Search Articles & Publications

Showing 152 articles found for "Belian"

PENGARUH INFLUENCER MARKETING DAN CONTENT MARKETING TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PENGGUNA SHOPEE DI KECAMATAN BANYURESMI KABUPATEN GARUT

Adawiyah, Neng Hilda Siti Robiah, Nuratri, Bangkit
Abstract: Perkembangan perdagangan elektronik (e-commerce) dan penggunaan media sosial telah mendorong perubahan dalam cara konsumen memperoleh informasi serta mengambil keputusan pembelian melalui marketplace. Penelitian ini bertujuan… ujuan untuk menganalisis pengaruh influencer marketing dan content marketing terhadap keputusan pembelian pengguna Shopee di Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan verifikatif. Data yang digunakan merupakan data primer yang diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 100 responden pengguna Shopee di Kecamatan Banyuresmi dengan teknik purposive sampling. Analisis data meliputi analisis deskriptif, uji instrumen, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, analisis korelasi, uji koefisien determinasi, dan uji hipotesis dengan bantuan program IBM SPSS Statistics versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa influencer marketing dan content marketing berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian pengguna Shopee di Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut baik secara parsial maupun simultan. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,486 menunjukkan bahwa influencer marketing dan content marketing mampu menjelaskan keputusan pembelian sebesar 48,6%, sedangkan sisanya sebesar 51,4% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian.

Analisis Perilaku Konsumen Dalam Memutuskan Pembelian Cinderamata Di Objek Wisata Ke'te Kesu'

Jeticia Lolotoding, Isak Pasulu, Dwibin Kannapadang
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perilaku konsumen dalam keputusan pembelian cinderamata di kawasan Wisata Ke'te Kesu' Kabupaten Toraja Utara. Industri pariwisata budaya telah bertransformasi menjadi industri… berbasis pengalaman yang mengedepankan nilai emosional, simbolik, dan kultural. Dalam konteks ini, pembelian cinderamata tidak hanya berfungsi sebagai barang konsumsi, tetapi juga sebagai simbol kenangan, identitas budaya, dan representasi pengalaman wisata. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap lima wisatawan sebagai informan kunci dan lima pelaku UMKM sebagai informan pendukung. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keputusan pembelian cinderamata di kawasan Wisata Ke'te Kesu' dipengaruhi oleh empat faktor utama, yaitu faktor budaya, sosial, pribadi, dan psikologis. Faktor budaya dan psikologis merupakan faktor yang paling dominan karena wisatawan memandang cinderamata sebagai representasi budaya Toraja yang autentik dan memiliki makna simbolik. Proses keputusan pembelian berlangsung melalui lima tahapan: pengenalan kebutuhan, pencarian informasi, evaluasi alternatif, keputusan pembelian, dan perilaku pasca pembelian. Wisatawan melakukan pertimbangan terhadap harga, kualitas, keunikan, dan nilai budaya produk sebelum memutuskan membeli. Pengalaman wisata yang positif memberikan pengaruh terhadap kepuasan wisatawan dan mendorong niat membeli ulang serta rekomendasi kepada orang lain. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keputusan pembelian cinderamata di kawasan Wisata Ke'te Kesu' tidak hanya dipengaruhi oleh kebutuhan fungsional, tetapi juga oleh nilai budaya, pengalaman emosional, dan persepsi wisatawan terhadap keaslian produk budaya Toraja. Abstract is a brief summary of the paper to help readers quickly determine the main research problem, solutions to solving This study aims to analyze consumer behavior in purchasing decisions of souvenirs at the Ke'te Kesu' Tourism Area in North Toraja Regency. The cultural tourism industry has transformed into an experience-based industry that prioritizes emotional, symbolic, and cultural values. In this context, souvenir purchases serve not only as consumer goods but also as symbols of memories, cultural identity, and representations of tourist experiences. This research employs a qualitative descriptive approach with data collection techniques through in-depth interviews, observation, and documentation involving five tourists as key informants and five MSME actors as supporting informants. Data analysis was conducted through data reduction, data display, and conclusion drawing. The results show that souvenir purchasing decisions at the Ke'te Kesu' Tourism Area are influenced by four main factors: cultural, social, personal, and psychological factors. Cultural and psychological factors are the most dominant because tourists perceive souvenirs as authentic representations of Toraja culture with symbolic meaning. The purchase decision process occurs through five stages: need recognition, information search, alternative evaluation, purchase decision, and post-purchase behavior. Tourists consider price, quality, uniqueness, and cultural value before deciding to purchase a product. Positive tourism experiences influence tourist satisfaction and encourage repeat purchase intentions and recommendations to others. This study concludes that souvenir purchasing decisions at the Ke'te Kesu' Tourism Area are not only influenced by functional needs but also by cultural values, emotional experiences, and tourists' perceptions of the authenticity of Toraja cultural products.

