Search Articles & Publications

Showing 17 articles found for "Viral"

The Effect of Viral Marketing and Brand Image on Purchase Decisions Through e-Trust

Fatah, Muh. Al, Arsyad, Miftahul Jannah
Abstract: Viral Marketing is a trend that is able to attract the attention of consumers through social media. This study aims to determine the effect of viral marketing and brand image on purchase decisions through e-trust. This research… esearch is a quantitative study using the SPSS 22 program. The population in this study is Kahf's Instagram followers. The sample in this research is 200 respondents. In addition, to test the feasibility of the instrument used validity and reliability tests, classical assumption tests, and hypothesis testing. Path analysis analysis technique. The results of this study indicate that (1) viral marketing has a positive and significant effect on e-trust, (2) brand image has a positive and significant effect on e-trust (3) viral marketing has a positive and significant effect on purchase decisions, (4) brand image has a positive and significant effect on purchase decision, (5) e-trust has a positive and significant effect on purchase decision. Based on the research results, suggestions for business actors provide more attractive advertisements for consumers, make product designs more attractive, and set products according to needs.

KONTROVERSI KONTEN VIRAL DAN PEMBENTUKAN OPINI PUBLIK DI MEDIA DIGITAL: STUDI KASUS RESEPSI AUDIENS TERHADAP KASUS GIVEAWAY WILLIE SALIM

Natalia Sari Pujiastuti, Jovan Sakti Nilnamuna, Dela Kristiyani, Fazil Miftakhul Hakim, Nadjuwa Aprilia Wansa, Khasana Puja
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana opini publik terbentuk di media sosial terkait kontroversi dugaan manipulasi program giveaway yang dilakukan oleh creator TikTok Willie Salim. Penelitian menggunakan metode… de kualitatif deskriptif dengan pendekatan Teori Resepsi Encoding/ Decoding dari Stuart Hall untuk melihat bagaimana Masyarakat menafsirkan informasi yang beredar di berbagai platform media sosial. Fokus penelitian diarahkan perbedaan antara citra positif yang ditampilkan dalam video TikTok dengan fakta di balik layar yang kemudian diungkap melalui kanal  YouTube Podcast Bang Denny Sumargo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa citra Willie Salim sebagai kreator dermawan yang aktif membantu masyarakat selama periode 2023–2025 mengalami penurunan kepercayaan setelah muncul dugaan bahwa sebagian konten giveaway dibuat secara terencana atau settingan. Konten-konten tersebut sebelumnya berhasil menarik perhatian publik dengan jutaan penonton dan ratusan ribu likes. Temuan Penelitian juga memperlihatkan bahwa banyak netizen menganggap konten tersebut sebagai bentuk eksploitasi kemiskinan atau poverty porn demi mendapatkan perhatian dan popularitas di media sosial. Reaksi  masyarakat kemudian terbagi menjadi beberapa kelompok. Sebagian besar berada pada posisi oposisi, yaitu menolak dan mengkritik tindakan tersebut karena dianggap tidak jujur. Sebagian lainnya berada pada posisi negosiasi, yaitu tetap mengkritik kebohongan dalam konten tetapi masih menghargai adanya bantuan yang diberikan kepada masyarakat. Sementara itu, kelompok yang sepenuhnya mendukung Willie Salim semakin sedikit dan umumnya berasal dari pengikut setia yang tetap percaya pada sang kreator. Penelitian ini menyimpulkan bahwa terbukanya informasi dari berbagai platform media sosial membuat audiens tidak lagi menjadi penonton pasif, tetapi lebih kritis dalam menilai konten digital. Fenomena ini juga menunjukkan meningkatnya kesadaran masyrakat terhadap pentingnya kejujuran, etika komunikasi, dan tanggung jawab moral dalam dunia media sosial.

