Search Articles & Publications

Showing 1157 articles found for "Belum"

Tradisi Berbalas Kunjong Hari Raya Lebaran Masyarakat Melayu Kelurahan Bangka Belitung Darat Kota Pontianak

Nur Atikah, Ridwan
Abstract: Indonesia memiliki berbagai macam ragam tradisi. Hal ini ditandai dengan setiap daerah mempunyai perbedaan dan keunikannya tersendiri. Misalnya pada Hari Raya Lebaran, setiap daerah berbeda dalam memeriahkannya. Salah satunya… tunya di kota Pontianak, yang terdapat suatu tradisi yang saat masih ini dilakukan yakni tradisi berbalas kunjong/kunjung. Adapun perbedaan lebaran khususnya di Pontianak berbeda dengan daerah lainnya yakni lebarannya lebih lama waktunya dan bisa sampai sebulan lamanya. Penelitian ini lebih memfokuskan kepada berbalas kunjung pada keluarga. Sebelum Kota Pontianak menerapkan sistem PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) di masa pandemi Covid, maka sebagian dari masyarakat masih melaksanakan kegiatan berbalas kunjung sebagaimana mestinya. Adapun hasil penelitian ini yaitu tradisi berbalas kunjung merupakan suatu tradisi (kebiasaan) dengan kunjung dan mengunjungi. Prosesi pada tradisi ini yaitu berkunjung kerumah, sungkeman, mendengarkan tausiah, menikmati hidangan, dan salam tempel. Terdapat nilai budaya dalam prosesi yaitu nilai kebersamaan dan keberagaman. Sedangkan Nilai Islam dalam prosesi yaitu Silaturahmi dan Amar Ma’ruf Nahi Mungkar. Kemudian, Nilai Pendidikan dalam prosesi yakni menghormati orang yang lebih tua dan menyayangi orang yang lebih muda. Pada Eksitensi budaya tradisi berbalas kunjung tetap dilaksanakan sampai kapan pun karena sudah menjadi rutinitas lebaran oleh Masyarakat Kota Pontianak.

Strategi Pengembangan Public Speaking Santri Pesantren Ar Raudlatul Hasanah Untuk Membentuk Kepercayaan Diri Dalam Berdakwah

Nurul Halisa
Abstract: Penelitian ini didasari keinginan untuk mengetahui Strategi Pengembangan Public Speaking yang digunakan oleh Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah untuk Membentuk Kepercayaan Diri Santri dalam Berdakwah. Bagaimana penyusunan strategi… rategi tersebut, penerapannya serta faktor penghambat dan juga pendukung yang dihadapi oleh Pesantren Ar- Raudlatul Hasanah dalam mengembangkan Public Speaking para santri. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Karena penelitian ini menjelaskan fenomena yang terjadi di kalangan para santri dan alumni pesantren saat ini. Sumber data diperoleh melalui observasi dan wawancara dengan informan atau narasumber dari Ustadz dan Ustadzah Pesantren Ar- Raudlatul Hasanah, santri dan para alumni. Berdasarkan hasil penelitian, dapat diketahui bahwa: Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah menyusun beberapa strategi dalam mengembangkan public speaking para santri dan membentuk kepercayaan diri mereka saat berdakwah melalui proses berikut, penekanan bagi santri/wati untuk memahami pesan dakwah yang ingin mereka sampaikan, mengobservasi para mad’uw sebelum didakwahi, melakukan latihan rutin untuk meningkatkan kepercayaan diri, serta teliti dalam mempersiapkan materi. Langkah-langkah penerapan dari pada perencanaan tersebut ialah membentuk kegiatan-kegiatan ekstrakulikuler dan pemberian tanggung jawab sebagai pengurus asrama. Selanjutnya kegiatan pelatihan tersebut dilakukan secara bertahap dari kelas 1 tsanawiyah hingga kelas 1 aliyah. Beberapa faktor pendukung dalam penerapan strategi tersebut ialah lingkungan pesantren yang mendukung, adanya pelatihan public speaking, pemberian reward dan apresiasi. Adapun faktor penghambat dari strategi tersebut ialah kurangnya motivasi ekstrinsik dari pengajar ahli, kurangnya bekal kakak pembimbing muhadhoroh serta keterbatasan waktu.