Pengaruh Brand Image dan Viral Marketing terhadap Keputusan Pembelian Konsumen Mie Gacoan Bumi Indah Tangerang

Mutiara Azzahra Nur Fatimah
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Brand Image dan Viral Marketing terhadap keputusan pembelian konsumen pada Mie Gacoan Bumi Indah Tangerang, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian menggunakan pendekatan&#8230; endekatan kuantitatif dengan metode survei dan teknik purposive sampling terhadap 30 responden yang pernah membeli di gerai tersebut. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert dan dianalisis menggunakan SPSS versi 26 melalui uji validitas, reliabilitas, asumsi klasik, regresi linier berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi. Hasil menunjukkan Brand Image berpengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap keputusan pembelian (t = 2,565 > t-tabel 2,052; sig. 0,016 < 0,05). Viral Marketing juga berpengaruh positif dan signifikan secara parsial (t = 2,931 > t-tabel 2,052; sig. 0,007 < 0,05). Secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian (F = 92,252 > F-tabel 3,354; sig. 0,000 < 0,05), dengan Adjusted R² sebesar 0,863, yang berarti 86,3% variasi keputusan pembelian dijelaskan oleh kedua variabel tersebut. Dengan demikian, Brand Image dan Viral Marketing memiliki peran penting dalam meningkatkan keputusan pembelian konsumen Mie Gacoan Bumi Indah Tangerang.

Pengaruh Persepsi Harga dan Loyalitas Merek terhadap Keputusan Pembelian Produk Kahf pada Generasi Z di Jakarta Selatan

Anwar, Muhammad, Warpindyastuti, Lady Diana, Hastuti, Dwi Puji
Abstract: Industri perawatan diri (personal care) pria di Indonesia mengalami perkembangan yang semakin kompetitif seiring meningkatnya kesadaran konsumen terhadap pentingnya perawatan diri. Kondisi tersebut membuat konsumen, khususnya&#8230; usnya Generasi Z, memiliki berbagai pertimbangan sebelum melakukan keputusan pembelian terhadap suatu produk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh persepsi harga dan loyalitas merek terhadap keputusan pembelian produk Kahf pada Generasi Z di wilayah Kebagusan, Jakarta Selatan, baik secara parsial maupun simultan.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Sampel penelitian berjumlah 96 responden yang merupakan konsumen Generasi Z pengguna produk Kahf di wilayah Kebagusan, Jakarta Selatan. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner, sedangkan analisis data menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, regresi linear berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi (R²) dengan bantuan SPSS versi 25.Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi harga dan loyalitas merek secara parsial maupun simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian produk Kahf. Nilai koefisien determinasi menunjukkan bahwa kedua variabel independen mampu menjelaskan keputusan pembelian sebesar 35,2%, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Oleh karena itu, Kahf perlu mempertahankan kesesuaian harga dengan manfaat produk serta meningkatkan loyalitas konsumen melalui strategi pemasaran yang tepat.

The Effect of Work-Life Balance and Career Development on The Organizational Commitment of Employees at The Rimba Belian Palm Oil Mill Unit, Region 5, PT Perkebunan Nusantara IV

Sari, Septi Aulia, Yasmin, Devi
Abstract: Maintaining employee commitment is particularly important in palm oil mill operations, where shift work, physical demands, and limited career development opportunities may affect employees’ attachment to the organization.&#8230; on. This study examines the influence of work-life balance and career development on the organizational commitment of operational employees at the Rimba Belian Palm Oil Mill Unit, Region 5, PT Perkebunan Nusantara IV. A quantitative associative design was employed, involving all 114 operational employees through a census approach. Data were collected using a five-point Likert-scale questionnaire and analyzed through multiple linear regression after completing instrument and classical assumption tests. The findings indicate that work-life balance and career development each have a positive and significant influence on organizational commitment. Both variables also jointly contribute significantly to strengthening employees’ commitment to the organization. Work-life balance showed a relatively stronger contribution, suggesting that employees’ ability to manage work demands and personal responsibilities is particularly important in a shift-based operational environment. This study extends the discussion of organizational commitment to the palm oil agro-industry, which remains less frequently examined than service and public-sector organizations. The findings imply that management should improve shift arrangements, rest periods, access to training, and the transparency of promotion and career development processes to maintain employees’ long-term commitment