PENGARUH VIRAL MARKETING DAN BRAND IMAGE TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN WARDAH DI TIKTOKSHOP (STUDI KASUS DI KOTA SUKABUMI)

Saputri, Herlanda, Ardi, Isnu Ardi, Lastriyani, Indri
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh viral marketing dan brand image terhadap keputusan pembelian produk Wardah di TikTok Shop Kota Sukabumi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pengumpulan… umpulan data melalui kuesioner yang disebarkan kepada responden pengguna TikTok Shop yang telah melakukan pembelian produk Wardah. Data penelitian dianalisis menggunakan teknik regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak statistik. Hasil analisis menampilkan bahwa secara individual viral marketing dan brand image berkontribusi positif dan signifikan pada keputusan pembelian, dengan brand image sebagai aspek yang dominan dalam berkontribusi. Secara bersamaan kedua variabel tersebut terbukti secara nyata memengaruhi keputusan pembelian, yang tercermin pada nilai koefisien determinasi sebesar 63,3%, menandakan bahwa sebagian besar kedua variabel itu memengaruhi keputusan pembelian dipengaruhi. Oleh karena itu, bisa disimpulkan bahwa keberhasilan Wardah yang dipasarkan di TikTok Shop tidak hanya bergantung pada strategi viral marketing, tetapi juga pada kekuatan brand image yang kuat, positif, dan konsisten.

PENGARUH CITRA MEREK DAN VIRAL MARKETING TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PADA MIXUE WANGSA KOTA BARU PARAHYANGAN

Nisa Azahra Arta Mevia, Cicie Prilianti
Abstract: Perkembangan zaman saat ini, teknologi dan media sosial yang pesat, persaingan di industri makanan dan minuman juga semakin meningkat. Mixue Ice Cream and Tea asal Tiongkok berhasil masuk ke pasar Indonesia melalui inovasi… si produk serta strategi pemasaran yang efisien. Mixue mampu meraih popularitas yang tinggi berkat kekuatan citra merek dan strategi promosi yang mengandalkan media sosial, dikenal dengan viral marketing. Strategi ini menarik perhatian, terutama dari kalangan muda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh citra merek dan viral marketing terhadap keputusan pembelian produk Mixue Wangsa kotabaru parahyangan. Populasi dalam penelitian ini terdiri dari konsumen yang pernah membeli produk Mixue. Sampel diambil dari 96 responden menggunakan teknik Non-probability sampling dan metode purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner melalui google form. pengolahan data dalam penelitian ini menggunakan media pengolahan data yaitu : stastistical product & service solution (SPSS) dengan menggunakan perangkat lunak IBM SPSS Stastistics 25 program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) citra merek memiliki pengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian dan (2) viral marketing juga secara signifikan berpengaruh terhadap keputusan pembelian.

DIFFERENCES IN PLATELET COUNTS USING BLOOD SAMPLES WITH K3EDTA AND 3.2% SODIUM CITRATE ANTICOAGULANTS IN DENGUE FEVER PATIENTS

Prasetya, Ni Luh Nova Dilisca Dwi Putri, Anak Agung Istri Ari Trisnaningrum, Putu Ayu Parwati
Abstract: Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) is a viral infection marked by a significant decrease in platelet count. Accurate platelet count testing is crucial for diagnosing and monitoring DHF patients. The pre-analytical phase is a… critical stage in laboratory testing, where errors can significantly impact test outcomes. Anticoagulants, such as K3EDTA and 3.2% sodium citrate, are commonly used in routine hematology tests to prevent blood clotting by binding calcium ions and inhibiting clotting factor activation. This study aimed to evaluate the difference in platelet counts between blood samples collected with K3EDTA and 3.2% sodium citrate anticoagulants in DHF patients. An analytical observational study with a cross-sectional design was conducted involving 50 purposively sampled DHF patients. Statistical analysis yielded a p-value of 0.615 (p > 0.05), indicating no significant difference in platelet counts between the two anticoagulants. It can be concluded that the use of K3EDTA and 3.2% sodium citrate does not significantly affect platelet count results in DHF patients. Future studies are recommended to involve larger sample sizes and consider microscopic examination methods, such as peripheral blood smears, to assess platelet aggregation visually.

