Search Articles & Publications

Showing 1157 articles found for "Belum"

Efektivitas Metode Flipped Classroom Terhadap Prestasi Belajar Bahasa Arab: Studi Meta-Analisis

Hukom, Julham, Perdana, Dyah Adila, Kholida, Masita Taufiqi, Lailaa, Hikmatul
Abstract: Metode flipped classroom saat ini menjadi salah satu pendekatan inovatif dalam pendidikan tinggi yang memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan pengalaman belajar. Dalam konteks Pendidikan Bahasa Arab, metode ini menawarkan… kan cara pembelajaran yang lebih interaktif dan mandiri, di mana siswa mempelajari materi secara daring sebelum menghadiri kelas tatap muka untuk diskusi dan aplikasi praktis. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas metode flipped classroom terhadap prestasi belajar bahasa arab siswa melalui pendekatan meta-analisis. Sebanyak 14 artikel yang diterbitkan antara tahun 2016 hingga 2024 dianalisis menggunakan perangkat lunak Comprehensive Meta-Analysis (CMA) versi 3. Hasil analisis menunjukkan ukuran efek gabungan (g) sebesar  0.97 (kategori besar). Nilai ini mengindikasikan bahwa metode flipped classroom memiliki pengaruh positif yang signifikan dan lebih baik dibandingkan metode konvensional terhadap prestasi belajar bahasa arab siswa. ini memberikan wawasan penting bagi pendidik dan pengembang kurikulum dalam merancang strategi pembelajaran yang lebih efektif dan berpusat pada siswa. Meskipun demikian, studi meta-analisis ini hanya mengukur efek secara keseluruhan tanpa mempertimbangkan analisis variabel moderator. Penelitian selanjutnya dapat menganalisis variabel moderator untuk mengevaluasi faktor-faktor apa saja yang dapat mempengaruhi efektivitas flipped classroom dalam pembelajaran bahasa arab.

Penerapan Metode Al-Qawaid Wa Al-Tarjamah Menggunakan Media Gambar Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Bahasa Arab Pada Siswa Kelas III MI Cihuni Kabupaten Tasikmalaya

Anti Febrianti Lailatul Haz, Yayan Carlian, Muhammad Sofyan
Abstract: Permasalahan yang terjadi di kelas III MI Cihuni adalah rendahnya hasil belajar siswa pada pembelajaran bahasa Arab. Berdasarkan hasil studi pendahuluan yang dilakukan oleh peneliti, ditemukan bahwa dari 27 siswa hanya 4… orang siswa yang mendapatkan nilai di atas KKM dengan perolehan hasil nilai rata-rata siswa yaitu sebesar 44,9 dengan persentase siswa yang belum tuntas sebesar 85,19%. Rendahnya hasil belajar siswa disebabkan oleh siswa yang kurang bersemangat mengikuti pembelajaran mudah bosan selama proses pembelajaran sehingga sulit bagi mereka untuk paham pada pembelajaran yang diberikan oleh guru, karena metode pembelajaran yang monoton.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar siswa sebelum dan sesudah diterapkan metode Al-Qawaid wa Al-Tarjamah menggunakan media gambar pada siswa kelas III MI Cihuni. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus dimana satu siklus terdiri dari dua tindakan, dalam setiap tindakan terdiri dari beberapa tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi pada setiap siklus. Subjek penelitian ini yaitu 27 orang. Instrument yang digunakan yaitu observasi dan tes. Hasil belajar siswa kelas III sebelum diterapkan metode Al-Qawaid wa Al-Tarjamah menggunakan media gambar memperoleh nilai rata-rata sebesar 44,9 dengan ketuntasan klasikal sebesar 14,81%. Pada siklus I siswa memperoleh nilai rata-rata 60,74 dengan persentase ketuntasan klasikal sebesar 40,74% dengan kategori kurang. pada Siklus II meningkat menjadi 70 dengan persentase ketuntasan belajar klasikal siswa sebesar 77,77% dengan kategori baik. Hasil belajar siswa pada siklus I dan siklus II mengalami peningkatan. Maka dapat disimpulkan bahwa penerapan metode Al-Qawaid wa Al-Tarjamah menggunakan media gambar dapat meningkatkan hasil belajar siswa di kelas III MI Cihuni.

