Search Articles & Publications

Showing 4517 articles found for "Tujuan"

Meningkatkan Refleksi dan Harapan Warga Binaan Perempuan Melalui Media Points Of You

Perdana Kusuma, Nur Lathifah Dzakiyyah Aqilah, Nur Salsabilla Syamsul, Nur Fa’izah Husain, Nur Arifah
Abstract: Kesiapan mental warga binaan perempuan menjelang bebas masih menjadi tantangan dalam proses pemasyarakatan. Minimnya intervensi psikososial seringkali menghambat penerimaan diri dan kesiapan reintegrasi sosial. Kegiatan… pengabdian LENTERA (Lewati Hari dengan Niat Baru, Temukan Harapan, dan Raih Makna) di Rutan Kelas I Makassar bertujuan memberikan ruang reflektif yang aman melalui media visual Points Of You. Metode ini mengajak peserta mengenali pengalaman hidup dan merancang masa depan secara lebih positif. Hasil Pre-test dan Post-Test dari sepuluh partisipan menunjukkan peningkatan skor refleksi diri, dengan perubahan signifikan pada beberapa individu. Pendekatan ini terbukti efektif dalam mendorong kesadaran diri, memperkuat harapan, dan menjadi fondasi untuk pemulihan psikologis yang lebih manusiawi menjelang kebebasan.

Penyusunan Analisis Jabatan Untuk Menilai Kompetensi Manager Di PT Intan Sejahtera Utama

Ismalandari Ismail, Tri Putra Ramadhan, Muh Farhaan Zakaria
Abstract: Penelitian ini dilakukan di PT Intan Sejahtera Utama dengan tujuan untuk menyusun analisis jabatan secara sistematis dan terstruktur guna meningkatkan efektivitas manajemen sumber daya manusia. Pendekatan yang digunakan… adalah pendekatan melalui tiga metode utama, yaitu presentasi, penyebaran kuesioner, dan wawancara mendalam. Subjek dalam kegiatan ini adalah karyawan, terutama yang menjabat sebagai Manager Penunjang dan Manager Regional. Data dikumpulkan mulai dari presentasi pada 7 Maret 2025, pembagian kuesioner pada 14 Mei 2025, hingga wawancara pada 15–16 Mei 2025. Hasil analisis menunjukkan bahwa kedua jabatan memiliki peran strategis dalam operasional perusahaan, dengan tuntutan kompetensi inti, fungsional, dan manajerial yang tinggi. Kegiatan ini juga menunjukkan bahwa adanya analisis jabatan yang baik mampu meningkatkan pemahaman, efisiensi kerja, dan kesesuaian peran dalam organisasi. Implementasi kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan kinerja karyawan dan pengambilan keputusan strategis perusahaan

Optimalisasi Kesejahteraan Fisik Dan Mental Lansia Binaan Rumah Zakat Makassar Melalui Program Desa Ramah Lansia

Kurniati Zainuddin, Amir, Rahma Aliyah Usman, Reza Amini Kadir, Rifani Hardiyani, St. Khafiah Izabi
Abstract: Penelitian ini bertujuan mengoptimalkan kesejahteraan fisik dan mental lansia binaan Rumah Zakat Makassar melalui Program Desa Ramah Lansia. Latar belakang masalah menunjukkan penurunan fungsi fisik dan mental pada lansia… a serta kurangnya perhatian pada aspek kesehatan mental dalam program yang sudah ada. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan observasi dan wawancara. Program Desa Ramah Lansia meliputi senam rutin, mindfulness , posyandu lansia, dan psikoedukasi. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme lansia dalam mengikuti program fisik seperti senam, dan mereka merasa lebih rileks setelah sesi mindfulness . Posyandu membantu pemantauan kesehatan rutin, dan psikoedukasi meningkatkan pemahaman lansia tentang pengelolaan stres. Kesimpulannya menekankan pentingnya program yang komprehensif untuk meningkatkan kesehatan fisik dan mental lansia secara berkelanjutan.

Pengabdian Mahasiswa MBKM Magang Dalam Kegiatan Layanan Administrasi Umum Kepegawaian DISPARBUDPORA Kota Palangka Raya