SOSIALISASI DAMPAK NEGATIF PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL SECARA BERLEBIHAN TERHADAP ANAK

Tampubolon, Sutar Oktaviana, Mariani, Deta Sonia Manik
Abstract: Social media is an online tool or media used by users to search for the information they need. Apart from that, social media itself can be used as a communication tool. Moreover, nowadays everything humans need can be accessed… cessed on social media in a very short time. Social media has gone viral for all groups, including children, teenagers and even adults. The development of social media makes performance faster, more precise and accurate so that it can increase the resulting productivity. The social media that are often used today are Facebook, Twitter, Instagram, Instagram, WhatsApp and other social media. One of the users of social media now is students, because by using social media students can easily communicate near or long distance without having to meet face to face or meet. Social media for students is important not only as a place to obtain interesting information but has also become a lifestyle. Where one student can have more than one social media. Excessive use of social media for students can have a negative impact. One of the negative impacts of using social media is that it makes students lazy, damages their health, rarely talks with friends and so on. Thus, we as the proponents want to provide socialization activities on the positive and negative impacts of excessive use of social media on fifth grade elementary school students.  This activity is expected to provide benefits for students and also help the role of teachers in developing students in using social media. Keywords: socialization, social media, negative impact

Kebijakan Pemerintah Indonesia dan Thailand dalam Penanggulangan HIV AIDS

Kurniawan, Fajar, Lisnawati, Tawakkal, Nurmala, Ira, Nasus, Evodius
Abstract: Introduction:  WHO's global health sector strategy 2022–2030 on HIV goals to reduce HIV infections from 1.5 million by 2020 to 335,000 by 2030, and deaths from 680,000 in 2020 to below 240,000 by 2030. The Southeast Asia… sia Regional Action Plan (RAP) for HIV (2017–2021) provides a clear vision of "zero new infections, zero HIV-related deaths, and zero discrimination" and a goal to "End the AIDS epidemic as a health threat by 2030".  Methods: Qualitative research by understanding the phenomenon of what the research subjects experienced, In this study, the authors used a descriptive method, which aims to describe the facts of the Indonesian government's policy and the Thai government's policy in tackling HIV AIDS cases in each country. Results: People diagnosed with HIV should be offered and associated with antiretroviral treatment (ART) as soon as possible after diagnosis and monitored periodically using clinical and laboratory parameters, including tests to measure the virus in the blood (viral load). Indonesia's policies in dealing with HIV AIDS are: Government Policy, Treatment, treatment and support for PLHIV, Conducive Environment, Sustainability of Countermeasures. Meanwhile, Thailand's state policy is: Prevention, Treatment and treatment, Cooperation in countermeasures and creating a conducive environment for PLHIV. Conclusion: It is known that in principle, the prevention and treatment of HIV AIDS refers to the world health organization and is developed based on the needs of each local government by looking at several ethnicities, races and religions as strategies in accelerating their prevention

KEPATUHAN MINUM OBAT ANTIRETROVIRAL DI PUSKESMAS SENTANI

Innal Saitis, Yance Ronard Rainuny, Crystin Evangelin Watunglawar
Abstract: Kepatuhan minum obat antiretroviral (ARV) merupakan faktor kunci dalam keberhasilan terapi HIV/AIDS. Di Puskesmas Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, masih ditemukan tantangan dalam menjaga konsistensi konsumsi ARV oleh… pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepatuhan pasien HIV/AIDS terhadap terapi ARV serta efektivitas edukasi mandiri dalam meningkatkan pengetahuan dan kepatuhan pasien. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kuantitatif dengan teknik random sampling terhadap 59 responden yang menjalani terapi ARV. Hasil menunjukkan bahwa tingkat kepatuhan yang rendah yaitu sebanyak 55 responden 93,2 % dari total 59 responden. Temuan ini menunjukkan bahwa harus ada edukasi mandiri lebih lanjut untuk peningkatan pengetahuan dan kepatuhan pasien. Penelitian ini merekomendasikan penguatan program edukasi dan dukungan sosial sebagai strategi peningkatan kepatuhan terapi ARV di fasilitas layanan kesehatan primer.

