Search Articles & Publications

Showing 1157 articles found for "Belum"

Pengaruh Senam Kaki Diabetes Terhadap Penurunan Kadar Gula Darah Sewaktu Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe II

Ahmad Yuda, Aisyah Laella Humaeroh, Rina Puspita Sari, Siti Muliah, Siti Makhfiroh, Tia Nurfalyya, Wiwi Damayanti, Siti Rusmiayunita, Zakia Al Jahra, Tri Ananda Rahma Dianti, Siti Kholifah
Abstract: Latar Belakang: Pasien Diabetes Mellitus perlu mengontrol kadar glukosa darah untuk mencegah komplikasi dan mengoptimalkan kualitas hidup. Aktivitas fisik yang dilakukan teratur selama 30 menit 3-4 kali seminggu menjadi… bagian penting dari penatalaksanaan diabetes. Senam kaki diabetes merupakan salah satu bentuk aktivitas fisik yang dapat dilakukan untuk meningkatkan aliran darah ke kaki dan menurunkan kadar gula darah pasien. Tujuan: Mengetahui gambaran penerapan senam kaki diabetes terhadap penurunan kadar gula darah sewaktu pada penderita diabetes melitus tipe II. Metode: Menggunakan desain studi kasus deskriptif. Subyek: 10 orang pada penderita diabetes melitus tipe II di wilayah Rw 03 Kelurahan Keroncong. Waktu: Implementasi dilakukan 3 kali dalam 1 minggu dengan durasi 30 menit per sesi. Hasil: Sebelum dilakukan senam kaki diabetes didapatkan rata-rata GDS sebesar 232 mg/dl, kemudian setelah dilakukan senam kaki diabetes didapatkan rata-rata GDS sebesar 194 mg/dl. Kesimpulan: Penerapan senam kaki diabetes mampu menurunkan kadar gula darah sewaktu pada penderita diabetes melitus tipe II. Saran: Diharapkan bagi penderita diabetes melitus mampu menerapkan latihan senam kaki diabetes secara benar dan teratur.

Pengendalian Tekanan Darah Dengan Senam Hipertensi Dan Jus Semangka Pada Masyarakat Penderita Hipertensi

Agnes Jessica Sembiring, Rina Puspita Sari, Agung, Alsa Azzahra Medi, Alvira Aulia Halim Az-zahra, Ashila Almasyah, Asih, Fazlatul Amaliah, Husnaini, Iftitah Wira Sarwa, Nurseptia Dewi Saputri
Abstract: Latar Belakang: Hipertensi adalah kondisi medis yang umum terjadi pada lansia dan dapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular. Senam Hipertensi adalah salah satu metode alternatif yang dapat membantu menurunkan tekanan… anan darah dengan cara meningkatkan aliran darah dan meningkatkan pasokan oksigen ke otot jantung. Berdasarkan fenomena yang ditemukan oleh peneliti, warga lansia di wilayah RW 02 Kelurahan Keroncong belum pernah melakukan penanganan hipertensi dengan terapi senam hipertensi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Senam Hipertensi terhadap perubahan tekanan darah pada lansia penderita hipertensi. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode pre-eksperimental dan perumusan sampel menggunakan rumus isac michael. Desain ini bertujuan untuk mengetahui perubahan tekanan darah sebelum dan sesudah diberikan intervensi senam hipertensi. Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada pertemuan pertama, kedua dan ketiga, tekanan darah sistolik dan diastolik ada perubahan yang signifikan, yang berarti terdapat pengaruh senam hipertensi terhadap perubahan tekanan darah. Kesimpulan: Senam hipertensi berpengaruh terhadap perubahan tekanan darah pada lansia penderita hipertensi di wilayah RW 02 Kelurahan keroncong.

