Abstract:Penelitian ini dilatarbelakangi oleh inkonsistensi temuan penelitian sebelumnya terkait hubungan omnichannel experience dan customer satisfaction. Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh omnichannel experience dan service…
vice quality terhadap customer satisfaction pada ritel modern di Indonesia menggunakan metode kualitatif melalui Systematic Literature Review (SLR). Data diperoleh dari jurnal ilmiah dan buku melalui tahapan identifikasi, seleksi, ekstraksi, sintesis, dan penarikan kesimpulan. Hasil menunjukkan bahwa omnichannel experience dan service quality masing-masing berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan konsumen. Secara simultan, keduanya menjadi faktor utama dalam meningkatkan kepuasan konsumen ritel modern.
Abstract:Penelitian ini menganalisis partisipasi institusi masyarakat pedesaan dalam Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana serta implikasinya terhadap efektivitas program di Kecamatan Cijeruk, Kabupaten…
en Bogor. Penelitian ini berangkat dari masih terbatasnya kajian yang menempatkan institusi masyarakat pedesaan sebagai aktor utama pembangunan keluarga berbasis komunitas dan belum banyaknya penelitian yang menghubungkan pola partisipasi, faktor yang memengaruhi, strategi penguatan, serta outcome program secara integratif. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif evaluatif. Data dikumpulkan pada Agustus sampai Oktober 2025 melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dokumentasi, dan kuesioner pendukung terhadap koordinator program, penyuluh lapangan, aparatur kecamatan dan desa, kader masyarakat, pengurus kelompok bina keluarga, tokoh masyarakat, dan keluarga penerima manfaat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi relatif aktif pada tahap pelaksanaan, tetapi masih lemah pada tahap perencanaan dan evaluasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan institusi masyarakat pedesaan penting untuk menggeser partisipasi dari simbolik menjadi substantif guna meningkatkan efektivitas program, perubahan perilaku, dan kesejahteraan keluarga.
Abstract:Penelitian ini mengkaji bagaimana tata kelola kolaboratif dapat dibangun untuk memperkuat pengembangan wirausaha muda di Kabupaten Bogor. Kajian terdahulu umumnya menitikberatkan pada pendidikan kewirausahaan, kewirausahaan…
aan digital, atau pengembangan usaha mikro dan kecil, sedangkan model kolaborasi multipihak pada level lokal masih relatif terbatas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus di Kabupaten Bogor. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap 11 informan yang dipilih secara purposif dari unsur pemerintah daerah, organisasi kepemudaan, pelaku usaha muda, dan akademisi, serta didukung observasi dan data program. Analisis dilakukan dengan model interaktif melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolaborasi sudah berlangsung, tetapi masih terfragmentasi. Teknologi komunikasi telah digunakan secara luas, namun belum tersedia platform terintegrasi yang menghubungkan para aktor. Kapasitas digital masih timpang, budaya organisasi masih dipengaruhi ego sektoral dan kekakuan birokrasi, kepercayaan antarpihak belum kokoh, dan tujuan bersama belum sepenuhnya diterjemahkan ke dalam aksi bersama. Penelitian ini menawarkan model kolaborasi yang dibangun atas lima dimensi yang saling terkait, yaitu teknologi komunikasi terintegrasi, peningkatan kapasitas digital berkelanjutan, budaya kolaboratif, kepercayaan yang terlembagakan, dan tujuan bersama yang diformalkan.
Abstract:Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya kesadaran konsumen muslim terhadap kehalalan produk serta pentingnya sertifikasi dan labelisasi halal bagi daya saing UMKM di Indonesia. Permasalahan penelitian ini fokus…
pada bagaimana konsep, urgensi, dan implementasi sertifikasi serta labelisasi halal berperan dalam perlindungan konsumen dan penguatan usaha. Penelitian ini bertujuan menganalisis konsep sertifikasi dan labelisasi halal, menjelaskan urgensinya bagi UMKM dan konsumen, serta mengidentifikasi tantangan pelaksanaannya. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan jenis studi pustaka dan pendekatan deskriptif-analitis. Data diperoleh dari jurnal, buku, regulasi, dan dokumen resmi yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sertifikasi halal memberikan kepastian hukum dan jaminan kehalalan produk, sedangkan labelisasi halal memudahkan konsumen dalam mengenali produk yang aman dan sesuai syariat. Bagi UMKM, keduanya meningkatkan kepercayaan pasar dan daya saing. Disimpulkan bahwa sertifikasi dan labelisasi halal memiliki fungsi keagamaan, yuridis, dan ekonomis yang strategis.
