Search Articles & Publications

Showing 1102 articles found for "Wawancara"

Analisis Manajemen Sumber Daya Manusia Berbasis Total Quality Manajemen Di SMP Islam Al I’tishom Karawang

Imam Fauji, Galih Permana, Deny Setiawan, Jaja Jahari, Mohamad Eri Rahadiana
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana manajemen sumber daya manusia yang diterapkan di SMP Islam Al I’tishom. Selain itu peneliti juga akan menganalisis sejauh mana penerapan total quality manajemen dalam pengelolaan… pengelolaan sumber daya manusia di dalamnya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Data yang dipakai dalam penelitian ini adalah berupa data primer dan sekunder. Data primer bersumber dari kepala sekolah, personalia, guru, dan karyawan. Sedangkan data didapatkan dari berbagai dokumen yang berkaitan dengan variabel penelitian. Pengumpulan data dilakukan dengan cara melakukan observasi terhadap lokus penelitian. Data juga didapatkan dari wawancara kepada beberapa orang yang terlibat langsung dalam pengelolaan sumber daya manusia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SMP Islam Al I’tishom Karawang telah melaksanakan sebagian dari empat prinsip total quality manajemen berupa kepuasan pelanggan, respek terhadap setiap orang, manajemen berdasarkan fakta, dan perbaikan berkesinambungan. Perbaikan berkesinambungan dilaksanakan dalam bentuk pembinaan berkala. Manajemen berbdasarkan fakta diwujudkan melalui administrasi pengelolaan SDM. Selain itu prinsip PDCA (Planing, Do, Check, Act) telah diterapkan di tempat penelitian. Planning berupa inventarisir dan penyusunan formasi menjelang awal tahun ajaran baru. Do dilaksanakan mulai dari iklan rekrutmen SDM, penerimaan lamaran, seleksi, dan penempatan. Check diterapkan melalui kegiatan pembinaan, pengontrolan, dan pelatihan SDM. Adapun Act diwujudkan dalam bentuk kegiatan pemberian reward bagi guru maupun karyawan serta peringatan bahkan pemutusan hubungan kerja bagi guru yang melanggar peraturan.

Analisis Kesulitan Maharah Kitabah Dalam Pembelajaran Bahasa Arab Di PBA 2 Angkatan 2022 UINSU

Dini Fadhliyah Naiborhu, Dwi Lestari, Rahita Rahmadya Waluyo, Siska Rahmadani, Sahkholid Nasution
Abstract: Maharah kitabah (kemampuan menulis) merupakan maharah keempat dari maharah sebelumnya yaitu maharah istima’, maharah kalam dan maharah qiraah yang merupakan kemampuan dasar yang harus dimiliki seorang pelajar ataupun guru… uru bahasa Arab. Ada banyak sekali kesulitan ataupun problematika pembelajaran maharah kitabah yang dialami oleh pelajar ataupun mahasiswa. Oleh sebab itu, peneliti membahas terkait analisis kesulitan maharah kitabah dalam pembelajaran bahasa Arab di PBA 2 angkatan 2022 UINSU. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik studi pustaka dan pengumpulan data. Partisipan yang dipilih terdiri dari 17 orang mahasiswa PBA 2 UINSU dengan data yang dikumpulkan melalui wawancara terstruktur dalam bentuk google form. Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian mahasiswa PBA 2 UINSU mengalami kesulitan dan masih merasa bingung dalam penggunaan tanda baca bahasa Arab dalam pembelajaran maharah kitabah. Solusi yang dapat dilakukan adalah dengan rajin membaca buku tentang pembahasan mengenai tanda baca bahasa Arab, rajin membaca buku-buku Arab sebagai bentuk pelatihan dengan mengidentifikasi kesalahan dalam penulisan tanda baca di buku tersebut, banyak berlatih dan terakhir jangan malu untuk bertanya kepada dosen ataupun teman. Dosen juga memiliki peran penting yaitu dengan memberikan penjelasan-penjelasan yang mudah dipahami dan memberikan pelatihan rutin untuk mahasiswa agar terbiasa dalam mempraktekkan penggunaan tanda baca bahasa Arab dalam pembelajaran maharah kitabah.

