observasi, dan studi kepustakaan untuk menggali data dan menganalisis praktik tersebut secara deskriptif-induktif dalam perspektif hukum Islam. Hasilnya diharapkan memberikan pandangan komprehensif terkait tradisi ini dan kesesuaiannya dengan syariat. Penelitian ini mengkaji persepsi masyarakat Desa Mlawang, Lumajang, tentang tradisi pemberian zakat fitrah kepada kiai serta meninjau praktik tersebut berdasarkan Surah At-Taubah ayat 60. Tradisi ini berlangsung secara turun-temurun sebagai penghormatan kepada kiai yang dianggap bagian dari golongan sabilillah karena perannya dalam dakwah dan pembinaan spiritual. Menggunakan metode kualitatif, penelitian ini menemukan bahwa meskipun kiai tergolong "mampu," praktik tersebut sah menurut syariat Islam berdasarkan interpretasi luas terhadap fi sabilillah. Selain memenuhi aspek keagamaan, tradisi ini mencerminkan penghargaan masyarakat atas peran kiai dan harapan memperoleh keberkahan melalui pengabdian mereka.

GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN MENYIKAT GIGI PADA ANAK USIA SEKOLAH DI MI NURUL HUDA PENDEM SUMBERLAWANG

Ajeng Maulana Hapsari, Ida Nur Imamah
Abstract: Latar Belakang : Masalah kesehatan gigi dan mulut pada anak usia sekolah masih sering terjadi, terutama karies gigi yang dipengaruhi oleh perilaku menyikat gigi. Anak usia 6–8 tahun berada pada fase gigi campuran dengan… n kemampuan motorik dan pemahaman yang belum optimal, sedangkan anak usia 9–12 tahun memiliki kemampuan yang lebih baik namun tetap berisiko karies akibat kebiasaan konsumsi makanan manis dan kurangnya konsistensi menyikat gigi. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan menyikat gigi pada anak usia sekolah. Metode: Penelitian menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan sampel 59 anak dari total populasi 143 siswa yang dipilih secara simple random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitas serta dianalisis secara univariat. Hasil : Mayoritas responden berusia 6–8  tahun sebanyak 35 responden (59,3%) dan sebagian besar memiliki tingkat pengetahuan menyikat gigi kategori sedang sebanyak 38 responden (64,4%). Kesimpulan : Tingkat pengetahuan menyikat gigi pada anak usia sekolah di MI Nurul Huda Pendem Sumberlawang mayoritas berada pada kategori sedang sebanyak 36 responden (61%).

Implementasi Metode Pelatihan Program Terjemah Al-Qur'an (PPTQ) di Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadiin Desa Mlawang Klakah

Muhammad Rijal, Aminatuz Zahroh
Abstract: Mempelajari al-Qur’an membutuhkan metode untuk bisa memahaminya. Salah satu metode yang di teliti oleh peneliti yakni metode PPTQ. Metode PPTQ dapat diajarkan sejak usia dini. Akan tetapi, ketika ia lancar membaca al-Qur’an… ur’an sejak usia dini, mulai mempelajari maknanya dan menanamkan dalam dirinya bacaan, pengucapan, dan makna al-Qur’an, maka terbentuklah generasi al-Qur’an. Riset ini bertujuan untuk mengetahui implementasi metode PPTQ dalam menerjemahkan al-Qur’an, mengetahui kemampuan santri dan menemukan faktor pendukung serta penghambat selama pelaksanaan di Pesantren Darun Najah Petahunan. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif yang tujuannya untuk mendeskripsikan fenomena-fenomena yang terjadi di lapangan. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil riset menyebutkan menunjukkan bahwa dengan menggunakan metode PPTQ santri Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadiin merasa lebih muda dalam mempelajari pelajaran terjemah al-qur’an. Karena dengan metode ini santri menerjemahkan kata per-kata lebih muda dalam memahaminya.

Keefektifan Layanan Bimbingan Klasikal Untuk Membentuk Etika Pergaulan Siswa Dalam Berkomunikasi Di MTSM Lawang Tigo Balai

Ulfa Fitria Nanda, Dodi Pasilaputra
Abstract: Dalam era modern ini, pentingnya membentuk etika pergaulan siswa menjadi fokus utama dalam pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji keefektifan layanan bimbingan klasikal dalam membentuk etika pergaulan siswa… di MTSM Lawang Tigo Balai. Permasalahan utama yang dihadapi adalah kurangnya pemahaman siswa tentang pentingnya etika dalam berkomunikasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi sejauh mana layanan bimbingan klasikal dapat memberikan dampak positif terhadap perubahan perilaku siswa dalam berkomunikasi. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif, melibatkan wawancara mendalam dengan siswa, guru, dan orang tua, serta observasi langsung terhadap interaksi siswa di lingkungan sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa layanan bimbingan klasikal memiliki peran yang signifikan dalam membentuk etika pergaulan siswa. Guru bimbingan dan konseling berperan sebagai fasilitator yang membantu siswa mengenali dan mengatasi tantangan dalam berkomunikasi. Adanya ruang untuk berdiskusi dan berbagi pengalaman juga memberikan kontribusi positif terhadap perubahan sikap siswa.