Abstract:Sektor pariwisata di Kota Bandung tengah mengalami transformasi struktural yang dipicu oleh akselerasi infrastruktur transportasi dan pergeseran paradigma konsumsi wisatawan pada periode 2024-2025. Penelitian ini bertujuan…
an untuk menganalisis secara mendalam strategi bertahan yang diterapkan oleh Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) pariwisata di Kota Bandung dalam merespons persaingan industri yang semakin kompetitif dan terdisrupsi secara digital. Dengan menggunakan lensa teori Resource-Based View (RBV), penelitian ini mengeksplorasi bagaimana aset internal yang unik dan kemampuan adaptif menjadi penentu keunggulan kompetitif yang berkelanjutan. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus, di mana data dikumpulkan melalui teknik dokumentasi mendalam, observasi partisipatif, dan analisis literatur sekunder. Prosedur analisis data dilakukan melalui model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa UMKM pariwisata di Kota Bandung mengandalkan tiga pilar strategi utama: pertama, optimalisasi identitas digital melalui platform creator hub seperti Patrakomala; kedua, diversifikasi produk berbasis kearifan lokal yang memenuhi kriteria Valuable, Rare, Inimitable, dan Organized (VRIO); serta ketiga, penguatan kolaborasi ekosistem pentahelix. Kehadiran Kereta Cepat Whoosh diidentifikasi sebagai katalisator yang mengubah pola kunjungan menjadi lebih singkat namun intensif, menuntut efisiensi operasional yang lebih tinggi. Temuan ini menegaskan bahwa ketahanan UMKM pariwisata tidak hanya bergantung pada volume kunjungan, melainkan pada kemampuan mentransformasi modal budaya menjadi nilai ekonomi melalui narasi storytelling dan adaptasi teknologi pembayaran non-tunai.
Abstract:Sharing-economy merupakan model ekonomi yang telah ada sejak zaman dahulu, di mana pada awalnya manusia berburu, bekerja sama, dan saling barter selama ribuan tahun. Namun, model tersebut mengalami transformasi yang signifikan…
ifikan ketika teknologi terintegrasi di dalamnya. Hanya dengan satu sentuhan, kebutuhan dan ketersediaan layanan dapat langsung ditemukan. Pada sisi lain, sharing-economy dapat menyebabkan disrupsi pasar, regulasi, dan perlakuan non-diskriminatif (e.g. UMR, cuti, dan keselamatan). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan dan meninjau dampak sharing-economy dari berbagai aspek, seperti ekonomi, regulasi, persaingan usaha, dan inklusi sosial secara holistik melalui Streamlined TPV Blueprint. Kerangka ini mencakup agenda-agenda yang sistematis dan komprehensif berupa model teknologi UTAUT2, teori partisipasi, dan teori value basic. Selanjutnya, penelitian ini memberikan solusi berupa paket kebijakan strategis melalui kolaborasi Hexahelix dan strategi 3H (Hexa: Optimization, Reformation, Acceleration). Penelitian ini disusun menggunakan metode penelitian jenis campuran, yaitu metode kuantitatif dengan pendekatan explanatory research dan quantitative descriptive, serta mengelaborasikan elemen-elemen kualitatif yang disajikan melalui pengumpulan informasi. Data dikumpulkan dengan metode triangulasi yang bersumber dari laporan industri, data statistik terkait, OECD, APJII, jurnal terakreditasi, dan internet. Kemudian, dilakukan pengkajian kembali atas data tersebut dalam memproyeksikan output penelitian berupa rekomendasi paket kebijakan ideal atas permasalahan yang diangkat. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa sharing-economy memberikan manfaat seperti efisiensi sumber daya, pertumbuhan wirausaha, dan inklusi sosial. Namun, sharing-economy juga menimbulkan tantangan seperti persaingan tidak adil dengan bisnis konvensional, polemik regulasi, serta kesejahteraan pekerja yang tidak terjamin. Temuan utama menyoroti perlunya strategi 3H dan kolaborasi Hexahelix untuk mengoptimalkan perkembangan sharing-economy. Keterbaruan penelitian ini adalah menyajikan analisis komprehensif dari implikasi sharing-economy di berbagai sektor serta memberikan inovasi rekomendasi paket kebijakan yang holistik pada jangka pendek, menengah, dan panjang.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis integrasi nilai-nilai syariah dalam strategi pemasaran digital UMKM serta dampaknya terhadap efektivitas pemasaran dan keberlanjutan bisnis. Penelitian ini menggunakan pendekatan…
an kualitatif dengan metode studi kasus terhadap tujuh UMKM berbasis syariah di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi aktivitas pemasaran digital, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai syariah berupa kejujuran, transparansi, keadilan, serta prinsip halal dan tayyib diintegrasikan secara konsisten dalam konten pemasaran, promosi digital, dan interaksi dengan pelanggan. Integrasi tersebut meningkatkan kepercayaan konsumen, loyalitas pelanggan, dan citra merek, yang berdampak positif terhadap peningkatan penjualan. Selain itu, strategi pemasaran digital berbasis syariah berkontribusi terhadap keberlanjutan bisnis UMKM melalui penguatan reputasi dan potensi pertumbuhan jangka panjang. Penelitian ini menegaskan bahwa pemasaran digital berlandaskan nilai syariah merupakan strategi yang efektif dan berkelanjutan bagi UMKM di tingkat lokal.
