Abstract:Abstract: The development of information and communication technology has increased public demand for digital services, particularly data packages as the primary means of internet access. This high demand requires data package…
ackage retailers to manage inventory optimally to ensure product availability meets customer needs. At CMC Cell, the determination of data package stock is still based on intuition without systematic data analysis, resulting in stock accumulation for certain products and stock shortages for others when demand increases. This study aims to design and implement a web-based Decision Support System (DSS) using the Multi-Objective Optimization on the Basis of Ratio Analysis (MOORA) method to determine the optimal stock of data packages. The MOORA method is applied to rank data package alternatives based on several criteria, including data package demand, sales history, remaining stock, selling price, and validity period. Sales data are analyzed using the calculation stages of the MOORA method. The results show that the Telkomsel V 3 GB data package achieves the highest preference value of 0.1498 and is therefore recommended as the top-priority data package, with an optimal stock quantity of 200 units. With the implementation of this system, the recommendations for determining data package stock become more measurable, objective, and data-driven.
Keywords: MOORA; PHP; decision support system; optimal stock; stock priority
Abstrak: Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah meningkatkan kebutuhan masyarakat terhadap layanan digital, khususnya paket data sebagai sarana utama akses internet. Tingginya permintaan tersebut menuntut pelaku usaha penjualan paket data untuk mampu mengelola stok secara optimal agar ketersediaan produk sesuai dengan kebutuhan pelanggan. Pada Toko CMC Cell, penentuan stok paket data masih dilakukan berdasarkan intuisi tanpa analisis data yang sistematis, sehingga sering terjadi penumpukan stok pada beberapa produk dan kekosongan stok pada produk lain saat permintaan meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan Sistem Pendukung Keputusan (SPK) berbasis web menggunakan metode Multi-Objective Optimization on the Basis of Ratio Analysis (MOORA) dalam menentukan stok optimal paket data. Metode MOORA digunakan untuk melakukan perangkingan alternatif paket data berdasarkan beberapa kriteria, yaitu permintaan paket data, riwayat penjualan, jumlah stok tersisa, harga jual, dan masa aktif. Data penjualan paket data dianalisis menggunakan tahapan perhitungan metode MOORA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa paket data Telkomsel V 3 GB memperoleh nilai preferensi tertinggi sebesar 0,1498 sehingga direkomendasikan sebagai paket data dengan prioritas stok tertinggi, dengan jumlah stok optimal sebanyak 200 pcs. Dengan adanya sistem ini, rekomendasi penentuan stok paket data yang dihasilkan menjadi lebih terukur, objektif, dan berbasis data.
Kata kunci: MOORA; PHP; sistem pendukung keputusan; stok optimal; prioritas stok
Abstract:Abstract: The development of network infrastructure in higher education environments demands a monitoring system capable of detecting disruptions quickly and accurately. Royal University does not yet have an integrated and…
nd real-time network monitoring system, so network administrators often discover disruptions after receiving reports from users. This condition results in slow response to disruption handling and suboptimal network performance. This study aims to implement The Dude as a network monitoring system to support the optimization of Royal University's network infrastructure performance. The research method used is a qualitative approach with the stages of problem identification, literature study, system analysis, system design, implementation, and system testing. The monitoring system is implemented with The Dude Server architecture running on MikroTik CHR, while The Dude Client is used by the administrator via a laptop. The results show that the system is capable of performing network discovery, monitoring device status in real-time, displaying network topology visualization, recording monitoring history, and providing notifications when disruptions occur. System testing proves that all monitoring functions run according to the analyzed requirements. Thus, the implementation of The Dude is proven effective in increasing the speed of disruption detection, troubleshooting efficiency, and optimizing the network performance of Royal University.