Efektivitas Health Education Bencana Alam Gempa Bumi Berbasis Permainan Ludo Siaga Terhadap Kesiapsiagaan Siswa SDN 16 Balaesang

Izul huda, Siti Yartin, Katrina Feby Lestari
Abstract: Health Education Berbasis Permainan Ludo Siaga Merupakan Metode Penyampaian Informasi Kesiapsiagaan Bencana Alam Gempa Bumi. Masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana Efektivitas Health Education Bencana Alam Gempa Bumi… umi Berbasis Permainan Ludo Siaga Terhadap Kesiapsiagaan Siswa SDN 16 Balaesang. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis Efektivitas Health Education Bencana Alam Gempa Bumi Berbasis Permainan Ludo Siaga Terhadap Kesiapsiagaan Siswa SDN 16 Balaesang Sebelum dan Setelah Diberikan Permainan Ludo Siaga. Penelitian ini menggunakan desain Pre-Eksperimen, dengan pendekatan One Group Pretest And Posttest Design. Sample dalam penelitian ini berjumlah 27 siswa dengan teknik pengambilan sampel Total sampling. Tingkat kesiapsiagaan responden sebelum diberikan Permainan ludo siaga  adalah sebagian besar hampir siap sebanyak 13 responden (48,1%) sedangkan Tingkat kesiapsiagaan responden setelah diberikan Permainan ludo siaga  adalah sebagian besar sangat siap sebanyak 19 responden (70,4%). uji Nonparametric Wilcoxon didapatkan  p = 0,000  (p ≤ 0,05). Kesimpulan terdapat Efektivitas Health Education Bencana Alam Gempa Bumi Berbasis Permainan Ludo Siaga Terhadap Kesiapsiagaan Siswa SDN 16 Balaesang. Saran bagi guru SDN 1 Balaesang agar memberikan ilmu pengetahuan tentang kebencanaan khususnya gempa bumi dengan metode permainan ludo kepada siswa agar dapat mengurangi dampak dari bencana alam.

Laporan Kasus Skizofrenia Dengan Waham Pada Ny. S Di Wisma Srikandi Rumah Sakit Jiwa Grhasia Yogyakarta

Rachma Febi Andrianti, Prastiwi Puji Rahayu
Abstract: Latar Belakang: Skizofrenia merupakan gangguan jiwa kronis yang memengaruhi cara berpikir, merasa, dan berperilaku, salah satunya ditandai dengan gangguan proses pikir berupa waham. Waham menyebabkan pasien memiliki keyakinan… kinan yang salah dan tidak sesuai dengan kenyataan, yang berdampak pada interaksi sosial dan kualitas hidup pasien. Terapi orientasi realita adalah pendekatan non-farmakologis yang bertujuan untuk membantu pasien meningkatkan kesadaran terhadap waktu, tempat, orang, dan situasi nyata, serta mengurangi gangguan proses pikir. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas terapi orientasi realita dalam mengatasi waham dan meningkatkan orientasi realita pada pasien dengan skizofrenia. Metode: Menggunakan metode studi kasus asuhan keperawatan dari tahap pengkajian hingga evaluasi. Kasus: Ny. S, wanita usia 43 tahun, dengan diagnosis medis skizofrenia dan gejala utama berupa waham. Pasien memenuhi kriteria inklusi yaitu berusia 18–60 tahun, memiliki diagnosis skizofrenia dengan gejala waham, bersedia mengikuti terapi, dan kooperatif. Instrumen pengkajian meliputi wawancara terstruktur, kuesioner, observasi langsung, media gambar, dan data rekam medis. Hasil: Terapi orientasi realita dilakukan selama 7 sesi dalam 7 hari. Hasil menunjukkan adanya peningkatan orientasi realita dan kepatuhan pasien terhadap pengobatan. Meskipun waham belum sepenuhnya hilang, terdapat peningkatan motivasi pasien untuk sembuh dan mencegah kekambuhan. Kesimpulan: Terapi orientasi realita terbukti efektif dalam meningkatkan orientasi realita dan mengurangi intensitas gejala waham pada pasien skizofrenia. Saran: Perawat disarankan untuk menerapkan terapi orientasi realita secara terstruktur sebagai intervensi pada pasien skizofrenia dengan gangguan proses pikir waham. Kolaborasi antara pasien, keluarga, dan tim kesehatan sangat diperlukan untuk mendukung keberhasilan terapi dan mencegah kekambuhan.

