Abstract:Abstract: The existence of plastic waste has always been a major problem that threatens environmental sustainability. Increased plastic pollution in the soil can cause adverse effects on crops, and affect soil fertility.…
Plants are important for the environment and ecosystem so that plastic damages plants in the ecosystem. Community service activities carried out are in the form of training. The methods used in this training are preparing tools and materials, presentation of training materials and product manufacturing techniques, and product manufacturing processes. This plastic waste recycling activity can help create a healthy environment free from plastic waste, promote the recycling movement of plastic waste, make new materials from recycled plastic waste, use recycled materials from plastic waste, implement marketing of materials recycled materials from plastic waste, as well as realizing consumer satisfaction from the use of recycled products from plastic waste. It turns out that plastic waste which is considered useless, worthless and dangerous because it cannot decompose quickly in the environment, can provide benefits and has economic value as well as can reduce the negative impact of using plastic waste.
Keywords: plastic flowers; plastic waste recycling; plastic waste.
Abstrak: Keberadaan sampah plastik selalu menjadi masalah utama yang mengancam kelestarian lingkungan hidup. Meningkatnya pencemaran plastik di tanah dapat menyebabkan dampak buruk pada tanaman, dan mempengaruhi kesuburan tanah. Tumbuhan penting bagi lingkungan dan ekosistem sehingga plastik merusak tanaman di ekosistem tersebut. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan adalah berupa pelatihan. Metode yang dilakukan dalam pelatihan ini yaitu menyiapkan alat dan bahan, presentasi materi pelatihan serta teknik pembuatan produk, dan proses pembuatan produk. Kegiatan daur ulang sampah plastik tersebut dapat membantu terwujudnya lingkungan yang sehat bebas dari sampah plastik, menggalakkan gerakan daur ulang dari sampah plastik, membuat bahan-bahan baru dari daur ulang sampah plastik, menggunakan bahan-bahan daur ulang dari sampah plastik, terlaksananya pemasaran bahan-bahan daur ulang dari sampah plastik, serta mewujudkan kepuasan konsumen dari pemanfaatan produk-produk daur ulang dari sampah plastik. Ternyata sampah plastik yang dianggap tidak bermanfaat, tidak berharga dan berbahaya karena tidak dapat terurai secara cepat di lingkungan, dapat memberi manfaat dan bernilai ekonomis serta dapat mengurangi dampak negatif dari penggunaan sampah plastik.
Kata kunci: bunga plastik; daur ulang sampah plastik; limbah plastik.
Abstract:Abstract: This Community Service activity was carried out at SD Negeri 096 Manyabar, Panyabungan District, Mandailing Natal Regency, North Sumatra. This activity is carried out with the aim of helping adapt technology that…
at is in line with the MBKM (Merdeka Belajar – Kampus Merdeka) program, one of which is the use of the google classroom platform in the process of e-learning teaching and learning activities in schools to create creative, interactive, effective and efficient learning between teachers and students, especially during this Covid-19 pandemic. Google classroom is a free, web-based platform built to make it easier for educators and students to learn online, which is easy to use to help teachers manage, measure, and experiential learning. The current use of Google Classroom is very efficient which is not limited by effective space and time. Teachers can provide online material, either in the form of text, images, audio, or video to students, besides that teachers can also make quizzes, assignments, and student lists on a regular basis by using a link from the google form sent to google classroom. Online learning in this Covid-19 era makes learning activities can be carried out interactively, effectively, and efficiently between teachers and students by utilizing technology, one of which is the use of the google classroom platform.