Pemetaan Daerah Rawan Banjir di Desa Lokki Kecamatan Huamual Kabupaten Seram Bagian Barat

Abdul Muin, Heinrich Rakuasa
Abstract: Curah hujan yang tinggi yang terjadi tiga bulan terakhir menyebabkan terjadinya banjir dibeberapa desa di Kecamatan Huamual termasuk Desa Lokki. Pemetaan Daerah Rawan Banjir di Desa Lokki sangat diperlukan untuk memberikan… an informasi sebagai langkah awal upaya mitigasi bencana banjir ke depannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara spasial tingkat kerentanan banjir dan permukiman yang terdampak di Desa Lokki. Metode yang digunakan yaitu pembobotan dan skoring atau weighted scoring dilakukan setelah proses klasifikasi nilai dalam tiap variabel. Variabel yang mempengaruhi terjadinnya banjir pada penelitian ini terdiri dari ketinggian lahan, kemiringan lereng, tutupan lahan, jarak dari sungai, geologi dan curah hujan. Penentuan bobot dan skor pada penelitian ini bersifat expertise judgment yaitu mengambil pendapat para ahli atau penelitian sebelumnya. Hasil pembobotan kemudian dilakukan dioverlay untuk mendapatkan peta kerawanan banjir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kerawanan banjir didominasi oleh tingkat kerawanan rendah seluas 8.400.47 ha, kerewanan sedang seluas 1.573.78 ha dan kerawanan tinggi seluas 1.125.27 ha. Hasil pemodelan dan observasi di lapangan menunjukkan bahwa luas permukiman yang terdampak banjir yaitu 201.87 ha. Hasil penelitian diharapkan dapat dijadikan dasar dalam upaya mitigasi bencana banjir ke depannya guna meminimalisir kerugian, baik korban jiwa maupun kerusakan fisik di Desa Lokki kedepannya.

Analisis Kuantitatif Minat Dan Motivasi Mahasiswa Menggunakan Aplikasi E-Commerce Dan Media Sosial Dalam Menjalankan Usaha Sampingan

Hommy Dorthy Ellyany Sinaga, Elisabeth Nainggolan
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui minat dan motivasi mahasiswa menggunakan aplikasi e-commerce dan media sosial dalam menjalankan usaha sampingan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan melakukan… survei menggunakan instrumen penelitian kuesioner. Data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh dengan cara penyebaran kuesioner secara online kepada mahasiswa di kota Kisaran dengan teknik random sampling kepada 146 responden. Hasil penelitian menunjukkan reaksi positif mahasiswa dalam menggunakan aplikasi e-commerce dan media sosial. Dengan menggunakan e-commerce dan media sosial mahasiswa merasakan kenaikan pendapatan yang sangat bagus dari sebelumnya. Karena dengan menggunakan e-commerce dan media sosial tersebut semakin luas pasar yang mereka miliki dan semakin meningkat juga pendapatan yang mereka dapatkan.

Jatuhnya Emas Sebagai Standar Kemakmuran Suatu Negara

Hugo Fostin Hokianto, Lia Velissia, Kisnodi Fernando, Liayanti Tiono, Khenwen Herawan, Welson Jaya
Abstract: Pada saat barter ditinggalkan sebagai sistem pembayaran yang sah, banyak orang mulai beralih kepada barang-barang seperti emas untuk melakukan transaksi. Emas, dan perak, menjadi sebuah alat untuk transaksi, yang kemudian… n mendorong orang-orang, hingga sebuah negara, untuk menganut paham merkantilisme, dengan tujuan agar negara tersebut dapat dinilai sebagai negara yang makmur. Fokus untuk mendapatkan emas tersebut memunculkan standar emas sebagai sistem yang mengaitkan uang kertas, meskipun belum umum pada zaman tersebut, dengan emas. Paper ini membahas latar belakang paham emas sebagai kemakmuran negara, penggunaan sistem standar emas, dan jatuhnya standar emas serta dampaknya. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan metode studi literatur.

Peningkatan Literasi Numerasi melalui Pembelajaran Berbasis Mind Mapping pada Siswa Sekolah Dasar

