Abstract:Pertumbuhan ekonomi merupakan salah satu indikator keberhasilan pemerintah, dan penurunan tingkat pertumbuhan ekonomi, bahkan di tingkat kabupaten/kota, menjadi isu strategis dalam penelitian ini. Tujuan penelitian ini adalah…
dalah untuk menganalisis pertumbuhan ekonomi sebagai output produktivitas regional dan mengatasi masalah-masalah penelitian khusus, baik pertumbuhan ekonomi, pendapatan daerah (PAD), pengeluaran langsung pemerintah, dana perimbangan, maupun pengaruh partisipasi tenaga kerja terhadap pertumbuhan ekonomi saat ini. Lingkup penelitian ini mencakup kabupaten/kota di Indonesia selama periode 2015-2020. Data panel dianalisis menggunakan metode General Moment Method (GMM). Hasil pengolahan data panel di 487 kabupaten/kota di Indonesia menunjukkan adanya pengaruh signifikan antara pertumbuhan ekonomi tahun sebelumnya dan pengeluaran langsung terhadap pertumbuhan ekonomi. Hal ini menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi regional di Indonesia masih memerlukan kebijakan ekspansif. Selanjutnya, peneliti tidak menemukan bukti empiris dari pengaruh pertumbuhan PAD dan dana perimbangan terhadap pertumbuhan ekonomi, sementara tingkat partisipasi tenaga kerja/TPAK menunjukkan hubungan negatif yang tidak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi.
Abstract:Moral distress bersifat menyebar yang dapat mengarah ke sejumlah konsekuensi dan dapat membahayakan perawat, mengurangi kualitas perawatan klien dan berkontribusi terhadap menurunnya jumlah tenaga kesehatan. Hasil observasi…
asi dan wawancara terhadap 7 petugas kesehatan didapatkan bahwa dalam melakukan aktivitas kerja sehari-hari, hasil yang didapatkan belum optimal serta terjadi penurunan disiplin karyawan masih dirasakan. Hal tersebut disebabkan oleh banyaknya pekerjaan yang dibebankan kepada petugas kesehatan dan penempatan tempat kerja yang tidak sesuai dengan kompetensi petugas. Kurangnya disiplin pegawai seperti tidak tepat waktu dengan jam kerja, jam masuk, jam pulang dan apel pegawai.Tujuan penelian ini adalah diketahuinya hubungan moral distress terhadap kinerja tenaga kesehatan di UPTD Puskesmas Kamonji. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan analitik menggunakan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah keseluruhan tenaga kesehatan yang bekerja di UPTD Puskesmas Kamonji sebanyak 84 orang. Sampel berjumlah 46 orang, dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Hasil penelitian dari 46 responden moral distress tenaga kesehatan yang tinggi sebanyak 22 responden (47,8%) dan moral distress tenaga kesehatan rendah sebanyak 24 responden (52,2%). Kinerja baik sebanyak 28 responden (60,9%) dan kurang baik sebanyak 18 responden (39,1%), uji Chi-Square p value: 0,005 (p value ≤ 0,05). Simpulan ada hubungan moral distress terhadap kinerja tenaga kesehatan di UPTD Puskesmas Kamonji.
Abstract:Lansia pada Panti Jompo Alkautsar yang mana semuanya mengalami masalah pada kualitas tidur, lansia dengan gangguan sulit tidur didapatkan waktu respon melamban, yang mana hal ini merupakan aspek yang penting karena dapat…
at mempengaruhi kemampuan berkendara dan meningkatkan resiko jatuh pada lansia. Tujuan penelitian diketahuinya Pengaruh Senam Aerobic Low Impact terhadap Peningkatan Kualitas Tidur Pada Lansia di Panti Jompo Yayasan Alkautsar. Metode penelitian menggunakan eksperimen semu (Quasi Experiment) dengan metode non equivalent control group design dengan cara satu kelompok untuk eksperimen yaitu yang diberikan tindakan senam aerobic dan kelompok kontrol yaitu yang tidak diberikan senam aerobic. Populasi dalam penelitian ini adalah lansia di Panti Jompo Yayasan Alkautsar dan lansia binaan yang berjumlah 199 orang, sampel 43 orang. Teknik pengambilan sampel Purposive Sampling. Hasil Penelitian sebelum diberikan Senam Aerobic Low Impact pada lansia sebagian besar kualitas tidur ditemukan sedang, setelah diberikan Senam Aerobic Low Impact ditemukan sebagian besar lansia dengan kualitas tidur baik. uji uji Independent T Test dengan nilai p value 0,000 (p value < 0,05), yang berarti terdapat perbedaan kualitas tidur pada lansia sebelum dan setelah diberi Senam Aerobic Low Impact di Panti Jompo Yayasan Alkautsar. Simpulan Ada Pengaruh Senam Aerobic Low Impact Terhadap Peningkatan Kualitas Tidur Pada Lansia di Panti Jompo Yayasan Alkautsar. Saran untuk pihak Puskesmas sebagai pengembang Posyandu, penulis berharap program senam aerobik / senam lansia terus dilakukan secara rutin di Posyandu sebagai upaya dalam meningkatkan kualitas hidup lansia Untuk penelitian selanjutnya.