Keywords: google classroom; online learning; e-learning
Abstrak: Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini dilaksanakan di SD Negeri 096 Manyabar, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara. Kegiatan ini dilaksanakan bertujuan dalam hal membantu adaptasi teknologi yang selaras dengan program MBKM (Merdeka Belajar – Kampus Merdeka) yang salah satunya adalah dengan pemanfaatan plafform google classroom dalam proses kegiatan belajar mengajar e-learning di sekolah untuk menciptakan pembelajaran kreatif, interaktif, efektif dan efisien antara guru dengan siswa apalagi dimasa pandemi Covid-19 ini. Google classroom adalah platform gratis berbasis web yang dibuat untuk mempermudah kegiatan pembelajaran pendidik dan siswa secara online yang mudah digunakan untuk membantu pengajar mengelola, mengukur, dan memperkaya pengalaman belajar. Pemanfaatan Google classroom saat ini sangat efektif dan efisien yang tidak terbatas oleh ruang dan waktu. Guru dapat memberikan materi secara online, baik berupa teks, gambar, audio, maupun video kepada peserta didik, selain itu guru juga dapat membuat kuis, tugas maupun daftar kehadiran siswa secara berkala dengan menggunakan link dari google form yang dikirimkan ke google classroom. Pembelajaran secara daring dimasa Covid-19 ini membuat kegiatan belajar dapat dilakukan secara interaktif, efektif dan efisien antara guru dengan siswa dengan pemanfaatan teknologi salah satu dengan pemanfaatan plafform google classroom.
Kata kunci: google classroom; pembelajaran daring; e-learning
Abstract:Abstract: Industrial era 4.0 brought changes in the economic field, and the consequence of this era was the birth of the digitization process in all fields. Digital marketing for business players is a very important part,…
, even for BUMNAG Nagari Lasi. To support and advance the business, BUMNAG must be able to compete with the competition in the supply of quality products, so the necessary marketing strategy is capable of increasing sales and market expansion, the only one with digital marketing. BUMNAG managers are expected to have a desire to use digital devices, especially when presenting the products they sell. BUMNAG's ability to manage marketing through digital media will make it easier for the products to be known by many people and in demand. However, there are still many BUMNAGs that do not use digital marketing media as a marketing strategy, which makes BUMNAG unable to compete with other SMEs that have used this medium. Therefore, it was considered necessary to implement the activity to carry out training in digital marketing in the advancement of the Kopi Lasi BUMNAG Nagari Lasi.
Keywords: digital marketing; marketing strategy; bumnag; lasi coffee
Abstrak: Era industri 4.0 membawa perubahan di bidang ekonomi, dimana konsekuensi dari era ini adalah proses digitalisasi di segala bidang. Pemasaran digital bagi pelaku usaha menjadi bagian yang sangat penting, termasuk bagi Badan Usaha Milik Nagari Lasi (BUMNag). Untuk mendukung dan memajukan bisnis, BUMNag harus mampu bersaing dengan kompetitor dalam menyediakan produk yang berkualitas, sehingga diperlukan strategi pemasaran yang mampu meningkatkan penjualan dan perluasan pasar, salah satunya adalah digital marketing. Pengelola BUMNag diharapkan memiliki keterampilan dalam menggunakan perangkat digital terutama dalam memperkenalkan produk yang mereka jual. Kemampuan BUMNag dalam mengelola pemasaran melalui media digital akan memudahkan produk untuk dikenal banyak orang dan diminati. Namun masih banyak BUMNag yang tidak menggunakan media digital marketing sebagai strategi pemasaran sehingga BUMNag kalah bersaing dengan pelaku UKM lainnya yang telah menggunakan media ini. Pengabdian ini dilakukan dengan menggunakan metode studi pustaka, pelaksanaan kegiatan dan evaluasi. Dimana implementasinya dilakukan secara bertahap seperti sosialisasi, pendataan, pembuatan sistem informasi digital marketing dan juga pelatihan admin. Oleh karena itu pelaksanaan kegiatan pengabdian ini sangat dibutuhkan dalam meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar melalui pemasaran Kopi Lasi di BUMNag Nagari Lasi.
Kata kunci: digital marketing; strategi pemasaran; bumnag; kopi lasi
Abstract:Abstract: Due to the Covid-19 pandemic, the teaching-learning process for the distribution of information at SMA Negeri 5 Padang is carried out online which has an impact on the learning process and information is not optimal…
timal and impressed. Basically, schools have a source of information which is usually called Mading School during online learning, the process of disseminating information is not optimally accepted by all students. The socialization was carried out by introducing and providing training on the M-Magazine application to students and school teachers which were carried out in a hybrid/semi-offline manner as a substitute for an Android-based school wall magazine. Service activities use the Waterfall model with several stages of activities systematically or sequentially in a hybrid manner, namely Semi online/offline with a series of activities, socializing the making of the M-Magazine application, training, and implementing the M-Magazine application directly to students and teachers. As a substitute for digital school bulletin boards and can be installed on Android Gadgets for every student and teacher so that the process of disseminating information can be carried out optimally without being hindered by place and time and can be used at any time.