Muflihatun Hoiriah
Abstract: Kebijakan strategis Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi dikenal sebagai Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) bertujuan untuk meningkatkan pengalaman belajar mahasiswa di luar kampus, salah satunya… atunya melalui magang. Artikel ini berfokus pada pengalaman dan kontribusi mahasiswa dalam magang MBKM di Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga (DISPARBUDPORA) Kota Palangka Raya, dengan penekanan khusus pada layanan administrasi umum kepegawaian. Selama empat bulan pengabdian, penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, yang melibatkan observasi langsung, wawancara, dokumentasi, dan refleksi kegiatan mahasiswa. Hasil menunjukkan bahwa mahasiswa terlibat secara aktif dalam berbagai proses administrasi pegawai, termasuk mengelola data pegawai, menyusun surat dinas, dan pengarsipan. Mereka juga belajar tentang sistem digitalisasi kearsipan melalui aplikasi SRIKANDI yang digunakan oleh organisasi. Kehadiran mahasiswa meningkatkan produktivitas kerja. Kegiatan ini membentuk disiplin, etika birokrasi, dan keterampilan manajerial mahasiswa selain memberikan kontribusi nyata bagi instanti tempat magang. Hasil ini menegaskan bahwa kolaborasi antara praktik lapangan dan dunia pendidikan tinggi sangat penting untuk memperkuat tata kelola pemerintahan. Untuk meningkatkan produktivitas kegiatan magang di masa mendatang, artikel ini menyarankan pembuatan modul kerja magang yang lebih terorganisir.

Psikoedukasi Manajemen Emosi Dalam Bentuk Poster Di PT. Jingga Properti Indonesia

Andi Nasrawati Hamid, Fionita Maltri Ayu, Andi Husniyyah Kusri, Nur Zafiqa
Abstract: Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan karyawan PT. Jingga Properti Indonesia dalam menjaga dan memahami manajemen emosi melalui pelaksanaan psikoedukasi poster. Masalah utama yang diidentifikasi… ifikasi adalah kurangnya perilaku dalam manajemen emosi kehidupan kerja antara karyawan dan pribadi yang berdampak pada kinerja dan profesionalitas. Solusi yang dilakukan adalah pelaksanaan psikoedukasi melalui poster yang berisi materi manajemen emosi, yang didukung oleh observasi dan wawancara. Hasil menunjukkan bahwa tingkat pemahaman karyawan meningkat hingga 70% setelah kegiatan berlangsung. Dengan adanya program ini, maka diharapkan karyawan mampu menjalankan berbagai peran secara seimbang yang akan berdampak positif terhadap produktivitas kinerja dan sikap terhadap perusahaan.

Intervensi Support Group Dalam Manajemen Stres Pada Mahasiswa Tingkat Akhir

Resekiani Mas Bakar, Muh Fakhriansyah, Marchliani Putri Pertiwi, Muh Ghulam Fayiz Huwaidi, Nurul Ismi
Abstract: Mahasiswa tingkat akhir mengalami peningkatan stres yang berdampak pada kondisi emosional dan motivasi dalam menyelesaikan skripsi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan dan dampak kegiatan support group… roup berbasis single-session group (SSG) sebagai bentuk intervensi yang dapat membantu mahasiswa mengelola stres. Kegiatan ini diikuti oleh tujuh mahasiswa tingkat akhir dan dilaksanakan dalam satu sesi berdurasi empat jam. Intervensi mencakup check-in emotion, art therapy, sharing session, action plan, afirmasi positif, dan check-out emotion. Pemberian intervensi dan pengukuran stress dilakukan melalui pengamatan dan evaluasi tertulis. Hasil menunjukkan bahwa mayoritas peserta mengalami perubahan emosi dari negatif (cemas, malu, marah, sedih) menjadi lebih positif (tenang, bahagia, percaya diri). Evaluasi menunjukkan bahwa seluruh peserta merasa puas dengan pelaksanaan kegiatan, serta merekomendasikan pelaksanaan lanjutan atau serupa. Temuan ini mengindikasikan bahwa support group berbasis SSG merupakan intervensi singkat yang efektif dalam menciptakan ruang aman, memperkuat dukungan sosial, serta mendorong refleksi diri dan perencanaan konkret dalam menyelesaikan skripsi.

Meningkatkan Kesadaran Akan Komunikasi Efektif Di Tempat Kerja Melalui Psikoedukasi Komunikasi Interpersonal

Amirah Amianty Agussalim, Faradillah Firdaus, Andi Miftahul Ginayah, Andi Aqilah, Muh Zhaky Aprillah
Abstract: Komunikasi interpersonal yang efektif menjadi fondasi penting dalam membangun lingkungan kerja yang sehat dan produktif. Psikoedukasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman karyawan mengenai komunikasi interpersonal&#8230; melalui kegiatan bertema “Talk My Way: From Understanding to Uplifting” di CV X. Metode yang digunakan adalah ceramah partisipatif dan diskusi interaktif, dengan evaluasi berupa pre-test dan post-test. Sebelumnya dilakukan need assessment kepada 37 karyawan melalui Google Form untuk mengidentifikasi permasalahan komunikasi yang ada. Kegiatan diikuti oleh 33 partisipan dari berbagai departemen, dengan materi meliputi konsep komunikasi interpersonal, Johari Window, dan kepribadian tangguh. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara pre-test (M = 2,85) dan post-test (M = 7,73), dengan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05). Temuan ini menunjukkan bahwa psikoedukasi mampu meningkatkan pemahaman karyawan terkait komunikasi interpersonal. Peningkatan ini diharapkan dapat mendukung terciptanya kolaborasi kerja yang lebih harmonis, efisien, dan berorientasi pada produktivitas.