Tantangan Dan Strategi Calon Guru Sejarah Dalam Menyikapi Perkembangan Zaman

Mohammad Fakhry, Moh. Imron Rosidi
Abstract: Tujuan penelitian ini membahas tentang pembelajaran bagi mahasiswa sejarah yang nantinya ingin menjadi calon Guru Sejarah diberbagai sekolah  khususnya Sekolah Menengah Atas (SMA), Agar ketika menjadi guru sejarah nanti… dapat memahami siswa/siswi nya dalam proses pembelajaran. Metode penelitian ini menggunakan metode studi literatur yang digunakan untuk mengumpulkan dan menganalisis data yang diperoleh dari berbagai sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya, seperti jurnal, buku, dan artikel, hal ini bertujuan agar dapat memahami tema serta konsep yang terkait dengan topik penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa merujuk pada era revolusi industri yang menjadi bagian terpenting dalam menyikapi tantangan dan strategi calon guru sejarah terhadap perkembangan zaman, khususnya ditahun 2024 ini, banyaknya perubahan dan gaya pimikiran modern anak didik di berbagai sekolah menjadi poin penting dalam penelitian ini, beberapa poin pentinya adalah (1) tantangan calon guru sejarah, (2) strategi yang digunakan dalam proses pembelajaran (3) perkembangan zaman yang memicu pemikiran modern peserta didik.  Beberapa poin penting ini akan menjadi referensi bagi para mahasiswa sejarah yang ingin menjadi calon guru sejarah. Secara spesifik perkembangan zaman juga dapat dilihat dari berbagai sisi diantaranya sistim cyber-fisik, komputasi awan dan internet. Hal ini menjadi sebuah tantangan terbesar bagi calon guru sejarah dalam menyikapi perkembangan zaman sekaligus didalam dunia pendidikan. Seorang calon guru tentu harus bisa memahami berbagai tantangan dan strategi dalam menghadapi perkembangan zaman, hal ini bertujuan agar dapat meningkatkan kualitas pendidikan.

Program Kelompok Belajar  SD Negeri 106827 Desa Durian Melalui Pendekatan Direct Instruction

Samosir, Alexander, Sihombing, Chintani, Tambunan , Jubelando, Karo, Romaida Karo, Nanda, Ficha Aulia
Abstract: Kegiatan program kelompok belajar dilakukan di desa durian  pada siswa SD Negeri 106827 Desa Durian dimulai pada 12 April- 29 April 2023 terhitung kegiatan ini dilaksanakan sekitar 2 minggu lamanya. Pendidikan merupakan… suatu pembelajaran, pengetahuan, ketrampilan, dan kebiasaan sekelompok orang yang diturunkan dari satu generasi ke generasi berikutnya. Secara sederhana pendidikan adalah proses pembelajaran bagi peserta didik untuk dapat paham dan membuat manusia lebih kritis dalam berpikir. Berbagai upaya dalam meningkatkan pendidikan dasar telah dilakukan mulai dari terbitnya model, strategi, metode pembelajaran yang terus berkembang dari waktu ke waktu. Perubahan metode pembelajaran yang seharusnya dilakukan secara langsung dan tatap muka berubah menjadi pembelajaran yang dilakukan di dalam kelas.Seperti banyaknya siswa kelas rendah yang masih belum bisa membaca dan menulis, dan kelas tinggi masih belum menghafal perkalian secara lancar. Dengan dilakukanya program tersebut penambahan pembelajaran diluar sekolah siswa dapat mengembangkan kemampuan dan hasil belajar siswa melalui pendekatan direct instruction.