Keywords: making school; online; m-magazine; mobile; android.
Abstrak: Akibat Pandemi Covid19 proses belajar-mengajar penyaluran informasi Sekolah SMA Negeri 5 Padang dilakukan secara daring yang berdampak proses pembelajaran dan informasi tidak maksimal serta terkesan. Pada dasarnya Sekolah memiliki sumber informasi yang biasa disebut Mading Sekolah selama pembejaran daring berlangsung proses penyebaran informasi tidak maksimal diterima seluruh siswa. Sosialisasi dilakukan dengan memperkenalkan dan memberikan pelatihan tentang aplikasi M-Magazine kepada siswa dan guru Sekolah yang dilakukan secara hibrid/semi luring sebagaipengganti mading Sekolah berbasis Android. Kegiatan Pengabdian menggunakan model Waterfall dengan beberapa tahapan kegiatan secara sistematis atau berurutan secara hibrid yaitu Semi daring/luring dengan rangkaian kegiatan, sosialisasi pembuatan aplikasi M-Magazine, Pelatihan dan penerapan Aplikasi M-Magazine langsung kepada siswa dan guru. Sebagai pengganti sarana mading sekolah secara digital dan dapat diinstalkan di Gadget Android setiap Siswa dan Guru sehingga proses tersebarnya informasi dapat dilakukan secara maksimal tanpa terhalang tempat dan waktu dan dapat digunakan kapan saja.
Kata kunci: mading sekolah; daring; m-magazine; mobile; android.
Abstract:Abstract: Online learning at the elementary, kindergarten, and PAUD levels leaves many problems. The problem from the teacher's point of view is that they have to provide gadgets that can be used in operating, managing online…
nline meetings, and providing internet quotas in organizing meetings and online learning. In making learning media, teachers must also provide computers that can be used in making multimedia-based learning media. The problem that is quite serious is that teachers are not yet ready to manage online classroom learning and the readiness to make learning materials using multimedia-based learning tools that can attract students' attention. Efforts that can be carried out to face the challenges of limited capacity and ability of teachers in designing and making multimedia-based learning media are increasing teacher competence through training and mentoring. To achieve this goal, it is necessary to hold a training or mentoring for PAUD teachers. This training is carried out by introducing and providing tutorials on how to use Microsoft PowerPoint software. The result of this service is the teacher's understanding of making multimedia-based learning media that can be seen from discussions and questions and answers. In addition, the results of this service increase the ability of teachers in software applications for making learning media.
Keywords: training; mentoring; multimedia; learning; PAUD teachers
Abstrak: Pembelajaran daring pada tingkat SD, TK dan PAUD menyisakan banyak masalah. Masalah dari sisi guru adalah harus menyediakan gadget yang mampu digunakan dalam pengoperasian, pengelolaan pertemuan secara daring serta menyediakan kuota internet dalam penyelenggaraan pertemuan dan pembelajaran secara daring. Dalam membuat media pembelajaran, guru juga harus menyediakan komputer yang mampu digunakan dalam membuat media pembelajaran berbasis multimedia. Masalah yang cukup serius adalah guru belum terlalu siap mengelola pembelajaran kelas secara daring maupun kesiapan pembuatan materi pembelajaran menggunakan tool pembelajaran berbasis multimedia yang dapat menarik perhatian siswa. Usaha-usaha yang dapat dilaksanakan guna menghadapi tantangan keterbatasan kapasitas dan kemampuan guru dalam merancang dan membuat media pembelajaran berbasis multimedia adalah meningkatkan kompetensi guru melalui pelatihan dan pendampingan dalam mencapai standar minimal yang dapat digunakan dalam merancang dan membuat media pembelajaran berbasis multimedia. Untuk mencapai tujuan tersebut maka perlu diadakan pelatihan atau pendampingan kepada para guru PAUD. Pelatihan ini dilakukan dengan cara mengenalkan dan memberikan tutorial bagaimana penggunakan perangkat lunak Microsoft Power Point. Hasil dari pengabdian ini adalah pemahaman guru mengenai pembuatan media pembelajaran berbasis multimedia yang dapat dilihat dari diskusi dan tanya jawab. Selain itu hasil dari pengabdian ini menambah kemampuan guru dalam menerapkan aplikasi perangkat lunak untuk pembuatan media pembelajaran.