Storytelling Sensasional Di Era Algoritma: Tinjauan Hadis Larangan Membuka Aib Terhadap Fenomena Sadfishing Dan Eksploitasi Emosi Di Media Sosial

Al Farisi, Muhammad Salman, Nasrulloh Nasrulloh
Abstract: Perkembangan media sosial telah mengubah pola komunikasi Generasi Z menjadi lebih terbuka dan berorientasi pada keterlibatan (engagement), sehingga melahirkan fenomena sadfishing dan oversharing yang sering kali menampilkan… kan persoalan pribadi, konflik rumah tangga, maupun pengalaman hidup yang bersifat privat di ruang publik digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hadis “Kullu ummatī mu‘āfā illā al-mujāhirīn” serta relevansinya terhadap fenomena tersebut. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan library research dan netnografi. Data primer diperoleh dari hadis riwayat Imam al-Bukhari dan Imam Muslim beserta kitab-kitab syarah hadis, sedangkan data sekunder berasal dari jurnal ilmiah, artikel akademik, dan data digital terkait komunikasi media sosial. Analisis dilakukan melalui takhrij hadis, i‘tibar sanad, analisis matan, analisis isi (content analysis), dan analisis netnografi terhadap kasus oversharing yang viral di media sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hadis “Kullu ummatī mu‘āfā illā al-mujāhirīn” berstatus sahih dan mengandung prinsip etika yang menekankan pentingnya menjaga kehormatan diri, menutup aib, serta menghindari perilaku mujāharah atau membuka sesuatu yang telah Allah tutupi. Analisis fiqh al-hadis menunjukkan bahwa Islam memperbolehkan penyampaian persoalan pribadi untuk tujuan mencari bantuan atau keadilan, namun melarang pembukaan aib yang bertujuan memperoleh perhatian, popularitas, atau validasi sosial. Hasil analisis netnografi juga menunjukkan bahwa fenomena oversharing dan sadfishing di media sosial memiliki karakteristik yang mendekati konsep mujāharah, terutama ketika persoalan privat dijadikan komoditas digital demi meningkatkan engagement. Oleh karena itu, hadis ini memiliki relevansi yang kuat sebagai landasan etika komunikasi digital bagi Generasi Z dalam menggunakan media sosial secara bijak dan bertanggung jawab sesuai dengan nilai-nilai Islam.

PERAN MEDIA SOSIAL DALAM PENGEMBANGAN DAKWAH ISLAM MODERAT DI KALANGAN GENERASI MUDA

April Yanti Ananda, Febria Sri Rezeqi Fadillah, Gizalsa Syabilla, Hasna Nisrina, Muhammad Rizalul Zidan Akbar, Islaeda Yushan Dini, Edi Suresman
Abstract: Perkembangan media sosial telah mengubah dakwah Islam dari pendekatan konvensional menjadi praktik digital yang interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran media sosial dalam mengembangkan dan menyebarkan… an nilai-nilai Islam moderat di kalangan generasi muda, dengan mengkaji pengaruh algoritma, pergeseran otoritas keagamaan, dan komodifikasi konten religius. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur terhadap 17 artikel ilmiah yang dipublikasikan dalam rentang tahun 2021–2026 yang dianalisis menggunakan teknik analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa platform seperti Instagram, YouTube, TikTok, dan X berfungsi sebagai ekosistem yang efektif dalam menyebarkan nilai-nilai moderasi (wasathiyyah), toleransi, dan inklusivitas. Namun, sistem berbasis algoritma cenderung memprioritaskan konten yang viral dan emosional dibandingkan pesan keagamaan yang substantif, sehingga berpotensi mengurangi kedalaman pemahaman. Selain itu, pergeseran otoritas keagamaan dari ulama tradisional ke influencer digital menimbulkan kekhawatiran terkait kredibilitas. Praktik monetisasi dan personal branding juga menunjukkan adanya kecenderungan komodifikasi konten keagamaan di ruang digital. Oleh karena itu, penguatan literasi digital keagamaan serta integrasi antara otoritas keilmuan dan kompetensi digital menjadi hal yang penting untuk memastikan keberlanjutan dakwah Islam moderat di era digital.