Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran tentang penyusunan instrumen kebijakan dalam meningkatkan layanan publik di Kota Yogyakarta. Oleh karena itu, penelitian ini menggambarkan efektivitas yang telah dicapai…
dan juga menjelaskan masalah yang muncul dalam Program Jogja Smart Service (JSS) dalam konteks penyusunan kebijakan. Hal ini dapat bermanfaat untuk mengembangkan instrumen kebijakan alternatif yang serupa. Dalam perspektif administrasi publik, sebuah program kebijakan dapat dilihat sebagai bagian dari manajemen keputusan dalam kebijakan publik, di mana sumber daya dan pelaku diorganisir dan dikoordinasikan. Ini memiliki konsekuensi tentang bagaimana proses formulasi instrumen saat pembuatan kebijakan. Dengan demikian, menjadi menarik untuk melihat bagaimana proses formulasi kebijakan dalam Program Jogja Smart Service (JSS). Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif, tahapan metode dalam penelitian ini melibatkan pengumpulan data terkait proses formulasi kebijakan Program Jogja Smart Service (JSS), dalam bentuk wawancara dan dokumentasi peraturan serta kebijakan terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa formulasi kebijakan Program Jogja Smart Service (JSS) di Kota Yogyakarta masih dihadapkan pada berbagai tantangan, sehingga diperlukan instrumen gabungan, yaitu sinergi dan kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya untuk mendukung efektivitas program tersebut.
Abstract:Pembelajaran Maharah Kitabah adalah memperoleh keterampilan dan kemampuan menulis bahasa Arab dengan benar. Namun dalam penulisan Maharah Kitabah, tidak hanya kaidah bahasa Arab yang dituliskan saja, melainkan aspek lain…
in – aspek kognitif, emosional, dan psikomotorik. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan permasalahan dalam pembelajaran Maharah Kitabah dan pengaruh kaidah yang benar dan tepat pada mahasiswa dalam memodifikasi kaidah penulisan bahasa Arab. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Subyek penelitian ini adalah mahasiswa Universitas Islam Sumatera Utara (UINSU) Pendidikan bahasa Arab (Stambuk 2022), dan objek penelitian ini adalah objek materi dan objek yang diperoleh dari hasil penelitian. Penelitian ini fokus pada permasalahan terkait tingkat kesulitan penulisan Maharah Kitabah dalam bahasa Arab. Data ini diperoleh melalui wawancara terstruktur, khususnya tinjauan pustaka dan dokumentasi temuan penelitian. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut: Penulisan Maharah Kitabah dengan Metode Psikomotorik. Keterampilan mahasiswa dalam Menulis Maharah Kitabah dan Dampak Menulis Kitabah Secara kognitif, melibatkan penulisan Kitabah berdasarkan struktur yang efisien
Abstract:Salah satu kunci keberhasilan dalam kegiatan usaha jasa khususnya jasa pegadaian adalah pelayanan. Baik atau tidaknya pelayanan yang diberikan perusahaan berdampak pada jumlah konsumennya. Kini konsumen dapat memilih produk…
duk jasa pegadaian dengan berbagai jenis kualitas dan pelayanan yang ditawarkan sehingga konsumen merasa puas. . Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode wawancara dan metode studi pustaka, dimana wawancara merupakan suatu cara pengumpulan data dengan menggunakan dialog langsung yang dilakukan pewawancara untuk memperoleh informasi dari orang yang diwawancarai dan mengumpulkan bahan-bahan terkait penelitian yang bersumber dari jurnal ilmiah. literatur dan publikasi lain yang layak dijadikan sumber. PT. Graha Santika Gadai 6 menarik perhatian pelanggan dengan menerapkan kebijakan bunga yang cukup minim dan juga memberikan pelayanan yang baik kepada pelanggan.
Abstract:Permukiman sebagai suatu produk tata ruang, merupakan hasil interaksi adaptasi manusia dengan lingkungan. Keberadaan manusia sebagai masyarakat yang menghuni suatu kawasan dapat memberikan pengaruh secara langsung maupun…
tidak langsung terhadap terbentuknya kualitas lingkungan permukiman. Pulau Sabutung sebagai lokasi penelitian merupakan pusat Pemerintahan yang berpotensi akan terus mengalami pengembangan. Masyarakat mengambil peran penting di dalamnya. Lingkungan permukiman yang terawat serta dikelola dengan baik dapat mendorong keberlanjutan suatu Kawasan. Informasi pada penelitian ini diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi langsung di lokasi kemudian digambarkan secara deskriptif untuk memaparkan kondisi karakteristik serta peran partisipasi masyarakat di Pulau Sabutung dalam pengelolaan permukimannya. Hasil analisis memberikan gambaran bahwa pengelolaan lingkungan permukiman melalui partisipasi masyarakat belum dilakukan secara optimal, begitupula dengan dukungan dari pemerintah setempat. tetapi sebagai modal dasar adalah bahwa masyarakat Pulau Sabutung dapat digerakkan dan diajak dalam pengelolaan lingkungan. Perlu adanya pendampingan secara berkala dan kerja sama berbagai pihak serta dilaksanakan secara terpadu, terarah dan berkelanjutan.