Kata kunci: pelatihan; pendampingan; multimedia; pembelajaran; guru PAUD
Abstract:Abstract: Sinar Jaya store is a store that sells fire extinguishers in Medan city. In majority, this store still serves transactions by accepting customer to the store directly. Since the COVID-19 pandemic has lasted for…
so long, this store has begun to explore technology by utilizing Instagram as social media and having a website which can be accessed via www.sinarjayamedan.com as a medium to introduce the store, market the products digitally and increase business legitimacy. However, existing web pages must be optimized further to improve the ability of Toko Sinar Jaya in response to marketing needs. The measurement results using 2 (two) Search Engine Optimization (SEO) measurement websites show an average score of 61,5 out of a scale of 100. Thus, this community service activity is aimed at increasing this SEO score. SEO activities are carried out by using the on-page SEO method on existing web pages and continued with Content Management training for off-page SEO implementation. On-page SEO is carried out with activities including the installation of the Yoast SEO plugin, keyword research, visibility and permalink settings, Google Search Console, Google Analytics, sitemap generator and schema markup. The SEO score then increased significantly from 61,5 to 74,5.
Keywords: inbound marketing; micro, small and medium enterprise; search engine optimization (SEO)
Abstrak: Toko Sinar Jaya merupakan toko yang menjual alat-alat pemadam kebakaran di kota Medan. Secara mayoritas, toko ini masih melayani transaksi langsung dengan menerima kedatangan pelanggan ke toko. Sejak pandemi COVID-19 yang berlangsung telah begitu lama, toko ini mulai mengeksplorasi teknologi dengan memanfaatkan media sosial Instagram dan memiliki website yang bisa diakses lewat www.sinarjayamedan.com sebagai media untuk memperkenalkan toko, memasarkan produk secara digital dan meningkatkan legitimasi bisnis. Namun demikian, laman web yang ada harus dioptimalkan lagi untuk lebih meningkatkan kemampuan Toko Sinar Jaya dalam menjawab kebutuhan pemasaran. Hasil pengukuran menggunakan 2 (dua) website pengukuran Search Engine Optimization (SEO) masih menunjukkan rata-rata skor 61,5 dari skala 100. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini ditujukan untuk meningkatkan skor SEO ini. Kegiatan SEO dilakukan secara on-page terhadap laman web dan dilanjutkan dengan pelatihan Content Management untuk implementasi SEO secara off-page. SEO on-page dilakukan dengan kegiatan meliputi Instalasi plugin Yoast SEO, keyword research, visibility and permalink setting, Google Search Console, Google Analytics, sitemap generator dan schema markup. Skor SEO kemudian meningkat dengan cukup signifikan dari angka 61,5 menjadi 74,5.
Kata kunci: inbound marketing; search engine optimization (SEO); usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM)
Abstract:One of the roles of health workers, in this case nurses, is to provide education about how to behave healthily. The aim of the team from the Faculty of Health Sciences, Universitas Muhammadiyah Magelang, to carry out this…
s community service activity is to have a real role in improving the degree of health in the community. Partners in this community service activity are residents of Muntilan Magelang. This community service activity emphasizes health education in the form of health counseling on the management of degenerative diseases, health checks in the form of checking blood pressure, current blood sugar, and gout. The team also provides solutions on how to manage degenerative diseases using complementary therapies. In addition to the examinations that have been submitted, the team also carried out fitness checks to determine the condition of the body's cells. This community service activity was carried out for two days (27-28 November 2019). The results obtained in this community service activity were that residents became aware of their health conditions and were able to apply complementary therapies that had been taught by the team.
