Search Articles & Publications

Showing 12 articles found for "Paksa"

Pentingnya Pengembangan Kreativitas Guru untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi Peserta Didik

Riza Eka Putri, Fitriani, Siska Widyawati, Eka Puji Lestari, Darussalam
Abstract: Kreativitas dan literasi sangat penting dikembangkan di Lingkungan Sekolah Dasar, dimana pada fase ini peserta didik berada pada fase awal mengenal dan menjajaki dunia pendidikan yang seyogyanya belum bisa ditekan dan dipaksakan,… paksakan, karena usia anak-anak pada tingkat Sekolah Dasar masih ingin bermain dengan dunia anak-anaknya. Disini peran guru sangat penting sekali, salah satunya dengan mengembangkan kreativitas dalam setiap proses pembelajaran agar bisa memancing peserta didik dalam meningkatkan kemampuan mereka dalam berliterasi dengan baik, apakah itu dalam membaca, menulis dan memahami apa yang mereka pelajari dengan baik. Karena kreativitas adalah salah satu faktor penting yang dapat mempengaruhi tingkat pencapaian keberhasilan dalam suatu proses pembelajaran. Dan untuk mengembangkan kreativitas dan kemampuan literasi Peserta didik, maka kegiatan Pengabdian Masyarakat ini memadukan kreativitas seni sebagai media yang diyakini dapat membantu perkembangan kemampuan kognitif Peserta didik dalam proses belajar. Dan cara agar kemampuan dalam literasi dasar tersebut bisa dicapai dengan baik, salah satunya adalah dengan mengaplikasikan kreativitas dalam proses pembelajaran kepada Peserta didik. Tentunya hal ini juga menuntut kecakapan guru dalam memilih kreativitas yang cocok untuk dipadukan dengan Pelajaran yang dipelajari agar tujuan dari pembelajaran itu sendiri dapat tercapai dengan maksimal. Sehingga dengan adanya kreativitas guru dalam menjalankan proses pembelajaran bisa membangun dan meningkatkan literasi peserta didik dengan baik dan berkembang, serta menjadikan setiap proses pembelajaran yang dilalui oleh mereka menjadi menyenangkan dengan target pencapaian keberhasilan yang bisa dicapai dengan maksimal.

PELATIHAN E-LEARNING PADA GURU SMA IT PLUS BAZMA BRILLIANT

Nugraha, Nur Budi, Sellyana, Ari, Suhaidi, Mustazzihim
Abstract: Abstract: Along development process of teaching activities in classroom has many challenges and demands. The increasing number information channels that can be accessed by students so that teacher often lags far behind the… he updated information that has been received. Therefore teacher is forced to compensate by looking for various additional information. One of the learning strategies that has not been widely applied today is the e-learning strategy. Edmodo is a paid e-learning website that can be utilized  teachers  implementing learning strategies. But there are still many teachers who do not know and utilize it to fullest helping learning process in the classroom. The method used this training is lecture, discussion and direct practice. The lecture method and discussion are used to convey information relating the theories and benefits of applying edmodo. With direct practice, teachers will be more understanding in applying edmodo. It is expected that after this training, teachers are able compile learning materials in e-learning online so that teachers are not only fixated on conventional learning models. After that, the teacher can implement e-learning in the class he is teaching. Starting from listening material, making assignments given through assignments and online quizzes for the subjects they teach.             Keywords: Learning Strategy, e-Learning, Edmodo     Abstrak: Seiring perkembangan zaman proses kegiatan mengajar di kelas memiliki banyak tantangan dan tuntutan. Semakin banyaknya jalur informasi yang dapat diakses oleh siswa sehingga tidak jarang guru tertinggal jauh dari updatenya informasi yang sudah diterima oleh siswa. Oleh karena itu guru dipaksa harus mengimbanginya dengan mencari berbagai informasi tambahan. Salah satu strategi belajar yang belum banyak diterapkan saat ini adalah strategi belajar e-learning. Edmodo merupakan website e-learning tidak berbayar yang dapat dimanfaatkan oleh guru dalam menerapkan strategi belajar e-learning. Namun masih banyak guru yang belum mengetahui dan memanfaatkannya secara maksimal dalam membantu proses belajar mengajar di kelas. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini yaitu ceramah, diskusi dan praktek langsung. Metode ceramah dan diskusi digunakan untuk menyampaikan informasi yang berkaitan dengan teori-teori dan manfaat menerapkan edmodo. Dengan praktek langsung, guru-guru akan lebih me­mahami dalam menerapkan edmodo. Diharapkan setelah diadakan pelatihan ini, guru-guru SMA IT Plus Bazma Brilliant mampu menyusun materi pembelajaran secara e-learning online sehingga guru tidak hanya terpaku pada model pembelajaran konvensional saja. Setelah itu, guru dapat mengimplementasikan pembelajaran e-learning  di dalam kelas yang diampunya. Mulai dari menguploud materi, membuat tugas yang diberikan melalui fi­tur assignment dan kuis online untuk mata pelajaran yang diajarnya.   Kata kunci: Strategi Belajar, e-Learning, Edmodo

