Search Articles & Publications

Showing 13 articles found for "Cerah"

SISI Cerah Kepemimpinan: Menjelajahi Peran Humor dalam Menyeimbangkan Tuntutan Pekerjaan dan Keluarga di Universitas Lancang Kuning

Maherizal, Adi Rahmat, Fahmi Oemar, Didik Siswanto
Abstract: This study is motivated by the increasing work family conflict experienced by university lecturers due to high academic job demands. One leadership approach that is considered capable of alleviating this conflict is leadership… ership humor. This research aims to examine the effect of positive leadership humor on work family conflict, with coworker socializing as a mediating variable among lecturers at Universitas Lancang Kuning. The study is grounded in the Stimulus Organism Response (SOR) theory and Conservation of Resources (COR) theory, which conceptualize leader humor as a social stimulus and a socioemotional resource. A quantitative approach with a causal research design was employed. Data were collected through structured questionnaires using a Likert scale from 186 lecturers selected through proportional stratified random sampling. Data analysis was conducted using Structural Equation Modeling Partial Least Squares (SEM-PLS). The findings indicate that positive leadership humor has a negative effect on work family conflict and a positive effect on coworker socializing. Furthermore, coworker socializing negatively affects work family conflict and significantly mediates the relationship between leadership humor and work family conflict. The study concludes that positive leadership humor plays a strategic role in fostering a supportive work environment and helping lecturers balance professional and family demands.

KLASTERISASI KESEHATAN DAUN MENGGUNAKAN K-MEANS CLUSTERING DENGAN TEKNIK PENGOLAHAN CITRA

Pratama, Dede, Ramadhanu, Agung
Abstract: Abstract: Leaves are an important part of plants that greatly influence the health and quality of the plant. Poor leaf conditions, such as yellow or degraded leaves, can indicate problems in plant growth or health. Manual… l classification of fresh and yellow leaves can be time-consuming and often inconsistent, necessitating a more efficient automated method. The main goal of this research is to implement an image processing-based automatic classification system to classify fresh and yellow leaves based on visual features such as color, texture, and shape, to improve efficiency and consistency in plant health monitoring. To distinguish brightness and color, images are processed by converting the RGB color space to LAB. Using the K-Means Clustering algorithm, images are grouped into two clusters, each consisting of fresh leaves and yellow leaves. The data used in this research consists of eight images, each comprising four images of fresh leaves and four images of yellow leaves. The research results show that this method successfully classified fresh and yellow leaves with an accuracy rate of 100%, with 8 out of 8 images correctly identified. The K-Means Clustering method has been demonstrated as an effective and accurate method for determining leaf health conditions.   Keywords: Fresh Leaves, Yellow Leaves, K-Means Clustering, Image Processing,                 Feature Extraction Abstrak: Daun merupakan bagian penting dari tumbuhan yang sangat mempengaruhi kesehatan dan kualitas tanaman. Kondisi daun yang buruk, seperti daun kuning atau daun yang terdegradasi, dapat menunjukkan adanya masalah dalam pertumbuhan atau kesehatan tanaman. Klasifikasi daun segar dan daun kuning secara manual dapat memakan waktu dan sering kali tidak konsisten, sehingga diperlukan metode otomatis yang lebih efisien. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengimplementasikan sistem klasifikasi otomatis berbasis pengolahan citra dalam mengklasifikasikan daun segar dan daun kuning berdasarkan fitur visual seperti warna, tekstur, dan bentuk, guna meningkatkan efisiensi dan konsistensi dalam proses pemantauan kesehatan tanaman. Untuk membedakan kecerahan dan warna, gambar diproses dengan mengubah ruang warna RGB ke LAB. Dengan menggunakan algoritma K-Means Clustering, gambar dikelompokkan ke dalam dua kelompok, masing-masing terdiri dari daun segar dan daun kuning. Data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari delapan gambar, masing-masing terdiri dari empat gambar daun segar dan empat gambar daun kuning. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode ini berhasil mengklasifikasikan daun segar dan daun kuning dengan tingkat akurasi 100%, dengan 8 dari 8 gambar teridentifikasi dengan benar. Metode K-Means Clustering telah ditunjukkan sebagai metode yang efektif dan akurat untuk menentukan kondisi kesehatan daun.   Kata kunci:  Daun Segar, Daun Kuning, K-Means Clustering, Pengolahan Citra,  Ektraksi Fitur.