Strategi Komunikasi Positif sebagai Upaya Pencegahan Stres di Lingkungan Kerja

Kurnia Rahayu A, A Faizah Aprilia Putri, Ayu Luthfiyah, Rahmat Permadi
Abstract: Stres kerja merupakan masalah utama yang berdampak negatif pada kinerja dan kesejahteraan psikologis karyawan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan menerapkan program psikoedukasi berbasis strategi komunikasi positif&#8230; itif di PT. Karya Insani Sejahtera. Melalui analisis kebutuhan awal dan pelatihan sistematis, program ini berfokus pada peningkatan keterampilan karyawan dalam mengelola stres serta membangun komunikasi interpersonal yang efektif. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman peserta, yang tercermin dari perbandingan nilai pre-test dan post-test. Diharapkan, intervensi ini dapat menciptakan lingkungan kerja yang lebih suportif, kolaboratif, dan produktif bagi seluruh karyawan.

Efektivitas Psikoedukasi Dalam Penguatan Efikasi Kolektif untuk Optimalisasi Kinerja Tim Pada PT Bumi Asri Nusa

Gunawan Asa Mayloa, Muhammad Alif Maulidan, Anastasya, Kurniati Zainuddin
Abstract: Dalam era kerja kolaboratif, efikasi kolektif menjadi faktor penting yang mempengaruhi keberhasilan kinerja tim. Rendahnya efikasi kolektif sering kali menyebabkan kurangnya kepercayaan antar anggota, lemahnya koordinasi,&#8230; , dan menurunnya produktivitas tim. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan efikasi kolektif karyawan melalui psikoedukasi yang dirancang khusus untuk memperkuat komunikasi, kepercayaan tim, dan pemahaman terhadap tujuan bersama. Kegiatan dilaksanakan pada 17 Mei 2025 secara daring melalui Platform Zoom Meeting dan diikuti oleh 37 karyawan PT. Bumi Asri Nusa. Pengukuran dilakukan menggunakan pre-test dan post-test yang diisi oleh 29 peserta, dengan analisis data menggunakan uji Wilcoxon. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman efikasi kolektif (p = 0,001), yang mengindikasikan bahwa intervensi psikoedukasi ini efektif. Temuan ini menunjukkan bahwa strategi psikoedukasi berbasis kebutuhan organisasi dapat menjadi solusi praktis dalam meningkatkan efikasi kolektif dan mendorong produktivitas tim secara berkelanjutan. Kegiatan ini diharapkan menjadi kontribusi nyata dalam pengembangan sumber daya manusia dan penguatan budaya kerja kolaboratif di lingkungan organisasi.

Webinar Sebagai Inovasi Edukasi: Mendorong Budaya Komunikasi Sehat Dalam Mengelola Stres Kerja

Abdul Rahmat, Kalysa Nayla Amin, Siti Latifah Nurkhaeriyah
Abstract: Tekanan atau stres di lingkungan kerja merupakan isu yang kerap ditemui dan berpotensi berdampak pada kesejahteraan psikologis serta kinerja pegawai. Salah satu penyebab utama munculnya tekanan atau stres tersebut adalah&#8230; lemahnya interaksi dan komunikasi antar individu di tempat kerja. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada para pegawai mengenai peran penting komunikasi yang baik dalam mengatasi tekanan kerja melalui sebuah webinar. Kegiatan ini dilakukan secara virtual dan mencakup penyampaian materi, sesi tanya jawab, serta pengisian formulir evaluasi secara daring. Total terdapat 28 peserta, dengan 18 di antaranya mengisi daftar hadir sekaligus evaluasi kegiatan. Dari hasil evaluasi, sebanyak 63,6% peserta mengaku puas, sementara 36,4% menyatakan sangat puas dengan jalannya kegiatan. Selain itu, 59,1% menyatakan mereka memahami isi materi, sedangkan 40,9% merasa cukup memahaminya. Para peserta juga menilai bahwa isi materi selaras dengan situasi kerja mereka dan memberi pandangan baru mengenai cara berkomunikasi yang lebih efektif untuk mengurangi tekanan atau stres kerja. Hasil ini mengindikasikan bahwa penyuluhan dalam bentuk webinar bisa menjadi pendekatan yang efektif untuk menumbuhkan kesadaran dan kemampuan komunikasi dalam rangka mengelola stres di lingkungan pekerjaan.