PENGARUH LIVE SHOPPING DAN SOCIAL PROOF TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK MEREK AZARINE PADA KONSUMEN PEREMPUAN PENGGUNA TIKTOK SHOP DI KECAMATAN PARUNGPONTENG KABUPATEN TASIKMALAYA

Bashiroh, Na'mah Tsamrotul, Nuratri, Bangkit
Abstract: Perkembangan TikTok Shop mengubah cara konsumen memperoleh informasi, menilai produk, dan melakukan pembelian melalui interaksi langsung serta bukti sosial. Penelitian ini menganalisis live shopping, social proof, keputusan&#8230; san pembelian, serta pengaruh live shopping dan social proof terhadap keputusan pembelian produk merek Azarine pada konsumen perempuan pengguna TikTok Shop di Kecamatan Parungponteng, Kabupaten Tasikmalaya. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif dan verifikatif. Data diperoleh melalui kuesioner yang melibatkan 111 responden. Responden dipilih menggunakan nonprobability sampling dengan teknik purposive sampling. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, korelasi Pearson, regresi linear berganda, uji parsial, uji simultan, dan koefisien determinasi dengan bantuan IBM SPSS Statistics 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa live shopping, social proof, dan keputusan pembelian berada dalam kategori tinggi. Live shopping berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian. Social proof juga berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian dan memberikan kontribusi relatif lebih besar dibandingkan live shopping. Secara simultan, live shopping dan social proof berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian produk merek Azarine. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan keputusan pembelian memerlukan penyampaian informasi yang jelas melalui live shopping serta pengelolaan social proof yang autentik, relevan, dan dapat dipercaya.

PENGARUH KUALITAS LAYANAN ELEKTRONIK DAN KEPERCAYAAN MEREK TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN ULANG PRODUK MADAME GIE PADA E-COMMERCE SHOPEE

Putri, Amelia, Rachmawati, Mariana
Abstract: Tujuan penelitian pengaruh E-Service Quality dan Brand Trust terhadap Repurchase Intention produk Madame Gie pada platform e-commerce Shopee. Objek penelitian adalah Madame Gie Official Shop di Shopee, dengan unit analisis&#8230; is berupa pelanggan yang berbelanja di toko tersebut. Uji hipotesis melalui regresi linear berganda, uji t, dan uji f. Sampel penelitian 300 responden yang dipilih menggunakan teknik non-probability sampling. E-Service Quality berpengaruh positif dan signifikan terhadap Repurchase Intention ini membuktikan bahwa pengalaman layanan digital yang cepat, mudah, dan responsif memainkan peran penting dalam membentuk loyalitas konsumen. Semakin baik kualitas layanan yang dirasakan konsumen, maka semakin tinggi pula kemungkinan mereka untuk kembali membeli produk Madame Gie melalui Shopee.Brand Trust memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Repurchase Intention. Kepercayaan konsumen terhadap kualitas, reputasi, dan konsistensi merek Madame Gie menjadi faktor krusial dalam membentuk keputusan pembelian ulang. Kepercayaan ini memperkuat persepsi positif dan mengurangi keraguan terhadap risiko pembelian produk kecantikan secara daring. E-Service Quality dan Brand Trust terhadap Repurchase Intention: Secara simultan, E-Service Quality dan Brand Trust memiliki pengaruh yang sangat signifikan terhadap Repurchase Intention, Hal ini menegaskan pentingnya strategi terpadu dalam pengelolaan kualitas layanan digital dan penguatan identitas merek untuk mempertahankan loyalitas pelanggan di platform e-commerce.

Literature Review: Pengaruh Promo Flash Sale Dan Notifikasi Aplikasi Terhadap Impulse Buying Pada Konsumen Online

Tina Aisyah Maryati, Sabrina Az Zahra Panggabean, Putri Mentari
Abstract: Perkembangan e-commerce yang semakin pesat telah mengubah perilaku belanja konsumen dari pembelian yang terencana menjadi pembelian spontan yang dipengaruhi oleh stimulus promosi digital. Promo flash sale dan notifikasi&#8230; aplikasi banyak digunakan oleh platform belanja online untuk menciptakan rasa urgensi, kelangkaan, dan dorongan emosional yang dapat memicu impulse buying. Artikel literature review ini bertujuan untuk menelaah pengaruh promo flash sale dan notifikasi aplikasi terhadap impulse buying pada konsumen online. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur terhadap sepuluh artikel jurnal nasional dan internasional yang relevan, terbit pada rentang tahun 2022 sampai 2026. Hasil kajian menunjukkan bahwa flash sale pada umumnya berpengaruh positif terhadap impulse buying karena menawarkan diskon dalam waktu terbatas, stok terbatas, hitung mundur waktu, dan tampilan promosi yang menarik. Notifikasi aplikasi juga berperan sebagai pengingat dan stimulus promosi real-time yang mempercepat keputusan pembelian, meskipun penelitian yang secara eksplisit membahas variabel notifikasi masih relatif terbatas dalam literatur yang dikaji. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa pengaruh flash sale semakin kuat ketika didukung oleh emosi positif, fear of missing out, pleasure, arousal, hiburan, dan manfaat ekonomis. Namun, terdapat pula temuan yang tidak konsisten, yaitu flash sale tidak selalu berpengaruh signifikan apabila faktor psikologis atau fitur promosi lain lebih dominan. Kajian ini menyimpulkan bahwa flash sale dan notifikasi aplikasi dapat mendorong impulse buying, terutama apabila strategi promosi dirancang dengan unsur urgensi, daya tarik emosional, dan informasi produk yang kredibel.