Keywords: examination of health; fitness; complementary therapy
Abstrak: Salah satu peran tenaga kesehatan dalam hal ini perawat yaitu memberikan edukasi tentang bagaimana berperilaku sehat. Tujuan tim dari fakultas ilmu kesehatan Universitas Muhammadiyah Magelang melakukan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah sebagai peran nyata dalam meningkatkan derajat kesehatan di masyarakat. Mitra dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah warga Muntilan Magelang. Kegiatan pengabdian masyarakat ini menekankan pada pendidikan kesehatan berupa penyuluhan kesehatan tentang penatalaksaan penyakit degeneratif, pemeriksaan kesehatan berupa pengecekan tekanan darah, Gula Darah Sewaktu (GDS), dan asam urat. Tim juga memberikan solusi bagaimana melakukan penatalaksanaan penyakit degeneratif dengan menggunakan terapi komplementer. Selain pemeriksaan yang telah disampaikan, tim juga melakukan pengecekan kebugaran untuk mengetahui kondisi sel tubuh. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan selama dua hari, yaitu pada tanggal 27-28 November 2019. Hasil yang diperoleh pada kegiatan pengabdian masyarakat ini yaitu warga menjadi paham tentang kondisi kesehatannya dan mampu mengaplikasikan terapi komplementer yang telah diajarkan oleh tim.
Kata kunci:pemeriksaan kesehatan; kebugaran; terapi komplementer
Abstract:Abstrak: Malang Regency is an area that has a lot of natural resource potential, especially in the field of fisheries, both capture fisheries, and aquaculture. One of the aquaculture activities carried out by the community…
ty in Malang Regency, especially in Bantur Village is catfish aquaculture. This aquaculture activity is experiencing obstacles, namely the large proportion of operational costs for feed (> 60%) and the incompatibility of semi-intensive aquaculture practices that are applied, in which the absence of water quality monitoring has an impact on fish growth is not optimal. The purpose of this community service activity is to provide knowledge to catfish cultivators in Bantur Village about semi-intensive aquaculture systems and the manufacture of fish feed independently through training on pellet making machine technology applications. The socialization and training activities carried out have proven to be able to increase the knowledge of cultivators so that they can become their provisions to improve the quality and quantity of aquaculture products.
Keywords: catfish; self-feed production; semi-intensive aquaculture; water quality;
Abstract: Kabupaten Malang merupakan wilayah yang memiliki banyak potensi sumberdaya alam terutama dalam bidang perikanan baik perikanan tangkap maupun perikanan budidaya. Salah satu kegiatan perikanan budidaya yang dilakukan oleh masyarakat di kabupaten Malang, khususnya desa Bantur adalah budidaya Ikan Lele. Kegiatan budidaya ini mengalami kendala yaitu proporsi biaya operasional untuk pakan yang besar (> 60%) dan ketidaksesuaian praktik budidaya semi-intensif yang diterapkan, di mana ketiadaan pemantauan kualitas air yang ber-dampak pada pertumbuhan ikan menjadi tidak optimal. Metode dalam penelitian ini berupa konsultasi dengan Sosialisasi dan penyuluhan tentang teknologi budidaya benih Ikan Lele menggunakan sistem semi intensif, dan Pendampingan aplikasi teknologi mesin pembuat pellet untuk men-dukung budidaya benih Ikan Lele semi intensif di Pokdakan Banturo-no Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberikan pengetahuan kepada para pembudidaya Ikan Lele di desa Bantur mengenai sistem budidaya semi-intensif dan pembuatan pakan ikan secara mandiri melalui pelatihan aplikasi teknologi mesin pembuat pellet. Kegiatan sosialisasi dan pelatihan yang dilakukan terbukti dapat menambah pengetahuan pembudidaya, sehingga dapat menjadi bekal mereka untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil budidaya.
Kata kunci: budidaya semi-intensif; ikan lele; kualitas air; pakan mandiri.
Abstract:In an information system organization it is urgently needed to get information that is fast, precise in its presentation, the data displayed can be real and accurate. In a voting is generally done manually, both in the smallest…
mallest and largest scope. Based on these conditions, with the use of technology that has developed rapidly at this time, the process of selecting the Student Council Chairperson which is usually done manually can now be done online using electronic voting, with e-voting it is hoped that students can access and elect candidates for Student Council President anywhere without having to come. directly to the polling place where students are usually gathered in a place like before. In developing a website-based e-voting system using the waterfall method with a needs analysis process, system design, design and testing of the e-voting system will simplify the voting process and e-voting can maintain data security from manipulation by other parties. The method in counseling is in the form of science and technology diffusion, with the stages of socialization and training in the use of the e-voting application. The purpose of this activity is to implement a more effective and transparent system for selecting the student council president.