Abstract:Pada dasarnya program pembinaan di Lembaga Pemasyarakatan berorientasi kepada suatu filosofi yaitu Reintegrasi Sosial. Reintegrasi Sosial itu sendiri berarti pengembalian seorang narapidana ke dalam masyarakat. Adapun tujuan…
tujuan dari penulisan artikel ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana implementasi program pembinaan bagi narapidana serta apa yang menjadi kendala dan upaya mengatasi dalam mengimplementasikan program pembinaan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Sukamara. Dalam penelitian ini penulis menggunakan mixseds method yang berarti penggabungan antara data kualitatif dan kuantitatif. Studi Kasus dalam artikel ini dilakukan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Sukamara khususnya pada bidang Pembinaan bagi narapidana. Data primer diperoleh dari observasi dan wawancara kepada narasumber dari Petugas Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Sukamara, sedangkan data sekunder diperoleh dari bahan-bahan kepustakaan. Adapun hasil penelitian ini bahwa implementasi program pembinaan bagi narapidana di Lembaga Pemasyaraktan Kelas III Sukamara telah berjalan dengan baik dan sesuai dengan peraturan-peraturan yang berlaku. Kendala yang ditemui dalam mengimplementasikan program pembinaan di Lembaga Pemasyarakatan yaitu kendala petugas, narapidana, serta kendala dalam hal sarana dan prasarana penunjang program pembinaan. Selanjutnya upaya yang telah dilakukan untuk mengatasi kendala tersebut yaitu dengan memberikan pembinaan kepada narapidana baik kemandirian dan kepribadian agar menjadi pribadi yang lebih baik, taat peraturan, menyadari kesalahan, serta nantinya bisa kembali ke dalam masyarakat yang berguna dan mandiri, mengikutkan petugas dalm diklat agar menjadi petugas yang baik dan profesional, serta melakukan kerjasama dengan instansi terkait sebagai penunjang program pembinaan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Sukamara.
Abstract:Salah satu komunikasi yang sering digunakan adalah komunikasi verbal. Komunikasi verbal adalah bentuk komunikasi yang menggunakan bahasa dan simbol-simbol tertentu. Salah satu alat yang menjadi pengantar saat komunikasi…
adalah bahasa. Saat ini bahasa sudah semakin banyak ragamnya termasuk bahasa gaul yang berkembang karena adanya kebiasaan orang-orang mengadopsi bahasa tersebut. Bahasa gaul merupakan bentuk bahasa Indonesia tidak baku yang telah digunakan di Jakarta sejak tahun 1980-an untuk menggantikan bentuk sebelumnya. Banyak anak muda yang menggunakan bahasa aul pada saat komunikasi begitu juga mahasiswa. Penelitian ini membahas tentang bagaimana pemaknaan bahasa gaul dalam aktivitas komunikasi verbal mahasiswa Ilmu Komunikasi UIN Sumatera Utara (analisis semiotika). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana tanggapan para mahasiswa Ilmu Komunikasi terkait bahasa gaul yang kurang baik di dengar seperti plesetan kata ‘Anjing’ menjadi ‘Anjir’ dan sebagainya. Penelitian ini menggunakan analisi semiotika teori dari Ferdinand De Saussure dan menggunakan penelitian kualitatif dengan metode desktiptif. Tekhnik pengumpulan data yang digunakan peneliti yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi dengan mahasiswa Ilmu Komunikasi sebagai narasumber.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana strategi komunikasi Toko Umro Collection dalam memasarkan produk di Central Pasar Medan. Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Teori Komunikasi Pemasaran Terpadu…
adu (IMC). Objek dari penelitian ini adalah Owner Umro Collection, Manager Umro Collection, 1 (satu) Pegawai Umro Collection dan 4 (empat) orang pembeli. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif. Tenik pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, observasi langsung kelapangan dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi yang dilakukan Toko Umro Collection dalam melakukan pemasaran terdiri dari tiga elemen penting yang terdapat dalam bauran komunikasi pemasaran, yaitu: Periklanan seperti pemasangan pamflet dan kartu nama toko, Promosi Penjualan seperti tukar tambah dan juga diskon, Penjualan Personal yaitu membujuk calon pelanggan untuk membeli produk. Adapun Hubungan Masyarakat dan Penjualan Langsung yang tidak dilakukan oleh Toko Umro Collection dalam melakukan strategi komunikasi dalam memasarkan produk di Central Pasar Medan.