SOCIAL MEDIA MARKETING, PRICE, AND BRAND IMAGE AS DRIVERS OF PURCHASE DECISIONS AND CONSUMER LOYALTY: EVIDENCE FROM SKINTIFIC ON SHOPEE

Ganis Maulana Rahmawan, Iha Haryani Hatta, Agustinus Miranda W
Abstract: Penelitian ini menganalisis pengaruh Social Media Marketing, Harga, dan Citra Merek terhadap Keputusan Pembelian dan Loyalitas Konsumen, sekaligus menguji peran mediasi Keputusan Pembelian pada konsumen produk skincare Skintific&#8230; kintific di Shopee. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei potong lintang terhadap 100 konsumen di Indonesia yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner tertutup dengan skala 1–5 dan dianalisis melalui Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) menggunakan SmartPLS 4.0. Model pengukuran memenuhi kriteria validitas konvergen, validitas diskriminan, dan reliabilitas. Social Media Marketing (β = 0,357; p < 0,001), Harga (β = 0,441; p < 0,001), dan Citra Merek (β = 0,335; p < 0,001) berpengaruh positif terhadap Keputusan Pembelian. Social Media Marketing (β = 0,235; p = 0,002), Harga (β = 0,287; p < 0,001), Citra Merek (β = 0,306; p < 0,001), serta Keputusan Pembelian (β = 0,385; p < 0,001) berpengaruh positif terhadap Loyalitas Konsumen. Keputusan Pembelian memediasi secara parsial pengaruh ketiga variabel eksogen terhadap Loyalitas Konsumen dengan nilai VAF masing-masing 36,8%, 37,2%, dan 29,7%. Harga merupakan prediktor langsung terkuat terhadap Keputusan Pembelian. Temuan menegaskan pentingnya integrasi pemasaran media sosial, harga yang sepadan dengan nilai, penguatan citra merek, dan pengalaman pembelian yang positif untuk meningkatkan loyalitas konsumen pada e-commerce skincare.

Pengaruh PENGARUH CONTENT MARKETING DAN PERSEPSI HARGA TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK UMKM TELUR ASIN REMPAH SABARAYA DI KOTA BANDUNG

Anggraeni, Sinta Nur, Pramudya FR, Agung
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh content marketing dan persepsi harga terhadap keputusan pembelian produk UMKM Telur Asin Rempah Sabaraya di Kota Bandung. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif&#8230; dengan metode survei, melalui penyebaran kuesioner kepada 100 konsumen yang pernah melakukan pembelian, yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Data dianalisis secara deskriptif dan verifikatif menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan program SPSS. Hasil analisis deskriptif menunjukkan content marketing berada pada kategori baik (80,97%), persepsi harga berada pada kategori sangat baik (82%), dan keputusan pembelian berada pada kategori baik (81%). Persamaan regresi yang diperoleh adalah Y = 4,400 + 0,236X1 + 0,889X2. Secara parsial, content marketing berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian (t = 3,428; Sig. = 0,001), dan persepsi harga juga berpengaruh positif dan signifikan serta menjadi variabel paling dominan (t = 12,011; Sig. < 0,001; β = 0,733). Secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian (F = 152,198; Sig. < 0,001), dengan koefisien determinasi (R²) sebesar 0,758, yang berarti 75,8% variasi keputusan pembelian dijelaskan oleh content marketing dan persepsi harga, sedangkan sisanya 24,2% dijelaskan oleh faktor lain di luar model. Temuan ini menegaskan pentingnya penyampaian konten pemasaran yang relevan, akurat, dan konsisten, disertai penetapan harga yang kompetitif dan sesuai nilai yang dirasakan konsumen, dalam memperkuat keputusan pembelian produk UMKM di era pemasaran digital.