Abstract:RSUD Anuntaloko Parigi yang merupakan salah satu Rumah Sakit yang berada didaerah Parigi, dengan jumlah perawat 36 orang untuk ruangan rawat inap Akasia dan Agatis, dari hasil wawancara dengan 2 ketua tim dan 4 perawat pelaksana…
elaksana diruangan Akasia dan Agatis mengatakan bahwa dalam melaksanakan komunikasi SBAR pada saat pelaksanaan timbang terima masih mengalami kendala, perawat masih belum sepenuhnya menerapkan sesuai SPO karena terburu-buru sehingga pada pelaksanaannya belum sesuai SBAR. Tujuan penelitian diketahuinya hubungan penggunaan metode komunikasi efektif SBAR dengan pelaksanaan timbang terima (handover) di RSUD Anuntaloko Parigi. Metode penelitian menggunakan penelitian kuantitatif. Populasi pada penelitian ini merupakan 18 perawat di ruangan Akasia dan 18 perawat di ruangan Agatis RSUD Anuntaloko Parigi yaitu berjumlah 36 orang pada bulan Januari sampai April tahun 2023. Sampel berjumlah 36 orang. Teknik Total Sampling. Hasil Penelitian Metode SBAR sebagian besar baik berjumlah 27 orang (75%) dan kurang berjumlah 9 orang (25%). Timbang terima (handover) sebagian besar baik berjumlah 27 orang (75%) dan kurang berjumlah 9 orang (25%). Uji Chi-square diperoleh p-value =0.000 (<p=0.05) yang berarti ada Hubungan penggunaan metode komunikasi efektif SBAR dengan pelaksanaan timbang terima (handover) di RSUD Anuntaloko Parigi. Kesimpulan Ada Hubungan penggunaan metode komunikasi efektif SBAR dengan pelaksanaan timbang terima (handover) di RSUD Anuntaloko Parigi. Saran diharapkan lebih meningkatkan penerapan komunikasi SBAR secara efektif saat handover terutama di Ruang pelayanan dengan cara memberikan pelatihan kepada perawat tentang komunikasi SBAR agar menghasilkan kepuasan kerja sehingga meningkatkan mutu pelayanan kesehatan dalam mencapai derajat kesehatan
Abstract:Masalah kesehatan dapat dinilai dari angka kematian ibu dan bayi yang terus menerus mengalami peningkatan tiap tahunnya. Angka kematian bayi beberapa diantaranya dipengaruhi dipengaruhi oleh terjadinya kasus Bayi Berat Lahir…
ahir Rendah (BBLR). Perawatan metode kanguru merupakan suatu metode yang digunakan dalam merawat bayi yang lahir dengan BBLR. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Perawatan Metode Kanguru (PMK) terhadap peningkatan suhu tubuh pada BBLR di Kamar Bayi RSU Anutapura Palu Jenis penelitian kuantitatif dengan desain one group pretest postest. Populasi dalam penelitian ini adalah semua orang tua yang memiliki bayi BBLR di kamar bayi RSU Anutapura Palu. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 15 responden. menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata (mean) suhu tubuh bayi BBLR sebelum perawatan metode kanguru yaitu 36.10 dan rata-rata (mean) suhu tubuh bayi BBLR setelah perawatan metode yaitu 36.67. Hasil uji statistik didapatkan p value = 0,000. Maka dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh perawatan metode kanguru terhadap peningkatan suhu tubuh pada BBLR di Kamar bayi RSU Anutapura Palu. Disarankan bagi RSU Anutapura Palu agar meningkatkan dukungan bagi ibu maupun petugas kesehatan dalam upaya mengoptimalkan pelaksanaan perawatan metode kanguru sehingga bayi BBLR yang mengalami gangguan suhu tubuh (hipertermi) dapat teratasi.