Sistem Informasi Pengaduan Dan Keluhan Siswa

Muhammad Ajay, Sunardi
Abstract: Di era digital saat ini, komunikasi efektif antara siswa dan sekolah menjadi kunci dalam memastikan kualitas pendidikan yang optimal. Namun, seringkali, siswa menghadapi kendala dalam menyampaikan pengaduan atau keluhan… mereka. Hal ini mendorong perlunya pengembangan solusi yang memudahkan proses komunikasi tersebut. Penelitian ini mengeksplorasi dan mengembangkan sistem informasi yang dirancang khusus untuk memfasilitasi siswa dalam menyampaikan pengaduan dan keluhan mereka di sekolah menengah. Melalui pendekatan berorientasi pengguna, sistem yang dikembangkan ini menawarkan antarmuka yang intuitif dan mudah digunakan, memastikan aksesibilitas oleh seluruh siswa tanpa memandang latar belakang teknologi mereka. Survei dan wawancara yang dilakukan menunjukkan respons positif dari siswa terhadap sistem ini, dengan sebagian besar dari mereka merasa bahwa sistem memudahkan mereka dalam berkomunikasi dengan pihak sekolah. Selain itu, implementasi sistem ini juga membantu pihak sekolah dalam mengelola dan merespons pengaduan dengan lebih efisien. Oleh karena itu, pengembangan sistem informasi ini bukan hanya meningkatkan transparansi dan efektivitas komunikasi, tetapi juga memperkuat hubungan antara siswa dan sekolah, mendukung visi pendidikan yang inklusif dan berorientasi pada kebutuhan siswa.

Analisis Faktor Kesulitan Anak Belajar Imla’ Di MDTA Salwa Salimah Dan MDTA Ar-Ridha

Naima Helwa, Nova Rahmadhani, Dara Afjunita Tanjung, Sahkholid Nasution
Abstract: Penelitian ini betujuan untuk mengetahui penulisan kata atau kalimat dalam bahasa arab dengan metode imla’ yang berada di MDTA, untuk mengkaji tentang permasalahan permasalahan murid dalam mendengar dan menuliskan bahasa… sa arab, pengumpulan data melalui hasil wawancara, dokumentasi, dan obsrevasi PTK (Penelitian Tindakan Kelas), nama sekolah MDTA Ar-Ridha Jln. Platina Raya Lingkungan 21, kelurahan Rengas Pulau, Medan Marelan  dan TPA/MDTA Salwa Salimah jln. Sederhana, tembung pasar 7 Desa Melur, waktu dilaksanakan selama 2 hari yaitu pada tanggal 8 - 9 Desember 2023, sumber data didapatkan oleh satu pewawancara yang mewawancarai 2 orang : Hanifah, S.Pd.I (Guru Walikelas 2 MDTA Ar-Ridha) dan Mujiba Sakila (Walikelas 4 MDTA Salwa Salimah). Hasil dari penelitian ini menjelaskan bahwa terdapat beberapa problematika penulisan kata atau kalimat dalam bahasa arab di ke dua MDTA tersebut, faktor tersebut disebabkan oleh perbedaan umur, latar belakang, ketidak sungguhan murid dalam memahami huruf hijaiyah, kurangnya penjelelasan dari guru sehingga murid sulit memahaminya, sedikitnya rasa kesungguhan dalam belajar, kurangnya motivasi, tempat belajar yang tidak kondusif. Solusi yang diberikan yaitu setiap guru harus memahami tugas masing masing, tidak melanggar kode etik guru, tidak emosional menghadapi murid, ramah Tamah terhadap murid, tidak hanya memprerioritaskan murid pintar, dan mempunyai persiapan yang matang.