Keywords: mikrotik; network monitoring; network discovery; network optimization; the dude
Abstrak: Perkembangan infrastruktur jaringan di lingkungan perguruan tinggi menuntut adanya sistem pemantauan yang mampu mendeteksi gangguan secara cepat dan akurat. Universitas Royal belum memiliki sistem monitoring jaringan yang terintegrasi dan real-time, sehingga administrator jaringan sering mengetahui gangguan setelah menerima laporan dari pengguna. Kondisi ini berdampak pada lambatnya respons penanganan gangguan serta kurang optimalnya kinerja jaringan. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan The Dude sebagai sistem monitoring jaringan guna mendukung optimalisasi kinerja infrastruktur jaringan Universitas Royal. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan tahapan identifikasi masalah, studi literatur, analisis sistem, perancangan sistem, implementasi, dan pengujian sistem. Sistem monitoring diimplementasikan dengan arsitektur The Dude Server yang berjalan pada MikroTik CHR, sedangkan The Dude Client digunakan oleh administrator melalui laptop. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem mampu melakukan network discovery, memantau status perangkat secara real-time, menampilkan visualisasi topologi jaringan, mencatat histori monitoring, serta memberikan notifikasi ketika terjadi gangguan. Pengujian sistem membuktikan bahwa seluruh fungsi monitoring berjalan sesuai dengan kebutuhan yang telah dianalisis. Dengan demikian, implementasi The Dude terbukti efektif dalam meningkatkan kecepatan deteksi gangguan, efisiensi troubleshooting, dan optimalisasi kinerja jaringan Universitas Royal.
Kata kunci: mikrotik; monitoring jaringan; network discovery; optimalisasi jaringan; the dude
Abstract:Abstract: The selection of pediatric cough medicine at Apotek Keluarga is currently subjective and highly dependent on the pharmacist's experience, which potentially leads to inconsistent recommendations for customers. This…
his research aims to develop a Decision Support System (DSS) using the Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS) method to provide objective, fast, and accurate drug recommendations. The assessment criteria used in this system include cough type, side effects, age, and drug price, which are adjusted to clinical needs and consumer preferences. TOPSIS was chosen for its ability to rank drug alternatives based on their relative closeness to the positive ideal solution and the farthest distance from the negative ideal solution. The system development process involved problem identification, literature study, and data collection through interviews and direct field observations. The results indicate that the implementation of the TOPSIS method is effective in producing a list of cough medicine recommendations tailored to the specific conditions of pediatric patients. With this web-based system, the drug selection process becomes more transparent, systematic, and efficient, thereby enhancing the quality of pharmaceutical services at Apotek Keluarga.
Keywords: Decision Support System, TOPSIS, Pediatric Cough Medicine, Apotek Keluarga.
Abstrak: Pemilihan obat batuk anak di Apotek Keluarga saat ini masih bersifat subjektif dan sangat bergantung pada pengalaman apoteker, sehingga berpotensi menimbulkan ketidakkonsistenan dalam pemberian rekomendasi kepada pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Sistem Pendukung Keputusan (SPK) menggunakan metode Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS) guna memberikan rekomendasi obat secara objektif, cepat, dan akurat. Kriteria penilaian yang digunakan dalam sistem ini meliputi jenis batuk, efek samping, usia, dan harga obat, yang disesuaikan dengan kebutuhan klinis serta preferensi konsumen. Metode TOPSIS dipilih karena kemampuannya dalam meranking alternatif obat berdasarkan kedekatan relatif terhadap solusi ideal positif dan jarak terjauh dari solusi ideal negatif. Proses pengembangan sistem dilakukan melalui tahapan identifikasi masalah, studi literatur, serta pengumpulan data melalui wawancara dan observasi langsung di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode TOPSIS efektif dalam menghasilkan urutan rekomendasi obat batuk yang paling sesuai dengan kondisi spesifik pasien anak. Dengan adanya sistem berbasis web ini, proses pemilihan obat menjadi lebih transparan, sistematis, dan efisien, sehingga mampu meningkatkan kualitas pelayanan farmasi di Apotek Keluarga.
Kata kunci: Sistem Pendukung Keputusan, TOPSIS, Obat Batuk Anak, Apotek Keluarga.
Abstract:Abstract: This study aims to classify the nutritional status of toddlers based on anthropometric data using the K-Nearest Neighbor (KNN) algorithm. Data were obtained from 20 Integrated Health Posts (Posyandu) in Rumbai…
Timur District, including Lembah Sari Village and Limbungan Village with a total of 1,000 toddler data. After cleaning and preprocessing, 782 data were obtained ready for use. The preprocessing stages include data cleaning and transformation, outlier removal, minority class handling, and data normalization. Next, data balancing was carried out using the Synthetic Minority Oversampling Technique (SMOTE) to address class imbalance. The data was divided into 80% training data and 20% test data, then the K parameter was tested from 1 to 15 using 5-fold cross-validation. The results showed that the value of K = 1 provided the best performance with a macro recall of 0.8827 and an accuracy of 86.26%. These results indicate that the combination of the KNN algorithm with the SMOTE method and Min-Max normalization is effective in improving classification performance on imbalanced data and producing accurate and balanced predictions of toddler nutritional status between classes.