Tari Molapi Saronde Dan Relevansinya Dalam Pembelajaran IPS

Nur Indawati Udin, Moh. Imron Rosidi
Abstract: Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungannyaMolapi saronde dengan pembelajaran IPS. Molapi adalah prosesi tarian yang hanya dilakukan oleh pengantin laki-laki di pernikahan adat di Provinsi Gorontalo pada saat… melaksanakan adat Hui Mopotilandahu (malam pertunangan). Prosesi ini disebut juga sebagai proses molile huali atau meninjau kamar pengantin yang dilaksanakan pada satu hari sebelum diadakannya akad nikah. Prosesi Molapi Saronde dilaksanakan bersama dengan Turunani. Turunani adalah kesenian vokal bernuansa Islam yang diiringi dengan tabuhan rebana. Peran penting turunani dalam molapi saronde adalah sebagai media komunikasi, representasi simbolis, respons fisik, memperkuat konformitas normanorma sosial, dan sebagai upaya untuk melestarikan kebudayaan. Metode yang digunakan dalam penelitan ini wawancara dan studi literatur sehingga sangat cocok dengan relevansi Tari Molapi Saronde dalam relevansinya di pembelajaran IPS  

Analisis Sistem Informasi Akuntansi Berbasis Syariah Pada Penjualan UMKM Pabrik Tahu Di Desa Tegalgusi Kabupaten Jember

Juwita Indah Permata, Rini Puji Astuti
Abstract: Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam perekonomian sehingga memerlukan pengelolaan keuangan yang akuntabel melalui Sistem Informasi Akuntansi (SIA). Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan… nerapan Sistem Informasi Akuntansi berbasis syariah pada penjualan UMKM Pabrik Tahu di Desa Tegalgusi Kabupaten Jember serta mengidentifikasi potensi dan kendala penerapan prinsip akuntansi syariah dalam mendukung akuntabilitas usaha. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pencatatan transaksi masih dilakukan secara manual melalui pencatatan pemasukan dan pengeluaran dalam buku harian. Penerapan tersebut telah mencerminkan nilai amanah, kejujuran, transparansi, dan prinsip maqashid syariah, khususnya hifz al-mal (perlindungan harta). Potensi penerapan prinsip syariah terlihat dari adanya pencatatan transaksi yang dapat ditelusuri sehingga mendukung akuntabilitas usaha. Namun, masih terdapat kendala berupa belum tersusunnya laporan keuangan formal, keterbatasan pemahaman akuntansi, serta belum adanya pemisahan keuangan usaha dan pribadi. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan Sistem Informasi Akuntansi berbasis syariah pada UMKM sektor pangan. Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) play an important role in the national economy and require accountable financial management through an Accounting Information System (AIS). This study aims to analyze the implementation of a Sharia-based Accounting Information System in the sales activities of a tofu manufacturing MSME in Tegalgusi Village, Jember Regency, and to identify the potential and challenges of applying Sharia accounting principles in supporting business accountability. This study employed a descriptive qualitative approach with data collected through interviews, observations, and documentation. The findings indicate that the accounting information system is still implemented manually through the recording of cash inflows and outflows in a daily bookkeeping system. Despite its simplicity, the system reflects the values of trustworthiness, honesty, transparency, and the maqashid sharia principle, particularly hifz al-mal (protection of wealth). The potential of applying Sharia principles is evident in the existence of traceable transaction records that support business accountability. However, several challenges remain, including the absence of formal financial statements, limited accounting knowledge, and the lack of separation between business and personal finances. This study contributes to the development of Sharia-based Accounting Information Systems for MSMEs in the food industry sector.