Analisis Sinergi Lingkungan Strategis, Budaya Organisasi, dan Perencanaan Strategis dalam Meningkatkan Kinerja Organisasi

Aliana, Abdul Kadir Sumardi, Nurwahyudi Nurdin, Ahmad Muktamar
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji sinergi antara lingkungan strategis, budaya organisasi, dan perencanaan strategis terhadap kinerja organisasi menggunakan pendekatan kualitatif. Fokus utama penelitian ini adalah memahami… emahami bagaimana interaksi antara ketiga elemen tersebut mempengaruhi kinerja organisasi. Data dikumpulkan melalui studi pustaka yang komprehensif untuk mengidentifikasi dan menganalisis temuan-temuan sebelumnya terkait lingkungan strategis, budaya organisasi, dan perencanaan strategis. Informasi dari literatur digunakan untuk membangun kerangka konseptual dan pertanyaan penelitian. Data sekunder dari penelitian sebelumnya, artikel ilmiah, dan laporan terkait dihimpun dan dianalisis secara kualitatif untuk mengekstrak temuan yang relevan dan memahami hubungan antar variabel. Proses seleksi pustaka dilakukan secara sistematis dengan mempertimbangkan keandalan, relevansi, dan kontribusi terhadap pemahaman mengenai pengaruh lingkungan strategis, budaya organisasi, dan perencanaan strategis terhadap kinerja organisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa analisis lingkungan strategis berperan penting dalam meningkatkan kinerja organisasi dengan menyediakan informasi yang relevan terhadap efektivitas fungsi organisasi tertentu. Budaya organisasi yang kuat memiliki kaitan signifikan dengan kinerja, di mana norma-norma yang telah menjadi budaya dalam organisasi membentuk sikap dan perilaku karyawan tanpa paksaan. Perencanaan strategis yang efektif membuat konsepsi organisasi menjadi jelas, memudahkan formulasi sasaran dan rencana, serta mengarahkan sumber daya organisasi secara optimal.

Efektivitas Budaya Wayang Kulit dalam Penyebaran Agama Islam di Nusantara oleh Wali Songo

Firman, Ade, Muhammad Hafidz Nasri, Syamsir
Abstract: Wayang kulit, pertunjukan wayang kulit tradisional Jawa, memainkan peran penting dalam penyebaran Islam di Nusantara (kepulauan Indonesia) selama abad ke-15, khususnya melalui upaya Wali Songo (Sembilan Orang Suci). Penelitian… litian ini menggunakan metode studi literatur untuk menganalisis efektivitas wayang kulit sebagai media dakwah Islam oleh Wali Songo dan relevansinya di masa kini. Temuan menunjukkan bahwa wayang kulit sangat efektif karena popularitasnya di kalangan masyarakat Jawa, sehingga memungkinkan ajaran Islam diintegrasikan secara damai tanpa paksaan. Strategi akulturasi budaya yang dilakukan Wali Songo dengan memodifikasi tokoh dan cerita wayang agar mengandung nilai-nilai Islam, menunjukkan penghormatan terhadap budaya lokal dan selaras dengan karakter Islam sebagai rahmatan lil’alamin. Namun di zaman modern, keefektifan wayang menghadapi tantangan seperti menurunnya minat generasi muda, kurangnya pemahaman terhadap simbolisme wayang, dan beragamnya kualifikasi dalang (dalang). Terlepas dari tantangan-tantangan tersebut, studi ini menegaskan potensi wayang sebagai media dakwah kontemporer jika direvitalisasi melalui integrasi teknologi, peningkatan pengetahuan keislaman para dalang, dan kolaborasi dengan lembaga pendidikan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan Wali Songo dalam membudayakan Islam dengan budaya lokal melalui wayang memberikan pembelajaran berharga bagi strategi dakwah masa kini. Pendekatan mereka mencontohkan bagaimana dakwah Islam dapat dilakukan secara damai, kontekstual, dan penuh hormat terhadap keragaman budaya, memberikan wawasan bagi para pendakwah modern untuk beradaptasi dan memanfaatkan platform media populer secara efektif sambil tetap menjaga kedalaman ajaran Islam.