Abstract:Penelitian ini dilatarbelakangi oleh Kabupaten Konawe yang memiliki banyak potensi dan daya tarik wisata yang perlu untuk dikembangkan untuk meningkatkan pendapatan asli daerah. Namun sektor pariwisata masih memiliki beberapa…
erapa kendala sehingga diperlukan adanya strategi pengembangan pariwisata oleh pemerintah daerah terhadap pendapatan asli daerah. Strategi pengembangan pariwisata di Kabupaten Konawe terdiri dari; pengembanan destinasi wisata, pengembangan pemasaran, dan pengembangan kelembagaan dan sumberdaya manusia. Fokus Penelitian ini adalah, 1) Menganalisis kontribusi pendapatan dari sektor pariwisata terhadap Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Konawe dan 2) Merumuskan strategi yang perlu dilakukan untuk mengembangkan sektor pariwisata sehingga mampu mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah di Kabupaten Konawe. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif jenis deskriptif. Sumber data yang diperoleh adalah data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, paparan data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa upaya pengembangan pariwisata yang dilakukan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Konawe dapat dikatakan bahwa strategi yang dilakukan tidak semua terlaksana dengan maksimal dikarenakan saat ini obyek wisata masih dikelola oleh beberapa pihak, seperti masyarakat dan juga pihak perhutani, sedangkan faktor yang paling mendukung dalam pengembangan pariwisata di Konawe adalah faktor dari strategi pemasaran melalui media sosial yang dapat menarik minat wisatawan dan juga meningkatkan kunjungan wisata. Namun pendapatan asli daerah dari sektor pariwisata belum dapat memberikan kontribusi yang besar terhadap pendapatan daerah.
Abstract:Perilaku caring merupakan sikap perawat yang masih dikeluhkan pasien terhadap pelayanan perawat yang kurang memperhatikan pasien, contohnya untuk penanganan infus macet, perawat kurang tanggap dalam menangani keluhan penyakit…
yakit yang pasien rasakan, perawat yang kurang ramah dalam melayani pasien, perawat kurang perhatian dalam memenuhi kebutuhan dan permasalahan pasien, sehigga pasien masih belum merasa puas dengan pelayanan yang diberikan perawat. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan perilaku caring perawat terhadap kepuasan pasien dalam pelayanan perawatan rawat inap RSUD Undata. Jenis penelitian ini kuantitatif dengan pendekatan observasional analitik dan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini pasien rawat inap seroja dan flamboyan di RSUD Undata, total sampel sebanyak 55 orang dengan teknik Porposive sampling. Hasil Penelitian Perilaku caring sebagian besar baik berjumlah 38 responden (69,1%) dan perilaku caring kurang berjumlah 17 responden (30,9%). Kepuasan pasien sebagian besar puas berjumlah 36 responden (65,5%) dan kepuasan pasien tidak puas berjumlah 19 responden (34,5%). Hasil uji chi- square adanya korelasi positif antara perilaku caring perawat terhadap kepuasan pasien dalam pelayanan perawatan rawat inap RSUD Undata dengan nilai p: 0,000 (<0,05). Kesimpulan Ada Hubungan perilaku caring perawat tehadap kepuasan pasien dalam pelayanan perawatan rawat inap RSUD Undata. Studi ini menunjukan bahwa perawat terlatih harus menjaga perilaku peduli mereka, terutama dalam komunikasi dan perawat yang harus lebih tanggap dalam menangani keluhan pasien, perawat yang harus lebih ramah di depan pasien, perawat yang harus tersenyum setiap menyapa pasien, perawat yang harus siap mendengarkan tiap keluhan pasien, agar pasien merasa puas dengan pelayanan yang diberikan oleh perawat.