Analisis Pertimbangan Hakim Dalam Menjatuhkan Sanksi Pidana Terhadap Residivis Yang Memperjualbelikan Narkotika Golongan I

Nopeyan Smith, Aswin Surapati, Bonny Triatna, Jimmi Santoso, Zainudin Hasan
Abstract: Narkotika sintetis dan semi-sintetis baik yang berasal dari tanaman maupun bukan tanaman dapat mengurangi kesadaran, rasa, nyeri, dan ketergantungan. Penyalahgunaan narkotika merupakan tindakan ilegal. Penelitian ini mengkaji… gkaji tentang apa yang menyebabkan residivis narkotika golongan I melakukan residivis, seperti pada Putusan Nomor: 483/Pid.Sus/2021/PN Mgl, dan bagaimana hakim menentukan sanksi pidana. Penelitian ini menggunakan pendekatan hukum normatif dan empiris dengan menggunakan data sekunder dan primer. Studi kepustakaan menghasilkan data sekunder, sedangkan studi lapangan dan wawancara menghasilkan data primer. Analisis data yang digunakan adalah analisis hukum kualitatif. Berdasarkan Putusan Nomor: 483/Pid.Sus/2021/PN Mgl, (1) Faktor Internal: faktor mental dan hilangnya kepercayaan mendorong pelaku untuk kembali menggunakan dan mengedarkan narkotika sehingga menimbulkan ketergantungan dalam jangka panjang. Faktor Eksternal: Masalah keluarga (komunikasi dan pengawasan yang buruk). Kembali ke pergaulan penyalahguna narkotika. (3) Kegagalan pembinaan di lembaga pemasyarakatan. Hakim menjatuhkan pidana penjara selama 10 tahun dan denda sebesar Rp. 2.000.000,00 karena menjual narkotika golongan I tanpa izin. Putusan Nomor: 483/Pid.Sus/2021/PN Mgl berdasarkan Pasal 114 ayat (2) UU Narkotika dan faktor non yuridis bahwa perbuatan terdakwa sangat berdampak pada kesehatan fisik dan mental masyarakat.

Tipologi Pesantren Sebagai Lembaga Pendidikan Islam (Studi Kasus Di Pesantren Jagat Arsy)

, Meiza Fajar Akbar, family, Januri
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tipologi pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam dengan fokus pada pesantren Jagat Arsy. tentang tipologi lembaga pendidikan Islam yang memiliki ciri khas keagaman yang berbeda… a dengan pesantren lainnya. Pesantren ini bukan hanya tempat untuk memperoleh pengetahuan keagamaan, tetapi juga wadah untuk pembentukan karakter, pengembangan keterampilan, dan integrasi nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik wawancara dan observasi untuk mengumpulkan data. Data yang dihasilkan kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pesantren Jagat Arsy memiliki karakteristik yang berbeda dari pesantren salaf dan modern. Pesantren Jagat Arsy memiliki ciri khas dalam pengembangan kurikulum, metode pengajaran, dan pengelolaan lembaga. Pesantren Jagat Arsy juga memiliki peran penting dalam pengembangan masyarakat sekitar dan menjaga keberlangsungan budaya lokal.

Pertimbangan Hakim Dalam Menjatuhkan Sanksi Pidana Terhadap Pelaku Yang Memberikan Keterangan Palsu Di Atas Sumpah