Pemberian Pijat Oksitosin Pada Pasien Post Partum Spontan Dengan Menyusui Tidak Efektif

Octavia, Lency Sherilna, Yuni Purwati
Abstract: Kegagalan menyusui sering menjadi masalah yang dihadapi ibu ketika ASI yang keluar tidak selancar yang diharapkan, sehingga menimbulkan rasa tidak percaya diri dan kekhawatiran yang menyebabkan terhambatnya hormon oksitosin.… sin. Salah satu cara mengatasi ketidaklancaran produksi ASI yaitu dengan melakukan pijat oksitosin. Hormon oksitosin akan keluar melalui rangsangan ke puting susu, melalui isapan mulut bayi atau melalui pijatan pada tulang belakang ibu bayi. Artikel ini menggunakan metode desain studi kasus dengan pendekatan asuhan keperawatan dengan pengumpulan data secara menyeluruh dan menyertakan berbagai sumber data dengan teknik yang meliputi wawancara, observasi dan studi dokumentasi sesuai dengan pedoman 3S (SDKI, SLKI, SIKI). Hasil studi kasus yang dilakukan selama 1x24 jam didapatkan evaluasi payudara teraba keras dan padat, tetesan dan suplai ASI mulai meningkat dibandingkan sebelum diberikan pijat oksitosin, klien menjadi lebih rileks dan nyaman. Kesimpulan dari studi kasus pijat oksitosin yang dilakukan pada ibu post partum (nifas) dapat meningkatkan produksi ASI karena dapat memicu pengeluaran hormon oksitosin yang sangat penting dalam peran mengeluaran ASI.

Pengaruh Terapi Genggam Jari Terhadap Perubahan Tekanan Darah Pada Lansia Penderita Hipertensi

Ashila Almasyah, Dewi Nur Puspita Sari, Zahrah Maulidia Septimar
Abstract: Latar Belakang: Hipertensi adalah kondisi medis yang umum terjadi pada lansia dan dapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular. Terapi genggam jari adalah salah satu metode alternatif yang dapat membantu menurunkan&#8230; tekanan darah dengan cara merangsang titik-titik refleksi pada jari-jari tangan. Berdasarkan fenomena yang ditemukan oleh peneliti, warga lansia di wilayah RW 05 Kelurahan Batu Jaya belum pernah melakukan penanganan hipertensi dengan terapi genggam jari. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi genggam jari terhadap perubahan tekanan darah pada lansia penderita hipertensi. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain pre-eksperimental berupa one group pretest-posttest design. Desain ini bertujuan untuk mengetahui perubahan tekanan darah sebelum dan sesudah diberikan intervensi terapi genggam jari. Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada pertemuan pertama, tekanan darah sistolik dan diastolik mengalami perubahan signifikan dengan nilai Asymp. Sig (2-tailed) 0,000 < 0,005. Pada pertemuan kedua, data tekanan darah sistolik dan diastolik juga mengalami perubahan signifikan dengan nilai Asymp. Sig (2-tailed) 0,000 < 0,005. Hal ini menunjukkan bahwa hipotesis alternatif (Ha) diterima dan hipotesis nol (Ho) ditolak, yang berarti terdapat pengaruh terapi genggam jari terhadap perubahan tekanan darah. Kesimpulan: terapi genggam jari berpengaruh terhadap perubahan tekanan darah pada lansia penderita hipertensi di wilayah RW 05 Kelurahan Batu Jaya.

Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Motivasi Wanita Usia Subur Melakukan Pemeriksaan IVA Di Puskesmas Kecamatan Cempaka Putih

Ezther Febrina Sibarani, Margaretha Kusmiyati, Fransiska Dewi Prabawati
Abstract: Pemeriksaan IVA bertujuan untuk mendeteksi lesi prakanker leher rahim, sebelum menjadi kanker. Perubahan warna setelah diolesi dengan asam asetat selama 1- 2 menit diamati dan bisa dilakukan untuk melihat perubahan pasca&#8230; dilakukan olesan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran dan hubungan karakteristik variabel yang diteliti adalah Pengetahuan, Dukungan Keluarga, Dukungan Petugas Kesehatan dengan motivasi WUS melakukan Pemeriksaan IVA di Puskesmas Kecamatan Cempaka Putih. Desain Penelitian ini merupakan penelitian dengan menggunakan metode kuantitatif menggunakan metode deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi (N) 90, jadi pada Sampel (n) 73 responden, akan ditambahkan 10% jadi 80 responden untuk mengantisipasi dropout. Alat pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan kuesioner. Hasil Univariat, mayoritas wanita usia subur berusia 20-35 tahun sebanyak 51 responden (63,7%), mayoritas pendidikan SMA/SMK sebanyak 42 responden (52.5%), mayoritas tidak bekerja sebanyak 45 responden (56.3%), mayoritas paritas multipara (1 anak) sebanyak 37 responden (46.3%), mayoritas pengetahuan baik sebanyak 64 responden (80.0%), mayoritas dukungan keluarga baik sebanyak 67 responden (83.8%), mayoritas dukungan petugas kesehatan baik sebanyak 78 responden (97.5%), mayoritas motivasi wanita usia subur melakukan pemeriksaan iva baik sebanyak 65 responden (81.3%). Disimpulkan bahwa tidak ada hubungan antara Pengetahuan dengan Motivasi Wanita Usia Subur melakukan Pemeriksaan IVA dengan p-value 0,424 (p = >0,05), tidak ada hubungan antara Dukungan Keluarga dengan Motivasi Wanita Usia Subur melakukan Pemeriksaan IVA dengan p-value 0,266 (p = >0,05), dan ada hubungan antara Dukungan Petugas Kesehatan dengan Motivasi Wanita Usia Subur melakukan Pemeriksaan IVA dengan p-value 0,006 (p = <0,05). Wanita usia subur diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan dukungan keluarga tentang motivasi melakukan pemeriksaan IVA.

Pengaruh Pemberian Kompres Hangat Terhadap Penurunan Dysmenorrhea Pada Mahasiswa Program Studi D-III Keperawatan Palu

Maya Diningrat, Vidya Urbaningrum, Mikaela Delpin Fristalia
Abstract: Dysmenorrhea  dapat diatasi dengan terapi farmakologi dan nonfarmakologi. pada penderita dysmenorrhea  Penggunaan kompres hangat di area perut bertujuan untuk melebarkan pembuluh darah sehingga meningkatkan sirkulasi darah&#8230; arah kebagian nyeri, dan menurunkan ketegangan otot sehingga mengurangi nyeri. Tujuan penelitian ini untuk diketahui pengaruh pemberian kompres hangat terhadap penurunan dysmenorrhea  Pada Mahasiswa Program Studi D-III Keperawatan Palu.Jenis penelitian yaitu kuantitatif dengan metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Pre-Experimental Design, dengan  one grub prettst-posttest design. Populasi pada penelitian ini 71 dan sampel pada penelitian ini berjumlah 30 responden. Sampel didapatkan menggunakan rumus slovin dengan presisi 0,15, teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu purposive sampling dan uji data paired t test. Hasil penelitian ini menunjukan rata-rata penurunan dysmenorrhea  yang dimana sebelum diberikan kompres hangat berada dalam skala nyeri berat sebanyak 19 responden (63,3%) setelah diberikan kompres hangat selama 20 menit sebanyak 20 responden (66,7%) berada dalam skala nyeri ringan. Hasil uji paired t test dengan model pengukuran sebelum dan sesudah diberikan intervensi, didapatkan nilai p= 0.000, nilai ini < α 0,05. Kesimpulan bahwa ada pengaruh pemberian kompres hangat terhadap penurunan dysmenorrhea  pada mahasiswa program studi D-III Keperawatan Palu.