Keywords: k-nearest neighbor; toddler nutritional status; SMOTE; min-max scaling; classification; anthropometric data
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengklasifikasikan status gizi balita berdasarkan data antropometri menggunakan algoritma K-Nearest Neighbor (KNN). Data diperoleh dari 20 Posyandu di Kecamatan Rumbai Timur, meliputi Kelurahan Lembah Sari dan Kelurahan Limbungan dengan total 1.000 data balita. Setelah melalui proses cleaning dan preprocessing, diperoleh 782 data yang siap digunakan. Tahapan pra-pemrosesan meliputi pembersihan dan transformasi data, penghapusan outlier, penanganan kelas minoritas, serta normalisasi data. Selanjutnya dilakukan penyeimbangan data menggunakan Synthetic Minority Oversampling Technique (SMOTE) untuk mengatasi ketidakseimbangan kelas. Data dibagi menjadi 80% data latih dan 20% data uji, kemudian dilakukan pengujian parameter K dari 1 hingga 15 menggunakan 5-fold cross-validation. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai K = 1 memberikan performa terbaik dengan recall macro sebesar 0,8827 dan akurasi 86,26%. Hasil ini menunjukkan bahwa kombinasi algoritma KNN dengan metode SMOTE dan normalisasi Min-Max efektif dalam meningkatkan kinerja klasifikasi pada data tidak seimbang serta menghasilkan prediksi status gizi balita yang akurat dan seimbang antar kelas.
Kata kunci: k-nearest neighbor; status gizi balita; SMOTE; min-max scaling; klasifikasi; data antropometri
Abstract:Abstract: This research discusses the design and development of a plant-watering robot at a 1:30 scale controlled via an Android application and an embedded system based on an Arduino microcontroller. The purpose of this…
study is to produce an automatic plant-watering robot that is efficient, energy-saving, and easy to operate to support agricultural automation. The research method used is Research and Development (R&D), which includes stages of requirement identification, design, construction, testing, and system evaluation. The main components used include an Arduino Uno, HC-05 Bluetooth module, L298N motor driver, HC-SR04 ultrasonic sensor, 12V DC water pump, and a 25W solar panel as an alternative power source. The test results show that the robot can operate automatically with a success rate of 90%, battery endurance of approximately 1 hour and 13 minutes, charging time of about 5 hours and 38 minutes, and the water pump operates effectively for up to 5 hours. The integration of Android control, embedded systems, and solar power makes this robot an innovative solution for environmentally friendly and efficient agricultural automation.
Keywords: plant-watering robot; Android; embedded system; Arduino; solar panel
Abstrak: Penelitian ini membahas perancangan dan pengembangan robot penyiram tanaman skala 1:30 yang dikendalikan melalui aplikasi Android dan sistem embedded berbasis mikrokontroler Arduino. Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan robot penyiram tanaman otomatis yang efisien, hemat energi, dan mudah dioperasikan untuk mendukung otomasi pertanian. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan tahapan identifikasi kebutuhan, perancangan, pembuatan, pengujian, dan evaluasi sistem. Komponen utama yang digunakan meliputi Arduino Uno, modul Bluetooth HC-05, driver motor L298N, sensor ultrasonik HC-SR04, pompa air DC, dan panel surya 25 W sebagai sumber energi alternatif. Hasil pengujian menunjukkan bahwa robot mampu beroperasi secara otomatis dengan tingkat keberhasilan 90%, ketahanan baterai selama ±1 jam 13 menit, lama pengisian daya sekitar 5 jam 38 menit, serta pompa air bekerja efektif hingga 5 jam. Integrasi antara kendali Android, sistem embedded, dan tenaga surya menjadikan robot ini solusi inovatif untuk otomatisasi penyiraman tanaman yang ramah lingkungan dan berpotensi diterapkan pada lahan pertanian sesungguhnya.