SEGMENTASI CITRA PADA CITRA ASLI BUAH JERUK BERDASARKAN NILAI THRESHOLDING

Simangunsong, Dame Lasmaria, Wanayumini, Wanayumini
Abstract: Abstract: This research aims to determine "Image Segmentation of Original Images of Orange Fruit Based on Thresholding Values". Thresholding value image segmentation is an image processing method that separates objects and… nd backgrounds in an image based on differences in brightness levels. Image regions that tend to be dark will be made darker (perfect black with an intensity value of 0), while image regions that tend to be light will be made brighter (perfect white with an intensity value of 1). Therefore, the output of the segmentation process using the thresholding method is a binary image with a pixel intensity value of 0 or 1.The author conducted this research to obtain data by researching and concentrating on writings or sources identified with the problem being studied. Literary research can be obtained by searching for journals, ebooks taken from the internet that plan to find current hypotheses with the problem being studied.Based on the results of determining the thresholding value in determining the binary value, the threshold value is determined as a reference. If the matrix value is smaller than the threshold value then the result is 0 and if the matrix value is greater than the threshold value then the result is 1.   Keywords: Thresholding Value, Image Segmentation, Orange Fruit Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui “Segmentasi Citra Pada Citra Asli Buah Jeruk Berdasarkan Nilai Thresholding”. Yang mana Segmentasi citra nilai thresholding adalah metode pengolahan citra yang memisahkan objek dan background dalam suatu citra berdasarkan perbedaan tingkat kecerahannya. Region citra yang cenderung gelap akan dibuat semakin gelap (hitam sempurna dengan nilai intensitas sebesar 0), sedangkan region citra yang cenderung terang akan dibuat semakin terang (putih sempurna dengan nilai intensitas sebesar 1). Oleh karena itu, keluaran dari proses segmentasi dengan metode thresholding adalah berupa citra biner dengan nilai intensitas piksel sebesar 0 atau 1.Penelitian ini penulis lakukan untuk memperoleh data dengan meneliti dan berkonsentrasi pada tulisan atau sumber yang diidentifikasi dengan masalah yang diteliti. Penelitian kepustakaan bisa didapat dengan cara mencari jurnal, ebook yang diambil dari internet yang berencana untuk menemukan hipotesis saat ini dengan masalah yang diteliti.Berdasarkan Dari hasil penentuan nilai thresholding dalam menetukan nilai biner, maka sebagai acuannya ditentukan dengan nilai dari threshold nya. Jika nilai matriks lebih kecil dari nilai threshold maka hasilnya bernilai 0 dan jika nilai matriks lebih besar dari nilai threshold maka hasilnya bernilai 1.   Kata kunci: Nilai Thresholding, Segmentasi Citra, Buah Jeruk

SISTEM INFORMASI PENJADWALAN PENGAJIAN RUTIN MASJID AL-MUHAJIRIN TAMAN PERKASA INDAH MEDAN BERBASIS WEBSITE

Aufa, Bilal, Harahap, Ricky Ramadhan
Abstract: Pengajian adalah kegiatan yang dilakukan oleh sekumpulan orang untuk mendapatkan ilmu, pemahaman ataupun pencerahan, bisa juga diartikan dari dalam Bahasa Arab yang berarti kegiatan belajar dan mengajar, dimana kegiatan… pengajian ini diikuti oleh berbagai kalangan usia, mulai dari anak-anak, remaja, hingga orang tua. Permasalahan yang terjadi dimana jadwal pengajian masih dikelola secara manual, yaitu dengan diumumkan secara lisan di masjid, ataupun melalui baliho yang dipampang di area masjid. Dan juga dikelola dengan cara yang lebih modern dengan menggunakan WhatsApp group serta juga ditampilkan melalui video flyer pada layar televisi masjid. Cara ini memiliki beberapa kelemahan, yaitu jadwal bisa berubah dan sulit terlacak perubahannya, informasi jadwal tidak dapat diakses dari mana saja, hanya bisa dilihat di layar televisi yang berada di area masjid ataupun baliho yang terpampang di area masjid. Informasi jadwal pengajian tidak tersosialisasikan dengan baik kepada semua warga (jamaah). Untuk itu diracang system informasi berabsis Web dimana dengan adanya sistem informasi pengajian rutin berbasis web maka Masjid Muhajirin Taman Perkasa Indah Medan Selayang dapat menyusun jadwal pengajian dengan mudah dan cepat melalui media website.