Abdul Majid
Abstract: berbasis mind mapping. Literasi numerasi merupakan kemampuan penting yang mencakup pemahaman konsep matematika, kemampuan berpikir logis, serta penerapan dalam kehidupan sehari-hari. Namun, pada praktiknya, banyak siswa&#8230; mengalami kesulitan dalam memahami konsep matematika secara mendalam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen semu (quasi-experimental design) yang melibatkan siswa kelas V sebagai subjek penelitian. Penelitian dilaksanakan di SDN 50 Bonto Panno Kabupaten Pangkep pada bulan Januari hingga Maret 2026. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes literasi numerasi sebelum dan sesudah perlakuan, serta observasi aktivitas belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan yang signifikan pada literasi numerasi siswa setelah diterapkan pembelajaran berbasis mind mapping. Hal ini ditunjukkan oleh peningkatan nilai rata-rata dari 62,45 pada pretest menjadi 82,30 pada posttest. Hasil uji N-gain diperoleh sebesar 0,53 yang berada pada kategori sedang. Selain itu, hasil uji t menunjukkan bahwa nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari penggunaan mind mapping terhadap peningkatan literasi numerasi siswa. Dengan demikian, pembelajaran berbasis mind mapping terbukti efektif dalam meningkatkan literasi numerasi siswa sekolah dasar, baik dari segi hasil belajar maupun keterlibatan aktif dalam proses pembelajaran.

Pendidikan Literasi Digital Dasar sebagai Pengenalan Keamanan Internet Kepada Siswa Sekolah Dasar

Safrudin, Sri Wahyudi
Abstract: Perkembangan teknologi digital yang pesat membawa dampak signifikan dalam kehidupan anak-anak, termasuk siswa sekolah dasar. Minimnya pemahaman akan literasi digital dan keamanan internet di kalangan siswa usia dini menjadi&#8230; adi tantangan yang perlu segera diatasi untuk mencegah risiko digital seperti perundungan siber, pencurian data, hingga penyalahgunaan informasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengenalkan konsep literasi digital dasar serta membentuk pemahaman siswa terhadap keamanan penggunaan internet. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kuasi-eksperimen pretest dan posttest. Edukasi dilakukan kepada siswa kelas V SD Negeri 024 Rambah Samo dalam dua sesi, masing-masing berdurasi 90 menit, menggunakan modul ringkas dan video edukatif yang disesuaikan dengan tahap perkembangan kognitif siswa. Instrumen berupa kuesioner divalidasi melalui expert judgment dan diuji cobakan kepada 45 siswa. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif untuk melihat capaian skor pemahaman dan paired sample t-test untuk menguji perbedaan sebelum dan sesudah intervensi. Hasil menunjukkan rata-rata total skor pemahaman siswa mencapai 84,18%, dengan peningkatan signifikan dari pretest (X̄ = 55,20) ke posttest (X̄ = 68,90) dengan nilai t-hitung = 9,452 dan p-value = 0,000. Temuan ini mengindikasikan bahwa pendekatan edukasi literasi digital efektif meningkatkan pemahaman siswa mengenai keamanan internet. Kesimpulannya, pendidikan literasi digital dasar merupakan strategi preventif yang penting untuk diterapkan sejak dini guna membekali siswa menghadapi dunia digital secara aman dan bertanggung jawab.

Implementasi Sistem Evaluasi Pembelajaran Digital Pada Sekolah Dasar Melalui Studi Observasi Lapangan

Poeja Septiani, Arnita Lestari, Neza Putri Zulma, Adrian Hadi, Ranti Meizatri
Abstract: Penelitian ini difokuskan pada upaya pemetaan pelaksanaan penilaian pembelajaran berbasis teknologi digital pada jenjang sekolah dasar. Kajian ini mencakup jenis platform evaluasi yang digunakan, permasalahan yang dihadapi pendidik&#8230; api pendidik dalam pelaksanaannya, serta sikap dan respons siswa terhadap sistem evaluasi berbasis digital. Pengumpulan data dilakukan melalui pengamatan langsung di sekolah, wawancara singkat dengan guru, serta penelusuran dokumen pendukung. Lokasi penelitian meliputi beberapa sekolah dasar di wilayah Sumatera Barat dan satu sekolah dasar swasta yang berada di Jakarta. Berdasarkan hasil pengamatan, diketahui bahwa penerapan evaluasi digital telah mulai dilakukan, namun tingkat pemanfaatannya berbeda-beda antar sekolah. Sebagian sekolah telah mengadopsi aplikasi berbasis daring seperti Wordwall, Quizizz, dan Google Form sebagai sarana penilaian hasil belajar. Di sisi lain, masih terdapat sekolah yang mempertahankan sistem evaluasi konvensional, meskipun penggunaan teknologi telah diterapkan pada tahap penyampaian materi pembelajaran.Pelaksanaan evaluasi berbasis digital menunjukkan pengaruh positif terhadap keterlibatan siswa dalam kegiatan belajar. Penyajian evaluasi yang bersifat interaktif mampu mendorong peningkatan minat, partisipasi aktif, serta semangat siswa dalam mengikuti proses penilaian. Namun demikian, implementasi evaluasi digital belum sepenuhnya berjalan optimal karena adanya keterbatasan sarana pendukung, kendala jaringan internet, serta rendahnya penguasaan teknologi oleh sebagian guru.Secara umum, evaluasi pembelajaran berbasis digital berpotensi meningkatkan kualitas dan efektivitas proses penilaian di sekolah dasar. Agar penerapannya dapat berjalan secara maksimal, diperlukan dukungan infrastruktur yang memadai serta peningkatan kompetensi guru dalam pemanfaatan teknologi pendidikan