Kata kunci: robot penyiram tanaman; Android; embedded system; arduino; panel surya
Abstract:Abstract: The rapid advancement of information technology requires companies to enhance efficiency in supply chain management. RO Aquatub, a business engaged in manufacturing bathtubs, often faces issues such as delays in…
n raw material procurement, manual stock recording, and the absence of an integrated system with suppliers. These problems impact the overall production process efficiency. This study aims to develop a web-based Supply Chain Management (SCM) system to optimize the raw material inventory management at RO Aquatub. The system development follows the waterfall model, consisting of requirement analysis, system design, implementation, and testing phases. The system is designed to serve three main entities: admin, supplier, and manager, with key features including stock management, material purchase requests, live chat, and transaction reports. The results of system testing using the black box method indicate that all features function as intended. The system improves stock management efficiency, speeds up communication with suppliers, and supports decision-making by providing accurate and real-time data. With this system, RO Aquatub can manage its production operations more effectively and more controlled manner.
Keywords: Supply Chain Management; Raw Material Inventory; Information System, RO Aquatub; Web-Based System
Abstrak: Perkembangan teknologi informasi yang pesat menuntut perusahaan untuk meningkatkan efisiensi dalam pengelolaan rantai pasok. RO Aquatub merupakan usaha yang bergerak di bidang pembuatan bathub, namun dalam praktiknya sering mengalami kendala seperti keterlambatan pengadaan bahan baku, pencatatan stok yang masih manual, serta tidak adanya sistem terintegrasi dengan supplier. Permasalahan tersebut berdampak pada kurang optimalnya proses produksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem manajemen rantai pasok (Supply Chain Management) berbasis web guna mengoptimalkan pengelolaan persediaan bahan baku pada RO Aquatub. Metode pengembangan sistem menggunakan pendekatan waterfall, dengan tahapan analisis kebutuhan, perancangan, implementasi, dan pengujian sistem. Sistem dirancang untuk memfasilitasi tiga entitas utama yaitu admin, supplier, dan pimpinan, dengan fitur utama seperti manajemen stok, pengajuan pembelian bahan, live chat, serta laporan transaksi. Hasil pengujian menggunakan metode black box menunjukkan bahwa seluruh fitur sistem berjalan sesuai fungsinya. Sistem ini mampu meningkatkan efisiensi pengelolaan stok, mempercepat proses komunikasi dengan supplier, serta membantu pimpinan dalam pengambilan keputusan berbasis data yang akurat dan real-time. Dengan adanya sistem ini, pihak RO Aquatub dapat menjalankan operasional produksi secara lebih efektif dan terkontrol.
Kata kunci: Supply Chain Management; Persediaan Bahan Baku; Sistem Informasi; RO Aquatub; Web
Abstract:Sistem Inventory merupakan suatu sistem untuk mengetahui persediaan stok barang pada suatu lokasi. Sistem Inventory sudah banyak dimanfaatkan atau dikembangkan pada suatu tempat dalam berbagai macam teknologi dan sistem.…
Permasalahan pada CV. Pacific Computer ini adalah belum tersedianya sistem Inventory barang sehingga belum dapat mengontrol stok barang yang tersedia, database yang tidak terintegrasi dan kurangnya tanggung jawab dalam proses transaksi barang. Oleh karena itu, pada skripsi ini akan merancang aplikasi Inventory dalam bentuk berbasis web, sehingga informasi mengenai stok barang dapat diketahui secara jelas dan terperinci. Aplikasi Inventory ini akan diterapkan menggunakan system localhost berbasis web, yang memungkinkan sistem informasi Inventory ini dapat diakses dalam ruang lingkup kerja saja. Sehingga tidak terjadi manipulasi data diluar jam kerja. Metode pengembangan sistem pada aplikasi ini menggunakan metode protoyping yang terdiri dari lima tahapan. Adapun tahapan tersebut yaitu komunikasi, Perencanaan secara cepat, Pemodelan perancangan secara cepat, pembentukan prototype dan penyerahan sistem perangkat lunak kepada pengguna. Aplikasi ini dirancang dengan menggunakan Bahasa pemrograman PHP dan Database phpMySQL. Berdasarkan konsep dan perancangan, dapat disimpulkan telah dibangun “RANCANG BANGUN SISTEM INVENTORY GUDANG CV. PACIFIC COMPUTER DALAM OPTIMALISASI MANAJEMEN STOK†untuk membantu admin dan Storeman dalam sistem Inventory. Dalam aplikasi ini admin dapat mengetahui dan mengelola data barang, data barang masuk, data barang keluar data kategori, data supplier dan data ajuan. Sedangkan storeman dapat menginput data barang masuk dan data ajuan pengeluaran barang. Admin dan storeman dapat berinteraksi dengan aplikasi ini sesuai dengan informasi yang dibutuhkan melalui menu yang tersedia.