ANALISIS PERBANDINGAN METODE HISTOGRAM EQUALIZATION DAN GAUSSIAN FILTER UNTUK PERBAIKAN KUALITAS CITRA

Ikhsan, Muhammad, Supiyandi, Supiyandi, Hakiki, Andry Wiranda
Abstract: Penelitian ini menjelaskan penggunaan teknik pemerataan histogram dan filter Gaussian yang digunakan untuk meningkatkan kualitas gambar. Peningkatan kualitas gambar adalah salah satu proses pertama untuk meningkatkan kualitas… litas gambar. Peningkatan kualitas gambar diperlukan karena gambar yang dibahas seringkali kualitasnya tidak terlalu terang, seperti berisik, buram, terlalu gelap atau terlalu terang, atau gambar kurang tajam, dll. Gambar yang dimaksud dalam penelitian ini berformat BMP, JPG, dan PNG. Pemburaman gambar dilakukan untuk menekan komponen frekuensi tinggi dan menghilangkan komponen frekuensi rendah. Hasilnya adalah rona terang dan gelap, putih dan hitam, yang seharusnya memuat detail objek, namun masing-masing lebih putih dan cerah. Karena warnanya hitam, detail objeknya hilang sama sekali. Histogram bergeser dan mengelompok di sekitar midtone, sehingga menumpulkan warna pada foto Anda. Pada dasarnya, ini tentang meningkatkan kontras dan menyeimbangkan warna agar tidak terlihat membosankan. Selain itu, noise pada gambar biasanya muncul dalam bentuk variasi intensitas piksel yang tidak berkorelasi dengan piksel di sekitarnya. Peningkatan kualitas gambar mengacu pada membuat fitur tertentu pada gambar menjadi lebih jelas dan tajam, sehingga gambar lebih mudah dikenali dan dianalisis. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa metode histogram dapat digunakan untuk meningkatkan kontras gambar dan meningkatkan kualitas gambar sehingga informasi pada gambar menjadi lebih jelas.

Sosialisasi Pembuatan Minyak Serai Sebagai Campuran Sabun Bath Bomb Untuk Masyarakat Usia Produktif Kota Palangka Raya

Toepak, Erwin Prasetya, Sudyana, I Nyoman, Irmawan, Muhammad, Mahrita, Ani, Suherman
Abstract: Cymbopogon citratus, biasa disebut serai, adalah tanaman aromatik yang sangat serbaguna yang terkenal dengan sifat terapeutik dan kegunaannya yang luas. Aplikasi ini mencakup minyak pijat, aromaterapi, pengusir serangga,… penyegar udara, parfum, kosmetik, dan bahkan tujuan pengobatan. Tanaman serai merupakan salah satu spesies tumbuhan yang mampu mensintesis minyak atsiri. Di Indonesia, pemanfaatan tanaman serai (Cymbopogon citratus) sebagian besar terfokus pada penerapannya sebagai bahan penyedap makanan. Namun, terdapat potensi besar yang belum dimanfaatkan untuk pengembangan minyak atsiri berkualitas tinggi yang berasal dari tanaman ini. Minyak atsiri biasa disebut demikian karena komposisinya yang mencakup esensi dasar dari masing-masing tanaman. Pemanfaatan minyak atsiri lazim dalam produksi sabun bath bomb. Sabun bath bomb telah mengalami lonjakan popularitas yang signifikan karena digabungkan sebagai pelengkap ritual mandi yang menyenangkan, menawarkan pengalaman sensorik multi-segi yang ditandai dengan produksi busa, warna cerah, dan aroma harum yang menyenangkan. Penyuluhan produksi minyak serai dilakukan pada demografi masyarakat di Palangka Raya yang berada pada rentang usia produktif, khususnya pelajar. Sesi pelatihan meliputi pemberian panduan produksi minyak serai melalui metodologi yang lugas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berhasil dilaksanakan dan mendapat sambutan baik dari kalangan mahasiswa.