Sapriadi, Zulfikar Arifin, M Ariansyah Kurniawan, Fadillah Benjamin Ismutaji
Abstract: Kejahatan mengenai sumpah dan keterangan palsu diatur pada Pasal 242 KUHP. Tindak pidana keterangan palsu ini di atas sumpah ini merupakan suatu perbuatan memberikan suatu pernyataan secara sengaja di atas sumpah tentang… keadaan yang berbeda dari yang sebenarnya terjadi. Permasalahan dalam penelitian ini yaitu : apakah faktor penyebab terjadinya pelaku yang memberikan keterangan palsu di atas sumpah berdasarkan Putusan Nomor: 169/Pid.B/2021/PN Mgl dan bagaimanakah dasar pertimbangan hakim dalam menjatuhkan sanksi pidana terhadap pelaku yang memberikan keterangan palsu di atas sumpah berdasarkan Putusan Nomor: 169/Pid.B/2021/PN Mgl. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan yuridis normatif dan empiris dengan menggunakan data sekunder dan data primer. Data sekunder diperoleh melalui studi pustaka, kemudian data primer diperoleh melalui studi lapangan dengan cara observasi dan wawancara. Kemudian analisis data dilakukan dengan analisis yuridis kualitatif. Hasil penelitian yaitu faktor penyebab terjadinya pelaku yang memberikan keterangan palsu di atas sumpah berdasarkan Putusan Nomor: 169/Pid.B/2021/PN Mgl yaitu berasal dari faktor internal, yaitu motif perbuatan curang, merekayasa suatu peristiwa atau untuk menutupi aib dan faktor eksternal disebabkan jabatannya sebagai Anggota DPRD sehingga pelaku berusaha menjaga nama baiknya. Kemudian pertimbangan hakim dalam menjatuhkan sanksi pidana terhadap pelaku yang memberikan keterangan palsu di atas sumpah berdasarkan Putusan Nomor: 169/ Pid.B/2021/PN Mgl, yaitu pertimbangan yuridis berupa keterangan terdakwa, keterangan saksi, alat bukti surat dan barang bukti, dakwaan Jaksa Penuntut Umum, unsur-unsur yang didakwakan sebagaimana dalam Pasal 242 ayat (1) KUHP serta pertimbangan non-yuridis berupa latar belakang dan akibat perbuatan terdakwa dan selanjutnya Pelaku yang bersalah melakukan tindak pidana keterangan palsu dijatuhi sanksi pidana penjara selama 7 (tujuh) bulan. Saran yang dapat dikemukakan yaitu hendaknya masyarakat menyadari bahwa memberikan keterangan palsu di atas sumpah merupakan perbuatan melawan hukum yang dapat diancam dengan pidana penjara. Anggota DPRD selaku wakil rakyat hendaknya dapat memberikan contoh yang baik kepada masyarakat. Kemudian hendaknya Hakim dapat menjatuhkan sanksi pidana yang maksimal kepada pelaku tindak pidana memberikan keterangan palsu di atas sumpah, sebab hal ini dapat merugikan orang lain dan kemudian orang yang tidak bersalah dapat terkena sanksi pidana.

Peran Guru Akidah Akhlaq dalam Meningkatkan Karakter Islami Siswa

Adiyono, Siti Mariyani
Abstract: Karakter merupakan hal yang penting bagi setiap individu. Karakter yang baik akan menjadikan seseorang menjadi pribadi yang unggul dan bermanfaat bagi lingkungannya. Salah satu mata pelajaran yang berperan dalam pembentukan… kan karakter siswa adalah mata pelajaran akidah akhlak. Mata pelajaran ini mengajarkan tentang nilai-nilai agama dan moral yang dapat menjadi pedoman bagi siswa dalam bersikap dan berperilaku. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran guru akidah akhlak dalam meningkatkan karakter Islami siswa. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: (1) Bagaimana peran guru akidah akhlaq dalam pendidikan karakter siswa? (2) Apa saja faktor-faktor yang mempengaruhi peran guru akidah akhlaq dalam meningkatkan karakter siswa? (3) Bagaimana cara guru akidah akhlaq meningkatkan karakter siswa melalui pembelajaran yang efektif?. Dengan merumuskan masalah ini, penelitian akan mengarahkan pada analisis mendalam tentang peran guru akidah akhlaq dan strategi yang digunakan dalam meningkatkan karakter siswa pada pendidikan saat ini. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif kualitatif.

Analisis Kajian Ontologi Dalam Penerapan Restorative Justice Bagi Penyalahguna Narkotika Di Indonesia

Susilowati, Septiani Triastuti, Meyfia Ardina Pahlevi, Klaudiana Alfrida Sulastri Putri
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mendalami peran ontologi dalam konteks filsafat hukum, khususnya dalam implementasi restorative justice oleh aparat penegak hukum, dengan penekanan pada kasus penyalahgunaan narkotika di Indonesia.… donesia. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan kerangka konseptual berbasis konsep ontologi, filsafat hukum, dan restorative justice. Studi literatur dilakukan untuk memahami secara mendalam teori ontologi dan penerapannya dalam konteks hukum. Wawancara dengan aparat penegak hukum dan ahli filsafat hukum dilakukan untuk mendapatkan pandangan praktis dan teoretis. Analisis data menggunakan pendekatan kualitatif dengan mengidentifikasi pola, tema, dan hubungan antara ontologi, filsafat hukum, dan restorative justice. Temuan penelitian menunjukkan bahwa konsep ontologi dapat memperkuat pemahaman aparat penegak hukum terhadap restorative justice, terutama dalam menangani kasus penyalahgunaan narkotika. Kontribusi ontologi terlihat dalam membimbing tindakan aparat penegak hukum dan memberikan dasar pemikiran yang kokoh dalam penegakan restorative justice. Kesimpulan penelitian ini merinci hasil temuan utama dan memberikan rekomendasi untuk pengembangan konsep ontologi dalam penegakan hukum. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan mendalam tentang keterkaitan ontologi, filsafat hukum, dan restorative justice serta kontribusinya dalam membimbing tindakan aparat penegak hukum, khususnya dalam menangani kasus penyalahgunaan narkotika di Indonesia.