Abstract:Penelitian ini membahas tentang bagaimana hasil dari konten gaya hidup remaja dalam mengimitasi budaya kekinian di Instagram. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana perubahan gaya hidup remaja dalam mengimitasi…
imitasi budaya kekinian di Instagram apakah berdampak positif atau negatif. Penelitian ini menggunakan teori analisis konten dan menggunakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan peneliti yaitu wawancara mendalam dan observasi dengan remaja di desa Bandar Setia yang terdiri dari 10 orang. Hasil dari penelitian ini menunjukan. remaja di desa Bandar Setia dalam mengimitasi budaya kekinian di Instagram dilakukan secukupnya saja. Budaya tersebut juga lebih menghasilkan dampak positif bagi mereka seperti terlihat rapi dan menarik untuk dilihat.
Abstract:Salah satu model pembinaan yang dapat membentuk dan mendidik masyarakat multikultural agar terhindar dari kesenjangan dan disintegrasi adalah melalui pendidikan formal maupun pendidikan informal. Seperti amanat Undang Undang…
dang Sistem Pendidikan Nasional No. 20 Tahun 2003. Pesantren sebagai salah satu lembaga pendidikan Islam di Indonesia pada umumnya menyelenggarakan berbagai satuan pendidikan baik dalam bentuk sekolah maupun madrasah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Penggunaan pendekatan kualitatif dikarenakan adanya suatu permasalahan atau isu yang memerlukan pendalaman untuk mempelajari suatu kelompok atau populasi tertentu, mengidentifikasi kategori yang belum dapat diukur, atau menemukan fakta-fakta yang tersembunyi Latar belakang multikultural dari santri-santriwati karena aspek perbedaan bahasa, daerah, budaya. Adapun pandangan Kyai Pimpinan Pesantren Al-Hakimiyah Rohyan Hasibuan tentang aspek-aspek multikultural yang pertama, yaitu kesadaran tentang perbedaan (plurality) menurutnya perbedaan keyakinan dalam beragama merupakan fitrah dan sunnatullah atau sudah menjadi ketetapan Tuhan, Aspek kedua, yaitu kesetaraan (equality) bahwa kesetaraan adalah kesamaan derajat, setiap manusia memiliki kesamaan dengan orang lain.Dari hasil observasi yang peneliti lakukan dan di kuatkan juga dengan beberapa wawancara bahwa multikultural dapat teraktualisasikan di pondok pesantren tersebut adalah datang dari kepedulian dan tindakan pimpinan dan tenaga pendidik untuk menanamkan kepada para santri tentang multikultural, mengajarkan arti hidup dalam perbedaan, dan saling menghargai satu sama lain.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Gaya Kepemimpinan dan Motivasi dalam meningkatkan Kepuasan Kerja Pegawai Negeri Sipil di Badan Pengelola Pendapatan Daerah Kabupaten Sintang. Jenis penelitian dikategorikan sebagai…
ebagai penelitian assosiatif yang berbentuk assosiatif atau korelasional, dimana dalam pengumpulan data menggunakan kuesioner. Dalam penulisan ini peneliti menggunakan teknik pengumpulan data dengan beberapa cara yaitu data primer. Penulis menggunakan teknik pengumpulan data dalam bentuk angket atau kuesioner dan wawancara agar lebih memudahkan responden dalam mengisi angket yang diberikan, peneliti membuat rentang skor atau nilai mulai dari 1 sampai dengan 5 dari setiap pertanyaan yang diberikan kepada responden. Populasi dalam penelitian ini terdiri dari seluruh PNS di Badan Pengelola Pendapatan Kabupaten Sintang yang berjumlah 48 orang dan sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 48 dari 48 orang, terdiri dari seluruh PNS. Berdasarkan analisis dan pembahasan yang telah dilakukan dalam penelitian ini, maka dapat diambil beberapa kesimpulan. Berdasarkan uji statistik normalitas menunjukkan p-value sebesar 0,173 yang mana lebih besar dari 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa data tersebut terdistribusi normal. Variabel Gaya Kepemimpinan dan Motivasi mempunyai pengaruh secara simultan (bersama-sama) terhadap kepuasan kerja pada badan pengelola pendapatan daerah kabupaten.sintang. Gaya Kepemimpinan (X1) secara persial kurang berpengaruh terhadap kepuasan kerja PNS di Bappenda Kabupaten Sintang dan Motivasi (X2) secara persial sangat berpengaruh terhadap kepuasan kerja PNS di Bappenda Kabupaten Sintang