Abstract:Model Praktek Keperawatan Profesional merupakan suatu sistem dengan struktur, proses, dan nilai-nilai profesional yang sangat menekankan pada mutu kinerja tenaga keperawatan, permasalahan terkait dengan pelaksanaan model…
praktek keperawatan profesional adalah terbatasnya jumlah perawat dan fasilitas sarana pendukung, kompetensi perawat yang belum terstandar, belum optimalnya fungsi manajemen pelayanan keperawatan, Rumah sakit menggunakan model praktik keperawatan profesional untuk melaksanakan proses sistem asuhan keperawatan di bangsal guna untuk meningkatkan dan mewujudkan mutu pelayanan keperawatan, mutu pelayanan keperawatan yang optimal untuk mencapai derajat kesehatan dan kesejahteraan, mencerminkan perasaan seorang perawat terhadap kepuasan akan pekerjaanya,Pasien dan perawat sama-sama puas sebagai akibat dari perawatan yang diberikan oleh perawat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan Penerapan Model Praktek Keperawatan Profesional Terhadap Kepuasan Kerja Perawat Di Rumah Sakit Tora Belo. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif, dengan menggunakan metode observasional analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi penelitian adalah semua perawat yang bekerja di ruang Cemara 1 dan Cemara 2 Rumah Sakit Tora Belo yang berjumlah 33 perawat. Dengan teknik pengambilan sampel total sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner model praktik keperawatan profesional dan kepuasan kerja perawat. Hasil penelitian dari 33 responden menggunakan uji Chi-Square, diperoleh nilai p = 0,001 (p<0,005). Kesimpulan dari penelitian ini terdapat hubungan penerapan model praktik keperawatan profesional terhadap kepuasan kerja perawat di Rumah Sakit Tora Belo. Saran bagi Rumah Sakit Tora Belo agar dapat lebih meningkatkan penerapan model praktik keperawatan profesional dalam melakukan asuhan keperawatan dan agar dapat memberikan pelayanan keperawatan yang baik dan optimal kepada pasien.
Abstract:Dismenore merupakan masalah nyeri haid pada kalangan remaja putri yang masih memiliki prevelensi cukup tinggi di Indonesia. Berdasarkan hasil wawancara pada 3 siswi di SMPN 3 palu barat tahun 2023 ada siswi yang mengalami…
i kram menstruasi dan hampir setiap hari datang ke uks unntuk istirahat karena menderita nyeri haid. Adapun dampak jika nyeri haid terjadi dan tidak di tangani, berupa gangguan aktivitas sehari-hari. Penyebab nyeri haid bermacam-macam, bisa karena stress atau keceasan yang berlebihan. Oleh karena itu masalah menstruasi (dismenore) pada remaja harus ditangani sedemikian rupa agar tidak terjadi masalah seperti di atas. Tujuan penelitian ini terananalisisnya pengaruh senam dismenore terhadap penurunan nyeri haid pada remaja putri di SMPN 3 palu barat. Jenis penelitian ini yaitu pre eksperimental design dengan one group-pre-post-test design. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 321 orang dan sampel oada penelitian ini berjumlah 18 orang dengan Teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling. Hasil uji analisis univarat Nyeri haid sebelum diberikan senam dismenore sebagian besar remaja putri dengan haid nyeri berat berjumlah 6 orang (33,3%). Nyeri haid setelah diberikan senam dismenore sebagian besar putri haid dengan nyeri ringan berjumlah 10 orang (55,6%). Hasil Uji wilcoxon ditemukan P-value 0,001<0,05. Simpulan terdapat ada Pengaruh Senam Dismenore terhadap Penurunan Nyeri Haid pada Remaja Putri di SMP Negeri 3 Palu Barat. Saran diharapkan remaja putri dapat melakukan dan mengatasi nyeri dengan melakukan senam dismenore pada saat nyeri haid.
Kata Kunci : Senam Dismenore, Nyeri Haid, Remaja.
Abstract:Gangguan kognitif merupakan salah satu dampak buruk bagi lansia. Fisioterapi berperan penting dalam meningkatkan fungsi kognitif pada lansia yaitu dengan cara promotive, preventif, kuratif, dan rehabilitative. Tujuan : Untuk…
ntuk mengetahui efektifitas senam otak (brain gym) terhadap peningkatan daya ingat lansia di Desa Sukanagara Cikupa. Metode Penelitian : Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pre eksperimen dengan rancangan One Group Pretest Posttest Design, yaitu penelitian yang menggunakan satu kelompok dengan diberi perlakuan dan posttest setelah dilakukan perlakuan. Sampel pada penelitian ini yaitu total sampling dengan jumlah 40 responden Hasil Penelitian : Nilai mean sebelum dilakukan intervensi senam otak adalah 12,77 dimana lebih kecil dari pada nilai mean sesudah intervensi senam otak yaitu 22,05 dan standar deviasi sebelum dilakukan intervensi senam otak adalah 3,548 dan sesudah dilakukan intervensi senam otak yaitu 2,561. Hasil uji statistik menunjukan hasil uji Wilcoxon Signed Rank Test bahwa dapat diketahui nilai Z -5,525, dengan nilai signifikansi P-Value dari data tersebut adalah 0,000 (P<0,05). Sehingga dapat disimpulkan bahwa “Ha diterima”. Kesimpulan : berdasarkan hasil analisis terdapat efektifitas antara tingkat daya ingat sebelum dan sesudah dilakukan intervensi senam otak.