Keywords: application; electronic voting; election of chairman
Abstrak: Dalam sebuah organisasi sistem informasi sangat dibutuhkan untuk mendapatkan informasi yang cepat, tepat dalam penyajiannya, data yang ditampilkan dapat real dan akurat. Dalam sebuah pemungutan suara umumnya dilakukan secara manual, baik dalam ruang lingkup terkecil maupun terbesar. Berdasarkan kondisi tersebut dengan pemanfaatan teknologi yang sudah berkembang pesat saat ini, proses pemilihan Ketua OSIS yang biasanya dilakukan secara manual kini bisa dilakukan secara daring dengan menggunakan electronic voting, dengan adanya e-voting diharapkan siswa dapat mengakses dan memilih calon ketua OSIS dimanapun tanpa harus datang langsung ke tempat pemungutan suara yang biasanya para siswa dikumpulkan dalam suatu tempat seperti sebelumnya. Dalam pemgembangan sistem e-voting berbasis website dengan menggunakan metode waterfall dengan proses analisa kebutuhan, perancangan sistem, design dan testing sistem e-voting akan mempermudah proses pemungutan suara dan e-voting dapat menjaga keamanan data dari manipulasi pihak lain. Metode dalam penyuluhan berupa dipusi iptek, dengan tahapan sisialisasi dan pelatihan penggunaan aplikasi e-voting. Tujuan dari kegiatan ini, menerapkan sistem pemilihan ketua osis yang lebih efektif dan transfaran.
Kata kunci: aplikasi; electronic voting; pemilihan ketua osis
Abstract:Abstract:. Government policies in an effort to reduce the spread of the covid-19 virus, of course, this has an impact on MSMEs, including herbs drink sellers who sell conventionally. The herbs drink sellers in the gang sei…
ei saling still offer directly to customers by walking or getting around by bicycle. This activity aims to increase sales of herbs drink during the pandemic through packaging, brands, and labels. The method utilized in this activity is community service activities through mentoring to achieve the objectives of the activity which consists of the stages of preparation, implementation, and evaluation of mentoring activities. The implementation time of mentoring was carried out for 3 days. The implementation of this activity consists of providing an understanding of the importance of packaging, merk, and labeling in increasing sales, determining the right packaging bottles, then making brands and labeling for the sale of packaged herbs drink. In this activity, participants are not only given an understanding of the importance of packaging, brands, and labeling, but also this activity is selling herbs directly and online, having packaging, brands, and labels, increasing sales and customers.Keywords: mentoring; increased sales of herbs drink; herbs drink seller
Abstrak: Kebijakan pemerintah dalam upaya menekan penyebaran virus covid–19, tentunya hal ini berdampak pada pelaku UMKM termasuk penjual jamu tradisional yang masih menggunakan metode konvensional. Penjual jamu di gang sei saling masih menawarkan secara langsung kepada pelanggan dengan cara berjalan kaki atau berkeliling menggunakan sepeda. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan penjualan jamu pada masa pandemi melalui kemasan, merek, dan label. Dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini, metode yang digunakan adalah melalui pendampingan, untuk mencapai tujuan kegiatan yang terdiri dari tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi kegiatan pendampingan. Waktu pelaksanaan pendampingan dilaksanakan selama 3 hari. Kegiatan pelaksanaan kegiatan ini terdiri dari memberikan pemahaman mengenai pentingnya kemasan, merek, dan label dalam meningkatkan penjualan, menentukan botol kemasan yang tepat, selanjutnya adalah membuat merk dan label untuk penjualan jamu kemasan. Dalam kegiatan PkM ini, peserta tidak hanya diberikan pemahaman mengenai pentingnya kemasan, merek, dan label, tetapi juga kegiatan ini penjualan jamu secara langsung dan online, memiliki kemasan, merek, dan label, peningkatan penjualan dan pelanggan.
Kata kunci: pendampingan; peningkatan penjualan jamu; penjual jamu