Abstract:Abstract: Arya Wedding Decoration Sei Alim Ulu Village is a work that is engaged in services that lead to organizing an event or event, which can make it easier for customers or clients who order an event package to Arya…
Wedding Decoration to be held professionally with maximum results than done by the client. Arya Wedding Decoration in its implementation in organizing events consists of a team in the success of an event. The Arya Wedding Decoration Sei Alim Ulu Village in its implementation experienced several problems, namely the limited promotional media, namely only using social media applications, as well as the limited efforts to retain clients and find new clients in order to increase the existence of the Arya Wedding Decoration Sei Alim Ulu Village party. The problems that have been described underlie the need for a very popular technology whose presence has various features to know client opinions, event package promos, package ratings, event package testimonials, package orders and the convenience of contacting the Makeup and Decoration party because it is supported by an application that is directly connected to the Arya Wedding Decoration Sei Alim Ulu Village via live chat.
Keywords: CRM, wedding organizer, PHP and MySQL
Abstrak: Arya Wedding Decoration Desa Sei Alim Ulu merupakan pekerjaan yang bergerak dibidang jasa yang mengarah kepada mengorganisasikan suatu kegiatan acara atau event, yang dapat memudahkan pelanggan atau klien yang memesan sebuah paket event ke pihak Arya Wedding Decoration guna diselenggarakan secara professional dengan hasil yang lebih maksimal dari pada dikerjakan sendiri oleh klien. Pihak Arya Wedding Decoration pada implementasinya dalam menyelenggarakan event terdiri dari sebuah tim dalam menyukseskan sebuah event. Pihak Arya Wedding Decoration Desa Sei Alim Ulu dalam implementasinya mengalami beberapa permasalahan yaitu terbatasnya media promosi yaitu hanya menggunakan aplikasi sosial media, serta terbatasnya usaha mempertahankan klien dan mencari klien baru guna meningkatkan eksistensi dari pihak Arya Wedding Decoration Desa Sei Alim Ulu. Permasalahan yang telah diuraikan, mendasari perlunya teknologi yang sangat popular kehadirannya yang memiliki beragam fitur mengetahui pendapat klien, promo paket event, rating paket, testimoni paket event, pemesanan paket dan kemudahan menghubungi pihak Tata Rias dan Dekorasi karena sudah didukung dengan aplikasi yang langsung terhubung dengan pihak Arya Wedding Decoration Desa Sei Alim Ulu melalui live chat.
Kata kunci: CRM, wedding organizer, PHP dan MySQL.
Abstract:Dengan meningkatnya aksesibilitas produk kecantikan melalui platform digital, Gen Z sering kali terperangkap dalam perilaku konsumtif yang dipengaruhi oleh tren di media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi…
asi efektivitas pengelolaan keuangan Gen Z dan dampaknya terhadap tingkat pengeluaran mereka, khususnya dalam kebutuhan makeup sehari-hari. Dalam penelitian kali ini kami menggunakan metode pendekatan kuantitatif berbasis survei untuk pengumpulan data dari 99 responden Gen Z. Penelitian ini menganalisis efektivitas pengelolaan keuangan Gen Z di Surabaya terkait pengeluaran untuk kebutuhan make-up. Melibatkan responden berusia 16-25 tahun, mayoritas berasal dari kelompok usia 19-21 tahun. Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki pengetahuan yang baik tentang make-up, dengan 57,6% memiliki skor pengetahuan 9 dan 10. Dalam pola pengelolaan keuangan, mayoritas Gen Z menunjukkan kesadaran untuk menabung dan memanfaatkan teknologi finansial. Skor pengelolaan keuangan berkisar antara 4 hingga 14, dengan 45,5% responden mencatat skor di bawah 8, dan 81,8% memiliki skor di atas 10, menunjukkan kecenderungan pengelolaan yang baik. Pengeluaran untuk make-up berpengaruh pada kondisi keuangan mereka, dengan 56,6% responden merasakan dampak cukup signifikan. Rata-rata frekuensi pembelian make-up adalah 1-2 kali sebulan (78,3%), dan mayoritas mengalokasikan pengelurannya sejumlah Rp.100.000 hingga Rp.300.000 per bulan untuk make-up. Gen Z cenderung selektif dalam memilih produk dengan keseimbangan antara kualitas dan harga, mencerminkan sikap bijaksana dalam mengatur keuangan mereka. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi Gen Z dalam mengelola keuangan mereka secara lebih bijak.
Abstract:This research aims to describe and analyze the Palimanan Style Rumyang Mask Dance using the Theory of Liminality based on the thoughts of Victor Turner. This study uses the Qualitative Content Analysis method because the…
results of this study are in the form of described sentences. The object of this research is the Palimanan Style Rumyang Mask Dance. The cornerstone of the theory used in this study is Victor Turner's Theory of Liminality in analyzing the Palimanan Style Cirebon Rumyang Mask Dance. Data collection using interviews, observations, document studies and library studies. Data collection uses data triangulation techniques. The results obtained in this study are data descriptions, namely data on the presentation form of The Cirebon Palimanan Style Rumyang Mask Dance including: motion, makeup, fashion, accompaniment music, property and floor design. Palimanan Style Rumyang Mask Dance Data is interpreted based on Victor Turner's theory of Liminality with 3 cycles, namely the Pre liminal stage when the dancer has not danced the rumyang mask, the Liminal stage when the dancer pulls the Mask rumyang Cirebon Palimanan Style, and the last stage is Post Liminal after the dancer pulls the Mask Rumyang Cirebon Palimanan Style. Based on the results and discussions, it can be concluded in the Mask Dance of Rumyang Cirebon Palimanan Style There are 3 cycles of Liminality Theory. and the last stage is Post Liminal after the dancer pulls the Mask Rumyang Cirebon Palimanan Style. Based on the results and discussions, it can be concluded in the Mask Dance of Rumyang Cirebon Palimanan Style There are 3 cycles of Liminality Theory. and the last stage is Post Liminal after the dancer pulls the Mask Rumyang Cirebon Palimanan Style. Based on the results and discussions, it can be concluded in the Mask Dance of Rumyang Cirebon Palimanan Style There are 3 cycles of Liminality Theory.