PENYULUHAN KEPEMIMPINAN DAN BANTUAN HUKUM BAGI MASYARAKAT MARGINAL DI DESA ANTARA

Hayati, Rina, Nisa, Khairun, Sirait, Syahriani
Abstract: Abstrak: Bentuk aplikasi dari serangkaian teori pendidikan yang telah dipelajari di dalam kampus tentunya akan lebih bermanfaat apabila teori-teori ilmu tersebut kita bagi kepada masyarakat. Kegiatan inilah yang disebut… dengan pengabdian kita kepada masyarakat. Sebagai seorang akademisi baik dosen dan mahasiswa harus mampu bekerjasama dalam meujudkan Tri Darma perguruan tinggi dimana tempat kita membagi dan menimba ilmu pengetahuan. Pengabdian kepada masyarakat adalah tindakan nyata yang dapat kita lakukan untuk menambah wawasan masyarakat terhadap informasi yang akan kita bagikan, sehingga membawa kontribusi positif dalam masyarakat. Apalagi sekarang lagi hangat-hangatnya memperbincangkan tentang pemilihan kepala daerah, oleh karena itu penyuluhan tentang kepemimpinan dianggap perlu untuk di sosialisasikan kepada masyarakat. Harapan kedepannya adalah masyarakat mampu memilih pemimpin yang dapat menjadi contoh baik dalam setiap tindakan dan perkataannnya. Masyarakat diharapkan lebih hati-hati dalam memilih calon kepala daerah, tidak mudah terpengaruh citra dan kekuasaan yang dapat mendatangkan kerudian dalam masyarakat itu nantinya. Selain itu masyarakat tidak perlu takut terhadap tekanan yang mungkin saja datang untuk memaksa memilih jagoan mereka, masyarakat harus mendapatkan pencerahan tentang bagaimana hukum itu berlaku di kalangan masyarakat. Untuk itu selain membahas masalah kepemimpinan Universitas asahan juga bekerjasama dengan Yayasan Lembaga Bantuan Hukum – Cakrawana Nusantara Indonesia untuk memberi pemahaman kepada masyarakat tentang hukum, apa yang harus dilakukan masyarakat apabila tersangkut permasalahan hukum di lingkungannya, mengetahui hak dan kewajibannya dalam mentaati hukum tersebut. Harapan terbesarnya masyarakat di desa antara tidak tabu lagi terhadap permasalahan hukum, masyarakat desa antara berani untuk menghadapai permasalahan hukum yang mereka hadapi, masyarakat desa antara mampu memilih pemimpin yang tepat untuk memimpin daerah mereka. Kata kunci: Kepemimpinan, Bantuan Hukum, Masyarakat Marginal   Abstract: The application form of a series of educational theories that have been studied on campus will certainly be more useful if the theories of science are shared for the community. This activity is called our devotion to the community. As an academic both lecturers and students should be able to work together in realizing Tri Darma college where we share and gain knowledge. Community service is a real action that we can do to increase society's insight into the information we will share, thus bringing a positive contribution to society. Especially now more warmly discussed about the election of regional heads, therefore counseling about leadership is considered necessary for the socialization to the community. The future expectation is that people are able to choose leaders who can be good examples in every action and perfomance. The community is expected to be more careful in choosing candidates for regional heads, not easily influenced by the image and power that can bring in the society later. In addition people should not be afraid of the pressures that might come to force their heroes, the public should get an enlightenment about how the law applies to the public. In addition to discussing the issue of leadership, the University of Asahan also cooperates with the Legal Aid Foundation - Cakrawana Nusantara Indonesia to provide an understanding to the public about the law, what should the community do when it comes to legal issues in its environment, knowing its rights and obligations in complying with the law. The greatest hope of the community in the village between no longer taboo on legal issues, the villagers between daring to face the legal problems they face, the villagers between able to choose the right leader to lead their area. Keywords: Leadership, Legal Aid, Marginal Society

Identifikasi Jenis Ikan Air Tawar Di Perairan Kali Wafor Distrik Biak Utara

Utami, Galuh, Iriani Ira Bukorpioper, Gilbert Kafiar
Abstract: Kali Wafor terletak di Distrik Biak Utara dan mengairi beberapa perkampungan yakni Dofyo Wafor, Warsansan, Kobeoser, Dernafi dan Sarwom, tujuan penelitian ini dilaksanakan  untuk mengetahui tingkat keanekaragaman jenis ikan… ikan dan kualitas perairan di Kali Wafor Distrik Biak Utara. Metode yang digunakan secara kualitatif dan kuantitatif. Analisis data secara kualitatif diolah dan dianalisis secara deskripitif dalam bentuk tabel dan gambar, sedangankan data kuantitatif diolah dengan menggunakan rumus Shanon Wienner, yakni dengan melihat indeks keanekargaman. Dari hasil penelitian diperoleh enam jenis ikan yang berhasil diidentifikasi. Sampel penelitian diambil dari tiga stasiun pengamatan. Dari hasil analisis data diperoleh nilai indeks keanekaragaman yang rendah. Tingkat keanekaragaman jenis ikan di Kali Wafor Distrik Biak Utara dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya adalah suhu, DO (oksigen terlarut), pH, kecepatan arus, dan tingkat kecerahan perairan. Dari hasil pengamatan di tiga stasiun diperoleh hasil bahwa jenis ikan yang dijumpai pada dasarnya sama di setiap stasiun.

