Abstract:Sosialisasi keadilan gender dalam perspektif Islam menjadi kebutuhan penting bagi generasi muda, khususnya dalam organisasi pelajar berbasis keagamaan seperti IPNU–IPPNU. Kegiatan ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan…
aan sosialisasi gender pada LAKMUD PAC IPNU IPPNU Kecamatan Tulis, mengevaluasi pemahaman peserta, serta menganalisis perubahan pemahaman tersebut melalui pendekatan nilai-nilai Islam. Metode pengabdian menggunakan pendekatan participatory education melalui penyampaian materi interaktif, debat pro kontra berbasis studi kasus, dan sesi tanya jawab reflektif. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif dan dokumentasi lapangan, kemudian dianalisis dengan teknik deskriptif-kualitatif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta menunjukkan partisipasi tinggi sejak sesi pembukaan, dengan respons aktif terhadap pemaparan materi yang mencakup konsep gender, nilai qirānah, serta fakta sosial mengenai bias gender. Sesi debat menjadi bagian paling dinamis dan transformatif, di mana peserta mampu menyusun argumen kritis, meninjau ulang asumsi budaya, dan membedakan nilai agama dari konstruksi sosial. Observasi menunjukkan bahwa sosialisasi ini meningkatkan keterbukaan berpikir, kemampuan analisis, dan kesadaran peserta terhadap pentingnya keadilan dalam relasi sosial. Peserta juga menunjukkan perubahan sikap dalam menghargai perbedaan, menghindari stereotip, serta memahami bahwa ketidakadilan gender banyak bersumber dari budaya, bukan ajaran Islam. Secara keseluruhan, kegiatan ini berhasil memperkuat pemahaman gender berbasis nilai keislaman dan memberikan model sosialisasi yang efektif untuk diterapkan dalam kegiatan kaderisasi organisasi pemuda Islam.
Abstract:This analysis of the project-based learning (PBL) model aims to examine its effectiveness in improving student learning outcomes. PBL, as a constructivist approach, emphasizes learning through real experiences and authentic…
tic problem solving. This analysis includes the definition, main characteristics, theoretical basis, implementation steps, teacher roles, advantages, challenges, and strategies to overcome challenges in PBL. Assessment in PBL is also discussed, including formative, summative, rubric, and self- and peer assessment. The results of the analysis indicate that PBL has the potential to improve students' motivation, engagement, 21st century skills, and conceptual understanding. However, the implementation of PBL requires careful planning, high teacher skills, and adequate resources. With the right strategy, PBL can be an effective learning approach to prepare students for real-world challenges.
Abstract:Zakat memiliki peran krusial dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, namun pemahaman yang terbatas mengenai harta yang wajib dizakati masih menjadi kendala dalam optimalisasinya. Di Indonesia, pengelolaan ZIS-DSKL dipercayakan…
ipercayakan kepada BAZNAS, yang dituntut untuk menjalankan tugasnya dengan transparansi dan akuntabilitas guna mempertahankan kepercayaan publik. Sejak didirikan pada 2017, BAZNAS Kabupaten Jember telah berupaya mengelola zakat secara amanah sesuai dengan prinsip syariat Islam. Di bawah kepemimpinan H. Saifullahudi, jumlah donatur mengalami peningkatan yang signifikan. BAZNAS berkontribusi dalam tiga dimensi akuntabilitas, yaitu hubungan vertikal kepada Allah SWT, tanggung jawab horizontal kepada masyarakat melalui program pendidikan dan kesehatan, serta kepedulian terhadap lingkungan melalui advokasi dan bantuan kemanusiaan. Penelitian ini bertujuan untuk menilai akuntabilitas pengelolaan dana ZIS-DSKL di BAZNAS Kabupaten Jember menggunakan pendekatan kuantitatif. Metode yang digunakan mencakup survei dan eksperimen, dengan analisis data berbasis perangkat lunak seperti SPSS untuk meningkatkan efisiensi serta akurasi hasil penelitian.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk memahami proses komunikasi organisasi pimpinan Dekranasda Kota Pasuruan dalam mengembangkan inovasi produk UMKM selama periode 2021–2024 dengan pendekatan kualitatif fenomenologi. Data dikumpulkan…
kumpulkan melalui laporan kegiatan resmi Dekranasda, wawancara mendalam, dan focus group discussion, kemudian dianalisis dengan teknik reduksi, kategorisasi, dan interpretasi makna fenomenologis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi partisipatif dalam perencanaan dan koordinasi, pelatihan peningkatan kapasitas, promosi produk melalui pameran, penyediaan infrastruktur pameran, serta pemberian apresiasi dan penghargaan, merupakan kunci keberhasilan mendorong inovasi UMKM. Proses komunikasi ini tidak hanya sebagai pertukaran informasi, melainkan juga sebagai pengalaman bersama yang memperkuat keterikatan emosional dan komitmen pelaku UMKM, sehingga inovasi produk dapat berkembang secara berkelanjutan. Penelitian ini memberikan pemahaman mendalam tentang peran komunikasi organisasi dalam membangun sinergi dan inovasi di sektor UMKM.
Abstract:Kerusakan lingkungan kini telah menyebar dan menjadi isu global, padahal dulunya dianggap sebagai permasalahan lokal dalam suatu negara. munculnya permasalahan lingkungan yang sebagian besar disebabkan oleh aktivitas manusia.…
usia. Akibat kepedulian manusia terhadap lingkungan, residu tersebut mulai hilang. Oleh karena itu, kesadaran lingkungan perlu ditanamkan sejak dini. Karakter Salah satu cara sekolah dasar mengajarkan tanggung jawab terhadap lingkungan adalah melalui kelas sains. Tujuan Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggunakan pengajaran sains untuk membantu siswa sekolah dasar mengembangkan sikap sadar lingkungan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Tinjauan literatur dan dokumentasi digunakan untuk mengumpulkan data. Reduksi data, visualisasi data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi merupakan metode yang digunakan untuk mengkaji data, yang kemudian disajikan kembali melalui pembahasan deskriptif. Studi ini menunjukkan bahwa menciptakan kurikulum ilmiah yang berpusat pada siswa dapat membantu siswa mengembangkan karakter sadar lingkungan. Siswa mendapat kesempatan untuk terlibat langsung dengan lingkungan melalui pendidikan sains. Guru dapat menerapkan berbagai model pembelajaran, antara lain Problem Based Learning (PBL), Project Based Learning (PjBL), Contextual Teaching and Learning (CTL), dan Outdoor Methods Learning, untuk membantu siswa mengembangkan karakter sadar lingkungan. Sumber daya pengajaran dan media pendidikan juga sangat penting dalam membantu anak mengembangkan karakter welas asih.