Analisis Penerapan Pasal 49 Kuhp Pada Tindak Pidana Pembunuhan (Studi Putusan No;140/Pid.B/2011, Pengadilan Negeri Muara Enim)

Wahyu Hidayat
Abstract: Tujuan penulisan artikel ini untuk menganalisa penerapan Pasal 49 KUHP pada tindak pidana pembunuhan pasal 338 KUHP. (studi putusan no. 140/Pid.B/2011/PN.ME). Metode yang digunakan dalam penulisan ini merupakan metode hukum… kum normatif  dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus. Hasil penelitian Majelis Hakim menganggap bahwa Suatu perbuatan Tindak Pidana Pembunuhan pasal 338 KUHP ataupun Tindak pidana penganiyaan 351 KUHP, apabila perbuatan tersebut dilakukan pada saat itu tidak dapat lagi berpikir dengan tenang dan jernih dan terpikirlah hanyalah menyelamatkan diri/jiwanya; karena perbuatan tersebut merupakan pembelaan diri, karena perasaan tergoncang. yang masih berlanjut dan masih berhubungan, maka perbuatan tersebut dapat dikategorikan sebagai pembelaan terpaksa yang diatur dalam pasal 49 KUHP (noodweer dan noodweer – exces), sehingga Pelaku Tindak pidana pembunuhan yang terbukti melakukan tindak pidana tersebut harus dilepaskan dari segala tuntutan (onslag van recht vervolging). dengan pertimbangan hukum karena alasan penghapus pidana,  sebagai berikut adanya daya paksa (Overmacht), adanya pembelaan terpaksa (Noodweer , Noodweer-exces), sebab melaksanakan ketentuan Undang- undang, sebab menjalankan perintah jabatan.

Konseb Islamisasi ilmu pengetahuan Pada Studi kritis terhadap pemikiran Ismail  Raji al Faruqi dan Syad Naquid al Attas  Islamisasi ilmu pengetahuan : Studi kritis terhadap pemikiran Ismail  Raji al Faruqi dan Syad Naquid al Attas

Dedek Saputra, Zulmuqim, Fauza Masyudi
Abstract: Penelitian ini berjudul Konseb Islamisasi ilmu pengetahuan : Studi kritis terhadap pemikiran Ismail  Rajial Faruqi dan Syad Naquid al Attas Implikasi Konsep Islamisasi Ilmu Pengetahuan Ismail RajiAl-Faruqi. Ilmu pengetahuan… huan merupakan hal yang penting dalam kehidupan manusia. Allah menempatkan ilmu sebagai suatu hal yang tidak boleh ditinggalkan. Selama ini agama Islam diyakini memiliki peranan yang sangat penting dalam mewarnai bangunan ilmu pengetahuan. Namun kenyataannya, masyarakat muslim seolah dipaksa untuk melaksanakan ajaran sekuler dalam kehidupan lantaran derasnya arus sekularisasi. Kondisi inilah yang menjadi keprihatinan para pemikir Islam, sebab bisa membahayakan keimanan Islam. Berkaitan dengan keprihatinan itulah muncul ide atau gagasan mengenai islamisasi ilmu pengetahuan sebagai upaya untuk menetralisir pengaruh sains barat modern. Al-Faruqi adalah salah seorang pemikir tentang islamisasi. Bagaimana konsep islamisasinya? serta apa implikasinya dalam kehidupan di Indonesia? Islamisasi pengetahuan tidak hanya sebagai wacana, tetapi membutuhkan implikasi nyata agar berguna bagi masyarakat luas. Al-Faruqi telah berupaya merealisasikan islamisasi pengetahuan dengan mendirikan kelompok-kelompok studi Islam. Gerakan tersebut dilakukan dengan tetap berprinsip pada ajaran tauhid agar tidak menyimpang dari ajaran agama. Beberapa perkembangan juga terjadi di Indonesia sebagai tanggapan dari Islamisasi ilmu, diantaranya: berdirinya sekolah- sekolah berbasis Islam dan maraknya koperasi-koperasi serta bank-bank syariah.Salah satu problem utama yang dihadapi umat Islam saat ini ialah westernisasi ilmu pengetahuan. Dimana ilmu mengalami demoralisasi dan deIslamisasi, sehingga ilmu yang seharusnya membawa kedamaian justru menimbulkan kekacauan dalam kehidupan.

ANALISIS STRATEGI DAKWAH GUS IQDAM CHOLID

Moh Rifqi Falah Al Farabi, Nasrulloh Nasrulloh, Ahmad Ahsanul Khuluq
Abstract: Dakwah adalah strategi/cara ulama’ atau orang yang memiliki pengetahuan agama untuk mengajak seseorang kepada tujuan kebaikan dan menghindari keburukan dengan cara-cara tertentu tanpa adanya paksaan. Penelitian ini mendiskripsikan… diskripsikan tentang analisis strategi dakwah gus Iqdam, strategi dakwah sentimental, strategi dakwah rasional, dan strategi dakwah indrawi. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan dengan pendekatan kualitatif. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis isi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa 1) strategi dakwah sentimental dalam strategi dakwah gus Iqdam dilakukan dengan mauidzoh hasanah menggunakan bahasa yang santai dan mudah dipahami. 2) strategi dakwah rasional dalam strategi dakwah gus iqdam, beliau selalu mengajak jama’ahnya untuk mengambil pelajaran saat pengajian beliau. 3) strategi dakwah indrawi dalam strategi dakwah gus Iqdam, beliau memberikan tauladan yang baik kepada jama’ahnya.