Implementasi Pertanggungjawaban Terhadap Pelaku Tindak Pidana Korupsi Dalam Jabatan Di Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Bandar Lampung

Kurniawan, Yahya Lutfi, Cleo Farrel Piyantoni, Ruchyat Angga Permana
Abstract: Tindak pidana korupsi adalah perbuatan yang dilakukan secara melawan hukum untuk memperkaya diri sendiri atau orang lain yang suatu korporasi yang dapat merugikan keuangan negara atau perekonomian negara. Salah satu bentuk… uk tindak pidana korupsi tersebut dilakukan dengan cara menyalahgunakan jabatan atau kedudukan yang dimilikinya. Permasalahan dalam penelitian ini apakah faktor penyebab terjadinya tindak pidana korupsi dalam jabatan di Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Bandar Lampung dan bagaimanakah pertanggungjawaban pelaku tindak pidana korupsi dalam jabatan di Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Bandar Lampung berdasarkan Putusan Nomor: 42/Pid.Sus-TPK/2021/PN.Tjk. Metode penelitian yaitu pendekatan yuridis normatif dan empiris dengan menggunakan data sekunder dan data primer. Data sekunder diperoleh melalui studi pustaka, kemudian data primer diperoleh melalui studi lapangan dengan cara observasi dan wawancara. Kemudian analisis data dilakukan dengan analisis yuridis kualitatif. Hasil penelitian yaitu faktor penyebab terjadinya tindak pidana korupsi dalam jabatan di Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Bandar Lampung antara lain disebabkan oleh : Faktor Penyebab Internal, yaitu sifat serakah/tamak/rakus, gaya hidup konsumtif, gaya hidup konsumtif namun tidak diimbangi dengan pendapatan yang memadai sehingga melakukan korupsi, dan moral yang lemah. Kemudian Faktor Penyebab Eksternal berasal dari aspek sosial, aspek politis, aspek hukum dan aspek ekonomi. Selanjutnya pertanggungjawaban pelaku tindak pidana korupsi dalam jabatan di Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Bandar Lampung berdasarkan Putusan Nomor: 42/Pid.Sus-TPK/2021/PN.Tjk yaitu terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan “Tindak Pidana Korupsi Penggelapan dalam Jabatan” dan dijatuhi pidana penjara selama 3 (tiga) tahun subsidair 3 (tiga) bulan kurungan dan apabila denda tersebut tidak dibayar diganti dengan pidana kurungan selama 2 (dua) bulan serta menghukum membayar uang pengganti Rp 173.962.071,00 paling lama satu bulan sesudah putusan berkekuatan hukum tetap, subsidair pidana penjara selama 1 (satu) tahun. Saran yang dapat dikemukakan yaitu guna mencegah terjadinya tindak pidana korupsi penggunaan dana desa, maka perlu penguatan peran Polisi, Kejaksaan dan Komisi Pemberantasan Korupsi dalam upaya pencegahan sehingga potensi kerugian negara akibat terjadi tindak pidana korupsi dapat ditekan sebelum terjadinya korupsi. Upaya ini dapat dilakukan secara masif melalui sosialisasi dan penguatan sisi pengawasan oleh masing-masing penegak hukum serta hakim hendaknya mempertimbangkan fakta bahwa kejahatan korupsi sangat merugikan dan merusak perekonomian negara dengan menjatuhkan sanksi pidana yang seberat-beratnya disertai penyitaan aset terpidana sebagai ganti atas kerugian keuangan negara.