Dampak Sistem Zonasi Penerimaan Peserta Didik Baru Terhadap Kualitas Pendidikan Di Sekolah Negeri

Fita Dwi Ananta, Raysha Suhatman Putri, Agus Lestari
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh kebijakan sistem zonasi dalam proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) terhadap mutu pendidikan di sekolah negeri. Kebijakan zonasi diterapkan oleh pemerintah dengan&#8230; n tujuan utama untuk menyamaratakan akses pendidikan serta mengurangi ketimpangan antar sekolah. Meski demikian, pelaksanaannya memunculkan beragam reaksi dari masyarakat, baik yang mendukung maupun yang mengkritisi kebijakan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka serta observasi terbatas terhadap kebijakan dan implementasi PPDB di sejumlah sekolah negeri. Temuan dalam studi ini mengindikasikan bahwa kebijakan zonasi berkontribusi positif terhadap distribusi siswa yang lebih merata serta memberikan peluang belajar bagi peserta didik dari wilayah yang terpencil, tertinggal, atau terluar. Namun, di sisi lain, kebijakan ini juga membawa tantangan baru bagi dunia pendidikan, khususnya dalam hal kesiapan guru, kecukupan fasilitas pendukung, serta kemampuan sekolah dalam menyesuaikan diri dengan keberagaman latar belakang akademik siswa. Di beberapa kasus, sekolah-sekolah favorit mengalami penurunan mutu input siswa, sedangkan sekolah yang sebelumnya kurang diminati mengalami lonjakan jumlah pendaftar, namun belum diimbangi dengan peningkatan kualitas sarana dan prasarana. Temuan ini menyiratkan bahwa keberhasilan kebijakan zonasi sangat bergantung pada pemerataan kualitas dan sumber daya pendidikan di seluruh satuan pendidikan negeri. Oleh karena itu, penguatan kualitas pendidikan secara menyeluruh perlu dilakukan agar tujuan utama kebijakan ini dapat terealisasi secara maksimal. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi masukan berharga bagi para pembuat kebijakan dan pemangku kepentingan di sektor pendidikan.

Dampak Model Problem-Based Learning (PBL) terhadap Self-Confidence: Studi Meta-Analisis

Irfan, Randy, TM, Ahmad Rais, Mahniar, Ade
Abstract: Penerapan model PBL memberikan pengalaman siswa untuk terlibat secara kontestual dengan permasalahan kehidupan sehari-hari mereka, sehingga pembelajaran lebih bermakna dan siswa tidak merasa berpikir secara abstrak. Model&#8230; l ini dinilai efektif terhadap self-confidence siswa. Namun, penelitian sebelumnya yang menyelidiki keefektifan model PBL terhadap self-confidence siswa menunjukkan hasil yang tidak konsisten. Oleh karena itu, studi meta-analisis ini dilakukan untuk menguji keefektifan model PBL terhadap self-confidence siswa dibandingkan dengan model pengajaran konvensional dengan pendekatan meta analisis. Studi ini menganalisis 20 ukuran efek dari 17 studi primer yang dipublikasikan pada tahun 2016 hingga 2024. Pengumpulan data menggunakan database Google Scholar, Education Resources Information Center (ERIC), Directory of Open Access (DOAJ), Springer publishing, AIP Proceedings, IOP Sciences, dan Elsevier. Hasil analisis dengan menggunakan model estimasi random-effect diperoleh ukuran efek gabungan sebesar (g = 0.52; p < 0.01). Nilai ini berada pada kategori efek sedang. Hasil ini memberikankesimpulan bahwa penggunaan model PBL memiliki pengaruh yang signifikan terhadap self-confidence siswa dibandingkan dengan pembelajaran konvensional. Penelitian ini memberikan kesimpulan yang lebih objektif mengenai keefektifan PBL terhadap self-confidence siswa, sehingga diharapkan dapat dijadikan sebagai landasan pengambilan keputusan yang tepat bagi pendidik dan pemangku kepentingan.