Pembelajaran Akidah-Akhlak Dengan Pendekatan Kurikulum Berbasis Cinta

Wafiq Azizah, M. Ridwan Nur, Rita Puspita, Abdullah Abdullah
Abstract: Degradasi moral peserta didik di era digital yang ditandai meningkatnya intoleransi, perundungan, krisis empati, serta melemahnya integritas sosial menunjukkan adanya persoalan mendasar dalam praktik pendidikan nilai. Dalam… lam pembelajaran Akidah Akhlak, orientasi yang masih dominan pada aspek kognitif dan normatif belum sepenuhnya diimbangi dengan penguatan dimensi afektif dan internalisasi nilai secara sistematis dalam desain kurikulum. Kesenjangan antara penguasaan konsep keagamaan dan manifestasi moral dalam kehidupan nyata menjadi problem epistemologis dan pedagogis yang memerlukan rekonstruksi. Penelitian ini bertujuan merumuskan kerangka konseptual Kurikulum Berbasis Cinta sebagai paradigma alternatif dalam pembelajaran Akidah Akhlak. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi kepustakaan dengan analisis hermeneutik terhadap konsep mahabbah dalam tradisi intelektual Islam, khususnya pemikiran Al-Ghazali, serta dikomparasikan dengan teori pendidikan humanistik modern. Hasil kajian menunjukkan bahwa Kurikulum Berbasis Cinta memiliki legitimasi teologis dan koherensi pedagogis dalam mengintegrasikan dimensi kognitif, afektif, dan spiritual secara utuh. Kebaruan penelitian ini terletak pada pemosisian cinta bukan sekadar sebagai nilai moral, melainkan sebagai prinsip epistemologis dan kurikuler yang menstrukturkan tujuan, proses, dan evaluasi pembelajaran secara sistematis dan transformatif. The moral decline of students in the di’Ital era, reflected in rising intolerance, bullying, diminished empathy, and weakened social integrity, indicates a fundamental problem in contemporary value education. In Akidah Akhlak instruction, learning practices remain predominantly cognitive and normative, while affective development and systematic value internalization are insufficiently integrated into curricular design. This gap between conceptual mastery of religious teachings and their moral enactment in lived experience represents an epistemological and pedagogical challenge requiring reconstruction. This study aims to formulate a conceptual framework for a Love-Based Curriculum as an alternative paradigm in Akidah Akhlak education. Employing a qualitative library-based approach, the study applies hermeneutic analysis to the concept of mahabbah within the Islamic intellectual tradition, particularly in the thought of Al-Ghazali, while comparatively engaging modern humanistic educational theory. The findings demonstrate that a Love-Based Curriculum possesses theological legitimacy and pedagogical coherence in integrating cognitive, affective, and spiritual dimensions of learning. The novelty of this study lies in positioning love not merely as a moral value but as an epistemological and curricular principle that structures the aims, processes, and evaluation of Akidah Akhlak instruction in a systematic and transformative manner.

Laporan Kasus Terapi Generalis Gangguan Persepsi Sensori : Halusinasi Pendengaran Pada Pasien S

Tri Rahayu Nur Jannah, Mamnuah
Abstract: Gangguan jiwa merupakan perubahan persepsi terhadap stimulus baik internal maupun eksternal yang disertai dengan respon yang berkurang, berlebihan atau terdistorsi. gejala gangguan jiwa kadang-kadang bisa kembali atau memburuk… mburuk yang lebih dikenal dengan istilah "kambuh". Metode yang digunakan adalah laporan kasus dengan melakukan asuhan keperawatan pada pasien jiwa dari tahap pengkajian sampai dengan tahap evaluasi. Subjek laporan ini adalah pasien dengan gangguan jiwa dengan diagnosa gangguan persepsi sensori pendengaran. Instrumen yang digunakan dalam asuhan keperawatan ini adalah format ceklist kemampuan pasien dalam terapi generalis (menghardik, bercakap-cakap dengan orang yang dipilih, melakukan aktivitas yang disukai dan patuh minum obat). Jumlah populasi pada asuhan keperawatan adalah 1 pasien dengan kriteria pasien bersedia menjadi subjek, pasien kooperatif, mau mengikuti kegiatan dan pasien tidak memiliki keterbatasan fisik. Hasil penelitian menunjukan setelah dan sebelum dilakukan intervensi terdapat perbedaan pada pasien halusinasi pendengaran. Setelah dilakukan intervensi terapi generalis (menghardik, bercakap cakap dengan orang yang dipilih, melakukan aktivitas yang disukai dan patuh minum obat) terjadi peningkatan kemampuan pasien dalam mengontrol halusinasi pendengaran dan penurunan tanda gejala. Penanganan yang dilakukan menunjukkan tanda dan gejala sebelum dan sesudah dilakukan intervensi. Setelah dilakukan intervensi mengalami penurunan tanda gejala dan peningkatan kemampuan pasien dalam mengontrol halusinasi serta mampu memberikan dampak positif terhadap perbaikan kondisi pasien setelah melakukan terapi yang sudah diajarkan. Saran untuk penelitian lebih lanjut agar melakukan penelitian lebih dari 1 pasien, bina hubungan saling percaya (BHSP) lebih lama dengan pasien, mengkaji permasalahan yang dialami pada pasien dengan masalah halusinasi pendengaran, serta bisa melakukan pendekatan jangka panjang yang melibatkan dukungan keluarga dalam proses penyembuhan pasien.