Abstract:Studi literatur sistematis ini bertujuan untuk: (1) mensintesis dan menganalisis inkonsistensi temuan penelitian empiris mengenai efektivitas teori Fraud Pentagon dalam mendeteksi kecurangan laporan keuangan di Indonesia;…
; (2) mengidentifikasi sumber variasi hasil yang meliputi variasi operasionalisasi variabel, konteks penelitian, dan perbedaan metodologi; serta (3) mengembangkan dan mengusulkan seperangkat indikator operasional yang lebih komprehensif dan terstandarisasi untuk kelima elemen Fraud Pentagon berdasarkan konsolidasi tubuh literatur yang ada. Penelitian ini menggunakan pendekatan systematic literature review dengan metode kualitatif deskriptif-analitis. Sumber data utama adalah 30 artikel jurnal ilmiah yang dipublikasikan pada periode 2020-2025, yang telah dipetakan sebelumnya. Teknik analisis data dilakukan melalui analisis konten tematik (thematic content analysis) dan sintesis naratif (narrative synthesis) untuk mengidentifikasi pola, kontradiksi, dan mengembangkan kerangka konseptual yang lebih kuat. Analisis mengungkap tiga temuan utama. Pertama, terdapat inkonsistensi hasil yang signifikan antar penelitian; misalnya, Financial Target (ROA) signifikan pada studi BUMN namun tidak signifikan pada sektor keuangan. Kedua, inkonsistensi ini bersumber dari: (a) variasi penggunaan proksi variabel (misal, Pressure diukur dengan ROA, leverage, atau perubahan aset), (b) pengaruh konteks spesifik (sektor, tata kelola), dan (c) perbedaan alat ukur kecurangan (F-Score, Beneish M-Score, studi kualitatif). Ketiga, sebagai kontribusi utama, penelitian ini berhasil mengembangkan 12 indikator Fraud Pentagon yang diperkaya dengan proksi empiris yang kuat dari literatur, seperti menambahkan frekuensi rapat dewan untuk Ineffective Monitoring dan kompleksitas kontrak untuk Nature of Industry. Kerangka indikator yang dikembangkan memberikan implikasi teoretis dengan memperkuat sifat kontingensi teori Fraud Pentagon, serta implikasi praktis bagi regulator, auditor, dan dewan komisaris sebagai alat risk assessment yang lebih komprehensif. Penelitian ini merekomendasikan uji empiris lebih lanjut terhadap indikator yang dikembangkan dan integrasi pendekatan kuantitatif-kualitatif dalam penelitian mendatang.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk memahami makna transparansi dan amanah dalam membangun loyalitas nasabah di Bank Syariah Indonesia (BSI) Kota Medan. Dalam konteks perbankan syariah, transparansi bukan hanya sekadar keterbukaan…
ukaan informasi keuangan, tetapi juga mencerminkan sikap jujur, adil, dan bertanggung jawab terhadap nasabah. Sedangkan amanah berarti kemampuan bank dalam menjaga kepercayaan serta menunaikan tanggung jawabnya sesuai prinsip Islam. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi literatur. Data diperoleh dari berbagai jurnal ilmiah, buku, dan laporan resmi yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transparansi dan amanah menjadi dasar terbentuknya loyalitas nasabah, karena kedua nilai ini menumbuhkan rasa percaya, kenyamanan, dan kedekatan emosional antara bank dan nasabah. Selain itu, penelitian ini menemukan adanya kesenjangan penelitian sebelumnya yang masih sedikit menyoroti aspek nilai-nilai etika Islam seperti amanah dan transparansi sebagai faktor pembentuk loyalitas nasabah.
Abstract:Perkembangan perbankan syariah dipandang sebagai alternatif sistem keuangan yang tidak hanya mendukung pertumbuhan ekonomi, tetapi juga berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Namun, bukti empiris mengenai…
i kontribusinya terhadap kesejahteraan ekonomi masih tersebar dan belum terintegrasi secara komprehensif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi perbankan syariah terhadap kesejahteraan ekonomi masyarakat melalui pendekatan systematic literature review. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan mengkaji artikel ilmiah yang diperoleh dari Google Scholar menggunakan perangkat lunak Publish or Perish dengan kata kunci “economic welfare” dan “Islamic Banking.” Dari 200 artikel awal yang teridentifikasi, dilakukan proses penyaringan hingga diperoleh 15 artikel terpilih yang dipublikasikan pada periode 2021–2025 dan dianalisis secara sistematis berdasarkan pedoman PRISMA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kontribusi perbankan syariah terhadap kesejahteraan ekonomi dapat dikelompokkan ke dalam empat tema utama, yaitu pertumbuhan ekonomi, pengentasan kemiskinan, pemberdayaan usaha mikro dan kecil, serta implementasi Maqāṣid al-Sharī‘ah. Namun, dampak tersebut sangat bergantung pada orientasi kebijakan, model pembiayaan, serta integrasi fungsi sosial perbankan syariah. Penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan prinsip bagi hasil dan internalisasi Maqāṣid al-Sharī‘ah agar perbankan syariah dapat memberikan dampak kesejahteraan yang lebih berkelanjutan. Temuan ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi pengembangan kebijakan dan praktik perbankan syariah yang lebih berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.