Peran Warna Dalam Menciptakan Suasana Dan Makna Pada Lukisan Still Life

Abiliya, Zahra Cheryl, Hartanto, Ivan Nathan, Santosa, Keisha Deyin, Bano, Fary Amdreas
Abstract: Warna merupakan elemen penting dalam seni lukis, khususnya dalam genre still life, karena mampu menciptakan suasana, memperkuat makna, dan membangkitkan emosi penonton. Lukisan still life, dan warna tidak hanya berfungsi… sebagai representasi visual, tetapi juga sebagai alat komunikasi yang kaya akan simbolisme dan ekspresi. Pemilihan palet warna, intensitas, saturasi, serta harmoni atau kontras antar warna berperan dalam menentukan suasana yang dihasilkan, mulai dari kehangatan dan keakraban hingga melankolia atau kekosongan. Warna juga memiliki kemampuan untuk membangun narasi visual, misalnya, warna-warna cerah seperti kuning dan oranye sering dikaitkan dengan kehidupan, energi, dan optimisme, sementara warna-warna gelap seperti biru tua dan hitam dapat menyiratkan ketenangan, misteri, atau bahkan kesedihan. Penggunaan warna dalam still life sering mencerminkan tema yang ingin diungkapkan oleh seniman, seperti kemewahan, kefanaan, atau keindahan alam. Permasalahan dalam penelitian ini menyoroti bagaimana seniman menggunakan warna sebagai strategi untuk memengaruhi interpretasi audiens terhadap objek yang dilukis, menjadikan warna sebagai komponen utama yang memperkuat keterkaitan emosional antara karya dan apresiator. Metode dalam studi ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui studi literatur dan eksplorasi kekaryaan. Sample dalam penelitian ini adalah empat karya seni lukis yang dibuat dengan cat minyak di atas kanvas. Studi ini mencakup analisis karya-karya penting dalam genre still life untuk mengeksplorasi hubungan antara warna, komposisi, dan makna. Dengan memahami peran warna dalam lukisan still life, apresiator dapat lebih menghargai kompleksitas dan kedalaman makna yang terkandung di dalamnya.

Epistemologi Irfani Dalam Tradisi Pemikiran Islam

Ma'rifah, Imroatul, Sudirman Sudirman
Abstract: Pada masa dominasi positivisme dalam ilmu pengetahuan, pendekatan irfani dianggap kurang dapat diterima. Namun, perkembangan filsafat ilmu modern, seperti gagasan Paul Feyerabend, membuka peluang bagi berbagai metode untuk… uk digunakan. Dalam penelitian ini, pendekatan kajian literatur dipilih sebagai metode utama oleh peneliti. Irfani dapat dicapai oleh siapa saja yang menjalani perjalanan spiritual. Lebih dari sekadar pendekatan epistemologis, irfani merupakan pengalaman batin yang mendalam, yang dianggap sebagai bagian penting dari kekayaan spiritual Islam dan perlu dihargai untuk memperbaiki praktik keislaman itu sendiri. Melalui metode irfani, individu didorong untuk mendekatkan diri kepada Allah Yang Maha Benar (al-Haqq). Realitas bukan sekadar sesuatu yang ditemukan, melainkan sesuatu yang dicapai. Pemahaman tentang realitas tercapai ketika para ‘arif melakukan perjalanan spiritual untuk mendekat kepada Yang Mahabenar, baik melalui cara ittihad dan hulul, maupun melalui maqom mukasyafah (penyingkapan) terhadap hakikat-Nya. Dengan membersihkan jiwa, para ‘arif memperoleh pemahaman tentang-Nya, yang kemudian memungkinkan mereka untuk mengerti realitas yang dapat dijangkau oleh panca indera dan nalar. Dalam tradisi pemikiran Islam, epistemologi irfani adalah studi tentang pengetahuan yang diperoleh melalui pengalaman spiritual atau batiniah yang mendalam, dengan fokus pada makrifah atau pencerahan sebagai bentuk pengetahuan tertinggi. Tujuan dari artikel ini adalah untuk mengkaji konsep epistemologi irfani dalam konteks tradisi pemikiran Islam, menggali teori-teori utama, dan menyoroti kontribusi tokoh-tokoh penting dalam pengembangannya, seperti Ibn Arabi, Al-Ghazali, dan Jalaluddin Rumi. Epistemologi irfani berbeda dengan epistemologi rasionalis dan empiris karena bergantung pada pengalaman mistik dan intuisi yang melampaui batasan logika dan indera manusia. Epistemologi irfani menawarkan pendekatan komprehensif dalam memahami apa itu pengetahuan, Tuhan, dan eksistensi manusia dengan mengintegrasikan perspektif rasional dan spiritual.