Peningkatan Kemampuan Masyarakat Dalam Penanganan Hipertensi Di Dusun Kiara Payung

Aisyah Fitria Rahmah, Shinta Ernawati, Rina Puspita Sari, Dewi Retnowati, Audi Nur Salsabila, Dina Nopita
Abstract: Latar Belakang: Hipertensi merupakan penyebab utama kematian dengan prevalensi yang terus meningkat terutama pada lansia. Pengendalian hipertensi dapat dilakukan melalui gaya hidup sehat dan aktivitas fisik.Tujuan: Mengetahui… tahui gambaran penerapan senam hipertensi terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi di Dusun Kiara Payung, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang. Metode:  Studi deskriptif analitik dengan 25 peserta hipertensi, dilakukan selama tiga hari. Senam hipertensi dilakukan 30 menit sesuai pedoman, dengan pengukuran tekanan darah sebelum dan sesudah. Hasil:  Sebagian besar peserta berusia 42-48 tahun dan perempuan. Senam hipertensi efektif menurunkan tekanan darah, dengan banyak peserta masuk kategori prehipertensi dan normal setelah intervensi. Kesimpulan: Senam hipertensi rutin dapat menurunkan tekanan darah dan meningkatkan kesadaran masyarakat. Disarankan pelaksanaan senam secara berkala dan pemantauan tekanan darah untuk mengurangi kasus hipertensi. Saran: Diharapkan bagi penderita Hipertensi mampu menerapkan senam hipertensi secara benar dan teratur.

Implementasi Keperawatan Komunitas: Edukasi Hipertensi Pemberian Jus Semangka Dan Senam Hipertensi Pada Penderita Hipertensi

Siti Nuraliza, Rina Puspita Sari, Aan Juliyanti Nurohmah, Ade Ummi Hanik, Alfiani Dwi Julianti, Aliza Fatma Urbaningrum, Amelia Ajeng Ayuningdyah, Cindy Ilmi Nimastin Prahayu Ngestu, Muhamad Ibrohim, Yuli Dwiyanti, Carsilla
Abstract: Latar Belakang: Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan yang kerap dialami oleh lansia dan dapat memicu munculnya gangguan kardiovaskular. Salah satu pendekatan nonfarmakologis yang dapat digunakan untuk membantu… tu mengendalikan tekanan darah adalah senam hipertensi yang dilakukan selama tiga kali pertemuan. Aktivitas fisik ini berfungsi dengan meningkatkan sirkulasi darah serta memperbaiki suplai oksigen ke otot jantung. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Senam Hipertensi dan Jus Semangka terhadap perubahan tekanan darah pada lansia penderita hipertensi. Metode Penelitian: Metode penelitian ini menggunakan metode pre-eksperimental dengan pre-test dan post-test untuk mengukur tingkat pengetahuan responden serta perumusan sampel menggunakan Total Sampling dengan jumlah responden sebanyak 30 orang. Desain ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan dan perubahan tekanan darah sebelum dan sesudah diberikan intervensi senam hipertensi dan jus semangka. Hasil penelitian: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada pertemuan pertama, kedua dan ketiga, tekanan darah sistolik dan diastolik ada perubahan yang signifikan, yang berarti terdapat pengaruh senam hipertensi dan jus semangka terhadap perubahan tekanan darah. Kesimpulan: Implementasi senam hipertensi dan pemberian jus semangka berpengaruh terhadap perubahan tekanan darah pada penderita hipertensi dengan rata-rata sistolik dari 147 mmHg menjadi 133 mmHg dan rata-rata diastolik 89 mmHg menjadi 79 mmHg.