Kata kunci: Inventory, Aplikasi Inventory, Website.
Abstract:Abstract: The use of technology is currently progressing and its development can be used in the processing, dissemination, and presentation of good information. The application system so far has been able to provide attractive…
active services and make work easier for the public, both in information services and documentation services, such as monitoring applications. In line with the problems that exist in PT. SIBATEL, where in the previous update monitoring process work in the field to report to their superiors was considered to be inefficient. The purpose of this research is to design an application system for site and generator maintenance update monitoring that is useful at PT. SIBATEL. In designing this system application, it is hoped that it can be completed quickly and properly according to needs by using Scrum or the Agile Scrum framework. The results of this application development are considered effective and efficient in terms of time and are structured in carrying out the features needed by going through the stages: Product Backlog, Sprint Planning Meeting, Sprint Backlog, Daily Stand Up Meeting, Sprint Review, and Sprint Retrospective, with Focus factors which are used by 0.8 or 80% with a different sprint length in each sprint. So the selection of the scrum method in the development of site and generator maintenance update monitoring applications at PT. SIBATEL is considered quite good and useful.
Keywords: scrum; application; system; monitoring; maintenance; site; genset
Abstrak: Pemanfaatan teknologi saat ini sudah berkembang maju dan perkembangannya dapat digunakan dalam pengolahan, penyebaran, dan penyajian informasi yang baik. Sistem aplikasi hingga saat ini telah mampu memberikan layanan yang menarik dan meringankan pekerjaan kepada khalayak publik, baik dalam layanan informasi maupun dalam layanan dokumentasi, seperti halnya aplikasi monitoring. Sejalan dengan masalah yang ada pada PT. SIBATEL, dimana pada proses update monitoring sebelumnya pemantauan pekerjaan dilapangan untuk melaporkan ke atasannya dinilai kurang efisien. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk merancang sistem aplikasi monitoring update maintenance site dan genset yang berguna pada PT. SIBATEL. Dalam perancangan aplikasi sistem ini diharapkan dapat diselesaikan dengan cepat dan baik sesuai kebutuhan dengan menggunakan scrum atau kerangka kerja Agile Scrum. Hasil dari pengembangan aplikasi ini dinilai efektif dan efisien dari segi waktu serta terstruktur dalam pengerjaan fitur-fitur yang dibutuhkan dengan melalui tahapan : Product Backlog, Sprint Planning Meeting, Sprint Backlog, Daily Stand Up Meeting, Sprint Review, dan Sprint Retrospective, dengan Focus factor yang digunakan sebesar 0,8 atau 80% dengan panjang sprint yang berbeda pada tiap-tiap sprint. Sehingga pemilihan metode scrum dalam pengembangan aplikasi monitoring update maintenance site dan genset pada PT. SIBATEL dinilai cukup baik dan berguna.
Kata kunci: scrum; application; system; monitoring; maintenance; site; genset
Abstract:Abstract: Inventory of goods is an important thing in a company, because inventory can support the operational needs of the company so that it runs smoothly. A good goods management process will produce accurate transaction…
ion and inventory reports. The process of managing goods at BPRS Artha Madani is currently still being carried out manually using Microsoft Excel, this results in difficulties in making reports on incoming and outgoing goods transactions and frequent discrepancies between the data in Microsoft Excel and the actual goods in the warehouse during stock taking. In addition, the process of picking up goods at the warehouse is still not structured, so it is necessary to apply a method of stock management. Therefore, in this study, the design and manufacture of web-based applications was carried out by applying the FIFO method. The FIFO method is a problem-solving method that can be applied in a way that goods that come in first are assumed to be sold or out first [1]. In building this application the author uses the extreme programming (XP) method for system development, this method consists of 4 stages, namely planning, design, coding, testing. With the development of this application, it is hoped that it can overcome problems in managing goods at BPRS Artha Madani.