Hubungan Pengetahuan Remaja Tentang HIV/AIDS Dengan Sikap Pencegahan HIV/AIDS Di SMA Negeri 11 Kabupaten Tangerang

Neni Alfidah, Nuryani, Cicirosnita J.Idu
Abstract: Pendahuluan: HIV adalah singkatan dari Human Immunodeficiency Virus yaitu virus yang merusak sistem kekebalan tubuh manusia. Sistem kekebalan tubuh yang rusak atau lemah akan rentan terserang berbagai penyakit. Kumpulan&#8230; berbagai penyakit yang menyerang tubuh disebut AIDS. Jumlah kasus penyakit HIV/AIDS terus bertambah khususnya pada anak-anak, remaja hingga dewasa adalah permasalahan yang serius. Keingintahuan yang besar dikombinasikan dengan kondisi fisik dan mental yang belum matang sering menyebabkan berbagai masalah kesehatan pada fase peralihan remaja terutama faktor risiko infeksi HIV/AIDS. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan remaja tentang HIV/AIDS dengan sikap pencegahan HIV/AIDS di SMA Negeri 11 Kabupaten Tangerang. Metode: Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan rancangan survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel sebanyak 124 responden dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan pengetahuan tentang HIV/AIDS sebanyak 53 orang (42,7%) dalam kategori pengetahuan cukup dan menunjukkan sikap pencegahan HIV/AIDS sebanyak 76 orang (61,3%) dalam kategori sikap pencegahan positif. Hasil uji Chi-Square hubungan pengetahuan tentang HIV/AIDS dengan sikap pencegahan HIV/AIDS didapatkan nilai P Value sebesar <0.001. Kesimpulan: Terdapat hubungan pengetahuan remaja tentang HIV/AIDS dengan sikap pencegahan HIV/AIDS di SMA Negeri 11 Kabupaten Tangerang.

Pengaruh Edukasi Gizi Seimbang Melalui Media Poster Leaflet Dan Permainan Index Card Match Terhadap Perubahan Tingkat Pengetahuan, Sikap Dan Perilaku Gizi Seimbang

Ahmad Yuda, Solihati, Zahrah Maulida Septimar
Abstract: Pendahuluan: Anak-anak Indonesia belum menunjukkan sikap kritis dan hati-hati saat memilih makanan mereka. Oleh karena itu, anak-anak di sekolah dasar harus dididik lebih banyak tentang nutrisi melalui pendidikan Pedoman&#8230; Gizi Seimbang (PGS). Tujuan: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh edukasi gizi seimbang dengan media poster, leaflet dan permainan index card match terhadap perubahan tingkat pengetahuan, sikap dan perilaku gizi seimbang. Desain Penelitian: Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan menggunakan desain penelitian quasi eksperimental one grup pre-test post-test without control yaitu metode penelitian yang dalam pelaksanaannya menggunakan test awal (pre-test) dan tes akhir (post-test) tanpa adanya kelompok kontrol atau pembanding. Tehnik Sampel: Sampel jenuh atau total sampling. Jumlah Sampel: 50 orang. Analisa Data: Analisa data menggunakan Uji Wilcoxon. Hasil dan Kesimpulan: Berdasarkan dari hasil Uji Wilcoxon menunjukan gambaran pengetahuan (Asymp.sig = 0,000), sikap (Asymp.sig = 0,000) dan perilaku (Asymp.sig = 0,000) yang artinya bahwa ada pengaruh pendidikan gizi seimbang melalui media poster leaflet dan permainan index card match terhadap perubahan tingkat pengetahuan, sikap dan perilaku gizi seimbang.