ANALISIS UANG PANAI ADAT BUGIS DALAM PERNIKAHAN PERSPEKTIF ISLAM

Anggina Yusila Heryanto, Fatimatuzzahra, Muhibban
Abstract: Praktik uang panai, yang telah menjadi bagian dari tradisi di beberapa masyarakat, mengundang perdebatan yang menarik dalam konteks hukum Islam. Uang panai merupakan pembayaran sejumlah uang atau barang kepada pihak perempuan… mpuan sebagai syarat untuk pernikahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pandangan hukum Islam tentang Uang Panai dalam perkawinan adat Bugis. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode pendekatan kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian, masyarakat Bugis, menganggap "Uang Panai" sebagai tradisi penting dalam perkawinan adat mereka. Meskipun Islam tidak mengatur secara spesifik mengenai Uang Panai, namun memberikan kebebasan (mubah). Agama Islam tidak melarang pemberian Uang Panai dalam tradisi perkawinan adat Bugis walaupun nilai dari uang panai tersebut tinggi karena tidak ada dalil yang menunjukkan hal tersebut. Yang terpenting, pemberian Uang Panai tidak boleh melanggar prinsip-prinsip Islam, tidak ada unsur keterpaksaan, sesuai kemampuan dan kesanggupan pihak laki-laki. Dengan demikian, dalam perspektif Islam, uang panai bukan hanya merupakan kewajiban materi, tetapi juga simbol dari tanggung jawab dan penghargaan dalam hubungan pernikahan yang seimbang dan saling menghormati.

GEMBALA YANG SEJATI BERDASARKAN 1 PETRUS 5:1-4

Nikolaus Dachi, Hotria Imelda Sagala
Abstract: Tulisan ini mengkaji prinsip kepemimpinan rohani yang ideal menurut 1 Petrus 5:1–4, dengan menyoroti karakteristik gembala yang sejati. Petrus, sebagai sesama penatua dan saksi penderitaan Kristus, memberikan nasihat kepada… epada para pemimpin jemaat agar menggembalakan kawanan Allah dengan sukarela, bukan karena paksaan atau demi keuntungan pribadi, melainkan dengan pengabdian tulus, menjadi teladan, dan tidak memerintah dengan otoritas yang menindas. Penekanan utamanya adalah bahwa pelayanan yang lahir dari kasih dan integritas akan memperoleh mahkota kemuliaan dari Gembala Agung. Tulisan ini relevan untuk konteks gereja masa kini, sebagai cermin untuk menilai dan membentuk kepemimpinan yang berpusat pada Kristus.

TOLERANSI BERAGAMA MENURUT GEN Z DAN GEN ALPHA

Nazwa Azzahra, Putri Isnaini, Sabrina Nur Karimah Nst, Anugerah Setiawan
Abstract: Toleransi antaragama memiliki peranan yang sangat krusial dalam kehidupan komunitas yang beragam keyakinannya. Hal ini disebabkan karena toleransi merupakan sikap yang seharusnya dimiliki oleh setiap individu untuk saling… g menghargai, menerima, dan menghormati penganut agama lain. Di dalam ajaran Islam pun ditegaskan bahwa sikap toleran itu sangat penting, dan tidak boleh ada paksaan dalam memilih agama yang diyakini seseorang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan penjelasan bahwa penanaman sikap toleransi pada generasi saat ini merupakan hal yang sangat mendesak. Alasan di balik pentingnya hal ini adalah karena Gen Z, yang hidup di era teknologi dan internet yang canggih, mengalami penurunan rasa toleransi. Mereka menganggap toleransi sebagai sesuatu yang tidak begitu penting dan merasa tidak perlu bersosialisasi. Pemikiran semacam ini muncul karena akses mereka terhadap teknologi dan internet sangat memudahkan kehidupan sehari-hari. Penulis menerapkan metode deskriptif, yang berfungsi sebagai penjelasan dan gambaran. Penjelasan dan deskripsi ini diperoleh melalui jurnal, buku, dan berita yang ada. Dalam penelitian ini, ditemukan bahwa sikap toleransi sangat diperlukan untuk menciptakan stabilitas sosial dalam masyarakat yang beragam agama, serta menghasilkan suasana saling menjaga dan aman dalam interaksi sosial.