Keywords: extreme programming; FIFO; inventory of goods
Abstrak: Persediaan barang merupakan hal yang penting pada sebuah perusahaan, karena persediaan barang dapat menunjang kebutuhan operasional pada perusahaan tersebut agar berjalan dengan lancar. Proses pengelolaan barang yang baik akan menghasilkan laporan transaksi dan stok barang yang akurat. Proses pengelolaan barang pada BPRS Artha Madani saat ini masih dilakukan secara manual dengan menggunakan Microsoft excel, hal ini mengakibatkan sulitnya membuat laporan transaksi barang masuk dan keluar serta seringnya terjadi selisih antara data pada Microsoft excel dan aktual barang di gudang saat melakukan stock opname. Selain itu proses pengambilan barang di gudang masih belum terstruktur sehingga perlu diterapkan metode pengelolaan stok barang. Oleh karena itu pada penelitian ini dilakukan perancangan dan pembuatan aplikasi berbasis web dengan menerapkan metode FIFO. Metode FIFO adalah sebuah metode pemecahan masalah yang dapat diterapkan dengan cara barang yang pertama kali masuk diasumsikan terjual atau keluar pertama kali [1]. Dalam membangun aplikasi ini penulis menggunakan metode extreme programming (XP) untuk pengembangan sistem, metode ini terdiri dari 4 tahapan, yaitu planning, design, coding, testing. Dengan dibangunnya aplikasi ini diharapkan dapat mengatasi masalah dalam pengelolaan barang pada BPRS Artha Madani.
Kata kunci: extreme programming; FIFO; pengelolaan barang
Abstract:Abstract: This community service aimed to improve participants from Misamis University, Philippines' understanding of Indonesian culture, the Indonesian language and the position of English used in Indonesia. The program…
was conducted through two online training sessions via Zoom meetings. The implementation followed five stages: Training Needs Analysis, Planning, Training Implementation, Evaluation, and Documentation. The Training Needs Analysis identified participants’ needs related to Indonesian cultural knowledge. Based on the findings, training materials and learning activities were designed during the planning stage. The implementation stage consisted of interactive sessions introducing Indonesian cultural diversity, traditions, and values. Evaluation was conducted through participant feedback and assessment of learning outcomes, while documentation recorded the entire process and results. The findings demonstrated that the program effectively enhanced participants’ understanding of Indonesian culture. Evaluation results revealed that 92% of participants indicated that they were motivated, felt confident, and developed a positive self-image regarding their understanding and appreciation of Indonesian culture. These results suggest that online cultural training can be an effective way to promote cultural awareness and empower participants to engage more confidently with Indonesian cultural values.
Keywords: cultural understanding; indonesian language; intercultural communication; misamis university; philippines.
Abstrak: Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman peserta dari Misamis University mengenai budaya Indonesia, bahasa Indonesia, serta posisi bahasa Inggris yang digunakan di Indonesia. Program ini dilaksanakan melalui dua sesi pelatihan daring menggunakan Zoom Meeting. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui lima tahapan, yaitu: Analisis Kebutuhan Pelatihan (Training Needs Analysis), Perencanaan, Pelaksanaan Pelatihan, Evaluasi, dan Dokumentasi. Tahap Analisis Kebutuhan Pelatihan dilakukan untuk mengidentifikasi kebutuhan peserta terkait pengetahuan tentang budaya Indonesia. Berdasarkan hasil analisis tersebut, materi pelatihan dan aktivitas pembelajaran dirancang pada tahap perencanaan. Tahap pelaksanaan terdiri atas sesi-sesi interaktif yang memperkenalkan keberagaman budaya, tradisi, dan nilai-nilai yang dimiliki Indonesia serta bahasa Indonesia. Selanjutnya, evaluasi dilakukan melalui umpan balik peserta dan penilaian hasil belajar, sedangkan dokumentasi digunakan untuk merekam seluruh proses dan hasil kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa program ini berhasil meningkatkan pemahaman peserta mengenai budaya Indonesia. Hasil evaluasi mengungkapkan bahwa 92% peserta menyatakan termotivasi, merasa lebih percaya diri, serta mengembangkan citra diri yang positif terkait pemahaman dan apresiasi mereka terhadap budaya Indonesia. Temuan ini menunjukkan bahwa pelatihan budaya secara daring dapat menjadi metode yang efektif untuk meningkatkan kesadaran budaya serta memberdayakan peserta agar lebih percaya diri dalam memahami dan mengaplikasikan nilai-nilai budaya Indonesia.
Kata Kunci: bahasa indonesia; komunikasi antarbudaya; misamis university; pemahaman budaya; philippines